KOMPUTER dan INDUSTRI

dokumen-dokumen yang mirip
BAB 2 ROBOTIKA. Perancangan aplikasi..., Dian Hardiyanto, FT UI, 2008.

BAB 6 Sistem Informasi Organisasi

Ragam Sistem Informasi 1

Ragam Sistem Informasi Seri I

SISTEM INFORMASI PADA PERUSAHAAN

Materi #12. TKT312 - Otomasi Sistem Produksi T a u f i q u r R a c h m a n

Objek Pembelajaran. Objek Pembelajaran. Pertemuan 2 Klasifikasi Sistem Informasi

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

TIN310 - Otomasi Sistem Produksi. h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n. w e b l o g. e s a u n g g u l. a c. i d

Komputer Dalam Konteks

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Sistem Informasi. Pertemuan 9

Addr : : Contact No :

DEFINISI APPLIED ARTIFICIAL INTELLIGENT. Copyright 2017 By. Ir. Arthur Daniel Limantara, MM, MT.

PERTEMUAN #8 ROBOT INDUSTRI 6623 TAUFIQUR RACHMAN TKT312 OTOMASI SISTEM PRODUKSI PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS ESA UNGGUL

MODUL KULIAH MANAJEMEN INDUSTRI MANAJEMEN OPERASI DAN PRODUKSI

BAB I PENDAHULUAN. Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi. mendorong terciptanya suatu produk dan memiliki kualitas yang baik.

Ragam Sistem Informasi. Lintang Yuniar Banowosari

BAB IV PROSES PEMBUATAN MESIN

SISTEM INFORMASI MANUFAKTUR

Arti Kata & Definisi Robot

Systematic Layout Planning

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Otomasi adalah penggunaan berbagai sistem kontrol untuk peralatan operasi seperti

BAB 9 MANAJEMEN OPERASIONAL SISTEM PRODUKSI TEPAT WAKTU (JUST IN TIME-JIT)

AUTOCAD Pengertian CAD Kemampuan komputer mendukung aplikasi dalam bidang design: Siklus Hidup Produk :

Aplikasi Sistem Informasi (2)

BAB 1 PENDAHULUAN. Dalam kegiatan industri khususnya industri otomotif, ujung tombak yang

SISTEM KENDALI DIGITAL

PENGANTAR PROSES MANUFAKTUR

TATA LETAK PABRIK KULIAH 2: PERENCANAAN LAYOUT

Nama : Roy Simon Npm : Nirm : Pembimbing 1 : Prof. Dr. Syahbuddin Msc, Ph.D

TUGAS AKHIR MODELING PROSES DEEP DRAWING DENGAN PERANGKAT LUNAK BERBASIS METODE ELEMEN HINGGA

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang. Perkembangan teknologi dalam berbagai bidang kehidupan yang semakin pesat

Macam-macam Sistem Informasi

DAFTAR ISI. Nota Kesepahaman... iii Kata Pengantar... ix Daftar Isi... xiii Penjelasan Umum... xix

BAB IV PENGUJIAN HASIL DAN ANALISA

PERTEMUAN #3 TEORI DASAR OTOMASI 6623 TAUFIQUR RACHMAN TKT312 OTOMASI SISTEM PRODUKSI

Bab 1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Tuntutan Sistem Produksi Maju

BAB 1 PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara

Alat pengangkat baterai tegangan tinggi untuk PHEV (F30 BMW)

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

SISTEM PRODUKSI TEPAT WAKTU (JUST IN TIME-JIT)

PENGENALAN ROBOTIKA. Keuntungan robot ini adalah pengontrolan posisi yang mudah dan mempunyai struktur yang lebih kokoh.

BAB I PENDAHULUAN. berusaha untuk memberikan kepuasan yang terbaik bagi para konsumennya, dengan

BAB I PENDAHULUAN. Perusahaan-perusahaan besar saat ini saling berkompetisi dalam hal

Bab 1. Pendahuluan. menggunakan bantuan aplikasi CAD (Computer-Aided Design) untuk. menggunakan komputer ini disebut sebagai mesin Computer based

KURIKULUM TEKNIK MESIN 2016

BAB IV PEMBAHASAN DAN HASIL

SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING (SLP) PERTEMUAN #3 TKT TAUFIQUR RACHMAN PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS

Elemen Dasar Sistem Otomasi

PENGEMBANGAN MODUL DAN KIT ARM ROBOT UNTUK PEMBELAJARAN EKSTRAKULIKULER ROBOTIKA BAB I PENDAHULUAN

SISTEM INFORMASI MANUFAKTUR

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH ROBOTIKA TEKNIK KOMPUTER (D3) Sub Pokok Bahasan Dan Tujuan Instruksional Khusus (TIK)

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

Cindy Puspita Sari / 4ID01

Perancangan Sistem Kendali Jarak Jauh Lego Nxt Robo Laptop Via Bluetooth

I. GAMBAR TEKNIK. 2. Gambar Teknik berstandar Internasional umumnya menggunakan standar gambar teknik ISO.

PROSES PEMBUATAN DIES UNTUK PEMBENTUKAN PANEL MOBIL DI PT. TOYOTA MOTOR MANUFACTURING INDONESIA

Prinsip Pribadi. Pengantar Robot 4. 4/29/ by hasanuddin sirait Page 1

BAB 1 PENDAHULUAN 1-1

Analisis Proses Bisnis. III.1 Tinjauan terhadap Proses Bisnis Saat Ini

RANCANG BANGUN ROBOT CARTESIAN SEBAGAI ALAT BANTU DALAM PROSES PENGELASAN MIG

PENDAHULUAN DEFINISI, RUANG LINGKUP, TUJUAN, DAN PROSEDUR PERANCANGAN FASILITAS

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB IV HASIL PEMBUATAN DAN PEMBAHASAN. Sebelum melakukan proses pembuatan rangka pada incinerator terlebih

BAB 1 PENDAHULUAN. Meningkatnya pasar otomotif nasional dalam hal mobil compact, membuat

PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU SMK MUHAMMADIYAH KUDUS DALAM BIDANG CAD

Desi Harsanti Pinuji

APLIKASI JUST IN TIME PADA PERUSAHAAN INDONESIA

SISTEM INFORMASI FUNGSI BISNIS

LAPORAN TUGAS AKHIR ANALISIS KEKUATAN MATERIAL PADA RANCANG BANGUN KURSI RODA DENGAN SISTEM HIDROLIK DAN SISTEM MOTOR PENGGERAK DENGAN BEBAN 150 KG

ARTIKEL PROSES MANUFAKTUR DENGAN CAD, CAM DAN CAE

TIN310 - Otomasi Sistem Produksi. h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n. w e b l o g. e s a u n g g u l. a c. i d

BAB II PEMBAHASAN MATERI. dalam setiap industri modern. Desain mesin pemindah bahan yang beragam

BAB I PENDAHULUAN. Anggota gerak pada manusia terdiri dari anggota gerak atas dan anggota gerak bawah,

RUANG LINGKUP MANAJEMEN BIAYA

BAB I PENDAHULUAN. bahan baku untuk menciptakan suatu produk. Derivasi dari kata. manufaktur mencerminkan arti asli: membuat dengan tangan.

P5 Jenis-Jenis Sistem Informasi. A. Sidiq P.

BAB I PENDAHULUAN. sangat pesat, salah satunya adalah adalah dalam bidang robotika. Robot bukanlah

BAB VI PERAWATAN DI INDUSTRI

Manajemen Industri Perikanan

BAB 1 PENDAHULUAN. atau tidak maka dibutuhkan suatu kelayakan proyek. diukur dengan mempertimbangkan untung dan ruginya suatu investasi.

BAB II METODE PERANCANGAN

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. umumnya, hasil karya dan budaya menuju masyarakat adil dan makmur. Sedangkan secara

BAB 1 PENDAHULUAN. Gerakan tangan yang dilakukan operator dalam pekerjaan sangat berkaitan dalam

PEDOMAN WAWANCARA ANALISIS PENGELOLAAN PENANGGULANGAN KEBAKARAN DI RSUP H ADAM MALIK MEDAN. (Kepala keselamatan dan kesehatan kerja di rumah sakit)

PERATURAN KEPALA BADAN PENGAWAS TENAGA NUKLIR NOMOR 2 TAHUN 2011 TENTANG KETENTUAN KESELAMATAN OPERASI REAKTOR NONDAYA

BAB 2 LANDASAN TEORI

Jenis Jenis Sistem Informasi. Oleh : Mutiara Jannati Jurusan Sistem Informasi Semester I

BAB I PENDAHULUAN. Laporan Tugas Akhir Latar Belakang Masalah. Pada produksi yang mempunyai tipe produksi massal, yang melibatkan

BAB I PENDAHULUAN. produk yang akan dihasilkan untuk memenuhi persaingan pasar. Dalam masalah

I. PENDAHULUAN. atau lebih dengan memanfaatkan energi panas. luas, seperti pada kontruksi bangunan baja dan kontruksi mesin.

COMPUTER SYSTEM ENGINEERING

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

SPEKTRUM KEAHLIAN PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN (HASIL PENATAAN )

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. yang menyelenggarakan upaya kesehatan yang bersifat menyeluruh, terpadu,

III. METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Produksi Jurusan Teknik Mesin

2 TKM4105 Fisika 1 C1 2 TKM4103 Kimia Dasar A 2 TKM4103 Kimia Dasar B 2

Transkripsi:

KOMPUTER dan INDUSTRI PENDAHULUAN Akhir dasawarsa 80-an, Jepang berhasil merebut posisi sebagai negara industri yang paling terkemuka di dunia, dimana pada satu dasawarsa sebelumnya posisi tersebut masih dimiliki oleh negara Amerika Serikat. Salah satu produk utama jepang pada saat itu adalah kendaraan bermotor seperti : Honda, Toyota, Nissan, Daihatsu, dsb. Dari sekian banyak pengkajian yang telah dilakukan ditemukan beberapa fakta yaitu : Jepang disamping ketekunan kerjanya, telah memanfaatkan jasa komputer dan robot dalam industri mereka Satu hal yang membedakan robot dengan mesin lainnya dalam otomasi industri adalah kemampuannya untuk diprogram PENGERTIAN ROBOT Menurut Robot Institute of America (1979) : Robot adalah lengan manipulator berfungsi jamak yang dapat diprogram untuk mengoperasikan bahan-bahan, suku cadang, peralatan atau alat industri lainnya malalui berbagai program pergerakan untuk melaksanakan berbagai macam tugas Bapak dari Robot untuk Industri : George Deval MENGAPA JEPANG UNGGUL? menurut laporan dari Robert H. Hayes (Harvard Business School : Jepang berhasil karena gaya manajemen yang tangguh dan kualitas pengendalian yang prima Robot ditemani dengan pekerja-pekerja yang terampil dan ahli sehingga hasil produksinya menjadi lebih baik. adanya tradisi yang kuat untuk bekerja sama antara perusahaan, pekerja dan pemerintah menurut Peter F. Drucker : keberhasilan Jepang dikarenakan mereka benar-benar mencurahkan seluruh pemikirannya untuk mengelola perusahaan - perusahaan mereka yang besar dan rumit Di negara lain (Amerika Serikat), mengganggap bahwa otomasi di negara mereka menyebabkan angkatan kerja kehilangan keterampilan / keahlian dan kerja sama antara perusahaan, pekerja dan pemerintah dianggap persaingan yang tidak sehat Empat kebiasaan utama di kalangan para pimpinan perusahaan Jepang yaitu : Mereka menghadapi persaingan dengan sungguh-sungguh kepentingan nasional diutamakan hubungan keluar dianggap penting tidak pernah ada 'kemenangan terakhir' STRUKTUR ROBOT dan PEMROGRAMANNYA Robot industri pada umumnya terdiri dari : sebuah bangunan besar dan kokoh dengan beberapa lengan yang keluar lengannya terdiri dari : penjepit, sensor, peralatan pada ujung lengan dan dapat digerakkan dengan leluasa Struktur robot menurut bagian-bagiannya : Manipulator Merupakan basis, diletakkan diatas jalur, gerakan terbatas Pengendali Terdiri dari komputer, antar muka (interface), software hal 1 dari 5

Sumber daya Pneumatik, hidrolik dan listrik. Robot bertenaga listrik umumnya dianggap terkuat, sedangkan dengan tenaga pneumatik dianggap terlemah Peralatan ujung Terdiri dari penjepit, penyemprot, las, dsb Sensor Pengukur perubahan keadaan robot (posisi robot) Arsitektur robot : 1. kartesian (cartesian) 2. silidris (cylindrical) 3. bertautan (jointed/rotary ) 4. sferis (spherical) kartesian dan silidris memiliki tingkat ketelitian yang tinggi akan tetapi ruang gerak terbatas oleh jangkauan lengannya Secara fungsional, robot dapat diklasifikasikan pada dua dimensi dasar : 1. servo 2. non servo Perbedaan servo dan non servo SERVO (PLAYBACK) Mampu untuk berhenti pada beberapa titik sepanjang jalur gerakan Kemampuannya didasarkan pada : a. mekanisme servo b. software Pemrograman intensif Ketelitian tinggi NON SERVO (BERURUTAN) Gerakkannya sudah tertentu sesuai dengan mekanisnya Tanpa pemrograman Kemampuan pengulangan tinggi Jenis robot Servo : Titik ke titik (point to point) Jalur menerus (continuous path) Kelebihan dari robot servo : Point to point jalur terhubung menurut garis lurus pengecatan titik dan garis, mengelas dan membor, merakit dan menangani suku cadang Continuous path mampu untuk bergerak melingkar, memerlukan memori dipergunakan untuk aplikasi yang bergerak melingkar, pengelasan dan pengecatan Metode pemrograman robot non servo : tugas dirinci kepada beberapa langkah kecil mengatur motor dan menentukan titik pemberhentian menurut urutan gerak yang ditentukan Metode pemrograman robot servo : tugas dirinci menurut langkah yang berurutan pada ruang gerak manipulator Metode - metode pemrograman robot : Walk through manipulator digerakkan secara manual Lead through manipulator dikendalikan dari jauh baik oleh komputer atau pengendali lain Plug - in program dibuat dengan memasukkan plug atau jack robot beroperasi sesuai dengan rekaman perintah yang telah disimpan hal 2 dari 5

Brancing memungkinkan dilakukannya variasi dari gerakan tergantung pada lingkungannya program dapat mengirimkan data pada saat robot bekerja. APLIKASI ROBOT penggunaan robot di industri berbeda - beda. robot mengambil alih sebagian dari fungsi pada jalur produksi khususnya pada jalur perakitan yang secara langsung mengancam golongan buruh dan teknisi. Beberapa aplikasi robot pada jalur perakitan : Pengelasan pengelasan titik dan pengelasan bentuk lain Pengecatan pengecatan semprot untuk badan mobil dan bagian mobil lainnya Perakitan perakitan komponen pesawat terbang dan bagian bagian lainnya Permesinan penghalusan plat logam, pembuatan sayap rudal Penanganan material penumpukan suku cadang mobil dan penghantarannya Lain - lain inspeksi produk, suku cadang dan ketahanan produk Robot generasi pertama masih dianggap 'buta' dan belum dilengkapi dengan sensor yang canggih. robot baru dapat 'melihat' bila objek yang akan dikerjakan/diteliti tepat berada pada posisi sensor. Kebutuhan robot akan sensor dikarenakan : Tempat kerja cenderung tidak baku, objek kerja dapat berubah baik dalam arah gerakan, ukuran ataupun bentuknya. Timbul kerusakan atau gangguan pada jalur produksi Unjuk kerja (performance) perlu untuk terus menerus diatur berdasarkan kejadian yang tdk terduga. Untuk meningkatkan kemampuannya, robot harus dilengkapi dengan sensor dari berbagai jenis besaran : Sensor kekuatan (force sensor) untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan operasi Arah untuk memperbaiki posisi dan arah gerakkan Penglihatan untuk melaksanakan tugas-tugas yang memerlukan kemampuan menempatkan diri,memantau lingkungan dan inspeksi Tiga bentuk dari fungsi sensor : Internal untuk memantau posisinya sendiri Remote Kontak (tekanan, tenaga) berupa detektor tekanan yang diletakkan pada alat penjepit Beberapa hambatan penggunaan robot di lingkungan kerja Kehandalan Biaya dan suku bunga yang tinggi Beberapa pengaruh robot dalam proses industri : Peningkatan produktivitas jam kerja pabrik bertambah mudah melakukan pergantian alat otomasi skala kecil dapat diwujudkan hal 3 dari 5

Kestabilan & peningkatan kualitas produk variasi hasil produksi berkurang jam kerja mendekati 24 jam/hari dikurangi waktu pergantian pekerja Peningkatan dalam manajemen produksi berkurangnya masalah personalia sebagai akibat dari kurangnya tenaga kerja mengatasi masalah kurangnya tenaga terampil Lingkungan kerja yang manusiawi pekerja tidak usah bekerja di daerah yang berbahaya tidak bekerja secara monoton Penghematan sumber daya penghematan material dan suku cadang tidak perlu pendingin,pemanas dan penerangan ruangan Kesehatan karyawan (terutama yang bekerja di daerah berbahaya) meningkat Kecelakaan dapat dikurangi sehingga keselamatan kerja dan penghematan biaya perawatan terus membaik Robot sendiri dapat mengganggu keselamatan kerja bila dipasang dengan perhitungan yang kurang matang. Robotic Industries Association (RAI) mengusulkan seperangkat bakuan industri yang baru untuk melindungi manusia dari kemungkinan 'gangguan' robot yang isinya : jangan bekerja di sekitar robot. ketika robot sedang beroperasi adanya pengaman khusus yang memungkinkan robot berhenti bila terjadi hal - hal yang tidak diperhitungkan penambahan sensor Beberapa istilah pokok aplikasi komputer di industri : CAD (Computer Aided Design) berfungsi sebagai meja gambar elektronik untuk para perancang dan juru gambar aplikasinya industri : penerbangan, mobil Software : Adobe Photoshop, CorelDraw CAM (Computer Aided Manufacturing) termasuk pada jenis alat untuk otomasi manufaktur yang digunakan pada lantai produksi aplikasinya industri : robot Software : AutoCAD CAD/CAM belum merupakan stretegi produksi yang terdefinisikan dengan baik, tapi lebih merupakan sistem dan strategi yang dikembangkan untuk menangani berbagai aspek dari proses perancangan dan manufaktur Alat bantu manajemen dan penyusunan strategi dalam industri yang terpenting adalah : CIM (Computer Integrated Manufacturing) berfungsi memadukan dan mengkoordinasikan perancangan, manufaktur dan manajemen berbasis komputer SIM (Sistem Informasi Manajemen) CAP (Computer Aided Planning ) & CAPP (Computer Aided Process Planning) berperan dalam mengatur aliran pekerjaan secara efisien, termasuk menghasilkan aliran produksi yang optimal APLIKASI NON INDUSTRI Tenaga nuklir menangani bahan yang berbahaya pada reaktor nuklir pemeriksaan rutin dan mendadak pada reaktor Bidang medis dan sosial merawat penderita cacat dan orang tua membantu kegiatan bedah tertentu memadamkan api membersihkan jalan hal 4 dari 5

Budidaya kelautan bekerja pada kapal penangkapan ikan membangun bangunan bawah air pertambangan bawah air pencari objek/benda di air yang dalam Pertanian dan kehutanan penyemprotan bahan anti hama menebar benih dan pupuk memeriksa telur dan membungkusnya mengolah kayu memanen buah & mengumpulkan sisa produksi Konstruksi merakit baja struktur super mengecat / membersihkan gedung tinggi hal 5 dari 5