MANAJEMEN MERGER PERBANKAN. /

dokumen-dokumen yang mirip
BAB 1 PENDAHULUAN. lainnya adalah buruknya pelaksanaan corporate governance (tata kelola

BAB II KAJIAN PUSTAKA, RERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS. sehingga dapat meningkatkan nilai perusahaan.

Ekspansi: Merger 1 BAB 12 EKSPANSI: MERGER

BAB II LANDASAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN. memiliki banyak kebutuhan, terutama yang berkaitan dengan dana. Dana

BAB V PENUTUP. merupakan penyajian singkat mengenai hasil penelitian dan pembahasan, saran

I. PENDAHULUAN. suatu perusahaan, alat ukur yang utama digunakan adalah laporan keuangan

Magister Manajemen Univ. Muhammadiyah Yogyakarta

BAB I PENDAHULUAN. yang tak kalah baik dari pelaku usaha pendahulunya. Hal ini mendorong para pelaku

Hasil akhir dari proses pencatatan keuangan adalah laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan cerminan dari prestasi manajemen pada satu periode

BAB I PENDAHULUAN. mereka. Hal ini mungkin disebabkan karena tingginya kesadaran penduduk di

BAB I PENDAHULUAN. di semua sektor, baik sektor yang sama maupun sektor yang berbeda. Kondisi

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. 2.1 Kerangka, Konstruksi, dan Variabel Penelitian. Menurut Carter dan Usry (2006:198) menyatakan bahwa pengertian biaya

BAB II LANDASAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN. terkait penghitungan pajak. Kreditur, misalnya supplier dan pihak bank

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Penelitian. Seiring dengan perkembangan dunia usaha yang semakin pesat, tingkat

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB 2. Tinjauan Teoritis dan Perumusan Hipotesis

BAB II LANDASAN TEORI

ANALISIS FUNDAMENTAL. 1

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. laporan keuangan yang dapat berfungsi sebagai alat ukur dalam menilai kinerja

Laporan Keuangan, Arus Kas dan Pajak

BAB I PENDUHULUAN. mengembangkan usahanya perusahaan harus mengembangkan perusahaannya

MATERI 10 ANALISIS PERUSAHAAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PUBLIK YANG MELAKUKAN MERGER DAN AKUISISI SELAMA DAN SESUDAH KRISIS MONETER

ANDRI HELMI M, SE., MM ANALISIS INVESTASI DAN PORTOFOLIO ANALISIS PERUSAHAAN

BAB I PENGANTAR. 1.1 Latar Belakang. mengakibatkan perusahaan dituntut untuk meningkatkatkan daya saingnya dalam

BAB I PENDAHULUAN. mencari keuntungan sebesar-besarnya demi menyejahterakan karyawan dan

BAB I PENDAHULUAN. tersebut, namun disisi lain penggunaan financial leverage dapat berpotensi

BAB I PENDAHULUAN. strategi bisnis dalam skala internasional agar dapat bertahan bahkan lebih

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian. Persaingan bisnis di Indonesia saat ini telah mengalami kemajuan yang

BAB I PENDAHULUAN. dapat menjalankan dua fungsi sekaligus, yaitu fungsi ekonomi dan fungsi

BAB I PENDAHULUAN. Kondisi perekonomian Indonesia yang masih labil sering menjadikan

OUTLINE UNTUK BUKU MANAJEMEN KEUANGAN (Dr. Ayi Kuntadi, MS. dan Dr. Memen Kustiawan, SE., M.Si., Ak.)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

CAKUPAN PEMBAHASAN 1/23

BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS

BAB II LANDASAN TEORI. secara global. Salah satu jenis investasi adalah investasi saham. Investasi

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Rasio keuangan adalah alat ukur yang paling sering igunakan dalam

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

MATERI 10 ANALISIS PERUSAHAAN. Prof. DR. DEDEN MULYANA, SE., M.Si. CAKUPAN PEMBAHASAN

BAB I PENDAHULUAN. memberikan tingkat pengembalian (rate of return) yang diharapkan. menjadi tempat kegiatan investasinya. Kemampuan perusahaan untuk

BAB I PENDAHULUAN. nilai investasi di masa yang akan datang. (Jones, 2004). Tujuan kegiatan investasi


MATERI 10 ANALISIS PERUSAHAAN. Prof. DR. DEDEN MULYANA, SE., M.Si.

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS PENELITIAN. akan datang (Tandelilin, 2010:2). Menurut Hartono (2013:7) tipe-tipe investasi

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan posisi keuangan mempunyai arti yang sangat penting bagi

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 11 ANALISIS LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN

BAB I PENDAHULUAN. untuk kepentingan pihak eksternal (Supriyono, 1999). Standar Akuntansi

BAB 1 PENDAHULUAN. pengambilan keputusan investasi di pasar modal juga semakin kuat.

BAB I PENDAHULUAN. ekonomi. Hal tersebut dinyatakan dengan jelas dalam GBHN bahwa

BAB II URAIAN TEORITIS. aktiva dengan Return on Investment (ROI) pada PT. Sumbetri Megah. Hasil

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. memaksilalkan nilai perusahaan. Teori sinyal menunjukkan adanya asimetri

BAB I PENDAHULUAN. Berdirinya suatu perusahaan tentunya memiliki tujuan, baik tujuan jangka pendek

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. manfaat diantaranya dividen dan capital gain. Dividend merupakan bagian

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. dalam portofolio sering disebut dengan return. Return merupakan hasil yang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Perusahaan adalah suatu organisasi yang didirikan oleh perseorangan atau

BAB I PENDAHULUAN. likuid dan efisien. Pasar modal dikatakan likuid jika penjual dapat menjual dan

II. TINJAUAN PUSTAKA. Pasar modal adalah pasar dengan berbagai instrumen keuangan jangka panjang

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian dilakukan di PT. Bank Sahabat Sampoerna karena pada tanggal 9 Mei

BAB II LANDASAN TEORI

Aspek Ekonomi dan Keuangan. Pertemuan 11

BAB II URAIAN TEORITIS. panjang yang digunakan oleh perusahaan, sedangkan struktur keuangan

BAB I PENDAHULUAN. Pembangunan property dan real estate semakin marak diberbagai penjuru

BAB II TINJAUAN TEORITIS. Tujuan utama suatu perusahaan menurut theory of the firm adalah

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Ang (1997: 24), Price earning ratio merupakan perbandingan antara harga

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah.

BAB I PENDAHULUAN. suatu perusahaan, sedikit perusahaan yang mengalami hambatan untuk

DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN DAFTAR ISTILAH

BAB I PENDAHULUAN. Industri perbankan memegang peranan penting bagi pembangunan

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II KAJIAN TEORI, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Pecking Order Theory menurut Myers (1984), menyatakan bahwa perusahaan

BAB I PENDAHULUAN. untuk menjadi perusahaan yang lebih kompetitif dan untuk meningkatkan

BAB I PENDAHULUAN. Salah satu tujuan perusahaan adalah memberi keuntungan yang maksimal

BAB I PENDAHULUAN. muncul berkaitan dengan efisiensi informasi. Hal ini dapat terjadi karena pasar

BAB II LANDASAN TEORI. dapat digunakan sebagai dasar untuk melakukan penilaian terhadap kondisi. Pengertian laporan keuangan menurut beberapa ahli :

Transkripsi:

MANAJEMEN MERGER PERBANKAN

Daya Tarik Merger 1. Meningkatkan skala ekonomi (economies of scale) penggunaan sumberdaya yang ada menjadi semakin ekonomis, yang pada gilirannya profitabilitas perbankan meningkat. 2. Meningkatkan efisiensi dengan kemungkinan menutup cabank bank yang saling berdekatan dan menghilangkan duplikasi lainnya. 3. Mengurangi persaingan.

Pelajaran Merger Di Negara Lain Mengapa Skala Perbankan Menjadi Penting? Skala suatu bank sering diidentikkan dengan kekuatan dan pengaruh yang dimiliki sebuah bank. Keuntungan penghematan skala dan ruang (economies of scale & scope) yang diharapkan diperoleh berupa (Koch & MacDonald, 2000: 902): - Skala, keanekaragaman produk (product diversity), identifikasi merek. - Pengurangan biaya tetap yang diperlukan untuk identifikasi merek, distribusi aneka macam produk & jasa, dan kebutuhan pengeluaran yang besar. - Meningkakan leverage operasional - Mengurangi risiko penghasilan

Bagaimana Merger Meningkatkan Nilai? masalah mendasar yang akan dihadapi oleh setiap dewan direktur dan manajer bank dalam menjalankan usahanya adalah bagaimana memaksimalkan nilai para pemegang sahamnya (stockholders value). Cara yang paling sederhana adalah dengan membandingkan nilai pasar perusahaan baru hasil merger dengan jumlah nilai pasar masing-masing perusahaan sebelum merger. nilai sebuah bank dapat tercipta melalui dua cara, a. Setelah melakukan merger, bank dapat lebih mampu menciptakan pendapatan (atau aliran kas) yang lebih besar daripada sebelum merger. Sumber-sumber pendapatan potensial, dalam praktek, sangat bervariasi dan meliputi: - Skala Ekonomis, berupa penghematan biaya, dengan cara: a) konsolidasi dalam pemrosesan data dan operasi b) konsolidasi, diversifikasi, dan perampingan bagian investasi dan sekuritas portofolio

c) Konsolidasi bagian kredit, termasuk dokumentasi dan persiapan kredit d) Konsolidasi penilaian kredit dan audit operasi e) Konsolidasi sistem antar cabang, termasuk penggunaan internet f) Skala ekonomis yang lain Penghematan biaya ini berhubungan dengan pengurangan biaya nonbunga yang tinggi jika bank yang terlibat dalam merger masih bekerja secara independen. - Meningkatkan Pangsa Pasar Nilai sebuah bank juga dapat tercipta melalui peningkatan pangsa pasar, yang dapat dilakukan dengan: a) Identifikasi merek b) Peningkatan pengaruh politis dan kekuatan pasar (market power) c) Pengurangan pesaing

- Perbaikan Lini Produk a) Memperkuat dan meningkatkan diversifikasi lini produk b) Peningkatan pemasaran dan atau distribusi produk - Masuk ke dalam Pasar Baru yang Menarik a) Memasuki pasar baru yang berkembang/tumbuh b) Akses yang lebih mudah pada pasar dengan pertumbuhan yang lebih cepat - Peningkatan Kemampuan Manajerial dan Peningkatan Leverage Keuangan a) Meningkatkan keuntungan melalui kredit dan perbaikan kualitas kredit b) Menjadikan alternatif dalam pembeyaran dividen c) Peningkatan financial leverage, pembeli jarang membayar premium kelebihan modal - Leverage Keuangan dan Operasional a) Ekspansi ke usaha bisnis lain dan mencapai tambahan leverage operasional b) Biaya tetap teknologi didistribusikan ke customer base yang lebih besar

Apa Yang Membuat Merger Tidak Menarik Langkah merger tidak selamanya menarik, karena alasan - alasan berikut: - Pembeli(aquirer) tidak memperoleh keuntungan investasi (return on investment) yang diharapkan dari waktu tertentu. Salah satu standar kinerja yang umum adalah merger seharusnya tidak menimbulkan pengurangan pada penghasilan per saham (Earnings Per Share, EPS) bank pengakuisisi lebih dari 5%. Penurunan EPS diukur dengan rumus sbb (Koch & MacDonald, 2000: 912): EPS bank pengakuisisi performa EPS bank terkonsolidasi EPS bank pengakuisisi

- Menerapkan analisis waktu pelaksanaan (workout time analysis) yang memfokuskan diri pada jangka panjang. Analisis ini adalah menghitung waktu yang diperlukan pengakuisisi untuk memperoleh penghasilan guna membiayai investasi dan mencapai target tujuan penghasilan kumulatif. Prosedur Penilaian Kelayakan Merger Beberapa karakteristik bank yang menjadi target merger atau akuisisi yang perlu dipertimbangkan antara lain: 1. Sejarah masa lalu, kepemilikan, dan manajemennya 2. Keadaan neraca 3. Track record atau catatan pertumbuhan dan kinerja operasional 4. Kondisi laporan rugi-laba dan cash flow 5. Keadaan dan potensi nasabah yang dilayani oleh bank yang menjadi target 6. Struktur persaingan pasar yang dilayani oleh bank

PREMI ATAS NILAI BUKU Nilai buku saham sama dengan nilai buku ekuitas yang berasal dari pemegang saham dibagi dengan ju,lah saham yang beredar. Premi atas nilai (premi to book value) membandingkan harga pasar per saham yang ditawarkan untuk saham bank target dengan nilai buku saham bank yang menjadi target. Premium to Book = MPt BVt Di mana; BV MPt = harga pasar per saham yang ditawarkan untuk saham bank target BVt = nilai buku per saham bank target Penentuan harga saham bank target (Pbv) berdasarkan pendekatan ini dihitung dengan rumus: Merger seringkali dijelaskan dengan rasio pertukaran (exchange ratios), yaitu sejumlah saham bank pengakuisisi yang diperoleh oleh pemegang saham bank target akuisisi untuk setiap saham bank terakuisisi. Rasio pertukaran adalah:

Kelemahan dari ketiga prosedur di atas adalah - Nilai bank yang diperoleh dari perhitungan dengan prosedur di atas menghasilkan nilai yang tidak sama dengan nilai ekonomis bank yang sebenarnya. - Premi dibayarkan dalam merger atau akuisisi tidak memiliki hubungan dengan tingkat pengembalian (rate of return) potensial yang bisa diperoleh oleh bank pengakuisisi. PREMI ATAS NILAI BUKU YANG DISESUAIKAN Nilai buku yang telah disesuaikan dapat lebih besar atau lebih kecil daripada nilai bukunya. Hal itu dapat diperoleh dengan menambahkan atau mengurangi pos-pos yang disebutkan di bawah ini dari nilai bukunya (Koch & MacDonald, 2000: 916-7): - Mengubah cadangan kerugian pinjaman (Loan Loss Reserve) - Mengubah nilai pasar investasi - Mengubah penilaian aset lain - Nilai aktivitas off-balance sheet - Nilai deposito Inti (core Deposits)

HARGA ATAS PENDAPATAN PER SAHAM Pendekatan ini dilakukan dengan menghitung rata-rata harga beli dibagi dengan rasio EPS atas akuisisis yang serupa, dan mengalikannya dengan pendapatan per saham bank target (EPSi). Penggunaan ukuran pendapatan dalam satu periode sebagai dasar perhitungan memiliki beberapa kelemahan, yaitu: 1. Ukuran pendapatan yang tepat seharusnya menggambarkan volatilitas pendapatan yang dapat menjadi indikasi tingkat risiko operasional sebuah bank. 2. Tidak jelas beberapa interval waktu yang tepat.

KENDALA EPS DILUTION Sebagian besar akuisisi yang dilakukan bank menimbulkan efek negatif untuk jangka pendek dalam hal penghasilannya karena bank pengakuisisi harus membayar sejumlah premi tertentu kepada bank target. RETURN ON INVESTMENT Pendekaan ini menyoroti pembelian saham bank sebagai sebuah investasi dan membandingkan nilai sekarang (present value) ekuitas dari pemegang saham yang telah didiskon dengan tingkat penghasilan bank target dengan nilai ekuitas sekarang. Harapan ekuitas pemegang saham ditentukan dengan memperkirakan return on eauity selama paling tidak sepuluh tahun. MENILAI PENDAPATAN MENDATANG Nilai dari setiap investasi adalah nilai sekarang (present value) dari seluruh keuntungan ekonomis masa yang akan datang (cash earnings) yang akan diperoleh investor di masa mendatang

Pertimbangan Nonfinansial yang Mempengaruhi Merger dan Akuisisi Masalah ego dari masing-masing manajer bank yang terlibat dalam merger atau akuisisi, dapat menjadi masalah yang menghambat terlaksananya merger atau akuisisi. Walaupun ada anggapan merger of equals (dimana dua bank dapat dibandingkan dalam skala, yang satu umumnya mendapat manfaat atas biaya yang lain), masalah ego ini perlu dibicarakan. Pada dasarnya pembeli (acquirer) ingin untuk: - Menghindari kesulitan-kesulitan keuangan dan operasional pascamerger - Mempertahankan karyawan terbaik dari bank yang diakuisisi - Mempertahankan nasabah terbaik yang dimiliki bank yang diakuisisi - Mempertahankan aspek-aspek budaya yang menguntungkan dari bank yang diakuisisi

Perkembangan Merger bank Di Indonesia Perjalanan merger perbankan Indonesia berusia sekitar 30 tahun, yang dapat dipilah menjadi dua periode yaitu - Periode sebelum Pakto 1988 - Periode sesudah Pakto 1988 Peluang Merger Pasca Merger Kasus 7 Bank Pemerintah Di Indonesia - strategi glokalisasi, merupakan langkah awal yang penting. Hal ini untuk mengembangkan rencana produk, pemasaran, dan pembiayaan, yang diseuaikan dengan permintaan pasar lokal. - Mengubah atau memadukan corporate culture dari dua bank yang berbeda.