STATISTIK DAERAH KECAMATAN MEOSMANSAR 2013
STATISTIK DAERAH KECAMATAN MEOSMANSAR 2013 ISSN : No. Publikasi : 91080.13.43 Katalog BPS : 1101002.9108.042 Ukuran Buku : 17,6 cm x 25 cm Jumlah Halaman : iii + 27 halaman Naskah : Koordinator Statistik Kecamatan Meosmansar Badan Pusat Statistik Kabupaten Raja Ampat Gambar Kulit : Seksi Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik Badan Pusat Statistik Kabupaten Raja Ampat Diterbitkan Oleh : Badan Pusat Statistik KabupatenRaja Ampat Dicetak Oleh : Boleh dikutip dengan menyebutkan sumbernya
Kata Pengantar Publikasi Statistik Daerah Kecamatan Meosmansar 2013 diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Raja Ampat berisi berbagai data dan informasi terpilih seputar Kecamatan Meosmansar, Kabupaten Raja Ampat yang dianalisis secara sederhana untuk membantu pengguna data memahami perkembangan pembangunan serta potensi yang ada di Kecamatan Meosmansar, Kabupaten Raja Ampat. Publikasi Statistik Daerah Kecamatan Meosmansar 2013 diterbitkan untuk melengkapi publikasi-publikasi statistik yang sudah terbit secara rutin setiap tahun. Berbeda dengan publikasi-publikasi yang sudah ada, publikasi ini lebih menekankan pada analisis. Materi yang disajikan dalam Statistik Daerah Kecamatan Meosmansar 2013 memuat berbagai informasi/indikator terpilih yang terkait dengan pembangunan di berbagai sektor di Kecamatan Meosmansar dan diharapkan dapat menjadi bahan rujukan/kajian dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan pembangunan. Kritik dan saran konstruktif berbagai pihak kami harapkan untuk penyempurnaan penerbitan mendatang. Semoga publikasi ini mampu memenuhi tuntutan kebutuhan data statistik, baik oleh instansi/dinas pemerintah, swasta, kalangan akademisi maupun masyarakat luas. Waisai, September 2013 Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Raja Ampat Oktofianus Antaribaba, SE Statistik Daerah Kecamatan Meosmansar Tahun 2013 i
Penjelasan Teknis Desa Pesisir/Tepi Laut adalah desa/kelurahan termasuk nagari atau lainnya yang memiliki wilayah yang berbatasan langsung dengan garis pantai/laut (atau merupakan desa pulau). Desa Bukan Pesisir adalah desa/kelurahan termasuk nagari atau lainnya yang tidak berbatasan langsung dengan laut atau tidak mempunyai pesisir. Kepadatan Penduduk adalah jumlah penduduk di suatu daerah dibagi dengan luas daratan daerah tersebut, biasanya dinyatakan sebagai penduduk per km 2. Bekerja adalah melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh pendapatan atau keuntungan dan lamanya bekerja paling sedikit satu jam secara terus menerus dalam seminggu yang lalu (termasuk pekerja keluarga tanpa upah). Tidak/belum pernah sekolah adalah mereka yang tidak pernah atau belum pernah terdaftar/aktif mengikuti pendidikan di suatu jenjang pendidikan formal. Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat di suatu wilayah. Untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat, Tim Puskesmas juga dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya. Dalam wilayah Kabupaten Raja Ampat, puskesmas keliling menggunakan perahu, mobil, dan sepeda motor untuk memperlancar pelayanannya. Puskesmas Pembantu (Pustu) adalah unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian wilayah kerja. Sekolah adalah lembaga pendidikan formal yang dimulai dari pendidikan dasar, menengah, dan tinggi yang berdasarkan kurikulum Departemen Pendidikan Nasional, termasuk Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA). Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis. Luas panen adalah luas tanaman sayuran, buah-buahan,biofarmaka dan tanaman hias yang yang diambil hasilnya/dipanen pada periode pelaporan Produksi adalah hasil menurut bentuk produk dari setiap tanaman sayuran, buahbuahan, biofarmaka dan tanaman hias yang diambil berdasarkan luas yang dipanen pada bulan/triwulan laporan. Statistik Daerah Kecamatan Meosmansar Tahun 2013 ii
DAFTAR ISI 1. Geografi dan Iklim 2. Pemerintahan 3. Penduduk 4. Pendidikan 5. Kesehatan 6. pertanian 7. Industri Pengolahan 8. Pariwisata 9. Transportasi dan Komunikasi 17 10. Perdagangan 18 1 3 4 6 8 10 12 14 Statistik Daerah Kecamatan Meosmansar Tahun 2013 iii
GEOGRAFI DAN IKLIM Pemekaran Distrik Meosmansar Kecamatan meosmansar di mekarkan dari Kecamatan waigeo selatan berdasarkan peraturan daerah No 3 tahun 2006 1 Kecamatan Meosmansar merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kabupaten Raja Ampat. Kecamatan Meosmansar termasuk dalam wilayah Propinsi Papua Barat dan memiliki luas sebesar 196.6967 Km 2. Dari luas tersebut, Kampung/ kelurahan Yenwaopnor mempunyai wilayah paling luas dibanding Kampung/ Kelurahan lain yaitu sebesar 38,5211Km 2 atau 22,70 persen dari luas Kecamatan Meosmansar secara keseluruhan. Sedangkan yang paling kecil wilayahnya adalah Kampung/ Kelurahan Saundarek yaitu sebesar 10,1821 Km 2 atau 6,00 persen dari luas keseluruhan Kecamatan Meosmansar. Secara astronomis kecamatan meosmansar terletak antara 130 0 51 bujur timur dan 130 0 65 lintang selatan. Berdasarkan posisi geografis, batas Kecamatan meosmansar di sebelah utara berbatasan dengan kecamatan waigeo selatan, sebelah timur berbatasan dengan kecamatan waigeo selatan, sebelah selatan berbatasan dengan kecamatan selat sagawin, sebelah barat berbatasan dengan kecamatan waigeo barat.kecamatan Meos Mansar terdiri dari 9 desa yang seluruhnya hanya dapat dijangkau lewat sarana transportasi laut. Secara astronomis kecamatan meosmansar terletak antara 130 0 51 bujur timur dan 130 0 65 lintang selatan. Gambar 1.1 Peta Kabupaten Raja Ampat Tahukah Anda? Distrik Meosmansar memiliki luas wilayah sebesar 196.67 km 2 Statistik Daerah Kecamatan Meosmansar Tahun 2013 1
GEOGRAFI DAN IKLIM SelamaSatuTahunDiguyurHujan Distrik Meosmansar memiliki curah hujan yang tinggi, mengalami hujan sebanyak 252 hari pada tahun 2012 dengan tingkat kelembaban udara antara 84 persen sampai dengan 88 persen 1 Kecamatan meosmansar dimekarkan dari kecamatan waigeo selatan dan terbentuk berdasarkan peraturan daerah No 3 Tahun 2006, terdiri dari 9 kampung.pada umumnya masyarakat Kecamatan Meosmansar bertempat tinggal di daerah pesisir. Jika dilihat dari ketinggian wilayah, sebagian besar wilayah di Kecamatan Meosmansar berada di ketinggian antara 0 sampai 100 meter.sama halnya dengan daerah-daerah lainnya yang ada di Indonesia, Kecamatan Meosmansar mempunyai 2 (dua) musim yakni musim hujan dan kemarau. Suhu udara minimum mutlak di Distrik Meosmansar tahun 2012 berkisar antara 21,4 sampai 25,6 dan suhu udara maksimum mutlak berkisar dari 31,8 sampai 33,8. Sedangkan, kelembaban udara rata-rata bervariasi antara 84 persen sampai dengan 88 persen. Curah hujan di Distrik Meosmansar tertinggi tercatat 568 mm per bulan pada bulan Oktober dan yang terendah tercatat 118,7 mm per bulan yaitu pada bulan Oktober. Sementara jumlah hari hujan selama tahun 2012 tercatat sebanyak 252 hari. Tabel 1.1 Statistik Geografi dan Iklim Distrik Meosmansar Uraian Satuan 2012 Luas km 2 135,613 Rata 2 Suhu Udara Min. 24.1 Rata 2 Suhu Udara Max. 31.3 Rata 2 Suhu Udara 26.9 Hari Hujan Hari 252 Curah Hujan Mm 3,085.2 Rata 2 Tekanan Udara Mbs 1,008.8 Rata 2 Kelembaban Udara Sumber: Badan Meteorologi dan Geofisika Sorong % 86 Tahukah Anda? Distrik Meosmansar mempunyai 2 pulau yaitu pulau Gam dan pulau Mansar.. Statistik Daerah Kecamatan Meosmansar Tahun 2013 2
PEMERINTAHAN Jumlah desa di distrik Meosmansar sebanyak 9 kampung. 2 Sejak dicanangkannya era otonomi daerah yang didasarkan pada UU No. 22 Tahun 1999, wilayah kerja administrasi pemerintah terus mengalami perkembangan.distrik mosmansar terbentuk pada tahun 2006 dan merupakan pemekaran dari distrik waigeo selatan.distrik meosmansar terdiri dari sembilan kampung,yaitu kampung yenbuba, sawandarek, yenbekwan, kurkapa, yenwaopnor, sawingrai, kapisawar, arborek, kabuy. struktur dalam pembagian wilayah administrasi pemerintahan Kecamatan Meosmansar terdiri dari 9 Kampung/ Kelurahan, 10 Rukun Warga dan 17 Rukun Tetangga. Pusat kegiatan pemerintahan berlokasi di Kampung/ kelurahan Yembekwan. Secara struktural wilayah administrasi pemerintahan kecamatan/distrik dipimpin oleh seorang camat/kepala Distrik. Sedangkan administrasi kelurahan/ Kampung dipimpin oleh seorang kades/ kepala kampung. Seorang kepala kampung/kades dibantu oleh aparat kampung yang biasa disebut dengan BAMUSKAM.jumlah BAMUSKAM yang ada di kecamatan/distrik Meosmansar sebanyak 36 BAMUSKAM,yang setiap Kampung/Kelurahan mempunyai masing-masing 4 aparat BAMUSKAM.Sedangkan untuk keamanan setiap kampong mempunyai hansip dengan jumlah hansip sebanyak 27 hansip. Gambar 2.1. Jumlah pembagian administrasi Desa di Distrik Meosmansar 2012 Tahukah Anda? Tidak ada Pegawai Negeri Sipil di Distrik Meosmansar yang berpendidikan S2. Statistik Daerah Kecamatan Meosmansar Tahun 2013 3
PENDUDUK Jumlah penduduk distrik Meosmansar sebanyak 1.641 jiwa. 3 Grafik 3.1 perbandingan jumlah penduduk di Distrik Meosmansar Tahun 2012 Jumlah penduduk di suatu wilayah sangat dipengaruhi oleh fertilitas, mortalitas dan migrasi. Ketiga faktor inilah yang menentukan tinggi rendahnya pertumbuhan penduduk. Jumlah penduduk yang besar dapat menjadi potensi dan mendatangkan manfaat yang besar bila memiliki kualitas yang baik, namun besarnya jumlah penduduk tersebut dapat menjadi beban yang akan sulit diselesaikan bila kualitasnya rendah. Informasi kependudukan yang baik sangat diperlukan untuk menunjang kearah pembangunan yang berkualitas. Luas daerah Kecamatan Meosmansar adalah sebesar 196.70 km 2 dengan jumlah penduduk 1.641 jiwa dapat diperoleh bahwa kepadatan penduduk di Kecamatan Meosmansar tahun 2013 sebesar 10 orang per km 2. Kepadatan penduduk terbesar terdapat di Kampung/ Kelurahan Yenbekwan yaitu sebesar 14 orang per km 2 yaitu sebanyak 290 jiwa penduduk dengan luas daerah sebesar 20,87 km 2. Sedangkan kepadatan penduduk terkecil berada di kelurahan/ Kampung Kurkaa yaitu 4 penduduk per km 2. yaitu sebanyak 65 jiwa penduduk dengan luas daerah 15,61 km 2. 160 140 120 100 80 60 40 20 0 Yenbekwan Arborek Kapisawar Tahukah anda? Penduduk di Distrik Ayau mayoritas dari Suku Biak. Sukusuku lainnya yaitu Jawa,dan Bugis. Sawinggrai Yenwaoupnor Yenbuba Kabuy Kurkapa Sauandarek Statistik Daerah Kecamatan Meosmansar Tahun 2013 4
PENDUDUK Perbandingan jumlah penduduk laki-laki dan perempuan di distrik Meosmansar adalah 52% banding 48%. 3 Sebanding dengan proporsi penduduknya, seluruh kelurahan/ kampung yang ada di Kecamatan Meosmansar memiliki jumlah penduduk laki-laki lebih banyak daripada penduduk perempuan. Kondisi ini ditunjukkan dengan rasio jenis kelamin yaitu perbandingan jumlah penduduk laki-laki dengan jumlah penduduk perempuan per 100 penduduk perempuan. Kecamatan Meosmansar dengan jumlah penduduk 1.641 jiwa, dan 309 Rumah Tangga,dengan jumlah penduduk laki-laki sebanyak 846jiwa sedangkan jumlah penduduk perempuan sebanyak 795 jiwa.kelurahan /Kampung yang memiliki banyak Rumah Tangga yaitu Kelurahan/ Kampung yenbekwan sebanyak 59 Rumah Tangga sedangkan yang terkecil yaitu Kelurahan/ Kampung Kurkapa yaitu sebanyak 10 Rumah Tangga.sedangkan rasia penduduk terhadap rumah tangga di Kecamatan/Distrik Meosmansar adalah 5,sedangkan untuk rasio laki-laki terhadap perempuan yaitu 107,dimana raso laki-laki terhadap perempuan yang terbesar yaitu dikampung/kelurahan Yembekwan yaitu 104,sedangkan rasia laki-laki terhadap perempuan yang paling terkecil 97 dikampung/kelurahan Kurkapa. yaitu Grafik 3.2. Persentase jumlah penduduk di Distrik Meosmansar Tahun 2012 48% laki-laki Sumber: BPS Kab. Raja Ampat perempuan Tahukah anda? 52% Jumlah rumah tangga di distrik Meosmansar sebanyak 309 Statistik Daerah Kecamatan Meosmansar Tahun 2013 5
PENDIDIKAN JumlahSaranaSekolah Di Distrik Meosmansar terdapat 7 SekolahDasar (SD), 1 SekolahLanjutan Tingkat Pertama (SLTP) 4 Untuk mencapai kualitas pendidikan dengan baik tidak terlepas dari fasilitas penunjang pendidikan yang tersedia seperti halnya sekolah dan guru. Untuk Kecamatan Meosmansar, pada tahun 2013 jumlah sekolah pada semua jenjang pendidikan tidak mengalami peningkatan. Jumlah murid yang diajar oleh seorang guru turut mempengaruhi daya tangkap pelajaran dan tingkat pemahaman murid. Semakin banyak jumlah murid yang diajar oleh seorang guru semakin rendah daya tangkap dan tingkat pemahaman murid tersebut. untuk jenjang SD/sederajat rata-rata seorang guru mengajar 18 murid, untuk jenjang pendidikan SMP/sederajat rata-rata seorang guru mengajar 15 murid.banyaknya sekolah yang ada di Kecamatan Meosmansar adalah 7 Sekolah Dasar 1 Sekolah menengah pertama sedangkan sekolah menengah atas belum ada. Jumlah guru sekolah dasar di Kecamatan/distrik meosmansar sebanyak 32 sedangkan untuk tingkat sekolah menengah pertama sebanyak 5 guru.dimana jumlah murid sekolah dasar pada tahun 2012 sebanyak 523 siswa dan untuk jumlah siswa sekolah tingkat pertama sebanyak 69 siswa. Tabel 4.1. Indikator Pendidikan Kabupaten Raja Ampat 2012 Uraian SD SLTP SLTA Jumlah Sekolah 7 1 - Jumlah Guru 32 5 - Jumlah Murid 523 69 - Rasio Murid Sekolah 74.71 60 - Rasio Murid Guru 16.34 5 - Sumber: Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kab. Raja Ampat, 2012 Tahukan anda? Distrik Meosmansar tidak mempunyai sekolah menengah atas Statistik Daerah Kecamatan Meosmansar Tahun 2013 6
PENDIDIKAN Di Distrik Meosmansar terdapat 37 guru yang terdiri dari 32 guru sekolah dasar dan 5 guru sekolah menengah pertam 4 Rasio sekolah terhadap murid sekolah dasar sebesar 75,sedangkan rasio guru terhadap murid sebesar 16.sedangkan untuk sekolah menengah pertama rasio sekolah terhadap murid 69,rasio guru trhadap murid sebesar 5.Selain rasio murid terhadap sekolah dan guru,dapat mempengaruhi kualitas pendidikan suatu daerah. Dimana semakin banyak jumlah murid dalam suatu kelas akan menyebabkan semakin rendah daya tangkap dan tingkat pemahaman murid terhadap pelajaran yang diterima oleh murid-murid tersebut.hal ini menyebabkan menurunnya prestasi sekolah dan dapat menyebabkan kualitas pendidikan juga akan menurun. Pada tahun 2012 murid yang mengikuti ujian akhir nasioanal di Kecamatan Meosmansar yaitu sebanyak 65 murid, yang terdiri dari murid Sekolah Dasar sebanyak 41 murid, dari Sekolah Dasar Negeri sebanyak 16 murid sedangkan dari Sekolah Dasar swasta sebanyak 25 murid.dan dari sekolah Lanjutan Tingkat Pertama sebanyak 22 murid, dinyatakan 100 persen lulus Gambar 4.2. Proses belajar mengajar di SMP N 8 Dorehkar, Distrik Ayau 35 30 25 20 15 10 5 0 GURU SD GURU SLTP Tahukah anda? Jumlah guru sekolah menengah pertama sebanyak 5 guru Statistik Daerah Kecamatan Meosmansar Tahun 2013 7
KESEHATAN Di Distrik Meosmansar mempunyai 1 puskesmas2 pustu dan 5 polindes 5 Kesehatan merupakan salah satu Tabel5.1.Jumlah Fasilitas Kesehatan di Distrik Meosmansar Tahun 2012 kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi. Di mana diatur dalam Konstitusi UUD 1945 dalam pasal 28 H, setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan. Kesehatan juga merupakan salah satu Sarana Kesehatan Jumlah Puskesmas Jumlah Pustu Jumlah Polindes Jumlah Dokter Jumlah Perawat Jumlah 1 2 5-12 indikator kesejahteraan masyarakat suatu Jumlah Bidan 1 daerah. Secara kuantitas layanan jasa Jumlah Non Medis/dukun 27 kesehatan semakin menunjukkan peningkatan yang nyata sejalan dengan pembangunan di bayi Sumber : Dinas Kesehatan Kab. Raja Ampat, 2012 bidang kesehatan, serta didorong oleh meningkatnya tuntutan masyarakat akan fasilitas dan layanan kesehatan yang lebih baik. Pembangunan fasilitas kesehatan baik oleh pemerintah maupun pihak swasta dalam rangka meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat turut meramaikan pembangunan Tahukah Anda? bidang kesehatan yang ditandai dengan penyediaan berbagai bentuk layanan Distrik meosmansar tidak kesehatan. Selain itu, kesadaran masyarakat mempunyai dokter tentang makna hidup sehat juga menjadi faktor pendorong bagi pembangunan manusia untuk hidup secara lebih berkualit Statistik Daerah Kecamatan Meosmansar Tahun 2013 8
KESEHATAN Dukun bayi yang ada di Distrik Meosmansar sudah mempunyai keahlian. 5 Pada tahun 2012 jumlah PUSKESMAS yang tersedia di Kecamatan Meosmansar hanya ada satu unit yang terletak di ibu kota kecamatn yaitu di Kampung/ Kelurahan Yenbekwan. Kecamatan Meosmansar juga terdapat Puskesmas Pembantu (PUSTU), Polindes,Posyandu. PUSTU di Kecamatan Meosmansar ada sebanyak 2 unit. Sedangkan jumlah POLINDES di Kecamatan Meosmansar ada sebanyak 5 unit. Untuk kampung/kelurahan kurkapa belum mempunyai pasilitas kesehatan.sedangkan untuk pelayanan POSYANDU seluruh kempung/kelurahan sudah menjalankannya.jumlah tenaga medis dikecamatan/distrik meosmansar 12 perawat/mantri kesehatan,1 bidan dan 27 dukun bayi yang sudah dibekali pendidikan,sedangkan untuk tenaga dokter kecamatan/distrik meosmansar belum mempunyai seorang dokter. Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) atau kartu miskin yang merupakan program bantuan pemerintah di bidang kesehatan belum merata sampai ke semua penduduk. Penduduk mendapatkan bantuan pengobatan gratis dari puskesmas/pustu hanya untuk penyakit ringan yang dapat langsung ditangani dan hanya berobat jalan saja. Tabel 5.2. Banyaknya tenaga kesehtan di Kecacatan Meosmansar 2012 dukun bayi 68% perawat 30% Sumber : Dinas Sosial Kab. Raja Ampat, 2012 Tahukah Anda? Di kampung Kurkapa belum ada pasilitas kesehatan bidan 2% Statistik Daerah Kecamatan Meosmansar Tahun 2013 9
PERTANIAN Ubi kayu mempunyai produksi paling banyak bila dibandingkan dengan tanaman lainnya. 6 Peranan tanaman pangan dalam pembentukan nilai tambah dalam Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kecamatan Meosmansar relatif kecil, bahkan jika dibandingkan dengan subsektor lainnya di sektor pertanian. Hal ini disebabkan oleh karena penduduk kurang tertarik mengolah tanaman pangan. Di samping kondisi alam yang kurang mendukung, masalah kesulitan dan kekurangefektifan pendistribusian hasil produksi juga menjadi alasan produksi tanaman pangan kurang melimpah. Tanaman pangan yang diproduksi di Kecamatan Meosmansar antara lain jagung, keladi, ubi jalar, ubi kayu. Pada tahun 2012 Produktivitas jagung dari 3 Ha menghasilkan 12 ton/ha,keladi dari 2 Ha menghasilkan 18nton/Ha, untuk ubi jalar dan ubi kayu masingmasing menghasilkan dari 2 Ha dan 15 ton/ha dan 3 Ha menjadi 24 ton/ha. Jenis sayuran yang banyak ditanam di Kecamatan Meosmansar antara lain kacang panjang. lombo,tomat dan pangan ubi kayu 6 35% ubi jalar 22% Gambar 6.1.banyaknya produksi tanaman Tahukah Anda? Di Distrik Meosmansar masyarakat bercocok tanam jagung,kedelai,ubi kayu dan ubi jalar. jagung 17% kedelai 26% Statistik Daerah Kecamatan Meosmansar Tahun 2013 10
PERTANIAN Tanamanperkebunan Satu-satunya tanaman perkebunan di Distrik Meosmansar yang dibudidayakan penduduk adalah kelapa. 6 Adapun ternak yang dibudidayakan di Kecamatan Meosmansar hanya babi dengan jumlah 8 ekor.untuk jenis unggas, hewan yang diternakan di Kecamatan Meosmansar antara lain ayam kampung,itik dan entok dimana jumlah populasinya tahun 2012 berturut-turut 256 ekor, 34 ekor, 75 ekor.kampung yang banyak menghasilkan ternak ayam kampong adalah kampung arborek,sedangkan untuk ternak babi hanya ada dikampung sawingrai. Sedangkan untuk sektor perkebunan kecamatan/distrik meosmansar hanya menghasilkan kelapa dengan jumlah tanam 39 hektar dengan jumlah produksi 15 ton.sedangkan untuk sagu jumlah produksi dan jumlah tanam tidak diketahui dikarenakan sagu hanya dikomsumsi sendiri oleh rumah tannga yang ada di kampung masing-masing. Itik 9% Entok 21% Ayam kampu ng 70% Gambar 6.2. jumlah produksi hewan ternak Statistik Daerah Kecamatan Meosmansar Tahun 2013 11
PERTANIAN Tanamanperkebunan Satu-satunyatanamanperkebunan di DistrikAyau yang dibudidayakanpendudukadalahkelapa. 6 Sebagai bagian dari kabupaten bahari, Gambar 7.3.salah satu perahu nelayan perikanan merupakan sumber pendapatan terbesar bagi penduduk di Distrik meosmansar. Dengan memiliki ekosistem laut yang masih alami dan terjaga, sektor perikanan memiliki potensi yang besar dan dapat menjadi roda penggerak ekonomi bagi penduduk. Usaha perikanan tangkap di Distrik meosmansar dilakukan oleh nelayan dengan cara yang masih tradisional, dengan modal usaha yang sangat minimal, serta penggunaan jenis alat tangkap, teknologi dan sarana transportasi yang masih sangat sederhana. Hasil tangkapan sebagian untuk konsumsi sendiri dan dijual. Untuk pemasaran hasil tangkap biasanya masyarakat menjual kehotelhotel yang ada,dan ada juga yang dijual keibu kota waisai kaerena jarak distrik meosmansar dengan ibu kota kebupaten tidak terlalu jauh. Statistik Daerah Kecamatan Meosmansar Tahun 2013 12
INDUSTRI PENGOLAHAN Kerajinan rumah tangga banyak terdapat di distrik Meosmansar. 7 Industi pengolahan yang ada di kecamatan Meosmansar hanya Industri kecil yaitu Industri kecil Kimia, Agro dan Hasil Hutan dan Industri kecil Sandang Kulit dan Aneka (IA).pada tahun 2011 Industi kecil Kimia, Agro dan Hasil Hutan masih diatas dari pada Industri Kecil Sandang Kulit dan Aneka.Nilai inventasi dari Industri-Industri tersebut pada tahun 2012 sebesar Rp 17.000.000,00. sedangkan dengan nilai produksi dari industri pada tahun yang sama yaitu sebesar Rp 22.000.000,00.Sedangkan penyerapan pegawai atau karyawan pada industri kecil mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Tercatat bahwa di Kecamatan Meosmansar pada tahun 2012 terdapat 34 kerajinan rumah tangga,dimana terdapat disetiap kampung/kelurahan.sebagai kampung pariwisata masyarakat kecamatan Meosmansar mempunyai ciri khas sendiri yang dihasilkan dari kerajainan rumah tangga.kerajinan tersebut adalah salah satu asesoris dan cindramata raja ampat,sebagai kampung kampung pariwisata kampung yang ada di Kecamatan meosmansar kerajinan rumah tangga tersebut menghasilakan ayaman Tikar,Topi dan asesoris /cindramata. Gambar 9.1. salah satu hasil kerajinan rumah tangga Tahukah Anda? Kampung Arborek mempunyai pengrajin paling banyak bila di bandingkan dengan kampung lainnya yang ada di Distrik Meosmansar Statistik Daerah Kecamatan Meosmansar Tahun 2013 13
PARIWISATA Kampung Arborek adalah kampung dimana kita bias melihat ikan pari. 8 Kegiatan pariwisata di kecamatan meosmansar sudah berkembang dengan cukup baik,karena sudah ada tiga perusahaan yang mempromosikan pariwisata kabupaten raja ampat yang ada di kecamatan meosmansar,dan mengembangkan daerah ini sebagai daerah tujuan wisata.khususnya wisata diving (wisata selam).wisata bawah laut di kecamatan meosmansar yang dapat dikunjungi yaitu: kampung arborek para wisataan dapat menyelam untuk melihat gerombolan manta (ikan pari), di kampung sawandarek para wisatawan dapat berenang/ snorkeling dan menyelam untuk menikmati keindahan tumbuh karang yang tiada taranya.bukan hanya kampung arborek dan saandarek saja yang menpunyai kawasan tumbu karang yang sangat indah,di kampung lainnya juga para wisataan dapat melihat keindahan tumbu karang yaitu di kampung yenbubu, kabuy, dan kurkapa ga kalah indahnya dengan kampung arborek dan kampung sawandarek. Selain keindahan tumbuh karangnya di kecamatan meosmansar juga para wisataan Gambar 9.1. Ikan pari di kampung Arborek Gambar 9.2. hotel Raja Ampat divelodge dapat melihat tempat pemanggilan ikan yang di lakukan oleh orang asli meosmansar yaitu di kampung sawingrai dan kampung sawandarek. Statistik Daerah Kecamatan Meosmansar Tahun 2013 14
PARIWISATA Distrik Meosmansar mempunyai pesona alam yang sangat indah. 8 Selain keindahan alam lautnya Gambar 9.3. keindahan alam laut Meosmansar kecamatan/distrik meosmansar juga terdapat keindahan pegunungan dengan menyajikan pemandangan burung-burung candrawasih yang sangat indah yang dapat dilihat dipegunungan/hutan dikampung sawingrai,untuk melihat burung candrawasih para pengunjung,hanya memerlukan waktu 30 menit dengan jalan kaki,dan waktu yang tepat untuk meilhat burung tersebut sekitar pukul 05,00 Potensi wisata di Distrik Meosmansar dikembangkan oleh pemerintah daerah dan swasta. Hal tersebut didukung dengan pembangunan fasilitas-fasilitas pariwisata, seperti dermaga, penginapan, dan juga transportasi reguler dengan jadwal yang tepat waktu.akan tetapi untuk tranportasi saat ini belum memadai. Statistik Daerah Kecamatan Meosmansar Tahun 2013 15
TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI 9 Tranportasi yang digunakan masyarakat distrik Meosmansar adalah lombot/motor laut dikarenakan belum adanya tranportasi reguler. Transportasi/angkutan laut sangat dibutuhkan mengingat Kecamatan Meosmansar sebagai wilayah kepulauan yang dikelilingi oleh lautan yang lebih luas dari daratan. Untuk kegiatan sehari-hari masyarakat meosmansar menggunakan motor laut/lombot.saat ini Kecamatan Meosmansar memiliki 9 dermaga atau bisa dikatakan kampung/kelurahan yang ada di Meosmansar memiliki dermaga masingmasing.dermaga yang paling panjang dikecamatan Meosmansar yaitu di Kampung/kelurahan yenbekwan dan kampong/kelurahan Kapisawar yaitu samasama mempunyai panjang 50 meter,sedangkan dermaga yang pendek yaitu di kampung /Kelurahan Arborek,Sawingrai,dan kabuy yaitu sepanjang 20 meter. Dermaga yang ada di Kecamatan Meosmansar semuanya dalam keadaan baik. Gambar 9.1. salah satu jembatan/dermaga di Distrik Meosmansar Statistik Daerah Kecamatan Meosmansar Tahun 2013 16
TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI Didistrik Meosmansar ada 2 kampung yang belum ada sinyal telepon yaitu kampung kabuy dan kampung sawandarek. 9 Fungsi telepon, pada tahap awal dirancang sebagai media komunikasi. Dalam perkembangannya, dengan terciptanya telepon seluler fungsi telepon menjadi lebih beragam. Dengan berbagai vitur yang dimilikinya, telepon selular selain berfungsi sebagai media komunikasi juga berfungsi sebagai media informasi dan hiburan. Tidak semua kampung /Kelurahan yang ada di Kecamatan Meosmansar sinyal komunikasa seluler yaitu di kampung Kabuy dan Kampung Saundarek.hal ini di karenakan kecamatan meosmansar tidak memiliki sentral telepon atau biasa di sebut tiang telepon melainkan dapat dari kecamatan Waigeo Selatan. Tabel 10.1. Banyaknya Dermaga Meosmansar 50 45 40 35 30 25 20 15 10 5 0 Yenbekwan Arborek Kapisawar Sawinggrai Yenwaoupnor Yenbuba Kabuy Kurkapa di Distrik Sauandarek Statistik Daerah Kecamatan Meosmansar Tahun 2013 17
PERDAGANGAN Aktivitasperdagangan yang minimal Di Distrik Ayau aktivitas perdagangan hanya dilakukan sebatas kios/warung, dikarenakan di distrik ini tidak terdapat pasar maupun toko. 10 Pasar merupakan pusat perdagangan di mana terjadi transaksi antara barang maupun jasa antara penjual dan pembeli. Dengan adanya pasar maka akan memberikan keuntungan bagi masyarakat di tempat tersebut. Namun tidak selalu aktivitas perdagangan terjadi di pasar. Perdagangan dalam skala kecil dapat terjadi di toko, kios, maupun warung. Dari kelima desa yang ada di Distrik Ayau, belum terdapat adanya pasar. Transaksi perdagangan di Distrik Ayau hanyalah terjadi di kios/warung, karena toko tidak ada di distrik ini. Keberadaan kios ataupun warung menjadi tumpuan utama penduduk dalam memenuhi kebutuhan seharihari, mengingat Distrik Ayau terletak jauh dari ibukota kabupaten maupun kota terdekat (Kota Sorong). Kebutuhan penduduk yang dijual di kios atau warung tidak lengkap, hanya terbatas pada sembako saja. Penduduk Distrik Ayau mendapatkan program raskin (beras untuk masyarakat miskin) yang berasal dari Perum Bulog Kabupaten Raja Ampat.Untuk barangbarang di luar sembako, biasanya penduduk di Distrik Ayau membelinya langsung dari Kota Sorong. Kurkapa 6% Kabuy 6% Yenbuba 13% Yenwaou pnor 13% Meosmansar Sauandar ek 13% Grafik 9.1. banyaknya kios didistrik Tahukah Anda? Di Distrik Meosmansar tidak mempunyai pasar Sawinggr ai 12% Yenbekw an 19% Arborek 12% Kapisawa r 6% Statistik Daerah Kecamatan Meosmansar Tahun 2013 18
LAMPIRAN TABEL
Lampiran 1. Luas wilayah Meosmansar menurut kampung/kelurahan Kampung Luas (Km 2 ) Rasio Terhadap Total ( persen) (1) (2) (3) Yenbekwan 20,8727 12,30 Arborek 15,9515 9,40 Kapisawar 12,2182 7,20 Sawinggrai 14.4239 8,50 Yenwaoupnor 38,5211 22,70 Yenbuba 21,7212 12,80 Kabuy 20,1939 11,90 Kurkapa 15,6121 9,20 Sauandarek 10,1821 6,00 Kecamatan Meosmansar 169,6967 100 Statistik Daerah Kecamatan Meosmansar Tahun 2013 20
Lampiran 2. Suhu Udara, Curah Hujan dan Hari Hujan 2012 Bulan Suhu Udara Curah Hujan ( o C) (mm) Hari Hujan (Hari) (1) (2) (3) (4) Januari 28,00 218,8 25 Februari 27,80 212,3 19 Maret 28,05 568 26 April 27,95 275,5 19 Mei 28,15 170,9 20 Juni 26,90 444,4 23 Juli 27,65 455,6 20 Agustus 27,10 103 23 September 27,20 192,5 17 Oktober 27,80 118,7 15 November 27,20 174,7 20 Desember 27,95 150,6 23 Statistik Daerah Kecamatan Meosmansar Tahun 2013 21
Lampiran 3. Jumlah kampung,kepala kampung, sekretaris, RW dan RT 2012 Kampung Kepala Kampung Sekretaris Kampung Ketua RW Ketua RT (1) (2) (3) (4) (5) Yenbekwan 1 1 1 2 Arborek 1 1 1 2 Kapisawar 1 1 1 1 Sawinggrai 1 1 1 2 Yenwaoupnor 1 1 2 3 Yenbuba 1 1 1 2 Kabuy 1 1 1 2 Kurkapa 1 1 1 1 Sauandarek 1 1 1 2 Jumlah 9 9 10 17 Statistik Daerah Kecamatan Meosmansar Tahun 2013 22
Lampiran 4. Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk di Kecamatan Meosmansar Menurut Jenis Kelamin dan Kampung 2012 Kampung/ Kelurahan Rumah Tangga Penduduk Laki-Laki Perempuan Jumlah (1) (2) (3) (4) (5) Yenbekwan 59 147 143 290 Arborek 23 54 62 116 Kapisawar 18 46 41 87 Sawinggrai 29 73 80 153 Yenwaoupnor 50 145 135 280 Yenbuba 48 142 112 254 Kabuy 43 128 110 238 Kurkapa 10 32 33 65 Sauandarek 29 79 79 158 Kecamatan Meosmansar 309 846 795 1.641 Statistik Daerah Kecamatan Meosmansar Tahun 2013 23
Lampiran 5. Distribusi dan Kepadatan Penduduk di Kecamatan Meosmansar Menurut Kampung 2012 Kampung/ Kelurahan Luas Daerah (Km 2 ) Jumlah Penduduk (Jiwa) Kepadatan Per Km 2 (1) (2) (3) (4) Yenbekwan 20,87 290 14 Arborek 15,95 116 7 Kapisawar 12,22 87 7 Sawinggrai 14.42 153 11 Yenwaoupnor 38,52 280 7 Yenbuba 21,72 254 12 Kabuy 20,19 238 12 Kurkapa 15,61 65 4 Sauandarek 10,18 158 16 Kecamatan 169,70 1.641 10 Meosmansar Statistik Daerah Kecamatan Meosmansar Tahun 2013 24
Lampiran 6. Penduduk Kecamatan Meosmansar Menurut Jenis Kelamin dan Sex Rasio Menurut Kampung 2012 Kampung/ Kelurahan Laki-laki Perempuan Sex Rasio (1) (2) (3) (4) Yenbekwan 147 143 104,22 Arborek 54 62 90,16 Kapisawar 46 41 117,5 Sawinggrai 73 80 90,12 Yenwaoupnor 145 135 108,95 Yenbuba 142 112 127,67 Kabuy 128 110 117,27 Kurkapa 32 33 96,96 Sauandarek 79 79 88,60 Kecamatan Meosmansar 846 795 107,66 Statistik Daerah Kecamatan Meosmansar Tahun 2013 25
Lampiran 7. Banyaknya Sekolah Menurut Tingkat Pendidikan dan Kampung di Kecamatan Meosmansar 2012 Kampung Tingkat Pendidikan TK SD SLTP SMU/SMK (1) (2) (3) (4) (5) Yenbekwan - 1 1 - Arborek - 1 - - Kapisawar - 1 - - Sawinggrai - - - - Yenwaoupnor - 1 - - Yenbuba - 1 - - Kabuy - 1 - - Kurkapa - - - - Sauandarek - 1 - - Kecamatan - 7 1 - Meosmansar Statistik Daerah Kecamatan Meosmansar Tahun 2013 26
Lampiran 7. Banyaknya Tenaga Kesehatan Menurut Keahlian dan Kampung 2012 Kampung Dokter Perawat/ Mantri Kesehatan Bidan Dukun Bayi (1) (2) (2) (3) (4) Yenbekwan - 5 1 3 Arborek - 1-3 Kapisawar - 1-3 Sawinggrai - 1-3 Yenwaoupnor - 1-3 Yenbuba - 1-3 Kabuy - 1-3 Kurkapa - - - 3 Sauandarek - 1-3 Kecamatan - 12 1 27 Meosmansar Statistik Daerah Kecamatan Meosmansar Tahun 2013 27