No. 05/06/81/Th. VI, 01 Juli 2015 PRODUKSI PADI, JAGUNG, DAN KEDELAI (ANGKA TETAP TAHUN 2014) PRODUKSI PADI TAHUN 2015 (ARAM 1 2015) DIPERKIRAKAN NAIK 6,54 PERSEN A. PADI B. JAGUNG C. KEDELAI Produksi padi tahun 2014 (ATAP) sebesar 102.761 ton Gabah Kering Giling (GKG) atau mengalami kenaikan sebesar 926 ton (0,91 persen) dibanding tahun 2013. Kenaikan produksi terjadi karena adanya kenaikan produktivitas sebesar 5,78 kuintal/hektar (13,85 persen). Produksi padi tahun 2015 (ARAM 1) sebesar 109.478 ton Gabah Kering Giling (GKG) atau di prediksi mengalami kenaikan sebesar 6.717 ton (6,54 persen) dibanding tahun 2014. Kenaikan produksi terjadi karena ada kenaikan produktivitas sebesar 3,34 kuintal/hektar (7,03 persen). Produksi jagung tahun 2014 (ATAP) sebesar 10.568 ton pipilan kering atau mengalami penurunan sebesar 1.372 ton (11,49 persen) dibanding tahun 2013. Penurunan produksi terjadi karena adanya penurunan produktivitas sebesar 9,43 kuintal per hektar (25,30 persen). Produksi jagung tahun 2015 (ARAM 1) sebesar 15.409 ton pipilan kering atau di prediksi mengalami kenaikan sebesar 4.841 ton (45,81 persen) dibanding tahun 2014. Kenaikan produksi terjadi karena ada kenaikan produktivitas sebesar 15,06 kuintal/hektar (54,08 persen). Produksi kedelai tahun 2014 (ATAP) sebesar 578 ton biji kering atau mengalami kenaikan sebesar 324 ton (127,56 persen) dibanding tahun 2013. Kenaikan produksi kedelai terjadi karena adanya kenaikan luas panen seluas 254 hektar (125,12 persen) dan kenaikan produktivitas 0,14 kuintal per hektar (1,12 persen). Produksi kedelai tahun 2015 (ARAM 1) sebesar 1.162 ton biji kering atau di prediksi mengalami kenaikan sebesar 584 ton (101,04 persen) dibanding tahun 2014. Kenaikan produksi terjadi karena ada kenaikan luas panen sebesar 583 hektar (127,57 persen). Berita Resmi Statistik No.05/06/81/Th. VI, 1 Juli 2015 1
1. PENDAHULUAN Statistik produksi tanaman pangan yang disajikan dalam Berita Resmi Statistik (BRS) ini terdiri dari luas panen, produktivitas, dan angka produksi, serta hanya mencakup komoditas padi, jagung, dan kedelai. Angka produktivitas tanaman pangan disajikan dengan 4 status angka yang berbeda yaitu ARAM 1, ARAM 2, ASEM, dan ATAP. Angka Ramalan 1 (ARAM 1) terdiri dari realisasi produksi Januari-April dan angka ramalan Mei-Desember berdasarkan keadaan luas tanaman akhir bulan April. Angka Ramalan II (ARAM II) terdiri dari realisasi produksi Januari-Agustus dan angka ramalan September-Desember berdasarkan keadaan luas tanaman akhir bulan Agustus. Angka Sementara (ASEM) merupakan realisasi produksi selama satu tahun (Januari-Desember), tetapi belum final karena mengantisipasi kelengkapan laporan. Angka Tetap (ATAP) adalah realisasi produksi selama satu tahun (Januari-Desember) dan merupakan angka final. Jadwal rilis ARAM, ASEM, dan ATAP di tahun 2014 adalah sebagai berikut : Status Angka Jadwal Rilis BRS Januari-April Subround Mei-Agustus 1. ASEM 2014 Awal Maret 2015 Realisasi 2014 (Angka belum final) 2. ATAP 2014 Awal Juli 2015 Realisasi 2014 (Angka Final) 3. ARAM 1 2015 Awal Juli 2015 Realisasi 2015 Ramalan September- Desember 4. ARAM II 2015 Awal November 2015 Realisasi 2015 Ramalan Para konsumen data perlu mencermati status angka dalam penggunaannya, baik untuk evaluasi/monitoring maupun perencanaan, dan hendaknya selalu mengacu pada hasil penghitungan dengan status yang dirilis terakhir. 2. PRODUKSI PADI Produksi padi tahun 2014 (ATAP) sebesar 102.761 ton Gabah Kering Giling (GKG) atau mengalami peningkatan sebesar 926 ton (0,91 persen) dibanding tahun 2013. Peningkatan produksi padi terjadi karena adanya peningkatan produktivitas di Kabupaten Maluku Tengah, Buru, dan Seram Bagian Barat. Berita Resmi Statistik No.05/06/81/Th. VI, 1 Juli 2015 2
Gambar 1 Produksi Padi, 2012-2015 Keterangan : Tahun 2015 adalah ARAM 1. Kenaikan produksi padi tahun 2014 sebesar 926 ton (0,91 persen) terjadi pada subround Januari-April sebesar 23.833 ton (61,22 persen) dan Subround Mei-Agustus sebesar 3.918 (20,93 persen). Sementara pada subround September-Desember mengalami penurunan produksi sebesar 26.825 ton (60,71 persen) dibanding produksi pada subround yang sama tahun 2013 (year-on-year). Puncak panen padi di Provinsi Maluku pada tahun 2014 terdapat pada bulan Maret dan Agustus. Puncak panen pada bulan September 2014 mengalami pergeseran lebih cepat dibanding tahun sebelumnya yang puncak panennya berada pada bulan September. Pola panen padi bisa dilihat pada gambar 2. Gambar 2 Pola Panen Padi, 2012-2014 Berita Resmi Statistik No.05/06/81/Th. VI, 1 Juli 2015 3
Tabel 1 Luas Panen, Produktivitas, dan Produksi Padi Tahun 2013-2015 2015 No Uraian 2013 2014 (ARAM 1 2013-2014 2014-2015 2015) Absolut Persentase Absolut Persentase Maluku 24.399 21.623 21.525-2.776-11,38-98 -0,45 Indonesia 13.835.252 13.797.269 14.309.364-37.983-0,27 512.095 3,71 Maluku 41,74 47,52 50,86 5,78 13,85 3,34 7,03 Indonesia 51,52 51,35 52,80-0,17-0,33 1,45 2,82 Maluku 101.835 102.761 109.478 926 0,91 6.717 6,54 Indonesia 71.279.709 70.846.465 75.550.895-433.244-0,61 4.704.430 6,64 Keterangan : kualitas produksi padi adalah Gabah Kering Giling (GKG) Tabel 2 Luas Panen, Produktivitas, dan Produksi Padi Menurut Subround, 2012-2014 No Uraian 2012 2013 2014 2012-2013 2013-2014 Absolut Persentase Absolut Persentase Januari-April 9.298 8.866 11.866-432 -4,65 3.000 33,84 Mei-Agustus 6.980 4.773 5.911-2.207-31,62 1.138 23,84 September-Desember 4.211 10.760 3.846 6.549 155,52-6.914-64,26 Januari-Desember 20.489 24.399 21.623 3.910 19,08-2.776-11,38 Januari-April 42,76 43,91 52,90 1,15 2,69 8,99 20,47 Mei-Agustus 39,34 39,21 38,29-0,13-0,33-0,92-2,35 September-Desember 40,50 41,06 45,14 0,56 1,38 4,08 9,94 Januari-Desember 41,13 41,74 47,52 0,61 1,48 5,78 13,85 Januari-April 39.761 38.933 62.766-828 -2,08 23.833 61,22 Mei-Agustus 27.457 18.717 22.635-8.740-31,83 3.918 20,93 September-Desember 17.053 44.185 17.360 27.132 159,10-26.825-60,71 Januari-Desember 84.271 101.835 102.761 17.564 20,84 926 0,91 Keterangan : kualitas produksi padi adalah Gabah Kering Giling (GKG) 3. PRODUKSI JAGUNG Produksi jagung tahun 2014 (ATAP) sebesar 10.568 ton pipilan kering, mengalami penurunan sebanyak 1.372 ton (11,49 persen) dibanding tahun 2013. Penurunan produksi tersebut terjadi karena adanya penurunan produktivitas sebesar 9,43 kuintal per hektar (25,30 persen). Penurunan Produktivitas terjadi di Kabupaten Maluku Tenggara Barat dan Maluku Barat Daya. Berita Resmi Statistik No.05/06/81/Th. VI, 1 Juli 2015 4
Gambar 3 Produksi Jagung, 2012-2015 Keterangan : Tahun 2015 adalah ARAM 1 Penurunan produksi jagung tahun 2014 sebesar 1.372 ton (11,49 persen) terjadi pada subround Januari-April sebesar 809 ton (8,50 persen) dan Subround Mei-Agustus sebesar 790 ton (37,73 persen). Sementara pada subround September-Desember mengalami kenaikan produksi sebesar 227 ton (70,28 persen) dibanding produksi pada subround yang sama tahun 2013 (year-on-year). Pola panen jagung tahun di Provinsi Maluku tahun 2014 puncaknya berada pada bulan Maret. Panen pada bulan Maret tahun 2014 mengalami pergeseran lebih cepat dibanding pada tahun 2013 yang terjadi pada bulan April. Pola panen jagung tahun 2012-2014 bisa dilihat pada gambar 4. Berita Resmi Statistik No.05/06/81/Th. VI, 1 Juli 2015 5
Gambar 4 Pola Panen Jagung, 2012-2014 Tabel 3 Luas Panen, Produktivitas, dan Produksi Jagung, 2012-2014 2015 No Uraian 2013 2014 (ARAM 1 2013-2014 2014-2015 2015) Absolut Persentase Absolut Persentase Maluku 3.203 3.795 3.591 592 18,48-204 -5,38 Indonesia 3.821.504 3.837.019 3.997.499 15.515 0,41 160.480 4,18 Maluku 37,28 27,85 42,91-9,43-25,30 15,06 54,08 Indonesia 48,44 49,54 51,70 1,1 2,27 2,16 4,36 Maluku 11.940 10.568 15.409-1.372-11,49 4.841 45,81 Indonesia 18.511.853 19.008.426 20.666.702 496.573 2,68 1.658.276 8,72 Keterangan : Kualitas produksi jagung adalah pipilan kering Berita Resmi Statistik No.05/06/81/Th. VI, 1 Juli 2015 6
Tabel 4 Luas Panen, Produktivitas, dan Produksi Jagung Menurut Subround, 2012-2014 No Uraian 2012 2013 2014 2012-2013 2013-2014 Absolut Persentase Absolut Persentase Januari-April 3.095 2.569 3.118-526 -17,00 549 21,37 Mei-Agustus 1.440 566 548-874 -60,69-18 -3,18 September-Desember 233 68 129-165 -70,82 61 89,71 Januari-Desember 4.768 3.203 3.795-1.565-32,82 592 18,48 Januari-April 39,88 37,05 27,95-2,83-7,10-9,1-24,56 Mei-Agustus 36,67 37,00 23,80 0,33 0,90-13,20-35,68 September-Desember 28,24 47,50 42,64 19,26 68,20-4,86-10,23 Januari-Desember 38,34 37,28 27,85-1,06-2,76-9,43-25,30 Januari-April 12.343 9.523 8.714-2.820-22,85-809 -8,50 Mei-Agustus 5.280 2.094 1.304-3.186-60,34-790 -37,73 September-Desember 658 323 550-335 -50,91 227 70,28 Januari-Desember 18.281 11.940 10.568-6.341-34,69-1.372-11,49 Keterangan : Kualitas produksi jagung adalah pipilan kering 4. PRODUKSI KEDELAI Produksi kedelai tahun 2014 (ATAP) sebesar 578 ton biji kering atau mengalami kenaikan sebanyak 324 ton (127,56 persen) dibanding tahun 2013. Kenaikan produksi tersebut terjadi karena adanya kenaikan luas panen seluas 254 hektar (125,12 persen) dan kenaikan produktivitas sebesar 0,14 kuintal per hektar (1,12 persen). Kenaikan produksi kedelai tahun 2014 terjadi di Kabupaten Maluku Tenggara Barat dan Maluku Tengah. Kenaikan produksi kedelai tahun 2014 sebesar 324 ton (127,56 persen) terjadi pada subround Januari-April sebesar 262 ton (222,03 persen) dan Subround Mei-Agustus sebesar 108 (177,05 persen). Sementara pada subround September-Desember mengalami penurunan produksi sebesar 46 ton (61,33 persen) dibanding produksi pada subround yang sama tahun 2013 (year-on-year). Berita Resmi Statistik No.05/06/81/Th. VI, 1 Juli 2015 7
Gambar 5 Produksi Kedelai, 2012-2015 Panen kedelai pada tahun 2014 di Provinsi Maluku puncaknya pada bulan April dan Agustus, panen kedelai pada bulan April 2014 mengalami pergeseran lebih lambat dibanding pada tahun sebelumnya yang panennya terjadi pada bulan Maret. Pola panen kedelai bisa dilihat pada gambar 6. Gambar 6 Pola Panen Kedelai, 2011-2013 Berita Resmi Statistik No.05/06/81/Th. VI, 1 Juli 2015 8
Tabel 5 Luas Panen, Produktivitas, dan Produksi Kedelai, 2012-2014 2015 No Uraian 2013 2014 (ARAM 1 2013-2014 2014-2015 2015) Absolut Persentase Absolut Persentase Maluku 203 457 1.040 254 125,12 583 127,57 Indonesia 550.793 615.685 640.351 64.892 11,78 24.666 4,01 Maluku 12,51 12,65 11,17 0,14 1,12-1,48-11,70 Indonesia 14,16 15,51 15,60 1,35 9,53 0,09 0,58 Maluku 254 578 1.162 324 127,56 584 101,04 Indonesia 779.992 954.997 998.866 175.005 22,44 43.869 4,59 Keterangan : Kualitas produksi kedelai adalah biji kering Tabel 6 Luas Panen, Produktivitas, dan Produksi Kedelai Menurut Subround, 2012-2014 No Uraian 2012 2013 2014 2012-2013 2013-2014 Absolut Persentase Absolut Persentase Januari-April 143 94 288-49 -34,27 194 206,38 Mei-Agustus 58 49 143-9 -15,52 94 191,84 September-Desember 71 60 26-11 -15,49-34 -56,67 Januari-Desember 272 203 457-69 -25,37 254 125,12 Januari-April 12,59 12,5 13,19-0,09-0,71 0,69 5,52 Mei-Agustus 13,97 12,45 11,82-1,52-10,88-0,63-5,06 September-Desember 12,25 12,50 11,15 0,25 2,04-1,35-10,80 Januari-Desember 12,79 12,51 12,65-0,28-2,19 0,14 1,12 Januari-April 180 118 380-62 -34,44 262 222,03 Mei-Agustus 81 61 169-20 -24,69 108 177,05 September-Desember 87 75 29-12 -13,79-46 -61,33 Januari-Desember 348 254 578-94 -27,01 324 127,56 Keterangan : Kualitas produksi kedelai adalah biji kering Berita Resmi Statistik No.05/06/81/Th. VI, 1 Juli 2015 9
BPS PROVINSI MALUKU Informasi lebih lanjut hubungi: S. A. J. Sahertian Kepala Bidang Statistik Produksi e-mail : samuels@bps.go.id Telepon: 0911-353306, 342280 Berita Resmi Statistik No.05/06/81/Th. VI, 1 Juli 2015 10