RINGKASAN PENELITIAN

dokumen-dokumen yang mirip
STRUKTUR KALIMAT BAHASA INDONESIA DALAM KARANGAN DESKRIPSI MAHASISWA PROGRAM BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA.

PEMAKAIAN KALIMAT BAHASA INDONESIA DALAM BUKU TEKS SEKOLAH DASAR. oleh. Nunung Sitaresmi. Abstrak

OLEH DRA. NUNUNG SITARESMI, M.PD. FPBS UPI

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

BAB II KONSEP,LANDASAN TEORI, DAN TINJAUAN PUSTAKA. ekstrinsik; unsur dan hubungan itu bersifat abstrak dan bebas dari isi yang

Abstrak. Kata kunci: silogisme kategoris, kalimat, klausa. Latar Belakang Pelajaran kalimat merupakan dasar dari pelajaran mengarang.

MODEL PEMBELAJARAN STRUKTUR KALIMAT BAHASA INDONESIA BAGI PEMBELAJAR ASING (BIPA) OLEH DRA. NUNUNG SITARESMI, M.PD. FPBS UPI

Apa itu sintaksis Sitindoan: Sintaksis ialah cabang dari tata bahasa yang mempelajari hubungan kata atau kelompok kata dalam kalimat dan menerangkan h

BAB 1 PENDAHULUAN. Verba berprefiks..., Indra Haryono, FIB UI, Universitas Indonesia

PENULISAN KARYA ILMIAH

RENCANA PELAKSANAAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER ( R P K P S )

Oleh Septia Sugiarsih

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pendidikan Bahasa Indonesia di sekolah merupakan salah satu aspek

MODUL 4. Kalimat Efektif Kerja belum selesai, belum apa-apa (Chairil Anwar) ABSTRAK

DRA. NUNUNG SITARESMI, M.PD. FPBS UPI

Peningkatan Kemampuan Menulis Kalimat Sederhana Siswa Kelas II SDN Doda Melalui Metode Kartu Kata ABSTRAK

BAB I PENDAHULUAN. memiliki bahasa Indonesia sebagai identitas kebangsaannya. Bahasa Indonesia tidak

BAB I PENDAHULUAN. (sikap badan), atau tanda-tanda berupa tulisan. suatu tulisan yang menggunakan suatu kaidah-kaidah penulisan yang tepat

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Surat kabar sebagai media informasi dan publikasi. Surat kabar sebagai media

BAB I PENDAHULUAN. Permen Kis di produksi oleh PT Mayora Indah. Produk permen ini banyak

04/10/2016. Dengan bangga, kami mempersembahkan KALIMAT. Pertemuan 6

KALIMAT. Menu SK DAN KD. Pengantar: Bahasa bersifat Hierarki 01/08/2017. Oleh: Kompetensi Dasar: 3. Mahasiwa dapat menjelaskan kalimat

BAB II KAJIAN PUSTAKA

I. KAJIAN PUSTAKA. Kemampuan adalah kesanggupan seseorang menggunakan unsur-unsur kesatuan dalam

BAB 1 PENDAHULUAN. Realisasi sebuah bahasa dinyatakan dengan ujaran-ujaran yang bermakna.

BAB I PENDAHULUAN. Dalam berbahasa, kedua kemampuan tersebut, reseptif dan produktif, merupakan

BAB 1 PENDAHULUAN. Istilah klausa dalam dunia linguistik bukanlah hal yang baru. Namun,

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

BAB V PENUTUP. bahasa Jawa dalam bahasa Indonesia pada karangan siswa kelas VII SMPN 2

baca (tanda titik untuk kalimat deklaratif,tanda tanya untuk kalimat intorogatif,dan tanda seru untuk kalimat interjektif).

: Bahasa Indonesia dalam Psikologi. Kalimat

PELESAPAN FUNGSI SINTAKTIK DALAM KALIMAT MAJEMUK BAHASA INDONESIA THE ELLIPIS OF THE SYNTACTIC IN THE INDONESIAN LANGUANGE COMPOUND SENTENCE

BAB 1 PENDAHULUAN. terdiri dari wacana, kalimat, klausa, frasa, kata dan morfem. Dalam wujud

Modul ke: BAHASA INDONESIA. Ragam Bahasa. Sudrajat, S.Pd. M.Pd. Fakultas FEB. Program Studi Manajemen.

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

PENGARUH PENGUASAAN KOMPETENSI SINTAKSIS TERHADAP PRODUKSI KALIMAT EFEKTIF PADA KARANGAN EKSPOSISI

PEMBELAJARAN KALIMAT BAHASA INDONESIA DENGAN POLA SPIRAL PADA PROGRAM PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR, UPI KAMPUS SUMEDANG. Prana D.

ANALISIS KESALAHAN EJAAN PADA MAKALAH MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS PAMULANG

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER JAKARTA STI&K SATUAN ACARA PERKULIAHAN

KAJIAN ADJEKTIVA SERAPAN ASING DALAM MEDIA MASSA oleh Dra. Nunung Sitaresmi, M.Pd. FPBS UPI

BAB II KONSEP, LANDASAN TEORI, DAN TINJAUAN PUSTAKA. di luar bahasa, dan yang dipergunakan akal budi untuk memahami hal-hal tersebut

BAB I PENDAHULUAN. yang belum mengecap ilmu pengetahuan di sekolah atau perguruan tinggi

2. Punya pendirian, peduli sesama, berkomitmen dan bisa bertanggung jawab. Menurut aku, gentleman punya sifat yang seperti itu. Kalau punya pacar, dia

ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA OLEH SISWA ASING Oleh Rika Widawati

ANALISIS KELAS KATA DAN POLA KALIMAT PADA TULISAN CERITA PENDEK SISWA KELAS VIII C SMP NEGERI 2 SAWIT BOYOLALI ARTIKEL PUBLIKASI ILMIAH

BAB I PENDAHULUAN. Istilah sintaksis berasal dari bahasa Yunani (Sun + tattein) yang berarti

BAB II KONSEP, LANDASAN TEORI, DAN TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. gagasan dengan menggunakan bahasa tulis. Jika dibandingkan dengan

Oleh: Dwi Astuti Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Purworejo

BAB 5 SIMPULAN, IMPLIKASI, DAN SARAN. Berdasarkan analisis dokumen, analisis kebutuhan, uji coba I, uji coba II,

Kemampuan Siswa Kelas XI SMAN 8 Pontianak Menentukan Unsur Kebahasaan Dalam Teks Cerita Ulang Biografi

MAKALAH JURNAL PEMBELAJARAN MENULIS KALIMAT DENGAN TEKNIK MENYUSUN KATA ACAK SISWA KELAS III SDN TAMBUN 06 TAHUN PELAJARAN 2009/2010

Kemampuan Penggunaan Struktur Kalimat Terhadap Keterampilan Menulis Paragraf Deskripsi Siswa Kelas VII SMPN 3 Sungguminasa Kabupaten Gowa

Jenis Verba Jenis Verba ada tiga, yaitu: Indikatif (kalimat berita) Imperatif (kalimat perintah) Interogatif (kalimat tanya) Slot (fungsi)

KEMAMPUAN MENYUSUN KALIMAT MENJADI PARAGRAF SISWA KELAS V SD NEGERI2 LAMPASEH KABUPATEN ACEH BESAR. Dina Rizkina, Adnan, M. Yamin

BAB I PENDAHULUAN. gramatikal dalam bahasa berkaitan dengan telaah struktur bahasa yang berkaitan. dengan sistem kata, frasa, klausa, dan kalimat.

Analisis Fungsi Sintaksis Kata Apa dan Mana dalam Bahasa Indonesia

KALIMAT BAHASA INDONESIA DALAM TULISAN ARGUMENTASI SISWA KELAS X SMAN 3 KOTA SOLOK

BAB I PENDAHULUAN. dibandingkan komunikasi dalam bentuk tulisan. bahasa Indonesia ragam lisan atau omong.

BAB I PENDAHULUAN. kesistematisan dari jalan pikiran dan perasaan dalam bentuk tulis. Menurut Chaer dan

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Hidup bermasyarakat merupakan salah satu sifat manusia. Manusia tidak

ANALISIS BENTUK-BENTUK KLAUSA DALAM TAJUK RENCANA SURAT KABAR BATAM POS APRIL 2017 SKRIPSI

K BAB I PENDAHULUAN

SILABUS MATA KULIAH : SINTAKSIS

REALISASI STRUKTUR SINTAKSIS PROSES PEMBELAJARAN MAHASISWA IA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA STKIP PGRI BANGKALAN TAHUN AJARAN

ANALISIS STRUKTUR KALIMAT PADA SURAT PEMBACA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH SKRIPSI

BAB I PENDAHULUAN. sarana komunikasi. Dalam kehidupan sehari-hari manusia selalu. menggunakan bahasa dalam berbagai bentuk untuk mengungkapkan ide,

STRUKTUR KALIMAT BAHASA INDONESIA DALAM PUISI KONTEMPORER OLEH DRA. NUNUNG SITARESMI, M.PD. FPBS UPI Pendahuluan Dalam kehidupan sehari-hari, kita

Alat Sintaksis. Kata Tugas (Partikel) Intonasi. Peran. Alat SINTAKSIS. Bahasan dalam Sintaksis. Morfologi. Sintaksis URUTAN KATA 03/01/2015

BASINDO Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol 1 No 1 - April 2017 (14-24)

KORELASI PENGUASAAN STRUKTUR KALIMAT DENGAN KEMAMPUAN MENGARANG NARASI SISWA KELAS X SMA BUDI MULIA CILEDUG. Evawani Elisa

BAB I PENDAHULUAN. merupakan ungkapan manusia yang dilafalkan dengan kata-kata dalam. dan tujuan dari sebuah ujaran termasuk juga teks.

BAB I PENDAHULUAN. dapat berupa tujuan jangka pendek, menengah, dan panjang. Dalam mata

BAB V PENUTUP. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik kesimpulan

1. KALIMAT. 1. Satuan bahasa berupa kata/rangkaian kata yang dapat berdiri sendiri dan menyatakan makna yang lengkap. 2. Memiliki intonasi final.

BAB I PENDAHULUAN. bertujuan memberikan penguasaan lisan dan tertulis kepada para pembelajar

KALIMAT EFEKTIF DALAM BERKOMUNIKASI

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA KAMPUS CIBIRU PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR SILABUS

BAB II KAJIAN PUSTAKA. kuantitatif serta bertambahnya aspek psikis yang lebih bersifat kaulitatif. Dalam

Bentuk Tuturan Imperatif Bahasa Indonesia dalam Interaksi Guru-Siswa di SMP Negeri 1 Sumenep

EJAAN PADA KARANGAN SISWA KELAS XII SMA PERINTIS 1 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2012/2013

BAB 2 LANDASAN TEORETIS

ANALISIS RAGAM KALIMAT DAN LEVEL KEMAHIRAN MENULIS BAHASA INDONESIA DALAM KARANGAN MAHASISWA JURUSAN ASEAN STUDIES WALAILAK UNIVERSITY THAILAND

DESKRIPSI PENGGUNAAN JENIS KALIMAT PADA SISWA SDN BALEPANJANG 1 KABUPATEN WONOGIRI (KAJIAN SINTAKSIS)

Iin Pratiwi Ningsih Manurung Drs. Azhar Umar, M.Pd. ABSTRAK

Oleh Ratna Novita Punggeti

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan teknologi media massa berjalan dengan pesat saat ini.

Untuk STIKOM Bandung Tahun Nantia Rena Venus, S.S., M.I.Kom.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Dalam keseluruhan proses di sekolah, kegiatan pembelajaran merupakan. materi pelajaran dan tingkat perkembangan siswa.

BAB I PENDAHULUAN. orang dan urutan kedua adalah China dengan jumlah pembelajar Bagi

KONSTRUKSI KALIMAT DALAM KARANGAN MAHASISWA TRANSFER KREDIT YUNNAN MINZU UNIVERSITY (YMU) DI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA SKRIPSI

BAB 1 PENDAHULUAN. Dalam Bab 1 ini, penulis menjelaskan hal-hal yang menjadi latar belakang

BAB II KERANGKA TEORETIS, KERANGKA KONSEPTUAL, DAN PERTANYAAN PENELITIAN. Kerangka teoretis merupakan suatu rancangan teori-teori mengenai hakikat

STRUKTUR PELESAPAN SUBJEK DAN PREDIKAT PADA IKLAN RADIO SUARA MRAPEN ABADI PURWODADI

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara

SINTAKSIS. Sintaksis adalah menempatkan bersama-sama kata-kata menjadi kelompok kata atau kalimat. B. KATA SEBAGAI SATUAN SINTAKSIS

KLASIFIKASI EMOSIONAL DALAM UNGKAPAN BAHASA INDONESIA YANG MENGGUNAKAN KATA HATI

Transkripsi:

RINGKASAN PENELITIAN KONSTRUKSI KALIMAT BAHASA INDONESIA DALAM KARANGAN DESKRIPSI GURU-GURU SEKOLAH DASAR KABUPATEN CIAMIS OLEH DRA. NUNUNG SITARESMI, M.PD. FPBS UPI Penelitian yang berjudul Konstruksi Kalimat Bahasa Indonesia dalam Karangan Deskripsi Guru-guru Sekolah Dasar Kabupaten Ciamis ini menggunakan metode deskriptif. Data diperoleh dengan jalan meminta para guru membuat karangan deskripsi dengan topic-topik yang relevan dengan bidang studi yang diampunya. Sampel penelitian ini adalah sampel total, yakni seluruh karangan deskripsi berjumlah 40 buah karangan yang diuraikan ke dalam kalimat menjadi 1500 buah kalimat sempurna. Data tersebut dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kalimat dalam empat hal, yaitu (1) keragaman bentuk kalimat; (2) susunan fungsi kalimat tunggal; (3) pengelompokkan kalimat verbal dalam kalimat tunggal; dan (4) peran subjek pada kalimat verbal. Pengolahan data dilakukan secara kuantitatif dengan persentase. Dari hasil analisis data diperoleh kesimpulan sebagai berikut. 1. Karangan deskripsi yang dibuat para guru sebagian besar menggunakan kalimat majemuk, yakni berjumlah 1150 buah kalimat (76,67%) dan sebagian kecil menggunakan kalimat tunggal, yakni berjumlah 350 buah kalimat (32,73%). 2. Sebagian besar para guru menggunakan kalimat tunggal berpola KB + KK, yakni berjumlah 259 buah kalimat (74%) dan sebagian kecil menggunakan kalimat tunggal berpola KB + KS berjumlah 60 buah kalimat (17,14%); berpola KB + KB berjumlah 20 buah kalimat (5,71%); berpola KB + FP berjumlah 11 buah kalimat (3,14%). 3. Sebagian besar para guru SD dalam karangan deskripsi menggunakan kalimat susun biasa, yakni berjumlah 290 buah kalimat (82,86%) dan sebagian kecil menggunakan kalimat susun inversi, yakni berjumlah 60 buah kalimat (17,14%).

4. Berdasarkan kategori P-nya sebagian besar para guru menggunakan kalimat berkategori verbal, yakni berjumlah 259 buah kalimat (74%) dan sebagian kecil menggunakan kalimat berkategori adjektival, yakni berjumlah 60 buah kalimat (17,14%), berkategori nominal berjumlah 20 buah kalimat (5,71%), dan berkategori frasa preposisional berjumlah 11 buah kalimat (3,14%). 5.Berdasarkan kehadiran nomina pemerlengkap, sebagian besar para guru menggunakan kalimat transitif ekatransitif, yakni berjumlah 239 buah kalimat (92,38%), sebagian kecil menggunakan kalimat dwitransitif berjumlah 11 buah kalimat (4,25%) dan kalimat intransitive sebanyak 9 buah kalimat (3,47%). 6. Berdasarkan peran subjek pada kalimat verbal sebagian besar para guru menggunakan kalimat aktif, yakni berjumlah 227 buah kalimat (87,64%) dan sebagian kecil menggunakan kalimat pasif berjumlah 32 buah kalimat (12,36%). Dari kesimpulan tersebut, maka dapat dikemukakan saran sebagai berikut. 1. Sedapat-dapatnya para guru sebagai pengajar di SD banyak berlatih dalam membuat karangan khususnya karangan deskripsi dengan menggunakan kalimat yang tepat, baik dari segi strukturnya maupun dari segi maknanya. 2. Selain itu, para guru hendaknya sering berlatih menggunakan kalimat tunggal dengan baik. Dari data yang diperoleh para guru cenderung lebih sering menggunakan kalimat majemuk yang tidak efektif sehingga sukar untuk dicari maksud dari kalimat tersebut. 3. Dalam membuat karangan deskripsi kalimat yang digunakan sebaiknya kalimat efektif, yaitu kalimat yang jelas dan tepat tidak bertele-tele. Pendahuluan Bahasa adalah alat komunikasi yang sangat utama dan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Orang yang terampil menggunakan bahasa tentu saja dapat menjadi anggota masyarakat yang baik dan dapat menyesuaikan diri dengan teman sekelompoknya dengan cepat. Komunikasi dapat dilakukan dengan berbagai cara, baik dalam bentuk lisan maupun bentuk tulisan. Komunikasi akan berlangsung dengan baik apabila bahasa yang

digunakan oleh komunikator dapat dipahami dengan baik oleh komunikan. Kesalahpahaman sering terjadi akibat ketidaktepatan komunikan memaknai isi pesan komunikator. Jika hal ini terus berlangsung maka kegiatan komunikasi dapat terganggu. Dengan demikian, baik komunikator maupun komunikan harus memiliki penguasaan bahasa yang memadai agar kegiatan berkomunikasi dapat berjalan dengan baik. Meskipun orang mengetahui bahasa itu sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, namun tidak sedikit para pemakai bahasa tidak memperhatikan kaidah bahasa Indonesia. Berdasarkan latar belakang di atas, ada berbagai permasalahan yang dapat dirumuskan yaitu (1) keragaman bentuk kalimat apa sajakah yang sering digunakan oleh para guru dalam karangan deskripsi yang dibuatnya?; (2) susunan fungsi kalimat tunggal manakah yang sering digunakan para guru?; (3) pengelompokkan kalimat verbal bagaimanakah yang paling sering muncul dalam karangan deskripsi?; (4) peran subjek pada kalimat verbal bagaimanakah yang paling sering muncul? Penelitian ini bertujuan untuk (1) memperoleh gambaran besarnya intesitas penggunaan bentuk kalimat bahasa Indonesia yang terdapat dalam karangan deskripsi, (2) mengetahui susunan fungsi kalimat tunggal yang terdapat dalam karangan deskripsi, (3) memperoleh gambaran pengelompokkan kalimat verbal yang digunakan para guru, dan (4) mengetahui besarnya intensitas peran subjek (S) pada kalimat verbal yang terdapat dalam karangan deskripsi. Secara umum, manfaat dari penelitian ini yaitu dapat meningkatkan mutu pendidikan. Secara khusus, untuk meningkatkan mutu guru, yaitu guru-guru bahasa Indonesia yang mengajar di Sekolah Dasar. Kalimat Bahasa Indonesia Kalimat adalah bagian terkecil ujaran atau teks (wacana) yang mengungkapkan pikiran yang utuh secara ketatabahasaan. Dalam wujud lisan kalimat diiringi oleh alunan titinada, disela oleh jeda, diakhiri oleh intonasi selesai, dan diikuti oleh kesenyapan. Dalam bentuk tulisan, kalimat dimulai oleh hurup capital dan diakhiri dengan tanda titik, tanda Tanya, atau tanda seru. Di dalam kalimat disertakan pula berbagai tanda baca yang berupa spasi atau ruang kosong, koma, titik koma, titik dua, atau sepasang garis pendek yang mengapit bentu tertentu (Depdikbud, 1993).

Karangan Deskripsi Kata deskripsi berasal dari bahasa Latin describe berarti menulis tentang sesuatu atau membeberkan suatu hal. Kata deskripsi juga berasal dari bahasa Inggris description dari kata kerja to describe yang berarti melukiskan dengan bahasa. Hal tersebut menunjukkan bahwa deskripsi bertujuan melukiskan, membeberkan, atau memberikan sesuatu yang menjadi objek. Dengan demikian, deskripsi adalah suatu tulisan atau karangan yang bertujuan menggambarkan atau melukiskan pengalaman, pendengaran, perabaan, penciuman, dan perasaan situasi atau masalah. Pengindraan terhadap situasi, keadaan, atau masalah akan melahirkan gambaran atau lukisan yang bertumpu pada penglihatan, pendengaran, perabaan, penciuman, atau perasaan. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi diambil dari karangan deskripsi guru-guru SD di Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis yang berjumlah 40 buah karangan (1550 buah kalimat). Sampel yang diambil dari penelitian ini adalah sampel total yaitu 40 buah karangan (1550 buah kalimat). Hasil Penelitian Para guru sekolah dasar Kabupaten Ciamis dalam membuat karangan deskripsi lebih banyak menggunakan kalimat majemuk berjumlah 1150 buah kalimat (76,67%) daripada kalimat tunggal berjumlah 350 buah kalimat (23,33%). Dilihat dari pola dasar kalimat tunggal, guru lebih sering menggunakan kalimat dengan pola KB+KK yang berjumlah 259 kalimat (74%). Susunan kalimat tunggal yang terdapat dalam kaarangan deskripsi para guru ada dua, yaitu susun biasa yang berjumlah 2909 buah kalimat (82,86%) dan kalimat susun balik berjumlah 60 buah kalimat (17,14%). Dilihat dari kategori predikatnya, terdapat 4 kategori, yaitu kalimat yang berpredikat verbal berjumlah 259 buah kalimat (74%), adjectival berjumlah 60 buah kalimat (17,14%), nominal berjumlah 20 buah kalimat (5,71%), dan frasa preposisional berjumlah 11 buah kalimat (3,14%). Dilihat dari peran subjek pada kalimat verbal terdapat dua kalimat, yaitu

kalimat aktif berjumlah 227 buah kalimat (87,64%) dan kalimat pasif berjumlah 32 buah kalimat (12,36%). Kesimpulan dan Saran Berdasarkan analisis data diperoleh kesimpulan, yaitu (1) kalimat yang digunakan oleh guru lebih banyak menggunakan kalimat majemuk daripada kalimat tunggal, (2) kalimat yang digunakan oleh guru lebih banyak menggunakan pola KB+KK daripada pola yang lainnya, (3) susunan kalimat yang terdapat pada karangan para guru bersusun biasa dan bersusun balik (inversi), (4) berdasarkan kategori predikatnya terdapat empat macam kategori, yaitu kategori nominal, verbal, adjektival, dan frasa preposisional, (5) kalimat berdasarkan kehadiran nomina pemerlengkapnya terdiri dari kalimat eka trasitif, dwi transitif, dan intransitif, (6) berdasarkan peran subjek yang terdapat dalam kalimat terdapat dua kelompok, yaitu kalimat aktif dan kalimat pasif. Berdasarkan kesimpulan di atas dikemukakan beberapa saran sebagai berikut (1) sedapat-dapatnya para guru sebagai pengajar di sekolah dasar dalam membuat karangan deskripsi dengan menggunakan kalimat yang tepat, baik dari segi strukturnya, maupun segi maknanya, (2) para guru hendaknya sering berlatih menggunakan kalimat tunggal dengan baik. Dari data yang diperoleh para guru cenderung lebih sering menggunakan kalimat majemuk yang tidak efektif sehingga sukar untuk dicari maksud dari kalimat tersebut, (3) dalam membuat karangan deskripsi kalimat yang digunakan sebaiknya kalimat efektif, yaitu kalimat yang singkat, jelas, dan tepat. Daftar Pustaka Ahmad, HP. (1997). Sintaksis. Jakarta: Depdikbud. Arifin, E.Z. (2004). Cermat Berbahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Sarana Medyatama Sarana Perkasa. Chomsky, N. (1957). Synntactic Structures. Paris: The Hague Mounton. Damaianti, V.S. (2005). Sintaksis Bahasa Indonesia. Bandung: Pusat Studi Literasi. Hasan, A. (1998). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka. Kridalaksana, H. (2001). Kamus Linguistik. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Parera, J.D. (1996). Sintaksis. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Ramlan, M. (2001). Ilmu Bahasa Indonesia: Sintaksis. Yogyakarta: CV Karyono.

Sugono, D. (1997). Berbahasa Indonesia dengan Benar. Jakarta: Puspa Swara. Suparno. (2006). Keterampilan Dasar Menulis. Jakarta: Universitas Terbuka.