BAB XIII PENUTUP Kesimpulan

dokumen-dokumen yang mirip
BAB XIII KESIMPULAN DAN SARAN

DAFTAR PUSTAKA. Badan Standarisasi Nasional Sodium Bikarbonat. Sumber: Badan Standarisasi Nasional.

BAB XIV KESIMPULAN DAN SARAN

BABVIII KESIMPULAN. seefisien mungkin.

BAB XIV KESIMPULAN DAN SARAN

BAB XIII KESIMPULAN DAN SARAN

BAB XI KESIMPULAN 10.

BAB XIII KESIMPULAN DAN SARAN

DAFTAR PUSTAKA. Anggrahini, S Bahan Aditif dan Bahan Beracun. Yogyakarta: PAU Pangan dan Gizi Universitas Gadjah Mada.

DAFTAR PUSTAKA. Astawan, M Khasiat Warna Warni Makanan. Jakarta. PT. Gramedia Pustaka Utama.

13. Utilitas: a. Air sumur : 1993,8 liter/hari. b. Air minum: 66 liter/hari. c. Listrik : 176 kwh/hari. d. Solar : 120 liter/bulan. e.

BAB XIII PENUTUP Kesimpulan Saran

70 BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

BAB XIII KESIMPULAN DAN SARAN

BAB IV PEMBAHASAN. 2 tahun Gula. 3 tahun Margarin Blue Band. 1 tahun Telur. 10 hari Ragi Instan. 1 tahun Meises. 2 tahun Susu Bubuk

DAFTAR PUSTAKA. Badan Standarisasi Nasional Roti (SNI ). Jakarta: Daftar Standarisasi Nasional Indonesia.

PDF Created with deskpdf PDF Writer - Trial ::

LAPORAN AKHIR PROGRAM PENERAPAN IPTEKS

BAB XIII KESIMPULAN DAN SARAN

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

BAB XIII PENUTUP Kesimpulan

BAB IX KESIMPULAN. 1. Usaha INDIE PIE berdasarkan analisa faktor teknis dan ekonomi layak untuk didirikan dengan ketentuan sebagai berikut:

BAB XIII PENUTUP. I. PT. Berjaya Sekawanindo merupakan perusahaan yang bergerak dalam

LAPORAN AKHIR KEGIATAN IPTEK

1. Interaksi antara lama perendaman dan konsentrasi Ca(OH)2 berbeda nyata. 3. Pengaruh konsentrasi Ca(OHh berbeda nyata untuk kadar air, kadar abu,

8.1. Aspek Teknis Lokasi Area Unit Penggudangan dan Luas Gudang

c, total asam, total padatan terlarut, ph, tel-;stur,

V. SIMPULAN DAN SARAN

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

BAB XII KESIMPULAN DAN SARAN

13BAB XIII KESIMPULAN DAN SARAN

I. Penambahan kombinasi CMC dan pektin tidak berpengaruh nyata terhadap. 2. Penambahan kombinasi CMC dan pektin berpengaruh nyata terhadap

BAB XIII KESIMPULAN DAN SARAN

BABVI KESIMPULAN DAN SARAN. terhadap kadar air, viskositas, % drip, dan uji wama dengan Lovibond

PROSES PEMBUATAN BISKUIT ORIORIO VANILA DI PT. SIANTAR TOP, Tbk WARU-SIDOARJO LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI PENGOLAHAN PANGAN

BAB IX KESIMPULAN. A. Proses dan Teknik : Jl. Darmo Permai Utara II no. 40, Surabaya

LAPORAN AKHIR PROGRAM IPTEKS BAGI MASYARAKAT

Pembuatan Cake Kacang Tunggak (Vigna Unguiculata) Dengan Pencampuran Tepung Gandum

V. KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan hasil penelitian tortilla chips kombinasi jagung dan tepung kepala

KAJIAN PEMBUATAN FLAKES PORANG (Amorphophallus. Oncophyllus) YANG DIPERKAYA TEPUNG DARI KACANG. HIJAU (Phaseolus Radiatus)

I PENDAHULUAN. Hipotesis Penelitian, Tempat dan Waktu Penelitian. dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan bernilai gizi tinggi seperti kacang

PEMBUATAN COOKIES DARI TEPUNG KOMPOSIT (Kajian Proporsi Tepung: Jagung, Ubi Jalar, Terigu dan Penggunaan Pemanis: Sorbitol, Sukrosa)

PEMBUATAN ROTI TAWAR DARI TEPUNG SINGKONG DAN TEPUNG KEDELAI

BAB XIII KESIMPULAN DAN SARAN

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

BAB XIII KESIMPULAN DAN SARAN

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

I PENDAHULUAN. Penelitian merupakan sebuah proses dimana dalam pengerjaannya

jalar dan lama fermentasi ketan terhadap terhadap kadar air, rendemen, kadar pati, 3. Berdasarkan pada hasil anal isa organoleptik dengan

VI. KESIMPULAN DAN SARAN. terhadap daya simpan dan kualitas samba! tauco yang meliputi penilaian

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

KAJIAN PENGARUH PENEPUNGAN TEPUNG UBI JALAR YANG SESUAI UNTUK MENSUBSTITUSI TEPUNG TERIGU TERHADAP KARAKTERISTIK BISKUIT YANG DIHASILKAN

PROSES PENGOLAHAN SNACK DENGAN METODE EKSTRUSI DI PT. WIJAYA KUSUMA LANGGENG SINGOSARI-MALANG LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI PENGOLAHAN PANGAN

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

BABVI PENUTUP. 5. Semakin lama waktu penyimpanan, semakin tinggi pula nilai ph dan. kadar N-arnino rninurnan sari kedelaijagung.

PENGANEKARAGAMAN PRODUK GULA KELAPA MENJADI GULA SEMUT DENGAN PENGEMASAN SEBAGAI PRODUK PARIWISATA DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENDAPATAN PENGRAJIN

Bentuk pabrik pengolahan minuman teh rasa apel yang direncanakan adalah Perseroan Terbatas (PT). Hal ini dikarenakan kebutuhan modal dalam jumlah

LAPORAN AKHIR PROGRAM IPTEKS BAGI MASYARAKAT

BABX KESIMPULAN. 3. Pabrik terletak di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Kabupaten

DAFTAR PUSTAKA. Afriyanto, E Pengawasan Mutu Pangan Jilid 1. Direktorat Pembinaan SMK. Departemen Pendidikan Nasional.

LAPORAN AKHIR PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT TAHUN 2009

perorangan ini menggunakan bentuk Usaha Dagang (UD). Jalannya suatu perusahaan secara keseluruhan adalah tanggung jawab direktur. Struktur organisasi

PROSES PENGOLAHAN SNACK DAN COOKIES DI UD SARINDOFOOD SIDOARJO

BAB XIII KESIMPULAN Kesimpulan

IPTEKS BAGI MASYARAKAT ( I b M) PADA KELOMPOK TANI BUDIDAYA JAMUR KONSUMSI SUBUR MAKMUR DESA PARONGPONG KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN BANDUNG

BAB XIII KESIMPULAN DAN SARAN

PENGARUH JENIS KEMASAN YANG BERBEDA TERHADAP MUTU DENDENG LUMAT IKAN PATIN (Pangasius hypopthalmus) SELAMA PENYIMPANAN PADA SUHU KAMAR.

NUTRIFIKASI TIWUL INSTAN DENGAN TEPUNG TELUR (KAJIAN DARI KADAR PROTEIN DAN SIFAT ORGANOLEPTIK) KARYA TULIS ILMIAH

PROSES PEMBUATAN BISKUIT DI PT UNITED WARU BISCUIT MANUFACTORY (PT UBM) WARU-SIDOARJO LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI PENGOLAHAN PANGAN

PENGARUH FORMULASI TERHADAP KUALITAS NUGGET IKAN KAKAP PUTIH (Lates calcarifer) SKRIPSI

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

PENGARUH LAMA PERENDAMAN DAN PEREBUSAN TEKANAN TINGGI TERHADAP KUALITAS FISIK DAN KIMIA MARNING JAGUNG SKRIPSI

DAFTAR PUSTAKA. Alekawa Pencahayaan Ruangan. (10 Februari 2011).

PERENCANAAN UNIT PENGGUDANGAN PADA PABRIK PENGOLAHAN BISKUIT MANIS DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 2,0 TON TEPUNG TERIGU/HARI

Formulasi Roti Tawar dengan Subtitusi Tepung Ubi Jalar dan Tepung Tempe Kedele (Kajian terhadap Kualitas Kimiawi Roti Tawar)

DAFTAR PUSTAKA. Arpah Penentuan Kedaluwarsa Produk Pangan. Program Studi Ilmu Pangan, Institut Pertanian Bogor.

Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat. 1. Penambahan konsentrasi tanin memberikan pengaruh yang

DAFTAR PUSTAKA. Atherton, H.V. and J.A Newlander., Chemistry and Testing of Dairy. Hall, Inc., Englewood Cliffs, New Jellse, 1982.

gum terhadap kadar air

BABI PENDAHULUAN. PT. United Waru Biscuit Manufactory (PT. UBM) pada awalnya adalah

BABVI KESIMPULAN DAN SARAN

NASKAH PUBLIKASI. KUALITAS BISKUIT DENGAN KOMBINASI TEPUNG PISANG KEPOK PUTIH (Musa paradisiaca forma typica) DAN TEPUNG TEMPE

PENGARUH PEMAKAIAN BEBERAPA JENIS TEPUNG PADA LEVEL BERBEDA TERHADAP NILAI GIZI DAN ORGANOLEPTIK BAKSO ITIK AFKIR SKRIPSI DETIK RENA KNS

PENGARUH PERBANDINGAN TEPUNG TERIGU DAN TEPUNG PATI GARUT (Maranta Arundinacea L) PADA DAYA KEMBANG DAN DAYA TERIMA DONAT NASKAH PUBLIKASI

I PENDAHULUAN. Pemikiran, 1.6 Hipotesis Penelitian, dan 1.7 Tempat dan Waktu Penelitian.

LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI PENGOLAHAN PANGAN PROSES PENGOLAHAN BISKUIT DI PT. UNITED WARU BISCUIT MANUFACTORY WARU - SIDOARJO

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

1 I PENDAHULUAN. Pemikiran, (6) Hipotesis Penelitian, dan (7) Waktu dan Tempat Penelitian.

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

PENGARUH VARIETAS BUAH APEL DAN PROPORSI TEPUNG KETAN TERHADAP KUALITAS JENANG APEL

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN

IbM PENGRAJIN KUE BAGIAK DI KABUPATEN BANYUWANGI. Herlina dan Triana Lindriati

PROSES PENGOLAHAN MALKIST SALUT COKLAT DI PT. GARUDAFOOD PUTRA PUTRI JAYA GRESIK JAWA TIMUR LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI PENGOLAHAN PANGAN

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER dan BAHAN AJAR ILMU DAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN TELUR. Oleh Indratiningsih

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

BAB XII TUGAS KHUSUS

PROSES PRODUKSI WAFER STICK DI PT. PANCA SEJATI MITRA DINAMIKA SIDOARJO LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI PENGOLAHAN PANGAN

BABXI TUGAS KBUSUS. Togas yang diberikan adalah mempelajari berbagai macam pengaruh baban

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

Transkripsi:

BAB XIII PENUTUP 13.1. Kesimpulan 1. PT UBM Waru-Sidoarjo merupakan salah satu industri pengolahan pangan yang telah menjalankan prinsip-prinsip modern dalam proses produksi dan telah memenuhi standar mutu yang berlaku untuk produk biscuit sehingga mendapatkan kepercayaan dari konsumen. 2. PT UBM merupakan industri pengolahan biskuit yang kapasitas produksinya meningkat dari tahun-ke tahun. 3. PT UBM telah menghasilkan lebih dari 50 jenis produk biskuit dengan berbagai merk antara lain Arrow Brand, UBM, Hock Guan, Rosario, Tri Gajah, Borneo, Arrow, dan Pesawat. 4. PT UBM menerapkan sistem organisasi garis dan staf dengan jumlah tenaga kerja sebanyak lebih dari 1000 orang. 5. PT UBM memiliki tata letak fasilitas yaitu product layout. 6. PT UBM menyimpan bahan baku, bahan pembantu, produk jadi, dan bahan pengemas dalam gudang penyimpanan dengan sistem FIFO. 7. PT UBM memproduksi biskuit asin, biskuit manis, wafer, dan bunga gem secara kontinyu dan berdasarkan pesanan. 8. Sanitasi yang dilakukan oleh PT UBM meliputi sanitasi ruang produksi dan gudang, ruang kantor, pekerja, mesin dan peralatan, serta lingkungan sekitar. 9. PT UBM melakukan pengolahan limbah industri terutama terhadap limbah cair. 127

128 10. PT UBM melakukan pengawasan mutu terhadap proses produksi dan produk biskuit yang dihasilkan. 11. Segmentasi pasar di PT UBM bersifat universal, dimana daerah pemasarannya meliputi pasar dalam negeri dan luar negeri. 13.2. Saran 1. Perlu adanya peningkatan kesadaran dari para pekerja mengenai sanitasi pekerja. Seragam dan kelengkapan kerja (seperti topi, masker) sebaiknya tidak dikenakan di luar area produksi. 2. diperlukan tempat khusus untuk meletakkan seragam dan kelengkapan kerja apabila karyawan hendak meninggalkan area produksi. 3. Pada gudang produk akhir, perlu adanya pemberian sekat pembatas untuk tiap jenis produk agar tidak terjadi kontaminasi silang seperti kontaminasi flavor aroma. 4. Perlu diperhatikan mengenai tumpukan-tumpukan produk akhir yang terlalu tinggi yang dapat merusak kondisi fisik produk yang dikemas. Dan juga tumpukan bahan baku seperti terigu agar tidak terlalu tinggi karena dapat mengakibatkan kemasan terigu khususnya tumpukan paling bawah pecah/ bocor. 5. Melakukan peningkatan promosi dan pemasaran produk seperti melalui media televisi, media cetak dan pameran makanan (EXPO) untuk memperluas jangkauan pemasaran.

DAFTAR PUSTAKA Ahyari, A. 1998. Manajemen Industri (Perencanaan Sistem Produksi). Yogyakarta: Badan Penelitian Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada. Anonimous 1. 2006. Kraker dan Cookies. http://www.ebookpangan.com/artikel/kraker%20%20dan% 20%20COOKIES.pdf Anonimous 2. 2008. Mengenal Berbagai Macam Tepung. http://mommygadget.com/2008/07/16/. Assauri, S. 1980. Manajemen Produksi. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Buckle, K. A., R. A. Edwards, G. H. Fleet, M, Wootton. 1987. Ilmu Pangan (Poernomo, H. dan Adiono, Penerjemah). Jakarta : UI-Press. Charley, H. 1982. Food Science. 2 nd edition. Toronto, Canada: John Willey and Sons, Inc. Cornel, N. 1985. Keteknikan Pabrik dalam Suatu Sistem Manajemen Indonesia. Jakarta: CV. Akademika Presindo. Departemen Perindustrian. 2004. Standart Nasional Indonesia (SNI) Standart Mutu Biskuit (SNI 01-2973-1992). Jakarta: Departemen Perindustrian. Desrosier, N. W. 1988. Teknologi Pengawetan Pangan. UI-Press. Jakarta. Dewi, Maria Erestiana. 1999. Pengaruh Penggunaan Tepung Sukun dalam Pembuatan Kue Kering (Cookies). Surabaya: Seminar Problematik, Program Studi teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Dewi, Maria Erestiana. 1999. Kajian Pengaruh Proporsi Tepung Sukun- Tepung Maizena terhadap Sifat Fisikokimia dan Organoleptik Biskuit Manis. Surabaya: Skripsi, Program Studi Teknologi Pangan, 129

130 Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Direktorat Gizi Departemen Kesehatan RI. 1996. Daftar Komposisi Bahan Makanan. Jakarta: Bratama. Hagan, A.T. 1997. Yeast. http://www.troubledtimes.com/tfood26a.htm. Hasibuan, M. 1995. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT. Gunung Agung. Hui, Y.H. 1992. Encyclopedia of Food Science and Technology, Vol 2. New York: John Willey and Sons, Inc. Hubeis, M. 1994. Pemasyarakatan ISO 9000 untuk Industri Pangan di Indonesia. Buletin Teknologi dan Industri Pangan. Vol. (3). Fakultas Teknologi Pertanian, IPB Bogor Inglett, 1974. Wheat: Production and Utilization. Westport, Connecticut: The AVI Publishing Company, Inc. Jennie, Betty.S.L. 1988. Sanitasi Dalam Industri Pangan. Bogor: Institut Pertanian Bogor. Kamarijani. 1983. Perencanaan Unit Pengolahan Hasil Pertanian. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada. Kartika, B. 1990. Dasar-Dasar Pengendalian Mutu dalam Industri Pertanian. Yogyakarta: Pangan Antar Universitas Pangan dan Gizi, Universitas Gadjah Mada. Kartika, B. 1991. Uji Mutu Pangan. Yogyakarta : PAU Pangan dan Gizi Universitas Gadjah Mada. Kent Jones, D. W. and J. A. Amos. 1975. Modern Cereal Chemistry. London: Food Trade Press, Ltd. Ketaren. 1986. Minyak dan Lemak Pangan. Jakarta : Universitas Indonesia- Press.

131 Koswara, Sutrisno. 2006. Sukun Sebagai Cadangan Pangan Alternatif. http://www.ebookpangan.com/artikel/potensi%20sukun%2 0SEBAGAI%20CADANGAN%20PANGAN%20NASIONAL%20. pdf Kotler, P dan Armstrong, Gary. 1997. Prinsip-prinsip Pemasaran. Jakarta: Erlangga. Makfoeld. 1982. Deskripsi Pengolahan Hasil Nabati. Yogyakarta: Agritech. Manley, D. 1998. Technology of Biscuit, Crackers and Cookies. Washington DC: CRV-Press. Matz, S. A. 1972. Cookie and Cracker Technology. Connecticut: The AVI Publishing Co. Mc. Williams. 1974. Food Fundamental. 2 nd Wiley and Sons. edition. New York: John Mutya, Maya. 1997. Kajian Jenis Tepung Pensubtitusi Pada Formula Biskuit Marie. Surabaya: Skripsi, Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Nuraini. 2004. Pengolahan Tepung Ubi Jalar dan Produk-produknya untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pedesaan. http://www.rudyct.com/pps702-ipb/09145/nuraini.pdf Poerwadarminta, W. J. S. 1976. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka. Pomeranz, Y. 1991. Functional Properties of Food Components, 2 nd ed. United States of America: Academic Press, Inc. Pomeranz, Y. dan Shellenberg J. A. 1971. Bread Science and Technology. Westport, Connecticut: The AVI Publishing Company, Inc. Purnawijayanti, H. A. 2001. Sanitasi Higiene dan Keselamatan Kerja dalam Pengolahan Makanan. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

132 Putri, Maria dan Debby Natalia. 2009. Pengaruh Subtitusi Tepung Ubi Kayu Terhadap Karakteristik Biskuit. Surabaya: Tugas Teknologi Pengolahan Roti Kue, Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Ranupandjojo. 1980. Dasar-Dasar Pengolahan Air Limbah. Jakarta: Universitas Indonesia Press. Reksohadiprodjo, S dan I. Gitosudarmo. 1999. Manajemen Produksi. Yogyakarta: BPFE. Robertson, G,L. 1993. Food Packaging, Principles and Practice. New York: Marcell Dekker Inc. Saladin. 1996. Unsur-unsur Inti Pemasaran. Bandung : Mandar Maju. Sardjoko. 1991. Bioteknologi: Latar Belakang dan Beberapa Penerapannya. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Sarwoto, 1985. Dasar-Dasar Organisasi dan Managemen. Jakarta: Ghalia Indonesia. Soekarto, S.T. 1990. Dasar-dasar Pengawasan dan Standarisasi Mutu Pangan. PAU Pangan Dan Gizi. IPB Press. Bogor Stauffer, J.E. 1988. Quality Assurance of Food: Ingredient, Processing and Distribution. Westport, Connecticut: Food and Nutrition Press, Inc Suarni. 2009. Prospek Pemanfaatan Tepung Jagung untuk Kue Kering (cookies). ttp://www.pustaka-deptan.go.id/publikasi/p3282094.pdf Sudarmadji, S., B. Haryono, Suhardi. 1996. Analisa Bahan Makanan dan Hasil Pertanian. Yogyakarta: Liberty. Sultan, W.J. 1969. Practical Baking Manual for Instruction and Student. Connecticut: The AVI Publishing. Suprianto, W. 2006. Formulasi dan Ingridien Biskuit Berkualitas dalam majalah Food Review referensi industri dan teknologi pangan Indonesia vol 1. No 7. Agustus 2006.

133 Susanto, T. dan Yunianta. 1987. Teknologi Bahan Makanan. Malang: Universitas Brawijaya. Susanto, T. dan N. Sucipta. 1993. Teknologi Pengemasan Bahan Makanan. Blitar: CV. Family. Susanto, T. dan N, Saneto. 1995. Teknologi Pengemasan Bahan Makanan. Blitar: CV. Famili. Suyitno. 1986. Bahan-Bahan Pengemas. Yogyakarta: Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi Universitas Gajah Mada. Swastha, B dan Irawan. 1990. Manajemen Pemasaran Modern. Lembaga Manajemen Akademi Perusahaan. Yogyakarta: YKPN. Syarief, R, S. Santausa, St. Isyana B. 1989. Teknologi Pengemasan Pangan. Bogor: Laboratorium Rekayasa Proses Pangan dan Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi Institut Pertanian Bogor. Wade, P. 1988. Biscuits, Cookies, and Crackers. Vol 1: The Principles of The Crafts. London: Blackie Academic and Professional. Wahyono. 1990. HFS dan Industri Ubi Kayu. Jakarta: PT. Gramedia. Whiteley, P.R. 1971. Biscuit Manufacture. London: Applied Science Publishing Ltd. Winardi. 1993. Manajemen Pemasaran. Bandung : CV. Sinar Baru. Winarno, F.G. 1997. Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama. Winarno, F. G. 2002. Flavor bagi Industri Pangan. Bogor: M-Brio Press. Zabik, M. E. 1999. World Book Standart Edition. United States of America: IBM. Zuraida, Nani., S. Yati. 2001. Usahatani Ubi Jalar sebagai Bahan Pangan Alternatif dan Diversifikasi Sumber Karbohidrat http://www.indobiogen.or.id/terbitan/agrobio/abstrak/agrobio_vol4_n o1_2001_13-23.php