CONSISTENCY & REPLICATION. Sistem terdistribusi week 7

dokumen-dokumen yang mirip
Replikasi adalah suatu teknik untuk melakukan copy / pendistribusian data dan objek-objek dalam melaksanakan sinkronisasi antara objek sehingga

Consistency and Replication

TSI Perbankan REPLIKASI

SHARE DATA & TRANSACTION

Replikasi. Ridzky Novasandro, Alvian Edo Kautsar, Jurusan Teknik Elektro FT UGM, Yogyakarta

Administrasi Basis Data Replikasi. Yoannita

- File server pertama kali dikembangkan tahun 1970

DISTRIBUTED FILE SYSTEMS

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

Gambar 1. Service terdistribusi

FILE SERVICE DAN NAME SERVICE

DISTRIBUTED FILE SYSTEM. Sistem terdistribusi week 11

Replikasi. Aloysius S Wicaksono, Glagah Seto S Katon, Jurusan Teknik Elektro FT UGM, Yogyakarta

Operating System. File System. Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika Universitas Pasundan. Dosen : Caca E. Supriana, S.Si

FILE SERVICE DI DALAM SISTEM INFORMASI TERDISTRIBUSI

Distributed System. Seven Distributed File Systems. Genap 2011/2012

Pembandingan Metode Backup Database MySQL antara Replikasi dan MySQLDump

Bab 10. Implementasi Sistem File POKOK BAHASAN: TUJUAN BELAJAR: 10.1 STRUKTUR SISTEM FILE

Operating System. I/O System. Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika Universitas Pasundan. Dosen : Caca E. Supriana, S.Si

DEGI PANJU ANANDIA Dosen Pembimbing Ary Mazharuddin Shiddiqi, S.Kom, M.Comp.Sc

SINKRONISASI. Sistem terdistribusi week 5

4. SISTEM OPERASI TERDISTRIBUSI

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

IMPLEMENTASI REPLIKASI DATA SISTEM INFORMASI AKADEMIK STMIK PROFESIONAL MAKASSAR

SISTEM OPERASI TERDISTRIBUSI

KONSEP DATABASE ORACLE BKPM 1


SISTEM TERDISTRIBUSI. Agenda : - Pengantar Sistem Terdistribusi - Karakteristik Sistem Terdistribusi - Model Sistem Terdistribusi. Yuli Purwati, M.

PERMINTAAN HALAMAN PEMBUATAN PROSES

Rancang Bangun File System Menggunakan Andrew File System dengan Cache Based dalam Level User Space

PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 4 SINKRONISASI DATA

Ari Angga Wijaya

Nama resource (untuk pemanggilan), Alamat (lokasi resource tsb), Rute (bagaimana mencapai lokasi tsb).


Bab 2 Tinjauan Pustaka

Teknik Informatika Universitas Pasundan. Caca E. Supriana, S.Si.,MT.

6/26/2011. Database Terdistribusi. Database Terdesentralisasi

Administrasi Basis Data. Transaksi dan Lock. Yoannita

Sistem Basis Data Terdistribusi Arif Basofi

DISTRIBUSI DATA KEPENDUDUKAN DI KOTA GORONTALO MENGGUNAKAN METODE REPLIKASI DATABASE DENGAN TEKNIK SINGLE MASTER REPLICATED

Bab 1. Pengenalan Sistem Terdistribusi

Database Terdistribusi. by: Ahmad Syauqi Ahsan

1. PENGENALAN SISTEM TERDISTRIBUSI

BAB I PENDAHULUAN BAB 1 PENDAHULUAN

BAB 2 LANDASAN TEORI. menyediakan layanan ke komputer lain melalui koneksi jaringan. Server dapat

Pertemuan XII Distributed Database Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika. Caca E. Supriana, S.Si.,MT.

Penguraian Naming Domains untuk mengakses resource dari URL URL Resolution via DNS.

BAB 1 PENDAHULUAN. dengan alat/device yang dipasang (attached) secara langsung, seperti cardreader

Bab 5. File Service. Atribut File Nama yaitu menentukan nama file yang dimaksud Tipe

Kebutuhan ini muncul karena sumber tersebut digunakan secara bersama

PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 5 DISTRIBUSI DAN FRAGMENTASI DATA

Otomatisasi Failover pada Standby Database menggunakan Internet Control Message Protocol (ICMP)

Ainul Fuad Farhan

Sistem Terdistribusi. Silabus

I. Pengenalan Samba. Heri Susanto Lisensi Dokumen:

BASIS DATA TERDISTRIBUSI

STUDI DAN EKSPLORASI TEKNIK FAILOVER CLUSTER UNTUK MEMINIMALKAN DOWNTIME PADA WEB SERVER

TSI Perbankan MANAJEMEN DATA LOCK. Obyektif : 1. Mengetahui konsep lock 2. Mengetahui konsep share pada file database. AS/400 hal. B.

Domain & Web Hosting. Wisnu Hera

M. Choirul Amri

ARSITEKTUR SISTEM. Alif Finandhita, S.Kom, M.T. Alif Finandhita, S.Kom, M.T 1

Sofiyan Arif Kurniawan

Kusnawi, S.Kom, M.Eng

Laporan Resmi Praktikum Administrasi Jaringan FTP DAN SAMBA SERVER

1. Hardware terdistribusi. 2. Program terdistribusi. Nama : Gede Doddi Raditya Diputra NIM : Kelas : 5.C

Making Provisions for Applications and Services

1. BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Penerapan Mekanisme Callback Pada Rancang Bangun File System Menggunakan Andrew File System

REVIEW KARAKTERISTIK DAN MODEL SISTEM TERDISTRIBUSI

PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 5 DISTRIBUSI DAN FRAGMENTASI DATA

PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL VI FAILOVER CLUSTER

KONSEP MOUNTING, SHARING dan PROTEKSI

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI GOOGLE GEARS PADA WINDOWS MOBILE DENGAN STUDI KASUS WEB PENJUALAN BARANG PRANESTI NOVITASARI

SISTEM BASIS DATA BACKUP DAN RECOVERY. Backup Data. Restore Data. DENI HERMAWAN Informatika

TUGAS JARINGAN KOMPUTER

RECOVERY SYSTEM. Sistem Basis Data. Gentisya Tri Mardiani, S.Kom., M.Kom

Nama : Putra Adi Nugraha dan Priska Kalista Kelas : B

Pengertian [1] naming context.

PENGAMANAN SISTEM basis DAta

SISTEM BASIS DATA 2. WAHYU PRATAMA, S.Kom., MMSI.

Konsep Dasar Sistem Operasi

1. Disk Schedulling 2. Buffering

MERANCANG WEB DATA BASE UNTUK CONTENT SERVER

Kelompok 1. Anggota : BOBBY KURNIAWAN NIA FITRIANA ARI FEBRYANSYAH DIAN ULUMIA ORIN HARITSA YASSER

Sistem Jaringan Terdistribusi

BAB II LANDASAN TEORI

Sistem Terdistribusi 2. Model arsitektur Terdistribusi

SISTEM OPERASI. CSP 2702 Semester/SKS : 4/3 Program Studi : Sistem Komputer Kamis, Ruang : P-22

SISTEM OPERASI. CSP 2702 Semester/SKS : 3/3 Program Studi : Sistem Komputer Kamis, Ruang : P-22

MODUL 2 KOMPONEN, LAYANAN SISTEM OPERASI M. R A J A B F A C H R I Z A L - S I S T E M O P E R A S I - C H A P T E R 2

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

Oracle Case Study HIGH AVAILABILITY. Oleh: Ahmad Syauqi Ahsan

BAB III ANALISIS PERMASALAHAN

Basis Data 2. Database Client / Server. Arif Basofi, S.Kom. MT. Teknik Informatika, PENS

BAB II LANDASAN TEORI. diperlukan dalam pembangunan website e-commerce Distro Baju MedanEtnic.

BAB III TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB ADMIN SERVER

Model Sistem Terdistribusi

Sistem Terdistribusi 1 Introduction. Pengantar Sistem Terdistribusi

BAB II LANDASAN TEORI

Transkripsi:

CONSISTENCY & REPLICATION Sistem terdistribusi week 7

Outline Konsep dasar replikasi Konsistensi dalam sister Model konsistensi Protokol dalam konsistensi

Konsep Dasar Replikasi Replikasi adalah suatu teknik untuk melakukan copy dan pendistribusian data dan objek-objek serta melaksanakan sinkronisasi antara objek sehingga konsistensi data dapat terjamin.

Konsep Dasar Replikasi Keuntungan replikasi : replikasi mendukung ketersediaan data setiap waktu dan dimanapun diperlukan. Secara umum dibagi 2 : Reliability performance

Konsep Dasar Replikasi Reliability : Satu sistem, atau bahkan lebih dari satu, dapat terjadi tabrakan tanpa akses ke data yang mengalami interrupt. Memiliki salinan data dan mengijinkan data yang corrupt agar mudah dalam proses pendeteksian dan perbaikan. Performance beberapa salinan data dapat membantu dari sisi skala sehingga mampu menangani sistem yang lebih besar menangani client.

Konsep Dasar Replikasi Keuntungan lain : Memungkinkan beberapa lokasi menyimpan data yang sama. Aplikasi transaksi online terpisah dari aplikasi pembacaan Memungkinkan otonomi yang besar. Data dapat ditampilkan seperti aplikasi berbasis Meningkatkan kinerja pembacaan Membawa data mendekati lokasi pengguna. Penggunaan replikasi sebagai bagian dari strategi standby server.

Konsep Dasar Replikasi Replikasi diperlukan bila : Meng-copy dan mendistribusikan data dari satu atau lebih lokasi Mendistribusikan hasil copy data berdasarkan jadwal Mendistribusikan perubahan data ke server lain Memungkinkan beberapa pengguna di beberapa lokasi untuk melakukan perubahan dan kemudian menggabungkan data yang telah dimodifikasi Membangun aplikasi data yang menggunakan perlengkapan online maupun offline Membangun aplikasi Web sehingga pengguna dapat melihat volume data yang besar.

Merencanakan Replikasi Pertimbangan dalam perencanaan replikasi : Kebutuhan data yang akan diubah dan siapa yang mengubah Pendistribusian data memerlukan konsistensi, otonomi dan kesinambungan Kelengkapan replikasi yang meliputi kebutuhan user, infra struktur teknik,jaringan dan keamanan serta karakteristik data Jenis replikasi dan pilihannya Topologi replikasi dan bagaimana mewujudkannya agar sesuai dengan jenis replikasi

Jenis - jenis Replikasi Snapshot replication : Mendistribusikan data yang dapat dilihat pada saat tertentu tanpa melakukan update. Biasanya digunakan pada saat memerlukan tampilan data (read-only) seperti : daftar harga, katalog, data yang digunakan untuk pengambilan keputusan

Jenis - jenis Replikasi Replikasi snapshot ini membantu pada saat : data sebagian besar statis dan tidak sering berubah dapat menerima copy data yang telah melewati batas waktu yang ditentukan datanya sedikit

Jenis - jenis Replikasi Transactional replication : Memelihara kekonsistenan transaksi yang terjadi Merge replication : Merge replication memungkinkan pengguna bekerja dan merubah data sesuai dengan wewenangnya. Pada saat server tidak dikoneksikan ke seluruh lokasi dalam topologi, replikasi merubah ke nilai data yang sama.

Konsistensi dalam Sister Konsistensi semantik menunjukkan karakteristik sistem yang menspesifikasi semantik dari pengguna ganda yang mengakses berkas yang sama secara simultan. Konsistensi semantik berhubungan langsung dengan algoritma pada proses sinkronisasi.

Konsistensi dalam Sister Beberapa contoh penting konsistensi semantik : UNIX Semantics. Apa yang ditulis pengguna pada sebuah open berkas dapat dilihat pengguna lain yang juga sedang membuka berkas yang sama Sharing memungkinkan pengguna untuk berbagi pointer Session Semantics. Apa yang ditulis pengguna pada sebuah open berkas tidak dapat dilihat pengguna lain yang juga sedang membuka berkas yang sama. Setelah berkas itu di-close, perubahan yang terjadi karena ada pengguna yang menulis berkas dapat dilihat. Immutable-Shared Files Semantics. Sebuah immutable berkas tidak dapat dimodifikasi. Walaupun beberapa pengguna mengakses immutable file, isi berkas tidak dapat diubah.

Konsistensi dalam Sister Jenis model konsistensi : 1. Model konsistensi berpusat pada data (Data- Centric Concistency Models) 2. Model konsistensi berpusat pada client (Client- Centric Concistency Models)

(Data- Centric Concistency Models) Fokus pada proses Read dan Write pada data yang di-share. Contoh: shared filesystem,memory space,database. Konsistensi model ini terjadi antara proses dan penyimpanan data,

(Data- Centric Concistency Models) Model konsistensi dapat membatasi nilai pada saat proses Read sehingga proses pengembalian data data dapat dilakukan. Beberapa diantaranya dibatasi, semakin terbatas pembatasan nilai yang ada semakin mudah diterapkan.

(Data- Centric Concistency Models) Sequential consistency (Lamport, 1979): digunakan untuk shared memory pada sistem multiprosesor. Dalam data store dikatakan sequentialy consistent apabila hasil dari tiap eksekusi adalah sama jika operasi read dan write untuk seluruh proses di data store diekseskusi pada beberapa perintah yang terurut (sequential) dan operasi untuk setiap proses terlihat pada urutan yang diperintah secara spesifik oleh program.

(Data- Centric Concistency Models) Ilustrasi :

(Data- Centric Concistency Models) Causal Consistency lebih lemah dibandingkan sequential consistency. Causal consistency (Hutto and Ahamad, 1990), proses penulisan (write) harus terlihat pada perintah yang berbeda dan pada mesin yang berbeda.

(Data- Centric Concistency Models) Ketika suatu node melaksanakan suatu operasi read yang diikuti oleh proses write, kedua operasi disebut causal consistency karena nilai yang disimpan oleh write tergantung atas hasil dari read.

Client - Centric Concistency Models) Kita berasumsi bahwa tidak ada proses update secara simultan terhadap penyimpanan data. Kita perhatikan untuk Domain Name System atau World Wide Web; Di dalam sistem ini, mayoritas operasi itu terbaca, dan sangat utama semua menulis dilaksanakan oleh penguasa pusat (pemilik-pemilik halaman web, hostmasters), jadi kita tidak pernah mempunyai write-write conflicts. Jika tidak ada update berlangsung dalam jangka waktu lama, semua replika akan secara berangsur-angsur dijadikan konsisten (data lama akan dihapus dari cache). Proses ini disebut sebagai eventual consistency.

Client - Centric Concistency Models)

Protokol dalam Konsistensi Protokol pada konsistensi digunakan untuk menguraikan lebih dalam mengenai model konsistensi. Ada tiga protokol yaitu : Primary-Based Protocols Remote-Write Protocols & Local-Write Protocols Replicated-Write Protocols ActiveReplication & Quorum-Based Protocols Cache-coherence Protocols