BAB IV SISTEM AKUNTANSI ASET LAINNYA

dokumen-dokumen yang mirip
BAB XII SISTEM AKUNTANSI ASET LAINNYA

SISTEM AKUNTANSI NOMOR 12 AKUNTANSI ASET LAINNYA

AKUNTANSI ASET LAINNYA

SISTEM AKUNTANSI PIUTANG

LAMPIRAN I : PERATURAN BUPATI PEMALANG NOMOR : 18 TAHUN 2014 TANGGAL : 30 MEI 2014 SISTEM AKUNTANSI SKPD

BAB XII KEBIJAKAN AKUNTANSI ASET LAINNYA

KEBIJAKAN AKUNTANSI ASET LAINNYA

BUPATI DEMAK PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI DEMAK NOMOR 46 TAHUN 2017 TENTANG

2) Dokumen yang Digunakan. Dokumen Surat Ketetapan Pajak (SKP) Daerah

SISTEM AKUNTANSI SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH (SKPD)

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN KEBIJAKAN AKUNTANSI ASET LAINNYA

KABUPATEN SUBANG N E R A C A DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL PER 31 DESEMBER TAHUN 2015 DAN TAHUN 2014

PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG DINAS PENDAPATAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH

tedi last 02/17 Kebijakan Akuntansi Jurnal Standar Ilustrasi Jurnal

AKUNTANSI BASIS AKRUAL SATUAN PERANGKAT KERJA DAERAH

RMK AKUNTANSI PEMERINTAHAN PERTEMUAN 10

SISTEM AKUNTANSI NOMOR 13 AKUNTANSI KEWAJIBAN

PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG DINAS PETERNAKAN

BAB V PENJELASAN POS-POS LAPORAN KEUANGAN SKPD

BERITA DAERAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL ( Berita Resmi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul ) Nomor : 66 Tahun : 2015

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA LAPORAN HASIL PEMERIKSAAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

SISTEM AKUNTANSI NOMOR 04 AKUNTANSI PEMBIAYAAN

BAB IV SISTEM AKUNTANSI PEMBIAYAAN

LAPORAN REALISASI ANGGARAN

Akuntansi Neraca. Entries)

BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PERHUBUNGAN LAPORAN REALISASI ANGGARAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2016 DAN 2015

BAB XV PENYAJIAN KEMBALI (RESTATEMENT) NERACA

CATATAN LAPORAN KEUANGAN DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KOTA BANDUNG TAHUN 2015

SISTEM AKUNTANSI NOMOR 09 AKUNTANSI ASET TETAP

BUPATI JAYAPURA PROVINSI PAPUA

BAGAIMANA. Set up chart of account sesuai dengan ketentuan baru

tedi last 02/17 Kebijakan Akuntansi Jurnal Standar Ilustrasi

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB XIII SISTEM AKUNTANSI KEWAJIBAN

BAB IV KEBIJAKAN AKUNTANSI

V. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

2. NERACA Neraca menggambarkan posisi keuangan entitas mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas dana sampai dengan 31 Desember 2016.

BUPATI BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI BLITAR NOMOR 7 TAHUN 2016 TENTANG

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

GUBERNUR KALIMANTAN BARAT

PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN LUWU UTARA INSPEKTORAT KABUPATEN N E R A C A PER 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 (Dalam Rupiah)

BAB IX SISTEM AKUNTANSI ASET TETAP

MODUL AKUNTANSI PEMERINTAH DAERAH BERBASIS AKRUAL AKUNTANSI ASET TETAP KEMENTERIAN DALAM NEGERI DIREKTORAT JENDERAL KEUANGAN DAERAH

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. dan seluruh transaksi yang dilakukan oleh RSJD Dr. RM. Soedjarwadi Provinsi

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN DINAS PERINDUSTRIAN, PERDAGANGAN, KOPERASI DAN UKM PEMERINTAH KABUPATEN MUKOMUKO

BAB X KEBIJAKAN AKUNTANSI KONSTRUKSI DALAM PENGERJAAN

MODUL AKUNTANSI PEMERINTAH DAERAH BERBASIS AKRUAL AKUNTANSI PEMBIAYAAN KEMENTERIAN DALAM NEGERI DIREKTORAT JENDERAL KEUANGAN DAERAH

PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH. RSUD Dr. MOEWARDI. Jl. Kol. Sutarto 132 Telp Fax Surakarta CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2016 Dengan Angka Perbandingan Tahun

SISTEM AKUNTANSI PPKD


NERACA SKPD DINPORA PROVINSI JAWA TENGAH Per 31 Desember 2016

tedi last 02/17 Kebijakan Akuntansi Jurnal Standar Ilustrasi

SISTEM AKUNTANSI NOMOR 02 AKUNTANSI BEBAN DAN BELANJA. potensi jasa dalam periode pelaporan yang. pengeluaran atau konsumsi aset atau timbulnya

RINGKASAN LAPORAN KEUANGAN

RALAT MODUL Halaman 16 Modul 3 BAB I (Kebijakan Akuntansi Pendapatan) huruf B angka 4 huruf a angka 1) huruf d), tertulis: Jurnal LO atau Neraca

AKUNTANSI BEBAN DAN AKUNTANSI BELANJA

BAB XV SISTEM AKUNTANSI LAPORAN KONSOLIDASIAN

PERATURAN WALIKOTA MALANG NOMOR 88 TAHUN 2015 TENTANG KEBIJAKAN PENYUSUTAN ASET TETAP DAN ASET TAK BERWUJUD PEMERINTAH DAERAH

PEMERINTAH KABUPATEN BANDUNG DINAS PERUMAHAN, PENATAAN RUANG DAN KEBERSIHAN N E R A C A

AKUNTANSI PEMERINTAHAN SOAL PERSAMAAN AKUNTANSI PEMERINTAHAN

Laporan Keuangan. Deskripsi Prosedur

Kata Pengantar. Binjai, 27 Februari 2017 Pengguna Anggaran. Ir. Dewi Anggeriani NIP

Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi

KEBIJAKAN AKUNTANSI PELAPORAN KEUANGAN

NERACA ASET = KEWAJIBAN + EKUITAS DANA

BAB VI SISTEM AKUNTANSI PIUTANG

LAPORAN REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH

WALIKOTA YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 102 TAHUN 2016

BAB 9 AKUNTANSI PIUTANG

SISTEM AKUNTANSIPPKD

PENYUSUNAN NERACA AWAL

BAB V SISTEM AKUNTANSI PENDAPATAN

BAB I PENDAHULUAN. 1.3 Tujuan Pembahasan Masalah

RINGKASAN LAPORAN KEUANGAN

PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HULU NERACA Per 31 Desember 2015 dan 2014

BAB III PROSEDUR AKUNTANSI ASET TETAP

PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR LAPORAN REALISASI ANGGARAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR SAMPAI DENGAN 31 DESEMBER 2015 DAN 2014

Catatan Atas Laporan Keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan ini 1

PEMERINTAH KABUPATEN PURBALINGGA Catatan atas Laporan Keuangan Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2014 dan 2013

BUPATI KULON PROGO PERATURAN BUPATI KULON PROGO NOMOR 40 TAHUN 2012 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH

BAB VI PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PPKD

BAB II KEBIJAKAN AKUNTANSI BEBAN DAN BELANJA

LAPORAN REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH

AKUNTANSI PEMBIAYAAN DAN TRANSAKSI NONKAS BAGI PEMERINTAH DAERAH

BUPATI TRENGGALEK PROVINSI JAWA TIMUR

RINGKASAN LAPORAN KEUANGAN

BERITA DAERAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL

4.2 Penjelasan Pos-pos Neraca Aset Lancar. 31 Desember Desember , ,24. 1 Kas di Kas Daerah

SISTEM AKUNTANSI NOMOR 15 LAPORAN KONSOLIDASIAN

SIKLUS AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK. Phone:

SISTEM AKUNTANSI PPKD

Transkripsi:

BAB IV SISTEM AKUNTANSI ASET LAINNYA Aset lainnya merupakan asset pemerintah daerah yang tidak dapat diklasifikasikan sebagai asset lancar, investasi jangka panjang, aset tetap dan dana cadangan. Termasuk di dalamnya aset tak berwujud, tagihan penjualan angsuran yang jatuh tempo lebih dari 12 (dua belas) bulan, yang aset kerjasama dengan pihak ketiga dan kas yang dibatasi penggunaannya. 1. Pihak Terkait Pihak-pihak yang terkait dalam sistem akuntansi aset lainnya antara lain adalah: a. Bendahara Penerimaan Dalam sistem akuntansi aset lainnya, Bendahara Penerimaan SKPD memiliki tugas menyiapkan dan menyampaikan dokumen-dokumen atas transaksi yang terkait dengan proses pelaksanaan sistem akuntansi aset lainnya ke PPK-SKPD. b. Bendahara Pengeluaran Dalam sistem akuntansi aset lainnya, Bendahara Pengeluaran SKPD memiliki tugas menyiapkan dan menyampaikan dokumen-dokumen atas transaksi yang terkait dengan proses pelaksanaan sistem akuntansi aset lainnya ke PPK-SKPD. c. PPK-SKPD Dalam sistem akuntansi aset lainnya, PPK-SKPD melaksanakan fungsi akuntansi SKPD, memiliki tugas sebagai berikut: 1) Mencatat transaksi/kejadian aset lainnya berdasarkan bukti-bukti transaksi yang sah ke Buku Jurnal Umum. 2) Memposting jurnal-jurnal transaksi/kejadian aset lainnya ke dalam Buku Besar masing-masing rekening (rincian objek). 2. Dokumen yang Terkait Dokumen yang terkait dalam prosedur akuntansi aset lainnya antara lain: a. Kontrak/Perjanjian Penjualan secara Angsuran/Berita Acara Penjualan/yang Dipersamakan b. Keputusan Pembebanan Tuntutan Ganti Kerugian Daerah dan/ atau Dokumen yang Dipersamakan c. Kontrak/Perjanjian Sewa/yang Dipersamakan d. Kontrak/Perjanjian Kerjasama Pemanfaatan/dokumen yang Dipersamakan e. Kontrak/Perjanjian Kerjasama BOT/Dokumen yang Dipersamakan f. Kontrak/Perjanjian Kerjasama BOT & BAST/Dokumen yang Dipersamakan g. Bukti Pembelian atau Dokumen yang Dipersamakan h. Surat Lisensi dan Frenchise/Ijin dari pemegang HAKI. Hak Cipta, Paten/Dokumen yang Dipersamakan i. Surat Usulan Penghapusan/Dokumen yang dipersamakan.

3. Sistem dan Prosedur Pencatatan Akuntansi Perlakuan akuntansi untuk transaksi aset lainnya pada SKPD adalah: a. Pada saat pengakuan/pembelian 1) Tagihan Penjualan Angsuran Ketika dilaksanakan penjualan aset ini secara angsuran, maka PPK- SKPD akan membuat jurnal pengakuan tagihan penjualan angsuran berdasarkan dokumen transaksi terkait penjualan dengan angsuran. Selisih nilai penjualan dan nilai buku positif: Tagihan Angsuran Penjualan... Akumulasi Penyusutan Gedung & Bangunan... Surplus Penjualan Aset Gedung & Bangunan LO Aset Tetap-Gedung dan Bangunan. Selisih nilai penjualan dan nilai buku negatif: Tagihan Angsuran Penjualan... Akumulasi Penyusutan Gedung & Bangunan.. Defisit Penjualan Aset Gedung & Bangunan LO Aset Tetap-Gedung dan Bangunan. 2) Tuntutan Ganti Rugi Tuntutan Ganti Kerugian (TGR) ini diakui ketika putusan Pembebanan dan/atau dokumen yang dipersamakan diterbitkan. Berdasarkan dokumen tersebut, PPK-SKPD akan membuat jurnal pengakuan tagihan tuntutan kerugian daerah. Tuntutan Ganti Rugi... Pendapatan TGR -LO... 3) Kemitraan dengan Pihak Ketiga Sewa Diakui pada saat terjadi perjanjian kerjasama/kemitraan, yaitu dengan perubahan klasifikasi asetdari aset tetap menjadi aset kerjasama/kemitraan-sewa. KemitraandenganPihakKetiga- AsetTetap-... 4) Kemitraan dengan Pihak Ketiga - Kerjasama Pemanfaatan Diakui pada saat terjadi perjanjian kerjasama/kemitraan, yaitu dengan perubahan klasifikasi aset dari aset tetap menjadi aset kerjasama/kemitraan pemanfaatan (KSP). KemitraandenganPihakKetiga-.. AsetTetap/Aset Lain-Lain- 5) Kemitraan dengan Pihak Ketiga - Bangun Guna Serah (BOT) BGS dicatat sebesar nilai aset yang diserahkan oleh pemerintah daerah kepada pihak ketiga/investor untuk membangun aset BGS

tersebut. Aset yang berada dalam BGS ini disajikan terpisah dari Aset Tetap. Bangun Guna Serah (BOT)-. Tanah-... 6) Kemitraan dengan Pihak Ketiga - Bangun Serah Guna (BTO) BSG diakui pada saat pengadaan/pembangunan gedung dan/atau sarana berikut fasilitasnya selesai dan siap digunakan untuk digunakan/dioperasikan. Penyerahan aset oleh pihak ketiga/investor kepada pemerintah daerah disertai dengan kewajiban pemerintah daerah untuk melakukan pembayaran kepada pihak ketiga/investor. Pembayaran oleh pemerintah daerah ini dapat juga dilakukan secara bagi hasil. Pada saat kontrak ditandatangani dan dibuat BAST, tanah milik Pemda dikerjasamakan Bangun Serah Guna (BTO)-.. Tanah-... Pada saat bangunan dengan BTO telah selesai dan diserahkan ke Pemda dengan BAST Bangun Serah Guna (BTO)-. Utang Jangka Panjang Lainnya... 7) Aset Tidak Berwujud Diakui pada saat Aset Tidak Berwujud diperoleh, maka PPK-SKPD membuat jurnal pengakuan aset tidak berwujud. Aset Tidak Berwujud-.. R/K PPKD... 8) Aset Lain-lain Aset lain-lain diakui pada saat dihentikan dari penggunaan aktif pemerintah daerah dan direklasifikasikan kedalam aset lain-lain. Pada saat suatu aset direklasifikasi menjadi aset lainnya, PPK-SKPD akan membuat jurnal pengakuan aset lain-lain dan penghapusan akumulasi penyusutan aset tetap yang direklasifikasi. Aset Lain-lain. AkumulasiPenyusutanAsetTetap. AsetTetap... b. Penyesuaian Tagihan Jangka Panjang Karena tagihan tersebut bersifat jangka panjang maka pada saat penyusunan laporan keuangan, PPK-SKPD akan melakukan reklasifikasi untuk mengakui piutang yang akan jatuh tempo dalam satu tahun ke depan.

Tagihan Penjualan Angsuran Bagian Lancar Tagihan Penjualan Angsuran - Tagihan Angsuran Penjualan... Tuntutan Ganti Rugi Bagian Lancar Tuntutan Ganti Rugi - Tuntutan Ganti Rugi... c. Reklasifikasi dari Aset Tetap ke Aset Rusak Berat Aset lain-lain diakui pada saat dihentikan dari penggunaan aktif pemerintah daerah dan direklasifikasikan kedalam aset lain-lain. Pada saat suatu aset direklasifikasi menjadi aset lainnya, PPK-SKPD akan membuat jurnal pengakuan aset lain-lain dan penghapusan akumulasi penyusutan aset tetap yang direklasifikasi. d. Penyusutan KSO/BTO Penyusutan terhadap KSO/BTO dilakukan dengan jurnal penyesuaian BebanPenyusutan-... Akumulasi/Aset KSO/BTO... e. Amortisasi Amortisasi terhadap aset tidak berwujud dilakukan dengan jurnal penyesuaian Beban Amortisasi -... Akumulasi Amortisasi-... f. Pada saat selesai dikerjasamakan Penyerahan aset oleh pihak ketiga/investor kepada pemerintah daerah disertai dengan kewajiban pemerintah daerah untuk melakukan pembayaran kepada pihak ketiga/investor. Kemitraan dengan Pihak Ketiga - Bangun Guna Serah (BOT) Tanah -.. Bangunan - Bangun Guna Serah (BOT)... Pendapatan Lainnya- LO.. Kemitraan dengan Pihak Ketiga - Bangun Serah Guna (BTO) Tanah -.. Bangunan -.. Bangun Serah Guna (BTO)...