SMK NEGERI 1 ADIWERNA dari Masa Ke Masa

dokumen-dokumen yang mirip
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat

BAB I PENDAHULUAN. menunjukkan bahwa pendidikan telah menjadi satu pranata kehidupan sosial yang

BAB IV GAMBARAN UMUM OBYEK PENELITIAN. b. Alamat : Jalan Abdul Muis No.18 Gedung Meneng. Bandarlampung. d.

BAB I PENDAHULUAN. dikemukakan oleh Mulyasa (2010) bahwa, pembangunan sumber daya manusia

BAB. I PENDAHULUAN. 1.1 LATAR BELAKANG Visi Pembangunan Pertanian adalah terwujudnya sistem pertanian bioindustri

BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan merupakan bagian internal dalam pembangunan. Proses pendidikan

BAB I PENDAHULUAN. kualitas sumber daya manusia dalam suatu bangsa atau negara. Sebagaimana

A. Analisis Situasi Sekolah 1. Sejarah SMK Kristen 1 Klaten berdiri pada tanggal 1 Agustus 1965 menempati gedung SD Krsiten III yang dahulu berada di

BAB IV GAMBARAN UMUM. Melalui data yang diperoleh pada saat pra riset, menunjukkan bahwa terdapat 36

BAB I PENDAHULUAN. manusia yang dinamis dan syarat akan perkembangan, oleh karena itu

MATERI SELAMAT MALAM KEBUMEN Selasa, 12 September 2017

PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1 ADIWERNA

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. A. Gambaran SMK Swasta di Kota Bandar Lampung

BAB I PENDAHULUAN. kehidupan setiap individu serta watak dan peradaban bangsa yang bermartabat

BAB I PENDAHULUAN A. Analisis Situasi 1. Kondisi dan Potensi Sekolah

BEST PRACTICE MBS TENTANG BUDAYA DAN LINGKUNGAN SEKOLAH SDN SN PASAR LAMA 1 BANJARMASIN

BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. segala bidang khususnya di dunia usaha sangat begitu ketat dan diikuti dengan

BAB I PENDAHULUAN. berkualitas dan handal di bidangnya masing-masing. memandirikan siswa didik. Dengan beberapa acuan perundangan tersebut jelas

IM KKN-PPL SMK MUHAMMADIYAH 1 MOYUDAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA TAHUN

BAB I PENDAHULUAN. pekerti (kekuatan batin), pikiran (intelek), dan jasmani anak-anak, selaras. membantu peserta didik agar nantinya mampu

Lampiran: 1 PROFILE SEKOLAH. 1. Sejarah Singkat

BAB I PENDAHULUAN A. Latar B el akang Pen eli tian

BAB I PENDAHULUAN A. Analisis Situasi Kondisi dan Potensi Sekolah

BAB III ANALISIS KURIKULUM SMK

BAB 3 GAMBARAN UMUM RESPONDEN

BAB II LANDASAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

BAB II. GAMBARAN UMUM SMKN 3 Buduran Sidoarjo. (BPPT) dan PT.PAL INDONESIA (Persero) dengan nomor-nomor:

BAB I PENDAHULUAN. Guru sebagai tenaga professional bertugas melaksanakan dan merencanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan

PROFIL III. KEGIATAN SISWA

BAB I PENDAHULUAN. dihasilkan, penjaminan kualitas memiliki peranan yang penting dan strategis dalam

BAB I PENDAHULUAN. dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Pendidikan kejuruan merupakan

BAB IV PERSIAPAN DAN PELAKSANAAN PENELITIAN

SUPLEMEN 1 BUKU PANDUAN ADIWIYATA TENTANG PENJELASAN PENCAPAIAN SEKOLAH ADIWIYATA

INFORMASI PENERIMAAN CALON SISWA BARU TAHUN PELAJARAN PROFIL SMK NEGERI 1 Blitar

BAB I PENDAHULUAN. Bab Pendahuluan ini secara berturut-turut membahas mengenai latar belakang

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pembangunan bidang pendidikan merupakan sarana yang sangat penting

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini sangat pesat

BAB I PENDAHULUAN. bidang pendidikan, bidang sosial dan lain sebagainya, sehingga memberikan

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

A. Analisis Situasi 1. Analisis Situasi Sekolah a. Letak Geografis b. Profil Sekolah

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pendidikan dapat diartikan sebagai suatu proses, di mana pendidikan

BAB I PENDAHULUAN. tuntutan dunia kerja. Di Indonesia begitu banyak orang-orang terpelajar atau. bangsa yang masih terpuruk, dan sebagainya.

BAB I PENDAHULUAN A. Analisis Situasi Sebelum pelaksanaan PPL di SMK Muhammadiyah Pakem seluruh mahasiswa tim PPL telah melaksanakan observasi lokasi

BAB I PENDAHULUAN. ketrampilan yang di perlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

BAB III GAMBARAN UMUM SMP NEGERI 1 TRAGAH BANGKALAN. A. Sejarah Singkat SMP Negeri 1 Tragah Bangkalan.

BAB II. TINJAUAN SMPN 24 Bandung. 2.1 Sejarah SMPN 24 Bandung

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

PROFIL PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN INFORMATIKA SMK PASUNDAN 1 KOTA BANDUNG TAHUN PELAJARAN

Tersusunnya Visi, misi dan tujuan yang memuat upaya pelestarian fungsi lingkungan dan/ atau, mencegah terjadinya pencemaran dan/ atau

BAB I PENDAHULUAN A. Analisis Situasi (Permasalahan dan Potensi Pembelajaran)

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Dunia pendidikan merupakan kehidupan yang penuh dengan tantangan

PROGRAM ALIH FUNGSI PEDOMAN. Program Sertifikasi Keahlian dan Sertifikasi Pendidik Bagi Guru SMK/SMA

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Perkembangan dan kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)

2. Keadaan Fisik Sekolah

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

LAMPIRAN 1A KARYA UTAMA Tampilan Opening dan Home Media Interaktif

BAB I PENDAHULUAN ANALISIS SITUASI

DESKRIPSI SWOT SETIAP KOMPONEN

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. SMK NEGERI 1 Surabaya yang bertempat di Jl.Smea No. 4

PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PENGEMBANGAN RUANG PENDIDIKAN JURUSAN BANGUNAN SMK NEGERI 1 PADANG BERDASARKAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN

BAB II DESKRIPSI SMK BINA INSAN MANDIRI Sejarah berdirinya SMK Bina Insan Mandiri Jakarta

dan kedalaman tersebut dimaksudkan sebagai bekal memasuki dunia kerja.

KEPUTUSAN KEPALA DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA MATARAM. NOMOR : 422.1/1211/Dikp.A/V/2016. T e n t a n g

Universitas Pendidikan Indonesia Fakultas Ilmu Pendidikan Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan. Copyright by Asep Herry Hernawan

BAB II DESKRIPSI SMA NEGERI DI WILAYAH KOTA JAKARTA BARAT

BAB II DESKRIPSI SMA NEGERI DI WILAYAH KOTA JAKARTA BARAT

KULIAH PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA SMA Negeri 2 Wates

BAB I PENDAHULUAN. sumber daya manusia (SDM) melalui kegiatan pembelajaran yang

STANDAR SARANA DAN PRASARANAPEMBELAJARAN

PERATURAN DAERAH KOTA SERANG NOMOR 1 TAHUN 2010 TENTANG WAJIB BELAJAR PENDIDIKAN DINIYAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA SERANG,

BAB I PENDAHULUAN. untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian,

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. 1.1 Sejarah SMA Kemala Bhayangkari 1 Surabaya. 1.2 Logo SMA Kemala Bhayangkari 1 Surabaya

BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan menengah kejuruan sebagai bagian dari sub sistem

Sekolah Taman Kanak-Kanak Dasar Model (TK dan SD Model) Kabupaten Sleman

Program dan Kegiatan UPTD Balai Latihan Kerja

BAB 1 PENDAHULUAN. Pendidikan berperan sangat penting dalam kelangsungan hidup suatu

SEJARAH UPTD BLK BOYOLALI

BAB I PENDAHULUAN. Adapun fasilitas yang dimiliki SMK N 1 Ngawen, antara lain sebagai berikut :

IV. GAMBARAN UMUM. pembangunan negara yang Baldarun Toibatun Warrobbun Ghofur suatu

BAB I PENDAHULUAN. perguruan tinggi. Pendidikan kewirausahaan ditunjukan pada pembentukan sikap,

SMK NEGERI 3 SURABAYA JL. JEND. A. YANI NO. 319 GAYUNGAN NO TELP ( 031 ) , FAX ( 031 ) SURABAYA 60234

BAB II PROFIL YAYASAN PENDIDIKAN MULIA MEDAN. YAYASAN PENDIDIKAN MULIA Medan didirikan oleh Badan Pendiri

BAB I PENDAHULUAN. Tujuan umum program keahlian teknik kendaraan ringan 1) menghasilkan

BAB I PENDAHULUAN. Tuntutan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai dengan

RENCANA KINERJA TAHUN 2013

BAHAN-BAHAN YANG HARUS DIPERSIAPKAN SEKOLAH

BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan merupakan faktor penting dalam membentuk dan meningkatkan

BAB I PENDAHULUAN. commit to user

Berikut Daftar Passing Grade masuk SMK Negeri di DKI Jakarta Tahun

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pembangunan bidang pendidikan merupakan sarana yang sangat penting

Transkripsi:

SMK NEGERI 1 ADIWERNA dari Masa Ke Masa Pada awalnya, berdasarkan SK Wali Kota Kepala Daerah Tingkat II Tegal Nomor : Sekr.VI/01/14/Kpts/78 tanggal 7 Januari 1978 berdiri STM Pemda Tegal yang beralamat di Jalan Gajah Mada 84 Kota Tegal. Pada tanggal 1 April 1979 STM Pemda Tegal dinegerikan dengan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor : 0190/0/1979 menjadi STM Negeri Tegal dengan alamat Jalan Gajah Mada 84 Kota Tegal. Pada tahun 1982 melalui bantuan Asian Development Bank (ADB), bangunan baru sekolah didirikan beserta segala fasilitasnya yang cukup lengkap di Desa Pesarean, Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal, dengan area tanah seluas 4,9 hektare. Pada tahun 1985 seluruh aktifitas sekolah dipindahkan ke lokasi baru di Adiwerna dan dikenal luas dengan sebutan STM ADB Tegal. Pada tahun 1997, ada perubahan Nomenklatur SMKTA menjadi SMK berdasar SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor : 036/0/1997 dan STM Negeri Tegal atau yang lebih dikenal STM ADB Tegal berubah sebutannya menjadi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Adiwerna Kabupaten Tegal.

SMKN 1 Adiwerna merupakan sekolah yang mengedepankan mutu serta berbudaya lingkungan. Hal ini dicantumkan dalam Visi dan Misi SMKN 1 Adiwerna sebagai berikut. SMK Negeri 1 Adiwerna menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia yang berakhlak mulia, terampil, mandiri, profesional serta memiliki kepedulian terhadap perlindungan dan pengelolaan lingkungan

*) Data Siswa dan Guru diatas update per Maret 2017 Dari tahun 2012 SMKN 1 Adiwerna ditunjuk oleh Pemerintah Pendidikan dan Kebudayaan sebagai Sekolah Rujukan dikawasan Pantura (lebih dikenal sebagai Sekolah Pesona Permata Pantura). Dengan 7 Kompetensi keahlian yang dimiliki, menjadikan SMKN 1 Adiwerna memiliki jumlah siswa terbanyak di Kabupaten/Kota Tegal yakni lebih dari 2200 lebih siswa. Potensi siswa dan dengan didukung Tenaga Pendidik dan Kependidikan yang Profesional menjadikan SMKN 1 Adiwerna sebagai sekolah ternama dengan jumlah animo Pendaftar Peserta Didik baru lebih dari 1400 pendaftar (tahun 2016).

7 Kompetensi Keahlian SMKN 1 ADIWERNA Teknik Gambar Bangunan (TGB) SMKN 1 Adiwerna mengkaji di bidang Arsitektur dan Sipil Bangunan mencakup perencanaan bangunan, pengawasan bangunan dan pengelolaan bangunan serta perencanaan dan pengelolaan hasil pemetaan. Teknik Gambar Bangunan SMKN 1 Adiwerna memiliki kualifikasi 15 Guru Praktek (Instruktur) pada jenjang S1 dan 2 instruktur berjenjang S2, dengan bersertifikasi guru serta beberapa memiliki lisensi kompetensi dan lisensi assesor dibidangnya. Kompetensi keahlian Teknik Gambar Bangunan SMKN 1 Adiwerna telah menjalin kerjasama dengan Dunia Industri dan Dunia Usaha dalam melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (Magang)/Prakerin (Praktek Kerja Industri) skala Regional dan Nasional. Tujuan Kompetensi keahlian TGB adalah membekali peserta didik dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten dalam bidang arsitektur dan perencanaan.

Kompetensi keahlian Teknik Audio Video (TAV) mengkaji bidang perencanaan, perakitan dan maintenance peralatan elektronika, perakitan Netbook, pengoperasian pesawat audio video, pesawat pemancar penerima radio, televisi, camcorder, photo digital, instalasi CCTV system, pemograman komputer dll. Teknik Audio Video SMKN 1 Adiwerna memiliki kualifikasi 15 Guru Praktek (Instruktur) pada jenjang S1 dengan bersertifikasi guru serta beberapa memiliki lisensi kompetensi dan lisensi assesor dibidangnya. Kompetensi keahlian Teknik Audio Video SMKN 1 Adiwerna telah menjalin kerjasama dengan Dunia Industri dan Dunia Usaha dalam melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (Magang)/Prakerin (Praktek Kerja Industri) skala Regional dan Nasional. Tujuan Kompetensi keahlian TAV adalah membekali peserta didik dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten: Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan peserta didik Mendidik peserta didik agar menjadi warga negara yang bertanggungjawab Mendidik peserta didik agar dapat menerapkan hidup sehat, memiliki wawasan pengetahuan dan seni Mendidik peserta didik dengan keahlian dan ketrampilan dalam program keahlian Teknik Audio Video, agar dapat bekerja baik secara mandiri atau mengisi pekerjaan yang ada di DUDI sebagai tenaga kerja tingkat menengah. Mendidik peserta didik agar mampu memilih karir, berkompetisi dan mengembangkan sikap profesional dalam program keahlian Teknik Audio Video. Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan sebagai bekal bagi yang berminat untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi..

Kompetensi keahlian Teknik Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik (TIPTL) mengkaji di bidang perencanaan dan pembuatan instalasi lsitrik rumah, gedung bertingkat, maupun instalasi listrik industri. Teknik Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik SMKN 1 Adiwerna memiliki kualifikasi 11 Guru Praktek (Instruktur) pada jenjang S1 dengan bersertifikasi guru serta beberapa memiliki lisensi kompetensi dan lisensi assesor dibidangnya.. Tujuan Kompetensi keahlian TIPTL adalah membekali peserta didik dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten: Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan peserta didik Mendidik peserta didik agar menjadi warga negara yang bertanggungjawab Mendidik peserta didik agar dapat menerapkan hidup sehat, memiliki wawasan pengetahuan dan seni Mendidik peserta didik dengan keahlian dan ketrampilan dalam program keahlian Teknik Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik, agar dapat bekerja baik secara mandiri atau mengisi pekerjaan yang ada di DUDI sebagai tenaga kerja tingkat menengah Mendidik peserta didik agar mampu memilih karir, berkompetisi dan mengembangkan sikap professional dalam program keahlian Teknik Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan dan ketrampilan sebagai bekal bagi yang berminat untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi

Teknik Pemesinan SMKN 1 Adiwerna membekali peserta didik dengan ketrampilan pemesinan yang meliputi : mengoperasikan mesinmesin produksi baik mesin Manual maupun mesin CNC (Computer Numerical Control), Peserta didik juga dibekali dengan pengetahuan membaca dan menggambar dengan teknik manual maupun dengan CAD (Computer Aided Design). Teknik Pemesinan SMKN 1 Adiwerna memiliki kualifikasi 14 Guru Praktek (Instruktur) pada jenjang S1 dengan bersertifikasi guru serta beberapa memiliki lisensi kompetensi dan lisensi assesor dibidangnya. Kompetensi keahlian Teknik Pemesinan SMKN 1 Adiwerna telah menjalin kerjasama dengan Dunia Industri dan Dunia Usaha dalam melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (Magang)/Prakerin (Praktek Kerja Industri) skala Regional dan Nasional. Dibidang LKS (Lomba Ketrampilan Siswa) ada 5 jenis bidang lomba yang selalu diikuti setiap tahunnya. Beberapa prestasi yang telah diraih jurusan ini antara lain Juara 3 LKS 2015 Tingkat Provinsi Jateng di bidang Pattern Making, Mould Making, dan CNC milling. Serta Juara 2 Nasional LKS 2010 di bidang Pattern making. Tujuan Kompetensi keahlian Teknik Pemesinan adalah membekali peserta didik dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten: Melakukan pekerjaan sebagai Teknisi Mesin Melakukan pekerjaan sebagai teknisi mesin dalam pekerjaan memproduksi barang. Melakukan pekerjaan jasa pembuatan barang secara mandiri/berwirausaha di Bengkel mesin.

Kompetensi keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR) mengkaji dan mempelajari Teknik Kendaraan Ringan seperti mobil, motor dan lainnya meliputi engine, chasis, kelistrikan, body mobil dan motor sampai mendapat tingkat keahlian di bidang servis, perawatan dan perbaikan otomotif. Teknik Kendaraan Ringan SMKN 1 Adiwerna memiliki kualifikasi 13 Guru Praktek (Instruktur) pada jenjang S1 dengan bersertifikasi guru serta beberapa memiliki lisensi kompetensi dan lisensi assesor dibidangnya. Kompetensi keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMKN 1 Adiwerna telah menjalin kerjasama dengan Dunia Industri dan Dunia Usaha dalam melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (Magang)/Prakerin (Praktek Kerja Industri) skala Regional dan Nasional. Beberapa kerjasama yang terjalin dengan Industri diantaranya adalah kelas Toyota dan C-STEP. Beberapa alumni dari jurusna ini juga sudah mampu bersaing daan memiliki kompetensi hingga mewakili perusahaan di tingkat Internasional melalui World Skill. Tujuan Kompetensi keahlian TKR yaitu untuk membekali peserta didik dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten dalam hal: a. Perawatan dan perbaikan motor otomotif b. Perawatan dan perbaikan sistim pemindah tenaga otomotif c. Perawatan dan perbaikan chasis dan suspense otomotif d. Perawatan dan perbaikan sistim kelistrikan otomotif

Kompetensi keahlian Teknik Las (TLas) mengkaji tentang teknik pengelasan pada mesin industri. Program keahlian ini mengajarkan bagaimana peserta didik dapat melakukan pengelasan dengan berbagai teknik. Kompetensi keahlian Teknik Las SMKN 1 Adiwerna telah menjalin kerjasama dengan Dunia Industri dan Dunia Usaha dalam melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (Magang)/Prakerin (Praktek Kerja Industri) skala Regional dan Nasional. Tujuan Kompetensi keahlian T. Las yaitu untuk membekali peserta didik dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten dalam hal perawatan dan perbaikan mesin las dan menjadikan peserta didik mampu bersaing dalam dunia industri.

Kompetensi keahlian Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) merupkan jurusan yang paling muda di SMKN 1 Adiwerna. kompetensi keahlian TKJ mengkaji dan mempelajari tentang komputer, perangkat, dan jaringan yang berhubungan dengan dunia komputer dan jaringan. Perkembangan teknologi informasi dan kreatif dan hadirnya Internet sebagai kebutuhan pokok manusia di era digital ini menjadikan menjadi potensi besar dalam mengembangkan jurusan ini. Teknik Komputer Jaringan SMKN 1 Adiwerna memiliki kualifikasi 11 Guru Praktek (Instruktur) pada jenjang S1 dengan bersertifikasi guru serta beberapa memiliki lisensi kompetensi dan lisensi assesor dibidangnya. Kompetensi Keahlian Teknik Komputer Jaringan SMKN 1 Adiwerna telah menjalin kerjasama dengan Dunia Industri dan Dunia Usaha dalam melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (Magang)/Prakerin (Praktek Kerja Industri) skala Regional dan Nasional. Beberapa kerjasama yang terjalin dengan Industri diantaranya berkejasama dengan industry IT melalui teaching factory dan kerjasama pelatihan bersama Intel Indonesia. Beberapa prestasi yang diperoleh jurusan TKJ diantaranya adalah 3 tim dari TKJ masuk dalam 10 Karya terbaik SMK Inclusive Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh Intel daan GIZ. Beberapa prestasi lain diantaranya Juara Web Desain Ke karsidenan Pekalongan Tahun 2016, Harapan 1 Islamic Apps Challenge, Juara LKS tingkat Regional. Tujuan Kompetensi Keahlian TKJ adalah membekali peserta didik dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap yang dapat membuat peserta didik lebih unggul dalam persaingan di dunia industri. Diharapkan setelah lulus dari kompetensi keahlian TKJ ini diantaranya mampu mengadministrasi Server, Merancang Bangun Jaringan, Menginstalasi dan Perbaikan Komputer, Pemrograman Visual, Text, Mobile, dan IoT/Embedded.

PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA MELALUI EKSTRAKULIKULER Dalam menyiapkan generasi muda yang unggul serta berkarakter, SMKN 1 Adiwerna berupaya menanamkan nilai-nilai karakter disetiap pembelajaran baik Intrakulikuler maupun Ekstrakulikuler. Pembelajaran Ekstra dilakukan dengan menambahkan muatan karakter baik peduli, disiplin, cinta tanah air, kreatif, tolong menolong, dan lain sebagainya disetiap kegiatannya. Berikut ini merupakan ektra yang ada di SMKN 1 Adiwerna. Selain itu setiap ekstra dituntut aktif dalam budaya konservasi diantaranya pelaksanaan program penghijauan, kebersihan masal, duta konservasi, pelatihan, dll. Sedangkan Jumlah kegiatan ekstrakulikuler yang terkait dengan seni budaya adalah sebagai berikut. Terdapat 23 kegiatan Ekstrakulikuler yang ada di SMKN 1 Adiwerna guna menampung bakat dan meningkatkan softskill dari siswa-siswi SMKN 1 Adiwerna diantaranya: 1. Paskibra 2. Pramuka 3. PMR 4. Rohis 5. KIR/Krenova 6. Keolahragaan 7. OPPLH (Pecinta Lingkungan) 8. Seni 9. PKS, 10. Marching band, dll

FASILITAS SARANA & PRASARANA Peningkatan mutu akan berhasil bila diimbangi antara lain dengan penyediaan sarana prasarana yang cukup. Salah satu bentuk sarana dan prasarana yang ada yaitu lingkungan yang mendukung dalam kegiatan belajar mengajar. Sarana dan Prasarana sekolah merupakan salah satu faktor penunjang dalam pencapaian keberhasilan proses belajar mengajar di sekolah. Tentunya hal tersebut dapat dicapai apabila ketersedian sarana dan prasarana yang memadai disertai dengan pengelolaan secara optimal. Seperti sarana dan prasarana yang ada di SMK N 1 Adiwerna (Kab. Tegal). Sarana dan prasarana di SMK N 1 Adiwerna mengacu pada peraturan pemerintah melalui PP No. 19 Tahun 2005 tentang Standar nasional Pendidikan, pasal 1 ayat (8) mengemukakan standar sarana dan prasarana adalah Standar Nasional Pendidikan yang berkaitan kriteria minimal tentang ruang belajar, tempat olah raga, tempat beribadah, perpustakaan, laboratorium, bengkel kerja, tempat bermain, tempat berekreasi dan berkreasi, serta sumber belajar lain yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran termasuk penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. SMK N 1 Adiwerna memiliki jumlah siswa kurang lebih 2290 yang terdiri dari 7 program keahlian dan terbagi dalam 72 kelompok belajar (kelas). Maka dari itu di SMK N 1 Adiwerna perlu diimbangi dengan sarana dan prasarana yang memadai, seperti dalam kegiatan belajar mengajar yang didukung 45 ruang kelas; 1 ruang multimedia,2 ruang pembelajaran komputer, perpustakaan, aula,ruang meeting, sport center, gedung terpadu, rumah dinas, boarding school, ruang guru dan karyawan, ruang tata usaha, ruang kesenian, ruang kegiatan organisasi, ruang kepala sekolah dan waka,ruang kesiswaan, masjid, 2 laboratorium IPA serta 7 Workshop untuk Teknik Gambar Bangunan, Teknik Audio Video, Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Pemesinan, Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Komputer dan Jaringan dan Teknik Pengelasan. Serta sarana dan prasarana yang ramah lingkungan seperti pemanfaatan lahan tidur untuk pembuatan taman, pembuatan zona aneka tanaman, pengaspalan jalan, pembuatan sumur resapan, green house,kantin sehat, bank sampah, rumah botol, tandon air hujan, outdoor class, serta pengadaan ruang terbuka hijau.

PRESTASI Sudah 38 tahun SMKN 1 Adiwerna lahir sebagai SMK Kebanggaan Kabupaten Tegal dan sekitarnya. Beragam prestasi telah ditorehkan baik tingkat regional Tegal sampai Internasional. Salah satunya adalah seperti gambar diatas, SMKN 1 Adiwerna menerima Anugerah di tingkat internasional pada ajang SMK Inclusive Innovation Challenge 2016, di Jakarta, Kamis 24 November 2016. Tidak hanya itu, mereka pun berkesempatan untuk mendemonstrasikan 10 hasil karya penelitiannya di hadapan audiens internasional bersamaan dengan penyerahan penghargaan.

PRESTASI SMKN 1 ADIWERNA

TAMATAN SMKN 1 ADIWERNA Tamatan atau lulusan SMKN 1 Adiwerna disiapkan untuk siap kerja, mandiri, dan mempunyai jiwa wirausaha. Sikap karakter yang telah diajarkan selama menempuh pendidikan di SMKN 1 Adiwerna menjadi bekal yang positif dalam membangun karir setelah selesai menempuh pendidikan di SMKN 1 Adiwerna. Sekitar 60% lulusan SMKN 1 Adiwerna ditiap tahunnya telah memperolah pekerjaan, dan sekitar 35% diantaranya melanjutkan studi. Beberapa lulusan alumni dari SMKN 1 Adiwerna telah bekerja diberbagai perusahaan Nasional maupun Internasional. Kerjas sama yang terjalin dari SMKN 1 Adiwerna dan Dunia Industri telah banyak dilakukan lebih dari 100 perusahaan. Berikut diantaranya kerja sama dengan mitra Industri yang telah melakukan MoU dengan SMKN 1 Adiwerna.