PENGANTAR REDAKSI REDAKSI

dokumen-dokumen yang mirip
PENGANTAR REDAKSI REDAKSI

PENGANTAR REDAKSI REDAKSI

PENGANTAR REDAKSI REDAKSI

PENGANTAR REDAKSI REDAKSI

PENGANTAR REDAKSI REDAKSI

PENGANTAR REDAKSI REDAKSI

PENGANTAR REDAKSI REDAKSI

PENGANTAR REDAKSI REDAKSI

PENGANTAR REDAKSI REDAKSI

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMBERIAN PREDIKAT SISWA TELADAN DENGAN METODE TOPSIS BERBASIS WEB (Studi Kasus : SMPK SANTA MARIA KOTA KEDIRI)

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENYELEKSIAN CALON SISWA BARU DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) PADA SMA NEGERI 1 SINGKIL

48 Jurnal Informatika Mulawarman Vol. 11, No. 2, September 2016 ISSN

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN OBAT GUNA MEMPERMUDAH PERENCANAAN PENGADAAN OBAT DI PUSKESMAS CANDIPURO

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN KOST DI SEKITAR KAMPUS UNP KEDIRI MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW)

PENGANTAR REDAKSI REDAKSI

MEDIA PEMBELAJARAN PENGANTAR AKUNTANSI BERBASIS WEBSITE PADA SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI MUHAMMADIYAH PALOPO. Freggi Soegri

Gambar Form input data proyek Gambar Tampilan data proyek Gambar Form edit data proyek Gambar 3.

PENGANTAR REDAKSI REDAKSI

PENGANTAR REDAKSI REDAKSI

Gambar 3.26 Sequence Diagram Proses Pengelolaan Data Anggota... III-40 Gambar 3.27 Sequence Diagram Proses Pengelolaan Data Pelatih... III-41 Gambar 3

BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. diusulkan dari sistem yang ada di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

SKRIPSI DIAJUKAN OLEH : NAMA : WULANDARI NUR AGINA NIM :

SISTEM INFORMASI TRACER STUDY BERBASIS WEBSITE DENGAN SMS GATEWAY PADA FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI UNIVERSITAS MULAWARMAN

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

RANCANG BANGUN APLIKASI WEB E-COMMERCE TANAMAN HIAS DAN JASA TAMAN PADA CV. MALANGGOGREEN MENGGUNAKAN FRAMEWORK CODEIGNITER

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

SISTEM INFORMASI PELAYANAN MASYARAKAT PADA KONTRAKTOR LISTRIK CV. INDO PERKASA DI PURWOKERTO

DAFTAR ISI. HALAMAN JUDUL... i. HALAMAN PERSETUJUAN... ii. HALAMAN PENGESAHAN...iii. MOTTO... iv. HALAMAN PERSEMBAHAN... v. INTISARI...

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

PEMANFAATAN SMARTPHONE SEBAGAI REPORT ABSENSI REAL TIME UNTUK WALI MURID DALAM ABSENSI SISWA

RANCANG BANGUN SISTEM REMINDER KREDIT SEMESTER STUDI KASUS JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG TUGAS AKHIR

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENYEWAAN MOBIL PADA RENTAL BERBASIS WEB

RANCANG BANGUN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN TEMPAT KOST DENGAN METODE WEIGHT PRODUCT

PENGANTAR REDAKSI REDAKSI

SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN PEMILIHAN HOTEL DI KOTA MALANG BERBASIS WEBGIS MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW)

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (DIKLAT) DPR RI

ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI SISTEM BASIS DATA REPUBLIK BIKER BERBASIS WEB

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

PENGANTAR REDAKSI REDAKSI

ONLINE GAME SHOP E-COMMERCE

Bab 3 Metoda dan Perancangan Sistem

FAKULTAS TEKNIK (FT) UNIVERSITAS NUSANTARA PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA UN PGRI KEDIRI 2016

APLIKASI PENCARIAN GEDUNG SERBAGUNA DI JAKARTA BERBASIS WEB

SISTEM INFORMASI PENGAJUAN JUDUL TUGAS AKHIR BERBASIS WEBSITE PADA AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER (AMIK) LEMBAH DEMPO PAGARALAM

SISTEM MONITORING PEMBAYARAN PADA PT PLN (PERSERO) DISTRIBUSI BANTEN BERBASIS WEB

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMAAN PEGAWAI BARU PT.PLN (PERSERO) KANTOR PUSAT DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW)

METODE LOGIKA FUZZY UNTUK MEREKOMENDASIKAN PILIHAN SISWA KURSUS BAHASA INGGRIS DI KABUPATEN NGANJUK ARTIKEL SKRIPSI

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

Aplikasi Pengolahan Data Delivery Order di PT. Sinarmonas Industries

APLIKASI REKAM MEDIS KLINIK KECANTIKAN DI KLINIK AMALIA

Sistem Pendukung Keputusan Untuk Pembelian Handphone Menggunakan Metode Promethee Berbasis Web Service

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PUSAT KAJIAN DAN PENERAPAN REKAYASA TEKNIK (PUSKAREKATEK) UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI KEUANGAN PADA CV. SINAR JAYA

SISTEM SELEKSI KARYAWAN MENGGUNAKAN METODE PERBANDINGAN EKSPONENSIAL (MPE) PADA AGUNG MOTOR NGANJUK SKRIPSI

PERANCANGAN SISTEM DIGILIB SKRIPSI DAN JURNAL FAKULTASS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS BUNG HATTA

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

ABSTRAKSI. Kata kunci : Penggajian, dosen, visual basic 6.0, VB.Net, desktop dan web

PENERAPAN SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING UNTUK MENENTUKAN CALON PENERIMA JAMKESMAS DI DESA KWADUNGAN SKRIPSI

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

II.3.5 Statechart Diagram... II-14 II.3.6 Activity Diagram... II-15 II.3.7 Component Diagram... II-16 II.3.8 Deployment Diagram... II-16 II.3.

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

PETA ONLINE LALULINTAS SEMARANG DENGAN MEDIA PETA DIGITAL DAN SMS GATEWAY PADA DISHUB KOTA SEMARANG

SATIN Sains dan Teknologi Informasi

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

APLIKASI PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN PENERIMA BEASISWA MENGGUNAKAN METODE WEIGHTED PRODUCT DI MTS ALHUDA GONDANG NGANJUK

SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian SyaratGuna Memperoleh Gelar Sarjana Teknik ( S. Kom ) Pada JurusanTeknik Informatika OLEH :

BAB I PENDAHULUAN... I-1

Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Geografis Pendidikan Tinggi di Kota Palembang Berbasis Web

Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Menular Pada Klinik Umum Kebon Jahe Berbasis Web Dengan Menggunakan Metode Forward Chaining

APLIKASI PENENTU MEREK PAKAIAN FAVORITE MENGGUNAKAN SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) TUGAS AKHIR

PERANCANGAN PERANGKAT LUNAK MONITORING PROCESSING DAN PERFORMANCE CALCULATING

Transkripsi:

PENGANTAR REDAKSI J-INTECH merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Informatika dan Komputer Indonesia Malang guna mengakomodasi kebutuhan akan perkembangan Teknologi Informasi serta guna mensukseskan salah satu program DIKTI yang mewajibkan seluruh Perguruan Tinggi untuk menerbitkan dan mengunggah karya ilmiah mahasiswanya dalam bentuk terbitan maupun jurnal online. Pada edisi ini, redaksi menampilkan beberapa karya ilmiah mahasiswa yang mewakili beberapa mahasiswa yang lain, yang dianggap cukup baik sebagai media pembelajaran bagi para lulusan selanjutnya. Tentu saja diharapkan pada setiap penerbitan memiliki nilai lebih dari karya ilmiah yang dihasilkan sebelumya sehingga merupakan nilai tambah bagi para adik kelas maupun pihakpihak yang ingin studi atau memanfaatkan karya tersebut selanjutnya. Pada kesempatan ini kami juga mengundang pihak-pihak dari PTN/PTS lain sebagai kontributor karya ilmiah terhadap jurnal J-INTECH, sehingga Perkembangan IPTEK dapat dikuasai secara bersama- sama dan membawa manfaat bagi institusi masing-masing. Akhir redaksi berharap semoga dengan terbitnya jurnal ini membawa manfaat bagi para mahasiswa, dosen pembimbing, pihak yang bekerja pada bidang Teknologi Informasi serta untuk perkembangan IPTEK di masa depan. REDAKSI

DAFTAR ISI Sistem Penunjang Keputusan Pemilihan Paket Pernikahan Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW)... Miftah Mifardi Sistem Informasi Geografis Tata Ruang Pertanian pada Kecamatan Kepanjen Berbasis Web... Nasiruddin Nasih Sistem Informasi Simpan Pinjam pada Lembaga Keuangan Mikro Wajak Artha Mulya Kabupaten Malang... Briandika Firmansyah Sistem Informasi Penjualan Gitar Online guna Meningkatkan Pelayanan Kristanto Widodo Perancangan Game Visual Novel Menggunakan Ren py... Arief Triatmaja Permana Sadewa Sistem Penunjang Keputusan Pemilihan SSB (Sekolah Sepak Bola) Menggunakan Metode Topsis Berbasis Web di Kota Malang... Budi Muntaha Khafi Sistem Deteksi Nomor Polisi Mobil dengan Menggunakan Metode Haar Classifier dan OCR guna Mempermudah Administrasi Pembayaran Parkir... Agus Bahtiar Sistem Penunjang Keputusan Pemilihan Resep Makanan Berdasarkan Ketersediaan Bahan Menggunakan Metode Forward Chaining... Wielldion Citra Wijaya Pengembangan Sistem Informasi Pengelolaan Penggajian Pegawai guna Mempermudah Proses Pembuatan Laporan di STIKI Malang... Deny Ragil Sistem Pendeteksi Lahan Parkir Menggunakan Raspberry Pi, Sensor Ultrasonik dan Mikrokontroller... Hafif Bustani Wahyudi 01-05 06-11 12-18 19-25 26-32 33-39 40-46 47-51 52-57 58-65

Sistem Pengelolaan Informasi Pertanian Menggunakan Metode Case Based Reasoning pada Gapoktan Sidomakmur... Danny Erry Trihandhika Sistem Informasi Geografis Pengendalian Data Pertanian guna Mempermudah Pengumpulan Data Petani dan Hasil Panen pada Dinas Pertanian di Kabupaten Malang Berbasis webgis... Dedi Kurniawan Sistem Informasi Akademik Berbasis Web guna Mendukung Proses Perencanaan Studi dan Menghasilkan Kartu Rencana Studi (KRS) pada Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) di Kota Selong Kabupaten Lombok Timur... Tegar Sanjaya Sistem Pengambil Keputusan Online Shop dengan Metode Apriori untuk Penentukan Frequently Bought Item... Kadek Gita Marhaendra Sistem Penunjang Keputusan Penentuan Prioritas Lokasi Penanganan Kemacetan Lalulintas Menggunakan Metode Perangkingan Topsis (Studi pada Kepolisian Wilayah Kepanjen)... Zainal Arifin Pengembangan Sistem Informasi Penilaian Praktikum Berbasis Web di STIKI Malang... Novy Christy Sistem Penunjang Keputusan Pemilihan Gedung Serbaguna dengan Menggunakan Metode Topsis (Studi Kasus: Kota Banjarmasin)... Muhammad Mahrus Ghazali Pengembangan Aplikasi CMS E-commerce dengan PHP-CI untuk Mempermudah Penjualan dan Pembayaran Online... Carvino Iqbal Hendy Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Lokasi Mendirikan Usaha Kuliner di Kota Nganjuk Menggunakan Metode Topsis Berbasis Webgis Rima Ermita Putri Sistem Informasi Pemantauan Kinerja Sales Memanfaatkan Monitoring Geofencing dan Teknologi Cloud Message Berbasis Mobile... Ari Prasetyo Suwandi 66-70 71-79 80 86 87-92 93-98 99-106 107-114 115-122 123-128 129-134

Pelindung : Ketua STIKI Penasehat : Puket I, II, III Pembina : Ka. LPPM Editor : Subari, M.Kom Section Editor : Daniel Rudiaman S.,ST, M.Kom Reviewer : Dr. Eva Handriyantini, S.Kom, M.MT. Evi Poerbaningtyas, S.Si, M.T. Laila Isyriyah, M.Kom Anita, S.Kom, M.T. Layout Editor : Nira Radita, S.Pd., M.Pd Muh. Bima Indra Kusuma

Sistem Penunjang Keputusan Penentuan Prioritas Lokasi Penanganan Kemacetan Lalulintas Menggunakan Metode Perangkingan Topsis (Studi pada Kepolisian Wilayah Kepanjen) Zainal Arifin Program Studi Teknik Informatika, Sekolah Tinggi Informatika & Komputer Indonesia (STIKI) Malang Email: innalx3@gmail.com ABSTRAK Daerah Kepanjen mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir ini, terutama setelah Pemkab Malang memindahkan kegiatan pemerintahan ke daerah Kepanjen sesuai dengan ketetapan pemerintah nomor 18 tahun 2008. Sehingga hal tersebut berdampak pada tingginya potensi kemacetan pada daerah Kepanjen dan menyebabkan alternatif pilihan lokasi titik-titik kemacetan selalu berubah dan bertambah sehingga penentuan pemilihan lokasi akan menjadi kegiatan yang sulit tanpa adanya media yang dapat membantu dalam melakukan penentuan lokasi penangan kemacetan lalulintas. Sistem pelaporan dengan cara SMS menyebabkan data yang terkirim belum dipilah berdasarkan jenis pelaporan dan tempat titik kemacetan sehingga pihak kepolisian membutuhkan waktu lebih lama untuk menentukan titik kemacetan. Faktor-faktor penting yang dipertimbangkan dalam penentuan penangan kemacetan lalulintas meliputi jumlah pelanggaran, jumlah kecelakaan, kelas jalan, dan jumlah laporan dalam satu lokasi. Metode TOPSIS dipilih karena perhitungan dan penggunaan metode ini sederhana sehingga lebih mudah dipahami oleh pengguna dalam penggunaanya dan juga lebih cepat dalam proses perhitungan data hingga menghasilkan urutan perankingan alternatif hasil preferensi pengguna. Dengan menggunakan Sistem Penunjang Keputusan (SPK), diharapkan akan memberikan informasi kemacetan lalulintas yang tepat sasaran dan juga mempermudah pihak kepolisian dalam menemukan titik kemacetan untuk mempercepat tindakan penertiban kemacetan lalu lintas. Kata Kunci: SMS, SPK, TOPSIS. 1. PENDAHULUAN Daerah Kepanjen mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir ini, terutama setelah Pemkab Malang memindahkan kegiatan pemerintahan ke daerah Kepanjen sesuai dengan ketetapan pemerintah nomor 18 tahun 2008. Sehingga hal tersebut berdampak pada tingginya potensi kemacetan lalu lintas di daerah Kepanjen seperti yang dilansir oleh pihak Malang Post pada tahun 2013. Hal tersebut juga didukung berdasarkan keterangan dari Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika, Ir. Nazarudin Hasan, T. MS. (2013) yang mengungkapkan bahwa taraf titik jenuh kepadatan lalu lintas dari daerah Kepanjen sudah mencapai rata-rata 60%. Selain itu menurut Briptu Risdianto mengatakan bahwa pada sistem pelaporan yang saat ini sedang berjalan, masyarakat masih melakukan pelaporan masalah kemacetan dengan cara mengirim SMS. Sistem pelaporan dengan cara tersebut menyebabkan data SMS yang terkirim belum dipilah berdasarkan jenis pelaporan dan tempat titik kemacetan, sehingga pihak kepolisian membutuhkan waktu lebih lama untuk menentukan prioritas titik kemacetan yang harus ditangani terlebih dahulu. Berdasarkan permasalahan diatas, perlu adanya pengembangan sistem pelaporan berbasis SMS menjadi sistem penunjang keputusan dengan menggunakan metode TOPSIS. Dengan menggunakan sistem ini, diharapkan setiap data pelaporan yang masuk dapat langsung diolah menjadi informasi yang lebih baik dengan melakukan pengelompokan berdasarkan tempat titik kemacetan lalu lintas yang dikirimkan oleh masyarakat. 93

2. ANALISA DAN PERANCANGAN a. Analisa Sistem Analisa Permasalahan Berdasarkan analisa sistem yang berjalan saat ini dapat diketahui beberapa masalah didalamnya yaitu. 1. Berkembangnya Daerah Kepanjen menjadi ibukota Kabupaten Malang menyebabkan alternatif pilihan lokasi titik-titik kemacetan selalu berubah dan bertambah sehingga penentuan pemilihan lokasi penangan kemacetan lalulintas akan menjadi kegiatan yang sulit tanpa adanya media yang dapat membantu dalam melakukan penentuan lokasi penangan kemacetan lalulintas. 2. Sistem pelaporan dengan cara SMS menyebabkan data yang terkirim belum dipilah berdasarkan jenis pelaporan dan tempat titik kemacetan sehingga pihak kepolisian membutuhkan waktu lebih lama untuk menentukan titik kemacetan. Usulan Pemecahan Masalah Berdasarkan analisa masalah yang dihadapi diatas dapat diberikan sebuah usulan pemecahan masalah yaitu: 1. Sistem yang dapat mengolah data dari masyarakat kepada pihak kepolisian. 2. Mempermudah pihak kepolisian mendapatkan informasi mengenai lokasi penanganan kemacetan lalulintas dan penentukan lokasi penanganan kemacetan lalulintas. 3. Masyarakat mendapat kemudahan dalam melaporkan lokasi penanganan kemacetan lalulintas kepada polisi. 4. Memberikan efektifitas waktu kepada polisi sehingga bisa langsung mengirimkan anggotanya ke lokasi. Gambar 1. Use Case Diagram Sistem Diagram use case pada gambar 1 menunjukan beberapa fitur sistem yang terdapat didalam sistem penunjang keputusan penentuan prioritas lokasi penanganan kemacetan lalulintas. Fitur-fitur tersebut dibuat sebagai proses pencapaian tujuan dalam penentuan prioritas lokasi penanganan kemacetan lalulintas. Diagram use case diatas dimodelkan terdiri dari tiga pengguna dengan fitur yang berbeda-beda untuk masing-masing pengguna. Activity Diagram Activity diagram menggambarkan aktifitas sistem secara keseluruhan. Menggambarkan bagaimana alur sebuah sistem tersebut berjalan. Pada sistem penunjang keputusan penentuan prioritas lokasi penanganan kemacetan lalulintas didaerah Kepanjen ini terdapat beberapa activity diagram, diantaranya adalah sebagai berikut: b. Perancangan Sistem Use Case Diagram Use case diagram ini dibuat dengan tujuan untuk mendeskripsikan siapa yang akan menggunakan sistem dan dalam cara apa pengguna mengharapkan interaksi dengan sistem itu. Berikut adalah bentuk use case diagram secara garis besar. Gambar 2. Activity Diagram Proses Login 94

polres_main(controllers) user_model(model) Gambar 3. Activity Diagram Proses Perangkingan +index() +petakemacetan() +polres() +berita() +kontak() +tambah_kontak() +login() +logout() +index_polisi() +update_laporan() +rekap() +polisi_petakemacetan() +polisi_spk() +hitung_topsis() +save_result_list() +save_result_form() +save_result_detail_form() +index_admin() +tambah_jalan_form() +tambah_jalan() +tambah_jalan_alert() +validasi_jalan_alert() +validasi_loglat_alert() +manage_jalan_form() +manage_jalan() +manage_jalan_alert() +hapus_jalan_form() +rekap_admin() +hapus_rekap_form() +arikel_admin() +tambah_artikel_form() +tambah_artikel() +tambah_artikel_alert() +manage_artikel_form() +manage_artikel() +manage_artikel_alert() +hapus_artikel_form() +hakases_admin() +tambah_user_form() +tambah_user() +tambah_user_alert() +manage_user_form() +manage_user() +manage_user_alert() +hapus_user_form() +kontak_admin() +hapus_kontak_form() +login() +logout() +is_login() +get_username() +add_group_save() +view_kriteria() +view_detail() +add_result_list() +tambah_user() +tampil_user() +ambil_data_user() +manage_user() +ambil_data_dropdown() polres_model(model) +tampil_latest_artikel() +get_jumlah_laporan() +get_data_rekap_jalan() +ambil_data_jalan_spk() +get_all_point() +ambil_jalan() +tampil_semua_artikel() +tambah_kontak() +ambil_data_jalan() +ambil_data_rekap() +tampil_semua_hakases() +ambil_detail_jalan() +tambah_jalan() +manage_jalan() +hapus_jalan() +hapus_rekap() +ambil_detail_artikel() +tambah_artikel() +manage_artikel() +hapus_artikel() +ambil_detail_user() +tambah_user() +manage_user() +hapus_user() +ambil_data_dropdown() +ambil_data_kontak() +hapus_kontak() Gambar 5. Class Diagram Sistem Penunjang Keputusan Penanganan Kemacetan Sequence Diagram Sequence diagram adalah sebuah rangkaian yang alurnya menggambarkan interaksi antara objek di dalam dan di sekitar sistem (termasuk pengguna, display, dan sebagainya) berupa message yang di gambarkan terhadap waktu. Gambar 4. Activity Diagram Proses Input Data Mobile Class Diagram Class diagram dibuat untuk membantu dalam visualisasi struktur kelaskelas dari suatu sistem dan merupakan tipe diagram yang paling banyak dipakai. Class diagram memperlihatkan hubungan antar kelas dan penjelasan detail tiap-tiap kelas didalam model desain (dalam logical view) dari suatu sistem dan bagaimana mereka saling berkolaborasi untuk mencapai suatu tujuan Gambar 6. Sequence Diagram Input Data Mobile 95

Gambar 9. Halaman Beranda Pada halaman profil dengan role masyarakat, terdapat struktur organisasi dari Satlantas Polres Malang unit Turjawali, link download aplikasi mobile, user login, Visi, dan Misi. Gambar 7. Sequence Diagram SPK ER Diagram Berikut adalah Conceptual Data Model (CDM) untuk sistem penunjang keputusan penentuan prioritas lokasi penanganan kemacetan lalulintas diwilayah Kepanjen: rekapjalan id_rekap namapelapor tang g al_kirim kontak id_kontak nama email judul pesan hasil id_hasil preferensi ambil_id_jalan jalan id_jalan namajalan jumlahkecelakaan jumlahpelang g aran kelasjalan long itude latitude ambil_id_jalan_spk artikel id_artikel judul hari keterang an userrole id_user_role role ambil_id_user_role user id_user nama username password Gambar 10. Halaman Profil Pada halaman peta kemacetan sistem dengan role masyarakat, terdapat peta daerah kepanjen dengan point-ponit yang menunjukan titik-titik kemacetan yang ada pada daerah kepanjen, link download aplikasi mobile, dan user login. ambil_id_kriteria kriteria id_kriteria tang g al_perhitung an ambil_id_bobot bobot_spk id_bobot bobot1 bobot2 bobot3 bobot4 Gambar 8. Conceptual Data Model SPK Penaganan Kemacetan(CDM) 3. IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN a. Konstruksi Sistem Pada halaman beranda atau homepage dari sistem dengan role masyarakat, terdapat image slider yang berisi kegiatan polisi lalulintas, kata pengantar dari Kapolres Malang, link download aplikasi mobile, user login dan juga info lalulintas terbaru untuk daerah kepanjen. Gambar 11. Halaman Peta Kemacetan Pada halaman info lalulintas sistem dengan role masyarakat. Dalam halaman ini terdapat berita lalulintas pada daerah kepanjen, link download aplikasi mobile, dan user login. 96

Gambar 12. Halaman Info Lalulintas Gambar 15. Halaman Perhitungan SPK Pada halaman kontak sistem dengan role masyarakat, Dalam halaman ini terdapat form untuk melakukan keluhan ataupun saran kepada kepolisian, link download aplikasi mobile, dan user login. Gambar 16. Halaman Hasil SPK Gambar 13. Halaman Kontak Pada halaman input data mobile, Dalam halaman ini masyarakat dapat melakukan input data langsung dari mobile mereka ketika jalan mengalami masalah lalulintas Pada halaman data jalan sistem dengan role admin, terdapat data jalan daerah kepanjen, button tambah data jalan, manage(edit) data jalan, hapus data jalan, dan user logout yang terdapat pada bagian header web. Gambar 17. Halaman Tambah Data Jalan Gambar 14. Halaman Input Data Mobile Pada halaman spk sistem dengan role polisi, terdapat data bobot yang telah ditentukan oleh polisi sebelumnya, button mulai proses perhitungan untuk memulai proses perhitungan SPK Gambar 18. Halaman Data Jalan 97

lalulintas berdasarkan data perhitungan dan laporan dari masyarakat melalui media internet berdasarkan hasil kuisioner yang menyatakan bahwa 48% dari 25 orang mengatakan sudah, 48% dari 25 orang mengatakan cukup, dan 4% dari 25 orang mengatakan kurang. Gambar 19. Halaman Edit Data Jalan 4. KESIMPULAN Setelah dilakukan analisis, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian maka di dapat kesimpulan: 1. Pendekatan metode perankingan TOPSIS pada sistem, dapat diterapkan dalam kasus penentukan prioritas pengelolaan lalulintas dibuktikan dengan hasil kuisioner yang menyatakan 68% dari 25 orang mengatakan metode sudah sesuai, 28% dari 25 orang mengatakan metode cukup sesuai, dan 4% dari 25 orang mengatakan metode kurang sesuai. 2. Dengan penggunaan metode TOPSIS pada sistem, dapat mempermudah polisi dalam penentuan prioritas lokasi pengelolaan lalulintas berdasarkan hasil kuisioner yang menyatakan bahwa nilai sistem sudah mencapai poin 7-9 (poin yang diberikan kisaran pada 1-10). 3. Dengan adanya input data memalui mobile yang bisa langsung di download dari sistem, mempermudah pelaporan masalah lalulintas dari masyarakat kepada kepolisian berdasarkan hasil kuisioner yang menyatakan bahwa 56% dari 25 orang mengatakan aplikasi sudah membantu, 40% dari 25 orang mengatakan aplikasi cukup membantu, dan 4% dari 25 orang mengatakan aplikasi kurang membantu. 4. Komponen pemetaan dalam sistem, membantu masyarakat dan kepolisian untuk mengetahui keadaan lalulintas jalan yang ada pada daerah kepanjen berdasarkan hasil kuisioner yang menyatakan bahwa 72% dari 25 orang mengatakan pemetaan sudah membantu, 24% dari 25 orang mengatakan pemetaan cukup membantu, dan 4% dari 25 orang mengatakan pemetaan kurang membantu. 5. Dengan penggunaan sistem penunjang keputusan dengan metode TOPSIS pada sistem, kepolisian memiliki efektifitas waktu untuk mengirimkan langsung anggotanya ke lokasi pengelolaan 5. DAFTAR PUSTAKA [1] Bentley, Lonnie D., dan Whitten, Jeffrey L. (2007). Systems Analysis and Design for the Global Enterprise. New York: McGrawHill. [2] Bin Ladjamudin, Al-Bahra. (2005). Analisis dan Desain Sistem Informasi. Yogyakarta: Graha Ilmu. [3] Bonczek, R.H., & Holsapple, C.W., Whinston, A.B. (1980). The Envolving Roles of Models in Decision Support Systems. Decision Science 11. [4] Booch, dkk. (2005). The Unified Modeling Language User Guide (Second Edition). New York: Addison-Wesley. [5] Fathansyah, Ir. (1999). Basis data. CV Informatika. [6] Jogiyanto, Dr. H.M. M.B.A. (2003). Sistem Informasi Berbasis Komputer: Konsep Dasar dan Komponen. Yogyakarta: BPFE. [7] Kadir, Abdul. (2002). Pengenalan Sistem Informasi. Yogyakarta: Andi Offset. [8] Keen, P.Gw. (1980). Adaptive Design For Decision Support Systems. Database 12. [9] Kustiyahningsih, Yeni & Devie, Rosa. (2011). Pemrograman Basis Data Berbasis Web menggunakan PHP & MySQL. Yogyakarta: Graha Ilmu. [10] Moore, J. H. & M. G. Chang. (1980). Design of Decision Support Systems. Data Base 12(1-2). [11] Pohan, dan Bahri. (1997), Pengantar Perancangan Sistem. Jakarta: Erlangga. [12] Septian, Gungun. (2011). Framework Codeigniter. Jakarta: PT Elek Media Komputindo. [13] Whitten, Jeffrey, L, etc. (2004). System Analysis and Design Methods, The McGraw-Hill Companies. Inc. [14] Wiswakarma, Komang. (2010). 9 Langkah Menjadi Master Framework Codeigniter. Yogyakarta. Lokomedia. [15] Yoon, K. and C. L. Hwang. (1980). TOPSIS (Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution) A Multiple Attribute Decision Making a papertobepublished. 98