Novia Sinta R. PSIKODIAGNOSTIK II

dokumen-dokumen yang mirip
PERSONALITY : OVERVIEW. Novia sinta R

Konteks assessment dan Klasifikasi Pemeriksaan Psikologis

KONSTRUKSI ALAT UKUR & PENYUSUNAN SKALA PSIKOLOGI

Kuliah 2 Adriatik Ivanti, M.Psi

Ita Juwitaningrum, S.Psi

KONSEP DASAR TES. Oleh Farida Agus Setiawati, M.Si.

BAKAT & INTELEGENSI. Cattel m coba menemukan perbedaan2 individu dlm hal: - ketajaman sensoris (indra) - kekuatan otot 10 aspek - kemampuan mental

SEJARAH SINGKAT PSIKOLOGI PENDIDIKAN

Pengantar Psikodiagnostik

Novia Sinta R, M.Psi.

THE SIXTEEN PERSONALITY FACTOR TES KEPRIBADIAN 16 PF RAYMOND B CATTELL

PENILAIAN & PENYARINGAN DALAM PROGRAM PRA SEKOLAH Merupakan alat bantu dalam memperbaiki pendidikan di dalam kelas Brewer : Penilaian adl penggunaan s

DITA RACHMAYANI, S.Psi., M.A dita.lecture.ub.ac.id Mail :

KONSEP DASAR KEPERAWATAN JIWA

Persepsi Sosial : Memahami orang lain

CIRI & PENGGUNAAN TES. N o v i a S i n t a R, M. P s i.

Observasi dan Wawancara

TRAIT FACTOR THEORY EYSENCK, CATTELL, GOLDBERG. Modul ke: Fakultas PSIKOLOGI. Program Studi Psikologi

Siti Wuryan Indrawati, M.Pd, Psi Ita Juwitaningrum, S.Psi Hani Yulindrasari, S.Psi, M.StatGend Diah Z Wyandini, M.Si

KEMAMPUAN KHUSUS INDIVIDU & ANTISIPASI PENDIDIKAN

Konseling Kelompok. Pertemuan ke-13

Psikodiagnostik 1. Marcia Martha Siahay

TEKNIK PEMERIKSAAN PSIKOLOGI (DITINJAU DARI SEGI PENDEKATAN)

BAKAT & INTELEGENSI. 2 Kemampuan Mental. Individual Differences

PSIKOLOGI PENDIDIKAN. Oleh: Arumi Savitri Fatimaningrum

Masa kanak-kanak termasuk masa yg panjang dlm rentang kehidupan Masa kanak-kanak dimulai setelah melewati masa bayi yg penuh ketergantungan --> kira-

MBTI (Myers Briggs Type Indicator) Mengenali : -Kekuatan, keunikan, motivasi, potensi -Menghargai/berkomunikasi dg mereka yg berbeda dg kita

PERILAKU DALAM BERORGANISASI

Sejarah dan Aliran-Aliran Psikologi

PERTEMUAN 4 PENGUKURAN

KONSELING KELOMPOK.

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) PROGRAM STUDI PSIKOLOGI

ASESMEN KLINIS. DITA RACHMAYANI, S.Psi., M.A dita.lecture.ub.ac.id

Pendekatan-Pendekatan Psikologi Kepribadian. Adhyatman Prabowo, M.Psi

Overview : Pengantar Psikodiagnostik. Kuliah 1 Pengantar Psikodiagnostik

METODOLOGI PENELITIAN DAN ETIKA PENELITIAN. Fakultas Teknik Elektro 1

KONSEP DASAR TES PSIKOLOGI DAN KLASIFIKASINYA. Pertemuan kedua...

PROFISIENSI PRESTASI TERSTANDAR TIDAK TERSTANDAR

Pertemuan ke-3-4 ALAM PIKIRAN MANUSIA DAN PERKEMBANGANNYA

TEORI-TEORI KOMUNIKASI PERSUASIF

IL I MU A LAMIA I H H DA D SA S R Dewi Yuanita

Pengertian Tes Di dalam lapangan psikologi kata tes mula-mula digunakan oleh J. M. Cattel pada tahun Dan sejak itu makin popular sebagai nama me

Tes bagian yg integral dari pengukuran.pengukuran hanya bagian dari evaluasi

TES INTELLIGENSI. NENY ANDRIANI, M.PSI, PSIKOLOG, CH, CHt, M.NLP

TINJAUAN PUSTAKA. seseorang dalam proses pembelajaran (Suparlan, 2004: 31). Di dunia

PROSES ASEMEN PSIKOLOGIS DAN INTERPRETASI PSIKOLOGI. Kuliah 3 Adriatik Ivanti, M.Psi, Psi

Pengertian Pengukuran

PAPIKOSTIC. Novia Sinta R., M.Psi. UMBY 2105

Sifat Kodrat Manusia. Unsur-unsur Hakekat Manusia:

AGRESI: asal-usul, sebab, & penanggulangannya.

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Apa bedanya? Apa yang ada dalam pikiran mahasiswa tentang karya ilmiah? MENGGALI POTENSI DIRI MELALUI KARYA ILMIAH. Mahasiswa yang baik?

BAB I PENDAHULUAN. pekerjaan, dan klinis (Anastasi dan Urbina, 1997; Aslam, 2011).

PENGERTIAN PSIKODIAGNOSTIKA

Sejarah dan Aliran-Aliran Psikologi

Baca clrak, 34 SUNARDI, PLB FIP UPI, 2007

BAB III METODE PENELITIAN. Peneliti akan melakukan penelitian ini di SMA Negeri 2 Kejuruan Muda,

ANALISIS & SELEKSI AITEM

Pengantar Psikodiagnostik

Kepribadian Pola perilaku Memberikan karakter pada Pemikiran seseorang sepanjang waktu Motif dalam berbagai Emosi situasi berbeda relatif stabil

Ciri akhir masa kanak-kanak

A. Klasifikasi Pendekatan Menurut Northrop

Psikologi Konseling Adhyatman Prabowo, M.Psi. Kompetensi konselor & Karakteristik klien

BAB II URAIAN TEORITIS. Sumbayak (2009) dengan judul skripsi Pengaruh Tipe Kepribadian Big Five

PENGERTIAN DAN SEJARAH PSIKOLOGI

PENGEMBANGAN PSIKOMOTOR

Seorang wanita yang mengalami kesulitan tidur dan kehilangan konsentrasi setelah kematian suaminya. Seorang wanita muda mencoba memanjakan dirinya

BAB I PENDAHULUAN. Anak adalah manusia kecil yang memiliki potensi yang harus. dikembangkan sejak dini agar dapat berkembang secara optimal.

DAFTAR ISI. PERNYATAAN... i. KATA PENGANTAR.. ii. UCAPAN TERIMA KASIH iii ABSTRAK... ABSTRACT... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN

METODE, PROSES, SIKAP DAN IMPLIKASI ILMIAH. Topik ke-3

Modul ke: Tes Inventori. Sejarah Tes Inventori, Arti Kepribadian dan Pengukurannya. Fakultas Psikologi. Irma H. Aliyyah, M.Psi.

BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan Taman Kanak-Kanak (TK) merupakan bentuk pendidikan

MENURUT WECHSLER 1. Entitas atau kuantitas yang mampu diukur oleh tes-tes inteligensi bukanlah kuantitas sederhana. Dengan demikian inteligensi tidak

Pokok Bahasan 12 KEPRIBADIAN. By Hiryanto, M.si.

Pengertian Kehilangan adalah perubahan dari sesuatu yang ada menjadi tidak ada atau situasi yang diharapkan terjadi tidak tercapai. Kehilangan dapat d

MEMAHAMI INDIVIDU PERILAKU ORGANISASI

Diskusikanlah...! Genetik atau hasil belajar? Tunggal atau jamak? Kepribadian. Tetap atau Berubah? Ada atau tidak?

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

PENGANTAR PENGUKURAN BAKAT NENY ANDRIANI, M.PSI,PSIKOLOG

A. TIPE JAWABAN SINGKAT ATAU ISIAN SEDERHANA:

BAB I PENDAHULUAN. Memasuki ambang millennium ketiga, masyarakat Indonesia mengalami

1. DEFINISI MURID TUNA CAKAP BELAJAR

Psikologi Sosial 2. Teori-teori Psikologi Sosial. Setiawati Intan Savitri, S.P. M.Si. Modul ke: Fakultas PSIKOLOGI. Program Studi Psikologi

BAB I PENDAHULUAN. terhadap sampel dari suatu perilaku. Tujuan dari tes psikologi sendiri adalah untuk

MODEL SDLC MODEL SDLC FIRDAUS SOLIHIN UNIVERSITAS TRUNOJOYO WATERFALL PROTOTYPE SPIRAL

Disarikan dari Ashur, dan Berbagai Sumber Yang Relevan

KESEHATAN MENTAL DLM KEHIDUPAN REMAJA

Pada dasarnya lebih sulit drpd classifier berdasar teori bayes, terutama untuk data dimensi tinggi.

Novia Sinta R, M.Psi

PENDAHULUAN (MATERI) Pengertian Psikologi Pendakatan dalam Psikologi: Sub disiplin Psikologi Bidang terapan Psikologi

PENTINGNYA KECERDASAN EMOSIONAL SAAT BELAJAR. Laelasari 1. Abstrak

Intelegensi Sejarah, Definisi, dan Isu yang terkait ADHYATMAN PRABOWO, M.PSI, PSI

Jadi, psikodiagnostik adalah ilmu yang mempelajari/ mencari tahu masalah perilaku yang muncul

RELEVANSI FILSAFAT MANUSIA DALAM KEHIDUPAN. Oleh Dr. Raja Oloan Tumanggor

KUANTIFIKASI & OBJEKTIVITAS DALAM PEMERIKSAAN PSIKOLOGI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Menurut Feist (2010:134) kajian mengenai sifat manusia pertama kali

PSIKOLOGI ORGANISASI

KEPEMIMPINAN KEPERCAYAAN

Kognisi Sosial. (Berpikir mengenai dunia sosial)

Transkripsi:

Novia Sinta R. PSIKODIAGNOSTIK II

nilai UTS : 25% UAS : 35% TUGAS : 15% KEAKTIFAN : 10% SIKAP : 15%

SEJARAH SUMBER Anastasi, 2000. Tes Psikologi. Jakarta: Erlangga.

MINAT AWAL PD KLASIFIKASI & PELATIHAN ORANG TERBELAKANG MENTAL Abad 19 bangkitnya minat pd pengobatan yg manusiawi Pendirian banyak lembaga sosial utk perawatan orang terbelakang mental Timbul kebutuhan utk menetapkan standar penerimaan dan klasifikasi yg objektif Perlu membedakan orang gila (gangguan emosional tdk disertaipenurunan daya intelektual) dg orang terbelakang mental (kerusakan intelektual sejak lahir)

MINAT AWAL PD KLASIFIKASI & PELATIHAN ORANG TERBELAKANG MENTAL Seorang dokter perancis berusaha mengklasifikasikan keterbelakang mental dari normal hingga idiot tingkat rendah Disimpulkan penggunaan bahasa mrpk kriteria yg paling dpt diandalkan terkait inteligensi Sumbangan : tes inteligensi sekarang banyak muatan verbal Dokter lainnya mencoba memberikan pelatihan ke orang yg terbelakang mental Teknik pelatihan : metode fisiologis (latihan intensif dlm pembedaan inderawi & pengembangan kendali motorik Teknik ini banyak dimasukkan ke dlm tes inteligensi non verbal tes inteligensi ttg kinerja seseorang Contoh : Seguin Form Board : memasukkan balok yg berbeda bentuk ke lubang2 yg sesuai secepat mungkin

PSIKOLOG EKSPERIMEN Tidak berminat pada perbedaan individu tetapi justru keseragaman jika ada perbedaan berarti tdk dpt digeneralisasikan Pendiri psikologi eksperimental mencerminkan pengaruh latar belakang dln bidang fisiologi & fisika (kepekaan stimuli visual, pendengaran & indera yg lain) Penekanan inderawi mempengaruhi tes2 psikologi pertama Eksperimen menunjukkan kebutuhan kendali yg ketat atas kondisi observasi shg dibutuhkan standarisasi. Hal ini mjd salah satu ciri khusus tes psikologi

SUMBANGAN FRANCIS GALTON Francis Galton orang yang berpengaruh dlm peluncuran gerakan testing Berminat pd hereditas manusia Utk penelitian ini diperlukan pengukuran ciri-ciri orang yg msh memiliki hubungan kelg dg yg tidak Diukur ciri-ciri fisik : tes ketajaman penglihatan, pendengaran, kekuatan otot, waktu reaksi, motor inderawi Hal menyumbangkanp pd pemikiran perbedaan individual dlm proses psikologis sederhana Galton yakin tes pembeda inderawi dpt berfungsi mengukur intelek seseorang Orang terbelakang mental jg sulit membedakan panas, dingin dan rasa sakit Galton jg merintis penerapan metode skala peringkat dan kuisioner dan jg penggunaan teknik asosiasi bebas yg selanjutnya diterapkan dlm metode statistik utk analisis data ttg perbedaan individual

CATELL & TES MENTAL AWAL James McKeen Cattell menduduki tempat penting dlm perkembangan testing psikologis Istilah tes mental pertaman kali digunakan dlm tulisan Cartel Cartel = Galton : ukuran fungsi intelektual bisa diperoleh melalui tes pembedaan inderawai dan waktu reaksi Evaluasi dilakukan utk tes awal ini ternyata hasil tdk menggembirakan Kinerja individual menunjukkan sedikit hubungan antara satu tes dg yg lain & menunjukkan sedikit hubungan atau tdk sama sekali dg peringkat yg dilakukan oleh guru atau nilai akademik

CATELL & TES MENTAL AWAL Pd masa yg sama psikolog Amerika menyusun tes yg cenderung meliputi fungsi-fungsi yg agak kompleks Kraeplin : tes menggunakan operasi aritmetik sederhana dirancang utk mengukur efek praktik, memori, kelelahan dan gangguan Ebbinghaus (Jerman) : menyelenggarakan tes komputasi matemetika, rentang memori, melengkapi kalimat bg anak-anak sekolah. Tes melengkapi kalimat yg paling berhubungan dg prestasi skolastik

CATELL & TES MENTAL AWAL Binet & Henri (Perancis) : mengkritik tes yg tll inderawi & tll konsentrasi pd kemampuan yg sederhana Mengusulkan kemampuan yg lebih kompleks : memori, imajinasi, perhatian, pemahaman, sugestible, apresiasi estetis

BINET & MUNCULNYA TES KECERDASAN Bertahun-tahun meneliti pengukuran inteligensi (bentuk tengkorak, muka, tangan dll) didapatkan kesimpulan : fungsi intelektual yg kompleks yg lebih berpengaruh Th 1904 : Binet ditugaskan oleh kementerian Pengajaran umum utk mempelajari prosedur pembelajarn anak terbelakang mental Binet bekerjasama dg Simon shg nama tes Skala Binet- Simon Skala 1905 tdr dr 30 masalah & tes diatur dr tingkat kesulitan yg semakin tinggi

BINET & MUNCULNYA TES KECERDASAN Tingkat kesulitan ditentukan scr empiris dg menyelenggarakan tes pd 50 anak normal berusia 3-11 th, anak terbelakang mental & orang dewasa Tes dirancang utk mengungkap penilaian, pemahaman, penalaran (komponen hakiki inteligensi) Skala ke 2 1908, jml tes ditingkatkan, semua tes dikelompokkan ke dalam tingkatan umur atas dasar kinerja dari 300 anak normal berusia 3-13 th Pd level 3 th ditempatkan semua tes yg sdh dilalui oleh 80-90% anak normal usia 3 th, level 4 utk anak usia 4 th dll Skor semua tes dinamakan sbg usia mental

TESTING KELOMPOK Keperluan merekrut prajurit pd saat PD I Tercipta tes Army Alpha (umum) 7 Army Beta (non bahasa utk buta huruf & orang asing tdk bisa berbahasa asing Tes ini jadi acuan pembuatan tes kelompok

TESTING BAKAT Sebelum PD I, para psikolog mulai mengakui perlunya tes bakat khusus utk melengkapi tes inteligensi Tes dikembangkan utk digunakan dlm konseling pekerjaan, seleksi dan klasifikasi personil industri dan militer Evaluasi thd tes inteligensi : kinerja individual menunjukkan variasi ckp besar Ada perkembangan analisis faktor : relasi diantara skor2 yg diperoleh byk orang pada berbagai tes yg berbeda Psikolog militer : meneliti diarahkan berdasarkan analisis faktor + penyusunan baterai multibakat (pilot, pembom, operator radio, penemu jarak dll)

TES PRESTASI YANG DIBAKUKAN Salah satu sekolah melakukan inovasi dengan mendatangkan penguji dari luar (menyingkirkan kemungkinan favoritisme penguji) Tdk adanya kesepakatan guru dlm menilai tes esai...muncul tes objektif jenis baru Penyusunan program testing nasional, regional, negara bagian

PENILAIAN KEPRIBADIAN Peristiwa awal testing kepribadian diilustrasikan oelh penggunaan Kraepelin atas tes asosiasi bebas dg pasien psikiatrik (peserta diberi kata stimulus dan pasien diminta memberikan respon akan kata tersebut Woodworth pd PD I mengembangkan Lembar Data Pribadi sbg piranti penyaring kasar utk identifikasi orang yg terganggu yg akan dikeluarkan. Tes berisi pertanyaan yg berhubungan dg gejala umum psikopatologi...cikal bakal kuisioner kepribadian & inventori pengenalan diri

PENILAIAN KEPRIBADIAN Muncul tes kinerja atau tes situasional. Kebanyakan tes meniru situasi kehidupan sehari-hari. Misal tes utk mengungkap perilakumenipu, berbohong, kerjasama, ketekunan Muncul tes proyektif : klien diberi tgs tdkterstruktur yg memberikan keleluasan dlm mjawab. Individu akan memproyeksikan respon karakteristiknya terhadap ke dalam tugas. Individu tdk tahu maksud dilakukan tes shg tdk dpt memberikan impresi

Novia Sinta R. PERSONALITY : overview

PENGERTIAN KEPRIBADIAN Meskipun sulit mendefinisikan kepribadian Biasanya dibedakan mnrt 2ciri : 1. konsisten : orang memiliki sifat yg melekat & pola tindakan yg muncul scr berulang 2. masing2 orang berbeda : ada perbedaan perilaku dari masing2 individu

PENGERTIAN KEPRIBADIAN Misal : ada 3 mhs mdptkn nilai B Ada 3 respon berbeda : protes, sedih, senang Kepribadian digunakan utk menjelaskan perbedaan perilaku diantara berbagai orang dan memahami konsistensi perilaku di dalam masing2 individu

Teori kepribadian yg mendasari tes kepribadian Psikoanalisa Tipe kepribadina Fenomenologi Behavioral & social learning Sifat (trait)

TRAIT CONCEPTIONS OF PERSONALITY Dalam teorinya, kepribadian terdiri dari : trait dan tipe (type). Trait dijelaskan sebagai susunan teoritis yang menggambarkan dimensi dasar dari kepribadian. Trait menggambarkan ketetapan respon individu dalam menghadapi suatu situasi yang berbeda-beda. Trait merupakan disposisi untuk berperilaku dalam cara tertentu, seperti yang tercermin dalam perilaku seseorang pada berbagai situasi.

Asumsi Teori Trait Trait merupakan pola konsisten dari pikiran, perasaan, atau tindakan yang membedakan seseorang dari yang lain, sehingga: Trait relatif stabil dari waktu ke waktu Trait konsisten dari situasi ke situasi Trait merupakan kecenderungan dasar yang menetap selama kehidupan, namun karakteristik tingkah laku dapat berubah karena: ada proses adaptif adanya perbedaan kekuatan, dan kombinasi dari trait yang ada

Asumsi Teori Trait manusia memiliki macam atau jenis potensi yang sama ketika dilahirkan, namun dengan tingkat kualitas yang berbeda. Ketika potensi itu aktual dalam kepribadian, maka tampak bahwa tidak ada dua orang yang memiliki kepibadian yang sama. Traits membuat kategori-kategori, menempatkan orang dalam tipe-tipe tertentu, memilih unsur pembeda yang fungsional, dan mengabaikan unsur pembeda yang tidak perlu

TOKOH Teori Psikologi Konstitusi oleh William H. Sheldon Teori Personologi oleh Henry A. Murray Teori Holisme dan Humanisme oleh Abraham Maslow Teori Faktorial Analitik oleh R. Cattel Teori Tipologi Biologis oleh Eysenck Teori Keunikan Individu oleh Gordon Allport

EYSENCK S PERSONALITY INVENTORY (EPI) Novia Sinta R

PENGANTAR Digolongkan dlm kelompok tokoh kepribadian yg menggunakan pendekatan analisis faktor Dg teknik analisis faktor pd subjek normal & neurotik ditemukan 2 dimensi kepribadian : neurotikisme dan introversi-ekstraversi EPI diproduksi dan didistribusikan oleh Fakultas Psikologi Universitas Indonesia EPI memisahkan 2 dimensi utama dari kepribadian yaitu Ekstraversi (E) dan Neurotikisme (N) serta memasukkan skala kebohongan (L) utk menganalisis validitas respon testi

PENGANTAR TIPE EKSTRAVERT suka bergaul Suka berpesta Mempunyai byk teman Membutuhkan utk berbicara dg orang lain Tidak suka membaca atau belajar sendirian Mengambil tantangan Sering menegakkan lehernya Membutuhkan stimulasi/kegembiraan Bertindak tanpa dipikirkan terlebih dahulu Pd umumnya merupakan orang yg impulsif

PENGANTAR TIPE INTROVERT Tenang Jenis orang yg malu-malu Instrospektif Lebih tertarik pada buku daripada orang Pendiam dan menjaga jarak kecuali dg teman2 akrab Cenderung uk membuat perencanaan di muka Melihat sebelum melompat (hati2) Tdk mempercayai doronagn hati saat ini

Dimensi neurotikisme (N) Mengungkap : range dari kegelisahan/ketakutan (nervous), tdk dpt menyesuaikan diri (maladjusted), over emotional

Skoring : Ekstraversi (E) meliputi soal no 1, 3, 5, 8, 10, 13, 15, 17, 20, 22, 25, 27, 29, 32, 34, 37, 39, 41, 44, 46, 49, 51, 53, 56 (jumlah=24) jumlahkan jawaban ya interpretasi - rata2 = 13-15 - EKSTRAVERT > 15 - INTROVERT < 13

Skoring : NEUROTIKISME (N) meliputi soal no 2, 4, 7, 9, 11, 14, 16, 19, 21, 23, 26, 28, 31, 33, 35, 38, 40, 43, 45, 47, 50, 52, 55 (jumlah=23) jumlahkan jawaban ya interpretasi - rata2 = 9-14 - NEUROTIK > 14 - TDK NEUROTIK < 9

Skoring : kebohongan -LIE (L) meliputi soal no 6, 12, 18, 24, 30, 36, 42, 48, 54 (jumlah=9) jumlahkan jawaban ya interpretasi - rata2 = 4-5 - BOHONG > 5 - JUJUR < 4