Validitas Tes. Agus Susworo Dwi Marhaendro

dokumen-dokumen yang mirip
Pengantar. Assessment (Atlet) Apa yang harus diukur? 6/19/2015. dilihat saja bisa, kenapa harus diukur. Tinggi? Berat? Postur? Lari? Pukulan? Lempar?

Modul ke: Psikometri. Validitas 1. Fakultas PSIKOLOGI. Maria Ulfah, M.Psi., Psikolog. Program Studi Psikologi.

VALIDITAS INSTRUMEN. Dalam teori tes klasik X = T + E

BAB 5 VALIDITAS EVALUASI HASIL BELAJAR

VALIDITAS DAN RELIABILITAS INSTRUMEN

Modul ke: Psikometri. Validitas 2. Fakultas PSIKOLOGI. Maria Ulfah, M.Psi., Psikolog. Program Studi Psikologi.

Psikometri Validitas 1

SISTEM EVALUASI PEMBELAJARAN PAI (KE-3) PROGRAM PASCA SARJANA STAIN SALATIGA

VALIDITAS & RELIABILITAS. Sami an

Pengantar Psikodiagnostik

CONTENT VALIDITY (Validitas Isi)

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP)

BAB III METODE PENELITIAN. adalah survei dengan teknik tes dan pengkuran.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. berpikir dalam menyelesaikan soal. Namun setelah diprediksi lebih lanjut,

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Dalam setiap penelitian diperlukan suatu metode. Penggunaan metode

III. METODOLOGI PENELITIAN. dihadapi. Menurut Arikunto (1998 : 3) penelitian eksperimen adalah suatu

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. basket di SMA Negeri I Banjarnegara sebanyak 20 atlet. Penelitian ini

Pertemuan 6 & 7 UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS. Objektif:

BAB III METODE PENELITIAN

BAHAN AJAR EVALUASI PEMBELAJARAN

BAB III METODE PENELITIAN. A. Variabel Penelitian. suatu penelitian (Arikunto,2006: 118). Dalam penelitian ini peneliti menggunakan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Dalam suatu penelitian membutuhkan suatu metode yang sesuai untuk

KUANTIFIKASI & OBJEKTIVITAS DALAM PEMERIKSAAN PSIKOLOGI

Perbedaan Kecerdasan Emosi pada Mahasiswa Akselerasi dan Non Akselerasi Dwi Deasyana S

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian asosiatif. Penelitian asosiatif

BAB III METODE PENELITIAN. A. Identifikasi Variabel. Adapun variabel yang dimaksud, sebagai berikut: : Stereotip daya tarik fisik dan kesepian

BAB III METODE PENELITIAN. A. Desain Penelitian. kuantitatif yaitu penelitian yang melakukan penelitian hipotesis untuk menjelaskan hubungan

Oleh: Ali Muhson, M.Pd. Kevalidan sebuah alat ukur ditunjukan dari kemampuan alat ukur tersebut mampu mengukur apa yang seharusnya diukur.

Reliabilitas Tes. Agus Susworo Dwi Marhaendro

2015 MOD IFIKASI TES KETERAMPILAN TEKNIK D ASAR SHORT PASS D ALAM CABANG OLAHRAGA FUTSAL: (MOD IFIKASI LOUGHBOROUGH SOCCER PASSING TEST)

BAB III METODE PENELITIAN. A. Desain Penelitian. yang lama dengan menggunakan metode ilmiah serta aturan-aturan yang berlaku.

A. JUDUL PENELITIAN Memvalidasi kembali tes keterampilan bolabasket STO untuk mahasiswa

Validitas dan Reliabilitas

BAB III METODE PENELITIAN. A. Desain Penelitian. Pada penelitian ini penulis ingin mengetahui ada tidaknya hubungan antara

BAB III PROSEDUR PENELITIAN. Dalam setiap melakukan penelitian diperlukan suatu metode. Penggunaan

BAB III METODE PENELITIAN

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN JURUSAN PENDIDIKAN OLAHRAGA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI KESEHATAN DAN REKREASI

BAB I PENDAHULUAN. kesegaran jasmani dan berpengaruh pula pada peningkatan prestasi pada cabang

Pertemuan Ke-7. Uji Persyaratan Instrumen : Validitas

a. PENGUKURAN - MEMBANDINGKAN SST DG UKURAN - BERSIFAT KUANTITATIF - BAGIAN DARI ALAT PENILAIAN b. PENILAIAN - PENGAMBILAN KEPUTUSAN DG UKURAN

BAB III METODE PENELITIAN. berdasarkan angka-angka yang diperoleh dari hasil analitik statistik

BAB III METODE PENELITIAN

PENELITIAN DESKRIPTIF

SMPIT AT TAQWA Beraqidah, Berakhlaq, Berprestasi

BAB III METODE PENELITIAN. modul IPA ini menggunakan metode Research and Development. (R&D). Penelitian R&D menurut Nana Syaodih Sukmadinata (2012:

ANALISA VALIDITAS DAN RELIABILITAS TES KESABARAN VERSI KEDUA PADA MAHASISWA

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Dalam bab ini akan diuraikan hal-hal yang berkaitan dengan metode

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. penelitian yang telah ditetapkan dan berperan sebagai pedoman atau penuntun pada

METODE PENELITIAN. Sugiyono (2010: 60) dalam bukunya menyimpulkan bahwa variabel penelitian

BAB III METODE PENELITIAN. A. Desain Penelitian. antara Health locus of Control dengan Perilaku berisiko terhadap kesehatan pada

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian

BAB III METODE PENELITIAN

METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri se-kecamatan Tulang Bawang

Hubungan Financial Literacy dan Perilaku Konsumtif pada Pengguna Instagram

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

III. METODOLOGI PENELITIAN. Metode penelitian merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan

TEKNIK PENGUJIAN VALIDITAS TES DAN VALIDITAS ITEM TES HASIL BELAJAR

BAB III METODE PENELITIAN. data-data numerikal (angka) yang diolah dengan metode statistika (Azwar,

ARTIKEL SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) Pada Jurusan Penjaskesrek OLEH :

HUBUNGAN KAPASITAS AEROBIK MAKSIMAL DENGAN KEMAMPUAN BERMAIN BOLA BASKET PUTRA SMA NEGERI I BANJARNEGARA SKRIPSI

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

METODOLOGI PENELITIAN. sendiri (Suharsimi Arikunto, 1998:131). Berdasarkan tujuan dalam penelitian

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. dengan tujuan dan kegunaan tertentu (Sugi yono, 2012). dimaksudkan agar kebenaran yang diungkap benar-benar dapat

UJI VALIDITAS DAN UJI RELIABILITAS

Measurement Definisi Pengukuran

BAB III Metodologi Penelitian. Dalam penelitian diperlukan metode penelitian, tujuannya adalah agar

BAB III METODE PENELITIAN

METODOLOGI PENELITIAN. Dilihat dari kualifikasinya, maka penelitian ini berfungsi sebagai penelitian

III. METODOLOGI PENELITIAN. metode korelasional. Dijelaskan oleh Arikunto (1998) penelitian korelasional

Inisiasi II ASESMEN PEMBELJARAN SD

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Teknik Pengumpulan Data, (F) Validitas dan Reliabiltas Alat Ukur, (G) A. Tipe Penelitian

SILABI. Pokok Bahasan Sub Pokok Bahasan dan Sasaran Belajar Cara Pengajaran. : memahami dan menjelaskan definisi pengukuran

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. A. Desain Penelitian. menekankan analisis pada data-data numerikal (angka) yang diolah

24/02/2011. Psikologi Klinis. Dr. Sofia Retnowati. Measurement issues. Measurements Source of variation Classification Health measurements

BAB III METODE PENELITIAN. A. Tipe Penelitian. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Pendekatan

Transkripsi:

Validitas Tes Agus Susworo Dwi Marhaendro 1

Pendahuluan Faktor penting yang selalu dipertimbangkan dalam pemilihan dan penyusunan tes Berkaitan erat dengan tujuan pengukuran Validitas Tingkat kemampuan instrumen untuk mengungkap data sesuai dengan masalah yang hendak diungkapkan Derajat ketepatan pengukuran 2

Pendekatan validitas Pendekatan rasional Berdasarkan hasil pemikiran logis Berdasarkan analisis secara rasional Konstruksi (construct) Isi (content) Logika (logical) Nampak (face) Pendekatan empirik Berdasarkan pengamatan lapangan Berdasarkan hubungan dengan kriterium Berhubungan dgn kriteria (criterion related) Perbandingan (concurent) Ramalan (predictive) 3

Tipe Validitas Validity Criterion-related Validity Construct Validity Content Validity Concurent Validity Predictive Validity Face Validity Logical Validity 4

Content Validity Validitas isi Seberapa jauh mengukur keseluruhan kawasan pokok objek (isi) yang hendak diukur Seberapa akurat mengukur kemampuan dan materi subjek yang diajarkan (dalam pembelajaran) Estimasi isi dengan rasional (judgment) 5

Content Validity Face validity Berdasarkan format penampilan saja Berdasarkan ciri atau atribut Cara yang paling lemah Logical validity Berdasarkan kompenen keahlian yang dominan 6

Content Validity Contoh Pukulan forehand dalam tenis Bagus adalah di atas net dan masuk di bagian lapangan Toleransi di atas net Target di bagian belakang lapangan Tes dapat dijamin secara logika 7

Construct Validity Variabel konstruksi Konstra merupakan sifat/kualitas yang menunjukkan beberapa aspek tingkah laku Seberapa jauh mengukur penampilan berdasarkan kemampuan yang harus dikuasai Analisis faktor Pengukuran dominan pada psikologi 8

Construct Validity Contoh Kecemasan Indikator ; keringatan, denyut jantung, tekanan darah, gelisah, ingin buang air kecil Softball Throwing, Catching, Hitting, Running Tes dapat dijamin secara konstruksi 9

Criterion-related Validity Validitas yang berkaitan dengan kriteria Membandingkan skor tes dengan satu atau lebih variabel eksternal Estimasi dengan empirik (fakta) Analisis statistik korelasional Koefisien korelasi tinggi = validitas tinggi 10

Criterion-related Validity Concurent validity How well test estimate current performance Variabel estimasi Predictive validity How well test predicts future performance Variabel prediksi 11

Criterion-related Validity Contoh Concurent validity Lari 12 menit = VO2Max Lari zig-zag = kelincahan Predictive validity TPA = dapat menyelesaikan studi Tes Khusus (kesehatan dan keterampilan) dapat mengikuti perkuliahan di FIK UNY 12

Estimasi validitas Concurent validity (analisis korelasi) Expert judgment Round robin tournament Previously validited test Composite Score Construct validity (analisis beda rerata) Comparison over time Comparison with level 13

Expert judgment Skor tes (yang dibuat) dikorelasikan dengan skor dari ahli/pakar Jumlah ahli/pakar ganjil (tiga atau lebih) Tes baru: passing dalam bola basket Kriteria: pengamatan ahli/pakar bola basket Subjective ratings Koefisien korelasi antara skor tes baru dengan skor kriteria 14

Round robin tournament Skor tes (yang dibuat) dikorelasikan dengan skor/posisi dari hasil kompetisi Tes baru: pukulan forehand dalam bulutangkis Kriteria: Hasil kompetisi (skor/peringkat) Koefisien korelasi antara skor tes baru dengan skor/peringkat hasil kompetisi 15

Previously validited test Skot tes (yang dibuat) dikorelasikan dengan skor tes sejenis yang telah dibakukan Tes baru: passing dalam bola basket Kriteria: speed pass test (Harrison) Koefisien korelasi antara skor tes baru dengan skor tes sejenis yang telah dibakukan 16

Composite Score Skor item tes (yang dibuat) dikorelasikan dengan skor total dari semua item Tes baru: passing, dribbling, shooting dalam bola basket Kriteria: total/gabungan skor semua item Bantuan penggabungan dengan T score Koefisien korelasi antara skor item tes baru dengan skor total/bagungan semua item tes 17