PENGENALAN HTML - 3. Gambar 1. Layer Toolbar

dokumen-dokumen yang mirip
Tutorial Pembuatan Website dengan Menggunakan Dreamweaver

TUTORIAL PEMBUATAN WEBSITE DENGAN MACROMEDIA DREAMWEAVER

Macromedia Dreamweaver. Tatik Retno Murniasih, S.Si., M.Pd.

TUTORIAL PEMBUATAN WEBSITE Untuk Pengajar Tetap UK.Petra Pusat Komputer UK.Petra, Januari 2002

FLASH, FRAME, BEHAVIOR

Pokok Bahasan Membuat dan Menempatkan Tabel Menempatkan Footnotes Menempatkan Komentar (Comment) Mencetak Dokumen

MEMBUAT WEBSITE PERSONAL

SIMPLE TUTORIAL - ADOBE DREAMWEAVER CS 5 Oleh: H. Heri Istiyanto, S.Si., M.Kom.

Cara Mengelola Isi Halaman Web

Modul ke: Aplikasi Komputer. Microsoft Word. Fakultas TEKNIK. Muhammad Rifqi, S.Kom, M.Kom. Program Studi. Ilmu Komputer.

BAB II LANDASAN TEORI

Membangun Web Statis Menggunakan Dreamweaver Oleh : Mochamad Subecha, SE

PEMBUATAN BAHAN AJAR KIMIA BERBASIS WEB MENGGUNAKAN MICROSOFT FRONTPAGE

APLIKASI MANAJEMEN PERKANTORAN B BAB 2 LEMBAR KERJA PADA MS EXCEL

Area kerja. Gambar 1. Tampilan awal MS FrontPage

Ruang Kerja DREAMWEAVER MX 2004 :

Mencari Text 2) 3) KTI A : Week 02 (Pembuatan Dokumen)

Bab 10 Pemakaian Frame

Modul 5 Macromedia Dreamweaver 8

BAB 5 PROSES EDITING 5.1. EDITING AWAL

Pemrograman Komputer B

Komunikasi Multimedia

Header-Footer, Preview dan Cetak Dokumen

1.1 Apa Itu Dreamweaver 8?

BAB 1 Membuat dan Menyimpan Dokumen Sederhana Pada Bab ini anda akan mempelajari cara : Memulai Open Office Writer 1.

Aplikasi Komputer. Microsoft Office 2010 Microsoft Office Excel 2010 Bag 1. Miftahul Fikri, M.Si. Modul ke: Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Menyusun Materi dalam Bentuk Buku dengan Adobe InDesign

BAB I MENGENAL PLANNER

1. Pendahuluan. 2. Mengaktifkan Microsoft Excell. 3. Mengenal Lingkungan Kerja Microsoft Excell 4. Mengakhiri Microsoft Excell

Aplikasi Komputer. Pengenalan tentang Ms. Word 2010 serta fungsi-fungsi dasarnya (1) Ita Novita, S.Kom, M.T.I. Modul ke: Fakultas Ilmu Komputer

Kita dapat melihat dokumen dalam 4 tampilan yang berbeda, yaitu Normal View, Web Layout View, Print Layout View dan Outline View.

Membuat dan Menyimpan Dokumen Sederhana

BAB II. Ringkasan Modul:

Membuat situs sederhana dengan Dreamweaver *)

Membuat Bahan Ajar berbasis Web dengan Adobe Dreamweaver CS3. Bambang Adriyanto

2. What s the name of picture or symbol in desktop which has fuction to open Program? a. toolbar b. icon c. shortcut d. menu

Spreadsheet dan Diagram

Mengenal Calc. Pada Bab ini anda akan mempelajari cara:

Modul 5 Mengoperasikan Perangkat Lunak Lembar Sebar (Open Source) 1 KEGIATAN BELAJAR 2

BAGIAN II MICROSOFT WORD

5. Untuk membuat Page Border, klik menu Format, Border and Shading, maka akan muncul [Gambar 1] :

PRAKTIKUM SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Cara Membuat website dengan Dreamweaver

Bab 9 Menggunakan Tabel

MENGORGANISASIKAN OBJEK GAMBAR

Modul Pelatihan Komputer Ms. Word 2007

Spreadsheet dan Diagram

MENGGUNAKAN TABEL DAN FORMULA

Spesifikasi: Ukuran: 14x21 cm Tebal: 68 hlm Harga: Rp Terbit pertama: Februari 2005 Sinopsis singkat:

KENALAN AMA INDESIGN YUUK...

BAB II LANDASAN TEORI

A. Memulai dan Struktur Visual Basic

Materi Power POint Ajib Susanto, S.Kom : 1

Dasar-dasar Dreamweaver

MODUL VI OPERASI DASAR MS-EXCELL

STMIK DIKTAT SINGKAT MACROMEDIA DREAMWEAVER 8 SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER TASIKMALAYA.

DEPARTEMEN AGAMA MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI NGABLAK Jalan Ngablak-Mangli Km. 0 Ngablak Telepon KABUPATEN MAGELANG 56194

BAB VII. Ringkasan Modul:

BAB 2 Membuat dan Menjalankan Form dengan Single Block

PERTEMUAN 4 MENYISIPKAN TABEL

Membuat Buku Kerja dengan Microsoft Excel

MICROSOFT WORD Baris Judul. Drawing Toolbar

- Hingga Muncul tampilan dan editor Frontpage sebagai berikut : Area Kerja. Menu Formatting. Layer Kerja

Membuat File Database & Tabel

Modul 6 Mengoperasikan Perangkat Lunak Lembar Sebar (Open Source) 1 KEGIATAN BELAJAR 2

Mengenal Microsoft Word 2010

MEMBUAT DESAIN DAN LAY OUT PRESENTASI DENGAN MICROSOFT POWERPOINT

BAB 5. MEMBUAT DAN MENGGUNAKAN FORM

MODUL PEMOGRAMAN WEB I STMIK IM BANDUNG MODUL PEMOGRAMAN WEB I. Oleh: CHALIFA CHAZAR. Chalifa Chazar edu.script.id

Membuat Model SEM dengan AMOS

BAB II MEMBUAT OBJEK DASAR PADA GIMP

Ali Salim

Bab I Pengenalan ArcGIS Desktop

BAB II LANDASAN TEORI

BAB IV. APLIKASI PROGRAM ANIMASI (MACROMEDIA FLASH )

oleh : idrus, A.Md

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

Mengelola Bagian. Website Sekolah. Mengelola bagian utama Website Sekolah dibagi menjadi 3

MICROSOFT WORD. Formating Toobar

PERTEMUAN 1 PENGENALAN MICROSOFT OFFICE WORD 2007

Membuat File Database & Tabel

ULANGAN UMUM SEMESTER GASAL TAHUN

Bab 4 Melengkapi dan Mencetak Spreadsheet

adalah jenis-jenis tombol-tombol (buttons) yang dipakai di dalam system ini : Gambar 4.63 : Tombol ruler

BAB I MENU DAN IKON PADA PERANGKAT LUNAK PENGOLAH KATA

MACROMEDIA FLASH. 1.1 Mengenal interface Macromedia Flash 8. Panel. Timeline Stage. Properties. Animasi Sederhana dengan Macromedia Flash 1

BAB I. 1 P e m r o g r a m a n V i s u a l B a s i c - J a t i L e s t a r i

Microsoft Words. Oleh : ANNISA RATNA SARI

Bab 8 EFEK HUJAN DAN KILAT

Jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan

MEMBUAT TABEL, CAPTION PADA GAMBAR DAN TABEL, MEMBUAT DAFTAR GAMBAR DAN TABEL SERTA MENGGUNAKAN FORMULA PADA TABEL

Tabel, List. Tempatkan kursor pada dokumen windor, kemudian pilih salah satu cara berikut : Insert Table

Microsoft Word Bagian I

TIK CERDA S. Adobe Photoshop MODUL ADOBE PHOTOSHOP TIK CERDAS. TIK CERDAS Surabaya, Indonesia

BAB 10 LAYOUT PETA. Pada tab General, atur units map ke meter, display ke meter, klik OK. Rubahlah simbol warnanya

BAB 6 MEMBUAT DAN MEMODIFIKASI LAPORAN (REPORT)

KEMENTERIAN AGAMA MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI NGABLAK Jalan Ngablak-Mangli Km. 0 Ngablak , KABUPATEN MAGELANG 56194

Bab I Pengenalan Visual BASIC

Aplikasi Komputer. Ms. Powerpoint 2010 MODUL PERKULIAHAN. Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Disusun Oleh

Transkripsi:

PENGENALAN HTML - 3 A. Layer Layer merupakan salah satu keunggulan Dreamweaver dibandingkan dengan editor HTML lainnya. Dengan layer, kita dapat membuat halaman HTML yang tampilannya lebih fleksibel. Layer digunakan untuk menampilkan objek dengan posisi yang dapat diatur-atur sesuka kita, tanpa terbatas pada pandangan barisdemi-baris. Analoginya, layer diumpamakan sebagai plastic transparan yang dapat diletakkan dimana saja di atas kertas. Selama bekerja dengan layer, alangkah baiknya apabila window Layers dalam keadaan aktif. Caranya, klik menu Window, kemudian Layers. Gambar 1. Layer Toolbar A.1 Memasukkan Layer ke dalam Dokumen Untuk memasukkan layer ke dalam dokumen, kita dapat mengklik menu Insert > Layout Object > Layer. Maka, akan muncul objek seperti ini : Gambar 2. Tampilan Layer (design view) Anda dapat memasukkan lebih dari satu layer ke dalam dokumen Anda. Namun perlu diingat bahwa semakin banyak layer maka semakin besar pula dokumen 24

Anda. Setelah memasukkan layer ke dalam dokumen, maka window Layer akan menampilkan status dari semua layer yang ada di dalam dokumen. Gambar 3. Active Layer Penjelasan : Prevent Overlaps, berarti setiap layer yang ada akan dilarang untuk saling tumpang tindih. Tabel di dalam window Layers menampilkan semua layer yang ada pada dokumen. Urutannya yaitu dimulai dari yang paling atas sampai dengan paling bawah. Layer yang terletak di atas layer yang lain, akan ditampilkan lebih di atas (lebih kelihatan). Kolom bergambar mata, menandakan layer apakah terlihat atau tidak. Kolom Name menandakan nama layer, dan kolom Z menandakan ketinggian layer. Semakin besar Z, maka layer akan ditampilkan semakin terlihat (menutupi layer-layer lain dengan Z lebih kecil). Untuk mengubah urut-urutan ini, Anda dapat men-drag layer ke atas atau ke bawah atau mengubah nilai Z yang dimilikinya. A.2. Mengaktifkan Layer Untuk mengaktifkan layer, Anda dapat mengklik pada kotak kecil di pojok kiri atas layer yang bersangkutan, atau mengklik pada pinggiran layer yang bersangkutan. A.3. Memindahkan dan Mengubah Ukuran Layer Untuk memindahkan layer, aktifkan dulu layer yang diinginkan. Kemudian Anda dapat men-drag pinggiran layer ke tempat yang Anda inginkan. Untuk mengubah 25

ukuran layer, Anda dapat men-drag salah satu kotak di pinggiran layer sampai ukuran yang diinginkan tercapai. Gambar 4. Tampilan Layer A.4. Mengubah Properti-Properti Layer Untuk mengubah properti layer, Anda dapat mengaktifkan dahulu layer yang dinginkan, kemudian lihat pada Object Properties. Gambar 5. Layer Properties Kita akan membahas sebagian saja dari Layer Properties ini. Properti L menandakan posisi horizontal layer terhadap pinggir kiri dokumen Properti T menandakan posisi vertikal layer terhadap bagian atas dokumen Properti W menandakan lebar layer Properti H menandakan tinggi layer Z-index adalah urutan layer Vis adalah visibility, dimana jika default atau visible, maka layer akan terlihat. Sedangkan bila invisible, maka layer tidak terlihat. Dan jika inherit, maka layer akan menuruti sifat layer induknya. Bila layer induk visible maka ia juga visible. Begitu pula sebaliknya. Bg Image adalah gambar latar belakang dari layer Bg Color adalah warna latar belakang dari layer 26

Class adalah jenis style css dari layer A.5. Mengisi Objek Pada Layer Untuk mengisikan objek ke dalam layer, klik kiri mouse di atas layer yang diinginkan. Kemudian mulailah mengetik atau memasukkan gambar, table, dan objek-objek lain. Gambar 6. Contoh pengisian objek pada layer Pada gambar diatas, terdapat 2 buah layer, dimana layer pertama berada di bawah layer kedua karena Z-index layer pertama lebih kecil dari Z-index layer kedua. Jika Anda melihat hasilnya pada browser, maka pinggiran layer tidak akan terlihat. Gambar 7. Tampilan Layer pada Browser 27

B. Frame Frame ialah cara untuk menampilkan beberapa halaman HTML dalam satu jendela browser. Yaitu dengan membagi-bagi satu jendela browser menjadi beberapa bagian, dimana tiap bagian menampilkan halaman HTML yang berbeda-beda. Untuk bekerja dengan frame, Anda harus membuat satu halaman baru sebagai frameset. Dimana di dalam frameset ini terdapat beberapa halaman HTML untuk ditampilkan. Jadi, satu frameset bisa mengandung beberapa halaman HTML. Gambar 8. Struktur Frameset Selama bekerja dengan frame, alangkah baiknya bila toolbar frame dala keadaan aktif. Caranya, klik menu Window, Frame (atau Shift+F2). Sedangkan Object Properties juga sebaiknya dalam keadaan aktif (menu Window, Properties atau Ctrl+F3). Gambar 9. Toolbar Frame 28

B.1. Menambahkan dan Mengaktifkan Frame Untuk menambahkan frame, pertama-tama Anda aktifkan dulu halaman yang akan ditambahkan frame. Kemudian pada insert tab > Layout pilih Frames, Gambar 10. Frame Tool Pilih salah satu dari frame layout : Frame Gambar 11. Frame Layout Desciption Menambahkan frame kecil di sebelah kiri Menambahkan frame kecil di sebelah kanan Menambahkan frame kecil di atas Menambahkan frame kecil di bawah Menambahkan frame di sebelah kiri dan bawah, dengan frame bawah diprioritaskan Menambahkan frame di sebelah kanan dan bawah, dengan frame bawah diprioritaskan Menambahkan frame di sebelah kiri dan bawah, dengan frame kiri diprioritaskan Menambahkan frame di sebelah kiri dan bawah, dengan frame 29

kanan diprioritaskan Menambahkan frame di atas dan bawah Menambahkan frame di sebelah kiri dan atas, dengan frame kiri diprioritaskan Menambahkan frame di sebelah kanan dan atas, dengan frame kanan diprioritaskan Menambahkan frame di sebelah kiri dan atas, dengan frame atas diprioritaskan Menambahkan frame di sebelah kanan dan atas, dengan frame atas diprioritaskan Sebagai contoh, jika halaman HTML asalnya kosong, dan kemudian dimasukkan frame di sebelah kiri, maka halaman menjadi tampak seperti in (ilustrasi) : Gambar 12. Contoh Left Frame Sedangkan window frame menjadi seperti ini : Gambar 13. Tampilan Left Frame pada Window Frame 30

Lihat pada contoh gambar di atas. Saat ini, frame yang aktif adalah frame di sebelah kiri, yang ditandai dengan garis kotak tebal di sekeliling diagram. Jika Anda ingin mengaktifkan frame yang lain, klik pada diagram yang mewakili frame yang Anda inginkan. Jika Anda ingin mengaktifkan frameset, maka Anda dapat mengklik di pinggiran diagram tersebut. Gambar 14. Active Frameset Lihat pada diagram di atas, tampak bahwa garis tebal mengelilingi keseluruhan frame. Berarti, frameset sekarang dalam keadaan aktif. B.2. Mengubah Properti-Properti Frame Untuk mengubah properti frame, secara sederhana Anda dapat mengaktifka frame yang akan Anda ubah propertinya. Untuk cara mengaktifkan frame Anda dapat melihat kembali di bagian sebelumnya. Kemudian, lihat pada window Object Properties. Tampak properti-properti yang dimiliki oleh sebuah frame. Gambar 15. Frame Properties Frame Name adalah nama dari frame yang sedang aktif. Nama frame ini penting untuk dicatat karena dapat digunakan untuk membuat link lintas frame. 31

Src adalah nama file sumber dari frame yang sedang aktif. Untuk mengubah halaman yang ditampilkan, Anda dapat mengganti properti Src dengan salah satu file HTML yang telah Anda buat. Scroll untuk menentukan apakah frame yang sedang aktif akan diberi scrollbar ataukah tidak. Jika dipilih Auto, maka scrollbar diberikan hanya jika dokumen tidak dapat ditampilkan dalam satu layar sehingga diberikan scrollbar. No Resize : Jika dalam keadaan ter-cawang, maka frame tidak bisa diresize oleh user. Sedangkan jika tidak dalam keadaan ter-cawang, maka frame dapat di-resize oleh user. Borders menentukan apakah frame diberi border. Border Color menentukan warna dari border frame. B.3. Mengubah Properti-Properti Frameset Untuk mengubah properti frameset, Anda dapat mengaktifkan dahulu framesetnya. Kemudian properti dapat diubah pada Object Properties. Gambar 16. Frameset Properties Penjelasan : Borders menentukan apakah semua frame diberi border. Border Width menentukan lebar border Border Color menentukan warna border B.4. Mengubah Ukuran dan Menghapus Frame Untuk mengubah ukuran frame, secara sederhana Anda dapat men-drag batas frame ke arah horizontal atau vertikal sampai ukuran yang diinginkan tercapai. Untuk menghapus frame, Anda dapat men-drag batas frame sampai ke luar Document Window. 32

B.5. Save Semua Frame Yang perlu diingat dalam bekerja dengan frame yaitu sebelum mem-preview hasil pekerjaan Anda, Anda perlu menyimpan semua frame yang telah dibentuk. Caranya, klik menu File, kemudian Save All Frames. Maka Anda akan diminta untuk memberi nama file untuk frameset beserta frame-frame yang ada di dalamnya. 33