Teori Produksi : Perusahaan dan Produksi Sayifullah sayiful1@gmail.com Materi Presentasi Perusahaan dan produksi Klasifikasi input Jangka pendek Vs jangka panjang Fungsi Produksi Produksi dgn satu input variabel Produksi dgn semua input variabel Garis anggaran produksi (Isocost) Keseimbangan produsen Ekspansi Produksi 1
Perusahaan? Organisasi yg memanfaatkan dan mengkoordinasikan sumberdaya ekonomi dgn tujuan untuk menghasilkan output dan menjual output. Produksi Produksi merupakan konsep arus (flow concept), bahwa produksi merupakan kegiatan yg diukur sbg tingkat-tingkat output per periode/waktu, sedangkan kualitas output diasumsikan konstan. Produksi : penggunaan sumberdaya yg mengubah komoditi menjadi komoditi lainnya. Input (X1, X, ) Aktivitas Produksi Output (Barang atau Jasa)
Tujuan Perusahaan Tujuan utama : maksimalisasi laba Tujuan lainnya: Maksimalisasi sumberdaya (tenaga kerja) Maksimalisasi penjualan Maksimalisasi pertumbuhan (pendapatan) Klasifikasi Input Fixed input - relatif tetap utk jk waktu tertentu (kapasitas pabrik, mesin) Variable input input yg dpt dirubah dgn cepat dan mudah (tenaga kerja, raw material) Dalam klasifikasi lain dan penyederhanaan analisis produksi kita mengelompokkan semua input menjadi dua kategori yaitu tenaga kerja (labor) dan modal (capital). Modal dalam hal ini termasuk keahlian atau keterampilan seorang pekerja.
Jangka Pendek Vs Jangka Panjang Jangka pendek : suatu input tertentu relatif tetap. Jangka panjang : semua input bersifat variabel Fungsi Produksi Hubungan matematis antara input yg digunakan dgn output yg dihasilkan, ceteris paribus. Q = f (K,) Di mana : Q adalah tingkat output per unit periode K adalah modal adalah tenaga kerja
Produksi Jangka Pendek dgn Satu Input Variabel Q = f (, K), di mana K adalah konstan. bersifat variabel. Produksi Total, Produksi Marginal dan Produksi Rata-rata Produksi Total adalah banyaknya produksi yang dihasilkan dari penggunaan faktor produksi. TP = f(k,) Produksi Marginal adalah tambahan produksi yang diakibatkan oleh pertambahan satu tenaga kerja yang digunakan. TP MP : produksi marginal TP : pertambahan produksi total : pertambahan tenaga kerja MP Produksi Rata-rata adalah produksi yang secara ratarata dihasilkan oleh setiap pekerja. AP TP AP : produksi rata-rata TP : produksi total : tenaga kerja 5
Total Product, Average Product dan Marginal Product (Hubungan Matematis) TP = f (, K) atau Q = f (, K) AP = TP/ MP = TP/ atau MP = (TPn TPn-1)/ (n n-1) MP = TP atau MP=dQ/d Skedul Produksi dgn Satu Input Tetap Tenaga Kerja (pekerja per hari) Produksi Total -TP (pakaian per hari) Produksi Marginal MP (pakaian per hari) TP/ Produksi Rata-rata AP (pakaian per hari) TP/ A B 1. C 1 6 5. D 1. E 15.75 F 5 16 1. 6
Kurva Produksi Total dan Kurva Produksi Marginal Kurva Produksi Rata-rata 7
Menentukan Tingkat Produksi Maksimal Tingkat produksi maksimal bila : MP=; atau MP=AP Jika fungsi produksi ditunjukan dgn P= 9Q-Q. Tentukanlah pada tingkat produksi berapa yg merupakan tingkat produksi maksimal? Produksi maksimal bila MP=AP, maka MP=18Q-Q dan AP=9Q-Q. Dengan mengikuti aturan produksi maksimal yaitu bila MP=AP maka 18Q-Q=9Q-Q Q-9Q= atau (Q) (Q-9)=, maka Q=,5 Produksi Total dan Produksi Marginal 18 16 1 1 1 8 6 1 Produksi Total 5 Produksi Marginal 8
Hukum Hasil Marginal yg Terus Berkurang Dalam kegiatan produksi berlaku fenomena hasil marginal yg berkurang. Fenomena ini disebut hukum hasil marginal yg terus berkurang, yaitu berkurangnya tambahan output seiring dgn penambahan satu unit input variabel dan input tetap sejumlah tertentu (konstan). Hubungan Kurva TP, MP dan AP (Tahapan Produksi) TP TP TP 1 AP MP MP MP AP 1 I II III 9
Tiga Tahapan Produksi Tahap I : produksi rata-rata (AP) meningkat dgn input variabel meningkat. Tahap II : produksi rata-rata menurun (AP) seiring dgn produksi marginal yg berkurang, tapi produksi marginal (MP) masih positif. Tahap III : produksi rata-rata terus menurun (AP), seiring dgn produksi total (TP) dan produksi marginal yg menurun (MP), tapi produksi marginal sudah bernilai negatif. Produksi Jangka Panjang dgn Dua Input Variabel Dalam produksi jangka panjang semua input bersifat variabel (baik modal maupun tenaga kerja). Q = f (, K), di mana dan K adalah variabel. 1
Produksi dengan Dua Input Variabel Capital (K) 6 1 1 6 9 5 1 8 6 1 8 6 6 1 6 6 7 18 8 8 1 8 1 1 1 1 1 5 6 Capital (K) Output (Q) abor () Increasing output 6 5 M N Q= Q=6 Q=8 1 Q=1 Substitusi Capital dgn abor 1 5 6 abor () 11
Garis Anggaran Produksi (Isocost) Garis anggaran produksi (isocost) adalah garis yg menggambarkan berbagai kombinasi penggunaan input dgn biaya yg sama. Persamaan garis anggaran produksi (isocost) dapat dinotasikan secara matematis yaitu sbb: C=w+rK di mana : C adalah biaya atau anggaran yg tersedia; w adalah upah per unit tenaga kerja; adalah tenaga kerja; r adalah biaya atau sewa per unit modal; K adalah modal. Garis Anggaran Produksi (Isocost) C=w+rK C/r anggaran yg tersedia digunakan semuanya untuk membeli input modal. C/w anggaran yg tersedia digunakan semuanya untuk membeli input tenaga kerja. K C/r C=w+rK C/w 1
Perubahan Garis Anggaran Produksi Disebabkan Perubahan Harga Input dan Perubahan Pendapatan K K C/r1 C/r C/r C1/r C/r C/w1 C/w C/w C1/w C/w Isocost dengan Perubahan Pendapatan (Anggaran) Isocost dengan Perubahan Harga Input Kapital Keseimbangan produsen tercapai bila garis anggarannya bersinggungan dengan kurva produksi sama (Isoquant). K Bagaimana dgn kurva Q, dapatkah dicapai produsen? E KE Q Q M Q1 E Tenaga Kerja Gambar Keseimbangan Seorang Produsen 1
Ekspansi Produksi K Garis Perluasan Produksi C/r C1/r Q C/r Titik-Titik kombinasi input dengan biaya terendah (least cost combination) yg dihubungkan sehingga diperoleh garis perluasan produksi ( production expansion path) Q1 Q C/w C1/w C/w Terima Kasih 1