Bab 6 Assembly Design Workbench Assembly Design Memasukkan Assembly Design Workbench Document dan Membuka CATProduct 1. Pilih Start -> Mechanical Design -> Assembly Design.Perintah untuk masuk ke workbench Tampilan workbench dari Assembly Design Perancangann Produk dengan CATIAA V5 (Basic Level) 50
Assembly Design Workbench Tool Bars The Filtered Selection Tool Bar Products Selection The Product Structure Tools Tool Bar New Component Graph Tree Reordering New Product Generate Numbering New Part ProductInit Existing Component Manage Representations Replace Component The Multi-Instantiation Tool Bar Fast Multi Instantiation Define Multi Instantiation The Move Tool Bar Manipulation Explode Stop Manipulate on Clash The Snap Tool Bar Snap Smart Move The Constraints Tool Bar Coincidence Constraint Fix Together Contact Constraint Quick Constraint 51 Perancangan Offset Constraint Produk dengan CATIA V5 (Basic Level) Flexible/Rigid Sub-Assembly Angle Constraint Change Constraint Fix Component Reuse Pattern
The Scenes Tool Bar Enhanced Scene Scene Browser The Annotations Tool Bar Text With Leader Flag Note Weld Feature The Assembly Tool Bar Create Symmetry on Component Split Hole Pocket Add Remove The Constraint Creation Tool Bar Default Mode Chain Mode Stack Mode The Space Analysis Tool Bar 52 Clash Sectioning Distance
Inserting an Existing Component 2. Sebelum Memulai Proses, terlebih dahulu membuat beberapa part yang akan di assembly. 3. Memasukan part ke workbench Assembly Design. - Pilih menu Insert - > Existing Components, Kemudian Pilih Product 1 pada Specification tree 53
- Masukan part part yang akan di assembly. Contoh: Pada latihan dibawah akan di assembly 4 buah part, Block-cylinder Crank-shaft Lingkage piston Pengecekan data part dapat dilihat pada tree Fixing a Component Perintah ini digunakan sebelum memulai proses assembly, dimana dipilih dahulu part yang akan menjadi dasar (Fix) komponen yang akan di assembly. 1. Pilih part Block-cylinder pada specification tree atau view part. 2. Click icon Fix Component pada Constraints toolbar. 54
Kini part CRIC_FRAME sudah dalam keadaan fix. Keadaan fix ini ditandai dengan symbol fixed pada komponen di view part. Move Components Untuk memindahkan komponen, dapat dilakukan dengan menggunakan kompas (Gambar. A). Selain memindahkan, kompas juga dapat digunakan untuk memutar (Rotated) komponen. Gambar A. Kompas Kompas di letakkan pada komponen yang akan di pindahkan atau di putar sampai warna koordinat kompas menjadi hijau. Cara memindahkan atau menggeser kompas dengan mengklik titik merah pada kompas (Gambar.A1). Gambar A1. Titik untuk menggeser kompas 55
Kemudian komponen dapat dipindahkan sesuai koordinat yang diinginkan (X,Y,Z). Constraint components in an assembly Untuk proses assembly harus terlebih dahulu merakit komponen-komponen untuk menjadi produk rakitan baru. Toolbar yang digunakan adalah toolbar constraint. The Constraints Tool Bar Coincidence Constraint Contact Constraint Offset Constraint Angle Constraint Fix Component Fix Together Quick Constraint Flexible/Rigid Sub-Assembly Change Constraint Reuse Pattern 56
Coincidence Constraint Coincidence Constraint berdasarkan Axis (Sumbu). digunakan untuk menyatukan komponen 57
Contact Constraint Contact Constraint adalah perintah untuk menyatukan komponen berdasarkan pertemuan permukaan dengan permukaan (Face to face). 58
Offset Constraint Offset Constraint dengan menggunakan dimensi (Jarak). adalah perintah untuk menghubungkan komponen 59
Fix Component Fix Component adalah perintah untuk menentukan komponen yang tetap (fix). Pada proses assembly, perintah Fix sangat berpengaruh, dimana komponen yang di Fix merupakan komponen basis (dasar) dari komponen-komponen yang dirakit. Update All Update All objek atau hasil assembly. adalah perintah yang digunakan untuk mengubah desain 60