BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Implementasi Sistem Tahap implementasi dan pengujian sistem, dilakukan setelah tahap analisa dan perancangan selesai dilakukan. Pada bab ini akan dijelaskan implementasi dari aplikasi sistem yang menggunakan beberapa fungasi yang penulis buat terdiri dari implementasi, pengkodean, dan interface dari aplikasi sistem tersebut. Sarana yang dibutuhkan dalam pembuatan sistem ini adalah perangkat pendukung yang terdiri dari software (perangkat lunak) dan hardware (perangkat keras), antara lain: 1. Software (perangkat lunak) a. System Operasi : Windows 8 Pro b. Web Server : Apache, MySQL database c. Browser : Google Chrome d. Program : PHP e. Tampilan : Macromedia Dreamweaver 8 2. Hardware (perangkat keras) a. Processor : intel(r) Core(TM) i3 b. RAM : 2 GB 4.2 Implementasi Basis Data Adapun langkah-langkah untuk menampilkan database, sebagai berikut: 1. Buka browser google chrome untuk membuka web server, kemudian ketikan http://localhost/phpmyadmin/ pada address. Gambar 4.1 Database localhost pada google chrome 47
2. Pilih db_surat untuk menampilkan database surat Gambar 4.2 Database Surat 3. Tampilan Tabel Admin Gambar: 4.3 Tabel Admin CREATE TABLE IF NOT EXISTS admin ( username varchar(20) NOT NULL, jabatan varchar (30) NOT NULL email varchar (20) NOT NULL password varchar(35) NOT NULL, PRIMARY KEY ( username ) ) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1; 48
4. Tampilan Tabel Disposisi Gambar 4.4 Tabel Disposisi CREATE TABLE IF NOT EXISTS disposisi ( no_urut varchar(10) NOT NULL, no_surat varchar(20) NOT NULL, tgl_surat date NOT NULL, tgl_terima date NOT NULL, tgl_disposisi date NOT NULL, perihal varchar(200) NOT NULL, kepada varchar (300) NOT NULL, instruksi varchar (200) NOT NULL, sifat_disposisi varchar(10) NOT NULL, asal_disposisi varchar(50) NOT NULL, update_disposisi varchar (500) NOT NULL, PRIMARY KEY ( no_urut ) ) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1; 49
5. Tampilan Tabel Surat Keluar Gambar 4.5 Tabel Surat Keluar CREATE TABLE IF NOT EXISTS arsip surat keluar ( no_urut varchar(10) NOT NULL, no_surat varchar(20) NOT NULL, tgl_surat date NOT NULL, tgl_kirim date NOT NULL, perihal varchar(250) NOT NULL, kepada varchar(50) NOT NULL, pengirim varchar(20) NOT NULL, jenis_surat varchar(15) NOT NULL, sifat_surat varchar(10) NOT NULL, lampiran varchar(255) NOT NULL, ) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1; 6. Tampilan Tabel Surat Masuk Gambar 4.6 Tabel Surat Masuk 50
CREATE TABLE IF NOT EXISTS arsip surat keluar ( no_urut varchar(10) NOT NULL, no_surat varchar(20) NOT NULL, tgl_surat date NOT NULL, tgl_terima date NOT NULL, asal_surat varchar(50) NOT NULL, pengirim_surat varchar(20) NOT NULL, perihal varchar(250) NOT NULL, jenis_surat int(10) NOT NULL, sifat_surat varchar(10) NOT NULL, tgl_input date NOT NULL, lampiran varchar(255) NOT NULL, PRIMARY KEY ( id_suratmasuk ) ) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1; 7. Tampilan Tabel User Gambar 4.7 Tabel User CREATE TABLE IF NOT EXISTS arsip surat keluar ( username varchar(15) NOT NULL, jabatan varchar(20) NOT NULL, email varchar(20) NOT NULL, password varchar(6) NOT NULL, 4.3 Tampilan Aplikasi PRIMARY KEY ( username ) 51
4.3 Implementasi Aplikasi Antarmuka Implementasi antarmuka sistem inasi Perancangan Sistem Inasi Dokument Mangement System berbasis web di Sekretariat Kementerian Perumahan Rakyat memiliki spesifikasi sebagai berikut: 4.3.1 Tampilan Halaman Login Halaman ini yang harus pertama kali digunakan oleh semua pengguna untuk dapat masuk ke masing-masing menu user dengan catatan sudah mendaftar ke admin terlebih dahulu sebagai user. Gambar 4.8 Tampilan Halaman Login 4.3.2 Tampilan Halaman Utama Halaman utama merupakan halaman yang akan tampil setelah user dan admin login. Di halaman utama ini user dapat membuka menu-menu yang ada di halaman tersebut sesuai dengan hak aksesnya. 52
Gambar 4.9 Tampilan Halaman Utama 4.3.3 Tampilan Form Input Surat Masuk Untuk membuka input surat masuk staff harus klik tombol button surat masuk dan selanjutnya klik input surat masuk. Form input surat masuk berguna untuk memasukan data surat masuk yang terdiri dari asal surat, no. surat, tgl. Surat, tgl. Terima, perihal, sifat surat, jenis surat, dan upload file. Dengan tampilan gambar sebagai berikut: Gambar 4.10 Tampilan Form Input Surat Masuk 53
4.3.4. Tampilan Data Surat Masuk Setelah staff melakukan penyimpanan data input surat masuk, staff dapat melihat data surat masuk yang sudah tersimpan dan dapat ditampilakan sebagai bahan Inasi bila sewaktu-waktu dibutuhkan. Dalam data surat masuk terdapat aksi edit dan hapus, fungsi edit berguna untuk meng-edit data apabila data yang di-input mengalami perubahan data, sedangakan fungsi hapus adalah untuk menghapus data yang danggap tidak mempunyai nilai lagi. Tampilan gambar sebagai berikut: Gambar 4.11 Tampilan Data Surat Masuk 4.3.5. Tampilan Input Lembar Disposisi Untuk membuka lembar disposisi, sekretaris harus klik button data disposisi, selanjutnya memilih input disposisi. Lembar disposisi berguna untuk memasukan data disposisi, yang terdiri dari no. urut, asal surat, no, surat, tgl, surat, tgl. Terima, tgl disposisi, perihal, kepada, sifat disposisi, dan isi instruksi. Field-filed tersebut harus semua terisi, dengan tampilan gambar sebagai berikut: 54
Gambar 4.12 Tampilan Lembar Disposisi Sekretaris 4.3.6. Tampilan Data Disposisi Surat Masuk Setelah Sekretaris input data disposisi dan melakukan penyimpanan data, maka program akan menampilkan data disposisi surat masuk. Untuk menambahkan data dispsosis, Sekretaris harus klik link Input Dispsosisi, pada table data disposisi terdapat aksi edit dan hapus, fungsi edit berguna untuk mengedit data apabila data yang di-input mengalami perubahan data, sedangakan fungsi hapus adalah untuk menghapus data yang danggap tidak mempunyai nilai lagi. Dengan tampilan gambar sebagai berikut: 55
Gambar 4.13 Tampilan Data Disposisi Surat Masuk Para Deputi, Kepala Biro, dan Kepala Pusat dapat mengecek disposisi melalui data disposisi dengan login sesuai jabatan masing-masing. Berikut adalah tampilan gambar data disposisi yang login sebagai Biro Perencanaan, pada table update disposisi data yang ditampilkan tidak ada itu artinya penerima disposisi belum merespon atau memberi komentar atas disposisi yang diterima. Gambar 4.14 Tampilan Data Disposisi Surat Masuk 4.3.7 Tampilan Update Disposisi Surat Masuk Penerima disposisi (Deputi, Kepala Biro, Kepala Pusat) dapat merespon disposisi dengan cara klik link nomor urut pada table data disposisi, maka akan tampil lembar disposisi, selanjutnya pada update disposisi masukan komentar pada kolom teks yang tersedia, kemudian klik button simpan untuk menyimpan komentar pada update disposisi. Berikut tampilan gambar update disposisi: 56
Gambar 4.15 Tampilan Form Update Disposisi 4.3.8 Tampilan Form Input Data Arsip Surat Keluar Untuk membuka input data arsip surat masuk staff harus login terlebih dahulu kemudian pilih button arisp surat keluar dan klik link input surat keluar, maka akan tampil sebagai berikut: Gambar 4.16 Tampilan Form Input Arsip Surat Keluar 57
4.3.9 Tampilan Data Arsip Surat Keluar Setelah staff melakukan pengisian data surat keluar dan menyimpan data tersebut, maka program akan menampilkan table data arsip surat keluar, pada table data arsip surat keluar terdapat aksi edit dan hapus, fungsi edit berguna untuk meng-edit data apabila data yang di-input mengalami perubahan data, sedangakan fungsi hapus adalah untuk menghapus data yang danggap tidak mempunyai nilai lagi. Link input surat keluar berfungsi untuk menambah data surat keluar. Berikut tampilan gambar data arsip surat keluar: Gambar 4.17 Tampilan Data Arsip Surat Keluar 4.3.10 Tampilan Form Registrasi Form registrasi hanya dapat di akses oleh Admin. Jadi setiap calon pengguna yang akan menggunakan aplikasi harus melaporkan diri kepada admin untuk mendapatkan username dan password. 58
Gambar 4.18 Tampilan Form Registrasi 4.3.11 Tampilan Data Pengguna Data pengguna hanya dapat diakses oleh administrator, admin dapat menentukan siapa saja yang berhak mengakses aplikasi. Berikut tampilan gambar data pengguna: Gambar 4.19 Tampilan Data Pengguna 59
4.4. Skenario Pengujian Skenario pengujian aplikasi dilakukan dengan metode Black Box testing. Metode black box testing ini merupakan pengujian program berdasarkan fungsi dari program dengan tujuan untuk menemukan kesalahan fungsi pada program. Pengujian dilakukan dengan cara memberikan sejumlah masukan (input) pada program aplikasi, kemudian diproses sesuai dengan kebutuhan fungsionalnya untuk melihat program aplikasi menghasilkan keluaran (output) apakah sudah sesuai dengan tahap perancangan. 4.5 Hasil Pengujian Dari skenario pengujian terakhir yang dilakukan dapat diperoleh hasil pengujian, hasil pengujian pada setiap menu pada aplikasi tersebut, terangkum dalam table hasil pengujian, sebagai berikut: Tabel 4.1 Skenario Pengujian No. Antar Muka Uji Coba Status Aplikasi Skenario Pengujian Hasil Pengujian 1 Tampilan Masuk ke Masukkan username Sukses Halaman Login Tombol Login halaman login dan menampilkan pengisian dan password username dan password 2 Tampilan Halaman Admin semua link menu pada halaman admin Masuk halaman admin Klik link satu persatu Sukses 3 Tampilan Menampilkan Mengolah kembali Sukses menu edit edit edit user data apa saja data user user yang akan diedit sampai dengan ganti password 60
4 Tampilan Menampilkan Menginput data user Sukses menu tambah untuk menambahkan tambah tambah user user user user 5 Tampilan Menampilkan Menginput data surat Sukses menu surat input masuk dengan field- surat masuk surat masuk field terisi semua masuk sebelum data disimpan 6 Tampilan menampilkan Melakukan proses Sukses menu data yang disposisi dan disposisi disposisi harus diisi pendistribusian surat surat sebelum masuk kepada masuk melakukan masing-masing disposisi surat penerima disposisi. 7 Tampilan Menampilkan Menginput field Sukses link upadate update disposisi Upadate update disposisi yang untuk memberikan disposisi disposisi harus diisi oleh komentar atas penerima disposisi surat yang disposisi di terima 8 Tampilan Menampilkan Menginput data arsip Sukses menu data input input dengan field-field Arsip surat surat keluar terisi semua sebelum Surat keluar yang harus data disimpan. Keluar diisi semua field-field yang tersedia, sebelum melakukan penyimpanan data 9 Tampilan Menampilkan Menginput/mengolah Sukses link edit link edit edit arsip kembali data arsip data arsip surat keluar surat keluar 61
surat keluar 10 Tampilan Menghilangkan Menghapus data Sukses link hapus link hapus data dalam arsip surat keluar data arsip tabel arsip surat surat keluar keluar 11 Tampilan Menampilkan Menginput data Sukses menu registrasi pengguna dengan Pengguna registrasi data pengguna kondisi semua filed- data field terisi seblum pengguna data disimpan 4.6 Hasil Analisa Pengujian Berdasarakan pengujian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa: 1. Semua link dan proses dapat berjalan baik sesuai dengan aplikasi yang dirancang. 2. Pengujian halaman login berjalan sesuai scenario pengujian yang dilakukan, semua user dapat masuk sesuai dengan hak akses masing-masing. 3. Pengujian halaman admin, pengujian dilakukan dengan menguji tombol yang terhubung dengan database. Pada pegujian ini admin dapat mengubah data yang terdapat pada aplikasi dan tidak semua menu dapat difungsikan karena disesuaikan dengan hak akses user. 62