Anatomi System Endokrin

dokumen-dokumen yang mirip
Diabetes tipe 2 Pelajari gejalanya

Apa Obat Diabetes Untuk Komplikasi Neuropati Otonom?

DIABETES UNTUK AWAM. Desember 2012

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. untuk menggambarkan haid. Menopause adalah periode berakhirnya

BAB I PENDAHULUAN. adalah datangnya menopause. Menopause merupakan keadaan biologis yang

Definisi Diabetes Melitus

glukosa darah melebihi 500 mg/dl, disertai : (b) Banyak kencing waktu 2 4 minggu)

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik yang

Diabetes Melitus (Kencing Manis)

BAB 1 : PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang American Diabetes Association (ADA) menyatakan bahwa Diabetes melitus

BAB I PENDAHULUAN. Pola penyakit yang diderita masyarakat telah bergeser ke arah. penyakit tidak menular seperti penyakit jantung dan pembuluh darah,

BAB I PENDAHULUAN. Diabetes Mellitus (DM) merupakan gangguan metabolisme dengan. yang disebabkan oleh berbagai sebab dengan karakteristik adanya

BAB I PENDAHULUAN. umur. Pada saat terjadi menopause, indung telur (ovarium) tidak berespon

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

II. TINJAUAN PUSTAKA. Seseorang dengan katarak akan melihat benda seperti tertutupi kabut, lensa mata

I. PENDAHULUAN. masalah utama dalam dunia kesehatan di Indonesia. Menurut American. Diabetes Association (ADA) 2010, diabetes melitus merupakan suatu

Fase Penuaan KESEHATAN REPRODUKSI LANJUT USIA. Fase Subklinis (25-35 tahun) Fase Transisi (35-45 tahun) Fase Klinis ( > 45 tahun)

BAB I PENDAHULUAN. dengan prevalensi obesitas nasional berdasarkan data Riskesdas 2007 adalah 19,1%.

BAB 1 : PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Status kesehatan masyarakat ditunjukkan oleh angka kesakitan, angka

DIABETES MELITTUS APAKAH DIABETES ITU?

BAB I PENDAHULUAN. Masa menopause merupakan suatu transisidimana ditandai. perubahan siklus menstruasi yang sebelumnya regular, siklik, bisa

PENGARUH SENAM KAKI DIABETIK TERHADAP NYERI KAKI PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DELANGGU

BAB II LANDASAN TEORI. mengeluarkan hormon estrogen (Manuaba, 2008). Menarche terjadi di

Beberapa Penyakit Organ Kewanitaan Dan Cara Mengatasinya

PENGANTAR KESEHATAN. DR.dr.BM.Wara K,MS Klinik Terapi Fisik FIK UNY. Ilmu Kesehatan pada dasarnya mempelajari cara memelihara dan

BAB 1 PENDAHULUAN. Diabetic foot merupakan salah satu komplikasi Diabetes Mellitus (DM).

BAB 1 PENDAHULUAN. DM suatu penyakit dimana metabolisme glukosa yang tidak normal, yang terjadi

Gejala Diabetes pada Anak yang Harus Diwaspadai

RENCANA KEPERAWATAN NO DIANGOSA KEPERAWATAN DAN KOLABORASI NOC NIC

BAB I PENDAHULUAN. sedangkan penyakit non infeksi (penyakit tidak menular) justru semakin

BAB I PENDAHULUAN. Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolisme dari karbohidrat,

BAB I PENDAHULUAN. disebabkan oleh kelainan sekresi insulin, ketidakseimbangan antara suplai dan

BAB I PENDAHULUAN. demografi, epidemologi dan meningkatnya penyakit degeneratif serta penyakitpenyakit

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. manifestasi berupa hilangnya toleransi kabohidrat (Price & Wilson, 2005).

BAB I PENDAHULUAN. yang sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup dari pasien DM sendiri.

BAB I PENDAHULUAN. Diabetes Mellitus (DM) adalah gangguan metabolisme kronik yang

DIABETES MELLITUS (PENYAKIT GULA)

BAB 2 DATA DAN ANALISA

BAB I PENDAHULUAN. Diabetes Melitus adalah penyakit hiperglikemia yang ditandai

Penyumbatan Pembuluh Darah

BAB I PENDAHULUAN. yang ditandai dengan meningkatnya glukosa darah sebagai akibat dari

BAB 1 PENDAHULUAN. Penyakit diabetes melitus (DM) adalah kumpulan gejala yang timbul pada

BAB 1 PENDAHULUAN. relatif sensitivitas sel terhadap insulin, akan memicu munculnya penyakit tidak

BAB I PENDAHULUAN. adalah suatu kondisi terganggunya metabolisme di dalam tubuh karena

Kanker Prostat. Prostate Cancer / Indonesian Copyright 2017 Hospital Authority. All rights reserved

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. I.1. Latar Belakang. Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis. yang telah menjadi masalah global dengan jumlah

Perdarahan dari Vagina yang tidak normal. Beberapa masalah terkait dengan menstruasi. Perdarahan selama kehamilan atau setelah persalinan

KUESIONER TENTANG PENGETAHUAN IBU TENTANG PERSIAPAN MEMASUKI MASA MENOPAUSE DI DUSUN V DESA SAMBIREJO KECAMATAN BINJAI KABUPATEN LANGKAT TAHUN 2007

Gangguan Hormon Pada wanita

BAB I PENDAHULUAN. seseorang oleh karena gangguan keseimbangan karbohidrat, lemak dan

Diabetes tipe 1- Gejala, penyebab, dan pengobatannya

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. dimulai dari masa anak-anak, remaja, dewasa, dan usia lanjut. Setiap peristiwa

BAB I PENDAHULUAN. menanggulangi penyakit dan kesakitannya. Dari data-data yang ada dapat

Obat Luka Diabetes Pada Penanganan Komplikasi Diabetes

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN UKDW. pada sel beta mengalami gangguan dan jaringan perifer tidak mampu

Obat Diabetes Paling Ampuh

BAB I PENDAHULUAN. Diabetes Melitus menurut American Diabetes Association (ADA) 2005 adalah

DM à penyakit yang sangat mudah kerja sama menjadi segitiga raja penyakit : DM CVD Stroke

Masa yang bermula dari akhir tahap reproduksi berakhir pada awal senium umur tahun

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. metabolisme gula akibat kurangnya sekresi hormon insulin sehingga terjadi

BAB I PENDAHULUAN. Kanker payudara adalah keganasan yang terjadi pada sel-sel yang terdapat

BAB I. Pendahuluan. diamputasi, penyakit jantung dan stroke (Kemenkes, 2013). sampai 21,3 juta orang di tahun 2030 (Diabetes Care, 2004).

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. makanan, berkurangnya aktivitas fisik dan meningkatnya pencemaran / polusi

Manfaat Terapi Ozon Manfaat Terapi Ozon Pengobatan / Terapi alternatif / komplementer diabetes, kanker, stroke, dll

Penyakit Diabetes Bisa Disembuhkan Seutuhnya..?

BAB 1 PENDAHULUAN. kelompok penyakit metabolic dengan karakteristik hiperglikemia yang

BAB 1 PENDAHULUAN. kesehatan umat manusia pada abad ke 21. Diabetes mellitus (DM) adalah suatu

DIABETES MELITUS. Bila nialai hasil pemeriksaan laboratorium lebih tinggi dari angka normal,maka ia dapat dinyatakan menderita DM.

BAB 1 PENDAHULUAN. organ, khususnya mata, ginjal, saraf, jantung dan pembuluh darah (America

BAB 1 PENDAHULUAN. Diabetes mellitus (DM) adalah salah satu penyakit. degenerative, akibat fungsi dan struktur jaringan ataupun organ

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Tanya-Jawab seputar. Diabetes

HUBUNGAN HIGH DENSITY LIPOPROTEIN DENGAN PENURUNAN FUNGSI KOGNITIF PADA WANITA POST MENOPAUSE

BAB 1 PENDAHULUAN. Menopause bukanlah suatu penyakit ataupun kelainan dan terjadi pada akhir siklus

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. wanita yang biasanya terjadi di atas usia 40 tahun. Ini merupakan suatu akhir proses

BAB I PENDAHULUAN. menggunakan insulin yang diproduksi dengan efektif ditandai dengan

BAB I PENDAHULUAN tahun jumlahnya meningkat dari 21 juta menjadi 43 juta atau dari 18%

2016 GAMBARAN PENGETAHUAN WANITA LANJUT USIA TENTANG DIET HIPERTENSI DI PANTI SOSIAL TRESNA WREDHA BUDI PERTIWI BANDUNG.

BAB I PENDAHULUAN. yang terdiri dari dataran tinggi atau pegunungan. Gangguan Akibat. jangka waktu cukup lama (Hetzel, 2005).

BAB 1 : PENDAHULUAN. dari 8,4 juta pada tahun 2000 menjadi sekitar 21,3 juta pada tahun Sedangkan

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

I. PENDAHULUAN. Diabetes Melitus disebut juga the silent killer merupakan penyakit yang akan

BAB I PENDAHULUAN. Diabetes melitus (DM) merupakan suatu penyakit dimana terjadi gangguan

BAB I PENDAHULUAN. secara efektif. Diabetes Melitus diklasifikasikan menjadi DM tipe 1 yang terjadi

BAB I PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. Kanker payudara adalah keganasan yang terjadi pada sel-sel yang terdapat

BAB I PENDAHULUAN. dalam tahap perkembangannya akan mengalami masa berhentinya haid yang dibagi

BAB I PENDAHULUAN. perubahan. Pada permulaan hidup perubahan itu kearah pertumbuhan dan

RIZKY KUSUMAWATI NPM PROGRAM STUDI D III KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN

Kanker Serviks. Cervical Cancer / Indonesian Copyright 2017 Hospital Authority. All rights reserved

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. yang kemudian, secara normal, terjadi setiap bulan selama usia reproduktif.

Obat Penyakit Diabetes dan Berbagai Komplikasi Neuropati

Transkripsi:

Anatmi System Endkrin Anatmi dan Fisilgi Sistem Endkrin Sistem endkrin, dalam kaitannya dengan sistem saraf, mengntrl dan memadukan fungsi tubuh. Kedua sistem ini bersama-sama bekerja untuk mempertahankan hmestasis tubuh. Fungsi mereka satu sama lain saling berhubungan, namun dapat dibedakan dengan karakteristik tertentu. Misalnya, medulla adrenal dan kelenjar hipfise psterir yang mempunyai asal dari saraf (neural). Jika keduanya dihancurkan atau diangkat, maka fungsi dari kedua kelenjar ini sebagian diambil alih leh sistem saraf. Bila sistem endkrin umumnya bekerja melalui hrmn, maka sistem saraf bekerja melalui neurtransmiter yang dihasilkan leh ujung-ujung saraf. Organ-rgan yang berperan dalam sistem endkrin adalah : 1. Hiptalamus 2. Kelenjar hipfisis 3. Kelenjar tirid 4. Kelenjar paratirid 5. Pankreas 6. Kelenjar adrenal 7. Gnad (testis dan varium) Struktur Sistem Endkrin :

Kelenjar ekskrin melepaskan sekresinya kedalam duktus pada permukaan tubuh, sepertikulit, atau rgan internal, seperti lapisan traktusintestinal. Kelenjar endkrin termasuk hepar, pankreas(kelenjar ekskrin dan endkrin), payudara, dan kelenjar lakrimalis untuk air mata. Sebaliknya, kelenjar endkrin melepaskan sekresinya langsung ke dalam darah. Perubahan System Endkrin pada Lansia 1. Prduksi hampir semua hrmn menurun 2. Penurunan kemampuan mendeteksi stres 3. Knsentrasi gluksa darah meningkat dan tetap naik lebih lama dibandingkan dengan rang yang lebih muda 4. Fungsi paratirid dan sekesinya tak berubah 5. Penurunan kadar estergen dan peningkatan kadar fllicle stimulating hrmne selama menpause,yang menyebabkan thrmbsis dan steprsis 6. Penurunan kadar prgesterne 7. Penurunan kadar aldstern serum sebanyak 50% 8. Penurunan laju sekresi krtisl sebanyak 25%

Gangguan System Endkrin pada Lansia 1. Diabetes Melitus Suatu penyakit kekurangan atau resistensi insulin yang krnis.diabetes mellitus ditandai dengan gangguan metablisme karbhidrat,prtein,dan lemak.peranan insulin di tubuh adalah untuk mengangkut gluksa ke dalam sel untuk bahan bakar atau simpanan glikgen.karena insiden DM meningkat seiring pertambahan usia,prfessinal perawatan kesehatan yang merawat lansia harus memiliki pemahaman yang lengkap mengenai penyakit ini. Diabetes terbagi dalam 2 bentuk : 1) Diabetes tipe 1 : yang tergantung pada insulin

2) Diabetes tipe 2 : yang tidak tergantung pada insulin.pada lansia diabetes tipe 2 terhitung sebanyak 90% kasus. Diabetes Melitus tipe 2 Seiring pertambahan usia,sel-sel tubuh menjadi lebih resisten terhadap insulin,yang mengurangi kemapuan lansia untuk memetablisme gluksa.selain itu pelepasan insulin dari sel beta pancreas berkurang dan melambat.hasil dari kmbinasi prses ini adalah hiperglikemia.pada lansia knsentrasi gluksa yang mendadak dapat meningkatkan dan lebih memperpanjang hiperglikemia. 1) Tanda dan gejala Penurunan berat badan dan kelelahan (tanda dan gejala klasik pada lansia) Kehilangan selera makan Penurunan penglihatan Retinpati atau pembentukan katarak Catatan : lansia mungkin tidak mengalami plidipsi karena mekanisme haus lansia kurang efektip 2) Pemeriksaan dianstik Kadar gluksa serum puasa dan pemeriksaan tleransi gluksa memberikan diagnsis definif diabetes Diagnsis dibuat setelah satu dari tiga criteria : Knsentrasi gluksa plasma acak 200mg/dl atau lebih tinggi Knsentrasi gluksa darah puasa 126mg/dl atau lebih tinggi

Kadar gluksa darah puasa setelah asupan gluksa perral 200mg/dl atau lebih 3) Kmplikasi Hipglikemi Ketasidsis diabetic,yang ditandai dengan hiperglikemia berat merupakan kndisi tang mengancam jiwa. Neurpati perifer biasa terjadi pada tangan dan kaki 4) Penatalaksanaan Pasien yang menderita diabetes tipe 1 membutuhkan penggantian insulin dan pemantauan kadar gluksa serum dan diet erta regimen latihan yang ketat Pasien penderita diabetes tipe 2 dapat memerlukan bat antidiabetik ral untuk merangsang prduksi insulin endgen,meningkatkan sensitifitas insulin tingkat seluler,menekan gluknegenesis hepatik dan memperlambat absrpsi karbhdrat di GI. Ahli gizi dapat menyusun diet khusus untuk memenuhi kebutuhan gizi pasien. Olahraga merupakan sarana penting dalam menangani diabetes tipe 2.Aktivitas fisik meningkatkan sensitivitas insulin,memperbaiki tleransi gluksa dan meningkatkan pengendalian berat badan. 5) Diagnse keperawatan Resik cedera berhubugan dengan kmplikasi diabetes Intervensi

Berikan insulin atau bat diabetic sesuai resep Jika regimen terapi telah ditetapkan,pantau kadar gluksa serum atau Hamglbin tergliksilasi setiap 6 sampai 8 minggu Pantau apakah ada kmplikasi akut terapi diabetic Perhatikan apakah ada tanda-tanda neurpati diabetic Perhatikan apakah ada tanda-tanda infeksi Deficit pengetahuan yang berhubungan dengan Diabetes mellitus dan regimen pengbatan yang kmpleks Intevensi : Bantu pasien mengembangkan strategi kping yang baru Rujuk pasien dan anggta keluarga untuk knseling Drng pasien mengungkapkan perasaannya mengani diabetes dan eeknya pada gaya hidup dan harapan hidup pasien Berikan perawatan kulit yang seksama 6) Penyuluhan Ajarkan pasien mengenai prses penyakit dan tekankan pentingnya mengikuti rencana terapi yang diprgramkan Drng pasien untuk mengikuti semua pertemuan dengan dkter dan pemeriksaan labratrium serta mempertahankan catatan hasil gluksa darah nrmal Mendrng kepatuhan perubahan gaya hidup yang diperlukan Instruksikan perawatan kaki pada pasien

2. Menpause Menpause adalah suatu fase alamiah yang akan dialami leh setiap wanita yang biasanya terjadi diatas usia 40 tahun. Ini merupakan suatu akhir prses bilgis dari siklus menstruasi yang terjadi karena penurunan prduksi hrmn Estrgen yang dihasilkan Ovarium (indung telur ). Serang wanita dikatakan mengalami menpause bila siklus menstruasinya telah berhenti selama 12 bulan. Hal ini disebabkan karena pertambahan usia sehingga varium menjadi kurang tanggap terhadap rangsangan LH dan FSH yang dihasilkan leh kelenjar hipfisa. Akibatnya varium melepaskan lebih sedikit estrgen dan prgestern, dan pada akhirnya prses vulasi terhenti 1) Menpause dibagi menjadi 2, yaitu : Menpause dini Menpause yang terjadi sebelum usia 40 tahun Menpause buatan Merupakan akibat dari campur tangan medis yang menyebabkan berkurangnya atau berhentinya pelepasan hrmn leh varium. 2) Etilgi menpause Alami : semakin tua, flikel wanita makin resisten terhadap stimulasi hrmn gnadtrpin dan reaksi umpan balik negatif terhadap hiptalamus. Akibatnya FSH dan LH di darah akan naik dan berakibat stimulasi strmal terhadap varium. Kadar estrgen dan prgestern pun menurun. Akhirnya terjadi feedback negatif dengan

peningkatan FSH dari kalenjar hipfise. Tubuh pun bereaksi dengan menpause Buatan: Akibat tindakan bedah (surgical menpause) atau pengbatan kanker (medical menpause) Sehingga perlu dilakukan perasi pengangkatan indung telur/ varium 3) Gejala-gejala menpause Ht flashes Merupakan perasaan panas yang muncul sebentar dan membuat wajah serta leher memerah. Selain itu, bisa juga menyebakan munculnya bintik merah di dada, punggung dan lengan. Kndisi ini kemungkinan diikuti leh keringat dan perasaan dingin Vagina menjadi kering Gejala psikis dan emsinal Pusing, kesemutan, dan jantung berdebar Hilangnya kendali terhadap kandung kemih Peradangan kandung kemih atau vagina Penyakit jantung dan pembuluh darah 4) Patfisilgi Pramenpause : Kekacauan siklus haid, perubahan psiklgis/ kejiwaan, perubahan fisik, pendarahan memanjang dan relatif banyak, terkadang disertai nyeri haid (dismenrea), usia antara 48-55 tahun, berlangsung selama 4-5 tahun. Perimenpause : Merupakan masa peralihan dengan siklus haid yang tidak teratur, mulai mengalami keluhan klimaterik, kadar FSH, LH, dan estrgen bervariasi, kadar prgestern rendah.

Menpause : Haid berhenti, kadar estrgen berkurang, perubahan serta keluhan psiklgik dan fisik makin mennjl, usia antara 56-60 tahun, berlangsung 3-4 tahun. Pascamenpause : Adaptasi perubahan psiklgik dan fisik, varium sudah tidak berfungsi, hrmn gnadtrpin meningkat, keluhan makin berkurang, usia 60-65 tahun. Andrpause Istilah andrpause yang menimpa pria memang belum memasyarakat. Bahkan cenderung dianggap mits. Padahal seluruh jenis hrmne yang menurun itu merupakan kenyataan. Andrpause berbeda dengan menpause. Andrpause kadangkadang disebut pula dengan istilah padam (partial andrgen deficiency in aging male). Maksudnya, hrmne reprduksi pria yang mulai menurun, namun tidak bersifat ttal. Tanda-tandanya: mudah berkeringat, merasa panas, gelisah, susah tidur, takut, cepat depresi, cepat lelah. 5) Penatalaksanaan Terapi hrmn pengganti. Terapi ini bisa meredakan gejala -gejala menpause.badan pengawas bat dan makanan Amerika (FDA) menganjurkan penggunaan prduk dsis rendah dan dalam waktu sesingkat mungkin. Hal ini karena studi telah menemukan bahwa penggunaan terapi pengganti hrmn jangka panjang bisa meningkatkan risik serangan jantung, strke, pengentalan darah dan kanker payudara Pertimbangkan perlu tidaknya terapi hrmn dan bat yang diresepkan lainnya, seperti pil KB dsis rendah pada masa perimenpause, antidepressant, bat tekanan darah, krim vagina serta terapi lainnya.

penyesuaian gaya hidup, seperti diet, lahraga, tidur dan mengntrl stres. Mereka yang mengalami Andrpause merasa tidak percaya diri, turunnya mtivasi, menghargai diri sendira, dan ketajaman mental. Mereka pun merasa tenaga dan kekuatannya berkurang termasuk massa pada ttnya, selain kehilangan bulu-bulu sexsual ditubuhnya. Hal tersebut di barengi dengan penumpukan lemak di daerah perut. Minat terhadap seksual ikut menurun, disertai dengan perubahan tingkah laku maupun aktivitas seksualnya. Dengan sendirinya, kualitas rgasme dan kemampuan ereksi berkurang pula bersama dengan ejakulasi hingga vlumenya menurun