BERITA RESMI STATISTIK

dokumen-dokumen yang mirip
PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

BADAN PUSAT STATISTIK KOTA BOGOR

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI


BPS KABUPATEN KENDAL PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DI KABUPATEN KENDAL BULAN OKTOBER 2015 DEFLASI 0,18 PERSEN

BADAN PUSAT STATISTIK KOTA BOGOR. PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN Inflasi Kota Bogor Februari 2017 sebesar 0,34 persen

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

BADAN PUSAT STATISTIK KOTA BOGOR

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DI KOTA KEBUMEN BULAN MARET 2015 INFLASI 0,03 PERSEN

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

BADAN PUSAT STATISTIK KOTA BOGOR

No. 01/3307/2017, 9 Mei 2017

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI


PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DI KOTA MAGELANG BULAN JANUARI 2017 INFLASI 1.23 PERSEN

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/ INFLASI KOTA BLORA JUNI 2016 INFLASI 0,22 PERSEN

WARTA INDEKS HARGA KONSUMEN (IHK) BPS KABUPATEN KENDAL

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN PROVINSI RIAU

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI KOTA BLORA JANUARI 2016 INFLASI 0,28 PERSEN

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI KOTA BLORA AGUSTUS 2017 DEFLASI 0,21 PERSEN

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN (IHK) KOTA BEKASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/LAJU INFLASI KOTA SALATIGA

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/LAJU INFLASI KOTA SALATIGA

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

WARTA INDEKS HARGA KONSUMEN (IHK) BPS KABUPATEN KENDAL



PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/LAJU INFLASI KOTA SALATIGA

WARTA INDEKS HARGA KONSUMEN (IHK) BPS KABUPATEN KENDAL

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DI KOTA KEBUMEN BULAN NOVEMBER 2016 INFLASI 0,52 PERSEN

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN / INFLASI KOTA PURWODADI DESEMBER 2016 INFLASI 0,35 PERSEN


PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN KOTA PEKALONGAN

WARTA INDEKS HARGA KONSUMEN (IHK) BPS KABUPATEN KENDAL

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI



PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/ INFLASI DI KOTA SRAGEN Bulan Januari 2017 Inflasi 1,10 persen


PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN / INFLASI KOTA PURWODADI MEI 2016 INFLASI 0,18 PERSEN


PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DI KOTA DUMAI

SELAMA BULAN MARET 2010 KOTA PEKANBARU MENGALAMI DEFLASI SEBESAR 0,34 PERSEN


PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI KOTA BLORA MARET 2017 DEFLASI 0,07 PERSEN

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

BERITA RESMI STATISTIK KABUPATEN NATUNA

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN / INFLASI

Transkripsi:

BERITA RESMI STATISTIK BPS KOTA TASIKMALAYA No. 02/02/33/79/Th.XVI, 1 FEBRUARI 2013 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI KOTA TASIKMALAYA JANUARI 2013 JANUARI 2013 KOTA TASIKMALAYA INFLASI 1,15 PERSEN Pada bulan Januari 2013 Kota Tasikmalaya inflasi 1,15 persen atau terjadi kenaikan indeks harga konsumen dari 136,90 pada bulan Desember 2012 menjadi 138,48 pada bulan Januari 2013. Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks harga konsumen pada beberapa kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok bahan makanan 4,09 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,02 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,70 persen, kelompok kesehatan 0,02 persen. Sedangkan pada 3 kelompok pengeluaran lainnya terjadi deflasi yaitu: kelompok sandang 0,11 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga 0,01 persen dan kelompok transport, komunikasi, dan jasa keuangan 0,05 persen. Komoditas yang memberikan sumbangan terbesar inflasi adalah beras. Laju Inflasi tahun kalender 2013 (Januari 2013) 1,15 persen dan laju inflasi year on year (Januari 2013 terhadap Januari 2012) 3,86 persen. Secara umum di Kota Tasikmalaya pada bulan Januari 2013 terjadi inflasi 1,15 persen dengan besaran IHK 138,48. Laju inflasi tahun kalender 2013 (sampai dengan Januari 2013) 1,15 persen dan laju inflasi year on year (Januari 2013 terhadap Januari 2012) 3,86 persen. Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks harga konsumen pada beberapa kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok bahan makanan 4,09 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,02 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,70 persen, 1 Berita Resmi Statistik Kota Tasikmalaya No. 02/02/33/79/Th. XVI, 1 Februari 2013

kelompok kesehatan 0,02 persen. Sedangkan pada 3 kelompok pengeluaran lainnya terjadi deflasi yaitu: kelompok sandang 0,11 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga 0,01 persen dan kelompok transport, komunikasi, dan jasa keuangan 0,05 persen. Perkembangan inflasi bulanan selama periode Januari 2012 s.d. Januari 2013 terlihat pada gambar 1. Selama periode tersebut terjadi inflasi sebanyak 8 kali dan deflasi 5 kali. Inflasi tertinggi terjadi pada bulan Januari 2012 sedangkan deflasi terendah terjadi pada bulan Maret 2012. Gambar 1. Perkembangan Inflasi Bulanan di Kota Tasikmalaya (IHK 2007 = 100) Desember 2012 Januari 2013 2 1 1.16 0.88 0.88 1.14 1.15 0 0.35-0.3-0.25-0.08-0.26 0.18-0.1 0.22-1 Jan-12 Feb-12 'Maret 2012 'April 2012 'Mei 2012 'Juni 2012 'Juli 2012 'Agustus '12 Sept '12 Okt'12 Nov'12 Des'12 Jan'13 Setiap kelompok pengeluaran memberikan andil terhadap inflasi/deflasi. Kelompok bahan makanan memberikan andil terbesar terjadinya inflasi bulan Januari 2013 di Kota Tasikmalaya dengan sumbangan inflasi sebesar 0,97 persen. Kelompok pengeluaran lainnya yang juga memberikan andil terhadap terjadinya inflasi adalah kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,01 persen, dan kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,18 persen. Sedangkan kelompok sandang menyumbang deflasi sebesar 0,01 persen. Kelompok kesehatan menyumbang inflasi sangat kecil yaitu 0,00 persen. Demikian juga dengan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olah raga dan kelompok transport, komunikasi, dan jasa keuangan menyumbang deflasi namun tidak signifikan yaitu 0,00 persen. (lihat Gambar 2) 2 Berita Resmi Statistik Kota Tasikmalaya No. 02/02/33/79/Th. XVI, 1 Februari 2013

Tabel 1. IHK dan Laju Inflasi Kota Tasikmalaya Bulan Januari 2013 Menurut Kelompok Pengeluaran (IHK 2007 = 100) IHK IHK IHK Inflasi Inflasi Inflasi Des Des Januari Januari Kalender ke 2012 2012 2013 2013*) 2013 **) ***) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) Kelompok Pengeluaran Andil Inflasi/deflasi Umum 136,90 136,90 138,48 1,15 1,15 3,86 1,15 1 Bahan Makanan 165,12 165,12 171,88 4,09 4,09 7,49 0,97 2 Makanan Jadi, Minuman, Rokok 136,45 136,45 136,48 0,02 0,02 1,88 0,01 dan Tembakau 3 Perumahan, Air, Listrik, Gas dan 141,55 141,55 142,54 0,70 0,70 4,12 0,18 Bahan Bakar 4 Sandang 128,88 128,88 128,74-0,11-0,11 2,89-0,01 5 Kesehatan 119,23 119,23 119,25 0,02 0,02 1,95 0,00 6 Pendidikan, Rekreasi dan Olah 122,52 122,52 122,51-0,01-0,01 4,88-0,00 Raga 7 Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan 105,85 105,85 105,80-0,05-0,05 0,73-0,00 *) Persentase perubahan IHK bulan Januari 2013 terhadap IHK bulan Desember 2012. **) Persentase perubahan IHK bulan Januari 2013 terhadap IHK bulan Desember 2012. ***) Persentase perubahan IHK bulan Januari 2013 terhadap IHK bulan Januari 2012. Gambar 2. Sumbangan Kelompok Pengeluaran Terhadap Inflasi Kota Tasikmalaya Januari 2013 (persen), (IHK 2007 = 100) Transport, komunikasi, dan jasa keuangan 0 Pendidikan, rekreasi, dan olah raga 0 Kesehatan 0 Sandang -0,01 Perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,18 Makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,01 Bahan Makanan 0,97 Umum 1,15-0,5 0 0,5 1 1,5 Berdasarkan hasil pemantauan terhadap harga barang dan jasa selama bulan Januari 2013 yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik Kota Tasikmalaya, beberapa 3 Berita Resmi Statistik Kota Tasikmalaya No. 02/02/33/79/Th. XVI, 1 Februari 2013

komoditas yang mengalami kenaikan harga dan memberikan sumbangan yang dominan terhadap inflasi antara lain: beras, daging ayam ras, telur ayam ras, sewa rumah, cabe merah, tomat sayur, bawang putih, jeruk, cabe rawit, kontrak rumah, apel, semen, pisang, kentang, tomat buah, bawang merah, ikan asin belah, besi beton, daging sapi, dan anggur. Sedangkan komoditas-komoditas yang mengalami penurunan harga dan dominan memberikan sumbangan deflasi antara lain: emas perhiasan, wortel, alpukat, dan gula pasir. (Gambar 3) Gambar 3. Sumbangan Inflasi Barang & Jasa di Kota Tasikmalaya Januari 2013 (persen) (IHK 2007 = 100) Emas perhiasan; -0,01 Wortel; -0,01 Alpukat; -0,01 Gula pasir; -0,01 Bawang merah; 0,01 Tomat buah; 0,01 Kentang; 0,01 Pisang; 0,01 Semen ; 0,02 Apel; 0,02 Kontrak rumah; 0,02 Cabe rawit; 0,02 Jeruk; 0,02 Bawang putih; 0,03 Tomat sayur; 0,04 Cabe merah; 0,04 sewa rumah; 0,13 Telur ayam ras; 0,15 Daging ayam ras; 0,2 Beras; 0,38-0,1-0,05 0 0,05 0,1 0,15 0,2 0,25 0,3 0,35 0,4 4 Berita Resmi Statistik Kota Tasikmalaya No. 02/02/33/79/Th. XVI, 1 Februari 2013

URAIAN MENURUT KELOMPOK PENGELUARAN 1. Bahan Makanan Secara umum kelompok bahan makanan pada bulan Januari 2013 inflasi 4,09 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 165,12 pada bulan Desember 2012 menjadi 171,88 pada bulan Januari 2013. Dari 11 subkelompok pengeluaran dalam kelompok ini, 10 subkelompok pengeluaran mengalami inflasi dan 1 subkelompok pengeluaran mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi pada subkelompok bumbu-bumbuan Tabel 2. Inflasi dan Sumbangan Kelompok Bahan Makanan Bulan Januari 2013 (%) No. Komoditi Inflasi Sumbangan BAHAN MAKANAN 4,09 0,97 1 Padi-2an, umbi-2an & hsl-nya 4,16 0,38 2 Daging & hasilnya 7,27 0,21 3 Ikan Segar -0,12 0,00 4 Ikan Diawetkan 1,74 0,01 5 Telur, Susu dan hsl-nya 5,95 0,16 6 Sayur-2an 2,61 0,04 7 Kacang-2an 0,04 0,00 8 Buah-2an 3,18 0,07 9 Bumbu-2an 8,84 0,10 10 Lemak dan Minyak 0,44 0,01 11 Bahan makanan lainnya 0,84 0,00 mencapai 8,84 persen, sedangkan inflasi terendah terjadi pada subkelompok ikan segar dimana pada subkelompok ini terjadi deflasi sebesar 0,12 persen. Kelompok bahan makanan menyumbang inflasi sebesar 0,97 persen. Beberapa komoditas pada kelompok bahan makanan yang dominan memberikan sumbangan inflasi antara lain: beras sebagai penyumbang inflasi tertinggi sebesar 0,38 persen, berikutnya adalah daging ayam ras menyumbang inflasi 0,20 persen, telur ayam ras 0,15 persen, cabe merah dan tomat sayur 0,04 persen, bawang putih 0,03 persen, jeruk, cabe rawit, dan apel masing-masing 0,02 persen, pisang, kentang, tomat buah, bawang merah, ikan asin belah, daging sapi, dan anggur masing-masing menyumbang inflasi 0,01 persen. Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga dan dominan memberikan sumbangan deflasi adalah wortel dan alpukat masing-masing menyumbang deflasi 0,01 persen. 5 Berita Resmi Statistik Kota Tasikmalaya No. 02/02/33/79/Th. XVI, 1 Februari 2013

2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau Kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau pada bulan Januari 2013 inflasi 0,02 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 136,45 pada bulan Desember 2012 menjadi 136,48 pada bulan Januari 2013. Inflasi terjadi pada subkelompok makanan jadi 0,03 persen dan subkelompok tembakau dan minuman beralkohol 0,08 persen. Sedangkan pada subkelompok minuman yang tidak beralkohol deflasi 0,05 persen. Kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau secara keseluruhan menyumbang inflasi 0,01 persen. 3. Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar Kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar pada bulan Januari 2013 inflasi 0,70 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 141,55 pada bulan Desember 2012 menjadi 142,54 pada bulan Januari 2013. Inflasi terjadi pada 3 subkelompok pengeluaran, yaitu subkelompok biaya tempat tinggal inflasi 1,30 persen, subkelompok perlengkapan rumah tangga dan subkelompok penyelenggaraan rumah tangga masing-masing inflasi 0,05 persen. Sedangkan pada subkelompok bahan bakar, penerangan, dan air stabil. Kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar menyumbang inflasi 0,18 persen. Komoditas yang mengalami kenaikan harga dan dominan menyumbang inflasi adalah sewa rumah, kontrak rumah, semen dan besi beton. Sumbangan inflasi komoditas tersebut adalah sewa rumah 0,13 persen, kontrak rumah dan semen masing-masing 0,02 persen, dan besi beton masing-masing 0,006 persen. 4. S a n d a n g Kelompok sandang pada bulan Januari 2013 deflasi 0,11 persen atau terjadi penurunan indeks dari 128,88 pada Desember 2012 menjadi 128,74 pada bulan Januari 2013. Subkelompok pengeluaran yang mengalami deflasi adalah subkelompok sandang wanita 0,06 persen, dan subkelompok barang pribadi dan sandang lain 0,27 persen. Sedangkan pada subkelompok sandang laki-laki terjadi inflasi 0,03 persen dan subkelompok sandang anak-anak stabil. 6 Berita Resmi Statistik Kota Tasikmalaya No. 02/02/33/79/Th. XVI, 1 Februari 2013

Kelompok ini pada bulan Januari 2013 menyumbang deflasi sebesar 0,01 persen. Komoditas yang mengalami penurunan harga dan dominan menyumbang deflasi adalah emas perhiasan. 5. K e s e h a t a n Kelompok kesehatan pada bulan Januari 2013 inflasi 0,02 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 119,23 pada bulan Desember 2012 menjadi 119,25 pada bulan Januari 2013. Inflasi terjadi pada subkelompok obat-obatan 0,04 persen dan subkelompok perawatan jasmani dan kosmetika 0,04 persen, sedangkan pada subkelompok jasa kesehatan dan subkelompok jasa perawatan jasmani stabil. Kelompok ini secara keseluruhan pada bulan Januari 2013 menyumbang inflasi namun tidak signifikan 0,00 persen. 6. Pendidikan, Rekreasi dan Olah Raga Kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga pada bulan Januari 2013 deflasi 0,01 persen atau terjadi penurunan indeks dari 122,52 pada bulan Desember 2012 menjadi 122,51 pada bulan Januari 2013. Deflasi pada kelompok ini disebabkan oleh deflasi pada subkelompok rekreasi sebesar 0,06 persen. Sedangkan pada subkelompok perlengkapan/peralatan pendidikan inflasi 0,03 persen, dan subkelompok pendidikan, subkelompok kursuskursus/pelatihan, dan subkelompok olah raga stabil. Kelompok ini secara keseluruhan pada bulan Januari 2013 menyumbang deflasi sangat kecil yaitu 0,00 persen. 7. Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan Kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan pada bulan Januari 2013 deflasi 0,05 persen atau terjadi penurunan indeks dari 105,85 pada bulan Desember 2012 menjadi 105,80 pada bulan Januari 2013. 7 Berita Resmi Statistik Kota Tasikmalaya No. 02/02/33/79/Th. XVI, 1 Februari 2013

Subkelompok transport mengalami deflasi sebesar 0,04 persen, subkelompok komunikasi dan pengiriman deflasi 0,12 persen, dan subkelompok sarana dan penunjang transport dan subkelompok jasa keuangan stabil. Kelompok ini secara keseluruhan pada bulan Januari 2013 menyumbang deflasi namun tidak signifikan hanya 0,0045 persen. Komoditas yang mengalami penurunan harga adalah tarip KAI dan telepon selular. 8 Berita Resmi Statistik Kota Tasikmalaya No. 02/02/33/79/Th. XVI, 1 Februari 2013

PERBANDINGAN INFLASI TAHUNAN Selama tahun 2009 2013 inflasi tertinggi untuk bulan Januari terjadi pada tahun 2012 sebesar 1,16 persen. Inflasi bulan Januari 2013 tertinggi ke-2 setelah Januari 2012. Laju inflasi tahun kalender (Januari 2013 terhadap Januari 2012) terendah selama periode 5 tahun terakhir. Tabel 3. Inflasi Bulanan, Kalender, Year on Year Kota Tasikmalaya 2009-2013 (%), (IHK 2007 = 100) Inflasi Januari Inflasi Kalender (Januari) Inflasi ke (Januari th n thd Januari th n-1) (1) (2) (3) (4) 2009 0,43 0,43 10,68 2010 1,02 1,02 4,79 2011 0,70 0,70 5,23 2012 1,16 1,16 4,64 2013 1,15 1,15 3,86 9 Berita Resmi Statistik Kota Tasikmalaya No. 02/02/33/79/Th. XVI, 1 Februari 2013

PERBANDINGAN IHK TUJUH KOTA DI JAWA BARAT DAN NASIONAL (IHK 2007 = 100) Semua kota-kota di Jawa Barat bulan Januari 2013 mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Bekasi 1,49 persen, dan terendah terjadi di Kota Bogor 0,58 persen. Inflasi bulan Januari 2013 dan tahun kalender 2013 (Januari 2013) Kota Tasikmalaya lebih tinggi dari inflasi Jawa Barat dan inflasi Nasional. Inflasi tahun ke tahun (y o y) (Januari 2013 terhadap Januari 2012) di tujuh kota di Jawa Barat tertinggi di Kota Depok yaitu 4,91 persen, dan terendah di Kota Cirebon 3,34 persen. Inflasi tahunan di Kota Tasikmalaya (y o y) (Januari 2013 terhadap Januari 2012) dibawah inflasi Jawa Barat dan Nasional. Tabel 4. Perbandingan Indeks Harga Konsumen dan Inflasi Bulan Januari 2013 Di Tujuh Kota di Jawa Barat dan Nasional, (IHK 2007=100) Nama Kota IHK Desember 2012 IHK Januari 2013 Inflasi Januari 2013 *) Inflasi Kalender 2013 **) (%) Inflasi ke ***) (%) (1) (2) (3) (4) (5) (6) 1 Bogor 135,16 135,95 0,58 0,58 4,48 2 Sukabumi 135,21 136,69 1,09 1,09 3,99 3 Bandung 128,57 129,39 0,64 0,64 3,40 4 Cirebon 138,86 139,69 0,60 0,60 3,34 5 Bekasi 132,65 134,62 1,49 1,49 4,23 6 Depok 133,53 135,25 1,29 1,29 4,91 7 Tasikmalaya 136,90 138,48 1,15 1,15 3,86 Gabungan Jawa Barat 132,25 133,64 1,05 1,05 4,13 Nasional 135,49 136,88 1,03 1,03 4,57 *) Persentase perubahan IHK bulan Januari 2013 terhadap IHK bulan Desember 2012. **) Persentase perubahan IHK bulan Januari 2013 terhadap IHK bulan Desember 2012. ***) Persentase perubahan IHK bulan Januari 2013 terhadap IHK bulan Januari 2012. 10 Berita Resmi Statistik Kota Tasikmalaya No. 02/02/33/79/Th. XVI, 1 Februari 2013

Tabel 5. Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Tasikmalaya Bulan Januari 2013 Serta Perubahannya Menurut Kelompok/Subkelompok Pengeluaran, (IHK 2007=100) Kelompok/Sub kelompok IHK Januari 2013 Inflasi Januari 2013 *) Kalender 2012 **) ke ***) IHK Desember 2012 [1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] U M U M / T O T A L 138,48 1,15 1,15 3,86 136,90 I BAHAN MAKANAN 171,88 4,09 4,09 7,49 165,12 1. Padi-padian, Umbi-umbian dan Hasilnya 175,23 4,16 4,16 0,21 168,23 2. Daging dan Hasil-hasilnya 187,99 7,27 7,27 20,76 175,25 3. Ikan Segar 157,04-0,12-0,12 7,38 157,23 4. Ikan Diawetkan 145,88 1,74 1,74 3,45 143,38 5. Telur, Susu dan Hasil-hasilnya 154,43 5,95 5,95 6,86 145,76 6. Sayur-sayuran 179,50 2,61 2,61 4,03 174,93 7. Kacang - kacangan 192,86 0,04 0,04 18,04 192,78 8. Buah - buahan 205,12 3,18 3,18 30,32 198,79 9. Bumbu - bumbuan 170,73 8,84 8,84 14,30 156,86 10. Lemak dan Minyak 123,38 0,44 0,44-3,77 122,84 11. Bahan Makanan Lainnya 139,31 0,84 0,84 2,41 138,15 II MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK & TEMBAKAU 136,48 0,02 0,02 1,88 136,45 1. Makanan Jadi 137,12 0,03 0,03 0,95 137,08 2. Minuman yang Tidak Beralkohol 127,70-0,05-0,05 3,36 127,76 3. Tembakau dan Minuman Beralkohol 139,10 0,08 0,08 4,23 138,99 III PERUMAHAN,AIR,LISTRIK,GAS & BAHAN BAKAR 142,54 0,70 0,70 4,12 141,55 1. Biaya Tempat Tinggal 135,02 1,30 1,30 4,21 133,29 2. Bahan Bakar, Penerangan dan Air 165,62 0,00 0,00 5,00 165,62 3. Perlengkapan Rumahtangga 127,58 0,05 0,05 0,65 127,51 4. Penyelenggaraan Rumahtangga 129,71 0,05 0,05 2,51 129,65 IV SANDANG 128,74-0,11-0,11 2,89 128,88 1. Sandang Laki-laki 107,58 0,03 0,03 0,45 107,55 2. Sandang Wanita 102,69-0,06-0,06 1,57 102,75 3. Sandang Anak-anak 107,96 0,00 0,00 0,76 107,96 4. Barang Pribadi dan Sandang Lain 196,46-0,27-0,27 6,17 197,00 V KESEHATAN 119,25 0,02 0,02 1,95 119,23 1. Jasa Kesehatan 134,19 0,00 0,00 2,15 134,19 2. Obat-obatan 124,31 0,04 0,04 1,24 124,26 3. Jasa Perawatan Jasmani 116,66 0,00 0,00 0,00 116,66 4. Perawatan Jasmani dan Kosmetika 108,09 0,04 0,04 2,38 108,05 VI PENDIDIKAN, REKREASI DAN OLAH RAGA 122,51-0,01-0,01 4,88 122,52 1. Pendidikan 131,04 0,00 0,00 7,56 131,04 2. Kursus-kursus / Pelatihan 176,62 0,00 0,00 18,59 176,62 3. Perlengkapan / Peralatan Pendidikan 99,00 0,03 0,03 0,03 98,97 4. Rekreasi 106,52-0,06-0,06-0,87 106,58 5. Olahraga 155,67 0,00 0,00-0,60 155,67 VII TRANSPOR,KOMUNIKASI DAN JASA KEUANGAN 105,80-0,05-0,05 0,73 105,85 1. Transpor 110,71-0,04-0,04 1,08 110,75 2. Komunikasi Dan Pengiriman 74,35-0,12-0,12-0,68 74,44 3. Sarana dan Penunjang Transpor 157,93 0,00 0,00 0,75 157,93 4. Jasa Keuangan 107,82 0,00 0,00 1,24 107,82 *) Persentase perubahan IHK bulan Januari 2013 terhadap IHK bulan Desember 2012. **) Persentase perubahan IHK bulan Januari 2013 terhadap IHK bulan Desember 2012. ***) Persentase perubahan IHK bulan Januari 2013 terhadap IHK bulan Januari 2012. 11 Berita Resmi Statistik Kota Tasikmalaya No. 02/02/33/79/Th. XVI, 1 Februari 2013