BAB 4 IMPLEMENTASI DAN HASIL PENELITIAN 4.1 Spesifikasi Hardware dan Software Hasil perancangan program aplikasi ini dilakukan pada konfigurasi Hardware sebagai berikut : Processor : AMD Athlon64 3000+ Memory : 1 Gigabytes DDR PC3200 Hard Disk : 812 Kbytes ( Source code dan executable ) Monitor : 19 ( Resolusi 1280 x 1024 ) Saat penulis merancang program aplikasi ini, konfigurasi hardware sudah cukup memadai untuk melakukan tugas perancangan serta pengetesan program aplikasi. Juga tidak menutup kemungkinan spesifikasi hardware yang lebih baik dari konfigurasi di atas akan dapat menghasilkan peningkatan kinerja. Perancangan program aplikasi ini menggunakan software : Bahasa pemograman : C# Aplikasi editor pemograman : Visual Studio 2005 Express Edition Sistem Operasi : Microsoft Windows XP Profesional SP2 Hasil program aplikasi adalah berbentuk Command Line Program dengan nama file lzma#, pada kondisi software diatas, maka pengetesan dan implementasi dilakukan pada modus DOS (Disk Operation System).
40 4.2 Persiapan Data Pada proses kompresi, data yang penulis siapkan adalah data yang diambil dari beberapa pelanggan PT. Intermedia Lintas Indonesia berupa file dokumen berisikan maket / blueprint serta spesifikasi perangkat telekomunikasi bertipe document ( ekstensi *.doc dan *.pdf ). Setelah adanya data tersebut maka proses kompresi dapat dijalankan. Pada proses dekompresi, data yang digunakan adalah hasil dari proses kompresi di atas. Dengan data tersebut proses dekompresi dapat dijalankan. 4.3 Evaluasi Hasil Pengujian Program Pada proses kompresi, diperlukan sebuah file dokumen. Berikut adalah salah satu contoh file dokumen yang akan dikompresikan. Gambar 4.1 File Document dengan ukuran ~41 MBytes Pengerjaan kompresi file tersebut akan dilakukan sepenuhnya oleh program aplikasi yang penulis rancang.
41 4.3.1 Petunjuk Penggunaan Program Aplikasi Karena aplikasi ini adalah jenis Command Line Program, maka penggunaan aplikasi ini dimulai dengan membuka DOS Prompt terlebih dahulu. Tampilan DOS prompt sebagai berikut : Gambar 4.2 Tampilan DOS Prompt Command Line Program penulis rancang sebagai berikut : lzma# [d e] namafileinput namafileoutput o d : dekompresi o e : kompresi Apabila program dijalankan tanpa parameter d atau e, maka program akan menampilkan halaman bantuan yang isinya hanya sekedar info parameter tersebut diatas :
42 Gambar 4.3 Tampilan Program dijalankan tanpa parameter Untuk melakukan kompresi pada file, yang harus dilakukan adalah ketik file perintah berikut : Lzma# e electro magnetic compatibility[hp-2005-12].doc hasil.lzma Maka akan menghasilkan file yang telah di kompresi dengan nama hasil.lzma dari file sumber yaitu electro magnetic compatibility[hp-2005-12].doc. File hasil tidak ditentukan ekstensinya, oleh karena itu pengguna bebas menulis apa saja untuk nama serta hasil file ekstensi. Sebaliknya untuk melakukan dekompresi file, yang harus dilakukan adalah ketik file perintah berikut : Lzma# d hasil.lzma file utuh.doc Maka akan menghasilkan file yang telah di dekompresi dengan nama file utuh.doc dari file yang telah di kompresi. File hasil juga tidak ditentukan
43 ekstensinya, tetapi karena file sumbernya adalah ekstensi (*.doc), sebaiknya file hasil dekompresi harus diberikan ekstensi *.doc agar dapat dibaca pada aplikasi dokumen. Setelah melalui proses implementasi, maka hasil dari kompresi data dengan menggunakan aplikasi ini dapat dilihat pada gambar berikut. Gambar 4.4 Besar File sumber (40.3 MB) Gambar 4.5 Besar File hasil kompresi (38.1 MB)
44 4.4 Analisis Hasil Penelitian Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat penulis katakan bahwa : 1. Penerapan algoritma LZMA (Lempel-Ziv Markov Chain) pada metode kompresi dan dekompresi pada file berbasis dokumen berhasil diimplementasikan. 2. Analisa data yang di kompresi dan di dekompresi penulis jelaskan sebagai berikut. Tabel 4.1. Tabel Perbandingan Ukuran File Setelah Kompresi dan Dekompresi Nama File Ukuran Ukuran File Lama Waktu Ukuran File Lama Waktu File Kompresi Kompresi Dekompresi Dekompresi ProductDataSheet.pdf 67 KB 56 KB 0.101 detik 67 KB 0.0046 detik TBR21_TestReport.pdf 593 KB 545 KB 0.98 detik 593 KB 0.040 detik FunctionFaxDes.pdf 29 KB 21 KB 0.03 detik 29 KB 0.001 detik CircuitDiagram.pdf 693 KB 675 KB 1.21 detik 693 KB 0.047 detik BOM-Q3977-19 KB 14 KB 0.025 detik 19 KB 0.0013 detik 60001_101504.pdf 107705_G250CBreportC ert.pdf 3.607 KB 3.169 KB 5.7 detik 3.607 KB 0.24 detik electro magnetic compatibility [HP-2005-12].doc 41.320 KB 39.053 KB 70.4 detik 41.320 KB 31.83 detik Tabel 4.2. Tingkat kesalahan kompresi dan dekompresi (error) Nama File Nilai error ukuran file dekompresi dengan sumber asli. Ukuran dekompresi ukuran sumber x 100% ProductDataSheet.pdf 0 % TBR21_TestReport.pdf 0 % FunctionFaxDes.pdf 0 % CircuitDiagram.pdf 0 % BOM-Q3977-60001_101504.pdf 0 % 107705_G250CBreportCert.pdf 0 % electro magnetic compatibility [HP-2005-0 % 12].doc
45 3. Algoritma LZMA berhasil diterapkan dan memberikan hasil yang cukup signifikan dengan rasio yang tinggi. 4. Teknik kompresi lossless berhasil di terapkan dilihat dari ukuran file sumber dengan ukuran file setelah di dekompresi adalah sama. 4.5 Implementasi pada Sistem yang Berjalan Seperti penulis jelaskan pada bab 2 bahwa alasan perancangan program aplikasi ini ditujukan untuk efisiensi pengiriman data melalui media internet yang disediakan oleh sistem yang sedang berjalan. Gambar 4.6 Salah satu Proses yang sedang berjalan
46 Pada sistem yang sebenarnya, proses tersebut ada pada tampilan dibawah ini. Gambar 4.7 Halaman Proses Pengiriman File Alasan berikutnya program aplikasi yang penulis rancang di kerjakan dalam Command Line Program adalah agar dapat di letakkan (embed) pada proses pengiriman data diatas. Karena bahasa C# dapat dengan mudah di port / konversikan ke berbagai macam bahasa pemograman yang ada sekarang. Sehingga usulan ini dapat di implementasikan dengan mudah. 4.6 Pembahasan Hasil Penelitian Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat dikatakan bahwa kelebihan program yang penulis rancang adalah : 1. Program aplikasi ini dapat melakukan kompresi dengan rasio yang cukup lebih baik jika dibandingkan dengan program kompresi yang ada sekarang.
47 Berdasarkan hasil diatas dapat dikatakan juga bahwa kelemahan program aplikasi ini adalah : 1. Proses kompresi file yang berukuran besar memerlukan kompresi waktu yang lebih lama. 2. Program aplikasi dapat digunakan/diaplikasikan bagi pengguna yang sudah memiliki pengetahuan di bidang komputer (tidak user friendly). 3. Program aplikasi tidak dapat menentukan jenis ekstensi file sumber apabila melakukan proses dekompresi.