Pengenalan Awal Memotret Pesawat

dokumen-dokumen yang mirip
Tips Dasar Black & White Photography

LATIHAN BACA RASA UNTUK FOTO-FOTO DI MODUL 1

BAB I PENDAHULUAN. Total Penumpang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Spesifikasi Bandara Radin Inten II

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. kedaulatan yang ditetapkan oleh Undang-Undang. Berdasarkan letak

BAB 1. PENDAHULUAN. pada fungsi fisiologis dan psikologis seseorang. Sekitar tahun 1920, Walter

BAB I PENDAHULUAN. penjualan tiket, pelapor tiket, boarding pass, ruang tunggu penjualan souvenir,

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Tujuan Instruksional Umum : Tujuan Instruksional Khusus :

Pertemuan 4. Fotografi ACHMAD BASUKI

BAB I PENDAHULUAN. merupakan alat transportasi yang aman dan nyaman. Salah satu mode transportasi

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA,

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. (Airport) berfungsi sebagai simpul pergerakan penumpang atau barang dari

BAB I PENDAHULUAN. memperlancar perekonomian sebagai pendorong, penggerak kemajuan suatu wilayah.

BAB I PENDAHULUAN. Angkutan umum merupakan sarana untuk memindahkan barang dan orang

SAMBUTAN MENTERI PERINDUSTRIAN PADA ACARA KUNJUNGAN KE GARUDA MAINTENANCE FACILITY (GMF) AEROASIA JAKARTA, 04 MARET 2016

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN

BAB I PENDAHULUAN. mengadakan transportasi udara adalah tersedianya Bandar Udara (Airport)

BAB I PENDAHULUAN. merupakan pintu gerbang bagianbarat Indonesiayang. melayanipenerbanganhampir 70 kali dalamsatu jam.

BAB I PENDAHULUAN PENDAHULUAN

BAB 1 PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Pembangunan runway baru yang lokasinya paralel runway eksisting

Evaluasi dan Perencanaan Posisi Parkir Pesawat pada Apron Bandara Husein Sastranegara Bandung

BAB I PENDAHULUAN. Bandara Internasional Minangkabau yang terletak 23 km dari pusat Kota

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Pemanfaatan Laporan Prakiraan Cuaca dan Data Geodetik untuk Perencanaan Memotret Foto Landscape

PENGGUNAAN HIGH TEMPORAL AND SPASIAL IMAGERY DALAM UPAYA PENCARIAN PESAWAT YANG HILANG

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang

C. Tema dan Subtema Tema: Menumbuhkan minat konsumsi produk pangan khas Indonesia di era modern

Komposisi dalam Foto Portrait

BAB I PENDAHULUAN. Peningkatan kondisi ekonomi, sosial dan pertumbuhan penduduk

BAB I PENDAHULUAN. I.1 Latar Belakang Masalah

BAB III REKONTRUKSI 3D MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK PHOTOMODELER.

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB II LANGKAH PERTAMA KE NIAS

BAB I PENDAHULUAN. Sekolah sebagai pelaksana pendidikan akan terkena dampak dari setiap perubahan

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. ini telah menjadikan peranan transportasi menjadi sangat

BAB I PENDAHULUAN. Pada saat ini kemacetan dan tundaan di daerah sering terjadi, terutama di

Bandar Udara. Eddi Wahyudi, ST,MM

PA U PESAW PESA AT A T TER

BAB I PENDAHULUAN. mempunyai kemampuan untuk mencapai tujuan dalam waktu cepat, berteknologi

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. sosial merupakan saluran atau sarana pergaulan sosial secara online di dunia maya

Manajemen Risiko Keamanan Bandara. Keamanan Bandara

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

PENDAHULUAN BAB I. berpopulasi tinggi. Melihat kondisi geografisnya, transportasi menjadi salah satu

Esensial Tip Memotret Foto dengan Tablet

BAB I PENDAHULUAN. Tanggerang; Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta; Bandar Udara Sultan

Jurusan Teknik Sipil dan Lingkungan - Universitas Gadjah Mada. Pertemuan Kesembilan TRANSPORTASI UDARA

Analisa Kekuatan Perkerasan Runway, Taxiway, dan Apron (Studi Kasus Bandar Udara Soekarno Hatta dengan Pesawat Airbus A-380)

BAB IV HASIL RANCANGAN PRODUKSI. perancangan sangatlah penting. Maka dari itu penulis memilih media sosial Youtube

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia, sekaligus sebagai pendorong pertumbuhan pariwisata. Untuk

Tujuan Instruksional Umum : Tujuan Instruksional Khusus :

BAB II OBYEK DAN WILAYAH PENELITIAN. Peneliti akan mencoba memaparkan obyek dan wilayah penelitian dari penelitian

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

PT.LINTAS ANANTARA NUSA DRONE MULTI PURPOSES.

SEJARAH DAN PERKEMBANGAN INSTAGRAM

BAB I PENDAHULUAN. alamnya sudah tersohor hingga ke dunia internasional. Dengan luas provinsi

Evaluasi Kinerja Gate Assignment pada Terminal 1 Keberangkatan Domestik Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya

BAB I PENDAHULUAN. Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin maju dari masa ke

[[PERANCANGAN INTERIOR BANDARA INTERNASIONAL KERTAJATI MAJALENGKA]] BAB I PENDAHULUAN

Supaya Foto Tidak Blur

Foto landscape natural lebih menampakkan tempat apa adanya tanpa adanya perubahan maupun imajinasi yang aneh bagi mata manusia.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Menurut PP RI No.70 Tahun 2001 tentang Kebandar udaraan, Pasal 1 Ayat

PENGARUH LINGKUNGAN LAPANGAN TERBANG PADA PERENCANAAN PANJANG LANDASAN DENGAN STANDAR A.R.F.L. Oleh : Dwi Sri Wiyanti. Abstract

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

BAB I PENDAHULUAN. 1 Universitas Kristen Maranatha

BAB I. Pendahuluan. 1.1 Gambaran Umum Perusahaan

BAB III METODE PENELITIAN

Lensa Tele (Telephoto)

6 Kiat Sukses Melakukan Promosi di Bulan Ramadhan

mempengaruhi eksistensi maskapai penerbangan di Indonesia pada umumnya, karena setiap pelaku usaha di tiap kategori bisnis dituntut untuk memiliki

BAB IV ANALISIS PERHITUNGAN ARAH KIBLAT DENGAN MENGGUNAKAN AZIMUT PLANET. A. Algoritma Penentuan Arah Kiblat dengan Metode Azimut Planet

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Penelitian

BAB III PERFORMANSI PUBLIC ADDRESS SYSTEM

III. METODOLOGI PENELITIAN. memperoleh kesimpulan yang ingin dicapai dalam penelitian. Metodologi yang

BAB I PENDAHULUAN. strategis sehingga memiliki pengaruh positif dalam berbagai bidang. Moda

TUGAS AKHIR PEMETAAN NILAI KEKESATAN PADA PERMUKAAN PERKERASAN EKSISTING LANDAS PACU UTARA DI BANDARA SOEKARNO-HATTA

Dasar-Dasar Fotografi. Multimedia SMKN 1 Bojongsari

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

TAHAPAN STUDI. Gambar 3-1 Kamera Nikon D5000

STUDI OPTIMASI KAPASITAS LANDASAN PACU (RUNWAY) PADA BANDAR UDARA INTERNASIONAL JUANDA SURABAYA TUGAS AKHIR

KAJIAN PENGATURAN SLOT PENERBANGAN DI BANDARA SENTANI JAYAPURA

Memasang Moto Mod Catatan: 360 CAMERA Perhatian:

0 U S E R M A N U A L P A S V I S I T O R. cover

KESIMPULAN DAN SARAN

1 24 jam di Pulau Sebira «Watergius's Journal jam di pulau sebira/

BAB I PENDAHULUAN. Bandar udara merupakan lapangan terbang yang dipergunakan untuk. tidak dapat di jangkau oleh transportasi darat dan laut.

BAB I PENDAHULUAN. 88 juta orang dengan komposisi sebagai berikut: Tabel 1.1 Komposisi Pengguna Internet Indonesia Berdasarkan Usia

HAK PENUMPANG JIKA PESAWAT DELAY

Siapa Saja Bisa Motret! FB:

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

Transkripsi:

Instagram : @geonusantara Facebook : facebook.com/geonusantara geonusantara.or.id Twitter : @geonusantaraid LINE ID geonusantara Program Belajar Bersama Keluarga Geonusantara Pengenalan Awal Memotret Pesawat Abdiel Ivan Rivandi GeoJabar (GEO101500046) P lane Spotting merupakan sebutan untuk kegiatan memotret pesawat dan orang yang melakukannya sering disebut spotter. Tentunya kegiatan memotret ini dilakukan di sekitar bandar udara. Untuk gear yang digunakan bebas, kamera apapun dapat digunakan. Namun yang menjadi masalah adalah lensa, yakni memerlukan focal length minimal 200 mm untuk memotret pesawat. Semakin panjang focal length-nya, maka semakin bagus hasilnya. Bagi pengguna ponsel juga bisa menggunakan lensa klip zoom yang tersedia di pasaran. Namun ada beberapa bandar udara di Indonesia yang dengan lensa kit pun bisa memotret pesawat, seperti Bandung, Yogyakarta, Medan, dan Samarinda, karena tempat memotretnya cukup dekat dengan bandar udara, atau penggantian lensa kit/ pendek bisa digunakan untuk memotret dari dalam terminal bandar udara. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memotret pesawat, antara lain : 1. Lokasi Pengambilan Lokasi pengambilan sudah jelas akan banyak berada di sekitar bandar udara. Namun di sini yang harus ditekankan adalah posisi kita dalam pengambilan gambar. Hal ini dikarenakan kegiatan spotting di Indonesia tidak seperti di negara lain, dimana di Indonesia belum mendukung kegiatan spotting secara resmi dari pengelola bandar udara maupun pihak-pihak keamanan. Oleh karena itu, hobi ini masih dianggap kriminal dan unsafety oleh beberapa pihak. Saya ambil contoh kasus di Jakarta, di bawah ini adalah peta Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta, tempat terbaik untuk mengambil posisi gambar pesawat adalah di sekitar perimeter bandar udara (yang ditunjukkan dengan garis merah)

(Gambar : Gambar yang Diambil Pukul 08.00 Waktu Singapura) (Gambar : Peta Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta) Itu tidak berlaku di Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta saja, tapi berlaku juga di hampir setiap bandar udara di Indonesia. Dan cara itulah yang paling aman untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti ditegur oleh Aviation Security atau yang paling parah adalah ditangkap oleh Aviation Security. 2. Waktu Pengambilan Gambar Untuk menghasilkan foto yang menarik, waktu yang pas adalah sekitar pukul 07.00 10.00, lalu dari pukul 15.00 18.00. Untuk siang hari disarankan untuk tidak mengambil gambar pesawatnya karena akan menyebabkan heat yang cukup keras, serta backlit. Kenapa pagi atau sore? Mungkin ada istilah Golden Hour, dan istilah itu juga dipakai di sini, contoh : (Gambar : Gambar yang Diambil Pukul 17.00 WIB) (Gambar : Gambar yang Diambil Pukul 08.00 Waktu Singapura) Dari ketiga gambar di atas, terlihat perbedaan berdasarkan waktu pengambilan. Lebih menarik ketika saatsaat Golden Hours bukan? Lalu apa saja foto yang akan terlihat menarik? Berikut halhal yang bisa membuat foto terlihat menarik : a. Golden Hours

Seperti yang dibahas di atas, momen Golden Hours bisa menjadi hal menarik dalam foto, seperti warna kuning yang istilahnya enak dipandang. (Gambar : Golden Hours) b. Momen Take-Off atau Landing Hal yang bisa membuat menarik lainnya adalah momen ketika Take-Off ataupun Landing. (Gambar : Pesawat Terbesar di Dunia) Pesawat ini adalah pesawat terbesar di dunia, pesawat akan menjadi menarik di mata spotters Indonesia karena pesawat ini tidak beroperasi di Indonesia. Untuk bisa melihat pesawat besar ini, minimal kita berkunjung ke negara tetangga. Lalu apakah pesawat kecil tidak menarik? Belum tentu, contohnya pesawat ini : (Gambar : Momen Take-Off) c. Ukuran, Jenis Pesawat, dan Livery Untuk ukuran pesawat, semakin besar pesawat tersebut, semakin terlihat menarik. Contoh : (Gambar : Pesawat Kecil) Pesawat milik ExpressAir dengan jenis Dornier ini bisa dikatakan menarik karena pesawat ini tidak beroperasi di semua wilayah di Indonesia, hanya beberapa provinsi yang didarati oleh pesawat ini.

Untuk jenis pesawat, di dunia ini ada beragam jenis-jenis pesawat dari berbagai pabrikan. Namun yang umum dan yang sering berseliweran di langit Indonesia antara lain jenis Boeing, Airbus, dan ATR. 1) Airbus (Gambar : Pesawat Jenis Antonov) Lalu ada Livery, yang bisa membuat foto kita terlihat lebih menarik. 2) Boeing Jika kita bisa mendapatkan foto di luar pabrikan-pabrikan mainstream tadi, maka foto kita akan terlihat lebih menarik. Contohnya adalah pesawatpesawat ini : 1) Antonov, pesawat yang sangat jarang terlihat di Indonesia (Gambar : Livery) Kedua foto di atas adalah foto pesawat dengan jenis yang sama, yakni Airbus A350. Namun apa yang membuatnya beda? Gambar kedua hanyalah pesawat polos biasa, sedangkan gambar kedua bisa kita lihat stiker 10.000th Airbus Aircraft. Jadi

gambar pertama boleh dibilang lebih menarik karena memiliki ciri khas tersendiri di dalam body pesawat. d. Pemanfaatan Lingkungan Sekitar Hal terakhir yang bisa membuat foto pesawat kita menjadi menarik adalah dengan memanfaatkan lingkungan sekitar agar terlihat lebih joss. (Gambar : Pemanfaatan Genangan Air) Perpaduan unsur pesawat dengan pemandangan daratan dari atas juga menambah kesan menarik. (Gambar : Pemanfaatan Lingkungan Sekitar) Mungkin beberapa sudah mengetahui foto ini. Di foto ini saya memanfaatkan lingkungan sekitar agar terlihat lebih menarik. Lalu gambar di bawah ini saya memanfaatkan genangan air di sekitar landasan untuk membuat foto terlihat lebih menarik. (Gambar : Kombinasi Unsur Pesawat dengan Daratan dari Atas) Lalu bagi penyuka panning, pesawat bisa dijadikan salah satu obyek.

(Gambar : Penggunaan Teknik Panning pada Pesawat) Pesan yang ingin disampaikan kepada teman-teman yang akan memotret pesawat adalah tetap perhatikan rambu-rambu keselamatan dan tetap jaga keamanan ketika akan memotret pesawat. Untuk referensi mengenai foto pesawat, teman-teman bisa cek di akun instagram : 1. @indonesianspotters 2. @megaplane 3. @instagramaviation