PERKAWINAN PADAGELAHANG DI BALI

dokumen-dokumen yang mirip
BAB I PENDAHULUAN. mana masyarakat itu berada serta pergaulan masyarakatnya. 2 Kehidupan

ADAPTASI WANITA ISLAM TERHADAP KEHIDUPAN KELUARGA SUAMI STUDI KASUS PERKAWINAN AMALGAMASI WANITA ISLAM DAN PRIA HINDU DI BALI

TESIS PENINGKATAN PEMAHAMAN AFIKS PADA KOSAKATA BAHASA INGGRIS MELALUI PENERAPAN METODE INTENSIF PADA PESERTA DIDIK KELAS VIIIA SMP PGRI 7 DENPASAR

SKRIPSI MILIK ATAS TANAH TANPA AKTA PPAT DI KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG

KATA PENGANTAR. Puji syukur peneliti panjatkan ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa atas

GEGURITAN SUMAGUNA ANALISIS STRUKTUR DAN NILAI OLEH PUTU WIRA SETYABUDI NIM

KONSEKUENSI RANCANGAN UNDANG-UNDANG INISIATIF DEWAN PERWAKILAN RAKYAT YANG TIDAK MENDAPAT PENGESAHAN DARI PRESIDEN

BAB 1 PENDAHULUAN. Anak merupakan dambaan setiap orang, yang kehadirannya sangat dinanti-natikan

II. TINJAUAN PUSTAKA

TUGAS AGAMA DEWA YADNYA

SKRIPSI I MADE WAHYU CAHYADI NIM :

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

SKRIPSI PENYELESAIAN KREDIT MACET DALAM PERJANJIAN KREDIT DENGAN PERSYARATAN SURAT KEPUTUSAN PENGANGKATAN PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA PT

Penggunaan Kajang dalam Ritus Kematian (Kelepasan) Klen Brahmana Buddha di Desa Budakeling dan Sebarannya di DesaBatuan

SKRIPSI. ADAPTASI MAHASISWA ASAL KARANGASEM DALAM MEMILIH HUNIAN KOS DI KOTA DENPASAR (Studi Kasus Mahasiswa Rantauan Asal Karangasem) Oleh :

PENERAPAN ANALISIS KONTRASTIF DALAM PENGAJARAN PAST TENSE SISWA KELAS X IPA 3 SMAN 2 DENPASAR

Skripsi ini telah diuji oleh tim penguji dan disetujui oleh Pembimbing, serta diuji pada tanggal : 06 Juli 2017

PENGARUH KEPUASAN KERJA TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI DAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR PADA KARYAWAN BALI RANI HOTEL SKRIPSI

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PENANAM MODAL ASING DALAM SENGKETA HUKUM PENANAMAN MODAL DI INDONESIA

PENGARUH KEJELASAN SASARAN ANGGARAN, KARAKTER PERSONAL, DAN INFORMATION ASYMMETRY

SISTEM PEMBUKAAN DAN PENCAIRAN DEPOSITO RUPIAH PADA PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH BALI. Oleh : NI PUTU YUNIA ARDIAN NIM:

HALAMAN PENGESAHAN. Skripsi ini telah diuji oleh tim penguji dan disetujui oleh pembimbing, serta diuji

I KADEK AGASTIA MAHA PUTRA NIM:

PENGARUH KEPERCAYAAN NASABAH, BAURAN PRODUK DAN BAURAN LOKASI TERHADAP TRANSAKSI NASABAH PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM DI KECAMATAN PENEBEL TABANAN

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KARYAWAN BANK SEBAGAI PIHAK YANG TERAFILIASI TERKAIT DILAKUKANNYA MERGER BANK PADA P.T.

PENGARUH SIKAP DAN NORMA SUBJEKTIF TERHADAP NIAT BELI ULANG PRODUK FASHION VIA ONLINE DI KOTA DENPASAR SKRIPSI

BEBERAPA FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN REMAJA DALAM KEPUTUSAN MEMBELI TELEPON GENGGAM MEREK NOKIA DI KOTA DENPASAR

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP DISIPLIN KERJA PEGAWAI DI DINAS BALAI BAHASA PROVINSI BALI SKRIPSI. Oleh : KADEK YUDI PRAWIRA JAYA

PENGARUH STRUKTUR AUDIT, TEKANAN WAKTU, DISIPLIN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KINERJA AUDITOR PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK DI PROVINSI BALI

PROSEDUR PEMBERIAN KREDIT PENSIUNAN PADA PT. BANK BPD BALI KANTOR CABANG UBUD

PENGARUH KUALITAS LAYANAN DAN CITRA PERUSAHAAN TERHADAP KEPUASAN NASABAH PADA BANK OCBC NISP DI DENPASAR SKRIPSI

KATA PENGANTAR. rahmat dan karunia-nya skripsi yang berjudul Peranan Awig-Awig Sebagai

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH, DANA ALOKASI UMUM, DANA ALOKASI KHUSUS DAN BELANJA MODAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI BALI

ANALISIS BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGELUARAN IBU RUMAH TANGGA DI DESA TAJEN KABUPATEN TABANAN

: NI PUTU PEBI ARDIYANI NIM

FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS UDAYANA DENPASAR

Denpasar, Agustus Penulis

PENGARUH PERTUMBUHAN TABUNGAN HARI TUA TERHADAP PROFITABILITAS PADA PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH BALI KANTOR CABANG RENON

PENGARUH IKLIM ORGANISASI, KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL, DAN SELF EFFICACY

BAB I PENDAHULUAN. Bentuk-bentuk adat istiadat dan tradisi ini meliputi upacara perkawinan, upacara

PENGEMBANGAN PARIWISATA BERBASIS DESA ADAT DI DESA PENGLIPURAN KABUPATEN BANGLI

SKRIPSI CAMPUR KODE DALAM BAHASA INDONESIA PADA ACARA SAMATRA ARTIS BALI DI MEDIA MASSA BALI TV NI PUTU LILIK YUDIASTARI

DI KOTA DENPASAR SKRIPSI. Oleh: KADEK PRATITA YANTHI PROGRAM EKSTENSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS UDAYANA DENPASAR

PENGARUH LEADER-MEMBER EXCHANGE, ROLE STRESS DAN PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT TERHADAP TURNOVER INTENTION PADA KARYAWAN HOTEL GRIYA SANTRIAN SANUR

Tesis untuk Memeroleh Gelar Magister Pada Program Magister, Program Studi Linguistik, Program Pascasarjana Universitas Udayana

PENGARUH VARIABEL SOSIAL DEMOGRAFI TERHADAP KEPUTUSAN PENDUDUK LANJUT USIA MEMILIH UNTUK BEKERJA DI KECAMATAN KEDIRI KABUPATEN TABANAN SKRIPSI.

PENGARUH PEMBERDAYAAN KARYAWAN, KOMITMEN ORGANISASIONAL DAN KOMPENSASI FINANSIAL TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PADA LPD DESA ADAT JIMBARAN BALI

PENGARUH JUMLAH PRODUKSI, TENAGA KERJA DAN KURS VALUTA ASING TERHADAP EKSPOR PERHIASAN PERAK DI KABUPATEN GIANYAR SKRIPSI

PROFITABILITAS SEBAGAI PEMODERASI PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN PADA AUDIT REPORT LAG SKRIPSI. Oleh : NI LUH MADE WINDA PRATIWI NIM :

INTEGRITAS SEBAGAI PEMODERASI PENGARUH PENGALAMAN AUDITOR PADA KUALITAS AUDIT (STUDI PERSEPSI AUDITOR EKSTERNAL DI PROVINSI BALI) SKRIPSI

Lembar Pengesahan TESIS INI TELAH DISETUJUI PADA TANGGAL 28 DESEMBER 2016 NIP NIP

PROSEDUR PEMBELIAN PADA HARRIS HOTEL & RESIDENCES SUNSET ROAD. Oleh : ANAK AGUNG GEDE PUTRA ADNYANA NIM :

TEKANAN ANGGARAN WAKTU

SKRIPSI. Diajukan Oleh : GUSI BAGUS KOMPIANG PUTRA SETIAWAN NIM :

KEKUATAN HUKUM AKTA NOTARIS BERKENAAN DENGAN PENANDATANGANAN RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS) PERSEROAN TERBATAS MELALUI MEDIA TELEKONFERENSI

PENGARUH SISTEM PERPAJAKAN, KEADILAN, DAN TEKNOLOGI PERPAJAKAN PADA PERSEPSI WAJIB PAJAK MENGENAI PENGGELAPAN PAJAK SKRIPSI

PENGARUH TINGKAT PRODUKSI, HARGA, DAN KONSUMSI TERHADAP IMPOR BAWANG MERAH DI INDONESIA SKRIPSI. Oleh: MAYUN KARINA DEWI NIM:

TUGAS AKHIR STUDI ANALISIS PROSEDUR PERENCANAAN AUDIT LAPORAN KEUANGAN PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK I WAYAN RAMANTHA

PROSES PENYELESAIAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN PELAKU DALAM TINDAK PIDANA PENCEMARAN NAMA BAIK MELALUI INTERNET ( STUDI DI POLDA BALI )

PENGARUH MODAL, TINGKAT UPAH DAN TEKNOLOGI TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DAN OUTPUT PADA INDUSTRI TEKSTIL DI KABUPATEN BADUNG

PENGARUH KOMPENSASI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PT. SINAR SOSRO PABRIK BALI SKRIPSI

PENGARUH TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN DAN MEKANISME TATA KELOLA PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAN SKRIPSI

PERNYATAAN ORISINALITAS. orang lain untuk memperoleh gelar akademik di suatu Perguruan Tinggi, dan tidak

PERILAKU OPORTUNISTIK PENYUSUN ANGGARAN DI KABUPATEN/KOTA SE-BALI

ANALISIS PENDAPATAN ISTRI NELAYAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENDAPATAN KELUARGA DI DESA SERANGAN

PENGARUH JUMLAH BEBAN TANGGUNGAN KELUARGA, PENDAPATAN NON KERJA, DAN KEGIATAN ADAT TERHADAP ALOKASI WAKTU PEREMPUAN DI SEKTOR PUBLIK

PENGARUH DEBT TO ASSETS RATIO, DEVIDEND PAYOUT RATIO, DAN RETURN ON ASSETSS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA SKRIPSI

ASPEK HUKUM PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP PENCANTUMAN TULISAN HALAL PADA LABEL PRODUK PANGAN

PENGARUH KINERJA KEUANGAN DAERAH PADA PERTUMBUHAN EKONOMI, PENGANGGURAN, DAN KEMISKINAN DI KABUPATEN DAN KOTA PROVINSI BALI SKRIPSI

KATA PENGANTAR. Pujisyukur penulis panjatkan kehadirat Ida Sang Hyang Widhi Wasa, yang telah

Denpasar, Oktober Penulis

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETEPATAN WAKTU PELAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN

PENGARUH LEVERAGE, SYSTEMATIC RISK, GROWTH OPPORTUNITIES DAN FIRM SIZE

PUTU SATYARINI YUNITA DEWI NIM

PERBANDINGAN VOLATILITAS INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) SEBELUM DAN SETELAH KRISIS SUBPRIME MORTGAGE SKRIPSI

ANALISIS SOSIOLOGI SASTRA NOVEL RUMAH MERAH KITA KARYA IRWAN BAJANG

PENYELESAIAN WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN SEWA MENYEWA KAMAR RUMAH KOST DI KECAMATAN KUTA

KETERKAITAN BRAND IMAGE DAN PERILAKU KONSUMEN DALAM PEMBELIAN PRODUK PAKAIAN MEREK JOGER. Oleh : DWI FIBRIANA NIM :

ANALISIS SEKTOR POTENSIAL DAN KESEMPATAN KERJA SEKTORAL DI KABUPATEN BULELENG

I G A AGUNG ASTIA DEWI

FUNGSI TARI BEDHAYA KETAWANG DI KERATON SURAKARTA DALAM KONTEKS JAMAN SEKARANG

IDA AYU TRISNA YUDI ASRI NIM:

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA BAGI HASIL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI MELALUI BELANJA LANGSUNG DI KABUPATEN/KOTA PROVINSI BALI SKRIPSI

PENGARUH KOMITMEN ORGANISASIONAL, DUKUNGAN SOSIAL, DAN IKLIM ETIKA TERHADAP TURNOVER INTENTION

RITUAL PETIK LAUT PADA MASYARAKAT DESA KEDUNGREJO KECAMATAN MUNCAR KABUPATEN BANYUWANGI JAWA TIMUR

KOMPLEKSITAS TUGAS SEBAGAI PEMODERASI PENGARUH ORIENTASI TUJUAN DAN SELF-EFFICACY PADA AUDIT JUDGMENT DI KANTOR AKUNTAN PUBLIK WILAYAH BALI SKRIPSI

PENGARUH KEPUASAN KONSUMEN MEMEDIASI HARGA TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN DALAM BERBELANJA PADA FLORIST ONLINE DI DENPASAR SKRIPSI

PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN DAN KINERJA KEUANGAN TERHADAP KEBIJAKAN DIVIDEN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

PENERIMAAN OPINI AUDIT DENGAN MODIFIKASI GOING CONCERN DAN FAKTOR-FAKTOR PREDIKTORNYA (STUDI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA)

PENGARUH UMUR DAN JUMLAH TANGGUNGAN TERHADAP PENDAPATAN BURUH WANITA MELALUI ALOKASI WAKTU KERJA (Studi Kasus pada Buruh Wanita di Pasar Badung)

ANALISIS PENGUNGKAPAN DAN DAMPAK PENERAPAN CSR DI HOTEL THE WESTIN RESORT NUSA DUA BALI SKRIPSI

PENGARUH MODERNISASI SISTEM ADMINISTRASI DAN SANKSI PERPAJAKAN PADA KEPATUHAN WAJIB PAJAK DI KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA DENPASAR TIMUR SKRIPSI

RISIKO KREDIT SEBAGAI PEMODERASI PENGARUH LEVERAGE DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN SKRIPSI

PENGARUH KUNJUNGAN WISATAWAN, INFLASI DAN KURS DOLLAR AMERIKA SERIKAT TERHADAP NILAI EKSPOR KERAJINAN BAMBU PROVINSI BALI SKRIPSI

KEPERCAYAAN DIRI SEBAGAI PEMODERASI PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN PERILAKU BELAJAR PADA TINGKAT PEMAHAMAN AKUNTANSI

PENAMPILAN SAPI BALI PENGGEMUKAN YANG DIBERI RANSUM BERBASIS RUMPUT RAJA DENGAN SUPLEMENTASI MULTI VITAMIN DAN MINERAL

PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASIONAL TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR DI LPD DESA ADAT KEDONGANAN SKRIPSI

PENGARUH KOMUNIKASI, PENEMPATAN DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP KONFLIK KARYAWAN PADA CV. SARI SEDANA GIANYAR

Transkripsi:

PERKAWINAN PADAGELAHANG DI BALI PERSPEKTIF ANTROPOLOGI Oleh: LUH AYU KUSMIRAYANI 0801605001 JURUSAN ANTROPOLOGI FAKULTAS SASTRA UNIVERSITAS UDAYANA DENPASAR 2013

PERKAWINAN PADAGELAHANG DI BALI PERSPEKTIF ANTROPOLOGI Skripsi ini diajukan kepada panitia ujian sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Antropologi pada Fakultas Sastra Universitas Udayana Oleh : LUH AYU KUSMIRAYANI 0801605001 JURUSAN ANTROPOLOGI FAKULTAS SASTRA UNIVERSITAS UDAYANA DENPASAR 2013 i

Skripsi ini telah disetujui oleh Pembimbing dan diuji pada tanggal: 28 Januari 2013. Pembimbing II Pembimbing I (Dr. Ni Luh Arjani, M. Hum.) (Dra. Ni Made Wiasti, M. Hum.) NIP : 19570210 198601 2 001 NIP : 19591208 198601 2 001 ii

Skripsi ini telah diuji dan disetujui oleh tim penguji pada tanggal 28 Januari 2013 Tim Penguji : iii

ABSTRAK Sejalan dengan sistem kekerabatan di Bali yakni patrilineal, dimana garis keturunan dilihat dari anak laki-laki sehingga menjadikan kedudukan anak lakilaki menjadi lebih istimewa dibandingkan anak perempuan. Bentuk perkawinan yang paling umum dilaksanakan di Bali adalah perkawinan biasa dan nyentana. Perkawinan nyentana dilaksanakan oleh keluarga yang tidak memiliki anak lakilaki sehingga tidak dapat memilih perkawinan biasa. Kemudian muncul permasalahan bagi keluarga yang memiliki anak tunggal dan tidak memungkinkan memilih perkawinan biasa ataupun nyentana. Disinilah muncul bentuk perkawinan padagelahang yang dinilai sebagai solusi permasalahan tersebut. Permasalahan dalam penelitian ini terkait dengan latar belakang perkawinan padagelahang di Bali, proses perkawinan padagelahang di Bali dan dampak dari perkawinan padagelahang. Teori yang digunakan adalah teori fungsional dari Malinowski, teori feminis dengan aliran feminisme sosialis dan teori perubahan sosial sebagai dasar penelitian. Adapun beberapa konsep yang dipergunakan meliputi: konsep perkawinan, konsep padagelahang itu sendiri dan konsep perkawinan padagelahang. Penelitian ini dilakukan di Provinsi Bali dengan lokasi yang tidak fokus pada satu wilayah, melihat domisili informan yang berbeda-beda. Jenis data yang digunakan berupa data kualitatif dengan sumber data primer dan sekunder yang diperoleh melalui observasi, wawancara serta studi kepustakaan. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Data dalam penelitian ini diperoleh dari tiga pasang pengantin beserta orang tua serta dari tokoh masyarakat yang mampu memberikan informasi terkait dengan perkawinan padagelahang. Latar belakang perkawinan padagelahang ternyata tidak semata-mata karena sama-sama sebagai anak tunggal, namun juga dilatarbelakangi oleh karena sama-sama tidak sebagai anak tunggal, oleh kesamaan soroh (klen) dan oleh faktor lain. Proses perkawinan padagelahang sama halnya dengan perkawinan biasa dan nyentana yakni dengan cara mepadik (meminang), namun dalam proses upacaranya perkawinan padagelahang tidak ada istilah mepamit selayaknya perkawinan biasa dan nyentana. Perkawinan padagelahang inipun menimbulkan berbagai dampak dalam keluarga dan masyarakat yakni status ganda serta hak dan kewajiban yang juga dipikul secara ganda, mengingat status suami maupun istri tetap bertahan di rumahnya masing-masing. Berdampak juga pada akta perkawinan dan adanya surat perjanjian untuk memperkuat perkawinan. Kata kunci: Perkawinan, Padagelahang, Perkawinan padagelahang. iv

KATA PENGANTAR Terimakasih dan puji syukur yang teramat dalam penulis panjatkan kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa ( Tuhan Yang Maha Esa ), karena berkat rahmat dan anugerah-nya, penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Adapun judul skripsi ini adalah Perkawinan Padagelahang di Bali Perspektif Antropologi. Skripsi ini disusun sebagai salah satu persyaratan untuk memperoleh gelar sarjana program (S-1) Jurusan Antropologi, Fakultas Sastra, Universitas Udayana. Banyak kendala yang penulis hadapi untuk mewujudkan karya tulis ini. Namun berkat rahmat dan petunjuk Ida Sang Hyang Widhi Wasa, serta bimbingan dan bantuan dari berbagai pihak baik secara langsung maupun tidak langsung, secara moril maupun materiil, sehingga karya tulis ini dapat terwujud. Sebagai penghargaan atas semua yang diberikan kepada penulis, maka pada kesempatan ini penulis menyampaikan terimakasih kepada: 1. Bapak Prof. Dr. I Wayan Cika, M.S., selaku Dekan Fakultas Sastra Universitas Udayana. 2. Bapak Prof. Dr. I Nyoman Suarka, M.Hum., selaku Pembantu Dekan II Fakultas Sastra Universitas Udayana, yang juga sebagai tokoh adat dan pernah menangani perkawinan padagelahang. Terimakasih karena bersedia bercerita dan memberikan informasi terkait penelitian penulis. 3. Bapak Drs. I Nyoman Suarsana, M.Si., selaku Ketua Jurusan Antropologi Fakultas Sastra Universitas Udayana dan juga sebagai Pebimbing Akademik penulis, yang telah banyak memberikan motivasi, nasehat dan kepercayaan kepada penulis selama menjalani proses perkuliahan. v

4. Ibu Dra. Ni Made Wiasti, M. Hum., selaku pembimbing I yang dengan sabar memberi masukan, saran, petunjuk serta telah membimbing dan mengarahkan penulis sehingga skripsi ini dapat terselesaikan. 5. Ibu Dr. Ni Luh Arjani, M. Hum., selaku pembimbing II yang telah memberikan semangat, saran dan telah banyak meluangkan waktu untuk penulis berkonsultasi demi kesempurnaan penulisan skripsi ini. 6. Seluruh dosen pengajar di Jurusan Antropologi Fakultas Sasatra Universitas Udayana atas jasa-jasa dan ilmunya yang diberikan kepada penulis selama menjadi mahasiswa Antropologi. 7. Ibu Dra. Ida Ayu Alit Laksmiwati, M. Si., selaku dosen Antropologi Fakultas Sastra Universitas Udayana dan juga sebagai bibi yang selalu membimbing dalam hal apapun, memberikan nasehat maupun motivasi serta petuah-petuah yang sangat bermanfaat bagi masa depan penulis nantinya. 8. Bapak Prof. Dr. Wayan P. Windia, S.H.,MSi., selaku dosen di Fakultas Hukum Universitas Udayana, yang juga pengarang buku Perkawinan Padagelahang di Bali. Terimakasih karena dengan senang hati telah membagi waktu dan informasi kepada penulis terkait keperluan skripsi ini. 9. Bapak I Made Suastika Ekasana, S.H. Sag. MAg., selaku dosen hukum dan Pembantu Dekan I di Fakultas Dharma Duta Universitas Institut Hindu Dharma serta sebagai wakil ketua PHDI Provinsi Bali, yang bersedia memberikan informasi terkait keperluan penelitian penulis. vi

10. Ketiga pengantin perkawinan padagelahang beserta orang tua dalam penelitian ini yang menerima kehadiran penulis dengan tangan terbuka dan rasa kekeluargaan. Terimakasih karena telah bersedia memberikan waktu dan kepercayaan, tanpa ragu bercerita tentang kehidupan perkawinan padagelahang serta informasi yang berkaitan dengan penelitian penulis. Semoga perkawinan padagelahang yang dijalani senantiasa sejahtera dan diberkati oleh Ida Sang Hyang Widhi Wasa. 11. Bapak I Putu Widi Dharma yang telah memberikan motivasi dan kasih sayang selama hidup penulis. Ibu tercinta Ida Ayu Agung Trisnawati yang tulus menyayangi, mendidik dan menegur saat kekeliruan. Selalu menyelipkan doa dalam langkah penulis, memberikan kepercayaan kepada penulis untuk menempuh pendidikan SI Antropologi di Universitas Udayana serta berjuang dengan tangguh demi kebahagiaan anak-anaknya. Terimakasih atas dukungan moril dan materiil yang diberikan selama hidup penulis. 12. Kakak tersayang Putu Narendrayana, S.E., yang telah menjadi kakak yang menyenangkan, menghibur dan sebagai panutan bagi penulis. Senantiasa memberikan nasehat yang memotivasi, dan selalu menjadi seorang kakak yang melindungi. 13. Putu Tegar Buana Putra, yang telah menjadi partner hebat. Selalu menggenggam tangan penulis saat melangkah, menepuk bahu penulis saat terjatuh, membagi tawa dan menjadi tempat bertukar fikiran terkait Antropologi. Terimakasih atas kehadiran, cerita dan bantuan yang diberikan selama ini. vii

14. Kerabat Antropologi Udayana, Kak Yuda yang bersedia membagi pengetahuan kepada penulis, Kak Coy, Kak Inggit, Kak Yanti, Kak Awiq, Kak Aldo, Ryan, Bram, Putri, Melly, Maul, Daud, Andre, Firman, Budarsa, Tiqqa, Aik, Angga, Dwik, Ayu, Linda, Dee-dee, dan teman-teman lain. Terimakasih atas motivasi, saran, diskusi ringan namun bermakna, canda maupun gurauan dan hal mengasyikkan yang kita lalui bersama. 15. Kepada Onyin, Indri, Rika, Dwik Gembul, Ade Candra, Kelly, Oking, Adikku Gek Agung, Kakakku Diah Ismayawati juga Mbok Gek Kartika serta teman-teman maupun kerabat lain yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu. Terimakasih telah memberikan semangatsemangat yang bermakna dan kebersamaan yang menyenangkan. Untuk semua pihak yang telah membantu dan memberikan bimbingan maupun motivasi, yang tidak mungkin penulis satu persatu disini, semoga mendapatkan balasan yang bermakna dan berharga dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa). Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna, sehingga penulis mengharapkan kritik maupun saran. Denpasar, Januari 2013 Penulis viii

DAFTAR ISI Halaman PRASYARAT GELAR...i LEMBAR PERSETUJUAN...ii LEMBAR PENGESAHAN...iii ABSTRAK...iv KATA PENGANTAR.. v DAFTAR ISI...ix DAFTAR ISTILAH..xiii DAFTAR TABEL...xvii DAFTAR GAMBAR...xviii BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang.... 1 1.2 Rumusan Masalah..... 9 1.3 Tujuan dan Manfaat Penelitian..... 9 1.3.1 Tujuan Penelitian.... 9 1.3.2 Manfaat Penelitian.. 9 1.3.2.1 Manfaat Teoritis... 9 1.3.2.2 Manfaat Praktis 10 1.4 Kerangka Teori dan Definisi Konsep 10 1.4.1 Kerangka Teori. 10 1.4.2 Definisi Konsep...... 13 1.5 Model Penelitian... 14 1.6 Metode Penelitian.. 16 1.6.1 Lokasi Penelitian.... 16 1.6.2 Jenis dan Sumber Data... 16 1.6.3 Penentuan Informan..17 ix

1.6.4 Teknik Pengumpulan Data.. 18 1.6.5 Analisis Data.. 21 BAB II GAMBARAN UMUM DAERAH BALI 2.1 Kondisi Geografi. 23 2.2 Kondisi Demografi... 24 2.3 Kondisi Sosial dan Budaya.. 26 2.3.1 Bahasa. 26 2.3.2 Agama... 27 2.3.3 Mata Pencaharian Hidup. 29 2.3.4 Diferensiasi dan Stratifikasi Sosial..... 32 2.3.5 Sistem Kekerabatan.33 2.3.5.1 Keluarga-batih, Rumah-tangga dan Keluarga-Luas... 36 2.3.5.2 Klen Kecil dan Klen Besar. 37 BAB III LATAR BELAKANG PERKAWINAN PADAGELAHANG DI BALI 3.1 Pengertian Perkawinan...... 40 3.2 Tujuan Perkawinan 44 3.3 Bentuk-Bentuk Perkawinan.. 46 3.3.1 Perkawinan Biasa 47 3.3.2 Perkawinan Nyentana. 48 3.3.3 Perkawinan Padagelahang. 50 3.4 Cara-Cara Perkawinan. 51 3.4.1 Perkawinan Ngerorod........ 52 3.4.2 Perkawinan Mepadik... 53 x

3.4.3 Perkawinan Jejangkepan. 53 3.4.4 Perkawinan Nyangkring.. 54 3. 4.5 Perkawinan Ngodalin. 54 3.4.6 Perkawinan Tetagon.... 54 3.4.7 PerkawinanNgunggahin.. 55 3.4.8 Perkawinan Melegandang... 55 3.5 Latar Belakang Perkawinan Padagelahang...... 57 3.5.1 Karena Sama-Sama Sebagai Anak Tunggal.. 59 3.5.2 Karena Sama-Sama Tidak Sebagai Anak Tunggal. 61 3.5.3 Karena Faktor Lain 67 3.5.4 Karena Berasal Dari Klen atau Soroh Yang Sama.70 BAB IV PROSES DAN IMPLIKASI PERKAWINAN PADAGELAHANG DI BALI 4.1 Proses dan Upacara Agama Perkawinan Mepadik 74 4.2 Tekhnis dan Realita Proses Perkawinan Padagelahang... 77 4.3 Dampak Perkawinan Padagelahang... 86 4.3.1 Dampak Pada Status Ganda Didalam Keluarga dan Masyarakat... 87 4.3.2 Dampak Pada Kewajiban (Swadharma) dan Hak (Swadikara) Dikeluarga Maupun Masyarakat... 89 4.3.3 Dampak Pada Perbedaan Akta Perkawinan dan Pasubaya Mawarang. 99 xi

BAB V PENUTUP 5.1 Simpulan... 105 5.2 Saran.. 106 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN xii

DAFTAR ISTILAH 1. Babad, pamancangah, prasasti: Sejarah keturunan untuk klen di Bali 2. Bhuta Yadnya: Korban suci yang ditujukan kepada bhuta kala yang bertujuan untuk membersihkan alam semesta beserta isinya dari gangguan dan pengaruh-pengaruh buruk yang ditimbulkan oleh makhluk halus yang jahat (bhuta kala). 3. Brahmana, Ksatrya, Vaisya, Sudra: Nama-nama golongan dalam masyarakat Bali 4. Butha kala/kala: Makhluk-makhluk halus yang jahat dan makhluk halus perwujudan dewa-dewa yang bersifat merusak. 5. Dadia: Hubungan kekerabatan (satu leluhur) yang garis hubungannya sudah tidak jelas lagi 6. Dewa Yadnya: Upacara suci yang ditujukan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa dan para dewa-dewa 7. Dewasa ayu: Hari baik bagi umat Hindu 8. Duwenang sareng: Miliki bersama 9. Gamia Gemana: Perkawinan yang dianggap pantang dan melanggar norma kesusilaan. Misal ibu menikah dengan anaknya, saudara menikah dengan saudara kandung/tirinya, antara seorang dengan keponakannya. 10. Grhastin/grahasta: Sebutan disaat manusia yang telah melalui tahapan berumah tangga menurut ajaran agama Hindu 11. Jaba: 1. Sebutan untuk golongan kaum Sudra di Bali, 2. Orang kebanyakan 12. Kahyangan Tiga: Tiga pura yang biasanya ada di setiap desa (Pura Desa, Pura Puseh, Pura Dalem) 13. Kapurusa/purusa: 1.Pemberani; 2. Hubungan kekeluargaan dari garis lakilaki 14. Karmaphala: Hasil akibat perbuatan (dalam filsafat agama Hindu) 15. Kemulan taksu: Tempat pemujaan di masing-masing tempat kediaman 16. Magegelanan: Bertunangan xiii

17. Manusa Yadnya: Upacara suci yang bertujuan untuk memelihara hidup dan membersihkan lahir bathin manusia mulai dari terwujudnya jasmani dalam kandungan sampai upacara potong gigi, perkawinan dan mewinten 18. Masakapan: Upacara adat untuk perkawinan 19. Maselong: Dihukum dengan cara diasingkan 20. Mediksa: Melakukan pensucian diri untuk tujuan keagamaan (menjadi pendeta dan sebagainya), mentasbihkan diri. 21. Mekedengan ngad: Bentuk perkawinan bertukar antar saudara perempuan suami dengan saudara laki-laki istri 22. Mepadik/ngidih: Meminang 23. Mepamit: Pamitan (dalam hal ini disebutkan untuk upacara perkawinan) 24. Merangkat/ngerorod: Melarikan seorang gadis untuk dinikahi/kawin lari 25. Mesedek/masadok: Menyampaikan 26. Moksa: Keadaan jiwa yang bebas dari penjelmaan serta bersatu kembali dengan Tuhan 27. Ngadat: Menjadi anggota adat 28. Ngarangin: Mendirikan rumah tangga sendiri dan memisahkan diri dari rumah tangga orang tua 29. Ngerob: Tetap tinggal di perumahan orang tua 30. Ngungkab lawang: Salah satu ritual upacara adat perkawinan di Bali 31. Ngunya/mejauman/pejati: Nama upacara adat dalam perkawinan bagi umat Hindu 32. Niskala: 1. Tidak terlihat. 2. Dunia tidak terlihat 33. Nyentana/nyeburin: Bentuk perkawinan di Bali dimana si wanita mengawini si laki-laki dengan menarik laki-laki itu ke rumpun keluarganya 34. Padagelahang: 1.Saling memiliki; 2.Bentuk perkawinan di Bali dimana wanita dan laki-laki tetap berstatus di rumahnya masing-masing dengan mengemban dua tanggung jawab 35. Paibon/panti: Tempat pemujaan leluhur bagi umat Hindu 36. Panca Yadnya: Lima upacara keagamaan dalam agama Hindu 37. Panes: Panas/membawa bencana. 38. Pasubaya Mawarang: Kesepakatan/perjanjian dalam berumah tangga xiv

39. Patuku luh: Penyerahan mas kawin 40. Pawiwahan, nganten, mekerab kambe, pewarangan: Perkawinan 41. Pawos: Pasal 42. Pejati, pemelaku, pengeluku, penyedek: Utusan yang menyampaikan informasi pada perkawinan ngerorod/kawin lari 43. Pemangku: Pendeta/tokoh agama Hindu 44. Pemuput: Pelaksana upacara agama yang biasanya dilakukan oleh pendeta 45. Pitra Yadnya: Upacara untuk roh leluhur yang sudah meninggal 46. Prajuru adat: Petugas adat 47. Predana: Status untuk perempuan 48. Punarbhawa: Menjelma kembali dalam agama Hindu 49. Pura: Tempat suci agama Hindu 50. Purusa/kapurusa: Status untuk laki-laki 51. Putung/camput: Putus keturunan/tidak memiliki keturunan 52. Raad Kerta: Lembaga peradilan adat ciptaan pemerintahan kolonial yang pernah mengatur sistem kehidupan sosial adat Bali pada era 1930-an sampai menjelang tahun 1952 53. Rsi Yadnya: Upacara untuk menjadi pendeta 54. Samshara: Kelahiran berulang kali 55. Sanggah: Kuil keluarga/tempat persembahyangan keluarga bagi umat Hindu 56. Sekala: 1. Nyata. 2. Dunia nyata 57. Sentana Peperasan: Anak angkat 58. Sentana/Sentana rajeg: Pelanjut keturunan 59. Soroh Pasek, Pande, Arya: Jenis-jenis klen di Bali 60. Soroh: Klen/paguyuban orang-orang dari garis keturunan tertentu di Bali 61. Suputra: Anak yang baik 62. Swadharma: Kewajiban 63. Swadikara: Hak 64. Tri Murti: Tiga perwujudan Ida Sang Hyang Widhi yakni Brahma, Wisnu, Siwa 65. Triwangsa: Tiga golongan dalam masyarakat Hindu 66. Tunggal dadia/tunggal kawitan/tunggal sanggah: Satu klen xv

67. Upacara byakaonan: Salah satu ritual adat dalam upacara perkawinan umat Hindu 68. Warang: Besan xvi

DAFTAR TABEL Tabel 2.1 Penduduk Menurut Kelompok Umur, Daerah Perkotaan/Pedesaan, dan Jenis Kelamin....25 xvii

DAFTAR GAMBAR Gambar 4.1 Upacara Perkawinan Dwi Adnyana dengan Wahyu Primasari di Tabanan 79 Gambar 4.2 Upacara Perkawinan Dwi Adnyana dengan Wahyu Primasari di Nusa Penida......80 Gambar 4.3 Upacara Perkawinan Putu Eka dengan Putu Wiwin di Tabanan...82 Gambar 4.4 Upacara Perkawinan Putu Eka dengan Putu Wiwin di Negara...82 Gambar 4.5 Upacara Perkawinan Bapak Gusti Nyoman dengan Bu Gusti Ayu di Desa Jagapati.......84 Gambar 4.6 Upacara Perkawinan Bapak Gusti Nyoman dengan Bu Gusti Ayu di Desa Abiansemal....84 Gambar 4.7 Bu Gusti Ayu dan Bapak Gusti Nyoman Menandatangani Surat Perjanjian Perkawinan Padagelahang. 103 xviii