Pengenalan Batuan Sedimen (Introduction of Sedimentary Rocks) Budhi Kuswan Susilo, ST., MT.
Apa itu Batuan Sedimen? Definisi menurut Raymond (1995) = Batuan sedimen : Batuan yang terbentuk di permukaan bumi dalam kondisi bertemperatur rendah dan bertekanan rendah Batuan sedimen merupakan hasil dari akumulasi dan solidifikasi sedimen, yakni material yang terangkut (transported)) melalui media air, angin, dan es.
Apa itu Batuan Sedimen? Batuan Sedimen dan sedimen hanya 0,029% dari total volume bumi Namun, terdistribusi sangat luas di permukaan bumi Dua pertiga dari batuan yang ekspos di permukaan daratan Bahkan di daerah berbatuan beku dan metamorf, sedimen dapat dijumpai sebagai endapan sungai atau endapan danau. (Raymond, 1995)
Apa itu Batuan Sedimen? Batuan yang cenderung mengelompok jenisnya berdasarkan proses dan lingkungan pengendapannya (terjadi secara spontan) Studi sejarah geologi : fossils dan umur batuan Sedimen terbentuk menjadi batuan berdasarkan asal sumber materialnya, yaitu = ALLOCHTHONOUS SEDIMENTS (material yang terangkut masuk dalam cekungan sedimen) AUTOCHTHONOUS SEDIMENT (terbentuk didalam cekungan sedimen)
Apa itu Batuan Sedimen? Batuan yang potensial bernilai ekonomis Terkait dengan keberadaan barang tambang didalamnya Migas & Batubara Bahan galian industri seperti batu kapur, pasir besi, tanah liat, air tanah, dll.
Apa kesan yang dapat diamati?
Siklus Batuan (Rock Cycle)
Klasifikasi Batuan Sedimen Allochthonous sediments : Terrigenous deposits : clays, siliciclastic sands, conglomerates & breccias (disebut juga detrital sedimentary rocks) Pyroclastic deposits : ashes, tuffs, volcanicclastic sands & agglomerates (sebagian klasifikasi memasukkan kedalam batuan beku) Autochtonous sediments : Chemical precipitates : the evaporites : gypsum, rock salt, dll. Organic deposits : coal, limestones,, dll. Residual deposits : laterites, bauxites
ASAL BATUAN SEDIMEN BUTIRAN (gravel, sand & mud size) Batuan Sedimen KIMIA (Minerals: Calcite, Dolomite, Halite) BIOKIMIA (Shells, plant remains)
Triangular Diagram : Subdivision of Sedimentary Rocks S Group S A Group A Group P P (Raimond, 1984, 1995)
Pengelompokan batuan sedimen (Raymond, 1984, 1995) : Kelompok S : Batuan Silikaklastik, meliputi silicate-rich breccias and conglomerates, sandstones, mudrocks. Kelompok P : Precipitates, meliputi limestones, dolostones, cherts, evaporites dan batuan lain yang didominasi oleh material yang terprecipitasi. Kelompok A : Didominasi Allochems, meliputi pecahan (klastik) dari limestones, dolostones dan cherts
Batuan sedimen detrital (Detrital Sedimentary Rocks) Komposisi kebanyakan terdiri dari quartz, feldspars & clay Diklasifikasikan berdasarkan ukuran partikel : Conglomerate (> 2 mm, rounded grains) Breccia (> 2 mm, angular grains) Sandstone - 2 to 1/16 mm (see grains) Siltstone - 1/16 to 1/256 mm Shale - < 1/256 mm
Wentworth Size Scale Wentworth(1922) Grain Size Name >256 mm Boulders 64-256 mm Cobbles 4-64 mm Pebbles 2-4 mm Granules 1-2 mm Very coarse sand 0.5-1 mm Coarse sand 0.25-0.5 mm Medium sand 0.125-0.25 mm Fine sand 0.0625-0.125 mm Very fine sand 0.0039-0.0625 mm Silt <0.0039 mm Clay Rock Name Conglomerate (rounded clasts) Breccia (angular clasts) Sandstone (e.g., quartz arenite, arkose, lithic sandstone) Siltstone Shale, Mudstone, Claystone
Lithification of Detrital Sediments
Contoh Jenis batuan sedimen Conglomerate Shale
Batuan Piroklastik Ukuran Nama Fragmen Nama tekstural batuan > 64 mm Bomb, block Volcanic breccia Agglomerate 2-64 mm Lapillus Lapilli tuff < 2 mm ash Tuff
The major types of chemical rocks Carbonates Evaporites Sileceous rocks Carbonaceous rocks Sedimentary ironstones Phosphates Dolomites Limestone Anhydrite/gypsum Halite/rock salt Potash salt, etc. Cherts, radiolarite Humic group, coal series Sapropelitic group oil shale and cannel coals
Carbonates Carbonate rocks = berkomposisi apakah partikel karbonate klastik yang tersementasi atau kristal-kristal yang terpresipitasi langsung dengan komposisi utama lebih dari 50% mineral karbonat (misal, CaCO 3 dan CaMg(CO 3 ) 2 (Reijers & Hsu, 1986) Asal organik : algae, foraminifera, sponges, bryozoa, brachiopods, Molluscs, Echinoderms Mineral karbonat = Aragonite {orthorhombic/unstable} & calcite {hexagonal} (CaCO3) Magnesite (hexagonal/mgco3) Dolomite (hexagonal/camg(co 3 ) 2 ) Ankerite (ferooan dolomite) (hexagonal/ca(mgfe)(co 3 ) 2 ) Siderite (hexagonal/feco 3 )
Dunham-type (1962) classification of carbonate rocks a) Definisi dari tipe limestone b) Sketsa tekstur
Peat and Coal Swamp, Bog
Coal
Evaporites Mineral evaporite Sulfate = Anhydrite (CaSO 4 ) Gypsum (CaSO 4.2H 2 0) Chlorides = Halite (NaCl) Sylvenite (KCl)
Cherts Microcristalline quarts Dalam bentuk beds atau noduls dalam limestones atau sandstones (Mc Bride, 1974 op.cit Selley, 1988) Silica-secreting organism radiolaria, diatoms dan sponges, menghasilkan cherts formation
Special Features Terbentuk selama pengendapan : Bedding - parallel or cross Ripple Marks Graded Bedding Mud cracks Membantu dalam menentukan lingkungan masa lampau dan iklim
Grain Sizes
Mud Cracks
Shells
Bidang Perlapisan (Bedding Plane)
Classification of Stratification -------------------------------------------------------------------------------------- Stratum Thickness Names -------------------------------------------------------------------------------------- Bed > 300 cm Massive 100 300 cm Very thickly bedded 30 100 cm Thickly bedded 10 30 cm Mediumly bedded 3 10 cm Thinly bedded 1 3 cm Very thinly bedded Lamina 0.3 1 cm Thickly laminated < 0.3 (< 3 mm) Thinly laminated --------------------------------------------------------------------------------------- Sumber : Ingram (1954) op.cit. Raymond (1995)
Coal Seams, Utah
Ripple Marks
Cross-bedding
Bedding
Graded bedding
Whole Fossil Rock
F o s s i l s
Plant fossils By Michael Adamson Andrew Wynne and Adam Catterall
Kayu tersilisifikasi (silicified wood) petrifaction
Dinosaur footprint in limestone
TERIMA KASIH