LAMPIRAN PETUNJUK PENGGUNAAN

dokumen-dokumen yang mirip
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS

BAB III PERANCANGAN DAN REALISASI SISTEM

BAB II KONSEP DASAR LEMARI PENGERING PAKAIAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL, PENGUJIAN DAN ANALISIS. Pengujian diperlukan untuk melihat dan menilai kualitas dari sistem. Hal ini

BAB III PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI

BAB II KONSEP DASAR ALAT PENGERING CENGKEH BERBASIS MIKROKONTROLER

BAB III PERANCANGAN SISTEM

PASCAL. Home U P S (UNINTERRUPTIBLE POWER SYSTEM) INSTRUCTION MANUAL (Petunjuk Pemakaian) PASCAL: UPS & STABILIZER Since 1984

BAB III PERENCANAAN. operasi di Rumah Sakit dengan memanfaatkan media sinar Ultraviolet. adalah alat

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Waterbath terapi rendam kaki menggunakan heater dan peltier sebagai

INSTRUKSI KERJA ALAT DRYING OVEN BINDER ED-53

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN MODUL. Nama Alat : Simulasi Pengukuran Timer Pada Terapi Inframerah. Menggunakan ATmega16

BAB III PERANCANGAN ALAT. Pada Gambar 3.1 menunjukan blok diagram sistem dari keseluruhan alat yang dibuat. Mikrokontroler. Pemantik Kompor.

BAB IV PENGUJIAN DAN EVALUASI SISTEM

TOMBOL BEL dan LAMPU OTOMATIS CROP ACK

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA SISTEM

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Terpadu Teknik Elektro Universitas

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. didesain khusus dan diperuntukan bagi user untuk melakukan sterilisasi di

BAB III PERENCANAAN DAN REALISASI SISTEM

BAB 3 PERANCANGAN ALAT

BAB III PERANCANGAN ALAT

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Pengujian sistem minimum dilakukan dengan menguji rangkaian sistem

BAB IV ANALISA DAN PENGUJIAN ALAT. Bab ini membahas hasil dari sistem yang telah dirancang sebelumnya

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Rancang bangun alat terapi jerawat menggunakan blue light berbasis

PETUNJUK TEKNIS PENGAJARAN MENGGUNAKAN LCD TV

Instruksi Kerja Penggunaan Oven Carbolite

BAB III METODA PENELITIAN

BAB III PERANCANGAN. Sebelum membuat suatu alat atau sistem, hal yang paling utama adalah

Otomatisasi Mesin Capping Untuk Botol Obat Sirup di PT. Mersifarma Tirmaku Mercusana Sukabumi

BAB I PENDAHULUAN. dalam beberapa kasus hingga mengalami kebangkrutan. termometer. Dalam proses tersebut, seringkali operator melakukan kesalahan

Dalam pengoperasiannya ada tiga jenis pengoperasian yang harus dilakukan pada stasiun bumi pemantau gas rumah kaca ini, yaitu :

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. a. Nama : Alat Aroma Terapi Elektrik Dilengkapi Monitoring Detak Jantung. f. Sensor : Finger sensor dan sensor suhu LM 35

BAB IV PENGUJIAN ALAT

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA SISTEM

BAB III PERANCANGAN SISTEM

KONTROL OTOMATIS AIR CONDITIONER SHELTER BTS BERBASIS MICROCONTROLLER JOURNAL

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

Gambar 4.1. Pengujian Timer

BAB IV ANALISA DAN PENGUJIAN ALAT

MANUAL OPERASIONAL AAS

BAB IV PENGUJIAN ALAT

Alat Optimasi Suhu dan Kelembaban Untuk Inkubasi Fermentasi dan Pengeringan Pasca Fermentasi

III. METODELOGI PENELITIAN. Tempat dan waktu penelitian yang telah dilakukan pada penelitian ini adalah

BAB III PERANCANGAN SISTEM KENDALI EXHAUST FAN MENGGUNAKAN BLUETOOTH

BABI PENDAHULUAN. Perkembangan yang pesat di dunia industri saat ini, menuntut sebuah

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS

BAB IV ANALISA DAN PENGUJIAN ALAT

PETUNJUK OPERASIONAL PENGGUNAAN UV VIS SPECTROPHOTOMETER SHIMADZU UV 1800

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA SISTEM

PETUNJUK PENGGUNAAN KIPAS ANGIN DENGAN LAMPU NEON & RADIO AM/FM POWER AC/DC ISI ULANG

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

METODE PENELITIAN. Teknik Elektro Universitas Lampung dilaksanakan mulai bulan Februari Instrumen dan komponen elektronika yang terdiri atas:

A. JUDUL PROGRAM Desain Alat Sistem Kontrol Suhu dan Kelembaban Untuk Optimasi Proses Pembuatan Tempe Pada Skala Industri Rumah Tangga

BAB III METODELOGI PENELITIAN

Rekayasa Elektrika. Jurnal VOLUME 11 NOMOR 3 APRIL

DX1220 LITEPUTER DIMMER PACK 12CH DMX512. Disusun oleh: Iwan B Pratama Blastica Sound

BAB III PERANCANGAN ALAT

BAB IV PENGUJIAN ALAT DAN ANALISA

BAB IV HASIL DAN PENGUJIAN. perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) diharapkan didapat

NASKAH PUBLIKASI SISTEM PENGAMAN MOTOR TERHADAP SUHU TINGGI MENGGUNAKAN SISTEM BERBASIS PLC

DAFTAR ISI. A BSTRAK... i. KATA PENGANTAR... ii. DAFTAR ISI... v. DAFTAR TABEL... ix. DAFTAR GAMBAR... x. DAFTAR LAMPIRAN... xi

STANDARD OPERATIONAL PROCEDURE (SOP) MIKROSKOP

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Adapun langkah-langkah pengoperasian modul baby incubator adalah sebagai

MENGOPERASIKAN SISTEM OPERASI

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS. pengukuran sensor yang sudah diolah oleh arduino dan dibandingkan dengan

I. PENDAHULUAN. dalam kehidupan sehari-hari. Saat ini kemajuan teknologi di dunia elektronika dan

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

Kegiatan Pembelajaran 5: Prinsip dan prosedur kerja Peralatan Laboratorium

BAB IV HASIL PENGUKURAN DAN PENGUJIAN ALAT SISTEM PENGONTROL BEBAN DAYA LISTRIK

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. diulang-ulang dengan delay 100 ms. kemudian keluaran tegangan dari Pin.4 akan

Laboratory ph METER Lab 860 BNC Set

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

Monitor Backlit LED HP ProDisplay P17A. Panduan Pengguna

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. 4.1 Spesifikasi Alat Berikut adalah gambar Mixer menggunakan tabung V tampak dari

2013, 2014 Hewlett-Packard Development Company, L.P.

BAB III METODE PENELITIAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Pengukuran Suhu pada Ruang Inkubasi. dengan membandingkan suhu dengan suhu ditermometer.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. (homogen). Berikut spesifikasi dari alat hot plate magnetic stirrer : 1. Speed range : 500, 1000, 1500 rpm

BAB III METODE PENELITIAN

BAB 4 ANALISA PENGUJIAN PROGRAM 4.1. PROSES PERANCANGAN PROGRAM BASCOM-8051

BAB III PERANCANGAN SISTEM

SELAMAT ATAS PILIHAN ANDA MENGGUNAKAN DISPENSER DOMO

Petunjuk Singkat Pemakaian Kamera Canon Powershot A 570

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS

BAB IV PENGUJIAN DAN EVALUASI SISTEM. Mengetahui apakah sistem minimum dapat melakukan proses compile dan

SELAMAT ATAS PILIHAN ANDA MENGGUNAKAN DISPENSER DOMO

BAB IV PENGUJIAN SISTEM

BAB 1 PENDAHULUAN. dibutuhkan di lingkungan, dalam suatu sistem elektronika, dalam industri, dalam bidang

INSTRUKSI KERJA PENGGUNAAN LABORATORY ph METER LAB 860 BNC SET LABORATORIUM OPERASI TEKNIK KIMIA PROGRAM STUDI TEKNIK KIMIA UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Panduan Penggunaan Token (meb) Daftar Isi

BAB IV PENGUJIAN ALAT DAN ANALISA

Panduan Sistem Mesin Antrian Pelanggan Sederhana Wireless Dengan Ticket Printer Dan Suara Panggilan

BALANZA INDIKATOR TIMBANGAN BX1. Buku Panduan. Versi 1.0

TATA CARA PENGGUNAAN NERACA SARTORIUS 1. dipastikan posisi neraca dalam keadaan seimbang, caranya dengan melihat water pass

BAB IV PENGUJIAN DAN EVALUASI SISTEM. perangkat keras sampai ke perangkat lunak untuk bisa melanjutkan ketahap

Transkripsi:

LAMPIRAN PETUNJUK PENGGUNAAN Pada bagian ini akan dijelaskan mengenai penggunaan alat yang dirancang pada skripsi ini. Panduan penggunaan meliputi penggunaan perangkat keras dan user interface. 1. Panduan Penggunaan Perangkat Keras Terdapat beberapa tahapan dalam menggunakan alat ini terutama perangkat keras dan user interface. Berikut akan dijelaskan penggunaan masing-masing perangkat keras berserta bagian-bagiannya. 1.1. Box inkubator Gambar 1(a). Box Tampak Depan. 32

Gambar 1(b). Box Tampak Belakang. Gambar 1(a) menunjukkan bagian-bagian box terlihat dari depan di mana terdapat tombol power bersarta lampu indikator, user interface dan kabel power 220 VAC. Gambar 1(b) menunjukkan box terlihat dari belakang di mana terdapat 2 lubang fan exhaust yang masih tertutup karena alat masih dalam mode off. Pertama pastikan kabel power terhubung dengan sumber AC 220V. Kemudian tekan tombol power untuk menghidupkan alat. Lampu indikator menyala ketika tombol power ditekan yang menandakan bahwa alat sudah siap digunakan. Gambar 2. Tombol Power dan Lampu Indikator Alat. 33

2. Panduan Penggunaan User Interface Bagian user interface berupa LCD sebagai display dan keypad sebagai masukan dari user. Gambar 3 berikut adalah gambar bagian user interface dan penjelasannya. 1. LCD Display 2. Keypad 3. Power Arduino Gambar 3. User Interface Langkah pertama adalah hubungkan kabel power dengan sumber AC 220 V. Tekan tombol power untuk menghidupkan alat sehingga lampu indikator dalam keadaan menyala. Pastikan kabel power untuk mikrokontroler terhubung dengan socket power Arduino yang berada di bagian samping user interface. Berikut adalah langkah-langkah penggunaan user interface untuk proses fermentasi maupun pengeringan : 34

2.1 Penggunaan User Interface untuk Proses Fermentasi 1. Tampilan LCD display pertama saat tombol power alat sudah dihidupkan. Gambar 4. Tampilan Menu Tekan 1 untuk memilih menu fermentasi, kemudian buka penutup fan exhaust untuk mode fermentasi yaitu fan 1 dengan cara digeser. Gambar 5. Lubang Fan 1 2. Masukkan angka suhu yang diinginkan untuk fermentasi. Tekan * jika ingin mengulang masukan suhu. Tekan # sebagai Enter untuk sub menu berikutnya. Gambar 6. Input Suhu 35

3. Masukkan berapa jam proses fermentasi dilakukan. Tekan * jika ingin mengulang masukan jam. Tekan # sebagai Enter untuk sub menu berikutnya. Gambar 7. Input Jam 4. Masukkan berapa menit proses fermentasi dilakukan. Tekan * jika ingin mengulang masukan menit. Tekan # sebagai Enter untuk sub menu berikutnya. Gambar 8. Input Menit 5. Tampilan display setelah user memasukkan suhu, jam, dan menit. Gambar 9. Tampilan Proses Fermentasi Gambar 9 menunjukkan bahwa proses fermentasi sedang berjalan. Angka 18:59 menunjukkan bahwa proses fermentasi akan selesai 18 jam 59 menit lagi. T:40C menunjukkan suhu masukan dari user adalah 40 o C. T1:32C 36

menunjukkan bahwa suhu aktual adalah 32 o C. 57% menunjukkan bahwa kelembaban relatif yang dibaca alat adalah 57%. 6. Jika timer sudah habis maka alat akan mati secara otomatis dan proses fermentasi selasai. Gambar 10. Mesin OFF 7. Jika proses fermentasi diasumsikan sudah selesai sebelum timer selesai dengan alasan obyek fermentasi sudah terfermentasi dengan baik, tekan 0 nol pada keypad untuk mematikan alat. Gambar 11. Tekan 0 Mesin OFF 37

2.2 Penggunaan User Interface untuk Proses Pengeringan 1. Tampilan LCD display pertama saat tombol power alat sudah dihidupkan. Gambar 12. Tampilan Menu Tekan 2 untuk memilih menu pengeringan, kemudian buka penutup fan exhaust dengan cara digeser untuk mode pengering yaitu fan 1 dan fan 2 karena untuk mode pengeringan 2 buah fan akan ON. Gambar 13. Lubang Fan 1 dan Fan 2 2. Masukkan angka suhu yang diinginkan untuk pengeringan. Tekan * jika ingin mengulang masukan suhu. Tekan # sebagai Enter untuk sub menu berikutnya. Gambar 14. Input Suhu 38

3. Masukkan berapa jam proses pengeringan dilakukan. Tekan * jika ingin mengulang masukan jam. Tekan # sebagai Enter untuk sub menu berikutnya. Gambar 15. Input Jam 4. Masukkan berapa menit proses pengeringan dilakukan. Tekan * jika ingin mengulang masukan menit. Tekan # sebagai Enter untuk sub menu berikutnya. Gambar 16. Input Menit 5. Tampilan display setelah user memasukkan suhu, jam, dan menit. Gambar 17. Tampilan Proses Pengeringan Gambar 17 menunjukkan bahwa proses pengeringan sedang berjalan. 1:58 menunjukkan bahwa proses pengeringan akan selesai 1 jam 58 menit lagi. T:80C menunjukkan bahwa suhu masukan dari user adalah 80 o C. T1:81C 39

menunjukkan bahwa aktual adalah 81 o C. 8% menunjukkan bahwa kelembaban relatif yang dibaca alat adalah 8%. 6. Jika timer sudah habis maka alat akan mati secara otomatis dan proses pengeringan selasai. Gambar 18. Mesin OFF 7. Jika proses pengeringan diasumsikan sudah selesai sebelum timer selesai dengan alasan obyek pengeringan sudah kering, tekan 0 nol pada keypad untuk mematikan alat. Gambar 11. tekan 0 Mesin OFF 40