KLINIK DOKTER KELUARGA

dokumen-dokumen yang mirip
4. Izin lokasi, persyaratan bangunan dan ruangan, prasarana, peralatan dan ketenagaan.

Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu

WALIKOTA TASIKMALAYA

SISTEMATIKA BUSINESS PLAN (RENCANA BISNIS) Dr. FX. Suharto, M. Kes

a. bahwa balai pengobatan dan rumah bersalin merupakan pelayanan kesehatan yang dapat dilaksanakan oleh swasta;

2.1.2 URAIAN TUGAS BERDASARKAN JABATAN

Nama Pemohon :... Tempat/ Tgl.lahir :... Pekerjaan :... Alamat :... Telp./HP :...

BAB I PENDAHULUAN. berperan penting dan dibutuhkan untuk suatu pekerjaan. Selain akan memberikan

PROPOSAL STUDI KELAYAKAN PENDIRIAN APOTEK PROPOSAL STUDI KELAYAKAN PENDIRIAN APOTEK.. JL...

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN DAERAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT NOMOR 10 TAHUN 2013 TENTANG

WALIKOTA TANGERANG SELATAN. Menimbang : a. bahwa pembangunan di bidang kesehatan pada. dasarnya ditujukan untuk peningkatan

REKOMENDASI KELAYAKAN PENDIRIAN KLINIK

PERATURAN DAERAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT NOMOR 10 TAHUN 2013 TENTANG

STANDAR PELAYANAN PUBLIK GERAI PELAYANAN PERIZINAN TERPADU SEKTOR KESEHATAN

PERSYARATAN PERMOHONAN IZIN PENYELENGGARAAN KLINIK UTAMA... Jl...TELP...

SKPD Penanggungjawab : DINAS KESEHATAN DAERAH. PERSYARATAN sebagai lampiran :

WALIKOTA PADANG PROVINSI SUMATERA BARAT

PERSYARATAN IZIN KLINIK PRATAMA/UTAMA RAWAT JALAN/RAWAT INAP/24 JAM

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Bentuk Usaha, Bidang Usaha, dan Perkembangan Usaha. Klinik Bhakti Mulya Tangerang merupakan salah satu perusahaan bidang

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

Stabat dalam rangka pembinaan Puskesmas. BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Pusat Kesehatan Masyarakat yang disingkat puskesmas adalah unit

IDENTIFIKASI ANALISIS PROSES DAN PROSEDUR PERSYARATAN, SARANA DAN PRASARANA, WAKTU DAN BIAYA PELAYANAN

INDIKATOR DAN TARGET SPM. 1. Indikator dan Target Pelayanan Upaya Kesehatan Masyarakat Esensial dan Keperawatan Kesehatan Masyarakat

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Kepuasan pasien adalah suatu perasaan pasien yang timbul akibat kinerja

Blitar,... Nomor :... Kepada : Lampiran : 1 ( satu ) berkas Yth. Kepala KP2T Kota Blitar Perihal : Permohonan SIA Jl. Jawa No.

Walikota Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat

sebanyak 2 (dua) lembar

WALIKOTA PADANG PROVINSI SUMATERA BARAT

BUPATI MAGELANG PERATURAN BUPATI MAGELANG NOMOR 29 TAHUN 2011 TENTANG

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

URAIAN TUGAS BERDASARKAN JABATAN. Kepala Puskesmas A. Tugas Pokok Mengusahakan agar fungsi puskesmas dapat diselenggarakan dengan baik.

STANDAR PELAYANAN PUBLIK (SPP) PELAYANAN PERIZINAN TERPADU KANTOR PELAYANAN PERIZINAN TERPADU KABUPATEN TANAH DATAR

BUPATI SIMEULUE QANUN KABUPATEN SIMEULUE NOMOR 11 TAHUN 2008 TENTANG IZIN PENYELENGGARAAN SARANA PELAYANAN KESEHATAN DI KABUPATEN SIMEULUE

BERITA DAERAH KOTA BOGOR. Nomor 92 Tahun 2016 Seri E Nomor 44 PERATURAN WALIKOTA BOGOR NOMOR 92 TAHUN 2016 TENTANG KLINIK

BAB 1 : PENDAHULUAN. masyarakat yang setinggi-tingginya, sebagai investasi bagi pembangunan sumber

PERIJINAN DI BIDANG KESEHATAN DINAS KESEHATAN KABUPATEN DEMAK

PEMERINTAH KABUPATEN WONOSOBO DINAS KESEHATAN UPTD PUSKESMAS SELOMERTO 1 Jalan Banyumas Km. 7 Telp. (0286) SELOMERTO WONOSOBO 56361

FORMULIR IJIN PENYELENGGARAAN TOKO OBAT

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

WALIKOTA PROBOLINGGO

FORMULIR PERMOHONAN IZIN PENDIRIAN APOTIK ( Perubahan Nama Apotik )

BAB I PENDAHULUAN. Kesehatan adalah kebutuhan primer yang harus dipenuhi oleh seluruh

PERATURAN DAERAH KABUPATEN PAKPAK BHARAT NOMOR 14 TAHUN 2008 TENTANG PENYELENGGARAAN SARANA KESEHATAN

6. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (Lembaran Negara Tahun 2011 Nomor 22, Tambahan Lembaran Negara

BAB I PENDAHULUAN. karakteristik dan organisasi yang sangat kompleks. Berbagai jenis tenaga

WALIKOTA PADANG PROVINSI SUMATERA BARAT

BAB 1 PE DAHULUA. Universitas Indonesia. Analisis hubungan bauran..., Tri Yuliana, FKM UI, 2009

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. yang menyelenggarakan upaya kesehatan yang bersifat menyeluruh, terpadu,

ANALISIS SIKAP KONSUMEN RAWAT INAP ATAS KUALITAS PELAYANAN RUMAH SAKIT MITRA HUSADA DI PRINGSEWU

PERATURAN WALIKOTA MALANG NOMOR 4 TAHUN 2016 TENTANG PENGELOLAAN DANA KAPITASI DAN NON KAPITASI JAMINAN KESEHATAN NASIONAL

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

PANDANGAN PROFESI BIDAN SERTA REKOMENDASI PERBAIKAN KEBIJAKAN TERKAIT BELANJA STRATEGIS JKN

PDKI (PERHIMPUNAN DOKTER KELUARGA INDONESIA) DAN PERAN DOKTER KELUARGA DI RANAH PELAYANAN PRIMER. OLEH DR. ERDIYANTO, DK (KETUA PDKI CABANG JAMBI)

Semakin banyak laporan yang dibutuhkan semakin banyak berkas yang harus disiapkan dan diisikan dan semakin banyak pula waktu serta tenaga yang

GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 43 TAHUN 2016 TENTANG PEDOMAN FASILITASI AKREDITASI FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA

PEMANFAATAN DANA KAPITASI 2016 PADA PUSKESMAS

FORMULIR KLAIM CACAT TETAP DAN TOTAL

BUPATI GARUT P E R A T U R A N B U P A T I G A R U T NOMOR 505 TAHUN 2011 TENTANG

BERITA DAERAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

WALIKOTA LHOKSEUMAWE

BERITA DAERAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL ( Berita Resmi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul ) Nomor : 27 Tahun : 2014

BAB I PENDAHULUAN. dapat melakukan aktivitas sehari-hari dalam hidupnya. Sehat adalah suatu

PENDIRIAN APOTEK. Heru Sasongko, S.Farm.,Apt.

BAB I PENDAHULUAN. asing yang bekerja paling singkat 6 (enam) bulan di Indonesia, yang telah

BAB I PENDAHULUAN. orientasi tidak lagi pada produk yang dihasilkan, tetapi beralih ke orientasi pada

Perbedaan puskesmas dan klinik PUSKESMAS

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 71 TAHUN 2013 TENTANG PELAYANAN KESEHATAN PADA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL

BUPATI BANYUWANGI SALINAN PERATURAN BUPATI BANYUWANGI NOMOR 30 TAHUN 2012 TENTANG PEMBAGIAN JASA PELAYANAN KESEHATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BAB IV GAMBARAN UMUM PERPUSTAKAAN PUSKESMAS KUSUMA BANGSA KOTA PEKALONGAN

PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANTUL NOMOR : 14 TAHUN 2003 TENTANG PENYELENGGARAAN SARANA KESEHATAN DI KABUPATEN BANTUL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BUPATI SIMEULUE QANUN KABUPATEN SIMEULUE NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG KONTRIBUSI PELAYANAN KESEHATAN

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

2017, No Tahun 1997 Nomor 10, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3671); 3. Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika (

BERITA DAERAH KABUPATEN TANAH DATAR TAHUN 2013 NOMOR 28 SERI E PERATURAN BUPATI TANAH DATAR NOMOR 38 TAHUN 2013 TENTANG

BAB I PENDAHULUAN. rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan bagi masyarakat dengan

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. akibat dari kinerja layanan kesehatan yang diperolehnya setelah pasien

BERITA DAERAH KABUPATEN MAJALENGKA NOMOR : 6 TAHUN 2015 PERATURAN BUPATI MAJALENGKA NOMOR 6 TAHUN 2015 TENTANG

PDKI (Perhimpunan Dokter Keluarga Indonesia) dan Peran Dokter Keluarga di Ranah Pelayanan Primer. Oleh dr. Erdiyanto, DK (Ketua PDKI Cabang Jambi)

BAB 1 PENDAHULUAN. jasa pelayanan kesehatan seperti rumah sakit untuk memberikan informasi, fasilitas

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 9 TAHUN 2014 TENTANG KLINIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Undang-Undang Dasar 1945, secara berkesinambungan hams dilakukan berbagai. optimal. Departemen Kesehatan Republik Indonesia (1991a), menjelaskan bahwa

BOTATI PACITAN PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI PACITAN NOMOR ^TTAHUN 2016 TENTANG

Puskesmas Purworejo. Anda Puas Kami Bahagia. Masyarakat Sehat dambaan kita bersama. Jl Pasar kebonagung kecamatan purworejo Kota Pasuruan

SISTEM PELAYANAN PERIZINAN TENAGA KESEHATAN. Oleh : KEPALA DINAS KESEHATAN KOTA MEDAN Drg. Hj. USMA POLITA NASUTION, M. Kes

BERITA DAERAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL ( Berita Resmi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul ) Nomor : 25 Tahun : 2014

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. oleh rumah sakit adalah kepuasan pelanggan agar dapat bertahan, bersaing,

Program Pelayanan Komprehensif Peduli Ibu dan Anak ( Pelayanan Peduli Bunda )

NOMOR 14 TAHUN 1993 TENTANG PENYELENGGARAAN PROGRAM JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

Indonesia Menuju Pelayanan Kesehatan Yang Kuat Atau Sebaliknya?

BAB I PENDAHULUAN. Rumah sakit merupakan suatu tempat untuk melakukan upaya peningkatan

FORMULIR IZIN PENYELENGGARAAN KLINIK PRATAMA / UTAMA

Transkripsi:

2011 Proposal KLINIK DOKTER KELUARGA Oleh : dr. Dita Febriana Sari, SpDK dr. M. Qathar Refa Tulandi, SpDK dr. Nolita Yulia Sunarno, M.Hum dr. M. Dimas Agung, M.Kes

I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Keluarga adalah suatu kelompok individu yang hidup bersama, baik yang memiliki hubungan darah, persetujuan hukum, dan ataupun adanya tanggung jawab sosial.dalam sistem kesehatan keluarga memiliki peranan penting baik untuk kesembuhan atupun keberhasilan terapi.dengan dilibatkannya keluarga dalam penangan kesehatan individu, diharapkan dapat meningkatkan taraf kesehatan masyarakat dan menurunkan angka kesakitan. Semakin bertambahnya jumlah penduduk Indonesia, khusunya kota Jambi maka kebutuhan akan pelayanan kesehatan semakin meningkat pula.sedangkan seperti yang kita ketahui bahwa jumlah institusi pelayanan kesehatan dirasakan masih kurang. Terutama sebuah klinik-klinik yang berprinsip pada kedokteran keluarga.padahal sesuai dengan hal yang telah disinggung sebelumnya bahwa keluarga memegang peran penting dalam keberhasilan suatu pelayanan kesehatan. Kesehatan sebagai kebutuhan essensial dasar bagi manusia menjadi memiliki arti penting ketika salah satu anggota keluarganya atu dirinya sendiri sakit.artinya, kita membutuhakan suatu tempat pelayanan kesehatan yang berorientasi pada prinsip-prinsip Kedokteran Keluarga.Oleh sebab itu kami bermaksud membangun sebuah klinik dokter keluarga di kawasan Telanai Pura.Dimana dengan dibangunnya klinik dokter keluarga ini akan meningkatan derajat kesehatan dan produktivitas masyarakat khususnya kota Jambi.

B. Manfaat dan Tujuan Adapun manfaat dan tujuan pendirian Klinik ini adalah untuk memunuhi kebutuhan pelayanan kesehatan yang menitik beratkan pada permasalahan kesehatan keluarga.meningkatnya pengetahuan masyarakat tenatang pentingnya pencegahan penyakit yang bermula dari kelurga sehingga mampu menurunkan angka kesakitan.meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di masyarakat. C. Visi dan Misi klinik Visi : Menciptakan keluarga yang berperilaku sehat, sehingga terciptanya keluarga yang sejahtera dan bahagia Misi : 1. Mempromosikan gaya hidup sehat untuk keluarga 2. Mengutamakan langkah preventif dalam hal mencegah kesakitan di dalam keluarga 3. Melakukan pendekatan holistic, berkesinambungan, dan komprehensif dalam menangani pasien dengan sudut pandang pasien sebagai bagian dari suatu keluarga 4. Memandang keluarga sebagai satu kesatuan unit pelayanan kesehatan keluarga

II. ASPEK PEMASARAN GAMBARAN UMUM PASAR a. Segmen pasar Klinik Telanai Sehat ini didirikan guna memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan kecamatan Telanaipura. Salah satu hambatan dari pemenuhan kebutuhan kesehatan adalah terpisah nya pelayanan jasa kesehatan, laboratorium dan juga apotek. Sehingga Klinik Telanai sehat ini didirikan dengan semua fasilitas tersebut untuk memudahkan konsumen atau dapat disebut One Stop Care. b. Target pasar Target dari klinik Telanai Sehat ini adalah seluruh warga kecamatan Telanaipura pada khusus nya dan masyarakat kota Jambi pada umum nya. c. Positioning klinik Kelebihan dari klinik Telanai Sehat ini dibanding beberapa klinik lain yang ada di kecamatan Telanaipura adalah kelengkapan dari fasilitasnya, sehingga konsumen akan lebih menghemat waktu. Pembiayaan secara kapitasi untuk warga kecamatan telanaipura akan lebih terasa lebih murah bagi konsumen. PERMINTAAN DAN RENCANA PENJUALAN A. Proyeksi Jumlah Pasien Klinik Berdasarkan data statistik kependudukan di Kecamatan Telanai Pura terdapat 5.879 jiwa. Dan didapatkan angka kesakitan di wilayah ini dari Puskesmas adalah 10% dari jumlah penduduk. Didapatkan kira-kira angka kunjungan yang diharapkan dari warga di Telanai Pura ini adalah 5.879 x 10%= 587,9 jiwa per bulan. Jika semua warga bersedia menjadi klien klinik ini.

B. Proyeksi Peningkatan Pasien per periode/tahun. Dengan meningkatnya kualitas klinik dan kepercayaan klien terhadap klinik Telanai Sehat diharapakan di dapatkan peningkatan jumlah klien sebesar 8%/ tahunnya. PENAWARAN Berdasarkan survei kami pada insitusi pelayanan kesehatan daerah Telanai, terdapat 5 Klinik dan 1 Laboratorium kesehatan.klinik ini masih melayani pasien sebagai personal, belum menerapakan pendekatan kedokteran keluarga.di Klinik Telanai Sehat, kami menawarkan pelayanan kesehatan yang melakukan pendekatan pasien sebagai bagian dari keluarga.dan diharapakan dapat tercapai pelayanan kesehatan yang berkualitas yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. STRATEGI PEMASARAN a. Produk/Jasa Jasa yang kami berikan adalah pelayanan kedokteran yang menggunakan pendekatan kedokteran keluarga. Di sini tersedia pelayanan dokter umum, dokter gigi, farmasi, laboratorium sederhana, imunisasi, keluarga berencana dan persalinan. Pelayanan dokter keluarga yang akan kami berikan adalah pelayanan yang bermutu, yaitu sesuai standar dan aman, dapat dijangkau masyarakat dan dapat mengurangi angka kesakitan, kecacatan, kematian dan malnutrisi. b. Price (Biaya) Sistem pembiayaan yang kami pilih untuk penyelenggaraan klinik kami adalah sistem kapitasi. Dimana sistem pembiayaan ini dilakukan dengan iuran wajib peserta yang

diambil setiap bulannya. Adapaun iuran wajib perbulan adalah sebesar Rp.10.000,- per orang dalam setiap keluarga yang terinci dalam lampiran. c. Promosi Untuk memperkenalkan klinik kami, kami melakukan promosi melalui media cetak yakni koran lokal daerah serta pembuatan brosur-brosur yang akan diberikan di awal pendirian klinik. d. Placement Jasa pelayanan kesehatan yang kami berikan akan didistribusikan secara langsung kepada pasien di klinik. e. People Adapun tenaga medis dan non medis yang terllibat dalam peranan pelayanan kesehatan klinik kami adalah dokter umum, dokter gigi, perawat, apoteker, tenaga administrasi, petugas kebersihan dan keamanan. f. Proses Sistem pelayanan yang kami tawarkan adalah One Stop Care.Dengan sistem ini kami mengharapakan pasien akan nyaman dan dipermudah.karena di sini pasien akan memperoleh pelayanan diagnostik dan farmasi pada satu tempat. g. Physical evidence Klinik kami menyediakan ruang tunggu yang nyaman dengan AC dan televisi. Ruang pemeriksaan dan konsultasi yang bersih dan tidak sempit yang dibuat senyaman mungkin buat pasien. Serta klinik kami berada di tempat yang dapat diajngkau masyarakat dengan mudah.

III. ASPEK ORGANISASI DAN MANAJEMEN KLINIK ASPEK ORGANISASI KLINIK a. Informasi dan data kepegawaian di klinik Nama Klinik : Telanai Sehat Amalat Klinik : Jl. Jendral A Thalib No.65 No. Telp : (0741) 665577 Data Kepegawaian Ketua Wakil Sekertaris Bendahara : dr. Dita Febriana Sp.DK : dr. Qathar refatulandi Sp.DK : dr. Nolita Yulia Sunarno M.Hum : dr. M.Dimas Agung A. M.kes Anggota : 1. drg. Bunga Mawar 2. Nayla Sari Am.Kep 3. Doni Kurnia Am.Kep 4. Dina Isrofi S.Apt 5. Noni Doank SE 6. Bima Angkara SE 7. Sutarno b. Gaji kepegawaian Pegawai Jumlah Gaji pokok Total dokter 4 Rp. 4.000.000,- Rp. 16.000.000,- Dokter gigi 1 Rp. 3.500.000,- Rp. 3.500.000,- Apoteker 1 Rp. 2.000.000,- Rp. 2.000.000,- Perawat 2 Rp. 1.000.000,- Rp. 2.000.000,- Penjaga Klinik 1 Rp. 800.000,- Rp. 800.000,- Administrasi 2 Rp. 2.000.000,- Rp. 4.000.000,- Total Rp. 26.300.000,-

PERIJINAN KLINIK Memenuhi syarat perijinan klinik, yaitu : 1. Surat Permohonan. 2. Surat Pernyataan Dokter Penanggung jawab. 3. Surat Izin Praktek (SIP) Dokter Penanggung jawab. 4. Rekomendasi dari Puskesmas 5. Foto copy Ijazah Dokter, Paramedis dan Non Medis. 6. Daftar Peralatan Medis, non Medis dan Obat obatan. 7. Foto copy izin gangguan / HO dan IMB 8. Pas foto ukuran 3 x 4 sebanyak 4 Lembar. 9. Foto copy Pemilik Usaha. 10. Denah klinik 11. Struktur organisasi 12. Dokumen AMDAL atau UKL/UPL. 13. Advis dari Tim Terknis /Dinas Teknis. Jenis perijinan Biaya (Rp) 1. Ijin Prinsip (Dari Instansi Teknis) Rp.500.000,- 2. SITU (Surat Ijin Tempat Usaha) Rp.100.000,- 3. NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) Rp.300.000,- 4. Akte Pendirian Rp.100.000,- Total = Rp.1.000.000,- KEGIATAN PRAOPERASI DAN PENJADWALAN NO. KEGIATAN PRAOPERASI 1 2 3 4 1 survei pasar 8-Dec-10 10-Dec-10 2 menyusun rencana usaha 12-Dec-10 13-Dec-10 14-Dec-10 3 perizinan 14-Feb-11 4 survei tempat usaha 8-Dec-10 10-Dec-10 5 survei peralatan 8-Dec-10 10-Dec-10 6 pemasangan sarana penunjang 21-Feb-11 24-Feb-11 7 mencari tempat usaha 8-Dec-10 10-Dec-10 8 ujicoba produksi 9 operasional 24-May-11

INVENTARIS DAN SUPLLY KLINIK Jenis satuan Harga Total Keterangan Biaya modal Alat Laboratorium sederhana 1. pemeriksaan darah rutin 2 Rp 2,000,000.00 Rp 4,000,000.00 Paket 2. pemeriksaan urin rutin 2 Rp 1,500,000.00 Rp 3,000,000.00 Paket 3. pemeriksaan feses rutin 1 Rp 1,500,000.00 Rp 1,500,000.00 Paket 4. pemeriksaan gula darah 2 Rp 1,250,000.00 Rp 2,500,000.00 Paket 5. pemeriksaan faal hati 1 Rp 2,000,000.00 Rp 2,000,000.00 Paket subtotal Rp 13,000,000.00 Alat Penunjang diagnostik 1. USG 1 Rp 40,000,000.00 Rp 40,000,000.00 buah 2. EKG 1 Rp 12,000,000.00 Rp 12,000,000.00 buah subtotal Rp 52,000,000.00 Biaya langsung 1. BMHP 1 Rp 1,500,000.00 Rp 1,500,000.00 /bulan 2.obat- obatan 1 Rp 2,000,000.00 Rp 2,000,000.00 /bulan 3. ranjang periksa 2 Rp 500,000.00 Rp 1,000,000.00 buah 4. cold box 1 Rp 75,000,000.00 Rp 75,000,000.00 buah 5. Alat kontrasepsi 1 Rp 1,000,000.00 Rp 1,000,000.00 paket 6. vaksin imunisasi dasar 1 Rp 1,000,000.00 Rp 1,000,000.00 paket subtotal Rp 81,500,000.00 Biaya Tak Langsung 2. ATK 1 Rp 5,000,000.00 Rp 5,000,000.00 3. Meja dokter 3 Rp 350,000.00 Rp 1,050,000.00 buah 4. meja resepsionis 1 Rp 450,000.00 Rp 450,000.00 buah 5. Komputer 5 Rp 2,500,000.00 Rp 12,500,000.00 buah 6. Software Rekam medik 1 Rp 300,000.00 Rp 300,000.00 unit 7. AC 4 Rp 2,500,000.00 Rp 10,000,000.00 unit 8. kursi 2 Rp 175,000.00 Rp 350,000.00 buah 9. kursi tunggu pasien 3 Rp 500,000.00 Rp 1,500,000.00 buah 10. kursi periksa dokter gigi 1 Rp 5,000,000.00 Rp 5,000,000.00 unit 11. Televisi 1 Rp 1,500,000.00 Rp 1,500,000.00 unit subtotal Rp 37,650,000.00 Total = Rp 184,150,000.00

IV. ASPEK PRODUKSI JASA DAN PRODUK YANG DITAWARKAN Jasa yang kami berikan adalah pelayanan kedokteran yang menggunakan pendekatan kedokteran keluarga, tersedia pelayanan dokter umum, dokter gigi, farmasi, laboratorium sederhana, imunisasi, keluarga berencana dan persalinan. BIAYA PENYELENGGARAAN KLINIK Biaya iuran wajib peserta perbulan Rp 10.000,00,jumlah peserta 5879 maka total biaya kapitasi adalah Rp 10.000,00 x 5879 = Rp 58.790.000,00. Pelayanan Jasa biaya Dokter Rp 30,000.00 dokter gigi Rp 40,000.00 laboratorium darah rutin Rp 11,000.00 urin rutin Rp 9,000.00 feses rutin Rp 5,000.00 gula darah Rp 10,000.00 faal hati Rp 70,000.00 penunjang diagnostik USG Rp 45,000.00 EKG Rp 20,000.00

BIAYA SEWA GEDUNG, SARANA DAN PRASARANAN SERTA BIAYA UMUM Jenis satuan Harga Total Ket. Sewa gedung 1 Rp 24,000,000.00 Rp 24,000,000.00 /tahun biaya pemeliharaan 1. biaya telepon 1 Rp 500,000.00 Rp 500,000.00 / bulan 2. biaya listrik 1 Rp 5,000,000.00 Rp 5,000,000.00 / bulan 3. biaya air (air minum + air 1 Rp 500,000.00 Rp 500,000.00 / bulan pakai) 4. pemeliharaan AC 1 Rp 100,000.00 Rp 100,000.00 /6 bulan 5. pemeliharaan suku cadang alat 1 Rp 300,000.00 Rp 300,000.00 / 6 bulan kesehatan 6. SPAL 1 Rp 300,000.00 Rp 300,000.00 / bulan 7. pemeliharaan gedung 1 Rp 1,000,000.00 Rp 1,000,000.00 / tahun Subtotal Rp 7,700,000.00 biaya perizinan 1 Rp 1,000,000.00 Rp 1,000,000.00 /kali biaya promosi 3 Rp 350,000.00 Rp 1,050,000.00 /kali biaya tak terduga 1 Rp 25,000,000.00 Rp 25,000,000.00 Total Rp 58,750,000.00

V. ASPEK KEUANGAN KLINIK a. Sumber pendanaan klinik b. Kebutuhan pembiayaan dan modal kerja klinik c. Analisa biaya tetap dan aliran kas klinik d. Analisa keuntungan BEP

VI. PENUTUP Demikian sekilas penawaran untuk mendirikan klinik dokter keluarga untuk layanan kesehatan masyarakat,khususnya warga telanaipura. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi : dr. Dita Febriana Sari, SpDK Hp. 081274671234 Email : dokter_tha@yahoo.com atau dr. M. Qathar Refatulandi, SpDK Hp. 085766123456 Email : super_doctor@yahoo.co.id