Deklarasi Universal HAM (1948)

dokumen-dokumen yang mirip
MAKALAH. Hak Asasi Manusia & Kelompok Rentan. Oleh: Mahrus Ali, S.H., M.H.

HAK ASASI MANUSIA dalam UUD Negara RI tahun Dr.Hj. Hesti

MATA KULIAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

-1- PENJELASAN ATAS QANUN ACEH NOMOR 17 TAHUN 2013 TENTANG KOMISI KEBENARAN DAN REKONSILIASI ACEH

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. kehidupan umat manusia. Setiap manusia yang lahir sudah melekat hak asasinya.

Rio Deklarasi Politik Determinan Sosial Kesehatan Rio de Janeiro, Brasil, 21 Oktober 2011.

PENEGAKAN HAK ASASI MANUSIA DI INDONESIA

HAM DAN DEMOKRASI DASAR DASAR POLITIK

HAK ASASI MANUSIA. Pengertian HAM

Muchamad Ali Safa at INSTRUMEN NASIONAL HAK ASASI MANUSIA

Problem Pelaksanaan dan Penanganan

KEDUDUKAN, TUGAS, FUNGSI & KEWENANGAN MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK UU NO. 39 TAHUN 2008 TENTANG KEMENTERIAN NEGARA

KUALITAS & AKSESIBILITAS PDDKN BLM MERATA ANGKA PENGANGGURAN MASIH TINGGI

DEKLARASI TENTANG PENGHAPUSAN KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN. Diproklamasikan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa

LINGKUP ILMU KESEHATAN MASYARAKAT. By. Irma Nurianti, SKM, M.Kes

BUPATI SEMARANG SAMBUTAN BUPATI SEMARANG PADA ACARA SOSIALISASI PP NOMOR 45 TAHUN 2015 TENTANG PENYELENGGARAAN PROGRAM JAMINAN PENSIUN

BUPATI KULONPROGO SAMBUTAN PADA ACARA PEMBUKAAN KONGRES ANAK KULONPROGO Wates, 23 Februari 2013

1. Asal muasal dan standar

Mengatasi diskriminasi etnis, agama dan asal muasal: Persoalan dan strategi penting

Hak Atas Standar Penghidupan Layak dalam Perspektif HAM. Sri Palupi Peneliti Institute for Ecosoc Rights

INSTRUMEN HUKUM MENGENAI HAM

MAKALAH HAK-HAK EKONOMI, SOSIAL DAN BUDAYA. Oleh: Ifdhal Kasim Ketua Komnas HAM RI, Jakarta

Pengantar Memahami Hak Ekosob. M. Dian Nafi PATTIRO-NZAID

No ekonomi. Akhir-akhir ini di Indonesia sering muncul konflik antar ras dan etnis yang diikuti dengan pelecehan, perusakan, pembakaran, perkel

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 44 TAHUN 2010 TENTANG

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA,

Lampiran Usulan Masukan Terhadap Rancangan Undang-Undang Bantuan Hukum

Dalam Pokok bahasan ini akan diuraikan secara ringkas berbagai pendekatan dan bentuk

Hak Beribadah di Indonesia Oleh: Yeni Handayani * Naskah diterima: 4 Agustus 2015; disetujui: 6 Agustus 2015

MAKALAH HAK SIPOL & HAK EKOSOB. Oleh: Ifdhal Kasim Ketua Komnas HAM RI, Jakarta

Makalah. WORKSHOP Memperkuat Justisiabilitas Hak-Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya : Prospek dan Tantangan. Hak-hak Ekonomi, Sosial dan Budaya

APLIKASI ETIKA DALAM PRAKTIK KEBIDANAN. IRMA NURIANTI, SKM. M.Kes

NASKAH PUBLIKASI Untuk memenuhi sebagian persyaratan guna mencapai derajat Sarjana S-1 Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Pendidikan Kewarganegaraan

KOVENAN INTERNASIONAL TENTANG HAK EKONOMI, SOSIAL DAN BUDAYA 1

Institute for Criminal Justice Reform

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Menurut UU No 39/1999, HAM adalah seperangkat hak yang melekat

perkebunan kelapa sawit di Indonesia

MODUL VII HAK AZAZI MANUSIA

BAB I PENDAHULUAN. prioritas (Nawa Cita) dimana agenda ke-5 (lima) yaitu meningkatkan kualitas

BAB I PENDAHULUAN. Hak asasi manusia ( selanjutnya disingkat dengan HAM ) adalah seperangkat hak yang

BUKU AJAR (BAHAN AJAR) PERLINDUNGAN HAK ANAK. Oleh : I Gede Pasek Eka Wisanjaya SH, MH

KONVENSI HAK ANAK (HAK-HAK ANAK)

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN PURWAKARTA

KONSEP HUKUM DALAM KEPERAWATAN

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2005 TENTANG PENGESAHAN INTERNATIONAL COVENANT ON ECONOMIC, SOCIAL AND CULTURAL RIGHTS

KODE ETIK KONSIL LSM INDONESIA

BAB I PENDAHULUAN. Dalam pembukaan Undang-Undang Dasar (yang selanjutnya disebut UUD) 1945

Kode etik perawat. Profesi moral community : Cita-cita dan nilai bersama. Anggota profesi disatukan oleh latar belakang pendidikan yg sama Profesi mem

HAK AZASI MANUSIA DAN PENEGAKAN SUPREMASI HUKUM

BERITA DAERAH KABUPATEN SUMEDANG NOMOR 3 TAHUN 2008 PERATURAN DAERAH KABUPATEN SUMEDANG NOMOR 3 TAHUN 2008 TENTANG

INDONESIA. UU No.23 Tahun 1992 tentang Kesehatan

(Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 1999)


BAB I PENDAHULUAN. Hak Asasi Manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan

Modul ke: HAK ASASI MANUSIA. 09Teknik. Fakultas. Yayah Salamah, SPd. MSi. Program Studi MKCU

2008, No e. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b, huruf c, dan huruf d perlu membentuk Undang-Undang tenta

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

Partisipasi Masyarakat dalam Pencegahan Pelanggaram HAM dan Pengingkaran Kewajiban

I. PENDAHULUAN. Perserikatan Bangsa-Bangsa setelah perang dunia ke-2 tanggal 10 Desember

HAK ATAS PENDIDIKAN. Materi Perkuliahan HUKUM & HAM (Tematik ke-3)

Kewajiban Negara Pihak terhadap Pelaksanaan Instrumen-instrumen HAM Internasional. Ifdhal Kasim

BLOK I PEMBERDAYAAN PASIEN di Rumah Sakit BUDI WAHYUNI

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

PEMERINTAH KABUPATEN MADIUN

Administrasi dan Kebijakan Upaya Kesehatan Perorangan. Amal Sjaaf Dep. Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, FKM UI

I. PENDAHULUAN. semakin terbuka lebar kebebasan untuk memilih aneka jenis dan kualitas barang

K111 DISKRIMINASI DALAM PEKERJAAN DAN JABATAN

PEMERINTAH KABUPATEN BOJONEGORO

LAMPIRAN PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 75 TAHUN 2015 TANGGAL 22 JUNI 2015 RENCANA AKSI NASIONAL HAK ASASI MANUSIA TAHUN BAB I

PERLINDUNGAN HAK-HAK MINORITAS DAN DEMOKRASI

HAK MASYARAKAT ADAT. Materi Perkuliahan HUKUM & HAM (Tematik ke-5) Vegitya Ramadhani Putri, MA, LLM

PEMERINTAH KABUPATEN LUMAJANG

KONSEP DASAR HAM. Standar Kompetensi: 3. Menampilkan peran serta dalam upaya pemajuan, penghormatan dan perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM)

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PASIEN DALAM PELAKSANAAN INFORMED CONSENT 1 Oleh : Indra Setyadi Rahim 2

PERNYATAAN KEBIJAKAN HAK ASASI MANUSIA UNILEVER

BAB I PENDAHULUAN. kekurangan nafkah, yang berada di luar kekuasaannya (Kemenkes RI, 2012).

BAB 10 PENGHAPUSAN DISKRIMINASI DALAM BERBAGAI BENTUK

BAB I PENDAHULUAN. kesejahteraan yang harus diwujudkan sesuai dengan cita-cita bangsa. sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Dasar Republik Indonesia

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. A. Gambaran umum Badan Koordinasi Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKKB dan PP)

TEMA: PERAN DPR-RI DALAM PERSPEKTIF PENEGAKAN HAK ASASI MANUSIA DAN DEMOKRASI DI INDONESIA. Kamis, 12 November 2009

HAK ASASI MANUSIA. by Asnedi KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA KANWIL SUMATERA SELATAN

PEMERINTAH KABUPATEN PEMALANG

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Kesehatan merupakan hal yang paling penting dalam setiap kehidupan

UNDANG-UNDANG NOMOR 39 TAHUN 1999 TENTANG HAK ASASI MANUSIA PASAL 1

HAK AZASI MANUSIA. Drs. H. M. Umar Djani Martasuta, M.Pd

Hak Asasi Manusia. Aji Wicaksono S.H., M.Hum. Modul ke: Fakultas DESAIN SENI KREATIF. Program Studi DESAIN PRODUK

BUPATI MAJENE PROVINSI SULAWESI BARAT

Annex 1: Kovenan Internasional Hak-hak Ekonomi, Sosial dan Budaya

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Deklarasi Perserikatan Bangsa-Bangsa tahun 1948 tentang Hak Azasi

BAB I PENDAHULUAN. semakin maju mensyaratkan para pekerja yang cakap, profesional dan terampil.

Transkripsi:

Assalamu alaikum Wr Wb HAM dan Pelayanan Kesehatan Januari 2009 Sunarto, dr, M Kes

Definisi Sehat WHO Kesehatan mencakup fisik, mental (penghargaan dan martabat) dan sosial (jaminan hukum, adat istiadat dsb) scr lengkap, tidak hanya berarti tidak adanya penyakit atau tubuh yang lemah.

Deklarasi Universal HAM (1948) -Dalam Piagam HAM Internasional. -Merupakan standar umum yg harus dicapai oleh setiap orang dan negara, sumber inspirasi PBB. Sunarto BAB 22 Pasal 22, Hak Atas Jaminan Sosial: Setiap orang, sebagai anggota masyarakat, berhak atas jaminan sosial dan berhak terlaksananya hak-hak ekonomi, sosial dan budaya yang sangat diperlukan untuk martabat dan pertumbuhan bebas pribadinya, memalui usaha-usaha nasional maupun kerjasama internasional, dan sesuai dengan pengaturan serta sumber daya setiap negara.

Deklarasi Universal HAM BAB 25, Pasal 25 (1), Standar Hidup yang Layak dan Jaminan Perlindungan Kesehatan: - Setiap orang berhak atas hidup yang memadai untuk kesehatan, kesejahteraan diri dan keluarganya, termasuk atas pangan, pakaian, perumahan dan perawatan kesehatan, serta pelayanan sosial yang diperlukan, dan berhak atas jaminan pada saat pengangguran, menderita sakit, cacat, menjadi janda/duda, mencapai usia lanjut atau keadaan lainnya yang mengakibatkannya kekurangan nafkah, yang berada diluar kekuasaannnya. - Pasal 26 : hak pendidikan...

Kovenan Internasional (PBB, 1965) tentang Penghapusan Semua Bentuk Diskriminasi Rasial - Semua manusia sederajat dalam martabat dan hak: perlindungan hukum dan diskriminasi apapun. Pasal 1: Diskriminasi Rasial: Semua bentuk pembedaan, pengecualian, pembatasan, atau pengutamaan berdasarkan ras, warna kulit, keturunan atau kebangsaan atau suku bangsa, yang mempunyai maksud meniadakan atau merusak pengakuan, pencapaian atau pelaksanaan, atas dasar persamaan, hak asasi manusia dan kebebasan dasar dalam bidang politik, ekonomi, sosial, budaya atau bidang kehidupan masyarakat yang lain.

Pasal 5: Negara-negara Pihak, melarang dan menghapuskan semua bentuk diskrimnasi rasial serta menjamin hak setiap orang.. Terutama menikmati hak dibawah ini: (a) Hak diperlakukan dengan sama di depan pengadilan dan badan-badan peradilan lain. (b) Hak untuk aman. (c) Hak politik (d) (e) Hak sipil Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya, khususnya: (iv) hak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, perawatan medis, jaminan sosial dan pelayananpelayanan sosial, (v) hak atas pendidikan dan pelatihan,

Kovenan Ekosob pasal 12:...mengakui hak setiap orang untuk menikmati standar pelayanan kesehatan fisik dan mental tertinggi......langkah-langkah yg diperlukan untuk: -menanggulangi dan memperkecil kematian bayi dan anak balita agar tumbuh sehat -memperbaiki semua segi kesehatan lingkungan dan industri -mencegah,mengobati dan menanggulangi epidemi,endemi penyakit yg berhub dgn pekerjaan n penyakit lain -menciptakan kondisi yg menjamin kualitas pelayanan medis dan perawatan dokter- -

Deklarasi Alma-Ata th 1978: ttg peran negara untuk memenuhi hak atas kesehatan WN : Penyediaan pelayanan kesehatan dasar Promosi penyediaan makanan dan gizi yg baik Penyediaan air bersih yg cukup dan sanitasi Pearwatan ibu dan anak termasuk KB Imunisasi untuk penyakit menular berbahaya Pencegahan dan kontrol thp penyakit2 endemik lokal Pengobatan yg baik dan penyakit umum dan luka-luka Penyediaan obat-obat esensial Menyiapkan program pendidikan kesehatan Istilah pertama Health for all

Piagam Majelis Kesehatan Rakyat th 2000 (di Bangladesh) Kesehatan sbg HAM: Kesehatan mencerminkan komitmen masyarakat thp kesetaraan dan keadilan. Kesehatan dan HAM seharusnya diprioritaskan diatas kepentingan ekonomi dan politik (mis perang-perang di Timteng) Mengajak: -mendukung penerapan hak untuk sehat -menuntut pemerintah dan org internasional---dipastikan pelaksanaan kebijakan dan menghormati hak untuk sehat -membangun gerakan masyarakat agar kesehatan dan Ham masuk dalam undang-undang -melawan eksploitasi kebutuhan kesehatan rakyat untuk mengambil keuntungan (misal kasus strain virus flu burung, baca buku Menkes Saatnya Dunia Berubah )

Konseptualisasi Hak Asasi Manusia Hak yang bersifat mendasar---ada setelah manusia ada dimuka bumi. Hak yang bersifat mendasar dan inheren dengan jati diri manusia secara universal. Hak-hak dasar yang dimiliki manusia bukan karena diberikannya oleh masyarakat atau negara, melainkan berdasarkan martabat sebagai manusia.

Prinsip-prinsip HAM yg melekat: Hak adalah universal--dimanapun Hak bersifat melekat tak bisa ambil/diberikan Hak selalu diikuti kewajiban (menghargai, melindungi dan memenuhi) Partisipasi adalah hak yg paling dasar Hak tak bisa berdiri sendiri dan saling terkait

Jaminan Atas HAM Jaminan konstitusi atas HAM penting bagi arah pelaksanaan ketatanegaraan sebuah negara. Jaminan terhadap hak-hak dasar setiap WN mengandung arti bahwa penguasa dalam negara tidak boleh sewenangwenang bahkan berarti keseimbangan dalam negara adalah keseimbangan antara kekuasaan dalam negara dengan hak-hak dasar WN (Sri Sumantri). Salah satu syarat negara hukum adalah ada jaminan atas HAM.

Muatan HAM Bidang Kesehatan dalam Perubahan Kedua UUD 1945 BAB XA/ Pasal 28 H: (1) Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan. (2) Setiap orang berhak mendapat kemudahan dan perlakukan khusus untuk memperoleh kesempatan dan manfaat yang sama guna mencapai persamaan dan keadilan. (3) Setiap orang berhak atas jaminan sosial yang memungkinkan pengembangan dirinya secara utuh sebagai manusia yang bermartabat.

Ketetapan MPR No XVII / MPR / 1998 tentang HAM Penegasan bahwa penegakan HAM dilakukan secara: a. struktural (lembaga-lembaga negara) b. kultural (kesadaran dan tanggungjawab masyarakat) c. institusional (KOMNAS HAM--- Kepres 129 th 1998).

UU No 39 Tahun 1999 tentang HAM HAM: seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai mahluk Tuhan YME dan merupakan anugerahnya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi dan dilindungi oleh negara, hukum dan Pemerintah, dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia. Kewajiban Dasar Manusia adalah seperangkat kewajiban yang apabila tidak dilaksanakan, tidak meungkinkan terlaksananta dan tegaknya hak asasi manusia.(bab I Pasal 1)

UU No 39 Tahun 1999 tentang HAM Bab III Bagian Pertama, pasal 9 Hak untuk Hidup. Bab III Bagian Kelima, pasal 21-->keluhan pribadi..tidak boleh jadi obyek penelitian tanpa persetujuan. Penjelasan Pasal 41 ayat 1: Kemudahan dan perlakuan khusus adalah pemberian pelayanan, jasa, atau penyediaan fasilitas dan sarana kelancaran, keamanan, kesehatan dan keselamatan.

Dua asas yang melandasi hukum kesehatan The right to health care (hak atas pelayanan kesehatan) - merupakan hak dasar sosial The right of self determination (hak untuk menentukan nasib sendiri) - merupakan hak dasar individual (Wiradharma, D,1996)

Faktor yang mempengaruhi citra pelayanan kesehatan Sarana: RS, Puskesmas, Posyandu dsb Geografis: Apa sarana dicapai dengan mudah? Keuangan: Biaya atas pelayanan kesehatan, tinggi atau rendah? Kualitas: Kualitas sarana maupun tenaga medisnya. Apakah semua mendukung pelaksanaan HAM

The right of self determination : Sebagai hak dasar atau hak primer individual, merupakan sumber dari hak-hak individual sbb: - Hak atas Privacy--->hak atas rahasia kedokteran. -Hak atas tubuhnya sendiri:--->hak atas informed consent, hak memilih dokter RS, hak menolak pengobatan/ perawatan/tindakan medis tertentu, hak menghentikan pengobatan/ perawatan, hak atas second opinion dan hak memeriksa rekam medis.

Skema Hak Dasar Kesehatan Hak Dasar Kesehatan Sosial The right to health care Individual The right of self determination Hak atas pelayanan kesehatan Skema diambil dari Wiradharma,D, FK Usakti Hak atas privacy Hak atas rahasia kedokteran Hak atas badan sendiri Hak atas informed consent Hak memilih dokter Hakmenolak:pengobatan/perawat an/tindakan medis

Hak Asasi Manusia bidang Kesehatan 1.The right to health care (hak atas pelayanan kesehatan)---konvensi Hak Sipil dan Politik 1966 2. The right of self determination (hak untuk menentukan nasib sendiri)--- Deklarasi PBB 1948. 3.The right to information---helsinki 1964. Maka: harus ada keseimbangan hubungan antara PENERIMA dan PEMBERI jasa layanan kesehatan. Kedua pihak terlindungi secara hukum. (Purnomo, B, 2000)

Muatan UU Kesehatan No 23 tahun 1992: -Salah satu upaya pembangunan kesehatan: 1.Kurasi---Penyembuhan 2.Promotif---peningkatan derajat kesehatan 3.Prevensi---Pencegahan 4. Rehabilitasi---Pemulihan Untuk mencapai keadaan sejahtera badan, jiwa, sosial---agar hidup produktif secara sosial dan ekonomis

Beberapa hal: Hubungan HAM dan Kesehatan Pelanggaran thd HAm dapat memunculkan masalah kesehatan yg serius: (Misal: kasus KDRT, penganiayaan thd istri/anak, belum ada perlindungan hukum yg baik, tata cata tradisional yg digolongkan sbg pelanggaran HAM:perbudakan/pengucilan dsb) Kebijakan dan program kesehatan bisa memunculkan pelanggaran Ham: Misal: Program Askeskin yg kurang monitor scr baik shg akses maskin thd kesehatan sulit dan terdiskriminasi.

Kesehatan dgn Pendekatan berbasis HAK Memperlihatkan kesehatan dgn Ham Akuntabilitas Pemberdayaan Partisipasi Tidak diskriminasi, terutama tdh kelompok rentan (miskin/terlantar, perempuan, anak, kel kemapuan berbeda)

Indikator-indikator Keberhasilan Program kesehatan (dalam pemenuhan Hak atas Kesehatan) Ketersediaan (fasilitas perawatan maupun peralatan,rancangan program yg baik dsb) Keterjangkauan (Pelayanan kesehatan dapat terjangkau semua orang, tak diskriminasi, informasi yg akurat) Penerimaan (Menghargai etika medis, perbedaan sosial budaya, kerahasiaan, meningkatkan status kesehatan dsb) Kualitas (kualitas sesuai perkembangan dunia kedokteran terkini)

Problem Kesehatan (Pendekatan Hak): Kematian Ibu yg masih tinggi, KB yg belm merata (Program kesehatan reproduksi) Gizi buruk, kematian bayi dan balita yg masih tinggi (Program Kesehatan Anak) Diare, ISPA, DBD, Malaria (Program Kesling) Pencemaran dan kelangkaan air (Program air Bersih) Problem2 Program Hiv/ AIDs Problem2 Khusus program TBC

Beberapa catatan Dalam Kovenan Ekosob: Hak dasar setiap orang bebas kelaparan dan kehausan...negara akan memperbaiki cara-cara produksi dan tekonologi,...penggunaan sumber-sumber alam, jaminan distribusi yg adil Hak atas pangan: memberikan ruang yg besar cara-cara pengamanan pangan, perlindungan tanaman dan harga

Cacatan lain Kesehatan Pendekatan Hak: UU Perlindungan Anak: Negara bertanggungjawab atas kesehatan anak....menyediakan fasilitas kes yg komprehensif...dan menyediakan pengobatan cuma-cuma kpd keluarga miskin... WHO, Komite Ekosob: Hak atas Air: jernih, mudah didapat, bisa dijangkau. Maskin rawan karena kemampuan membayar rendah.

Terima kasih dan Mohon maaf Wassalamu alaikum Wr Wb

Daftar Acuan 1. Wiradharma, K., 1996, Hukum Kedokteran, Binarupa, Jakarta 2. Purnomo, B., 2000, Hukum Kesehatan, Program Pendidikan Pascasarjana, Fakultas Kedokteran UGM, Jogjakarta 3.., 2004, Undang-Undang Praktik Kedokteran, Sinar Grafika, Jakarta 4. El-Muhtaj, M., 2005, Hak Asasi Manusia dalam Konstitusi Indonesia,Prenada Media, Jakarta 5.Topatimasang, Dkk; 2005, Sehat Adalah Hak, Koalisi untuk Indonesia Sehat-INSIST-FKM UI, Jakarta 6.Murdijana, Desti, Dkk,, Panduan Program Kesehatan Berbasis Hak, VSO-GTZ-DFID, Jakarta