dokumen-dokumen yang mirip

STATISTIK DAERAH KECAMATAN MISOOL TIMUR

BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN RAJA AMPAT.




STATISTIK DAERAH KECAMATAN BUKIT BATU 2013

STATISTIK DAERAH KECAMATAN KEPULAUAN AYAU 2013

STATISTIK DAERAH KECAMATAN KEPULAUAN AYAU

Statistik Daerah Kabupaten Bintan







STATISTIK DAERAH KECAMATAN JEKAN RAYA 2013

Katalog BPS :

Statistik Daerah Kabupaten Bintan

STATISTIK DAERAH KECAMATAN BATANTA SELATAN


Katalog BPS : BADAN PUSAT STATISTIK KOTA PALANGKA RAYA

Statistik Daerah Kabupaten Bintan

Katalog : pareparekota.bps.go.id


NO KATALOG :

STATISTIK DAERAH KECAMATAN BENGKONG


Statistik Daerah Kabupaten Bintan

STATISTIK DAERAH KECAMATAN SEKUPANG


GEOGRAFI DAN IKLIM Curah hujan yang cukup, potensial untuk pertanian


STATISTIK DAERAH KECAMATAN AIR DIKIT.

STATISTIK DAERAH KECAMATAN PAHANDUT 2013

STATISTIK DAERAH KECAMATAN BACUKIKI BARAT 2012

Kecamatan Selat Nasik

STATISTIK DAERAH KECAMATAN BUNGURAN BARAT 2015





STATISTIK DAERAH KECAMATAN SUMEDANG SELATAN 2016

KATALOG BPS:

STATISTIK DAERAH KECAMATAN TOMMO 2012 BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN MAMUJU



STATISTIK DAERAH KECAMATAN LEMBEH UTARA



Katalog BPS

STATISTIK DAERAH KECAMATAN LOBALAIN 2016

STATISTIK DAERAH KECAMATAN AIR MANJUNTO

STATISTIK DAERAH KECAMATAN KOFIAU.



GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

pelalawankab.bps.go.id

KATALOG BPS BADANPUSATSTATISTIK KABUPATENACEHSELATAN

STATISTIK DAERAH KECAMATAN BONDOWOSO 2015


KEADAAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Belitung yang terbentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2003 sejak

Katalog BPS :


STATISTIK DAERAH KECAMATAN BATAM KOTA

STATISTIK DAERAH KECAMATAN KOTA MUKOMUKO

Statistik Daerah Kecamatan Waru 2015

kaurkab.bps.go.id Statistik Daerah Kecamatan Padang Guci Hilir 2016 Halaman i

STATISTIK DAERAH KECAMATAN BATU AMPAR 2015

STATISTIK DAERAH KECAMATAN SABANGAU 2013


KATALOG BPS BADANPUSATSTATISTIK KABUPATENACEHSELATAN


http ://ppukab.bps.go.id


STATISTIK DAERAH KECAMATAN SAGULUNG


STATISTIK DAERAH. Kecamatan Sukajadi Kota Bandung Tahun 2015 BADAN PUSAT STATISTIK KOTA BANDUNG. Katalog BPS nomor :

KABUPATEN HALMAHERA SELATAN

Katalog :




STATISTIK DAERAH KECAMATAN ANDIR 2015

Statistik Daerah. Kecamatan Andam Dewi. Katalog BPS : Sopo Godang Raja U


Katalog :

Katalog : STATISTIK DAERAH KECAMATAN BOTIN LEOBELE DALAM ANGKA

GEOGRAFI DAN IKLIM Curah hujan yang cukup, potensial untuk pertanian

STATISTIK DAERAH KECAMATAN TERAS TERUNJAM 2014

STATISTIK DAERAH KECAMATAN WAY JEPARA TAHUN 2015

STATISTIK DAERAH KECAMATAN RANCASARI 2016 ISSN : - No. Publikasi : Katalog BPS : Ukuran Buku : 17,6 cm x 25 cm Jumlah Halaman



STATISTIK DAERAH KECAMATAN BULANG

STATISTIK DAERAH KECAMATAN SUKAJADI 2016 ISSN : - No. Publikasi : Katalog BPS : Ukuran Buku : 17,6 cm x 25 cm Jumlah Halaman

Katalog BPS:

S T A T I S T I K D A E R A H K E C A M A T A N P A G E R W O J O 2012

PANTERAJA DALAM ANGKA 2011

Transkripsi:

STATISTIK DAERAH KECAMATAN WAIGEO UTARA 2013

STATISTIK DAERAH KECAMATAN WAIGEO UTARA 2013 ISSN : No. Publikasi : 91080.13.46 Katalog BPS : 1101002.9108.060 Ukuran Buku : 17,6 cm x 25 cm Jumlah Halaman : iii + 15 halaman Naskah : Koordinator Statistik Kecamatan Waigeo Utara Badan Pusat Statistik Kabupaten Raja Ampat Gambar Kulit : Seksi Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik Badan Pusat Statistik Kabupaten Raja Ampat Diterbitkan Oleh : Badan Pusat Statistik KabupatenRaja Ampat Dicetak Oleh : Boleh dikutip dengan menyebutkan sumbernya

Kata Pengantar Publikasi Statistik Daerah Kecamatan Waigeo Utara 2013 diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Raja Ampat berisi berbagai data dan informasi terpilih seputar Kecamatan Waigeo Utara yang dianalisis secara sederhana untuk membantu pengguna data memahami perkembangan pembangunan serta potensi yang ada di Kecamatan Waigeo Utara. Publikasi Statistik Daerah Kecamatan Waigeo Utara 2013 diterbitkan untuk melengkapi publikasi-publikasi statistik yang sudah terbit secara rutin setiap tahun. Berbeda dengan publikasi-publikasi yang sudah ada, publikasi ini lebih menekankan pada analisis. Materi yang disajikan dalam Statistik Daerah Kecamatan Waigeo Utara 2013 memuat berbagai informasi/indikator terpilih yang terkait dengan pembangunan di berbagai sektor di Kecamatan Waigeo Utara dan diharapkan dapat menjadi bahan rujukan/kajian dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan pembangunan. Kritik dan saran konstruktif berbagai pihak kami harapkan untuk penyempurnaan penerbitan mendatang. Semoga publikasi ini mampu memenuhi tuntutan kebutuhan data statistik, baik oleh instansi/dinas pemerintah, swasta, kalangan akademisi maupun masyarakat luas. Waisai, September 2013 Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Raja Ampat Oktofianus Antaribaba, SE Statistik Daerah Kecamatan Waigeo Utara Tahun 2013 i

Penjelasan Teknis Desa Pesisir/Tepi Laut adalah desa/kelurahan termasuk nagari atau lainnya yang memiliki wilayah yang berbatasan langsung dengan garis pantai/laut (atau merupakan desa pulau). Desa Bukan Pesisir adalah desa/kelurahan termasuk nagari atau lainnya yang tidak berbatasan langsung dengan laut atau tidak mempunyai pesisir. Kepadatan Penduduk adalah jumlah penduduk di suatu daerah dibagi dengan luas daratan daerah tersebut, biasanya dinyatakan sebagai penduduk per km 2. Bekerja adalah melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh pendapatan atau keuntungan dan lamanya bekerja paling sedikit satu jam secara terus menerus dalam seminggu yang lalu (termasuk pekerja keluarga tanpa upah). Tidak/belum pernah sekolah adalah mereka yang tidak pernah atau belum pernah terdaftar/aktif mengikuti pendidikan di suatu jenjang pendidikan formal. Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat di suatu wilayah. Untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat, Tim Puskesmas juga dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya. Dalam wilayah Kabupaten Raja Ampat, puskesmas keliling menggunakan perahu, mobil, dan sepeda motor untuk memperlancar pelayanannya. Puskesmas Pembantu (Pustu) adalah unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian wilayah kerja. Sekolah adalah lembaga pendidikan formal yang dimulai dari pendidikan dasar, menengah, dan tinggi yang berdasarkan kurikulum Departemen Pendidikan Nasional, termasuk Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA). Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis. Luas panen adalah luas tanaman sayuran, buah-buahan,biofarmaka dan tanaman hias yang yang diambil hasilnya/dipanen pada periode pelaporan Produksi adalah hasil menurut bentuk produk dari setiap tanaman sayuran, buah-buahan, biofarmaka dan tanaman hias yang diambil berdasarkan luas yang dipanen pada bulan/triwulan laporan. Statistik Daerah Kecamatan Waigeo Utara Tahun 2013 ii

DAFTAR ISI 1. Geografi dan Iklim 2. Pemerintahan 3. Penduduk 4. Ketenakerjaan 5. Pendidikan 6. Kesehatan 7. Perumahan dan Lingkungan 8. Pertanian 9. Pariwisata 10. Transportasi dan Komunikasi 11. Perdangangan 1 3 4 6 7 9 11 13 15 16 18 Statistik Daerah Kecamatan Waigeo Utara Tahun 2013 iii

GEOGRAFI DAN IKLIM Distrik Waigeo Utara Berbatasan dengan Distrik Warwarbomi Distrik Waigeo Utara terletak pada bagian Selatan Kabupaten Raja Ampat 1 Ditrik Waigeo Utara terletak pada bagian Gambar 1.1 PETA WAIGEO UTARA selatan kabupaten Raja Ampat wilayah kabupaten Raja Ampat Dengan batas batas wilayah sebelah utara berbatasan dengan DistrikSupnin, sebelah timur berbatasan dengan kecamatan Warwarbomi, sebelah selatan berbatasan dengan Distrik Teluk Mayalibit dan sebelah barat berbatasan dengan Distrik Waigeo barat. Kecamatan Waaigeo Utara terletak memanjang dari barat ke timur terdiri dari 6 desa yang seluruhnya dapat di lalui dengan angkutan pedesaan. Selain keenam desa berpenghuni, di distrik Waigeo Utara masih memiliki pulau - pulau kecil lainnya. Distrik Waigeo Utara Mempunyai angkutan pedesaan.. Statistik Daerah Kecamatan Waigeo Utara 2013 1

GEOGRAFI DAN IKLIM Distrik Waigeo Utara memiliki curah hujan yang bervariasi yaitu curah hujan terjadi dengan tingkat kelembaban udara antara 86 persen sampai dengan 89 persen. 1 Suhu udara Distrik Waigeo Utara tahun 2012 berkisar antara 26,9 sampai dengan 33,4. Sedangkan, kelembaban udara rata-rata bervariasi antara 86 persen sampai dengan 89 persen. Curah hujan di Distrik Waigeo Utara tertinggi tercatat 568,0 mm per bulan pada bulan Maretdan yang terendah tercatat 103,0 mm per bulan yaitu pada bulan Agustus. Sementara jumlah hari hujan selama tahun 2012tercatat sebanyak 252 hari. Berdasarkan Topografi wilayah sebagian besar desa di Distrik Waigeo Utaramerupakan desa pesisir yang berjumlah 6 desa. Dari Enam desa tersebut hanya di Desa Asukweri yang sebagian wilayahnya terdapat perbukitan, sedangkan keenam desa lainnya merupakan dataran. Luas Tabel 1.1 Statistik Geografi dan Iklim Distrik Waigeo Utara Uraian Satuan 2012 Rata 2 Suhu Udara Min. Rata 2 Suhu Udara Max. Rata 2 Suhu Udara Hari Hujan Curah Hujan Rata 2 Tekanan Udara Rata 2 Kelembaban Udara km 2 95,150 24.1 31.3 26.9 Hari 252 Mm 3,085.2 Mbs 1,008.8 % Sumber: Badan Meteorologi dan Geofisika Sorong 86 Distrik Waigeo Utara Memiliki pulau pulau kecil lainnya. Statistik Daerah Kecamatan Waigeo Utara 2013 2

PEMERINTAHAN DistrikWaigeo Utara sebagai distrik Induk Ibukota pemerintahan berkedudukan di Bonsayor 2 Distrik Waigeo Utara sebagai distrik indukdengan ibukota pemerintahan berkedudukan di Bonsayor,di kurangi wilayah administratif pemerintahandan mempunyai daerah bawahan terdiri atas 6 Desa yaitu desa Kabare, Desa Darumbab, Desa Kalisade, Desa Bonsayor, Desa Andey dan Desa Asukweri. Pembagian wilayah administrasi di Distrik Waigeo Utara digolongkan menjadi kecamatan (distrik), dan desa (kampung). Kantor Camat/Distrik terdapat di Desa Bonsayor Belum di semua kampung di Distrik Waigeo Utara memiliki Kantor Kepala Desa semua admistrasi/kegiatan desa dilakukan di rumah/tempat tinggal Kepala Kampung.Kepala kampung dalam melaksanakan pekerjaan sehari-hari dibantu oleh sekretaris desa. Untuk kelengkapan organisasi, di bawah kepala kampung, telah terbentuk satuan lingkungan yaitu RW dan RT. Lembaga pemerintahan yang masih aktif adalah Badan Musyawarah Kampung (Bamuskam). Dan untuk menjaga keamanan di Distrik Waigeo memiliki personil Kepolisian dan TNIdan di bantu personil Hansip di masing masing desa di Distrik Waigeo Utara. Gambar 2.1 Jumlah Rukun Warga dan Rukun Tetangga 2012 5 4 3 2 1 0 Sumber: Kantor Distrik Waigeo Utara 2012 Gambar 2.2 Kantor Distrik Waigeo Utara RW RT Distrik Waigeo Utara Terdapat Kantor Polisi Sektor (POLSEK). Statistik Daerah Kecamatan Waigeo Utara 2013 3

PENDUDUK JUMLAH PENDUDUK WAIGEO UTARA 1480 JIWA Jumlah Penduduk Waigeo Utara 2011 1640 Jiwa kepadatan penduduk per desaan bervariasi. 3 Jumlah penduduk di suatu wilayah sangat dipengaruhi oleh fertilitas, mortalitas dan migrasi. Ketiga faktor inilah yang menentukan tinggi rendahnya pertumbuhan penduduk. Jumlah penduduk yang besar dapat menjadi potensi dan mendatangkan manfaat yang besar bila memiliki kualitas yang baik, namun besarnya jumlah penduduk tersebut dapat menjadi beban yang akan sulit diselesaikan bila kualitasnya rendah. Informasi kependudukan yang baik sangat diperlukan untuk menunjang kearah pembangunan yang berkualitas. Jumlah penduduk di Distrik Waigeo Utara pada tahun 2012 sebesar 1.640 jiwa atau sebesar 5,22 persennya dari jumlah penduduk Kabupaten Raja Ampat. Tingkat kepadatan penduduk di Distrik Waigeo Utara sebesar 21 jiwa/km 2. Jumlah penduduk terbesar berada dijumlah penduduk di suatu wilayah sangat dipengaruhi oleh fertilitas, mortalitas dan migrasi. Ketiga faktor inilah yang menentukan tinggi rendahnya pertumbuhan penduduk. Jumlah penduduk yang besar dapat menjadi potensi dan mendatangkan manfaat yang besar bila memiliki kualitas yang baik, namun besarnya jumlah penduduk tersebut dapat menjadi beban yang akan sulit diselesaikan bila kualitasnya rendah. Informasi kependudukan yang baik sangat diperlukan untuk menunjang kearah pembangunan yang berkualitas. Tabel3.1. Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin di Waigeo Utara Laki- Perem No Desa Total Laki puan 1 Bonsayor 191 179 370 2 Kabare 196 134 330 3 Kalisade 90 79 169 4 Darumbab 115 112 227 5 Andey 69 62 131 6 Asukweri 124 129 253 Total 841 695 1480 Sumber: Proyeksi Penduduk, 2012 Gambar3.1.Persentase Penduduk menurut Suku Tahun 2010 Sumber : Olahan Data Sensus Penduduk 2010 Penduduk di Distrik Waigeo Utara mayoritas dari Suku Ambel. Statistik Daerah Kecamatan Waigeo Utara 2013 4

PENDUDUK Penduduk Laki-laki Lebih Banyak dari pada Perempuan Berdasarkan Sex Ratio sebesar 114 persen, terlihat bahwa penduduk laki-laki 14 persen lebih banyakdari pada pendudu kperempuan. 3 Jumlah rumah tangga Distrik Waigeo Utara Sensus Penduduk 2012 mencapai 576 rumah tangga. Berdasarkan rasio jenis kelamin (sex ratio), jumlah penduduk di Distrik Waigeo Utara berjenis kelamin laki-laki lebih banyak dibandingkan dengan jumlah penduduk berjenis kelamin perempuan. Perpindahan penduduk jarang terjadi di Distrik Waigeo Utara. Biasanya penduduk hanyak berpindah sementara saja. Terutama ini terjadi pada penduduk yang akan melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, sebagian besar masyarakat melanjutkan studi di Kota Sorong. Sebagian penduduk di Distrik Waigeo Utara terkadang melakukan perjalanan keluar wilayah (ke Kota Sorong)dengan tujuan berdagang, menjual hasil industri rumah tangga. Masyarakat akan kembali setelah persediaan dagangan habis.komposisi penduduk Distrik Waigeo Utara Kabupaten Raja Ampat didominasi oleh penduduk usia muda hal ini dapat dilihat dari piramida penduduk menurut kelompok umur, dimana penduduk lebih terdistribusi ke dalam kelompok umur muda atau terjadi pelebaran pada alas piramida penduduk.penduduk pada kelompok umur 0-4 tahun jumlahnya lebih besar dari pada penduduk usia yang lebih tua yaitu 5-9 tahun.penduduk Distrik Waigeo Utara mayoritas adalah asli Papua, yaitu dari Suku Biak, suku-suku lain yang ada yaitu Jawa, Toraja, dan Bugis. Gambar 3.2.Piramida penduduk Distrik Waigeo Utara Gambar3.3. Persentase Bahasa Sehari-hari yang Digunakan Penduduk Sumber: Sensus Penduduk, 2010 Penduduk di Distrik Waigeo Utara dari Suku Biak. Suku-suku lainnya yaitu Jawa, Toraja, dan Bugis. Statistik Daerah Kecamatan Waigeo Utara 2013 5

KETENAGAKERJAAN MayoritasPendudukBekerja di SektorPerikanan Dari total penduduk Distrik Waigeo Utara yang bekerja 92,79 persennya bekerja di sector perikanan. 4 Sebagaimana diamanatkan dalam Deklarasi Universal Hak-Hak Asasi Manusia oleh Majelis Umum PBB Pasal 23 Ayat (1), bahwa setiap orang berhak atas pekerjaan, berhak dengan bebas memilih pekerjaan, berhak atas syarat-syarat perburuhan yang adil dan menguntungkan serta berhak atas perlindungan dari pengangguran. Pada tahun 2012, dalam rentang usia produktif penduduk di Distrik Waigeo Utara dapat dibedakan menjadi dua bagian, yaitu penduduk yang bekerja sebesar 86,29 persen, sedangkan penduduk yang tidak bekerja sebesar 13,71 persen. Dari 50,61 persen dari total penduduk Distrik Waigeo Utara adalah bekerja. Penduduk yang berkerja tersebut dapat dikelompokkan menurut lapangan usaha/bidang pekerjaan utamanya. Distrik Waigeo Utara merupakan distrik pesisir, 92,79 persen penduduk bekerja di bidang perikanan. 2,49 persen bekerja di bidang jasa pendidikan, 2,40 persen bekerja di bidang jasakemasyarakatan/ pemerintahan/perorangan, 0,81 persen bekerja di bidang kesehatan. 1,5 persen lainnya terbagi di bidang kerja seperti pertanian, perkebunan, kehutanan, industri pengolahan rumah tangga,konstruksi bangunan dan rumah tangga Gambar 4.1. Persentase Penduduk yang Bekerja dan Tidak Bekerja Pada Usia Produktif Sumber: Olahan Data Sensus Penduduk 2012 Gambar4.2. Persentase Lapangan Usaha/Bidang Pekerjaan Utama Penduduk Sumber : Proyeksi SP 2000, SP 2010 Distrik Waigeo Utara Penduduk bekerja di sektor perikanan. Statistik Daerah Kecamatan Waigeo Utara 2013 6

PENDIDIKAN JumlahSaranaSekolah Di Distrik Waigeo Utara terdapat 3 SekolahDasar (SD), 1 Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP), dan 1 Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA). 5 Pendidikan merupakan hal yang sangat penting dan tidak bisa lepas dari kehidupan. Begitu pentingnya pendidikan, sehingga suatu bangsa dapat diukur apakah bangsa itu maju atau mundur, karena pendidikan akan mencetak sumber daya manusia yang berkualitas baik dari segi spiritual, intelegensi, dan skill, dan pendidikan merupakan proses pencetakgenerasi penerus bangsa. Apabila output dari proses pendidikan ini gagal, maka dapatlah dibayangkan bagaimana dapat mencapai kemajuan. Di Distrik Waigeo Utara, tidak setiap desa memiliki sarana pendidikan. Sekolah Dasar (SD) hanyak terdapat di Desa Bonsayor, Andey dan Asukweri Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) hanya terdapat di Darumbab dan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) hanya terdapat di Desa Andey. Sampai akhir tahun 2012, SLTA belum memiliki gedung sekolah sendiri, untuk semestara masih Tabel5.1Indikator Pendidikan Kabupaten Raja Ampat 2012 Uraian SD SLTP SLTA Jumlah Sekolah 3 1 1 Jumlah Guru 16 9 10 Jumlah Murid 329 111 77 Rasio Murid Sekolah 109.67 111 77 Rasio Murid Guru 20,56 12,33 7,7 Sumber: Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kab. Raja Ampat, 2012 Gambar 5.1.SD YPK BETFAGE kabare. Hanya terdapat satu SMP di Distrik Waigeo Utara di Desa Darumbab. Statistik Daerah Kecamatan Waigeo Utara 2013 7

PENDIDIKAN Status Sekolah Terdapat 8,41 % penduduk di DistrikWaigeo Utara tidak/belum pernah sekolah, padahal usianya masih berada dalam usia yang seharusnya masih sekolah. 5 Guru merupakan bagian yang penting sekali dalam proses belajar mengajar. Di Distrik Waigeo Utara, tenaga guru di SLTA 10 orang, d Gambar 5.3 Persentase pendidikan Penduduk Berdasarkan Kepemilikan Ijazah Penduduk Distrik Waigeo Utara dalam rentang usia 6 sampai dengan 18 tahun, dapat dikelompokkan berdasarkan status pendidikan. Persentase terbesar adalah penduduk dengan status masih bersekolah sebesar 87,94%, status tidak bersekolah lagi sebesar 8,41 %. Sisanya, sebesar 3,65 % penduduk Distrik Waigeo Utara Sumber : Olahan Sensus Penduduk 2010 tidak/belum pernah sekolah, padahal usianya masih di dalam usia sekolah. Gambar 5.2Persentase Status Pendidikan 2012 Penduduk di Distrik Waigeo Utara mayoritas lulusan SD sebesar 60,73 %. Untuk lulusan Diploma IV/S1 sebesar 24, 84 %. Program-program pemerintah seperti Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) telah diterima siswa di Distrik Waigeo Utara, hal ini sangat membantu siswa dalam menuntut ilmu. Uang SPP, buku pelajaran dan operasional Sumber : Olahan Sensus Penduduk 2010 diberikan secara gratis. Hanya terdapat satu SMA di Waigeo Utara. Statistik Daerah Kecamatan Waigeo Utara 2013 8

KESEHATAN JumlahTenagaMedis Di DistrikWaigeo Utara terdapat 1 Puskesmas di ibukotadistrik 6 Kesehatan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi. Di mana diatur dalam Konstitusi UUD 1945 dalam pasal 28 H, setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan. Distrik Waigeo Utara memiliki sarana kesehatan berupa Puskesmas, Pustu dan Posyandu. Puskesmas hanya terdapat ibukotadistrik saja. Puskesmas/pustu di Distrik Waigeo Utara belum memiliki fasilitas untuk rawat inap, fasilitas tambahan seperti kulkas/tempat penyimpanan vaksin juga belum ada. Tenaga kesehatan juga memegang peranan penting dalam hal pelayanan kesehatan di suatu wilayah. Pada tahun 2012 tenaga medis perawat sebanyak 8 orang, 4 perawat bertugas di Dorehkar dan sisanya melayani kesehatan di masing-masing pustu. Bidan hanya ada di puskesmas saja. Tenaga medis dokter tidak terdapat di Waigeo Utara. Dengan jarak tempuh yang jauh menuju kota ataupun ibukota kabupaten dan fasilitas yang kurang memadai,maka hal ini akan menyulitkan bila ada penduduk yang menderita sakit parah dan harus segera tertolong. Tabel6.1.Jumlah Fasilitas Kesehatan di Distrik Waigeo Utara Tahun 2012 Sarana Kesehatan Jumlah Jumlah Puskesmas 1 Jumlah Pustu 4 Jumlah Posyandu 3 Jumlah Perawat 2 Jumlah Bidan 4 Jumlah Non Medis 3 Sumber : Dinas Kesehatan Kab. Raja Ampat, 2012 Gambar 6.1 Pemeriksaan Kesehatan Di Distrik Waigeo Utara terdapat 1 puskesmas di ibukota distrik. Statistik Daerah Kecamatan Waigeo Utara 2013 9

KESEHATAN Pasangan Usia Subur dan Keluarga Berencana Persentase peserta Keluarga Berencana hanya 26, 45 persen saja dari total Pasangan Usia Subur di Distrik Kepulauan Ayau. 6 Penolong pertama kelahiran bayi di Distrik Waigeo Utara oleh perawat dibantu oleh dukun bayi terlatih. Tenaga non medis dukun bayi terlatih di masing-masing desa sebanyak 3 dukun bayi. Semua desa di Distrik Waigeo Utara tidak memiliki posyandu dan tidak semua memiliki bangunan khusus posyandu. Untuk sementara kegiatan posyandu dilakukan di rumah para kader posyandu di desa yang ada posyandu. Kegiatan posyandu meliputi menimbang beratbadan balita, pemberian makanan sehat, dan pemberian imunisasi sesuai dengan jadwal. Sebagian Pasangan Usia Subur (PUS) di Distrik Waigeo Utara sudah menjadi peserta Keluarga Berencana (KB), namun masih sedikit dari total PUS di seluruh desa, hanya 26,45 persen yang menjadi peserta Keluarga Berencana. Dalam waktu ke depan, seharusnya instansi terkait lebih mensosialisasikan tentang KB ke masyarakat Distrik Waigeo Utara. Tabel 6.2. Banyaknya Penyandang Cacat Menurut Jenis Kecacatan-2012 No Desa Tuna Tuna Cacat Cacat Netra Rungu Tubuh Mental 1 Bonsayor 0 5 0 0 2 Kabare 0 1 0 0 3 Kalisade 0 0 0 0 4 Darumbab 1 1 1 1 5 Andey 2 3 0 0 6 Asukweri 1 3 0 1 Jumlah 4 12 1 2 Sumber : Dinas Sosial Kab. Raja Ampat, 2012 Gambar 6.2 Pasangan Usia Subur Dan Peserta Keluarga Brencana Asukweri Andey Darumbab Kalisade Kabare Bonsayor Peserta Aktif PUS (Jamkesmas) atau kartu miskin yang merupakan program bantuan pemerintah di bidang kesehatan belum merata sampai ke semua penduduk. Penduduk mendapatkan bantuan pengobatan gratis dari puskesmas/pustu hanya untuk penyakit ringan yang dapat langsung ditangani dan hanya berobat jalan saja. Sumber: PPLKB 0 50 100 Statistik Daerah Kecamatan Waigeo Utara 2013 10

PERUMAHAN DAN LINGKUNGAN Bangunan tempat tinggal permanen Sampai akhir 2012, lebih dari 50 persen bangunan tempat tinggal di DistrikWaigeo Utara masuk dalam kategori bangunan tempat tinggal permanen. 7 Perumahan dan permukiman merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia dan manusia berhak untuk memiliki rumah yang sehat. Setiap warga negara mempunyai hak untuk menempati, menikmati, atau memiliki rumah yang layak dalam lingkungan yang sehat aman, serasi dan teratur (Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1992 Bab III Perumahan Pasal 5 ). Rumah sebagai tempat tinggal di Distrik Waigeo Utara sampai dengan akhir 2012 sebanyak 430 unit. Ditinjau dari kondisi bangunannya 55,8 persen sudah masuk dalam kategori bangunan permanen, 21, 2 persen kategori bangunan semi permanen dan sisanya masuk dalam kategori bangunan tidak permanen. Dilihat dari sisi luas lantai teluas, rumahrumah di Distrik Waigeo Utara sampai dengan akhir tahun 2012, 50,17 persen sudah berlantaikan semen, namun masih terdapat 44,10 persen rumah tangga tinggal di bangunan rumah yang masih berlantaikan tanah/pasir. Tabel7.1.Jumlah Rumah Permanen, Semi Permanen dan Non Permanen di Distrik Waigeo Utara2012 No Desa Permanen Semi Permanen Tidak Permanen 1 Bonsayor 12 50 17 2 Kabare 19 60 15 3 Kalisade 8 30 10 4 Darumbab 12 25 13 5 Andey 4 25 5 6 Asukweri 7 30 5 Jumlah 62 220 65 Sumber: Kantor Desa, 2012 Gambar 7.1 Jalan di Desa Bonyasor Di Distrik Waigeo Utara,terdapat 50 persen rumah semi permanen. Statistik Daerah Kecamatan Waigeo Utara 2013 11

PERUMAHAN DAN LINGKUNGAN KayuBakarMasihMenjadiBahanBakarUtamaMemasak HargaBahanBakarMinyak (BBM) yang tinggidansulitdidapat di DistrikWaigeo Utara membuat 98,8persenrumahtanggalebihmemilihmenggunakankayubakaruntukmemasak. 7 Sumber air minum yang banyak digunakan oleh rumah tangga di Distrik Waigeo Utara adalah sumber air dari sumur terlindung. 80,73 persen rumah tangga menggunakan sumur tak terlindung, 19,10 persen menggunakan sumur terlindung dan 0,17 persen rumah tangga menggunakan air hujan sebagai sumber air minum. Pada tahun 2012 sebagian besar rumah tangga di Distrik Waigeo Utara menggunakan kayu bakar sebagai bahan bakar untuk memasak, yaitu sebesar 98, 78 persen rumah tangga dan sisa rumah tangga lainnya menggunakan minyak tanah untuk memasak. Penggunaan sumber penerangan rumah di Distrik Waigeo Utara mayoritas masih menggunakan pelita. Dari data Sensus Penduduk 2010 tercatat sebanyak 210 rumah tangga di Distrik Waigeo Utara masih menggunakan pelita sebagai sumber penerangan utama, sisanya 120 rumah tangga menggunakan listrik PLN. Dimana listrik non PLN yang digunakan adalah genset dan tenaga surya. Gambar 7.1 Sumur Terlindungi Gambar 7.2Persentase Rumah Tangga Menurut Bahan Bakar Memasak 2012 Sumber: BPS Kab. Raja Ampat, diolah dari data Sensus Penduduk 2010 Statistik Daerah Kecamatan Waigeo Utara 2013 12

PERTANIAN Tanaman pertanian Tanaman pertanian Palawija yang biasa ditanam adalah Ubi kayu dan Keladi 8 Pertanian merupakan salah satu sub sektor ekonomi yang diharapkan dapat bertahan dalam situasi ekonomi yang kurang menguntungkan, karena sektor ini pada umumnya relatif kecil dipengaruhi oleh faktor luar yang dapat memburuknya produksi ataupun harga dari komoditas tersebut. Distrik Waigeo Utara merupakan daerah pantai. Dengan iklim pesisir yang panas dan kondisi geografisnya yang berpasir, maka hasil produksi pertanian penduduk akan sayur dan palawija pun sangat minimal. Penduduk cenderung lebih banyak mengkonsumsi ikan dibandingkan sayur-sayuran. Tanaman pertanian/palawija yang ada di Distrik Waigeo Utara adalah ubi kayu dan keladi. Penduduk menanam ubi kayu dan keladi bukan untuk dijual hasilnya, melainkan untuk dikonsumsi sendiri. Sebagai daerah pesisir tentu saja Distrik Waigeo Utara memiliki area perkebunan kelapa. Hasil panen dari perkebunan kelapa ini dimanfaatkan oleh penduduk Distrik Waigeo Utara. Hasil panen kelapa diolah menjadi Minyak kelapa dan kopra yang hasilnya dipasarkan di Kota Sorong. Tentu saja ini akan menambah penghasilan penduduk di Distrik Waigeo Utara,dan penduduk juga menanam Nenas. Tabel8.1. Produksi Tanaman Bahan Makanan di Distrik Waigeo Utara (Ton) No Desa Ubi Kayu Keladi 1 Bonsayor 5 3 2 Kabare 7 5 3 Kalisade 4 3 4 Darumbab 3 2 5 Andey 2 8 6 Asukweri 4 6 Total 25 22 Sumber : Dinas Pertanian Kab. Raja Ampat, 2012. Tabel 8.2. Luas Perkebunan Kelapa (Ha) dan Nenas di Distrik Waigeo Utara2012 No Desa Kelapa Nenas 1 Bonsayor 2 0,5 2 Kabare 4 0,5 3 Kalisade 1-4 Darumbab 1-5 Andey 5 1 6 Asukweri 4 2 Total 17 4 Sumber : Dinas Pertanian Kab. Raja Ampat, 2012. Statistik Daerah Kecamatan Waigeo Utara 2013 13

PERTANIAN PenangkapanIkan DistriWaigeo Utara.memilikihasilLaut Yang melimpah. 8 Sebagai bagian dari kabupaten bahari, Gambar 8.1 Hasil Penangkapan Distrik Waigeo Utara, memiliki hasil laut yang melimpah. Hasil laut tersebut tidak dilewatkan oleh penduduk Distrik Waigeo Utara begitu saja. Lewat binaan pemerintah daerah setempat, penduduk mengolah hasil laut, meskipun masih dalam skala industri rumah tangga.biota laut yang biasa diolah adalah ikan, gurita, sotong, kerang, teripang dan cacing laut. Usaha perikanan tangkap di Distrik Waigeo Utara dilakukan oleh nelayan dengan cara yang masih tradisional, dengan modal usaha yang sangat minimal, serta penggunaan jenis alat tangkap, teknologi dan sarana transportasi yang masih sangat sederhana. Hasil tangkapan sebagian besar untuk konsumsi sendiri dan hanya sedikit saja yang dijual. Distrik Warwarbomi yang letaknya jauh dari daerah pemasaran, penduduk melakukan pengawetan terhadap hasil ikan tangkapan dengan cara dikeringkan. Aktivitas penangkapan ikan serta sumber daya perikanan lainnya di Distrik Penangkapan Ikan Distrik Waigeo Waigeo Utara sangat dipengaruhi oleh musim Utara sangat dipengaruhi oleh angin. musim angin. Statistik Daerah Kecamatan Waigeo Utara 2013 14

PARIWISATA LokasiWisataPeningglanperangDunia II DistrikWaigeo Utara memilikibeberapatempatpotensialyaitu Goa-Goa peninggalanperangdunia II dankeindahanbawahlaut. 9 berada di jantung segitiga karang dunia (coral triangle) merupakan pusat keanekaragaman hayati laut tropis terkaya di dunia pada saat ini.begitu juga dengan Distrik Waigeo Utarajuga memiliki tempat yang potensial dan dapat di jadikan lokasi wisata yaitu goa-goa peninggalan perang dunia II keindahan bawah laut, Obyek wisata yang sudah berkembang di Waigeo Utara antara lain kesenian Suling Tambur kesenian ini biasanya di tampilkan pada saat perayaan hari-hari besar Agama,17 Agustus dan menyabut kunjungan Pejabat /orang-orang penting dalam acara hari-hari besar keagamaan dan Nasional biasanya di lakukan Pertandingan antar kampung masingmasing Tim kesenian kesenian Suling Tambur dari tiap kampung se-waigeo Utara. Pada saat seperti ini para Wisatawan biasanya berkunjung ke Waigeo Utara Untuk menikmati permainan Suling Tambur dan Atraksi Budaya berupa Tari-Tarian Tradisional. Di Distrik Waigeo ada goa-goa peninggalan perang dunia II. Statistik Daerah Kecamatan Waigeo Utara 2013 15

TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI Angkutan Laut adalah Alat Transportasi Utama Sebagai distrik yang terletak di wilayah Selatan di Kabupaten Raja Ampat, satu-satunya transportasi untuk mencapai Distrik Waigeo Utara adalah dengan angkutan laut. 10 Sektor transportasi merupakan salah satu Gambar 10.1 Dermaga Distrik Waigeo hal yang penting untuk kemajuan suatu daerah. Utara Demikian pula Distrik Waigeo Utara, distrik yang terletak Selatan Kabupaten Raja Ampat dan kondisinya sebagian besar adalah lautan ini, disinggahi kapal-kapal perintis salah satunya KM Kurisi, dengan jadwal pelayaran setiap dua minggu sekali. Selain itu untuk menuju Distrik Waigeo Utara juga dapat ditempuh dari Kota Sorong dengan perahu motor milik masyarakat Waigeo Utara. Distrik Waigeo Utara sudah memiliki dermaga permanen untuk bersandarnya kapal perintis. Dari ibukota distrik menuju desa-desa lain, seperti Kabare, Kalisade,Darumbab,Andey dan Asukweri, dapat ditempuh dengan menggunakan angkutan pedesaan. Sampai dengan akhir 2012, sarana jalan di desa-desa sudah diperkeras meskipun belum di semua desa. Di Distrik Waigeo sudah memiliki Dermaga permanen. Statistik Daerah Kecamatan Waigeo Utara 2013 16

TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI Alat komunikasi Alat komunikasi yang dapat digunakan di Distrik Waigeo Utara adalah SSB (Single Sideband) dan Telepon Selular. 10 Alat komunikasi merupakan salah satu pendukung dalam kemajuan suatu daerah. Dengan adanya kemajuan teknologi/alat komunikasi, maka pertukaran informasi di suatu tempat akan lebih cepat. Di Distrik Waigeo Utara, sarana komunikasi yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Adalah Telepon Selular dan SSB (Single Sideband). SSB dan Telepon Satelit yang berperan penting untuk bertukar informasi baik antar desa dalam satu distrik maupun komunikasi antar distrik dengan tempat lain. Di Gambar 10.2 Jalan Menuju Dermaga Waigeo Utara distrik Waigeo Utara jumlah SSB yang masih ada dan dapat digunakan sebanyak 3 buah, semua disimpan di masing-masing kantor distrik/desa dan ada petugas yang mengoperasikannya. Bila masyarakat ingin menggunakannya maka dapat menghubungi petugas yang bersangkutan. Tabel 10.1. Keadaan Sinyal Telepon Selular di Distrik Waigeo Utara No Desa Ada kuat Ada Lemah 1 Bonsayor Ada - 2 Kabare Ada - 3 Kalisade Ada - 4 Darumbab Ada - 5 Andey - Ada 6 Asukweri - Ada Sumber : Kantor Distrik Waigeo Utara 2012 Di Distrik Waigeo Utara tidak ada Tower Telepon Selular, Tower Telepon Selular berada di distrik Tetangga Distrik Supnin. Di Distrik Waigeo Utara sudah bisa adalah mengunakan Telepon Selular. Statistik Daerah Kecamatan Waigeo Utara 2013 17

PERDAGANGAN Aktivitasperdagangan Di Distrik Waigeo Utara aktivitas perdagangan dilakukan di kios/warung, Toko dan Pasar tradisional. 11 Pasar merupakan pusat perdagangan di mana terjadi transaksi antara barang maupun jasa antara penjual dan pembeli. Dengan adanya pasar maka akan memberikan keuntungan bagi masyarakat di tempat tersebut. Namun tidak selalu aktivitas perdagangan terjadi di pasar. Perdagangan dalam skala kecil dapat terjadi di toko, kios, maupun warung. Dari keenam desa yang ada di Distrik Waigeo Utara, sudah terdapat pasar Tradisonal. Transaksi perdagangan di Distrik Waigeo Utara kios/warung, karena toko terjadi di Pasar, Toko dan ada di distrik ini. Keberadaan Toko dan kios ataupun warung menjadi tumpuan utama penduduk dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, mengingat Distrik Waigeo Utara terletak jauh dari ibukota kabupaten maupun kota terdekat (Kota Sorong). Penduduk Distrik Waigeo Utara mendapatkan program raskin (beras untuk masyarakat miskin) yang berasal dari Perum Bulog Kabupaten Raja Ampat. Untuk barang barang di luar sembako, biasanya penduduk di Distrik Waigeo Utara membelinya langsung dari kota Sorong. Tabel 11.1. Banyaknya Toko dan Kios/Warung di Distrik Waigeo Utara No Desa Toko Kios/ Warung 1 Bonsayor 1 2 2 Kabare - 1 3 Kalisade 1 2 4 Darumbab - 1 5 Andey - 1 6 Asukweri 1 2 Jumlah 3 9 Sumber : Kantor Distrik Waigeo Utara 2012 Gambar 11.1 pasar tradisional di desa Bonsayor Di Distrik Waigeo terdapat Pasar tradisional. Statistik Daerah Kecamatan Waigeo Utara 2013 18