BAHASA PEMROGRAMAN PROLOG

dokumen-dokumen yang mirip
BAHASA PEMROGRAMAN PROLOG

Praktikum Representasi Pengetahuan

Konsep. Bahasa Pemrograman. Evangs Mailoa. Pertemuan 7

MATERI 5. Representasi Pengetahuan

Modul 3 Pengolahan Citra 2012

Praktikum 1. Representasi Pengetahuan

Kelas A & B Jonh Fredrik Ulysses, ST.

Tools Pembangun Sistem Pakar

1. PENGANTAR KECERDASAN BUATAN (ARTIFICIAL INTELLIGENCE)

Bahasa Pemrograman. Arrummaisha Adrifina, ST., MMSI., MSc. Universitas Gunadarma. 14 Januari 2013 Materi Ajar STIMIK - MURA

Modul 1 Pengenalan Prolog

APLIKASI SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT GANGGUAN TIDUR DENGAN TURBO PROLOG 2.0

MATERI I PENGENALAN BAHASA PROLOG

KECERDASAN BUATAN Artificial Intelligence (AI)

Perkenalan. Kuliah Kecerdasan Buatan Semester genap 2006/2007. Feb 28, KB-Slide-01

4. Melakukan pengawasan terhadap kinerja proyek merupakan pengertian dari... a. Chronicling b. Perubahan c. Analisa d. Bottlenecks

LOGIKA DAN ALORITMA. Pertemuan II:

REPRESENTASI PENGETAHUAN

Pengenalan Algoritma & Pemrograman

ALGORITMA PEMROGRAMAN 1C PEMROGRAMAN LOGIK

Penggunaan Algoritma Runut-Balik dalam Proses Resolusi Query dari Eksekusi Program dalam Bahasa Prolog

BAB 1 PENGENALAN BAHASA PROLOG

Knowledge Representation

APLIKASI DESKTOP SISTEM PAKAR REAKSI JARINGAN TERHADAP KELAINAN DAN TRAUMA MUSKULOSKELETAL MENGGUNAKAN STRAWBERRY PROLOG (LIGHT EDITION)

Algoritma dan Pemrograman. Pertemuan Ke-1 Pengantar Algoritma

BAB III LOGIC PROGRAMMING

Jonh Fredrik Ulysses

Bahasa Pemograman Modul XI

REPRESENTASI PENGETAHUAN (KNOWLEDGE REPRESENTATION)

MI1264 DASAR ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN

programming Proses perancangan, penulisan, pengujian,

INTELEGENSI BUATAN. Sistem Pakar. M. Miftakul Amin, M. Eng. website :

Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) Muhammad Dahria

Kecerdasan Buatan B Artificial Inttelligent CEH3I3 PRODI SISTEM KOMPUTER UNIVERSITAS TELKOM BANDUNG 2017

SISTEM PENELUSURAN RUANG KERJA PEGAWAI UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA DENGAN REPRESENTASI KNOWLEDGE VIA LOGIC STATEMENTS

Kecerdasan Buatan. Untuk mengetahui dan memodelkan proses proses berpikir manusia dan mendesain Mesin agar dapat menirukan perilaku manusia.

BAB I PENGANTAR KECERDASAN BUATAN

H. A. Simon [1987] : Rich and Knight [1991]:

Alih Kontrol dengan Flowchart

BAB II DASAR TEORI. 2.1 Sistem Diagnosa Penyakit berbasis Perangkat Lunak. sekali penyakit-penyakit yang pada akhirnya terlambat didiagnosa sehingga

Pemrograman dan Bahasa Pemrograman

APPLIED ARTIFICIAL INTELLIGENT. Ir. Arthur Daniel Limantara, MM.MT

BAHASA TINGKAT TINGGI

Pemrograman Komputer Oleh : Agus Priyan : Agus Priy t an o t, o M.Kom M.K

KECERDASAN BUATAN (ARTIFICIAL INTELLIGENCE) By :Suthami A.

Dasar Dasar Pemrograman. Fery Updi,S.Kom

Pemrograman Logika 03/09/2014. Julio Adisantoso 1. Learning Outcomes KOM204 : BAHASA PEMROGRAMAN. Outline Materi. Logic Programming.

BAB III TEORI DASAR SISTEM PAKAR DAN SISTEM KONTROL BERBASIS SISTEM PAKAR 20 BAB III TEORI DASAR SISTEM PAKAR DAN SISTEM KONTROL BERBASIS SISTEM PAKAR

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)

Implementasi OOP Pada Perangkat Lunak Pemrograman

Bahasa Pemrograman :: Pendahuluan

Perkembangan Perangkat Lunak. Oleh: Tim Pengajar PTIK

KOM204 : BAHASA PEMROGRAMAN

SA N BUA BU T A A T N

BAB I PENGANTAR Pendahuluan Penyajian 1.1 Latar Belakang 1.2 Algoritma dan Struktur Data

ALGORITMA PEMROGRAMAN 1C PENDAHULUAN KONSEP BAHASA PEMROGRAMAN

2/22/2017 IDE DASAR PENGANTAR SISTEM PAKAR MODEL SISTEM PAKAR APLIKASI KECERDASAN BUATAN

ALGORITMA PEMROGRAMAN 1C PEMROGRAMAN FUNGSIONAL

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

Dewasa ini teknologi robotik dan informasi telah berkembang dengan cepat. Begitu

Modul 1 PENGENALAN PROLOG

Alex Budiyanto.

ARTIFICIAL INTELLIGENCE / AI (Kecerdasan Buatan)

IT234 - Algoritma dan Struktur Data. Ramos Somya

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Algoritma Pemrograman Fery Updi,M.Kom

Entin Martiana IT-EEPIS

SISTEM BERBASIS PENGETAHUAN PENDAHULUAN HENKI FDS R

Web Site :

Bahasa Pemrograman- TIS SKS

BAB I PENDAHULUAN. pengetahuan yang sangat populer saat ini. Dengan ilmu pengetahuan ini, teknologi di

SATUAN ACARA PERKULIAHAN UNIVERSITAS GUNADARMA

REPRESENTASI PENGETAHUAN

Pemrograman Komputer Oleh : Agus Priyan : Agus Priy t an o t, o M.Kom M.K

PENDAHULUAN. Brigida Arie Minartiningtyas, M.Kom

MODUL. Variabel. Workshop Programming

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. Cikal bakal Kepolisian Jakarta di bentuk oleh penjajah Belanda. Ini

BAB 2 REPRESENTASI PENGETAHUAN 8 Dalam representasi sebuah fakta yang kita gunakan dalam sebuah program, kita juga harus konsisten dengan representasi

MODUL II. OBJECK, PROPERTY, METHOD dan EVENT

BAHASA PEMROGRAMAN. Merupakan prosedur/tata cara penulisan program.

Citra Kurniawan, ST, MM 1 Program Studi Teknik Elektronika Sekolah Tinggi Teknik Malang

SMA SANTO PAULUS PONTIANAK

SATUAN ACARA PERKULIAHAN(SAP)

ARTIFICIAL INTELLIGENCE

Pengantar Teknologi Informasi

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH INTELIGENSI BUATAN (TK) KODE / SKS : KK / 4 SKS

Konsep Bahasa Pemrograman Pertemuan 2

Pengenalan Algoritma

BAB I PENDAHULUAN 1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Masalah Grafologi atau analisis tulisan tangan adalah metode ilmiah untuk mengidentifikasi,

Menjelaskan pengertian kecerdasan buatan dengan baik

MODUL 2 Review Pemograman Web Teknik Informatika Universitas Pasundan Bandung 2016/2017

Integer (Bilangan Bulat) Yang dimaksud bilangan bulat adalah, -1, -2, -3, 0, 1, 2, 3, 4 dan lain lain yang bukan merupakan bilangan pecahan.

Pendahuluan. Algoritma

BAB 2 LANDASAN TEORI. Data adalah fakta atau bagian dari fakta yang digambarkan dengan simbol-simbol,

Bab 2. Representasi Pengetahuan POKOK BAHASAN: TUJUAN BELAJAR: 2.1 DEFINISI REPRESENTASI PENGETAHUAN

Wawan Yunanto

KOMPILASI. Assembler Bahasa Rakitan Bahasa Mesin Compiler (Kompilator) Bahasa Tingkat Tinggi Bahasa tingkat rendah

KECERDASAN BUATAN Artificial intelligence TRI WAHYUDI TIPA 15

Transkripsi:

BAHASA PEMROGRAMAN PROLOG 1.1 Sejarah Prolog Prolog singkatan dari Programming in Logic. Dikembangkan oleh Alain Colmenraurer dan P.Roussel di Universitas Marseilles Perancis, tahun 1972. Prolog populer di Eropa untuk aplikasi artificial intelligence, sedangkan di Amerika peneliti mengembangkan aplikasi yang sama, yaitu LISP. 1.2 Perbedaan Prolog dengan Bahasa Lainnya Bahasa Pemrograman yang Umum (Basic, Pascal, C, Fortran): diperlukan algoritma/prosedur untuk memecahkan masalah (procedural languange) program menjalankan prosedur yang sama berulang-ulang dengan data masukan yang berbeda-beda. Prosedur dan pengendalian program ditentukan oleh programmer dan perhitungan dilakukan sesuai dengan prosedur yang telah dibuat. Bahasa Pemrograman Prolog : Object oriented languange atau declarative languange. Tidak terdapat prosedur, tetapi hanya kumpulan data-data objek (fakta) yang akan diolah, dan relasi antar objek tersebut membentuk aturan yang diperlukan untuk mencari suatu jawaban Programmer menentukan tujuan (goal), dan komputer menentukan bagaimana cara mencapai tujuan tersebut serta mencari jawabannya. Dilakukan pembuktian terhadap cocok-tidaknya tujuan dengan data-data yang telah ada dan relasinya. Prolog ideal untuk memecahkan masalah yang tidak terstruktur, dan prosedur pemecahannya tidak diketahui, khususnya untuk memecahkan masalah non numerik. Prolog bekerja seperti pikiran manusia, proses pemecahan masalah bergerak di dalam ruang masalah menuju suatu tujuan (jawaban tertentu). Contoh : Pembuatan program catur dengan Prolog 1.3 Aplikasi Prolog Sistem Pakar (Expert System) Program menggunakan teknik pengambilan kesimpulan dari data-data yang didapat, layaknya seorang ahli. Contoh dalam mendiagnosa penyakit Pengolahan Bahasa Alami (Natural Languange Processing) Program dibuat agar pemakai dapat berkomunikasi dengan komputer dalam bahasa manusia sehari-hari, layaknya penterjemah. - 1 -

Robotik Prolog digunakan untuk mengolah data masukanyang berasal dari sensor dan mengambil keputusan untuk menentukan gerakan yang harus dilakukan. Pengenalan Pola (Pattern Recognition) Banyak digunakan dalam image processing, dimana komputer dapat membedakan suatu objek dengan objek yang lain. Belajar (Learning) Program belajar dari kesalahan yang pernah dilakukan, dari pengamataqn atau dari hal-hal yang pernah diminta untuk dilakukan. 1.4 Fakta dan Relasi Prolog terdiri dari kumpulan data-data objek yang merupakan suatu fakta. Fakta dibedakan 2 macam : o Menunjukkan relasi. o Menunjukkan milik/sifat. Penulisannya diakhiri dengan tanda titik. Contoh : 1.5 Aturan ( Rules ) Aturan adalah suatu pernyataan yang menunjukkan bagaimana fakta-fakta berinteraksi satu dengan yang lain untuk membentuk suatu kesimpulan. Sebuah aturan dinyakatakan sebagai suatu kalimat bersyarat. Kata if adalah kata yang dikenal Prolog untuk menyatakan kalimat bersyarat atau disimbolkan dengan :-. Contoh : Setiap aturan terdiri dari kesimpulan(kepala) dan tubuh. Tubuh dapat terdiri dari 1 atau lebih pernyataan atau aturan yang lain, disebut subgoal dan dihubungkan dengan logika and. Aturan memiliki sifat then/if conditional Kepala(head) benar jika tubuh (body) benar. - 2 -

Contoh : Silsilah keluarga : 1.6 Pertanyaan ( Query ) Setelah memberikan data-data berupa fakta dan aturan, selanjutnya kita dapat mengajukan pertanyaan berdasarkan fakta dan aturan yang ada. Penulisannya diawali simbol?- dan diakhiri tanda.. 1.7 Predikat ( Predicate ) Predikat adalah nama simbolik untuk relasi. Contoh : ayah(slamet,amin). Predikat dari fakta tersebut ditulis : ayah(simbol,simbol). dimana ayah adalah nama predikat, sedangkan slamet dan amin adalah menujukkan argumen. Sebuah predikat dapat tidak memiliki atau memiliki argumen dengan jumlah bebas. Jumlah argumen suatu predikat disebut aritas (arity). ayah(nama) aritas-nya 1 ayah(nama1,nama2).. aritasnya 2 Syarat-syarat penulisan nama predikat : Harus diawali dengan huruf kecil dan dapat diikuti dengan huruf, bilangan atau garis bawah. Panjang nama predikat maksimum 250 karakter. Tidak diperbolehkan menggunakan spasi, tanda minus, tanda bintang dan garis miring. 1.8 Variabel Varibel adalah besaran yang nilainya dapat berubah-ubah. Tata cara penulisan variabel : 1. Nama varibel harus diawali huruf besar atau garis bawah(_) 2. Nama variabel dapat terdiri dari huruf, bilangan, atau simbol dan merupakan kesatuan dengan panjang maksimum 250 karakter. 3. Nama variabel hendaknya mengandung makna yang berkaitan dengan data yang dinyatakannya. - 3 -

Contoh : dari silsilah di atas :?-ayah(slamet,anak). Anak=budi; Anak=badu No Dari query di atas akan dicari siapakah anak dari ayah yang bernama Slamet. Karena mempunyai relasi yang sama (yaitu ayah), variabel Anak akan mencari nilai dari konstanta suatu fakta/aturan yang sepadan. Tanda ; digunakan bila terdapat kemungkinan ada lebih dari satu jawaban. No berarti tidak ada lagi kemungkinan jawaban. Contoh dari silsilah di atas :?- ayah(slamet,x),ayah(x,y). X=amin Y=budi ; X=amin Y=badu ; X=anang Y=didi ; X=anang Y=didi No Contoh : Silsilah Keluarga %% FAKTA */ %%orang tua */ ayah(slamet,amin). ayah(slamet,anang). ayah(amin,budi). ayah(amin,badu). ayah(anang,didi). ayah(anang,dadi). ayah(santoso,bu_amin). ayah(supardi,bu_anang). ibu(bu_slamet,amin). ibu(bu_slamet,anang). ibu(bu_amin,budi). ibu(bu_amin,badu). ibu(bu_anang,didi). ibu(bu_anang,dadi). ibu(bu_santoso,bu_amin). ibu(bu_santoso,bu_anang). %% ATURAN */ - 4 -

%% Kakek adalah kakek Cucu */ kakek(kakek,cucu) :- ayah(ayah,cucu), ayah(kakek,ayah). kakek(kakek,cucu) :- ibu(ibu,cucu), ayah(kakek,ibu). %% Nenek adalah nenek Cucu */ nenek(nenek,cucu) :- ayah(ayah,cucu), ibu(nenek,ayah). nenek(nenek,cucu) :- ibu(ibu,cucu), ibu(nenek,ibu). %% Nama1 adalah saudara kandung Nama2 saudara_kandung(nama,name) :- ayah(ayah,nama), ayah(ayah,name), ibu(ibu,nama), ibu(ibu,name), Nama \= Name. %% Sdr1 adalah saudara sepupu Sdr2 ayah(ayah1,sdr1), ayah(ayah2,sdr2), saudara_kandung(ayah1,ayah2). ayah(ayah,sdr1), ibu(ibu,sdr2), saudara_kandung(ayah,ibu). ibu(ibu,sdr1), ayah(ayah,sdr2), saudara_kandung(ibu,ayah). ibu(ibu1,sdr1), ibu(ibu2,sdr2), saudara_kandung(ibu1,ibu2). - 5 -