GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARtA

dokumen-dokumen yang mirip
GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

.LEMBAR.DISPOSISI I CATATAN DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN KEHUMASAN PROVINSI DKI JAKARTA ... Diteruskan / kepada :

PERATURAN GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA TENTANG

bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan

KEPUTUSAN GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 1869 TAHUN 2014 TENTANG

GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA INSTRUKSI GUBERNUR PROVINSI OAERAH KHUSUS NOMOR 161 TAHUN 2014 TENTANG

5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2009 tentang Tata Naskah Dinas di Lingkungan Pemerintah Daerah;

PERATURAN DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 10 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

DISPOSISI / CATATAN DINAS KOMUNlKASI, INFORMATlKA DAN KEHUMASAN PROVINSI DKI JAKARTA / 8:l.b7. Karle : :. ~~~1'iir;Ntf~~~ : CiUJ;Jiiv::u;,'...

8J~g>~PlJ~ ~ c;#'~~ KEPUTUSAN GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 534 TAHUN 2014 TENTANG

PERATURAN GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA TENTANG KOMUNITAS INTELIJEN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA INSTRUKSI GUBERNUR PROVINSI OAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 11 TAHUN 2016 TENTANG

(emergency) diperlukan nomor tunggal panggilan darurat

WALIKOTA YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 130 TAHUN 2016 T E N T A N G POLA KOORDINASI PERANGKAT DAERAH

PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 118 TAHUN 2015 TENTANG

Dengan Persetujuan Bersama. DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA dan GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

ZâuxÜÇâÜ cüéñ Çá WtxÜt{ ^{âáâá \uâ~éàt ]t~tüàt KEPUTUSAN GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

2016, No Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republ

PdP (!f W.r!!.? B.0?..p.~ r!.j?.~.

12. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 60/PRT/1992 tentang Persyaratan Teknis Pembangunan Rumah Susun;

W A L I K O T A Y O G Y A K A R T A PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 103 TAHUN 2008 TENTANG

PEMERINTAH PROPINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

BUPATI BULELENG PROVINSI BALI KEPUTUSAN BUPATI BULELENG NOMOR 140 / / HK / 2017 TENTANG

li h i:~../ 8J~:q;>~'9l5~~ Q1"kkh~ KEPUTUSAN GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 1039 TAHUN 2014 TENTANG

Gubernur Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta

8J~gp~rg;~ ~ cfkicda~ KEPUTUSAN GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 1418 TAHUN 2014 TENTANG

WALIKOTA SURABAYA KEPUTUSAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR : /496/ /2011

ZâuxÜÇâÜ cüéñ Çá WtxÜt{ ^{âáâá \uâ~éàt ]t~tüàt KEPUTUSAN GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

LEMB1\.R DISPOSISI / CATATAN DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN KEHUMASAN PROVINSI DKI JAKARTA

GUBERNUR LAMPUNG. Mengingat 1. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang

WALIKOTA SURABAYA KEPUTUSAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR : /344/ /2009 TENTANG PANITIA PENYELENGGARA FESTIVAL SENI LINTAS BUDAYA TAHUN 2009

8J~PJ>~f{Jj)~ ~ G#"kkhcJalca4a KEPUTUSAN GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 1688 TAHUN 2014 TENTANG

PERATURAN GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 104 TAHUN 2007 TENTANG

:9~;~~~~:.~~;: :~1'::~~:.{~:.:~~::.~:::~::.:~~

WALIKOTA PADANG PANJANG

LEMBAR DlSPOSISI / CATATAN DINAS KOMUNlKASI, INFORMATIKA DAN KEHUMASAN PROVINSI DK! JAKA~Tt 0'3 rolf? _ Tanggal Masuk :.!..

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 261 TAHUN 2014 TENTANG TATA CARA KEPROTOKOLAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BUPATI PEKALONGAN PERATURAN BUPATI PEKALONGAN NOMOR 12 TAHUN 2009 TENTANG

SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA. Jakarta, 26 Februari Kepada. Yth. di Jakarta SURAT EDARAN 11/5E/2015 TENTANG

BUPATI PENAJAM PASER UTARA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR PERATURAN DAERAH KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA NOMOR 3 TAHUN 2016 TENTANG

GUBERNUR LAMPUNG. KEPUTUSAN GUBERNUR LAMPUNG NOMOR : G/ :loo /V.08/HK/2017

'.- - PERATURAN GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 94 TAHUN 2009 TENTANG

KEPUTUSAN WALIKOTA SEMARANG NOMOR : PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI ( PPID ) DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA SEMARANG WALIKOTA SEMARANG,

BUPATI WONOSOBO PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN DAERAH KABUPATEN WONOSOBO NOMOR 3 TAHUN 2014 TENTANG

Transkripsi:

GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARtA INSTRUKSI GUBERNUR PROVINSI OAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 287 TAHUN 2015 TENTANG PENYELENGGARAAN PERAYAAN MALAM TAHUN BARU 2016 GUBERNUR PROVINSI OAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA, Oalam rangka Penyelenggaraan Perayaan Malam Tahun Baru 2016 di Provinsi Oaerah Khusus Ibukota Jakarta serta untuk menjaga keamanan, ketertiban dan kelanearan Penyelenggaraan Perayaan Malam Tahun Baru 2016, dengan ini menginstruksikan : Kepada 1. Para Walikota 2. Bupati Kepulauan Seribu 3. Kepala Oinas Pariwisata dan Kebudayaan 4. Kepala Oinas Perindustrian dan Energi 5. Kepala Oinas Koperasi, Usaha Mikro, Keeil dan Menengah serta Perdagangan 6. Kepala Oinas Pertamanan dan Pemakaman Pro'vinsi OKI Jakarta 7. Kepala Oinas Tata Air 8. Kepala Oinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Provinsi OKI Jakarta 9. Kepala Oinas Pelayanan Pajak 10. Kepala Oinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan 11. Kepala Oinas Kebersihan 12. Kepala Oinas Kesehatan 13. Kepala Oinas Perhubungan dan Transportasi 14. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja 15. Kepaia Biro Kepala Oaerah dan Kerjasama Luar Negeri Setda 16. Kepala Biro Tata Pemerintahan Setda 17. Para Camat 18. Para Lurah ' Untuk KESATU Melaksanakan Penyelenggaraan Perayaan Malam Tahun Baru 2016 di Provinsi Oaerah Khusus Ibukota Jakarta, dengan masing-masing tugas sebagai berikut : a. Para Walikota/Bupati Kepulauan Seribu agar: 1. Mengoordinasikan Penyelenggaraan Perayaan Malam Tahun Baru yang diselenggarakan di masing-masing wilayah;

2 2. Berkoordinasi dengan SKPO terkait untuk kelancaran Penyelenggaraan Perayaan Malam Tahun Baru sesuai ketentuan; dan 3. Bertanggung jawab atas ketertiban dan kelancaran Penyelenggaraan Perayaan Malam Tahun Baru di masing-masing wilayah. b. Kepala Oinas Pariwisata dan Kebudayaan agar: 1. Menjadi koordinator pelaksanaan Penyelenggaraan. Malam Tahun Baru; 2. Menginformasikan kepada para pengelola taman hiburan dan pengelola gedung sepanjang Jalan Thamrin Sudirman mengenai pelaksanaan Car Free Night pad a Penyelenggaraan Perayaan Malam Tahun Baru; dan 3. Berkoordinasi dengan PT Pembangunan Jaya Ancol dan pihak terkait lainnya untuk Penyelenggaraan Perayaan Malam Tahun Baru. c. Kepala Oinas Perindustrian dan Energi agar: 1. Menjaga ketersediaan penerangan pad a jalan-jalan umum terutama pada Jalan Utama Provinsi dan Kota; dan 2. Berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menjaga ketersediaan penerangan sesuai kebutuhan dan sesuai ketentuan. d. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Merii=mgah serta Perdagangan agar:! 1. Mengoordinasikan dan mengatur keberadaan Pedagang Kaki Lima binaan serta non-binaan untuk menjaga kebersihan.dan ketertiban sepanjang Penyelenggaraan Perayaan Malam Tahun Baru; 2. Mengarahkan para pedagang kaki lima untuk menyiapkan kantong sampah plastik secara mandiri di sekitar lokasi berjualan selama Penyelenggaraan Perayaan Malam Tahun Baru dan mengumpulkan sampah di titik yang telah ditentukan; dan e. Kepala Oinas Pertamanan dan Pemakaman agar: 1. Mengerahkan satuan tugas untuk menjaga taman sepanjang Penyelenggaraan Perayaan Malam Tahun Baru berlangsung; dan f. Kepala Oinas Tata Air agar: 1. Memastikan dan mengantisipasi kondisi saluran air dan pompa air dalam kondisi baik di lokasi Penyelenggaraan Perayaan Malam Tahun Baru; dan

3 g. Kepala Oinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Provinsi OKI Jakarta agar berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam rangka mempublikasikan kegiatan Penyelenggaraan Perayaan Malam Tahun Baru.. h. Kepala Oinas Pelayanan Pajak agar: 1. Memonitor potensi pendapatan pajak pada obyek pajak potensial (tempat hiburan, hotel dan restaurant) pada Penyelenggaraan Perayaan Malam Tahun Baru; dan i. Kepala Oinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan agar: 1. Mengerahkah satuan tugas untuk mengantisipasi bencana Kebakaran sepanjang Penyelenggaraan Perayaan Malam Tahun Baru; 2. Menyediakan fasilitas pemadam kebakaran serta petugas pemadam kebakaran dengan jumlah yang memadai dilengkapi dengan sarana dan prasarananya; dan j. Kepala Oinas Kebersihan agar: 1. Menyiapkan toilet umum dengan jumlah yang memadai di sekitar lokasi Penyelenggaraan Perayaan Malam Tahun Baru dan kelengkapan sarana we Umum (unit mobil toilet) sesuai kebutuhan; 2. Mengerahkan petugas kebersihan (regu comot) dan menyediakan kantong sampah; dan k. Kepala Oinas Kesehatan agar: 1. Mengerahkan satuan tugas kesehatan (petugas medis dan paramedis), ambulans, motor, tandu dan peralatan lainnya untuk antisipasi kebutuhan layanan darurat kesehatan pada penyelenggaraan malam tahun baru; dan I. Kepala Oinas Perhubungan dan Transportasi agar : 1. Membantu pengamanan protokoler pimpinan; 2. Menyiapkan tenaga pengatur lalu lintas yang berkoordinasi dengan unsur Polda Metro Jaya dan bertanggung jawab sepenuhnya dalam pengendalian arus lalu Iintas; dan

4 m. Kepala Saluan Polisi Pamong Praja Provinsi OKI Jakarla agar: 1. Mengalur pengamanan prolokoler pimpinan; 2. Membanlu pengamanan Penyelenggaraan Perayaan Malam Tahun Baru; 3. Membantu pengaluran Jalu lintas; dan 4. Membantu pengaturan pedagang kaki lima sesuai kelentuan. n. Kepala Biro Kepala Oaerah dan Kerjasama Luar Negeri Selda agar: 1. Menjadwalkan kehadiran Gubernur dan jajaran FORKOPIMOA; dan 2. Mengoordinasikan serla melaksanakan berbagai hal yang berkailan dengan lugas-lugas keprolokolan, baik dalarn persiapan dan pelaksanaan kegialan. o. Kepala Biro Tala Pemerinlahan Selda Provinsi OKI Jakarla agar: 1. Memonilor pelaksanaan Malam Tahun Baru di wilayah Kola Adminislrasi, Kecamalan dan Kelurahan; dan 2. Berkoordinasi dengan inslansi lerkail sesuai kelentuan. p. Para Camal agar: 1. Berkoordinasi dengan SKPO/UKPO dan inslansi lerkail unluk kelancaran penyelenggaraan Malam Tahun Saru sesuai kelentuan; dan 2. Serlanggung jawab alas kelerliban dan kelancaran penyelenggaraan Perayaan Malam Tahun Baru di masing-masing Kecamalan. q. Para Lurah agar: 1. Berkoordinasi dengan SKPD/UKPD dan inslansi lerkait untuk kelancaran penyelenggaraan Malam Tahun Baru sesuai kelenluan; dan 2. Sertanggung jawab alas ketertiban dan kelancaran penyelenggaraan Perayaan Malam Tahun Baru di masing-masing Kelurahan. KEDUA KETIGA Penyelenggaraan Perayaan Malam Tahun Saru 2016 yang dilaksanakan di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin dilakukan dengan konsep Car Free Nighl, lanpa panggung hiburan. Biaya yang diperlukan dalam pelaksanaan Inslruksi Gubernur ini dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2015 melalui Ookumen Pelaksanaan Anggaran Saluan Kerja Perangkat Daerah/Unil Kerja Perangkal Daerah (DPA-SKPO/DPA-UKPD) masing-masing dengan memperhalikan segi efisiensi dan kemampuan keuangan daerah.

5 KEEMPAT Melaporkan hasil pelaksanaan dan evaluasi Penyelenggaraan Perayaan Malam Tahun Baru sebagairnana dimaksud pada diktum KESATU kepada Gubernur melalui Kepala Oinas Pariwisata dan Kebudayaan selaku koordinator. Instruksi Gubernur ini mulai berlaku paqa tanggal ditetapkan. Tembusan: 1, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Oaerah 2.. Wakil Gubernur 3. Sekretaris Oaerah 4. Para Asisten Sekda 5. Para Kepala Badan 6. Para Kepala Oinas 7. Para Kepala Biro Setda Oitetapkan di Jakarta pada tanggal 30 Desember 2015,;~d1b~h:r?P0vinsiOaerah Khusus ';f'~.,t' Jiilii!;-k~ta Jakarta, <::...,~r1 T:"!,_~/...',, J' c/i, "'\' ~ 'I- ~-,'-:+- -:11,\-~ I ~ l~,-i~ ~,.;, 'V. "7 )~.~~,.;. ". "",".c. ;: /';";.' 'f)' " 'I....-./." "'~' "'",...... :" *./?' "~..,Ba "uki T. Purnama._~-