JURNAL ITSMART Vol 2. No 2. Desember 2013 ISSN :

dokumen-dokumen yang mirip
Arsitektur Bisnis Biro Administrasi Kemahasiswaan (AK) Pada Perancangan Arsitektur Enterprise Universitas Sebelas Maret Menggunakan Framework TOGAF

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

PERENCANAAN ARSITEKTUR ENTERPRISE MENGGUNAKAN METODE TOGAF ADM (STUDI KASUS : RSUD Dr.SOEGIRI LAMONGAN)

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

PERANCANGAN ARSITEKTUR BISNIS PERGURUAN TINGGI DENGAN TOGAF (STUDI KASUS : POLITEKKES KEMENKES PALANGKA RAYA)

BAB I PENDAHULUAN. bersaing ditengah persaingan bisnis yang semakin ketat (Luftman, 2004).

BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN I.1

METODOLOGI PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Bab 3 Metodologi Penelitian

BAB I PENDAHULUAN I.1

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB III LANDASAN TEORI

RANCANGAN MODEL ARSITEKTUR TEKNOLOGI INFORMASI SISTEM PERBANKAN DENGAN MENGGUNAKAN KERANGKA KERJA TOGAF

BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang

PENGEMBANGAN MODEL ARSITEKTUR ENTERPRISE UNTUK PERGURUAN TINGGI

yang sudah ada (Mardiana & Araki 2013).

Bab 1 Pendahuluan 1.1. Latar Belakang Masalah

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Integrasi Zachman Framework dan TOGAF ADM (Architecture Development Method)

MENGGUNAKAN TOGAF TOGA AD A M

BAB 3 METODE PENELITIAN

PERENCANAAN PENINGKATAN KEMATANGAN TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN ACMM DAN TOGAF PADA POLITEKNIK XYZ

Bab 2. Tinjauan Pustaka

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG. Teknologi Informasi yang berkembang dengan sangat pesat saat ini

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB IV ANALISA FASE TOGAF ADM

PENGUKURAN KESENJANGAN DAN PERENCANAAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN TOGAF (Studi Kasus : Politeknik Surabaya)

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN STKIP HAMZANWADI SELONG DENGAN MENGGUNAKAN TOGAF ADM

BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang

Bab 3. Metode Penelitian

Gambar I.1 Jumlah Penduduk Muslim di Dunia

BAB I PENDAHULUAN. I.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. organisasi untuk mengembangkan sebuah arsitektur enterprise yang mampu

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

ANALISIS DAN PERANCANGAN ENTERPRISE ARCHITECTURE

BAB III LANDASAN TEORI. mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategis dari suatu

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB IV METODOLOGI PENELITIAN. Porter s Value Chain Diagram yang digunakan pada fase Business Architecture.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. menggunakan Framework Enterprise Architecture pada perguruan tinggi.

Arsitektur Enterprise

BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. terdahulu yang pernah dilakukan sebagai bahan perbandingan dan kajian. Adapun

PERENCANAAN ARSITEKTUR SISTEM INFORMASI ENTERPRISE KOPERASI DENGAN TOGAF ADM FRAMEWORK. Oleh : Mukhfid AMIK Purnama Niaga, Jawa Barat

BAB I PENDAHULUAN. Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dengan konsep

PERENCANAAN ARSITEKTUR ENTERPRISE UNTUK PENINGKATAN KUALITAS MANAJEMEN LAYANAN PADA BAGIAN ADMINISTRASI AKADEMIK STIKOM SURABAYA

MODEL ENTERPRISE ARCHITECTURE UNTUK PERGURUAN TINGGI DI INDONESIA

PERANCANGAN DAN ANALISIS ENTERPRISE ARCHITECTURE PT. XYZ PADA DOMAIN ARSITEKTUR BISNIS DENGAN MENGGUNAKAN FRAMEWORK TOGAF ADM

BAB I PENDAHULUAN. dalam perencanaan strategis di institusi perguruan tinggi. Perencanaan strategis

Arsitektur Sistem Informasi. Tantri Hidayati Sinaga, M.Kom.

MODEL PERENCANAAN STRATEGIS SI/TI PERGURUAN TINGGI MENGGUNAKAN FRAMEWORK TOGAF (Studi Kasus STKIP Kie Raha)

PERECANAAN ARSITEKTUR ENTERPRISE SISTEM INFORMASI AKADEMIK MENGGUNAKAN FRAMEWORK TOGAF (Studi Kasus di Yayasan Al-Musadaddaiyah Garut)

Perencanaan Strategis SI/ TI di Akademi Militer (Akmil) Magelang

III METODOLOGI PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN I.1

ABSTRAK. Kata kunci: architecture vision, kearsipan dinamis, teknologi informasi, TOGAF 9.1. vi Universitas Kristen Maranatha

DESIGN OF APPLICATION ARCHITECTURE FOR ACADEMIC FUNCTIONS AT INSTITUT XYZ USING TOGAF ADM FRAMEWORK CASE STUDY ACADEMIC INFORMATION SYSTEM (SIAKAD)

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

ABSTRAK. ii Universitas Kristen Maranatha

Deris Santika. Teknik Informatika, STMIK Sumedang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Perencanaan Strategis Sistem Informasi dan Teknologi Informasi Berbasis Enterprise Architecture Menggunakan The Open Group Architecture Framework

Perancangan Arsitektur Teknologi Informasi Rumah Sakit dengan TOGAF (The Open Group Architecture Framework) (Studi Kasus : RSMB)

Studi Informatika: Jurnal Sistem Informasi, 6(1), 2013, 1-12

PERENCANAAN STRATEGI SISTEM INFORMASI PADA INDUSTRI MANUFAKTUR STUDI KASUS PT. JEMBO CABLE COMPANY Tbk. TUGAS AKHIR

PERANCANGAN ENTERPRISE ARCHITECTURE PADA FUNGSI MONITORING DAN EVALUASI BAPPEDA KABUPATEN BANDUNG MENGGUNAKAN FRAMEWORK TOGAF ADM

PERANCANGAN MODEL ENTERPRISE ARCHITECTURE DENGAN TOGAF ARCHITECTURE DEVELOPMENT METHOD

PERENCANAAN ARSITEKTUR ENTERPRISE STMIK SUMEDANG. Oleh : Asep Saeppani, M.Kom. Dosen Tetap Program Studi Sistem Informasi S-1 STMIK Sumedang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Kata kunci : Perencanaan Strategis Sistem Informasi, TOGAF (The Open Group Architecture Framework), ADM (Architecture Development Method), ISSP.

Kata kunci: Enterprise Architetcure, TOGAF ADM, pemerintahan, pengendalian dan evaluasi pembangunan

Perancangan Enterprise Arsitektur Menggunakan TOGAF ADM 9.1 di PPPPTK TK dan PLB Bandung

ANALISIS DAN PERENCANAAN TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN TOGAF STUDI KASUS: POLITEKNIK SURABAYA

ABSTRAK. Kata Kunci : enterprise architecture, arsitektur sistem informasi, 8-Productions, TOGAF, TOGAF ADM

PERANCANGAN ENTERPRISE ARCHITECTURE MENGGUNAKAN FRAMEWORK TOGAF ADM PADA BIDANG PERPUSTAKAAN BAPAPSI KABUPATEN BANDUNG

Bab II Tinjauan Pustaka

Enterprise Architecture Planning

Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Rekayasa Industri, Universitas Telkom 1

Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Rekayasa Industri, Telkom University

Universitas Kristen Maranatha

PERANCANGAN ENTERPRISE ARCHITECTURE

BAB I PENDAHULUAN. Tabel I.1 Nama Direktorat PT.XYZ

ISSN : e-proceeding of Engineering : Vol.4, No.3 Desember 2017 Page 4551

ijns.org Indonesian Journal on Networking and Security - Volume 5 No 2 Mei 2016

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

I. PENDAHULUAN. Jurnal Rekayasa Sistem & Industri Volume 3, Nomor 1, Januari

PERANCANGAN ENTERPRISE ARCHITECTURE E-COMMERCE PADA BAGIAN PAYMENT DI PT XYZ MENGGUNAKAN FRAMEWORK TOGAF ADM

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

2 3

BAB I PENDAHULUAN I.1

Transkripsi:

Penyusunan Arsitektur Visi dan Arsitektur Bisnis Sebagai Tahapan Perancangan Arsitektur Enterprise Universitas Sebelas Maret (UNS) Dengan Framework TOGAF Rini Anggrainingsih Informatika UNS rinianggra@uns.ac.id Abdul Aziz Informatika UNS Abdul_7773@yahoo.com Umi Salamah Informatika UNS U_salamah@yahoo.com Sari Widya Sihwi Informatika UNS Sari.widya.sihwi@gmail.com Abstract Arsitektur enterprise merupakan tool yang digunakan untuk membangun keselarasan strategi bisnis dengan teknologi informasi, tool tersebut menyediakan pendekatan sistematis untuk mengelola aset sistem dan informasi serta mengarahkan kebutuhan strategis bisnis dengan perencanaan, tata kelola TI dan manajemen portofolio yang sesuai. The Open Group Architecture Framework (TOGAF) memberikan metode yang detil mengenai bagaimana membangun, mengelola serta mengimplementasikan arsitektur enterprise melalui arsitektur visi, arsitektur bisnis, arsitektur sistem informasi dan arsitektur teknologi. Makalah ini bertujuan menggambarkan arsitektur visi dan arsitektur bisnis Universitas Sebelas Maret sebagai bagian dari tahapan perencanaan arsitektur enterprise Universitas Sebelas Maret dengan menggunakan framework TOGAF. Hasil yang diperoleh berupa principal catalog untuk arsitektut enterprise UNS, arsitektur visi Universitas Sebelas Maret yang terdiri dari Value Chain Diagram, Stakeholder Map Matrix, Solution Concept Diagram dan arsitektur bisnis Universitas Sebelas Maret yang terdiri dari business process diagram dan functional decomposition diagram. Kata kunci: arsitektur bisnis, arsitektur enterprise, arsitektur visi, TOGAF 1. PENDAHULUAN Universitas Sebelas Maret (UNS) merupakan salah satu penyelenggara pendidikan tingkat tinggi di Indonesia yang berlokasi di Surakarta, Jawa Tengah yang memiliki 9 fakultas dengan 56 program studi Sarjana dan 37 program studi Pascasarjana (S-2 dan S-3). Sebagai institusi pendidikan, UNS memiliki visi yaitu menjadi pusat pengembangan ilmu, teknologi, dan seni yang unggul di tingkat internasional dengan berlandaskan pada nilai-nilai luhur budaya nasional [1]. Untuk mewujudkan visinya UNS memerlukan keselarasan penerapan teknologi informasi dengan kebutuhan universitas. Pencapaian rencana dan strategi suatu perguruan tinggi akan terhambat bila pengembangan sistem informasi kurang terencana dengan baik. Keselarasan penerapan sistem informasi dengan kebutuhan perguruan tinggi akan mudah dicapai dengan memperhatikan faktor integrasi dalam pengembangan sistem informasi [2]. Teknologi informasi yang dibangun suatu organisasi harus dapat memberikan nilai tambah dan mendukung tujuan dari organisasi tersebut, sehingga perencanaan sistem teknologi informasi harus selaras dengan perencanaan strategi bisnis. Arsitektur enterprise adalah salah satu tool yang digunakan untuk membangun keselarasan strategi bisnis dengan teknologi informasi, yang menyediakan pendekatan sistematis untuk mengelola aset sistem dan informasi serta mengarahkan kebutuhan strategis bisnis dengan perencanaan, tata kelola TI dan manajemen portofolio yang sesuai. Enterprise Arsitektur Framework digunakan untuk mengatur, mendeskripsikan dan menampilkan semua isi informasi yang ada dalam arsitektur enterprise [3]. Dengan demikian perancangan arsitektur menjadi hal penting dilakukan untuk membantu menyelaraskan penerapan sistem informasi yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan institusi UNS. TOGAF dipilih sebagai metode dalam perancangan arsitektur enterprise karena memiliki kelebihan yaitu dapat memberikan metode yang lebih rinci tentang bagaimana membangun dan mengelola serta mengimplementasikan arsitektur enterprise dan sistem informasi yang disebut ADM (Architecture Development Method) [4]. Saat ini Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) belum mempunyai arsitektur enterprise sebagai cetak biru pengembangan sistem informasi di UNS. Pada makalah ini akan dibahas penyusunan Arsitektur visi dan Arsitektur Bisnis UNS sebagai bagian dari tahapan perancangan arsitektur enterprise untuk UNS. 13

2. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Enterprise Arsitektur Arsitektur enterprise (Enterprise Architecture) adalah deskripsi dari misi stakeholder yang didalamnya termasuk informasi, fungsionalitas, lokasi organisasi, dan parameter kinerja. Arsitektur enterprise menggambarkan rencana untuk mengembangkan sebuah sistem atau sekumpulan sistem [5], Sehingga dengan adanya metode arsitektur enterprise diharapkan dapat mengelola sistem yang komplek dan dapat menyelaraskan bisnis dan TI yang akan diinvestasikan [6]. 2.2. TOGAF (The Open Group Architecture Framework) TOGAF memberikan metode yang detil bagaimana membangun, mengelola serta mengimplementasikan arsitektur enterprise dan sistem informasi yang disebut dengan Architecture Development Method (ADM) [7]. ADM merupakan metode generik yang berisikan sekumpulan aktivitas yang digunakan dalam memodelkan pengembangan arsitektur enterprise. Metode ini juga bisa digunakan sebagai panduan atau alat untuk merencanakan, merancang, mengembangkan dan mengimplementasikan arsitektur enterprise untuk organisasi [8] TOGAF ADM juga merupakan metode yang fleksibel yang dapat mengidentifikasi berbagai macam teknik pemodelan yang digunakan dalam perancangan, karena metode ini bisa disesuaikan dengan perubahan dan kebutuhan selama perancangan dilakukan. Gambar 1. TOGAF Architecture Development Model [9] Tahapan dari TOGAF ADM seperti terlihat pada Gambar 1 secara ringkas meliputi 8 tahapan yang bisa saling beriterasi sebagai berikut [9]: a. Architecture Vision b. Business Architecture c. Information System Architecture d. Technology Architecture e. Opportunities and Solution f. Migration Planning g. Implementation Governance h. Architecture Change Management 3. METODOLOGI 3.1 Tahapan Permulaan (Preliminary) Pada tahap ini dilakukan identifikasi kebutuhan arsitektur berdasarkan visi, misi dan tujuan bisnis UNS untuk mendefinisikan prinsip-prinsip arsitektur yang disepakati stakeholder UNS. Tahapan ini akan menghasilkan principal catalog yang menjadi dasar penyusunan arsitektur enterprise UNS. 3.2 Desain Visi Arsitektur UNS Pada tahap ini dilakukan identifikasi stakeholder, pendefinisian ruang lingkup kemudian melakukan konfirmasi dan menguraikan tujuan bisnis dan mengevaluasi kapabilitas bisnis untuk menyusun visi arsitektur. Artifak yang diperoleh dari tahapan ini adalah value chain diagram, stakeholder holder map matrix dan solution concept diagram. 3.3 Desain Arsitektur Bisnis UNS Tahapan mencakup pengembangan arsitektur bisnis untuk mendukung visi arsitektur yang telah disepakati. Artifak dari arsitektur bisnis meliputi business process diagram dan functional decomposition diagram. Business process diagram akan menggunakan tool dan notasi Business Process Modelling Languange (BPMN). BPMN dipilih karena merupakan notasi grafis standard yang digunakan untuk memodelkan proses bisnis [10]. 4 PEMBAHASAN DAN HASIL 4.1 Tahap Permulaan Dari dokumen rencana strategis UNS didapatkan visi, misi, tujuan bisnis dan struktur organisasi UNS adalah sebagai berikut: 1. Visi UNS Menjadi pusat pengembangan ilmu, teknologi, dan seni yang unggul di tingkat internasional dengan berlandaskan pada nilai-nilai luhur budaya nasional. 2. Misi UNS - Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran yang menuntut pengembangan diri dosen dan mendorong kemandirian mahasiswa dalam memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap. - Menyelenggarakan penelitian yang mengarah pada penemuan baru di bidang ilmu, teknologi, dan seni. - Menyelenggarakan kegiatan pengabdian pada masyarakat yang berorientasi pada upaya pemberdayaan masyarakat. 3. Tujuan Bisnis UNS - Terciptanya lingkungan yang mendorong warga kampus mengembangkan kemampuan diri secara optimal. 14

- Dihasilkannya lulusan yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi luhur, cerdas, terampil, mandiri, sehat jasmani, rohani, dan sosial. - Terciptanya wahana pengembangan IPTEK yang berdaya guna dan berhasil guna - Terwujudnya diseminasi hasil pendidikan dan pengajaran serta penelitian kepada masyaarkat sehingga terjadi transformasi berkelanjutan untuk kehidupan yang lebih sejahtera. - Terbangunnya pengembangan nilai-nilai luhur budaya nasional sebagai salah satu landasan berpikir, bersikap, dan berperilaku dalam kehidupan - Terwujudnya pranata kehidupan yang beradab menuju terciptanya masyarakat yang tertib dan damai - Terciptanya kehidupan berbangsa dan bernegara yang berdaulat, bersatu, adil, dan makmur - Terwujudnya Universitas Sebelas Maret sebagai universitas bereputasi internasional (internationally reputable university) 4. Struktur Organisasi UNS Sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0201/O/1995 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Universitas Sebelas Maret, UNS adalah perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, dipimpin oleh Rektor yang berada dibawah dan bertanggung jawab langsung kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RepublikIndonesia, dengan dibantu oleh Pembantu Rektor Bidang Akademik (PRI), Pembantu Rektor Bidang Administrasi Umum, Keuangan dan Kepegawaian (PR II), Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni (PR III). Sejak tahun 2007 UNS mengembangkan organisasi dengan menambahkan Pembantu Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Usaha (PR IV) sebagai upaya mengakselerasi internasionalisasi UNS. Struktur Organisasi UNS seperti ditunjukkan pada Gambar 2 berikut: Gambar 2 Struktur Organisasi UNS Dari paparan visi, misi, tujuan dan struktur organisasi UNS didapatkan principle catalog arsitektur enterprise seperti Tabel 1 berikut: Tabel 1 Principal Catalog arsitektur enterprise UNS Prinsip Arsitektur Kualitas manajemen sistem informasi yang terintegrasi, yang berbasis pada teknologi informasi dan komunikasi. Mengembangkan manajemen sistem informasi untuk mendukung peningkatan kualitas layanan administratif dan akademis dengan memanfaatkan Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi Melaksanakan pengelolaan administrasi perencanaan dan sistem informasi yang transparan dan akuntabel. Menyediakan data/database terpusat yang lengkap, akurat, up to date, mudah diakses dan murah dalam rangka mendukung penyusunan program pengembangan Universitas secara menyeluruh. Mempertimbangkan penggunaan Free OpenSource Software (FOSS) sebagai pilihan pertama. Keamanan sistem dan aplikasi harus meliputi jalur akses, identifikasi dan autentifikasi user, akses kontrol dari perangkat lunak untuk memastikan keamanan, kerahasiaan, integritas serta Dokumen Dokumen Biro APSI Dokumen Biro APSI Dokumen Biro APSI Dokumen Biro APSI SK Rektor No. 120/H27/HK/2011 Pasal 8 SK Rektor No. 120/H27/HK/2011 Pasal 15

ketersediaan data. 15 Mengembangkan sistem manajemen basis data (SMBD) yang handal menjamin ketepatan data SK Rektor No. dan informasi, akses yang edisien, perubahan aplikasi, integritas dan keamanan data, administrasi 120/H27/HK/2011 Pasal keseragaman data, dan mengurangi problem akses bersamaan, serta perbaikan dari terjadi crashes 19 16

4.2 Arsitektur Visi Dokumen arsitektur visi yang dihasilkan meliputi: Value Chain Diagram, Stakeholder Map Matrix, Solution Concept Diagram, dengan rincian sebagai berikut: B. 1 Value Chain Diagram Diagram ini menunjukkan serangkaian aktivitas atau kegiatan utama yang dilakukan UNS untuk mencapai visi dan misi organisasi, yang ditunjukkan seperti pada Gambar 3 berikut. Gambar 3 Value chain diagram UNS B. 2 Solution Concept Diagram Diagram ini menggambarkan serangkaian solusi dengan sarana IT yang bisa dipertimbangkan dalam rangka mencapai visi dan misi yang menjadi tujuan UNS seperti digambarkan pada Gambar 4 berikut. Gambar 4 Solution Concept diagram UNS 17

B. 3 Stakeholder Map Matrix Tabel 2 berikut adalah matrik stakeholder dari hasil observasi dan analisa struktur organisasi tugas dan kewenangan masing-masing bagian di UNS. Tabel 2 Stakeholder Map Matriks UNS Stakeholder Involvement Concerns Ka Biro APSI KaBag SI KaSubBag Pelayanan Informasi KaSubBag Data KaBag Prencanaan KaSubBag Perencanaan Akademik KaSubBag Perencanaan Fisik Memiliki tingkat kebijakan/pengarahan yang tinggi terkait misi tujuan, sasaran serta bagaimana menerjemahkannya menjadi proses bisnis dan arsitektur TI yang efektif dan memajukan kinerja. Kunci utama dalam pengelolaan dan penyediaan system informasi dan pangkalan data. Membantu penyediaan dan pengelolaan system informasi dan publikasi. - Dok. Sasaran Mutu - Kebijakan Terkait Perencanaan dan Sistem Informasi - Dokumen Kebijakan Sistem Informasi - Sistem Informasi, Website, Rekap Data dan Informasi Membantu penyediaan dan pengelolaan pangkalan data dan - Struktur Data, Database, Data rekap. warehouse Kunci utama dalam perancangan segala arsitektur dan kebijakan - Dokumen Perencanaan - Kebijakan Perencanaan Akademik & Fisik Membantu perencanaan dan manajemen terkait perencanaan - Kalender Akademik akademik terutama sasaran mutu akademis dan pelayanan - Peraturan dan Kebijakan akademik. Akademik Membantu perencanaan dan manajemen terkait perencanaan fisik terutama sarana dan prasarana. 4.3 Arsitektur Bisnis Artifak yang dihasilkan pada penyusunan Arsitektur Bisnis meliputi business process diagram dan functional decomposition diagram yang dijabarkan sebagai berikut: C. 1 Business Process Diagram Bisnis proses dimodelkan setelah mempelajari struktur organisasi tugas dan kewenangan (SOTK) setiap biro yang ada di UNS, kemudian melakukan observasi dan wawancara dengan masing masing kepala biro di UNS. Dari hasil kajian SOTK, observasi dan wawancara dengan setiap biro, bisnis proses dimodelkan dengan menggunakan notasi Business Process Modeling Notation (BPMN). Bisnis proses yang berhasil dimodelkan pada penelitian ini meliputi proses bisnis pada kegiatan proses akademik, proses administrasi dan keuangan serta - Rancangan Perencanaan Fisik UNS - Sarana dan Prasana proses kemahasiswaan, dengan perincian sebagai berikut. - Proses Bisnis Kegiatan Kemahasiswaan, terdiri dari 8 proses bisnis - Proses Bisnis Kegiatan Administrasi Umum dan Keuangan, terdiri dari 10 proses bisnis - Proses Bisnis Kegiatan Akademik terdiri dari 19 proses bisnis Pada makalah ini karena keterbatasan ruang yang tersedia, hanya ditampilkan contoh dari pemodelan proses bisnis yang terdapat pada setiap biro di UNS dari semua proses bisnis yang berhasil dimodelkan, yaitu Model proses bisnis pengajuan legalitas kepengurusan ormawa & pembina pada kegiatan administrasi dan keuangan UNS yang ditunjukkan pada Gambar 4.3, proses bisnis kegiatan akademik UNS yang ditunjukkan pada Gambar 4.4 dan proses bisnis kegiatan administrasi dan keuangan UNS yang ditunjukkan pada Gambar 4.5 berikut. Model proses bisnis pada salah satu kegiatan biro kemahasiswaan di UNS dijelaskan pada Gambar 5 berikut, 18

Gambar 5 Model proses bisnis pengajuan legalitas kepengurusan ormawa & pembina pada kegiatan administrasi dan keuangan UNS Model proses bisnis pada kegiatan akademik di UNS dijelaskan pada Gambar 6 berikut ini Gambar 6 Model proses bisnis kegiatan akademik UNS Model proses bisnis pada kegiatan administrasi dan keuangan di UNS dijelaskan pada Gambar 7 berikut ini Gambar 7 Model proses bisnis kegiatan administrasi dan keuangan UNS C. 2 Functional Decomposition Diagram Funcional decomposition diagram menggambarkan hirarki organisasional berdasarkan fungsi bisnis, dimana setiap fungsi bisnis terdiri dari operasional aktivitas bisnis yang lebih kecil. Functional Decomposition Diagram Universitas SebelasMaret ditunjukkan seperti Gambar 8 berikut. 19

Gambar 8 Functional Decomposition Diagram Universitas SebelasMaret 5. KESIMPULAN DAN SARAN 1. Telah berhasil disusun Principal Catalog sebagai acuan dasar penyusunan arsitektur enterprise di UNS 2. Dengan menganalisa hasil wawancara dan observasi terhadap berbagai dokumen dan pihak terkait di lingkungan UNS, telah berhasil disusun asitektur visi dan arsitektur bisnis menggunakan framework TOGAF sebagai salah satu tahapan yang digunakan untuk menyusun enterprise arsitektur UNS secara keseluruhan. 3. Berdasarkan framework TOGAF ini, untuk mendapatkan arsitektur enterprise UNS secara keseluruhan, diperlukan penelitian lanjutan yang membahas penyusunan arsitektur data, arsitektur aplikasi dan arsitektur teknologi. 6. DAFTAR PUSTAKA [1] Universitas Sebelas Maret, 2013, Visi-Misi Tujuan dan Budaya Kerja UNS, http://uns.ac.id/id/tentang-uns/visi-misi-dantujuan/, diakses tanggal 2 Agustus 2013. [2] Yunis, Surendro, Panjaitan, 2010, Pengembangan Model Arsitektur Enterprise untuk Perguruan Tinggi, prosiding SNATI 2010, ISSN:1907-5022 [3] AlDhaheri, Salama. 2011. A Study on Enterprise Architecture framework effects on business processes automation, http://bspace. buid.ac.ae/bitstream/handle/1234/59/60087.pdf?sequence=1. Diakses tanggal : 4 Juni 21013 [4] Sucipto(2013).Pengembangan Integrated System Architecture dengan Menggunakan Framework TOGAF ADM pada AMIK Wahana Mandiri, http://rindryrise.files.wordpress.com/2013/04/p roposal-tesis-sucipto-e-a-togaf1-1-eresha- 2013.doc. Diakses tanggal : 11 Juni 2013 [5] Osvalds, G. (2001). Definition od Enterprise Architecture Centric Models for The Systems Engineers, TASC Inc. [6] Kourdi, H, S. (2011). Framework for Enterprise Architecture, IEEE. September. [7] OMG, 2011.Business Process Model and Notation (BPMN). Version 2.0, 2011 [8] Yunis, R., Surendro, K. (2008). Pemilihan Metodologi Pengembangan Enterprise Architecture untuk Indonesia. Prosiding SNIKA.Vol. 3, No.1:pp A53-A59. [9] The Open Group, TOGAF Version 9 - The Open Group Architecture Framework, 2009. [10] Harmon, Paul, Celia Wolf. 2011.Business Process Modeling Survey. BPTrends Report. www.bptrens.com 20