Perubahan pada diri Anda

dokumen-dokumen yang mirip
PENGAJUAN PROTOKOL UNTUK TELAAH AWAL Halaman

MANAJEMEN TERMINASI PENELITIAN

MANAJEMEN TERMINASI PENELITIAN

FAKULTAS KEDOKTERANUNIVERSITAS PADJADJARAN FACULTY OF MEDICINE UNIVERSITAS PADJADJARAN KOMISI ETIK PENELITIAN KESEHATAN

FAKULTAS KEDOKTERANUNIVERSITAS PADJADJARAN FACULTY OF MEDICINE UNIVERSITAS PADJADJARAN KOMISI ETIK PENELITIAN KESEHATAN

TELAAH LANJUTAN TERHADAP PROTOKOL YANG SEDANG DILAKSANAKAN

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PADJADJARAN FACULTY OF MEDICINE UNIVERSITAS PADJADJARAN

TELAAH LAPORAN KEJADIAN SERIUS YANG TIDAK DIINGINKAN

AGENDA RAPAT DAN NOTULEN

KUNJUNGAN PEMANTAUAN KE LOKASI PENELITIAN Halaman

TELAAH LANJUTAN TERHADAP PROTOKOL YANG SEDANG DILAKSANAKAN

AGENDA FULLBOARD DAN NOTULEN

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PADJADJARAN FACULTY OF MEDICINE UNIVERSITAS PADJADJARAN

TELAAH PROTOKOL YANG DIAJUKAN KEMBALI

PENGELOLAAN DOKUMEN PENELITIAN Halaman

TELAAH PROTOKOL YANG DIAJUKAN KEMBALI

FAKULTAS KEDOKTERANUNIVERSITAS PADJADJARAN FACULTY OF MEDICINE UNIVERSITAS PADJADJARAN KOMITE ETIK PENELITIAN KESEHATAN

PEMILIHAN KONSULTAN INDEPENDEN

PENGGUNAAN FORMULIR PENILAIAN PROTOKOL Halaman

PENGELOLAAN DOKUMEN PENELITIAN Halaman

PERNYATAAN KERAHASIAAN DAN PERNYATAAN KONFLIK KEPENTINGAN

PENGARSIPAN DAN PENCARIAN DOKUMEN

BAB IV METODE PENELITIAN

APLIKASI ETIKA DALAM PRAKTIK KEBIDANAN. IRMA NURIANTI, SKM. M.Kes

HEALTH RESEARCH ETHICS COMMITTEE

SOP PENGAJUAN DAN PENILAIAN KELAYAKAN ETIK PENELITIAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA

PEMBENTUKAN KEPK Halaman

FORMULIR PERMOHONAN KAJI ETIK PENELITIAN YANG MELIBATKAN SUBYEK PENELITIAN MANUSIA DI RSI SULTAN AGUNG

KLIRENS ETIK PENELITIAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DAN KEMANUSIAAN

Persyaratan pengajuan ke Komisi Etik Penelitian FK-UNMUL

SISTEM PENGENDALIAN MUTU. KANTOR JASA AKUNTANSI (KJA) Dr. SURYO PRATOLO & REKAN

PEDOMAN KNAPPP 01:2005. Kata Pengantar

PELATIHAN STAF DAN ANGGOTA KEPK

KOMISI ETIK Lembaga Penelitian Unika Atma Jaya FORMULIR PERMOHONAN PERSETUJUAN ETIK PENELITIAN KESEHATAN

KOMISI ETIK PENELITIAN KESEHATAN FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS DIPONEGORO

PENGGUNAAN FORMULIR PENILAIAN PROTOKOL Halaman

LAMPIRAN : PERATURAN WALI KOTA BANDUNG NOMOR : 1340 TAHUN 2017 TANGGAL : 29 Desember 2017

-1- PERATURAN SEKRETARIS JENDERAL KOMISI YUDISIAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2017 TENTANG STANDAR PELAYANAN PUBLIK KOMISI YUDISIAL

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KOMNAS HAM. Informasi. Publik. Pelayanan.

KATA SAMBUTAN. Makassar, Oktober Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Andi Asadul Islam

BAB 4 METODE PENELITIAN. Semarang, dimulai pada bulan Mei 2014 sampai dengan Juni 2014.

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PERSIAPAN PENYUSUNAN PROSEDUR OPERASIONAL BAKU Halaman

LAPORAN PELATIHAN ETIK DASAR PENELITIAN KESEHATAN

TUGAS DAN FUNGSI UNIT PENGELOLAAN INFORMASI, DOKUMENTASI DAN ARSIP, PELAYANAN INFORMASI SERTA PENGADUAN DAN PENYELESAIAN SENGKETA PPID UTAMA ACEH

KLIRENS ETIK PENELITIAN BIDANG ILMU PENGETAHUAN HAYATI (IPH)

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BAB I PENDAHULUAN B. MAKSUD DAN TUJUAN

PERATURAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 121/Permentan/OT.140/11/2013 TENTANG

Manual Prosedur. Publikasi Ilmiah FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR PELAKSANAAN SKRIPSI PROGRAM STUDI S1 FARMASI

BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN KEPUTUSAN KEPALA BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 02002/SK/KBPOM

2011, No Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 1

BUPATI BERAU PROVINSI KALIMANTAN TIMUR PERATURAN BUPATI BERAU NOMOR 37 TAHUN 2014 TENTANG

BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM REPUBLIK INDONESIA PERATURAN BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2013 TENTANG

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI,

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 66 TAHUN 2013 TENTANG PENYELENGGARAAN REGISTRI PENELITIAN KLINIK

WALIKOTA MADIUN WALIKOTA MADIUN,

PERATURAN MENTERI PERINDUSTRIAN NOMOR 70 TAHUN 2011 TENTANG TATA KELOLA LAYANAN INFORMASI PUBLIK DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN

KOMISI ETIK PENELITIAN KESEHATAN FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS DIPONEGORO

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA,

BAB IV METODE PENELITIAN

KEPUTUSAN MENTERI PERINDUSTRIAN NOMOR 351 TAHUN 2011 TENTANG DAN PERATURAN MENTERI PERINDUSTRIAN NOMOR 70 TAHUN 2011 TENTANG

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PEDOMAN KERJA KOMITE AUDIT

Tabel2. Prosedur Pengajuan Topik dan Pembimbing Utama Skripsi. PRODI KEDOKTERAN MAHASISWA TIM SKRIPSI BAGIAN/LAB Mulai

KEMENTERIAN PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PERTAHANAN NOMOR 14 TAHUN 2011 TENTANG

KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN LOMBOK BARAT Alamat : Jln. Penas IX No. 10 Giri Menang Gerung Telp Fax

BAB 4 METODE PENELITIAN. Pulmonologi serta Ilmu Mikrobiologi Klinik.

PROSEDUR PENELITIAN REGULER

S U R A B A Y A 60175

Standard Operating Procedure PEMBUATAN SKRIPSI

PIAGAM KOMITE AUDIT DAN RISIKO USAHA (BUSINESS RISK AND AUDIT COMMITTEES CHARTER) PT WIJAYA KARYA BETON Tbk. BAGIAN I

PERATURAN DEPARTEMEN AUDIT INTERNAL. Bab I KETENTUAN UMUM. Pasal 1 Tujuan

JOB DESCRIPTION. ( Rincian Tugas )

BUPATI POLEWALI MANDAR

KEPUTUSAN MENTERI PERINDUSTRIAN NOMOR 351 TAHUN 2011 TENTANG PERATURAN MENTERI PERINDUSTRIAN NOMOR 70 TAHUN 2011 TENTANG KEPUTUSAN

2. Surat Menteri Keuangan

PERATURAN BERSAMA KETUA MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA DAN KETUA KOMISI YUDISIAL REPUBLIK INDONESIA Nomor : 03/PB/MA/IX/ /PB/P.

BUPATI LUMAJANG PROVINSI JAWA TIMUR

TENTANG TATA KERJA PEJABAT PENGELOLA PELAYANAN INFORMASI DAN DOKUMENTASI DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN MOJOKERTO

SOP MONITORING DAN EVALUASI INTERNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

LAPORAN PELAYANAN INFORMASI DAN DOKUMENTASI TAHUN 2013

Transkripsi:

Perubahan pada diri Anda. HAL UTAMA YANG KAMI HARAPKAN ANDA TIDAK HARUS BAGUS UNTUK MEMULAI, TETAPI ANDA HARUS MEMULAI UNTUK MENJADI BAGUS.. JIKA ANDA LAKUKAN APA YANG HARUS ANDA LAKUKAN, MAKA ANDA AKAN MENDAPATKAN APA YANG SEHARUSNYA ANDA DAPATKAN

PEDOMAN DAN SOP PENGAJUAN PERSETUJUAN ETIK Diisampaikan pada: PEMBINAAN PENYUSUNAN PROTOKOL RISBINKES 2015 BEKASI, 23 SEPTEMBER 2014 Edhie Sulaksono REFERENSI: SOP KEPK-BPPK

PENGERTIAN Instruksi tertulis yang rinci dalam format tertentu yang menggambarkan aktivitas dan tindakan yang dilakukan oleh KEPK untuk mencapai keseragaman dalam proses pengelolaan suatu protokol penelitian (SOP-KEPK)

FUNGSI SOP Sebagai alat bantu /instrumen yang digunakan oleh KEPK dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam menilai protokol penelitian kesehatan, dan dalam mengorganisasi serta mengelola sekretariat termasuk dokumen KEPK agar dapat menghasilkan telaah/kaji etik yang berkualitas

KODE DOKUMEN POB KEPK SOP /003/01.1 tentang pembentukan KEPK-BPPK SOP/007/01.1 tentang Manajemen Penerimaan Protokol SOP/008/01.1 tentang Penggunaan Formulir Penilaian Protokol SOP/010/01.1 tentang Telaah Awal protocol yang diterima SOP/024/01.1 tentang Mengelola Dokumen Penelitian yang masih berlaku 3. Versi 3 POB yang diberlakukan 7 Juli 2011 (CONTOH: POB KEPK-BPPK)

POB TAHUN 2011 (VERSI 3) 7 Juli 2011 1. Penyempurnaan dari POB versi 2 khususnya tentang: POB/007/01.2 tentang Manajemen Penerimaan protocol POB /008/01.2 tentang Penggunaan Formulir Penilaian Protokol POB/010/01.2 tentang Pengajuan Protokol untuk Telaah Awal POB/025/01.1 tentang Pengarsipan, pemusnahan dan pencarian Dokumen 2. Alasan permintaan revisi POB : penyederhanaan /penambahan /penggabungan formulir/ cek-list /indicator perbaikan nama dan nomor formulir

10 TOPIK KEGIATAN DAN 27 POB Daftar POB KEPK-BPPK.pdf NO TOPIK KODE POB/LAMP Versi/thn 1 Menyiapkan POB dan Pedoman Operasional untuk KEPK POB 001/ FL 01-05 dan POB 002/ FL 01-03 1/2008 2 Pembentukan Komisi Etik POB 003/ FL 01-02 3/2011 POB 004/ FL 01-03 dan POB 006 / FL 01 1/2008 POB 005/ FL 01 2/2009 3 Prosedur Telaah awal POB 007 /FL 01, POB 008/ FL 01-06, 3/2011 POB 010/ FL 01-04 POB 009; POB 011/FL 01-02 1/2008 4 Protokol perbaikan, Amandemen Protokol, Telaah Lanjutan, Telaah laporan akhir dan Terminasi Penelitian POB 012 / FL 01, POB 013/ FL 01, POB 014 /FL 01, POB 015/ 01; POB 018/ FL 01 1/2008 5 Monitoring pelaksanaan protokol POB 016 / FL 01, POB 017/ FL 01, 1/2008 6 Pemantauan/Monitoring AE /SAE POB 019 /FL 01-02 1/2008 7 Pemantauan ke lokasi penelitian POB 020 / FL 01 8 Persiapan Agenda dan rekaman komunikasi POB 021/FL 01-02 2/2009 POB 022 /,POB 023/ FL 01 1/2008 9 Manajemen dokumen penelitian POB 024/ FL 01-02 2/ 2009 POB 025/ FL 01-04 3/2011 POB 026/ FL 01-02 1/2008 10 Evaluasi KEPK POB 027 / FL 01 1/2008

Jenis Pengajuan Protokol untuk Kaji Etik Penelitian 1. Pengajuan protokol untuk telaah etik awal 2. Pengajuan protokol yang diperbaiki untuk telaah etik ulang 3. Pengajuan protokol perubahan (Amendment) 4. Pengajuan Protokol penelitian lanjutan (tahun kedua/ketiga, dst) untuk telaah lanjutan 5. Pengajuan Protokol untuk penghentian dini (Protocol Termination)

Formulir Pengajuan Protokol untuk telaah etik awal 1. FL/01-007/01.2: Formulir Pengajuan Dokumen 2. Fl/01-010/01.2: Formulir Pengajuan Etik penelitian Kesehatan untuk UJI KLINIK ATAU Fl /02-010/01.2: Formulir Pengajuan Etik penelitian Kesehatan untuk Survei/Registri/Surveilans-Epidemiologi- Humaniora-BBT dan non Klinik lainnya ATAU Fl /03-010/01.2 Formulir Pengajuan Etik penelitian Kesehatan untuk HEWAN COBA ATAU Fl /04-010/01.1: Formulir Aplikasi Pengecualian Kaji Etik

Pengajuan protokol perbaikan/ revisi (POB 4.1 Telaah Protokol yang diajukan kembali) Pengusul menyampaikan: 1. Surat pengusulan telaah ulang etik 2. Memorandum penjelasan perbaikan naskah protokol 3. FL/01-007/01.2: Formulir Penerimaan Dokumen dengan memberi tanda pada bagian : Pengiriman kembali untuk telaah ulang 4. Protokol versi Revisi disertai dokumen kelengkapannya yang diperbaiki yang diberi tanda BOLD atau digarisbawahi

Pengajuan Protokol Perubahan (Amandemen) 1. Usulan ini berlaku untuk Protokol yang sudah disetujui dan memerlukan amandemen/ perubahan dalam pelaksanaan kegiatannya 2. Mengisi Formulir : FL/01-013/01.0 hal 1 dan FL/01-007/01.2 3. Memorandum Amandemen protokol perlu dilengkapi dengan: Penjelasan dan alasan diperlukannya Amandemen Pernyataan adanya akibat/masalah yang akan terjadi di protokol awal bila tidak dilakukan amandemen Pernyataan kemungkinan timbulnya masalah lain bila protokol tidak di amandemen (Contoh : perubahan metode, terapi/dosis, kriteria, jumlah subjek) 3. Protokol yang dirubah tidak boleh dilaksanakan sebelum ada persetujuan dari Komisi Etik

Pengajuan Protokol penelitian lanjutan Peneliti mengajukan usulan untuk telaah lanjutan penelitian sekurangnya 2 bulan sebelum masa berlaku EA berakhir. ( Ethical Approval berlaku 1 tahun) 1. Gunakan Formulir: FL/01-014/01.0 2. Lampirkan Laporan kemajuan yang berisi tentang subjek penelitian, penjelasan perkembangan ilmiah penelitian yang disebabkan oleh penelitian ini, termasuk yang dapat menimbulkan resiko bagi subjek penelitian

Pengajuan Protokol untuk penghentian dini (Protocol Termination) Suatu penelitian akan dihentikan apabila subjek penelitian dihentikan oleh tim peneliti sebelum jadwal penelitian berakhir atas rekomendasi KOMISI ETIK; DSMB;SPONSOR atau BADAN BERWENANG LAINNYA. Mengajukan permintaan penghentian penelitian dengan mengisi Formulir: FL/01-018/01.0 Melampirkan formulir yang digunakan sebelumnya (FL/01-007/01.1, dllnya)

BAGAN/ ALUR PENGAJUAN KAJI ETIK PENELITI Berkas Protokol penelitian 1. Pengajuan protokol 2. Membayar PNBP 1,3,9 3. Menyerahkan form tanda terima 4. Sekretariat menindak lanjuti permohonan 5. Penunjukan penelaah 8,14 6. Penelaah menyampaikan hasil telaah 7. Menindak lanjuti keputusan KEPK 8. Pemberitahuan hasil 9. Perbaikan 10, 11 Review ulang 12. Hasil review 13. Menindak lanjuti keputusan 14. EC 2 SEKRETARIAT KEPK - Penerimaan berkas protokol - Form tanda terima BENDAHARA Litbang (Bagian PNBP) 4,10 7,13 KETUA KEPK Penetapan Reviewer 6,12 5,11 REVIEWER (Penilaian)

PROSES KAJI ETIK Penunjukan Reviewer dan Konsultan Kaji etik mengacu kepada POB 005 (kompetensi anggota) dan POB 006 (Konsultan) Telaah Awal : Reviewer akan menggunakan Formulir di POB 008/01.2. Formulir disesuaikan dengan jenis penelitian yang diusulkan Telaah protokol revisi: Reviewer menggunakan Formulir di POB 012 apabila ditugaskan oleh Ketua Telaah protokol Amandemen: merujuk POB 009 (expedited review) atau POB 010 (Full Board review) Telaah lanjutan: formulir FL/01-014/01.0 Telaah Laporan akhir: FL /01-015/01.1 dan POB 007 Pemantauan ke lokasi penelitian: FL /01-020/01.0

KRITERIA PENILAIAN KAJI ETIK Ada 3 kriteria yang digunakan untuk penilaian etik protokol penelitian: 1. Penilaian biasa yaitu melalui rapat lengkap (FULL BOARD review). Proses ini dilakukan dalam membahas protokol yang berisiko tinggi 2. Penilaian dipercepat (EXPEDITED review) : dilakukan oleh 2 reviewer dan disampaikan hasilnya dalam rapat KE 3. Penilaian dikecualikan (EXEMPTED review), ditetapkan oleh Ketua atau tenaga ahli yang sesuai bidangnya

MONITORING Pengusul 1, 7 1.Persetujuan EC 2.Pelaksanaan 3.Monitoring 4.Perjalanan penelitian 5.Lapor AE, SAE 6. Mengajukan amandemen/telaah lanjutan/terminasi 7. Penelitian dilanjutkan/ menyetujui amandemen/ penghentian penelitian 8. Laporan akhir (mendapatkan EC) 2 3 Pelaksanaan penelitian 4 LAPORAN AKHIR -AE, SAEAPA2.pptx -Hambatan -Amandemen -Telaah lanjutan -Terminasi KEPK-BPPK 5 6 8

PNBP Penerimaan Negara Bukan Pajak adalah seluruh penerimaan Pemerintah Pusat yang tidak berasal dari penerimaan perpajakan (Pasal 1 UU No 20 Tahun 1997) Sebagian dana dari suatu jenis PNBP dapat digunakan untuk kegiatan tertentu yang berkaitan dengan jenis PNBP tersebut oleh instansi yang bersangkutan (Pasal 8 Ayat (1) UU No 20 Tahun 1997)

Tarif PNBP a. Dalam Negeri Luar Litbang: Komersial : Rp. 2.000.000 Non Komersial : Rp. 1.000.000 Nasional : Rp. 1.000.000 KLB : Rp. 500.000 Intern Litbang : Rp. 500.000 b. Luar Negeri Komersial : Rp. 3.000.000 Non komersial : Rp. 2.000.000

Prosedur Persetujuan Etik

Tujuan Kaji Etik Protokol Penelitian * Menjaga tegaknya etika serta terpelihara rasa hormat dan perlindungan terhadap martabat, hak, kesejahteraan dan kerahasiaan subyek penelitian * Agar penelitian dapat berjalan efektif, konsisten serta berkualitas

BAGAN/ ALUR PENGAJUAN KAJI ETIK PENELITI Berkas Protokol penelitian 1. Pengajuan protokol 2. Membayar PNBP 1,3,9 3. Menyerahkan form tanda terima 4. Sekretariat menindak lanjuti permohonan 5. Penunjukan penelaah 8,14 6. Penelaah menyampaikan hasil telaah 7. Menindak lanjuti keputusan KEPK 8. Pemberitahuan hasil 9. Perbaikan 10, 11 Review ulang 12. Hasil review 13. Menindak lanjuti keputusan 14. EC 2 SEKRETARIAT KEPK - Penerimaan berkas protokol - Form tanda terima BENDAHARA Litbang (Bagian PNBP) 4,10 7,13 KETUA KEPK Penetapan Reviewer 6,12 5,11 REVIEWER (Penilaian)

Jenis Pengajuan Protokol untuk Kaji Etik Penelitian 1. Pengajuan protokol untuk telaah etik awal 2. Pengajuan protokol yang diperbaiki untuk telaah etik ulang 3. Pengajuan protokol perubahan (Amandemen) 4. Pengajuan Protokol penelitian lanjutan (tahun kedua/ketiga, dst) untuk telaah lanjutan 5. Pengajuan Protokol untuk penghentian dini (Protocol Termination)

Pengajuan Protokol untuk Telaah Etik Awal 1. Surat Pengantar dari Kepala Institusi; 2. Protokol lengkap; 3. Formulir Pengajuan Protokol; 4. Formulir Penelitian Survei/Registri/ Surveilans- Epidemiologi-Humaniora-Bahan Biologi Tersimpan, dan Non Klinik Lainnya; 5. Formulir Penelitian Kesehatan yang Melibatkan Hewan Coba; 6. Formulir Penelitian Uji Klinik

Pengajuan Protokol yang Diperbaiki untuk Telaah Etik Ulang Surat pengantar dari kepala institusi untuk telaah ulang etik Protokol versi Revisi disertai dokumen kelengkapannya yang dibuat BOLD atau cetak tebal

Pengajuan Protokol Perubahan (Amandemen) 1. Usulan ini berlaku untuk Protokol yang sudah disetujui dan memerlukan amandemen/ perubahan dalam pelaksanaan kegiatannya 2. Mengisi Formulir Amandemen Protokol 3. Amandemen protokol perlu dilengkapi dengan: Penjelasan dan alasan diperlukannya Amandemen Pernyataan adanya akibat/masalah yang akan terjadi di protokol awal bila tidak dilakukan amandemen Pernyataan kemungkinan timbulnya masalah lain bila protokol tidak di amandemen (Contoh : perubahan metode, terapi/dosis, kriteria, jumlah subjek) 3. Protokol yang dirubah tidak boleh dilaksanakan sebelum ada persetujuan dari Komisi Etik

Pengajuan Protokol Penelitian Lanjutan 1. Telaah penelitian lanjutan dilakukan apabila ada penambahan waktu/tempat/sampel setelah penelitian pada protokol awal selesai dilaksanakan; 2. Tim Peneliti mengajukan usulan untuk telaah lanjutan penelitian sekurangnya 2 bulan sebelum masa berlaku EA berakhir. ( Ethical Approval berlaku 1 tahun) 3. Mengisi Formulir Telaah Lanjutan 4. Lampirkan Laporan kemajuan yang berisi tentang subjek penelitian, penjelasan perkembangan ilmiah penelitian yang disebabkan oleh penelitian ini, termasuk yang dapat menimbulkan resiko bagi subjek penelitian

Pengajuan Protokol untuk Penghentian Dini (Protocol Termination) Suatu penelitian akan dihentikan apabila subjek penelitian dihentikan oleh tim peneliti sebelum jadwal penelitian berakhir atas rekomendasi KOMISI ETIK; DSMB;SPONSOR atau BADAN BERWENANG LAINNYA. Mengajukan permintaan penghentian penelitian dengan mengisi Formulir Penghentian Studi Melampirkan Formulir Pengajuan Protokol Telaah Awal

PROSES KAJI ETIK Ada 3 kriteria yang digunakan untuk penilaian etik protokol penelitian: 1. Penilaian biasa yaitu melalui FULL BOARD review. Proses ini dilakukan dalam membahas protokol yang berisiko tinggi 2. Penilaian dipercepat (expedited) : dilakukan oleh 2 reviewer dan disampaikan hasilnya dalam rapat KE 3. Penilaian exempted, ditetapkan oleh Ketua atau tenaga ahli yang sesuai bidangnya

KRITERIA PENILAIAN PROTOKOL RISIKO SUBJEK PENELITIAN MINIMAL ADANYA KESIMBANGAN RESIKO DAN MANFAAT PEMILIHAN SUBJEK PENELITIAN DILAKUKAN DENGAN ADIL PSP/INFORMED CONSENT YANG DIGUNAKAN SUDAH SESUAI, MUDAH DIMENGERTI DAN DIDOKUMENTASI DENGAN BENAR PENELITIAN DIRENCANAKAN SESUAI WAKTU YANG CUKUP UNTUK MEMANTAU DATA YANG DIKUMPULKAN AGAR SUBJEK TERLINDUNGI SUMBER DAYA YANG ADA CUKUP UNTUK MELINDUNGI SUBJEK PENELITIAN TERMASUK KERAHASIAAN DATA TERSEDIANYA PERLINDUNGAN YANG MEMADAI UNTUK MELINDUNGI SUBJEK YANG RAWAN

Hal Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Kaji Etik Protokol Penelitian Kesehatan 1. Aspek etik dari segi metodologi dan perlakuan terhadap subyek penelitian kelayakan desain studi metodologi statistik risiko dan ketidaknyamanan subyek

2. Cara memilih dan melibatkan subyek: Kriteria inklusi Kriteria eksklusi 3. Setiap subyek mendapat kesempatan sama untuk masuk kelompok kontrol atau perlakuan 4. Perhatian khusus untuk subyek kelompok rentan: anak-anak, wanita hamil / menyusui, penderita sakit

5. Manfaat hasil penelitian terhadap subyek, masyarakat pada umumnya 6. Tim penelitian: kualifikasi keahlian dan atau pengalaman sesuai 7. Biaya penelitian

KEPUTUSAN KAJI ETIK TEGRITY: ) Ada beberapa Keputusan Kaji etik yang disampaikan kepada pengusul, sbb: 1. Persetujuan disetujui untuk dilaksanakan sesuai protokol yang diajukan (Ethical Approval); 2. Pembebasan Kaji Etik (Exempted); 3. Surat tanggapan dan saran untuk modifikasi/perbaikan/penambahan isi dan kelengkapan protokol agar memenuhi kaidah etik (Peneliti melakukan pengusulan ulang protokol untuk kaji etik) 4. Penelitian Tidak Dapat diberikan Persetujuan Etik dengan alasan tertentu seperti yang disebutkan dalam surat KE

MONITORING Pengusul 1, 7 1.Persetujuan EC 2.Pelaksanaan 3.Monitoring 4.Perjalanan penelitian 5.Lapor AE, SAE 6. Mengajukan amandemen/telaah lanjutan/terminasi 7. Penelitian dilanjutkan/ menyetujui amandemen/ penghentian penelitian 8. Laporan akhir (mendapatkan EC) 2 3 Pelaksanaan penelitian 4 LAPORAN AKHIR -AE, SAE -Hambatan -Amandemen -Telaah lanjutan -Terminasi KEPK-PKJ2 5 6 8

INTERVENSI TERHADAP KESALAHAN PENELITIAN/ NON COMPLIANCE Pemantauan kegiatan penelitian untuk melihat a.l. apakah penelitian dilakukan sesuai dengan protokol yang disetujui; Apakah penelitian sesuai dengan CUKB Apakah inform consent digunakan secara benar Cara pemantauan dapat dilakukan melalui supervisi, meminta laporan kemajuan, telpon, umpan balik dari peserta atau meminta kehadiran PI dalam rapat KE. Apabila ditemukan pelanggaran, KE dapat melakukan: Menghentikan Persetujuan Penelitian yand sedang berjalan Menolak permohonan penelitian berikutnya karena ketidak patuhan Dihentikan sementara.

Terimakasih