GEJALA DAN TANDA DINI STROKE. Harsono

dokumen-dokumen yang mirip
Definisi Bell s palsy

PANDUAN TENTANG BANTUAN HIDUP DASAR

Materi 13 KEDARURATAN MEDIS

PMR WIRA UNIT SMA NEGERI 1 BONDOWOSO Materi 3 Penilaian Penderita

PERKEMBANGAN MASA BAYI

KEDARURATAN LINGKUNGAN

CEDERA KEPALA, LEHER, TULANG BELAKANG DAN DADA

- Seluruh perilaku, gerak dan aktivitas kita dikontrol oleh otak, yang terdiri dari bermilyard-milyard sel otak.

1. Sklera Berfungsi untuk mempertahankan mata agar tetap lembab. 2. Kornea (selaput bening) Pada bagian depan sklera terdapat selaput yang transparan

Pusat Hiperked dan KK

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP) PENDIDIDKAN KESEHATAN TENTANG PENYAKIT STROKE DAN ROM (RANGE OF MOTION)

Lampiran 1 FORMAT PENGKAJIAN PASIEN DI KOMUNITAS I. BIODATA IDENTITAS PASIEN

ALAT ALAT INDERA, ALAT PERNAPASAN MANUSIA, DAN JARINGAN TUMBUHAN

Penyusun: Dr. Danu Hoedaya & Dr. Nitya Wismaningsih [ Tim Psikologi Pelatda PON XVI Jawa Barat ]

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Definisi Vertigo. Penyebab vertigo

ANATOMI DAN FISIOLOGI

BAB 11 KELUMPUHAN OTOT WAJAH

Dilakukan. Komponen STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR TEKNIK PEMIJATAN BAYI

CREATIVE THINKING. MANUSIA DAN ILMU PENGETAHUAN Panca Indra

MEMAHAMI STROKE. Berdasarkan Pengalamanku

Sistem saraf. Kurnia Eka Wijayanti

BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) DAN RESUSITASI JANTUNG PARU (RJP)

Latihan 1: untuk menyiapkan kondisi secara fisiologis maupun psikologis agar dapat melaksanakan latihan gerakan senam dengan baik dan benar

Stroke: Pertolongan Pertama

Sistem Saraf pada Manusia

BAB III METODE PENELITIAN

LAMPIRAN I INSTRUMEN PENELITIAN

Universitas Sumatera Utara

Lampiran 1 Lembar Permohonan Menjadi Responden

LAMPIRAN. Lampiran 1. Kuesioner Penelitian KUESIONER. 1. Jenis Kelamin : 2. Usia : Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRS-A)

LEMBAR PENJELASAN KEPADA RESPONDEN

BAB I PENDAHULUAN. menentukan karakter atau cirikas dari orang satu dan orang lainya. Isi hati

AKTIVITAS FISIK DAN SENAM USILA Dr.dr.BM.Wara Kushartanti FIK UNY

Gejala Awal Stroke. Link Terkait: Penyumbatan Pembuluh Darah

CATATAN PERKEMBANGAN. Implementasi dan Evaluasi Keperawatan

TEORI PENYEBAB PENYAKIT 2. By: Syariffudin

TOKSIKOLOGI BEBERAPA ISTILAH. Toksikologi Toksisitas Toksin / racun Dosis toksik. Alfi Yasmina. Sola dosis facit venenum

BAB V PERKEMBANGAN MASA BAYI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Pengetahuan merupakan hasil dari tahu dan hal ini terjadi setelah orang

LEMBAR PERSTUJUAN MENJADI PESERTA PENELITIAN

1. Berikut ini yang bukan merupakan fungsi rangka adalah. a. membentuk tubuh c. tempat melekatnya otot b. membentuk daging d.

BAB V PERKEMBANGAN MASA BAYI. Terbagi 2 tahap : - Neonatal (0 atau baru lahir sd ± 2minggu) -Bayi (setelah 2 minggu sd 2 tahun)

IDENTITAS RIWAYAT PENYAKIT

Fungsi. Sistem saraf sebagai sistem koordinasi mempunyai 3 (tiga) fungsi utama yaitu: Pusat pengendali tanggapan, Alat komunikasi dengan dunia luar.

Metode Observasi & Wawancara

Proses Keperawatan pada Bayi dan Anak. mira asmirajanti

BAB II TINJAUAN TEORITIS. atau ancaman atau fenomena yang sangat tidak menyenangkan serta ada

PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN FAKULTAS KEPERAWATAN USU FORMAT PENGKAJIAN PASIEN DI KOMUNITAS

KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA POLITEKNIK KESEHATAN BANTEN JURUSAN KEPERAWATAN TANGERANG SOP SENAM HAMIL

LATIHAN FISIK SEBAGAI PENDUKUNG ASUHAN GIZI BAGI LANSIA DR.dr.BM.Wara Kushartanti

LATIHAN PERNAFASAN. Pengantar

Lembar Persetujuan Responden

Modul ke: Pedologi. Cedera Otak dan Penyakit Kronis. Fakultas Psikologi. Yenny, M.Psi., Psikolog. Program Studi Psikologi.

CHECKLIST ANAMNESIS KASUS NYERI KEPALA

KEDARURATAN LAIN DIABETES HIPOGLIKEMIA

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR TERAPI MUROTTAL

KARAKTERISTIK TAHAPAN PERKEMBANGAN MASA BAYI (0 2 TAHUN)

BAB III METODE PENELITIAN. dengan data numerikal (angka) yang diolah dengan metode statistika. Pada

Cara Membaca Bahasa Tubuh

FORMAT PENGKAJIAN PASIEN DI KOMUNITAS

BAB V PERKEMBANGAN MASA BAYI. Oleh: Prof.Dr. Siti Partini Suardiman Drs. Hiryanto, M.Si

PERMOHONAN MENJADI PARTISIPAN. Dengan hormat, saya yang bertanda tangan dibawah ini : Nama : Yantri Nim :

ORGAN PENYUSUN SISTEM SARAF MANUSIA

biologi SET 17 SISTEM SARAF DAN LATIHAN SOAL SBMPTN ADVANCE AND TOP LEVEL A. PEMBAGIAN SUSUNAN SARAF

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar belakang. Undang-undangKesehatan No. 36 Tahun 2009 yaitu keadaan sehat fisik,

PEMERINTAH PROVINSI DKI JAKARTA RUMAH SAKIT UMUM KELAS D KOJA Jl. Walang Permai No. 39 Jakarta Utara PANDUAN ASESMEN PASIEN TERMINAL

Lampiran 1 Hasil uji reliabilitas variabel kemandirian emosi, kemandirian perilaku, kemandirian nilai, kemandirian total, penyesuaian diri, dan

II. Deskripsi Kondisi Anak

[Amazing] Inilah 50 Keunikan Tubuh Manusia yang Mengagumkan

Mata Kuliah Persepsi Bentuk

BAB II KAJIAN TEORETIK. 1. Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis. a. Pengertian Kemampuan Pemecahan Masalah

nonfarmakologi misalnya, teknik

BAB I PENDAHULUAN. keadaan cukup istirahat maupun dalam keadaan tenang. 2

BAB I PENDAHULUAN. keseluruhan dan efisiensi. Dengan kata lain, harus memiliki kontrol yang

Pencernaan mekanik terjadi di rongga mulut, yaitu penghancuran makanan oleh gigi yang dibantu lidah.

Mata Kuliah Persepsi Bentuk

Apa Obat Diabetes Untuk Komplikasi Neuropati Otonom?

BAB II. Struktur dan Fungsi Syaraf

BAB X ISOMETRIK. Otot-otot Wajah terdiri dari :

Modul 3 PPG-Konten Kurikulum 1

PEMERIKSAAN FISIK SYARAF

Antisipasi Dampak Stress sekitar

BAB 1 PENDAHULUAN. perdarahan atau non perdarahan (Junaidi Iskandar, 2002: 4).

Penyebab, gejala dan cara mencegah polio Friday, 04 March :26. Pengertian Polio

VISUM ET REPERTUM No : 15/VRJ/06/2016

I. BIODATA IDENTITAS PASIEN. Jenis Kelamin : Laki - laki. Status Perkawinan : Menikah

STROKE Penuntun untuk memahami Stroke

III. RIWAYAT KESEHATANSEKARANG A.

BAB II TINJAUAN TEORI. pengecapan maupun perabaan (Yosep, 2011). Menurut Stuart (2007)

Yang Terhormat (orang tua / pengasuh)

BAB II KONSEP DASAR. serta mengevaluasinya secara akurat (Nasution, 2003). dasarnya mungkin organic, fungsional, psikotik ataupun histerik.

HIPOKALSEMIA DAN HIPERKALSEMIA. PENYEBAB Konsentrasi kalsium darah bisa menurun sebagai akibat dari berbagai masalah.

Hamilton Rating Scale For Anxiety (HARS) HAMILTON RATING SCALE FOR ANXIETY (HARS)

TEORI FENOMENA ORGAN

Rehabilitasi Medik Stroke

Sistem Saraf Tepi (perifer)

PARALISIS BELL. Pendahuluan

Virtual Reality. Abstrak

Transkripsi:

GEJALA DAN TANDA DINI STROKE Harsono

VARIASI FUNGSI OTAK Fungsi motorik Fungsi indera Fungsi autonomi Fungsi keseimbangan/koordinasi/sinkronisasi Fungsi kesadaran Fungsi luhur.

FUNGSI MOTORIK Gerakan yang disengaja: Gerakan tungkai, kaki dan jari-jari Gerakan lengan, tangan dan jari-jari Gerakan leher Gerakan bahu Gerakan bola mata dan kelopak mata Proses menelan Gerakan mulut/bibir: meniup, mengisap, bersiul, meringis, membuka mulut, mengunyah Gerakan lidah:menjulurkan lidah, berbicara (gerakan lidah yang kompleks) Mengerutkan dahi Menggerakkan tubuh: membungkuk, menggeliat

FUNGSI INDERA Panca indera: Penglihatan (mata,n.ii, dibantu N.III,IV,VI) Pendengaran (telinga, N. VIII) Penciuman atau penghiduan (hidung, N.I) Perabaan (kulit) Pengecapan (lidah)

FUNGSI AUTONOM Denyut jantung Bernapas Peristaltik usus Buang air besar Buang air kecil Buang angin Fungsi seksual Berkeringat

FUNGSI KESEIMBANGAN/KOORDINASI Menjaga tubuh agar tetap dalam keadaan stabil, bagaimanapun posisi tubuh berubah, baik secara obyektif maupun subyektif Sinkronisai gerakan halus dan terarah

FUNGSI KESADARAN Kesadaran akan Waktu Tempat Diri sendiri Orang lain Situasi.

FUNGSI LUHUR Emosi Berpikir Berbahasa Berbicara Berhitung Bersikap Bertindak Etika Estetika

MODA GEJALA DAN TANDA STROKE Moda akut: mendadak / sangat mendadak Tanpa peringatan apa pun Pada umumnya stroke perdarahan Pada umumnya terjadi pada saat sedang beraktivitas Berjalan, mengangkat barang, b.a.k., b.a.b.,olahraga, marah Moda subakut: makin memberat secara bertahap dalam waktu <72 jam Stroke in evolution / progressing stroke Pada umumnya stroke iskemik/infark Pada umumnya terjadi pada saat istirahat/terasa saat bangun tidur

PERINGATAN DINI STROKE Pada umumnya tidak spesifik, cenderung sebagai gejala gangguan kesehatan umum Merupakan petunjuk bahwa otak sedang mengalami kekurangan oksigen dan nutrient Yang harus diwaspadai: Mendadak merasa tuli Mendadak buta Mendadak bingung Mendadak pusing Mendadak nyeri kepala Mendadak muntah Kendala umum: budaya kerokan Kehilangan waktu yang sangat berharga

SROKE DI OTAK BAGIAN TENGAH Gejala dan tanda yang sangat bervariasi Bersifat tunggal, ganda, maupun kompleks Gangguan motorik (penurunan kekuatan otot sampai kelumpuhan anggota gerak sesisi, sulit berbicara, mulut perot, penglihatan ganda) Gangguan indera/sensorik gangguan rasa di wajah sesisi, di lengan/tungkai sesisi gangguan penglihatan sampai dengan buta merasa anggota badan sesisi tidak ada tak mampu membedakan antara kanan dan kiri tidak mengenal orang yang sudah dikenal sebelumnya kehilangan kemampuan musik yang sudah dimilikinya penurunan kesadaran sampai dengan koma.

STROKE DI OTAK BAGIAN DEPAN Salah satu tungkai mengalami penurunan kekuatan sampai dengan lumpuh disertai gangguan rasa Penurunan kesadaran Mengompol Gangguan mengungkapkan maksud Menirukan bicara orang lain (ekholali)

STROKE DI OTAK BAGIAN BELAKANG Terjadi cortical blindness (kebutaan seluruh lapang pandang satu sisi atau separoh lapang pandang pada kedua mata) Ada rasa nyeri spontan atau hilangnya rasa nyeri dan rasa getar pada separoh tubuh Sulit memahami barang yang dilihat tetapi dapat mengerti jika meraba barang tadi atau mendengar suaranya Kehilangan kemampuan mengenal warna Kebutaan pada kasus ini dapat menimbulkan gejala yang aneh, yaitu pasien tidak merasa buta sehingga ketika berjalan menabrak-nabrak.

STROKE DI OTAK KECIL DAN BATANG OTAK Pasien berjalan sempoyongan karena kehilangan keseimbangan Ada perasaan berputar atau nggliyer Penglihatan ganda atau diplopia Ada gangguan gerak bola mata Kedua tungkai terasa lemah karena hipotoni Mual dan kemudian muntah Mata bergoyang (nystagmus) Gangguan menelan Bicara menjadi tidak jelas (slurred speech) Tuli mendadak Apabila batang otak (pons) mengalamai perdarahan atau iskemik/infark maka pada umumnya pasien langsung mengalami penurunan kesadaran, salah satu pupil melebar, suhu tubuh cepat naik, pernapasan menjadi tidak teratur.

T E R I M A K A S I H