TUGAS KARYA ILMIAH LINGKUNGAN BISNIS

dokumen-dokumen yang mirip
Kinerja kebanyakan bisnis sangat tergantung pada tiga faktor ekonomi makro, yaitu : Yaitu perubahan dalam tingkat umum dari aktivitas ekonomi.

By Nina Triolita, SE, MM. Pengantar Bisnis Pertemuan Ke 7

Dasar Bisnis & Manajemen. Bentuk Sistem Perekonomian dan Pengaruh Faktor Ekonomi terhadap Bisnis Domestik dan Global. Tatap Muka.

Kebijakan Pemerintah KEBIJAKAN PEMERINTAH. Kebijakan Pemerintah. Kebijakan Pemerintah 4/29/2017. Tujuan


BABI PENDAHULUAN. Fenomena yang sangat penting di perhatikan oleh pemerintah baik negara

EKONOMI. unlimited human s wants and needs. scarcity resources

BAB II TELAAH TEORITIS DAN PENGEMBANGAN MODEL PENELITIAN. Volatilitas (volatility)berasal dari kata dasar volatile(restiyanto, 2009).

BAB I PENDAHULUAN. Monetaris berpendapat bahwa inflasi merupakan fenomena moneter. Artinya,

JURUSAN PENDIDIKAN EKONOMI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

Perekonomian Indonesia

Pertemuan ke: 03 KEBIJAKAN FISKAL. POLITIK KEUANGAN NEGARA (3 SKS) Pengampu: Miftah Adhi Ikhsanto, S.IP, MiOP Amirudin, S.IP, M.Ec.

PENGATAR BISNIS. Yayan Hendayana, SE, MM. Modul ke: 01Fakultas Ekonomi & Bisnis. Program Studi Akuntansi

Pengertian Inflasi, Jenis, Penyebab, Dan Cara Mengatasi Inflasi

BAB. Lingkungan Ekonomi. 1. Identifikasi faktor-faktor ekonomi yang mempengaruhi kinerja bisnis. 2. Menjelaskan Bagaimana harga pasar ditentukan.

Oleh: Hendry Wijaya, SE., M.Si.

KEBIJAKAN FISKAL DAN KEBIJAKAN MONETER. Oleh : Muhlisin

Bisnis dan Lingkungannya

BAB I PENDAHULUAN. 2. untuk mencapai tingkat kestabilan harga secara mantap. 3. untuk mengatasi masalah pengangguran.

I. PENDAHULUAN. Krisis ekonomi yang terjadi pada pertengahan tahun 1997 merupakan. dampak lemahnya fundamental perekonomian Indonesia.

Jenis-Jenis Inflasi. Berdasarkan Tingkat Keparahan;

PUSAT TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI PENDIDIKAN

Modul ke: Pendahuluan. Fakultas FAK. EKONOMI & BISNIS. Cecep W. Program Studi. S-1 Manajemen.

PENGANGGURAN, INFLASI & KEBIJAKAN PEMERINTAH

Pengantar Teori Ekonomi dan Moneter

Analisis dalam teori mikro ekonomi pada umumnya meliputi bagian-bagian kecil dari keseluruhan kegiatan perekonomian, mis. Kegiatan seorang konsumen,

TINJAUAN MATA KULIAH...

PENGERTIAN DASAR ILMU EKONOMI

Oleh: Hendry Wijaya, SE., M.Si.

Xpedia Ekonomi. Makroekonomi

PERKEMBANGAN ASUMSI DASAR EKONOMI MAKRO DAN REALISASI APBN SAMPAI DENGAN 31 AGUSTUS 2009

BAB I PENDAHULUAN. Pendahuluan. 1.1 Latar Belakang Masalah. Indonesia sebagai salah satu negara berkembang masih mengalami gejolak-gejolak

Bab I. Pemahaman Konsep Bisnis

Pengantar Ekonomi Makro. Oleh Ruly Wiliandri, SE., MM

I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Pengantar Ekonomi Mikro. Modul ke: 7FEB. Review Bab 1-6. Fakultas. Febrina Mahliza, SE, M.Si. Program Studi Manajemen

Pengantar Ekonomi Makro. Oleh Ruly Wiliandri, SE., MM

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang. Kebijakan fiskal merupakan salah satu kebijakan dalam mengatur kegiatan

VII. SIMPULAN DAN SARAN

Makro ekonomi adalah Makro artinya besar, analisis makro ekonomi merupakan analisis keseluruhan kegiatan perekonomian. Bersifat global dan tidak

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang. Dalam kegiatan perekonomian, dunia perbankan sangat dibutuhkan. Hal

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang. Permasalahan makro ekonomi yang begitu rumit menjadikan para pengambil

Wulansari Budiastuti, S.T., M.Si.

BAB I PENDAHULUAN. Pertumbuhan ekonomi merupakan suatu gambaran mengenai dampak

I. PENDAHULUAN. Kegiatan konsumsi telah melekat di sepanjang kehidupan sehari-hari manusia.

I. PENDAHULUAN. Krisis ekonomi yang terjadi pada tahun memberikan dampak pada

BAB V SIMPULAN, SARAN DAN IMPLIKASI KEBIJAKAN, KETERBATASAN PENELITIAN. menggunakan metode estimasi Metode Momen Umum ( Generalized

Andri Helmi M, SE., MM. Sistem Ekonomi Indonesia

BAB I PENDAHULUAN. fenomena yang relatif baru bagi perekonomian Indonesia. perekonomian suatu Negara. Pertumbuhan ekonomi juga diartikan sebagai

Kebijakan Moneter & Bank Sentral

BAB I PENDAHULUAN. mengatur masuk dan keluarnya perusahaan dari sebuah indutri, standar mutu

BAB I PENDAHULUAN. makro adalah pandangan bahwa sistem pasar bebas tidak dapat mewujudkan

KATA PENGANTAR. Tidak ada gading yang tak retak, kepada para pembaca kami mohon kritik dan saran yang membangun demi perbaikan buku ini kedepan.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

I. PENDAHULUAN. jasa. Oleh karena itu, sektor riil ini disebut juga dengan istilah pasar barang. Sisi

Pengantar Ekonomi Makro. Oleh Ruly Wiliandri, SE., MM

PERKEMBANGAN ASUMSI DASAR EKONOMI MAKRO DAN REALISASI APBN SEMESTER I 2009

ekonomi K-13 KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKAL K e l a s A. PENGERTIAN KEBIJAKAN MONETER Tujuan Pembelajaran

BAB II TINJAUAN TEORI. landasan teori yang digunakan dalam penelitian yaitu mengenai variabel-variabel

PERKEMBANGAN ASUMSI DASAR EKONOMI MAKRO DAN REALISASI APBN SAMPAI DENGAN 30 SEPTEMBER 2009

BAB I PENDAHULUAN. dilaksanakan antara lain melalui pendekatan jumlah uang yang beredar dan

SISTEM EKONOMI DAN KEBIJAKAN

PENGUKURAN INFLASI. Dalam menghitung Inflasi secara umum digunakan rumus: P P

08. Tabel biaya dan produksi suatu barang sebagai berikut : Jumlah produksi Biaya tetap Biaya variabel Biaya total 4000 unit 5000 unit 6000 unit

A. Indeks Harga dan Inflasi

BAB I PENDAHULUAN. oleh pemerintah bersama dengan kebijakan moneter dan sektoral. Kebijakan fiskal

MASALAH POKOK ILMU EKONOMI

Tugas Ekonomi Pengantar 2 (Drs. Ari Sudarman, M.Ec.) Makroekonomi (N. Gregory Mankiw) Priciples of Economics (Asian Edition) (N.

PENDAHULUAN. untuk menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan. menyalurkannya kembali kepada masyarakat dalam bentuk kredit atau bentuk

By : Agung Utama MENGUKUR PERMINTAAN PASAR

Kebijakan Moneter dan Fiskal

BIDANG STUDI : EKONOMI

BAB I PENDAHULUAN. Bank adalah sebagai perantara keuangan (Financial Intermediary)

Bank Umum dan Bank Sentral

SOAL APBN DAN PAJAK MONETER

SILABUS JURUSAN AKUNTANSI - PROGRAM STUDI S1 AKUNTANSI FAKUTAS EKONOMI UNIVERSITAS GUNADARMA

Gambaran Umum: Ekonomi, Uang, dan Bank

MODEL SEDERHANA PERMINTAAN AGREGAT PENAWARAN AGREGAT

Tabungan, Investasi dan Sistem Keuangan. Oleh Ruly Wiliandri, SE., MM

BAB I PENDAHULUAN. mengejar ketertinggalan pembangunan dari negara-negara maju, baik di kawasan

CROWDING OUT DI INDONESIA

ekonomi Kelas X BANK SENTRAL DAN OTORITAS JASA KEUANGAN KTSP & K-13 A. Pengertian Bank Sentral Tujuan Pembelajaran

SATUAN ACARA PERKULIAHAN. Ekonomi Makro dalam Perspektif Filsafat Ilmu.

PENJABARAN MATA KULIAH (COURSE OUTLINE)

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia selaku otoritas kebijakan moneter telah berupaya melakukan fungsi

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. 1. Pengertian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Pajak adalah iuran rakyat kepada kas negara berdasarkan undang-undang

SILABUS. Materi Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Waktu Bahan/ Pembelajaran

BAB I PENDAHULUAN. Asia Tenggara tahun 2008 sampai tahun 2010 kurang stabil (lihat tabel 1.1 dan

SILABUS PEMBELAJARAN

KEBIJAKAN FISKAL. Sayifullah, SE., M.Akt

ekonomi Kelas X KEBIJAKAN MONETER KTSP A. Kebijakan Moneter Tujuan Pembelajaran

ANALISIS TRIWULANAN: Perkembangan Moneter, Perbankan dan Sistem Pembayaran, Triwulan IV

BAB I PENDAHULUAN. saat ini. Sekalipun pengaruh aktifitas ekonomi Indonesia tidak besar terhadap

Transkripsi:

TUGAS KARYA ILMIAH LINGKUNGAN BISNIS YANG DISUSUN OLEH NAMA KELAS : MUHAMMAD AGUS NUROHMAN : D3 MI 2B NIM : 10.02.7768

LINGKUNGAN BISNIS Keberhasilan suatu perusahaan sebagian tergantung pada lingkungannya. Walaupun manajer suatu perusahaan tidak dapat mengendalikan lingkungan, tetapi mereka cenderung membuat keputusan bisnis yang menguntungkan lingkungan. Untuk melaksanakan ini perlu dimengerti bagaimana lingkungan bisnis mempengaruhi perusahaan. Perusahaan mudah terpengaruh oleh 3 (tiga) bagian yang berbeda dari lingkungan bisnis yaitu : LINGKUNGAN EKONOMI LINGKUNGAN INDUSTRI LINGKUNGAN GLOBAL 1. LINGKUNGAN EKONOMI Kondisi Ekonomi memberi refleksi tingkat produksi dan kosumsi Negara tertentu, area atau industry secara makro mempengaruhi Ekonomi suatu Negara dan secara mikro lebih difokuskan pada bisnis atau industry. Kondisi Ekonomi dapat mempengaruhi suatu penerimaan atau pengeluaran suatu bisnis, jadi dapat menpengaruhi nilai bisnis tersebut. A. FAKTOR EKONOMI YANG DAPAT MEMPENGARUHI KINERJA BISNIS 1. PERTUMBUHAN EKONOMI Yaitu perubahan dalam tingkat umum dari aktifitas Ekonomi. Indikator pertumbuhan Ekonomi adalah Tingkat total produksi barang/jasa Jumlah total pengeluaran (agregat) Tingkat pengangguran (natural, musiman, siklis dan structural)

2. INFLASI Adalah peningkatan tingkat harga umum dari barang dan jasa dalam periode waktu tertentu. Inflasi mempengaruhi biaya perusahaan, karena naiknya biaya barang pasokan dan bahan baku serta mempengaruhi gajih/upah. 3. TINGKAT SUKU BUNGA Merupakan biaya ataspengadaan dana pinjaman. Pergerakan tingkat suku bunga mempengaruhi biaya bunga serta tingkat suku bunga mempengaruhi biaya bunga serta berdampak pada perusahaan. B. PENENTUAN HARGA PASAR Kinerja perusahaan dipengaruhi oleh perubahan harga yang ditentukan untuk priduk ( yang mempengaruhi penerimaan ) dan harga yang harus dibayar untuk harga pasokan dan bahan baku ( yang mempengaruhi biaya operasional ) harga produk dan harga pasokan tergantung pada kondisi permintaan dan penawaran. INTERAKSI PERMINTAAN DAN PENAWARAN Surplus kuantitas : Situasi dimana kuantitas penawaran oleh perusahaan melebihi kuantitas yang diminta oleh pelanggan. Minus kuantitas : Situasi dimana kuantitas yang ditawarkan oleh perusahaan lebih sedikit dari pada kuantitas yang diminta pelanggan.

PENGARUH PERMINTAAN PADA KONDISI EKONOMI Pemerintah dapat mempengaruhi bisnis dengan menerapkan peraturan atau dengan membuat kebijakan yang mempengaruhi kondisi ekonomi, yaitu kebijakan moneter dan kebijakan fiskal. 1. Kebijakan moneter Kebijakan moneter oleh pemerintah (Bank sentral) dapet mempengaruhi tingkat suku bunga (poliatik diskonto) yang mempengaruhi : Biaya produksi (apa bila modal biaya dibiayai dengan modal pinjaman) sehingga harga perubah naik atau turun yang akan mempengaruhi harga pasar yang pada gilirannya akan berpengaruh terhadap tingkat permintaan dan penawaran. Apabila konsumen mempergunakan dana pinjam untuk pembalian maka perubahan suku bunga akan mempengaruhi tingkat permintaan. 2. Kebijakan fiscal Kebijakan fiskal terhadap tingkat pajak pribadi, dapat mempengaruhi perilaku pengeluaran konsumen. Demikian juga terhadap pajak korporasi yang mempengaruhi pendapatan. Kebijakan pajak cukai terhadap barang tertentu akan mempangaruhi biaya produksi yang akan dibebankan kedalam harga produk. Kebijakan fiskal akan mempengaruhi penerimaan nagara, yang apabila lebih kecil daripada pengeluaran akan terjadi deficit anggaran belanja.

Daftar pustaka: I. Lingkungan Ekonomi A. Faktor ekonomi yang dapat mempengaruhi kinerja bisnis 1. Pertumbuhan ekonomi 2. Inflasi 3. Tingkat Suku Bunga B. Penetuan Harga Pasar 1. Interaksi Permintaan dan Penawaran 2. Pengaruh Permintaan pada kondisi ekonomi a. Kebijakan Moneter b. Kebijakan http://repository.binus.ac.id/content/f0552/f055281695.ppt