Hastina Zulkarnain Me,

dokumen-dokumen yang mirip
PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 21/PRT/M/2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIT PELAKSANA TEKNIS KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM

MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA

ORGANISASI DAN TATA KERJA DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 12/PRT/M/2006. TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA BALAI BESAR WILAYAH SUNGAI. MENTERI PEKERJAAN UMUM,

IV. GAMBARAN UMUM. mempergunakan pendekatan one river basin, one plan, and one integrated

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK

SALINAN. Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 114, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5887);

BUPATI KAPUAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN BUPATI KAPUAS NOMOR 44 TAHUN 2016 TENTANG

BAB III PROFIL PERUSAHAAN

PEMERINTAH ACEH PERATURAN BUPATI SIMEULUE NOMOR 30 TAHUN 2015 TENTANG

GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH

MENTERI PEKERJAAN UMUM REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 23/PRT/M/2008 TENTANG

BAB III TUGAS DAN FUNGSI BALAI WILAYAH SUNGAI NUSA TENGGARA II

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

-1- GUBERNUR ACEH PERATURAN GUBERNUR ACEH NOMOR 109 TAHUN 2016 TENTANG

BUPATI CILACAP PROVINSI JAWA TENGAH

BAB II GAMBARAN UMUM SKPD DINAS BINA MARGA DAN PENGAIRAN KOTA BOGOR

BAB I PENDAHULUAN LATAR BELAKANG

PROFIL DINAS PEKERJAAN UMUM PENGAIRAN KABUPATEN SUMENEP TAHUN 2010

BUPATI BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI BLITAR NOMOR 57 TAHUN 2016 TENTANG

BUPATI BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI BANDUNG NOMOR 76 TAHUN 2016 TENTANG

TUGAS POKOK, FUNGSI DAN STRUKTUR DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KAB. LOMBOK BARAT TAHUN 2017

- 2 - MEMUTUSKAN: BAB I KEDUDUKAN, TUGAS DAN FUNGSI, DAN SUSUNAN ORGANISASI. Bagian Kesatu Kedudukan, Tugas dan Fungsi. Pasal 1

GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 89 TAHUN 2008

IV. GAMBARAN UMUM. kecamatan dan 84 kelurahan menjadi 13 kecamatan dan 98 kelurahan.

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KLATEN,

PROFIL DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN KABUPATEN LAHAT

GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 84 TAHUN 2016 TENTANG

ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA MALANG,

ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM

BUPATI LUMAJANG PROVINSI JAWA TIMUR

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

BUPATI CIAMIS PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI CIAMIS NOMOR 42 TAHUN 2016 TENTANG

BUPATI SUMEDANG PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI SUMEDANG NOMOR 7 TAHUN 2017 TENTANG

PERSIAPAN BERLAKUNYA UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2014 TENTANG PEMERINTAH DAERAH

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. satu Balai yang dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor:

BERITA DAERAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL ( Berita Resmi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul ) Nomor : 62 Tahun : 2016

BUPATI LUMAJANG PROVINSI JAWA TIMUR

BUPATI GRESIK PROVINSI JAWA TIMUR

PERATURAN DAERAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN DAERAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT NOMOR 6 TAHUN 2008

BUPATI PURBALINGGA PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI PURBALINGGA NOMOR 80 TAHUN 2016

PERATURAN BUPATI SUMBAWA NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN SUMBAWA.

SALINAN. Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 114, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5887);

WALIKOTA PROBOLINGGO PROVINSI JAWA TIMUR

PERATURAN DAERAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN DAERAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT NOMOR 6 TAHUN 2008

DAFTAR INFORMASI PUBLIK

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP)

-1- BUPATI BANYUWANGI PERATURAN BUPATI BANYUWANGI

Dengan Memanjatkan Puji dan Syukur Kehadirat Tuhan

BUPATI WONOSOBO PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI WONOSOBO NOMOR 39 TAHUN 2016 TENTANG

PERATURAN GUBERNUR RIAU NOMOR 84 TAHUN 2016 TENTANG

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KLATEN,

BUPATI GRESIK PROVINSI JAWA TIMUR

BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM REPUBLIK INDONESIA PERATURAN BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2013 TENTANG

WALIKOTA TASIKMALAYA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA,

BUPATI SANGGAU PROVINSI KALIMANTAN BARAT

INDIKATOR KINERJA UTAMA DINAS KEHUTANAN PROVINSI LAMPUNG TAHUN

PERATURAN BUPATI GARUT NOMOR 541 TAHUN 2012 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN TATA KERJA DINAS SUMBER DAYA AIR DAN PERTAMBANGAN KABUPATEN GARUT

WALIKOTA PASURUAN SALINAN PERATURAN WALIKOTA NOMOR 59 TAHUN 2011 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

2 Memperhatikan: 2. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 166, Tambahan Le

BUPATI WONOSOBO PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI WONOSOBO NOMOR 68 TAHUN 2016 TENTANG

2.1 Tugas Pokok, Fungsi dan Struktur Organisasi SKPD

PERATURAN GUBERNUR RIAU NOMOR : 36 TAHUN 2009 TENTANG URAIAN TUGAS DINAS PEKERJAAN UMUM PROVINSI RIAU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR RIAU

BUPATI PURWOREJO PERATURAN BUPATI PURWOREJO NOMOR : 89 TAHUN 2013 TENTANG

BUPATI SITUBONDO PERATURAN BUPATI SITUBONDO NOMOR 42 TAHUN 2008 TENTANG URAIAN TUGAS DAN FUNGSI DINAS CIPTA KARYA KABUPATEN SITUBONDO

GUBERNUR KALIMANTAN UTARA

BUPATI WONOSOBO PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI WONOSOBO NOMOR 43 TAHUN 2016 TENTANG

DINAS SUMBER DAYA AIR DAN PERMUKIMAN PROVINSI BANTEN 1. INFORMASI TENTANG PROFIL BADAN PUBLIK

ALUR KARIR PNS DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA BEKASI

2016, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembar

BUPATI SITUBONDO PERATURAN BUPATI SITUBONDO NOMOR 53 TAHUN 2008 TENTANG

2017, No dalam rangka Penyelenggaraan Dekonsentrasi Tahun Anggaran 2018; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan

BUPATI KAPUAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN BUPATI KAPUAS NOMOR 42 TAHUN 2016 TENTANG

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. merupakan unsur pelaksana urusan pemerintahan wajib di bidang pekerjaan. 3. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan

PEMERINTAH KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA SEKRETARIAT INSPEKTORAT JENDERAL TAHUN 2016

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BUPATI KEBUMEN PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI KEBUMEN NOMOR 67 TAHUN 2016 TENTANG

PEMERINTAH KOTA PANGKALPINANG

BAB I PENDAHULUAN. DINAS KEHUTANAN Bagian Pertama TUGAS, FUNGSI DAN SUSUNAN ORGANISASI Pasal 1

BUPATI BENGKULU UTARA PROVINSI BENGKULU

WALIKOTA BANJAR PERATURAN WALIKOTA BANJAR NOMOR 5 TAHUN 2013 TENTANG

RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DINAS PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR KABUPATEN PESISIR SELATAN TAHUN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR BALI,

PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR NOMOR 06 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK TAHUN ANGGARAN 2018 NOMOR : SP DIPA /2018

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2004 TENTANG SUMBER DAYA AIR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

BUPATI SUKAMARA PERATURAN BUPATI SUKAMARA NOMOR 20 TAHUN 2008 T E N T A N G RINCIAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN SUKAMARA

BUPATI GROBOGAN PROVINSI JAWA TENGAH

*14730 UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA (UU) NOMOR 7 TAHUN 2004 (7/2004) TENTANG SUMBER DAYA AIR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

LAPORAN RIVER BASIN ORGANIZATION BALAI WILAYAH SUNGAI SUMATERA VII

PEMERINTAH KABUPATEN MUKOMUKO

WALIKOTA PAREPARE PERATURAN WALIKOTA PAREPARE NOMOR 14 TAHUN 2011 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN RINCIAN TUGAS DINAS PEKERJAAN UMUM

BUPATI SUMBAWA PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN BUPATI SUMBAWA NOMOR 70 TAHUN 2016

Transkripsi:

Balai Wilayah Memori Tugas KEPALA BALAI WILAYAH SUNGAI SUMATERA VII Masa Bakti Januari 2011-April 2016 Hastina Zulkarnain Me, NIP. 195807171987031013 1

Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Visi Terwujudnya kemanfaatan sumber daya air yang berkelanjutan Misi - Menjaga kelestarian sumber daya air - Meningkatkan pendayagunaan sumber daya air - Mengendalikan daya rusak air

Kata Pengantar Penugasan saya di Provinsi Bengkulu sebagai Kepala dimulai pada bulan Januari 2011, berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum nomor 07/KPTS/M/2011, tanggal 14 Januari 2011, dan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat nomor 370/KPTS/M/2015, dan mengakhiri tugas bulan April 2016 sesuai Surat Perintah Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat nomor 77/SPRIN/D/2016, tanggal 2 Mei 2016. Dengan mengucap syukur ke khadirat Allah SWT, buku Memori Tugas ini selesai saya susun dengan maksud membantu pejabat baru mengenal institusi lebih awal. Substansi yang disajikan tidak secara detail dari seluruh kegiatan, karena hal tersebut telah terakomodir dalam laporan masing-masing kegiatan. Penyajian lebih kepada gambaran makro beberapa kegiatan tugas umum pemerintahan dan tugas pembangunan yang telah dilaksanakan dalam kurun waktu Januari 2011 s/d April 2016. Semoga buku ini dapat memberi manfaat guna menyusun program kerja ke depan dalam rangka mewujudkan kemanfaatan sumber daya air yang berkelanjutan. Saya menyampaikan permohonan maaf apabila dalam menghantarkan institusi menuju kinerja terbaik masih terdapat kekurangannya. Juga dalam pergaulan terdapat tutur kata dan perbuatan yang salah, mohon dimaafkan. Pada kesempatan ini saya pun mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atas kepercayaan dan bimbingan yang diberikan selama ini, juga kepada pimpinan Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota/instansi terkait di Provinsi Bengkulu atas kerjasama yang baik. Teristimewa tentu saja terima kasih kepada seluruh pegawai lingkup Balai Wilayah Sungai Sumatera VII, yang melalui tugas dan tanggungjawabnya masing-masing selalu memberi dukungan penuh selama masa penugasan saya lima tahun dan empat bulan. Akhirnya, kepada pejabat yang baru saya ucapkan selamat bekerja. Semoga sukses, dan selalu dalam perlindungan Tuhan Yang Maha Kuasa. Aamiin. Bengkulu, 29 April 2016. Hastina Zulkarnain, ME NIP: 195807171987031013

Daftar Isi KATA Pengantar 3 Daftar Isi 4 Bagian I: Profil Balai Wilayah Sungai Sumatera VII Informasi Umum 8 Sekilas Tentang Balai Wilayah Sungai Sumatera VII 10 Jejak Langkah 12 Mereka yang Pernah Menjabat Kepala 14 Maksud dan Tujuan Pendirian 16 Sekilas Provinsi Bengkulu 18 Wilayah Sungai Lingkup Kerja 20 Struktur Organisasi dan Pembagian Wewenang 24 Kedudukan, Tugas, fungsi dan Tipologi 27 Profil Pejabat Struktural 30 Profil Pejabat Fungsional Tertentu 34 Sumber Daya Manusia 38 Penghargaan dan Sertifikasi 43 Pembangunan bangunan pengaman pantai untuk Pantai Panjang, Kota Bengkulu

Bagian II: Pencapaian SASARAN KERJA 2011-2015 Peristiwa Penting 50 Penganggaran dan Progres Fisik 54 Satuan Kerja 60 Pembangunan dan Renovasi Kantor dan Mess 61 Wilayah Sungai lingkup kerja BWS Sumatera VII 62 Potensi Daerah Irigasi 64 P4-ISDA-IK 66 Pembangunan Infrastruktur Air Baku 67 Unit Layanan Pengadaan (ULP) 68 Pembatalan Undang-Undang No. 7 tentang Sumber Daya Air 69 Barang Milik Negara 72 Kepegawaian 74 Penyidik Pegawai Negeri Sipil 75 Perizinan Penggunaan Sumber Daya Air 76 Program dan Paket Kegiatan 78 Pictorial Program dan Paket Kegiatan 94

Blok beton pengaman pantai kawasan wisata Tapak Padri Kota Bengkulu. Selesai dikerjakan tahun 2012.

PROFIL BALAI WILAYAH SUNGAI SUMATERA VII Informasi Umum Sekilas Tentang Balai Wilayah Sungai Sumatera VII Jejak Langkah Mereka yang Pernah Menjabat Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera VII Maksud dan Tujuan Pendirian Sekilas Provinsi Bengkulu Wilayah Sungai Lingkup Kerja Struktur Organisasi dan Pembagian Wewenang Kedudukan, Tugas, fungsi dan Tipologi Balai Wilayah Sungai Sumatera VII Profil Pejabat Struktural Profil Pejabat Fungsional Tertentu Sumber Daya Manusia Penghargaan dan Sertifikasi

Nama Tipe Balai Wilayah Sungai : : Tipe A Tanggal Pendirian : 17 Juli 2006 Dasar Hukum : Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (d/h Menteri Pekerjaan Umum) No. 13/PRT/M/2006 tanggal 17 Juli 2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Wilayah Sungai; dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 34/PRT/M/2015 tanggal 1 Juli 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Maksud dan Tujuan Pendirian : Melaksanakan pengelolaan sumber daya air di wilayah sungai yang meliputi perencanaan, pelaksanaan konstruksi, operasi dan pemeliharaan dalam rangka konservasi dan pendayagunaan sumber daya air dan pengendalian daya rusak air pada sungai, danau, waduk, bendungan dan tampungan air lainnya, irigasi, air tanah, air baku, rawa, tambak dan pantai. Wilayah Operasi Alamat Kantor Kontak Wilayah Sungai Lintas Provinsi Bengkulu, meliputi: Sungai Teramang Muar (Kode WS 01.35.A2) dengan lintas Provinsi Bengkulu- Jambi; dan Nasal-Padang Guci (Kode WS 01.39.A2) dengan lintas Provinsi Bengkulu- Sumatera Selatan-Lampung. Jl. Batanghari No.25 Ratu Agung, Kota Bengkulu Bengkulu 38223, Indonesia Telp/ Faks: +62 736 341405 Surel: bwss.vii@gmail.com Subbagian Tata Usaha Deky Agusprawira +62812 735 4499 Dwi Marlina +62852 6895 4952 Tim SISDA Faris Iqbal Tawakal +62853 5756 7805 Wulandari Eka Prasetyati +62899 273 7931 Hardian Bayu Saputra +62853 6681 0055

Sekilas Tentang Awal dibentuknya Balai Besar/Balai Wilayah Sungai Balai Wilayah Sungai di Indonesia terbentuk pada tahun 2006, sejalan dengan diterapkannya otonomi daerah di tahun 2001 yang membagi tugas, wewenang dan kekuasaan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 11A/PRT/M/2006 tanggal 26 Juni 2006 tentang Kriteria dan Penetapan Wilayah Sungai, pengelolaan wilayah sungai terbagi atas wilayah sungai lintas negara; wilayah sungai lintas provinsi; wilayah sungai strategis nasional; wilayah sungai lintas kabupaten/kota; dan wilayah sungai dalam 1 (satu) kabupaten/kota. Pembagian ini secara nyata memberikan batasan atas pengelolaan wilayah sungai oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota., disebut sebagai BWS Sumatera VII, dibentuk melalui diterbitkannya Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 13/PRT/M/2006 tanggal 17 Juli 2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Wilayah Sungai, yang kemudian mengalami perubahan peraturan melalui diterbitkannya Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 26/PRT/M/2006 tanggal 9 November 2006. Pada tabel Lampiran 1 dalam peraturan tersebut, diuraikan tipe balai dari BWS Sumatera VII, lokasi provinsi, dan wilayah sungai sebagai Wilayah Kerja dari masing-masing BWS. Peraturan Menteri ini menyebutkan Wilayah Kerja BWS Sumatera VII terdiri dari Wilayah Sungai Air Majunto dan Wilayah Sungai Sebelat. Disahkannya Keputusan Presiden No. 12 Tahun 2012 tentang Penetapan Wilayah Sungai mengubah Wilayah Sungai yang menjadi tanggung jawab BWS Sumatera VII. Pada Lampiran I.2, disebutkan bahwa Wilayah Sungai Lintas Provinsi yang melintasi Provinsi Bengkulu adalah Wilayah Sungai Teramang Muar (kode WS 01.35.A2) dengan lintasan Provinsi Bengkulu-Jambi; dan Nasal-Padang Guci (kode WS 01.39.A2) dengan lintas Provinsi Bengkulu- Sumatera Selatan-Lampung. Dengan demikian, kedua Wilayah Sungai ini menjadi tanggung jawab BWS Sumatera VII dengan pola pengelolaan yang telah diatur dalam Keputusan Menteri Pekerjaan Umum No. 404/KPTS/M/2012 tanggal 4 Desember 2012 tentang Pola Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Nasal Padang Guci dan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum No. 405/KPTS/M/2012 tanggal 6 Desember 2012 tentang Pola Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Teramang Muar. Keputusan Presiden No. 12 Tahun 2012 tersebut kemudian diubah melalui Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 04/ PRT/M/2015 tanggal 24 Maret 2015 tentang Kriteria dan Penetapan Wilayah Sungai. Pada tingkat organisasi, struktur organisasi BWS Sumatera VII mengalami perubahan pasca 10

ditetapkannya Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 34/PRT/M/2015 tanggal 1 Juli 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Melalui peraturan ini, BWS Sumatera VII mengupayakan pengelolaan Sumber Daya Air yang optimal di Provinsi Bengkulu, khususnya pada Wilayah Sungai Teramang Muar dan Nasal-Padang Guci yang menjadi tanggung jawabnya. Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Pasar Ipuh, Kabupaten Mukomuko 11

Jejak Langkah 2011 14 Januari, pergantian Kepala, dari Muhammad Zakarijah kepada Hastina Zulkarnain. April, dimulainya pembangunan gedung kantor BWS Sumatera VII tahap pertama. Perubahan nomenklatur dalam struktur organisasi BWS Sumatera VII, menjadi Kepala Subbagian Tata Usaha, Kepala Seksi Program dan Perencanaan Umum, Kepala Seksi Pelaksanaan, dan Kepala Seksi Operasi dan Pemeliharaan. April 2016, berakhir penugasan sebagai Kepala Balai wilayah Sungai Sumatera VII 2016 Terbentuknya Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (OP SDA) Sumatera VII. Februari, di Surabaya, Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) BWS Sumatera VII TA 2014 dinyatakan sebagai peringkat II terbaik (Terbaik I adalah BBWS Cimanuk Cisanggarung). 2015 12

2012 Terbitnya Keputusan Presiden RI No. 12 Tahun 2012 tentang Penetapan Wilayah Sungai. Untuk Bengkulu terdapat 2 Wilayah Sungai (WS) Lintas Provinsi, 2 WS Lintas Kabupaten/Kota, dan 1 WS Utuh Kabupaten. Penghargaan Terbaik I Balai Wilayah Sungai Progres Pekerjaan Terbaik di Bidang Sumber Daya Air (Triwulan IV Tahun 2012). September, pembangunan gedung kantor BWS Sumatera VII selesai dilaksanakan: I. Rehabilitasi bangunan lama 555 m2. II. Pembangunan baru seluas 2.961 m2, terdiri dari: Gedung bertingkat 2.241 m2. Bangunan mushola, kantin dan pos jaga seluas 165 m2. 2013 2014 25 April, peresmian gedung kantor BWS Sumatera VII dan mushola As Salam oleh Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum, Bapak Dr. Ir. Mohammad Hasan, Dipl.HE. April, dimulainya renovasi Mess PU dan rumah dinas Kepala BWS Sumatera VII. 5 November, di Batam, Unit Hidrologi dan Kualitas Air memperoleh Sertifikasi Quality Management System ISO 9001 : 2008. 13

Mereka yang Pernah Menjabat Kepala Arung Samudro Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera VII yang pertama. Masa tugas Januari 2007 sampai dengan 27 Januari 2008. M. Rusdy HM Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera VII yang kedua. Masa tugas 28 Januari 2008 sampai dengan 15 Januari 2009. 14

Ali Musri Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera VII yang ketiga. Masa tugas 16 Januari 2009 sampai dengan 16 Juli 2009. Muhammad Zakarijah Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera VII yang keempat. Masa tugas 17 Juli 2009 sampai dengan 14 Januari 2011. 15

Maksud dan Tujuan Pendirian Sesuai Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 34/PRT/M/2015 tanggal 1 Juli 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, BWS Sumatera VII memiliki tugas melaksanakan pengelolaan sumber daya air di Wilayah Sungai Teramang Muar dan Wilayah Sungai Nasal-Padang Guci yang meliputi perencanaan, pelaksanaan konstruksi, operasi dan pemeliharaan dalam rangka konservasi dan pendayagunaan sumber daya air dan pengendalian daya rusak air pada sungai, danau, waduk, bendungan dan tampungan air lainnya, irigasi, air tanah, air baku, rawa, tambak dan pantai. Peraturan tersebut juga menyebutkan bahwa BWS Sumatera VII memiliki fungsi sebagai berikut: a. penyusunan pola dan rencana pengelolaan sumber daya air pada wilayah sungai; b. penyusunan rencana dan program, studi kelayakan dan perencanaan teknis/desain pengembangan sumber daya air; c. persiapan penyusunan rencana dan dokumen pengadaan barang dan jasa; d. pelaksanaan pengadaan barang dan jasa serta penetapan pemenang selaku Unit Layanan Pengadaan (ULP); e. pengendalian dan pengawasan konstruksi pelaksanaan pembangunan sumber daya air; f. penyusunan rencana dan pelaksanaan pengelolaan kawasan lindung sumber daya air pada wilayah sungai; Bangunan Pengaman Pantai, Pantai Panjang, Kota Bengkulu 16

g. pengelolaan sumber daya air yang meliputi konservasi dan pendayagunaan sumber daya air serta pengendalian daya rusak air pada wilayah sungai; h. pengelolaan sistem hidrologi; i. pengelolaan sistem informasi sumber daya air; j. pelaksanaan operasi dan pemeliharaan sumber daya air pada wilayah sungai; k. pelaksanaan bimbingan teknis pengelolaan sumber daya air yang menjadi kewenangan provinsi dan kabupaten/kota; l. penyiapan rekomendasi teknis dalam pemberian izin atas penyediaan, peruntukan, penggunaan dan pengusahaan sumber daya air pada wilayah sungai; m. fasilitasi kegiatan Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air pada wilayah sungai; n. pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya air; o. pelaksanaan penyusunan laporan akuntansi keuangan dan akuntansi barang milik negara selaku Unit Akuntansi Wilayah; p. pelaksanaan pemungutan, penerimaan dan penggunaan Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan q. pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga balai serta koordinasi dengan instansi terkait. 17

Sekilas Provinsi Bengkulu Geografi dan Iklim Provinsi Bengkulu terletak di sebelah barat pegunungan Bukit Barisan (2 16-3 31 LS dan 101 01-103 41 BT), dengan luas wilayah 1.991.933 hektar atau 19.919,33 km2. Secara geografis, letak Provinsi Bengkulu, di sebelah utara berbatasan dengan Provinsi Sumatera Barat, si sebelah selatan dengan Provinsi Lampung, di sebelah barat dengan Samudera Indonesia, dan di sebelah Timur berbatasan dengan Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan. Di bagian timurnya merupakan hamparan yang berbukit-bukit dengan dataran tinggi yang subur, sedangkan di bagian baratnya yang bersentuhan langsung dengan Samudera Indonesia pada garis pantai sepanjang 525 kilometer merupakan dataran rendah yang relatif sempit memanjang dari utara ke selatan diselingi daerah yang bergelombang. Musim yang terjadi di Provinsi Bengkulu sebagaimana di wilayah Indonesia lainnya dikenal 2 (dua) musim, yakni musim hujan yang terjadi di bulan Desember Maret, dan musim kemarau pada bulan Juni September. Sementara bulan April Mei dan Oktober November merupakan masa peralihan atau pancaroba. Pemerintah Daerah dan Koordinasi Pemerintahan di Provinsi Bengkulu terdiri dari Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi, 9 (sembilan) Pemda Kabupaten, dan 1 (satu) Pemda Kota, dengan total 127 Kecamatan dan 1.524 Desa/Kelurahan. Dari jumlah keseluruhan Desa/Kelurahan yang ada, sebanyak 675 Desa/Kelurahan di antaranya atau 44,30% merupakan desa tertinggal. Jumlah penduduk tahun 2014 tercatat 1.844.788 jiwa, kepadatan penduduk rata-rata 92 jiwa per km2. (Sumber: BPS, Bengkulu dalam Angka 2015). Koordinasi BWS Sumatera VII dengan Pemda Provinsi/Kabupaten/Kota maupun dengan Badan Legislatif/DPRD telah dijalin melalui rapat-rapat yang diselenggarakan Pemda (Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten/Provinsi, pertemuan pra Konreg, Rapat Triwulanan), dan pendampingan kunjungan kerja anggota DPRD waktu-waktu tertentu ke Ditjen SDA di Jakarta, maupun ke lokasi pekerjaan. Juga pendampingan kunjungan kerja anggota DPR RI ke Provinsi Bengkulu. 18 Rumah kediaman Soekarno pada saat pengasingan di Bengkulu tahun 1938-1942.

Amorphophallus Titanum, atau yang biasa dikenal dengan nama Bunga Bangkai merupakan bunga majemuk terbesar di dunia yang ditemukan pertama kali di Kepahiang dan Rejang Lebong, Bengkulu tahun 1878. Rafflesia Arnoldii merupakan padma raksasa yang sering ditemui di Taman Nasional Kerinci Seblat, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Pusat Pelatihan Gajah Seblat di Kabupaten Bengkulu Utara, dan Padang Guci Kabupaten Kaur, Bengkulu. 19

Wilayah SUNGAI LINGKUP Kerja Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 04/PRT/M/2015 Tanggal 18 Maret 2015 tentang Kriteria dan Penetapan Wilayah Sungai, terdapat 5 (lima) wilayah sungai (WS) di Provinsi Bengkulu, yaitu: 1. 2 (dua) WS Lintas Provinsi: - WS Teramang Muar (Provinsi Bengkulu dan Jambi); - WS Nasal Padang Guci (Provinsi Bengkulu, Sumatera Selatan dan Lampung). 2. 2 (dua) WS Lintas Kabupaten/Kota: - WS Sebelat Ketahun Lais (Kab. Bengkulu Utara, Lebong dan Rejang Lebong); - WS Bengkulu Alas Talo (Kota Bengkulu dan Kabupaten Seluma). 3. 1(satu) WS Utuh Kabupaten/Kota: Catatan, 1/satu WS Lintas Provinsi, yakni WS Musi Sugihan Banyuasin (Provinsi Bengkulu dan Sumatera Selatan) pengelolaan sumber daya airnya dilaksanakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII (Sumatera Selatan, Palembang). Pola Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Lintas Provinsi telah ditetapkan dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum, yakni No. 404/KPTS/M/2012 Tanggal 4 Desember 2012 untuk Pola PSDA WS Nasal Padang Guci, dan No. 405/ KPTS/M/2012 Tanggal 6 Desember 2012 untuk Pola PSDA WS Teramang Muar. Dokumen Rencana Pengelolaan SDA untuk 2 (dua) WS Lintas Provinsi tersebut di atas saat ini tengah dalam proses perbaikan/penyempurnaan setelah melalui tahapan paparan di tingkat Ditjen SDA pada tanggal 16 Maret 2016. - WS Enggano (Kabupaten Bengkulu Utara). 20

Wilayah Sungai di Provinsi Bengkulu WS Teramang-Muar WS Nasal padang guci ibukota provinsi ibukota Kabupaten Batas Provinsi Batas Kabupaten Batas kelompok pulau dalam ws Batas Das Garis Pantai Sungai Waduk/danau 21 21

Wilayah SUNGAI LINGKUP Kerja 001 004 002 003 010 006 005 008 007 009 011 013 012 014 015 Dalam Wilayah Sungai Teramang Muar, terdapat 15 Daerah Aliran Sungai (DAS), yaitu DAS Manjunto, DAS Slagan, DAS Lagan, DAS Dikit, DAS Pelatun Gedang, DAS Bakal Kecil, DAS Bantal, DAS Bakal Gedang, DAS Pinang, DAS Seblat, DAS Teramang, DAS Retak, DAS Muar, DAS Buluh dan DAS Rami ibukota provinsi ibukota Kabupaten Batas Provinsi Batas Kabupaten Batas kelompok pulau dalam ws Batas Das Garis Pantai Sungai Waduk/danau Nama DAS: 001 DAS Majunto 002 DAS Slagan 003 DAS Lagan 004 DAS Dikit 005 DAS Pelatun Gedang 006 DAS Bakal Kecil 007 DAS Bantal 008 DAS Bakal Gedang 009 DAS Pinang 010 DAS Sebiat 011 DAS Teramang 012 DAS Retak 013 DAS Muar 014 DAS Buluh 015 DAS Rami 22

003 002 001 004 005 008 006 010 007 011 009 016 012 013 015 018 014 017 019 Nama DAS: 001 DAS Selali 002 DAS Pino 003 DAS Manna 004 DAS Bengkenang 005 DAS Kedurang 006 DAS Selau 007 DAS Padang Guci 008 DAS Kelam 009 DAS Kinal 010 DAS Luas 011 DAS Tetap 012 DAS Sambat 013 DAS Numan 014 DAS Hawang 015 DAS Nasal 016 DAS Kolek 017 DAS Manual 018 DAS Anak Selak Sementara dalam Wilayah Sungai Nasal-Padang Guci, terdapat 19 Daerah Aliran Sungai (DAS), yaitu DAS Selali, DAS Pino, DAS Manna, DAS Bengkenang, DAS Kedurang, DAS Mertam, DAS Sulau, DAS Padang Guci, DAS Kelam, DAS Kinal, DAS Luas, DAS Tetap, DAS Sambat, DAS Numan, DAS Hawang, DAS Nasal, DAS Kolek, DAS Manula, dan DAS Anak Selanak. ibukota provinsi ibukota Kabupaten Batas Provinsi Batas Kabupaten Batas kelompok pulau dalam ws Batas Das Garis Pantai Sungai Waduk/danau 23 23

STRUKTUR ORGANISASI DAN PEMBAGIAN WEWENANG BWS Sumatera VII didirikan sebagai Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, sesuai Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 34/PRT/M/2015 tanggal 1 Juli 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. BWS Sumatera VII termasuk dalam BWS tipe A. Oleh karena itu, susunan organisasi BWS Sumatera VII terdiri dari Subbagian Tata Usaha, Seksi Program dan Perencanaan Umum, Seksi Pelaksanaan, Seksi Operasi dan Pemeliharaan, dan Kelompok Jabatan Fungsional. Struktur organisasi BWS Sumatera VII dapat dilihat di bawah ini. Pembantu atasan langsung ka balai/ ka satker/ka snvt (Eselon II Terkait) Sekretaris Ditjen SDA Direktur Pengembangan Jaringan SDA Direktur Irigasi dan Rawa Direktur Sungai dan Pantai Direktur Bina Operasi dan Pemeliharaan SDA Direktur Bina Penatagunaan SDA Kepala Pusat Air Tanah dan Air Baku Kepala Pusat Bendungan KEPALA seksi program dan perencanaan Umum KEPALA seksi pelaksanaan Kepala satker bws sumatera vii kepala snvt pjsa sumatera vii provinsi bengkulu Pejabat Yang Melakukan Pengujian dan Perintah Membayar Bendahara Pengeluaran Pejabat Yang Melakukan Pengujian dan Perintah Membayar Bendahara Pengeluaran PPK Ketatalaksanaan PPK Sungai dan Pantai I PPK Perencanaan dan Program PPK Sungai dan Pantai II PPK Danau, Situ dan Embung 24

Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kepala balai wilayah sungai sumatera vii Kepala dinas pekerjaan Umum provinsi bengkulu KE[ALA sub bagian tata usaha KEPALA seksi operasi dan pemeliharaan kepala snvt pjpa sumatera vii provinsi bengkulu Kepala satker OP SDA sumatera vii Pejabat Yang Melakukan Pengujian dan Perintah Membayar Bendahara Pengeluaran Pejabat Yang Melakukan Pengujian dan Perintah Membayar Bendahara Pengeluaran PPK Irigasi dan Rawa I PPK OP SDA I PPK Irigasi dan Rawa II PPK OP SDA II PPK Irigasi dan Rawa III PPK OP SDA III PPK Air Tanah dan Air Baku Jabatan Fungsional 25

Muara Sungai Air Manna di Kabupaten Bengkulu Selatan sering tertutup sedimen pasir. Ratusan perahu nelayan alami kesulitan untuk keluar-masuk melaut. SID Bangunan Pengendali Sedimen di Muara Sungai Air Manna telah dilakukan tahun 2015 untuk bahan diskusi teknis dengan Direktorat Sungai dan Pantai Jaringan Pipa Transmisi Air Baku IKK Sindang Kelingi-Biduriang-Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong. Dibangun tahun 2011. Diameter pipa 350 mm, debit 50 liter (garis miring) detik.jpg Alat angkut Dumptruck 1 unit dan Exavator Amphibious 2 Unit Hibah atau bantuan dari Direktorat Operasi dan Pemeliharaan Ditjen SDA, diterima Maret-April 2016 26

STRUKTUR ORGANISASI DAN PEMBAGIAN WEWENANG Kedudukan, Tugas, fungsi dan Tipologi Dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat nomor 34/PRT/ M/2015, tanggal Dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat nomor 34/PRT/ M/2015, tanggal 1 Juli 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, kedudukan, tugas, fungsi dan Tipologi diatur sebagai berikut: 1. berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Sumber Daya Air melalui Direktur terkait. 2. Balai dipimpin oleh seorang Kepala mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan sumber daya air di wilayah sungai yang meliputi perencanaan, pelaksanaan konstruksi, operasi dan pemeliharaan dalam rangka konservasi sumber daya air, pendayagunaan sumber daya air dan pengendalian daya rusak air pada sungai, danau, waduk, bendungan dan tampungan air lainnya, irigasi, air tanah, air baku, rawa, tambak dan pantai. Dalam melaksanakan tugasnya, Balai Wilayah Sungai Sumatera VII menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan pola dan rencana pengelolaan sumber daya air pada wilayah sungai; b. penyusunan rencana dan program, studi kelayakan dan perencanaan teknis/ desain pengembangan sumber daya air; c. persiapan penyusunan rencana dan dokumen pengadaan barang dan jasa; d. pelaksanaan pengadaan barang dan jasa serta penetapan pemenang selaku Unit Layanan Pengadaan (ULP); e. pengendalian dan pengawasan konstruksi pelaksanaan pembangunan sumber daya air; f. penyusunan rencana dan pelaksanaan pengelolaan kawasan lindung sumber daya air pada wilayah sungai; g. pengelolaan sumber daya air yang meliputi konservasi dan pendayagunaan sumber daya air serta pengendalian daya rusak air pada wilayah sungai; h. pengelolaan sistem hidrologi; i. pengelolaan sistem informasi sumber daya air; j. pelaksanaan operasi dan pemeliharaan sumber daya air pada wilayah sungai; k. pelaksanaan bimbingan teknis pengelolaan sumber daya air yang menjadi kewenangan provinsi dan kabupaten/kota; l. penyiapan rekomendasi teknis dalam pemberian izin atas penyediaan, peruntukan, penggunaan dan pengusahaan sumber daya air pada wilayah sungai; m. fasilitasi kegiatan Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air pada wilayah sungai; n. pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya air; o. pelaksanaan penyusunan laporan akuntansi keuangan dan akuntansi barang milik negara selaku Unit Akuntansi Wilayah; p. pelaksanaan pemungutan, penerimaan dan penggunaan biaya jasa pengelolaan sumber daya air (BJPSDA) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan q. pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga balai serta koordinasi dengan instansi terkait. adalah Tipe A, terdiri atas: a. Subbagian Tata Usaha; b. Seksi Program dan Perencanaan Umum; c. Seksi Pelaksanaan; d. Seksi Operasi dan Pemeliharaan; dan 27

Kedudukan, Tugas, fungsi dan Tipologi e. Kelompok Jabatan Fungsional. 1. Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan kepegawaian, organisasi dan tatalaksana, penyiapan penyusunan rencana dan pengelolaan keuangan, urusan kas dan perbendaharaan, administrasi dan akuntansi keuangan, administrasi hasil pemeriksaan dan pengaduan masyarakat, penyusunan laporan berkala serta urusan tata usaha, kearsipan dan rumah tangga, serta melakukan penatausahaan, pengelolaan, administrasi dan akuntansi barang milik negara, pengamanan fisik dan proses sertifikasi barang milik negara. 2. Seksi Program dan Perencanaan Umum mempunyai tugas penyiapan bahan penyusunan rencana pengelolaan kawasan lindung sumber daya air pada wilayah sungai, penyusunan pola dan rencana pengelolaan sumber daya air, penyusunan usulan program dan anggaran, pengelolaan sistem informasi sumber daya air dan komunikasi publik, analisis dan evaluasi kelayakan pengelolaan sumber daya air, analisis mengenai dampak lingkungan, evaluasi kinerja, manfaat dan dampak kegiatan, penerapan sistem manajemen mutu, bimbingan teknis, serta pemberdayaan masyarakat dalam penyelenggaraan program dan perencanaan umum. 3. Seksi Pelaksanaan mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan pelaksanaan konservasi sumber daya air, pengendalian daya rusak air dan pengendalian sedimen, perencanaan teknis, persiapan operasi dan Tim Perencanaan dan Program sedang melakukan uji alat ukur 28

pemeliharaan, pengendalian dan pengawasan pelaksanaan konstruksi, pengembangan, penyediaan bimbingan teknis, serta penerapan sistem manajemen mutu sarana dan prasana jaringan sumber air dan pemanfaatan air, serta penyusunan rencana teknis, dokumen dan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa. 4. Seksi Operasi dan Pemeliharaan mempunyai tugas melakukan pengumpulan data, perencanaan, pengendalian dan pengawasan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi, penerapan sistem manajemen mutu, penyiapan rekomendasi teknis, penyediaan bimbingan teknis dan pemberdayaan masyarakat dalam penyelenggaraan operasi dan pemeliharaan sarana dan prasarana sumber daya air termasuk alokasi air, pengelolaan sistem hidrologi dan sistem peringatan dini, fasilitasi Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air, pelaksanaan penanggulangan kerusakan akibat bencana, pelaksanaan pengelolaan kawasan lindung sumber air pada wilayah sungai, serta pelaksanaan pemungutan, penerimaan dan penggunaan biaya jasa pengelolaan sumber daya air. Bangunan Pintu Pengendali Banjir Sungai Air Bengkulu di Kel. Tanjung Agung, Kota Bengkulu. Masalah utama adalah sampah buangan masyarakat dan pendangkalan sungai. 29

Profil Pejabat Struktural 30

Hastina Zulkarnain, ME., umur 58 tahun, kelahiran Rengat (Riau), 17 Juli 1958. Menamatkan STM Negeri I di Medan pada tahun 1977, dan meraih gelar Sarjana Muda Teknik Sipil (BE) dari Akademi Teknologi Mandala (ATM) Bandung tahun 1983. Pada Juli 1992 mendapat kesempatan tugas belajar di Roorkee University, Uttar Pradesh, India, melalui program Colombo Plan Pemerintah India dengan gelar Master of Engineering (ME) di bidang Irrigation Water Management yang diperoleh pada Desember 1993. April 1984 lulus test pengadaan pegawai Departemen Pekerjaan Umum di Jakarta, berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Pengairan No. 220/ KPTS/A/84, tanggal 22 Oktober 1984, pada 30 Oktober 1984 ditempatkan dan mulai bekerja sebagai pegawai harian pada Kanwil Departemen PU Provinsi Nusa Tenggara Timur di Kupang. Pada 1 Maret 1987 diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dengan pangkat Pengatur Muda Tingkat I (II/b), dan TMT 1 April 1988 diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan Keputusan Menteri PU No. KP.03.01-W26/91/1988, tanggal 26 Maret 1988. Berbagai tugas dan jabatan yang pernah diemban diantaranya sebagai Pelaksana IKMN dan Asisten Operasi pada Proyek Irigasi Sedang Kecil dan Tersier NTT (1986-1992), Pinbagpro PTGA NTT (1994-1995), Pinbagpro Irigasi Sumba (1995-2000). Pada 6 Januari 2001 s/d 3 Desember 2014, dengan Keputusan Bupati Sumba Timur No. 02/Up.821.2.4/b/2001-ND, tanggal 5 Januari 2001 ditunjuk sebagai Kasubdin Prasarana SDA dan Irigasi pada Dinas Kimpraswil Kabupaten Sumba Timur. Akhir 2004 kembali bertugas di Ditjen SDA, Jakarta. Pada November 2004 Agustus 2005 menjabat sebagai Kepala Seksi Air Tanah, Irigasi, Rawa dan Pantai pada Subdit II Dit. SDA WilTim, dan Kepala Seksi WilBar II Subdit Pelaks. WilBar Dit. Irigasi (Agustus 2005 Januari 2011). Beberapa pendidikan informal atau diklat yang pernah diikutinya diantaranya: Kursus Teknik Pengembangan Perencanaan Irigasi di Kupang (1985), Kursus Teknik Pengembangan Sungai II Bidang Supervisi di Yogyakarta (1988), Kursus Instruktur Operasional & Pemeliharaan Irigasi di Surabaya (1993), Pelatihan Pejabat Inti Proyek (PIP) di Ujung Pandang (1994), TOT Pembaharuan Kebijakan Pengelolaan Irigasi (PKPI) di Yogyakarta (2002), Diklat Sertifikasi Keahlian Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di Jakarta (2005), dan Pelatihan Hukum Kontrak Konstruksi, Jakarta (Desember 2005 Maret 2006). Di samping tugas belajar ke India, kunjungan kedinasan ke luar negeri lainnya adalah ke Malaysia dalam rangka Malaysian Technical Cooperation Program pada Agustus 2007, dan ke Italia serta Belanda dalam rangka Exposure Programme on Water Resources Irrigation Management, kerjasama UNESCO-IHE, Delf, Hastina Zulkarnain Kepala / Kepala Satuan Kerja Balai Wilayah Sungai Sumatera VII Netherlands dengan PISP Indonesia pada Oktober 2009. Terkait masa kerja, Pemerintah RI telah memberi 2 (dua) piagam penghargaan, yaitu Satyalancana Karya Satya 10 Tahun dan Satyalancana Karya Satya 20 Tahun. Jabatan Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera VII, sebagaimana Keputusan Menteri PU No. 07/KPTS/M/2011, tanggal 14 Januari 2011 telah dijalankan dan berakhir pada 30 April 2016, dengan pangkat/golongan terakhir sebagai Pembina Tingkat I (IV/b). 31

Profil Pejabat Struktural Deky Agusprawira Kepala Subbagian Tata Usaha Deky Agusprawira, SP, MM, umur 47 tahun, kelahiran Bandung, 12 Agustus 1968. Meraih gelar Sarjana Teknik Pertanian (1994) dan Magister Manajemen dari Sekolah Tinggi Manajemen IMMI Jakarta (2008). Bergabung di Kementerian Pekerjaan Umum sebagai CPNS (1999). Diangkat sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha pada 28 November 2011, dengan pangkat/golongan terakhir sebagai Penata Tingkat I (III/d). Tugas Deky Agusprawira lainnya adalah sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kegiatan Ketatalaksanaan pada Satuan Kerja (Satker). Kepala Sub Bagian Tata Usaha sebelumnya adalah Sudiyo, BE, S.Sos (2008-November 2011) Jose Rizal L.M. Panjaitan Kepala Seksi Program dan Perencanaan Umum Jose Rizal Luhut Marolop Panjaitan, ST, MT, umur 34 tahun, kelahiran Jakarta, 24 Juni 1981. Meraih gelar Sarjana Teknik Sipil (2005) dan Magister Teknik Sipil (2008), keduanya dari Universitas Brawijaya, Malang. Setelah menempuh studi S2-nya, bergabung di Kementerian Pekerjaan Umum dengan status CPNS sebagai Sub Direktorat Irigasi Wilayah Barat, Direktorat Irigasi, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum (2008-2010). Pernah menjabat pengawas utama proyek irigasi Komering di Provinsi Sumatera Selatan saat ditugaskan pada Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII, Palembang (2010-2013). Diangkat sebagai Kepala Seksi Program dan Perencanaan Umum Balai Wilayah Sungai Sumatera VII pada 6 Maret 2013, dengan pangkat/golongan terakhir sebagai Penata (III/c). Jose Rizal L.M. Panjaitan juga ditunjuk sebagai PPK Perancangan dan Program pada Satker Balai Wilayah SUngai Sumatera VII. Kepala Seksi Program dan Perancanaan Umum sebelumnya adalah Nurfajri, ST, Sp.1 (2010-Feb 2013). 32

Atang Solihat Kepala Seksi Pelaksanaan Atang Solihat, BE, S.Sos. umur 57 tahun, kelahiran Bandung, 8 Desember 1958. Meraih gelar Diploma III Teknik Sipil (1996) dan Sarjana Administrasi Negara dari STIA Bengkulu (2001). Bergabung di Kementerian Pekerjaan Umum sebagai CPNS (1983). Pernah ditugaskan sebagai PPK Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (2007-2008). Diangkat sebagai Kepala Seksi Pelaksanaan pada 13 Maret 2009, dengan pangkat/golongan terakhir sebagai Penata Tingkat I (III/d). Akhmad Sulaeman Kepala Seksi Operasi dan Pemeliharaan Akhmad Sulaiman, ATP, umur 56 tahun, kelahiran Bandung, 9 April 1960. Meraih gelar Diploma III Teknik Sipil dari Lembaga Politeknik Pekerjaan Umum Institut Teknologi Bandung (1995) dan Sarjana Teknik Sungai dan Pantai dari Universitas Diponegoro Semarang (1999). Bergabung di Kementerian Pekerjaan Umum sejak berstatus CPNS (1983). Memulai karier di BWS Sumatera VII sebagai Kepala Sub Bagian Tata Usaha (2007). Pernah ditunjuk sebagai PPK Sungai dan Pantai (2008), PPK Irigasi dan Rawa (2009-2011), dan sebagai Kepala SNVT PJPA Sumatera VII Provinsi Bengkulu (2012-2014). Diangkat sebagai Kepala Seksi Operasi dan Pemeliharaan pada 12 Maret 2014, dengan pangkat/golongan terakhir sebagai Penata Tingkat I (III/d). Kepala Seksi OP sebelumnya adalah Ir. Erda Nurmiati (2011-2012), dan M. Yabani, ST (2013-2014) 33

Profil Pejabat FUNGSIONAL TERTENTU Profil Pejabat Fungsional Tertentu 34

Sofyan Uyub Kepala SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) Sumatera VII Provinsi Bengkulu (Oktober 2015 - Februari 2016) Sofyan Uyub, ST, M.Si, umur 53 tahun, kelahiran Bengkulu, 12 Desember 1962. Meraih gelar Sarjana Teknik Sipil (2004) dan Magister Perencanaan Pembangunan dan Pedesaan dari Universitas Bengkulu (2012). Bergabung di Kementerian Pekerjaan Umum sebagai CPNS (1985). Pada tahun 2012 sd September 2014 bertugas sebagai PPK, Sungai dan Pantai. Diangkat sebagai kepala SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Sumatera VII Provinsi Bengkulu pada Oktober 2014, dengan pangkat/golongan terakhir sebagai Penata Tingkat I (III/d). Edi Junaidi Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) Sumatera VII Provinsi Bengkulu (Maret 2016-sekarang) Edi Junaidi, ST, MH, umur 53 tahun, kelahiran Bengkulu, 3 Maret 1963. Meraih gelar Sarjana Teknik Sipil (2006) dan Magister Hukum (2011), keduanya dari Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH., Bengkulu. Bergabung di Kementerian Pekerjaan Umum (1993) dan menjadi Pejabat Pembuat Komitmen pada unit kerja Seksi Pelaksanaan BWS Sumatera VII (2012-2015), Pejabat Pembuat Komitmen Irigasi dan Rawa II SNVT PJPA Sumatera VII Provinsi Bengkulu (2015), sebelum akhirnya diangkat sebagai CPNS (1993). Pada tahun 2008 sd Februari 2016 bertugas sebagai PPK Irigasi dan Rawa. DIlantik sebagai Kepala SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Sumatera VII Provinsi Bengkulu pada 30 Maret 2016 dengan Penata Tingkat I (III/d). 35

Profil Pejabat FUNGSIONAL TERTENTU M. Fauzi N.S. Kepala SNVT Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) Sumatera VII Provinsi Bengkulu Ir. M. Fauzi N.S., MT, kelahiran Talang Akar, 27 November 1960. Meraih gelar Sarjana Teknik Sipil (1991) dan Magister Teknik Sipil (2000). Bergabung di Kementerian Pekerjaan Umum sebagai CPNS (1995). Pernah menjabat sebagai PPK Sungai dan Pantai (2008-2013). Menjabat Kepala SNVT Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air Sumatera VII Provinsi Bengkulu pada 2014, dengan pangkat/golongan terakhir sebagai Pembina (IV/a). 36

Hery Mulyana Kepala Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air Sumatera VII (Janurari 2015 sd Maret 2016) Hery Mulyana, BE, S.Sos, umur 57 tahun, kelahiran Bandung, 2 November 1958. Meraih gelar Sarjana Administrasi Negara dari STIA Bengkulu (2000). Bekerja pada Kementerian Pekerjaan Umum dengan status CPNS (1983) Pernah menjabat sebagai PPK OP SDA (2013-2014). Menjabat sebagai Kepala Satker OP Sumatera VII pada 2015 s/d Maret 2016, dengan pangkat/golongan terakhir sebagai Penata Tingkat I (III/d). Rosmaladewi, ST, MT Kepala Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan (Satker OP) Sumatera VII (Maret 2016-sekarang) Rosmaladewi, ST, MT, umur 54 tahun, kelahiran Muara Aman, 2 Februari 1962. Meraih gelar Sarjana Teknik Sipil pada 2000 dan Magister Teknik Sipil Program Kekhususan Pengembangan Sumber Daya Air dari Institut Teknologi Bandung (2005). Memulai karir di Kementerian Pekerjaan Umum sebagai CPNS (1991), Pernah menjabat sebagai PPK OP SDA (2011-2015). Menjabat sebagai Kepala Satker OP Sumatera VII pada 30 Maret 2016, dengan pangkat/golongan terakhir sebagai Pembina (IV/a). 37

Sumber Daya Manusia Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu pilar yang menentukan keberhasilan perjalanan sebuah organisasi. SDM dengan kapasitas dan kompetensi yang memadai tentu akan berimbas positif terhadap kinerja dan kemajuan organisasi tersebut dalam mencapai tujuan yang diharapkan. Untuk itu, strategi perencanaan dan pengelolaan SDM yang tepat dibutuhkan untuk dapat meningkatkan kapabilitas organisasi ke tingkat yang lebih tinggi. Proses perencanaan SDM di lingkup BWS Sumatera VII telah dimulai sejak tahun 2014. Proses dengan tahapan evaluasi ini baik melalui evaluasi dari sisi teknis maupun manajerial diterapkan melalui Sistem Kinerja Pegawai (SKP) sebagai mekanisme penilaian kinerja individual pegawai yang telah diterapkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sejak tahun 2013. Proses perencanaan ini kemudian menghasilkan beberapa evaluasi yang kemudian akan menjadi rekomendasi bagi pengembangan SDM di masa mendatang. Per 31 Desember 2015, jumlah pegawai yang berkarya di BWS Sumatera VII sebanyak 318 orang. Komposisi pegawai berdasarkan golongan, status pegawai, latar belakang pendidikan, dan gender disampaikan dalam bagan berikut ini. Perkembangan Jumlah Pegawai Periode 2011 2015 324 324 322 320 318 318 316 314 2011 2012 2013 2014 2015 38

Komposisi Pegawai Berdasarkan Status Pegawai per 1 Januari 2016 192 PNS Pusat orang 2015 Non PNS 75 orang PNS Daerah 51 orang 318 orang Komposisi Pegawai Berdasarkan Golongan per 1 Januari 2016 141 92 45 26 5 4 5 0 I II III IV PNS Non PNS 39

Sumber Daya Manusia Rincian Komposisi Pegawai (Khusus Status PNS) Berdasarkan Golongan per 1 Januari 2016 64 36 36 25 24 24 17 0 1 3 1 7 4 1 0 0 Ia Ib Ic Id IIa IIb IIc IIv IIIa IIIb IIIc IIId IVa IVb IVc IVd PNS Komposisi Pegawai Berdasarkan Latar Belakang Pendidikan per 1 Januari 2016 97 59 50 24 3 12 2 8 5 SD sltp slta D3 Teknik D3 Non S1 Teknik S1 Non S2 Teknik Teknik Teknik S2 Non Teknik PNS Non PNS 40

Komposisi Pegawai Berdasarkan Gender per 1 Januari 2016 Gender Pria 75 Wanita 51 Jumlah 126 orang Guna mencapai peningkatan kinerja pegawai, dibutuhkan perencanaan dan penempatan yang tepat dengan membandingkan antara kebutuhan pegawai dengan kebutuhan kelas jabatan. Penempatan kelas jabatan yang tepat akan berpengaruh pada kemampuan bekerja dan potensi pegawai serta menjadi acuan dalam melakukan perputaran karyawan atau rotasi. Komposisi pegawai berdasarkan penempatan pada organisasi disampaikan pada bagan berikut ini. Komposisi Pegawai Berdasarkan Penempatan Satker BWS Sumatera VII 71 Satker OP SDA Sumatera VII 76 SNVT PJPA Sumatera VII Provinsi Bengkulu 78 SNVT PJPA Sumatera VII Provinsi Bengkulu 70 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100 Orang 41

Sumber Daya Manusia Foto Kegiatan Karyawan BWS Sumatera VII Upacara Bendera Hari Bakti PU di kantor Dinas PU Provinsi Bengkulu. Pameran Hari Air Dunia. Penyerahan bantuan kepada keluarga pegawai BWS Sumatera vii yang kurang mampu. Pemberian bantuan sekolah anak-anak pegawai BWS Sumatera vii. BWS Sumatera VII berhasil menjadi juara II dalam kejuaraan Gate Ball Piala Dirjen SDA tahun 2016. Senam Kesehatan Jasmani dua kali dalam sebulan (hari Jumat). 42

PENGHARGAAN DAN SERTIFIKASI Emon Peringkat 1, Triwulan 4 ISO Hydrology 9001 Penghargaan Terbaik I Balai Wilayah Sungai Progress Pekerjaan Terbaik di Bidang Sumber Daya Air (Triwulan IV Tahun 2012), Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum Sertifikasi ISO 9001 : 2008 tentang Sistem Manajemen Mutu dari SAI Global untuk Unit Hidrologi Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air Sumatera VII untuk periode 5 November 2014 4 November 2017. 43

Bendung Air Ketahun, Kabupaten Lebong. Dibangun oleh Belanda. Rehab tahun 1980. Areal 3,010 Ha (kiri) Bendung Air Seluma, Kabupaten Seluma. Dibangun tahun 1975-1980. Areal 7.467 Ha (kanan-kiri) Bendung Air Lais Kuro Tidur, Kabupaten Bengkulu Utara. Dibangun tahun 1980-1983. Areal 6.063 Ha (kanan) 44

Bendung Air Manjuto, Kabupaten Mukomuko. Dibangun tahun 1983-1986. Areal 9.493 Ha (kanan-kiri). Bendung Air Nipis Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan. Dibangun tahun 1984-1986. Areal 3.116 Ha (kanan-kiri) Bendung Air Alas, Kabupaten Seluma. Dibangun tahun 1996-1998. Areal 4.500 Ha (kanan-kiri) 45

Pencapaian Sasaran Kerja Pencapaian Sasaran Kerja 2011-2015 Peristiwa Penting 2011-2015 Koordinasi dengan Pemerintah Daerah Bengkulu Penganggaran dan Progres Fisik Satuan Kerja Pembangunan dan Renovasi Kantor dan Mess Potensi Daerah Irigasi P4-ISDA-IK Pembangunan Infrastruktur Air Baku Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pembatalan Undang-Undang No. 7 tentang Sumber Daya Air Audit dan Temuan Pemeriksaan Kepegawaian Penyidik Pegawai Negeri Sipil Perizinan Penggunaan Sumber Daya Air Program dan Paket Kegiatan Pictorial Program dan Paket Kegiatan

Pencapaian Sasaran Kerja 2011-2015 Pencapaian kinerja BWS Sumatera VII ditentukan dari kemampuan organisasi dalam menjalankan tugas dan fungsi dari masing-masing bidang. Di samping itu, peran Kepala BWS Sumatera VII sebagai penanggung jawab utama memiliki arti penting, khususnya dalam melakukan konsolidasi antar pemangku kepentingan di bidang Sumber Daya Air; baik Pemerintah Provinsi Bengkulu beserta jajaran terkait, Sumber Daya Air lainnya. Di samping itu, Kepala BWS Sumatera VII menyampaikan pertanggungjawaban kinerjanya kepada Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. 4 (empat) fungsi dalam struktur organisasi dan 4 (empat) kelompok jabatan fungsional telah membagi tugas dan fungsi dari seluruh program yang menjadi peran BWS Sumatera VII di Provinsi Bengkulu. Fungsi jabatan struktural organisasi mencakup Subbagian Tata Usaha yang mengelola keorganisasian; Seksi Program dan Perencanaan Umum menjadi perencana program, termasuk menilai desain pekerjaan fisik; Seksi Pelaksanaan bertugas memantau progres pelaksanaan pekerjaan; dan Seksi Operasi dan Pemeliharaan berkewajiban memantau progres operasi dan pemeliharaan. Sementara peran jabatan fungsional tercakup dalam Satuan Kerja. SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) Sumatera VII Provinsi Bengkulu misalkan, memiliki kewajiban untuk mengelola sumber air seperti banjir, sungai, pantai dan danau. SNVT Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) Sumatera VII Provinsi Bengkulu bertugas untuk melakukan pemanfaatan Sumber Daya Air, seperti irigasi dan air baku. Sementara peran SNVT Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (OP SDA) Sumatera VII melakukan operasi dan pemeliharaan atas seluruh pekerjaan fisik yang telah dilaksanakan oleh BWS Sumatera VII. Bab Pencapaian Kinerja BWS Sumatera VII Periode 2011-2015 akan menekankan pada pemaparan sasaran kerja BWS Sumatera VII pada era kepemimpinan Hastina Zulkarnaen selama menjabat sebagai Kepala BWS Sumatera VII. 48

Salah satu objek wisata di Kota Bengkulu adalah Fort Marlborough, The Historical Heritage of The British Colonization in Bengkulu (1714-1741). Kunjungan Kapus Air Bandung ke salah satu Stasiun Curah Hujan di Bengkulu, 5 April 2014. 49

PERISTIWA PENTING Peresmian Gedung kantor BWS Sumatera VII dan Mushalla As Salam BWS Sumatera VII oleh Direktur Jendral Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum (Bapak Dr. Ir. Mohamad Hasan, Dipl. HE) pada tanggal 25 April 2014. 50

51

Pembangunan D.I. Cawang Kidau Gubernur Bengkulu (kaos putih strip biru lengan panjang) didampingi Asisten II Setda Provinsi Bengkulu dan Bupati Kaur serta pejabat lainya melakukan peninjauan atas pelaksanaan pekerjaan pembangunan bendung dan jaringan irigasi DI Cawang Kidau di Kab. Kaur pada 5 Juni 2014. Pembangunan jaringan irigasi primer dan sekunder DI Cawang Kidau dimulai tahun 2014 dan direncanakan selesai 2016. Untuk jaringan tersier (1.500 Ha), detail desainnya telah diusulkan penganggarannya menggunakan dana sisa lelang tahun 2016. 52

Renovasi mess dan rumah dinas (tahun 2014-2015): - Mess PU BWS Sumatera VII ( gambar atas sebelum dan sesudah renovasi) - Rumah Dinas Kepala BWS Sumatera VII (gambar bawah setelah renovasi) 53

Penganggaran dan progres fisik Realisasi anggaran dan fisik(f) secara keseluruhan Satker lingkup BWS Sumatera VII per tahun anggaran, sesuai yang tercatat dalam data e-monitoring adalah sebagai berikut, Tahun Realisasi Anggaran Progres Anggaran Jumlah Penyerapan Fisik (Rp) (%) (%) 2011 196.375.536.000 91,58% 98,10% 2012 201.030.959.000 99,48% 99,91% 2013 242.811.094.000 97,47% 95,57% 2014 235.965.802.000 99,47% 99,65% 2015 300.963.723.000 97,05% 96,80% Realisasi anggaran tersebut di atas adalah terhadap total DIPA seluruh satker/snvt. Sementara untuk progres fisik adalah terhadap capaian kegiatan kontraktual maupun swakelola (fisik dan non fisik). Pencapaian fisik tidak 100% karena untuk kegiatan swakelola non fisik (honor/upah, TLA, perjalanan, dll), antara dana dan kegiatan dinilai sama bobotnya. Apabila dana yang terserap berkurang dari alokasi yang direncanakan, maka angka progres fisik/ kegiatannya akan mengikuti. Pada tahun 2014 terdapat 1 (satu) kegiatan kontraktual SNVT PJSA yang diputus kontraknya. Pelaksana/Kontraktor meninggalkan pekerjaan pada posisi progres fisik 91%. Dengan demikian angka realisasi anggaran maupun capaian fisiknya seharusnya lebih kecil dari yang tercatat pada e-mon. Garansi bank dicairkan dan disetor ke kas negara, kontraktor dikenakan daftar hitam selama dua tahun. Persoalan putus kontrak ini sampai saat ini belum tuntas. Namun ada juga catatan yang membanggakan. Dengan dukungan semua pegawai, BWS Sumatera VII pernah mendapat Penghargaan Terbaik I Balai Wilayah Sungai untuk Progres Pekerjaan Terbaik Di Bidang Sumber Daya Air (Triwulan IV Tahun 2012). Untuk pelaksanaan kegiatan TA 2016, realisasi anggaran dan capaian fisik s/d tanggal 29 April 2016 adalah Rp 59.684.499.000,- (19,96%); F = 21,36%. Progres keuangan pekerjaan kontraktual masih hanya untuk uang muka 59 kontrak. Mendampingi Tim Itjen Kementerian PU di DI Air Manjuto Kabupaten Mukomuko, Juli 2012. 54

Kegiatan OP (perkuatan tanggul jalan inspeksi Air Bengkulu dan pembuatan gorong-gorong drainase, November 2015. Kunjungan kerja Anggota DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan ke lokasi pembangunan Bendung Suplesi Irigasi Air Nipis Kota Agung, November 2014 Bersama (dari kiri) Penjabat Bupati Rejang Lebong, Kapolda Bengkulu dan Sekda Provinsi Bengkulu dalam acara menyambut Ekspedisi Kapsul Waktu 2085, 11 Oktober 2015. 55

PENCAPAIAN KEUANGAN dan Progres Fisik No Tahun Anggaran/Satker/SNVT Paket Pekerjaan Pagu K S Anggaran F NF F NF (Rp) I Tahun Anggaran 2011 26 10 6 20 214.435.076.000 1 Satker BWS Sumatera VII 14 10 6 20 28.951.928.000 2 SNVT PJSA Sumatera VII Provinsi Bengkulu 6 - - - 106.925.000.000 3 SNVT PJPA Sumatera VII Provinsi Bengkulu 6 - - - 78.558.148.000 II Tahun Anggaran 2012 28 12 0 35 202.076.464.000 1 Satker BWS Sumatera VII 9 12-35 26.285.726.000 2 SNVT PJSA Sumatera VII Provinsi Bengkulu 7 - - - 97.380.193.000 3 SNVT PJPA Sumatera VII Provinsi Bengkulu 12 - - - 78.410.545.000 III Tahun Anggaran 2013 42 25 120 32 249.112.755.000 1 Satker BWS Sumatera VII 11 6 10 31 24.225.000.000 2 SNVT PJSA Sumatera VII Provinsi Bengkulu 10 8 - - 65.386.416.000 3 SNVT PJPA Sumatera VII Provinsi Bengkulu 21 11 110 1 159.501.339.000 IV Tahun Anggaran 2014 32 25 25 46 237.226.712.000 1 Satker BWS Sumatera VII 11 10 25 46 43.375.655.000 2 SNVT PJSA Sumatera VII Provinsi Bengkulu 12 12 - - 103.188.724.000 3 SNVT PJPA Sumatera VII Provinsi Bengkulu 9 3 - - 90.662.333.000 56

R e a l i s a s i Sisa Anggaran Keuangan Fisik (%) (Rp) (%) (Rp) (%) 196.375.536.000 91,58 98,10 18.059.540.000 8,42 28.123.840.000 97,14 97,32 828.088.000 2,86 101.692.022.000 95,11 99,74 5.232.978.000 4,89 66.559.674.000 84,73 97,23 11.998.474.000 15,27 201.030.959.000 99,48 99,91 42.624.000 0,02 25.261.533.000 96,10 100,00 21.312.000 0,08 97.378.634.000 100,00 99,74 1.559.000 0,00 78.390.792.000 99,97 100,00 19.753.000 0,03 242.811.094.000 97,47 95,57 6.301.661.000 2,53 22.115.505.000 91,29 89,61 2.109.495.000 8,71 63.599.007.000 97,27 99,91 1.787.409.000 2,73 157.096.582.000 98,49 97,19 2.404.757.000 1,51 235.965.802.000 99,47 99,65 1.260.910.000 0,53 42.256.849.000 97,42 99,84 1.118.806.000 2,58 103.065.517.000 99,88 99,11 123.207.000 0,12 90.643.436.000 99,98 100,00 18.897.000 0,02 57

PENCAPAIAN KEUANGAN dan Progres Fisik No Tahun Anggaran/Satker/SNVT Paket Pekerjaan Pagu K S Anggaran F NF F NF (Rp) V Tahun Anggaran 2015 42 37 3 82 310.097.272.000 1 Satker BWS Sumatera VII 2 14 3 51 27.000.458.000 2 SNVT PJSA Sumatera VII Provinsi Bengkulu 16 15 - - 101.050.639.000 3 SNVT PJPA Sumatera VII Provinsi Bengkulu 14 4 - - 149.926.134.000 4 Satker OP SDA Sumatera VII 10 4-31 32.120.041.000 VI Tahun Anggaran 2016 (hingga 29 April 2016) 31 15 9 29 299.058.664.000 1 Satker BWS Sumatera VII 4 3-28 21.844.784.000 2 SNVT PJSA Sumatera VII Provinsi Bengkulu 11 8 - - 83.800.000.000 3 SNVT PJPA Sumatera VII Provinsi Bengkulu 12 4 - - 172.582.000.000 4 Satker OP SDA Sumatera VII 4-9 1 20.831.880.000 Pagu dan Realisasi Penyerapan Anggaran Periode 2011-2015 (dalam ribuan Rupiah) 214.435 214.435 202.076 202.076 249.113 249.113 237.227 237.227 310.097 310.097 299.059 59.684 2011 2012 2013 2014 2015 Jan-Apr 2016 Pagu Realisasi 58

R e a l i s a s i Sisa Anggaran Keuangan Fisik (%) (Rp) (%) (Rp) (%) 300.963.723.000 97,05 96,80 9.133.549.000 2,95 24.577.706.000 91,03 91,11 2.422.752.000 8,97 98.438.132.000 97,41 100,00 2.612.507.000 2,59 147.470.637.000 98,36 100,00 2.455.497.000 1,64 30.477.248.000 94,89 96,08 1.642.793.000 5,11 59.684.499.000 19,96 21,41 239.374.165.000 80,04 4.430.684.000 20,28 23,28 17.414.100.000 79,72 21.752.311.000 25,96 26,97 62.047.689.000 74,04 27.754.938.000 16,08 9,15 144.827.062.000 83,92 5.746.566.000 27,59 26,22 15.085.314.000 72,41 Persentase Penyerapan Anggaran (dalam persen) Persentase Progres Fisik Periode 2011-2015 (dalam ribuan Rupiah) 91.58 99,48 97,47 99,47 97,05 19,96 98,10 99,91 95,57 99,65 96,80 21,41 2011 2012 2013 2014 2015 Jan-Apr 2016 2011 2012 2013 2014 2015 Jan-Apr 2016 59

Satuan Kerja Selama penugasan di Bengkulu, Satuan Kerja (Satker)/SNVT di lingkungan BWS Sumatera VII, dengan wilayah kerja masing2 PPK disesuaikan beban kerja dan jarak tempuh, yaitu: A. TA 2011 s/d 2014 I. Satker BWS Sumatera VII II. 1. PPK Ketatalaksanaan 2. PPK Perencanaan dan Program 3. PPK OP SDA I (wajib balai) 4. PPK OP SDA II (di 7 Kab/Kota) SNVT PJSA Sumatera VII Prov. Bengkulu 1. PPK Sungai dan Pantai I (Kab. Mukomuko, Bengkulu Utara) 2. PPK Sungai dan Pantai II (Kab. Kaur, Bengkulu Selatan, Kota Bengkulu) 3. PPK Konservasi SDA (di 7 Kab/Kota) III. SNVT PJPA Sumatera VII Prov. Bengkulu 1. PPK Irigasi dan Rawa I (Kab. Mukomuko, Bengkulu Utara) 2. PPK Irigasi dan Rawa II (Kab. Seluma, Bengkulu Selatan, Kaur) II. SNVT PJSA Sumatera VII Prov. Bengkulu 1. PPK Sungai dan Pantai I (Kab. Mukomuko, Bengkulu Utara) 2. PPK Sungai dan Pantai II (Kab. Kaur, Bengkulu Selatan, Kota Bengkulu) 3. PPK Danau, Situ dan Embung (di 7 Kab/Kota) III. SNVT PJPA Sumatera VII Prov. Bengkulu 1. PPK Irigasi dan Rawa I (Kab. Mukomuko, Bengkulu Utara) 2. PPK Irigasi dan Rawa II (Kab. Seluma, Bengkulu Selatan, Kaur) 3. PPK Irigasi dan Rawa III (Kab. Lebong, Kota Bengkulu, Kab. Seluma) 4. PPK Air Tanah dan Air Baku (di 7 Kab/ Kota) V. Satker OP SDA Sumatera VII 1. PPK OP SDA I (wajib balai) 2. PPK OP SDA II (Kab. Mukomuko, Bengkulu Utara, Lebong) 3. PPK OP SDA III (Kota Bengkulu, Kab. Seluma, Bengkulu Selatan, Kaur) 60 3. PPK Irigasi dan Rawa III (Kab. Lebong, Kota Bengkulu, Kab. Seluma) 4. PPK Penyediaan Air Baku (di 7 Kab/ Kota) B. TA 2015 s/d April 2016 (ada penambahan Satker dan perubahan nama PPK) I. Satker BWS Sumatera VII 1. PPK Ketatalaksanaan 2. PPK Perencanaan dan Program Petugas Stan BWS Sumatera VII pada Pameran Hari Air Dunia 2013. Tema, Kerjasama Pengelolaan Sumber Daya Air. Lower Lobby JCC, 7-9 Mei 2013.

Pembangunan dan renovasi kantor dan Mess Bangunan kantor awal merupakan rumah tinggal dengan luas bangunan 555 m2, sehingga pegawai BWS Sumatera VII yang berjumlah lebih dari 300 orang berkantor di 3 (tiga) lokasi berbeda. Pembangunan dan renovasi kantor BWS Sumatera VII dilaksanakan mulai tahun 2011 hingga 2013. Dengan selesainya pembangunan dan renovasi ini, saat ini seluruh pegawai dapat berkumpul/bekerja pada satu kantor yang sama di Jalan Batanghari No. 25 Kota Bengkulu. Luas bangunan yang direhab 555 m2, dan luas gedung baru (berlantai dua) 2.241 m2. Luas total bangunan kantor menjadi 2.796 m2. Bangunan baru lainnya berupa mushalla, pos jaga, kantin (165 m2), dan juga pekerjaan penggantian pagar kantor serta pengaspalan halaman/tempat parkir. Kebutuhan luasan ruang kerja per orang atau pegawai berpedoman pada Peraturan Presiden No. 73 Tahun 2011 tentang Standar Luas Bangunan Gedung Negara (luas rata-rata kebutuhan ruang kerja untuk klasifikasi bangunan sederhana adalah 9,60 m2 per pegawai). Kantor BWS Sumatera VII berdiri di atas lahan seluas 7.370 m2, bersertifikat, dengan status hak milik atas nama Dirjen SDA Kementerian PU. Mess PU dan sebuah rumah dinas pdi Jl. Haji Hasan Bengkulu, sejak dibangun sebelum berdirinya balai wilayah sungai tidak pernah mendapat perawatan yang baik. Rumah dinas ini pernah difungsikan sebagai kantor BWS Sumatera VII pada tahun 2007. Kondisi kedua bangunan sudah tidak memadai lagi untuk difungsikan sebagai mess dan rumah tinggal, karenanya tahun 2014 dan 2015 dilakukan renovasi. Dianjurkan agar BWS Sumatera VII mengusulkan perubahan status rumah dinas/tinggal ini menjadi rumah dinas resmi Kepala BWS Sumatera VII, dan Mess PU difungsikan kembali untuk menerima tamu atau tempat tinggal sementara bagi pegawai yang ditugaskan di Bengkulu sebelum mendapat tempat tinggal tetap. Mess dan rumah dinas terletak di atas 2 (dua) kapling tanah bersertifikat hak milik atas nama Kementerian PU, dengan total luas lahan 5.196 m2. Awal Pembangunan Kantor Tahun 2011 Peresmian Kantor 25-04-2015 61

Wilayah Sungai lingkup kerja BWS Sumatera VII Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 04/PRT/M/2015, tanggal 18 Maret 2015, tentang Kriteria dan Penetapan Wilayah Sungai, terdapat 5 (lima) wilayah sungai (WS) di Provinsi Bengkulu, yaitu: 1. 2/dua WS Lintas Provinsi: - WS Teramang Muar (Provinsi Bengkulu dan Jambi); - WS Nasal Padang Guci (Provinsi Bengkulu, Sumatera Selatan dan Lampung). 2. 2/dua WS Lintas Kabupaten/Kota: - WS Sebelat Ketahun Lais (Kab. Bengkulu Utara, Lebong dan Rejang Lebong); - WS Bengkulu Alas Talo (Kota Bengkulu dan Kabupaten Seluma). 3. 1/satu WS Utuh Kabupaten/Kota: - WS Enggano (Kabupaten Bengkulu Utara). Catatan, 1/satu WS Lintas Provinsi, yakni WS Musi Sugihan Banyuasin (Provinsi Bengkulu dan Sumatera Selatan) pengelolaan sumber daya airnya dilaksanakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII (Sumatera Selatan, Palembang). Pola Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Lintas Provinsi telah ditetapkan dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum, yakni nomor 404/ KPTS/M/2012, tanggal 4 Desember 2012 untuk Pola PSDA WS Nasal Padang Guci, dan nomor 405/ KPTS/M/2012, tanggal 6 Desember 2012 untuk Pola PSDA WS Teramang Muar. Dokumen Rencana Pengelolaan SDA untuk dua WS Lintas Provinsi tersebut di atas saat ini tengah dalam proses perbaikan/penyempurnaan setelah melalui tahapan paparan di tingkat Ditjen SDA pada tanggal 16 Maret 2016. 62

Bersama Kepala BNN Bengkulu sesaat sebelum dilakukannya test urine pada 28 April 2015. Gubernur Bengkulu dan Menteri Pertanian RI (no.1&2 dari kiri) dalam acara ramah-tamah kunjungan kerja di Bengkulu, 3 Maret 2015. Gubernur Bengkulu menerima Utusan PB PERGATSI & Pengcab Bengkulu, 24 Februari 2015. 63

Potensi daerah irigasi Potensi daerah irigasi Sesuai Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 14/PRT/M/2015, tanggal 21 April 2015 tentang Kriteria dan Penetapan Status Daerah Irigasi, tercatat potensi daerah irigasi yang telah dibangun jaringan irigasinya: Daerah Irigasi (D.I.) permukaan, total areal = 106.606 Ha: - D.I. kewenangan Pemerintah/Pusat (luas areal > 3.000 Ha): Jumlah D.I. = 6; total areal = 33.649 Ha / 31,56% - D.I. kewenangan Pemprov (luas areal < 1.000 3.000 Ha): Jumlah D.I. = 10; total areal = 12.288 Ha / 11,53% - D.I. kewenangan Pemkab/kota (luas areal 1.000 Ha): Jumlah D.I. = 771; total areal = 60.669 Ha / 56,91% Daerah Irigasi Rawa (D.I.R), total areal = 4.389 Ha: - D.I.R kewenangan Pemerintah/Pusat (luas areal > 3.000 Ha): Jumlah D.I.R = -; total areal = - Ha / - % - D.I. kewenangan Pemprov (luas areal < 1.000 3.000 Ha): Jumlah D.I.R = 3; total areal = 3.995 Ha / 91,02% - D.I. kewenangan Pemkab/kota (luas areal 1.000 Ha): Jumlah D.I.R = 4; total areal = 394 Ha / 8,98% 6 (enam) daerah irigasi (33.649 Ha) yang menjadi kewenangan pusat adalah: - DI Air Lais Kuro Tidur = 6.063 Ha (Kab. Bengkulu Utara) - DI Air Ketahun = 3.010 Ha (Kab. Lebong) - DI Air Manjuto = 9.493 Ha (Kab. Mukomuko) - DI Air Alas = 4.500 Ha (Kab. Seluma) - DI Air Seluma = 7.467 Ha (Kab. Seluma) Jaringan irigasi DI Air Alas yang telah dibangun adalah yang dari intake kiri bendung untuk mengairi lahan seluas 2.456 Ha. DED untuk jaringan irigasi dari intake kanan bendung telah selesai tahun 2014, AMDAL dan LARAP dilaksanakan tahun 2016, dan pembangunan jaringan irigasi kanannya direncanakan tahun 2017. Keenam daerah irigasi ini merupakan irigasi lama yang dibangun dalam rentang waktu tahun 1975 hingga 1998. Mengingat kondisi jaringan irigasinya telah dimakan usia, sementara anggaran yang ada sangat terbatas, maka setiap tahun harus dialokasikan dana untuk kegiatan rehabilitasi jaringan irigasinya. Dengan banyak dan panjangnya jaringan irigasi, kegiatan rehabilitasi seakan tidak pernah tuntas. Di samping melaksanakan kewajiban pada irigasi kewenangan pusat, BWS Sumatera VII juga menangani kegiatan pembangunan maupun rehabilitasi pada daerah-daerah irigasi yang menjadi urusan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota. Kriterianya adalah apabila ada permintaan Gubernur Bengkulu (karena keterbatasan anggaran), atau apabila terjadi kerusakan, yang bila tidak segera ditangani kerusakannya akan lebih buruk, atau dapat menimbulkan korban jiwa. - DI Air Nipis Seginim = 3.116 Ha (Kab. Bengkulu Selatan) 64

Pembangunan DI Cawang Kidau di Kabupaten Kaur adalah atas usulan Gubernur Bengkulu, dimana DED-nya disiapkan oleh Dinas PU Provinsi Bengkulu, dan apabila ada tuntutan pembebasan tanah akan ditanggulangi dengan dana APBD Provinsi. Pembangunan jaringan utamanya telah dimulai tahun 2014, dan direncanakan selesai tahun 2016. Sementara jaringan tersiernya diharapkan dapat dimulai tahun 2016 ini dengan memanfaatkan dana sisa lelang, bila disetujui. Sosialisasi Rencana Kegiatan Di Irigasi Seluma Tahun 2015 65

P4-ISDA-IK Dalam rangka meningkatkan kemampuan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat tani di wilayah desa tertinggal, pemerintah membuat Program Percepatan dan Perluasan Pembangunan Infrastruktur Sumber Daya Air bidang Irigasi Kecil (P4-ISDA-IK) melalui kegiatan Bantuan Sosial (Bansos). BWS Sumatera VII telah menyelenggarakan kegiatan Bansos ini sejak tahun 2013, didasarkan Surat Edaran Menteri Pekerjaan Umum No. 04/ SE/D/2013 Tanggal 1 Juli 2013 tentang Pedoman Umum Pelaksanaan P4-ISDA-IK, dan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum No. 328/KPTS/M/2013 Tanggal 12 Agustus 2013 tentang Penetapan Nama Desa Penerima P4-ISDA-IK TA 2013. Tahun 2013, desa penerima Bansos sebanyak 110 desa, tersebar di 10 Kabupaten/Kota, dengan jaringan irigasi kecil yang direhab seluas 11.661 Ha. Tahun 2014 sebanyak 65 desa dengan luas areal 8.194 Ha, dan terakhir tahun 2015 sebanyak 75 desa dengan areal 5.635 Ha. Selama 3 (tiga) tahun berjalannya kegiatan Bansos ini, total desa atau irigasi kecil yang tertangani adalah 250 desa/irigasi kecil dengan cakupan areal seluas 25.490 Ha. Tahun Desa Penerima Bansos (Desa) Luas Areal Jaringan Irigasi Kecil yang Direhab (hektar) 2013 110 11.661 2014 65 8.194 2015 75 5.635 Jumlah 250 25.490 Perlu menjadi catatan bahwa dari hasil audit, Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu memberi penilaian sangat baik untuk unsur kepatuhan terhadap peraturan, terutama hasil pelaksanaan P4-ISDA-IK tahun 2013. Merujuk Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 14/PRT/M/2015 Tanggal 21 April 2015 tentang Kriteria dan Penetapan Status Daerah Irigasi, maka di Provinsi Bengkulu terdapat daerah irigasi (DI) dengan areal di bawah 1.000 Ha sebanyak 771 DI dengan total luas areal 60.669 Ha. Dengan demikian masih banyak irigasi-irigasi kecil yang perlu mendapat sentuhan P4-ISDA-IK. Monitoring P4-ISDA-IK Tahun 2014 66

Pembangunan infrastruktur air baku Pembangunan infrastruktur air baku berupa intake/bendung dan jaringan pipa transmisi mulai dikerjakan sejak tahun 2011, dan sampai dengan tahun 2015 telah dibangun di 6 (enam) lokasi/kabupaten dengan total debit 360 liter/ detik. Pembangunan infrastruktur air baku selalu didahului dengan sinkronisasi program 3 (tiga) pihak, yakni Ditjen SDA (untuk intake/bendung dan jaringan pipa transmisi), Ditjen Cipta Karya (IPA/ Instalasi Pengolahan Air), dan Pemda kabupaten terkait (jaringan pipa ke konsumen/rumah). Hal ini dimaksudkan agar pembangunannya dapat dilakukan serentak pada waktu/tahun yang sama. Sosialisasi Nota Kesepahaman Bersama Antara Kementerian Pu Dengan Polri (Pengamanan Penyelenggaraan Infrastruktur Bidang Pu) Di Bengkulu Tgl 6 September 2012 67

Unit Layanan Pengadaan (ULP) Unit Layanan Pengadaan (ULP) Bengkulu ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 646/KPTS/M/2014 Tanggal 22 Desember 2014 tentang Penetapan Unit Layanan Pengadaan dan Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Secara Elektronik (E-Procurement) di Lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Di dalam keputusan ini disebutkan bahwa pelaksanaan pengadaan barang/jasa seluruh Satuan Administrasi Pangkalan (Satminkal) Kementerian PUPR (bidang Sumber Daya Air, Bina Marga dan Cipta Karya) yang ada di Provinsi Bengkulu diselenggarakan oleh ULP Bengkulu, dimana Kepala BWS Sumatera VII ditunjuk sebagai Kepala ULP dan Kasubbag Tata Usaha sebagai Sekretaris ULP. Untuk sementara ULP Bengkulu berkedudukan di kantor BWS Sumatera VII, Bengkulu. Untuk mendukung tugas dan wewenang ULP, Kepala ULP Bengkulu telah menetapkan kelengkapan organisasi ULP/Staf Pendukung dan Perangkat ULP Bengkulu Tahun Anggaran 2015. Salah satu tugas pokok ULP adalah menyelenggarakan pengembangan dan pembinaan sumber daya manusia ULP melalui sosialisasi aturan-aturan yang berkenaan dengan pengadaan barang/jasa dan SPSE LKPP. Sosialisasi diadakan pada tanggal 18 September 2015, bertempat di kantor BWS Sumatera VII, dengan Narasumber dari Ditjen Bina Konstruksi dan Pusat Data dan Teknologi Informatika (Pusdatin) Setjen Kementerian PUPR. paket lelang 171 paket, dengan total nilai kontrak Rp 1.150.195.110.000,- yaitu: - Bidang SDA = 5 Pokja; 67 paket; Rp 316.134.060.000,- - Bidang Bina Marga = 8 Pokja; 38 paket; Rp 636.857.170.000,- - Bidang Cipta Karya = 7 Pokja; 66 paket; Rp 197.203.880.000,- Dalam rangka lelang dini paket-paket pekerjaan tahun 2016, data paket lelang yang sudah diterima dan diupdate ULP Bengkulu sampai dengan bulan April adalah sebanyak 59 paket, dengan total nilai kontrak sebesar Rp 225.114.996.000,- yaitu dari Pokja ULP: - Satker BWS Sumatera VII = 7 paket; Rp 6.850.652.000,- - SNVT PJSA Sumatera VII Prov. Bengkulu = 19 paket; Rp 75.739.998.000,- - SNVT PJPA Sumatera VII Prov. Bengkulu = 16 paket; Rp 134.956.266.000,- - Satker OP SDA Sumatera VII = 17 paket; Rp 7.768.080.000,- Pada tanggal 30 Desember 2015, Kepala ULP Bengkulu telah menyampaikan laporan hasil pelaksanaan pengadaan barang/jasa paket-paket kontraktual tahun 2015 kepada Menteri PUPR. Total Kunjungan Konsultasi Pimpinan DPRD Provinsi Bengkulu ke Ditjen SDA, diterima oleh Sekretaris Ditjen SDA pada 10 Mei 2013 68

Pembatalan Undang-Undang No. 7 Tentang SDA Pada Februari 2015, Mahkamah Konstitusi telah membatalkan secara keseluruhan Undang-Undang No. 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air karena tidak memenuhi 6 (enam) prinsip dasar pembatasan pengelolaan SDA (pertama, setiap pengusahaan air tidak boleh meniadakan hak rakyat atas air; kedua, negara harus memenuhi/menjamin hak rakyat atas air; ketiga, pengelolaan air harus memperhatikan kelestarian sumber daya air; keempat, negara wajib melakukan pengawasan dan pengendalian atas air; kelima, negara dalam hal ini BUMN/BUMD harus diutamakan dalam pengelolaan sumber daya air; dan keenam, pengelolaan sumber daya air dapat diserahkan pengelolaannya kepada swasta apabila lima prinsip terdahulu sudah dipenuhi negara). Implikasi putusan MK berakibat peraturanperaturan turunan UU No. 7 Tahun 2004 menjadi tidak berlaku sehingga mengakibatkan tidak lagi memiliki dasar hukum. Sebagai contoh, lembaga koordinasi TKPSDA WS Teramang Muar yang telah berakhir masa tugasnya tidak/belum dapat diperpanjang masa kerjanya, dan TKPSDA WS Nasal Padang Guci belum dapat dibentuk dikarenakan tidak adanya dasar hukum. Sambil menunggu UU SDA yang baru, dan mencegah terjadinya kekosongan payung hukum, maka untuk sementara pengelolaan Sumber Daya Air kembali mengacu pada Undang-Undang No. 11 Tahun 1974 tentang Pengairan. Kunjungan Sekretaris Ditjen SDA, Kasubdit EK & Kabag Biro Kepegawaian Kementerian PU dalam rangka Pengambilan Sumpah PNS baru, 26 Februari 2012. 69

Temuan pemeriksaan Sampai dengan akhir tahun 2015, semua temuan hasil audit Auditor APIP/Inspektorat Jenderal Kementerian PUPR telah ditindak-lanjuti dan dinyatakan tuntas. Dengan demikian BWS Sumatera VII tidak punya tunggakan temuan. Untuk temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI tahun 2012 pada Satker BWS Sumatera VII, yang tertuang dalam LHP BPK RI No. 25.a/ Interim-sub Tim 3 LK PU-2012/12/2012 tanggal 21 Desember 2012, terdapat 2 (dua) temuan yang harus ditindaklanjuti, yaitu: A. Aset Barang Milik Negara (BMN) yang masuk dalam kategori tidak ditemukan (BA-04) senilai Rp315.767.178.789,- berupa: - 35 bidang tanah rumah Penjaga Pintu Air (PPA) senilai Rp336.319.640,- dan, - Bangunan/infrastruktur SDA senilai Rp315.430.859.149,- B. 7 (tujuh) bidang tanah yang asetnya ada namun belum dicatat dalam SIMAK BMN senilai Rp 865.153.000,- Seluruh temuan tersebut di atas telah ditindaklanjuti bersama tim Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bengkulu (mencari, mengukur, mencatat, dan meng-inventarisasi dan Penilaian/ IP serta pemberkasan berita acara) dalam 2 (dua) tahap, yaitu pada Semester II tahun 2013 dan pada Semester I tahun 2014, sehingga status/posisi temuan menjadi: A. Terhadap aset BMN yang (semula) tidak ditemukan (BA-04), yaitu 35 bidang tanah rumah PPA dan bangunan/infrastruktur SDA: - Nilai perolehan sebelum IP Rp 315.767.178.789,- - Nilai perolehan setelah IP Rp 274.488.731.574,- - Nilai pencatatan ganda NUP Rp 30.890.377.664,- - Nilai yang tidak ditemukan Rp 10.315.306.991,- (3,27%) B. Terhadap aset BMN 7 (tujuh) bidang tanah yang tidak dicatat dalam SIMAK BMN: - Nilai perolehan sebelum IP Rp 865.153.000,- - Nilai perolehan setelah IP Rp 3.371.352.000,- Petugas BMN telah meng-input data hasil IP ke dalam SIMAK BMN, dan melakukan Rekonsiliasi di KPKNL Bengkulu pada tanggal 8 Juli 2014. Hasil tindak lanjut ini telah dilaporkan oleh Kepala Satuan Kerja BWS Sumatera VII kepada Sekretaris Ditjen Sumber Daya Air melalui surat nomor UM.01.03/ SatkerBWS-SVII/52, tanggal 16 Juni 2014, perihal Penuntasan Temuan BPK RI Tahun 2012 pada Satuan Kerja BWS Sumatera VII. Terhadap hasil audit BPK-RI nomor 13.B/LHP/ XVII/05/2013 dan nomor 13.C/LHP/ XVII/05/2013, tanggal 28 Mei 2013, terdapat 3 (tiga) temuan yang harus ditindaklanjuti oleh Satker BWS Sumatera VII, yaitu: 1. Sistem Pengendalian Aset Tetap (BA-04) belum melalui proses IP senilai Rp91.479.810,- Temuan berupa jaringan irigasi rawa Air Hitam dan Penago II. Temuan telah ditindaklanjuti dengan melakukan IP bersama KPKNL Bengkulu, dan telah dicatat dalam SIMAK BMN. 70

2. Pemanfaatan Aset Tetap Kementerian PU (Aset yang dikuasai oleh Pihak Lain Tanpa Persetujuan dari Pengelola). Nilai temuan Rp655.000.000,-. Temuan berupa 5 (lima) unit Kendaraan Dinas Operasional (KDO). Temuan telah ditindaklanjuti: 1 (satu) KDO belum ditemukan, nilai aset setelah IP Rp37.000.000,-. Saat ini masih terus ditelusuri keberadaannya. 3. Bangunan Rumah Negara: Nilai temuan Rp121.850.000,- Temuan Rumah Negara Golongan I Tipe E Permanen (Tidak Melaporkan PNBP). Temuan telah ditindklanjuti: Kasatker telah membuat pernyataan (November 2012) tidak memiliki aset Rumah Negara. Rumah Negara yang tertulis dalam SIMAK BMN telah dikoreksi menjadi Bangunan Gedung Tempat Tinggal Lainnya. Proses tindak lanjut ini telah dilaporkan oleh Kepala Satuan Kerja BWS Sumatera VII kepada Sekretaris Ditjen Sumber Daya Air melalui surat No. UM.01.03/ SatkerBWS-SVII/41 tanggal 26 Agustus 2013, perihal Tindaklanjut LHP No. 13.B/LHP/XVII/05/2013 dan No. 13.C/LHP/XVII/ 05/2013 tanggal 28 Mei 2013. Pegawai Balai Wilayah Sungai Sumatera Vll sedang menyiapkan data-data yang akan diaudit 71

Barang Milik Negara Aset Barang Milik Negara (BMN) berupa barang bergerak dan barang tidak bergerak lainnya yang dalam pengelolaan BWS Sumatera VII adalah: Kendaraan, Roda 4 berjumlah 13 unit, 1 (satu) unit di antaranya belum ditemukan (kendaraan tahun 1980- an). Sementara kendaraan Roda 2 berjumlah 22 unit, 10 unit diantaranya belum ditemukan (kendaraan tahun 1970-1980an). Kendaraan hilang ini masih terus diupayakan pencariannya. Alat berat, telah diterima hibah dari Direktorat Bina O dan P Ditjen SDA berupa 1 (satu) unit Dumptruk pada tahun 2015, dan 2 (dua) unit Exavator ampibi pada Maret dan April 2015. Saat ini status ketiga alat berat dimaksud belum dicatat dalam SIMAK BMN karena belum adanya berita acara serah terima. Aset berupa kapling tanah, yang tercatat dalam SIMAK BMN sebanyak 83 kapling dalam berbagai ukuran. Sampai dengan tahun 2006, yang sudah bersertifikat sebanyak 53 kapling. Kemudian berturut-turut sertifikasi tanah tahun 2014 sebanyak 20 kapling, dan tahun 2015 sebanyak 5 (lima) kapling. Total yang sudah bersertifikat sebanyak 73 kapling, dan sisanya 10 kapling belum ada sertifikat namun telah diberi patok batas dan papan kepemilikan. Beberapa sertifikat tanah (lama) perlu diusulkan perubahan nama kepemilikannya menjadi milik Pemerintah, cq, Kementerian PUPR. Direktur BPSDA Ditjen SDA menyerahkan Sertifikat ISO 9001: 2008 tentang Sitem Manajemen Mutu untuk Unit Hidrologi dan Kualitas Air BWS Sumatera VII, Batam, 6 November 2014. 72

Pemeriksan alat Hidrologi dan kualitas air. Kunjungan Walikota Bengkulu ke Kantor BWS Sumatera VII, 14 Februari 2012. 73

Kepegawaian Jumlah pegawai pada BWS Sumatera VII (per April 2016) adalah 318 orang. a. Berdasarkan status pegawai: - PNS Pusat Ditjen SDA = 192 orang - PNS Daerah Dinas PU Provinsi Bengkulu = 51 orang - Tenaga Honorer/Musiman = 75 orang b. Berdasarkan pangkat/golongan: - Golongan IV = 5 orang - Golongan III = 167 orang - Golongan II = 137 orang - Golongan I = 9 orang c. Berdasarkan pendidikan: - Strata II (S2) = 15 orang - Sarjana (S1/D4) = 134 orang - SMA/SMEA/STM/D3 = 153 orang - SMP/SD = 16 orang Dalam periode 2013 hingga 2015 terdapat 5 (lima) pegawai yang mendapat kesempatan tugas belajar dan telah menyelesaikannya, yaitu 4 (empat) orang dalam program Magister/S2 dan 1 (satu) orang dalam program Sarjana/S1. Kesemuanya untuk jurusan teknik sipil/sda. sebagai Pengawas Lapangan/Pekerjaan. Ke depan agar BWS Sumatera VII mengajukan usulan kembali kepada Gubernur Bengkulu untuk alih status PNS Daerah menjadi PNS dipekerjakan pada Ditjen SDA Kementerian PUPR. Pegawai honoror/musiman yang masuk dalam database dan telah diangkat sebagai PNS pada tahun 2014 sebanyak 21 orang (K1/15 orang dan K2/6 orang). Honor pegawai honorer/musiman yang ada saat ini (75 orang) pembayarannya melalui DIPA Satker BWS Sumatera VII. Pegawai honorer/musiman bekerja pada BWS Sumatera VII dengan perikatan surat perjanjian kerja (SPK) untuk masa 1 (satu) tahun. Tugastugasnya adalah sebagai petugas pengadministrasi, kebersihan/taman penjaga kantor, petugas pengamanan, sopir, petugas Operasi & Pemeliharaan, dan sebagai pengawas pekerjaan untuk yang punya latar belakang pendidikan teknik sipil (STM/ST). Pegawai BWS Sumatera VII yang telah mempunyai sertifikat pengadaan barang/jasa, dan masih berlaku sebanyak 42 orang, Keberadaan PNS Daerah dari Dinas PU Provinsi Bengkulu berjumlah 51 orang yang selama ini diperbantukan (izin Kepala Dinas) pada BWS Sumatera VII dirasakan sangat membantu terlaksananya kegiatan/program kerja BWS Sumatera VII. Keterbatasan PNS Pusat Ditjen SDA untuk menduduki jabatan tertentu dengan persyaratan tertentu, untuk saat ini dapat dipenuhi oleh PNS Daerah, seperti untuk kedudukan sebagai PPK, Bendahara, Pejabat Pembuat SPM, dan 74

Penyidik Pegawai Negeri Sipil Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) berjumlah 5 (lima) orang. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatannya sebagai PPNS lingkup BWS Sumatera VII oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Provinsi Bengkulu pada tanggal 29 April 2014, bertempat di Aula Kanwil Kemenkumham Provinsi Bengkulu. Tugas dan fungsi selaku PPNS secara umumnya adalah mengawasi dan menindak pelanggaran yang terjadi terhadap peraturan maupun infrastruktur sumber daya air di wilayah kerja BWS Sumatera VII. Dalam melaksanakan Tugas dan Fungsi (Tusi)-nya PPNS selalu berkoordinasi dengan Polda Bengkulu selaku Pembina PPNS di daerah. Saat ini PPNS menghentikan perannya untuk sementara sejak dibatalkannya Undang-Undang No. 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air. Bersama Kakanwil Kemkumham Bengkulu usai Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Pejabat PPNS Ditjen Sumber Daya Air lingkup BWS Sumatera VII pada 29 April 2014. 75

Perizinan penggunaan sumber daya air Perizinan penggunaan sumber daya air, baik untuk pemanfaatan air permukaan maupun untuk kegiatan penambangan bahan galian golongan C yang dilakukan di sungai harus mendapat persetujuan dari Menteri/Gubernur/Bupati/Walikota sesuai kewenangannya. Izin oleh Menteri PUPR diperuntukkan bagi permohonan pemanfaatan air permukaan di sungai yang berada dalam kawasan Wilayah Sungai kewenangan pusat. Sementara izin penambangan bahan galian golongan C di sungai menjadi kewenangan Gubernur. Pemberian izin pemanfaatan air dan izin penambangan di sungai senantiasa harus mempertimbangkan saran-saran atau rekomendasi teknis dari instansi atau badan hukum yang diberi wewenang berdasarkan peraturan perundangundangan yang berlaku. Terhadap semua permohonan yang masuk, Tim Rekomendasi Teknis (Tim Rekomtek) BWS Sumatera VII telah melakukan verifikasi atas kelengkapan dan keabsahan dokumen, ekspos atau paparan oleh pemohon izin, dan tinjauan lapangan. Rekomtek untuk izin pemanfaatan air permukaan penekanannya pada ketersediaan air di sungai dan perhitungan alokasi air di hilir intake atau tempat pengambilan airnya. Rekomtek untuk izin penambangan di sungai mempertimbangkan mekanisme pengendalian dan pengawasannya agar tidak menimbulkan kerusakan dan ancaman terhadap kelestarian fungsi sungai dan bangunanbangunan sumber daya air dan bangunan-bangunan umum lainnya yang terdapat di sekitar rencana lokasi penambangan. Hasil kajian Tim Rekomtek disampaikan oleh Kepala BWS Sumatera VII kepada Pemohon dan pihak yang mengeluarkan izin. Semua tahapan perizinan mengacu pada: 1. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 01/PRT/M/2016, tanggal 25 Januari 2016, tentang Tata Cara Perizinan Pengusahaan Sumber Daya Air Dan Penggunaan Sumber Daya Air; 2. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 04/PRT/M/2015, tanggal 18 Maret 2015, tentang Kriteria dan Penetapan Wilayah Sungai; 3. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 06/ PRT/M/2011, tentang Pedoman Penggunaan Sumber Daya Air; 4. Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 441/KPTS/M/2009, tentang Pelimpahan kewenangan Kepada Direktur Jenderal Sumber Daya Air Untuk Menandatangani Perizinan Penggunaan Air; 5. Keputusan Menteri Pekerjaan Umum nomor 458/KPTS/1986, tanggal 15 Oktober 1986 tentang Ketentuan Pengamanan Sungai Dalam Hubungan Dengan Penambangan Bahan Galian Golongan C. Status perizinan yang telah dan atau dalam proses, dan peruntukannya, yaitu: 1. Permohonan izin pengambilan air permukaan: - Untuk pabrik CPO, 4/empat permohonan sudah mendapat Izin Menteri PU; dan 1/ satu masih dalam proses kelengkapan dokumen di pihak pemohon. - Untuk PLTMH, 2/dua permohonan 76

sudah mendapat Izin Menteri PU; dan 1/ satu masih dalam proses kelengkapan dokumen di pihak pemohon. 2. Permohonan izin penambangan bahan galian golongan C: Gubernur - 7/tujuh hasil rekomtek sudah disampaikan kepada pemohon - 1/satu masih dalam proses rekomtek. - 5/lima permohonan sudah mendapat izin Live TVRI terkait Penataan Ruang bersama Kabid Tata Ruang Dinas PU Provinsi Bengkulu, di Bengkulu, 5 Nonember 2013. 77

PROGRAM DAN PAKET KEGIATAN Program dan paket kegiatan yang telah dilaksanakan sepanjang periode tahun 2011 hingga triwulan l tahun 2016 melalui 4 (empat) Satuan Kerja adalah sebagai berikut: 1. Satuan Kerja BWS Sumatera VII, dengan kegiatan Ketatalaksanaan, Program dan Perencanaan serta Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (OP SDA). Kegiatan OP SDA menjadi Satuan Kerja tersendiri pada tahun 2015 Paket Kegiatan Pembinaan dan Pelaksanaan Operasi dan Penanggulangan Sumber Daya Air serta Penanggulangan Darurat Akibat Bencana Pembinaan dan Pelaksanaan Sungai, Danau, Waduk, Pengendalian Lahar dan Pengamanan Pantai Output/SubOutput/Komponen Paket Pekerjaan 2011 Dokumen Penyelenggaraan Pelayanan Data dan Informasi Sumber Daya Air di Tingkat BBWS/BWS / Perencanaan dan Program / Fisik Penunjang Revitalisasi dan Pengadaan Alat Hidrologi Kawasan Sumber Air yang Dilindungi/ Dikonservasi / Perencanaan dan Program / Pembangunan Konservasi Danau Dendam Tak Sudah, Kota Bengkulu Waduk/ Embung/Situ/ Bangunan Penampung Air Lainnya yang Dioperasikan dan Dipelihara / O&P SDA / Pemeliharaan Prasarana dan Sarana Sumber Daya Air Operasi dan Pemeliharaan Danau Dendam Tak Sudah, Kota Bengkulu Operasi dan Pemeliharaan Danau Nibung, Kab. Mukomuko Operasi dan Pemeliharaan Danau Lebar, Kab. Mukomuko Operasi dan Pemeliharaan Danau Mas Bastari, Kab. Rejang Lebong Operasi dan Pemeliharaan Danau Tes, Kab. Lebong Operasi dan Pemeliharaan Danau Picung, Kab. Lebong Operasi dan Pemeliharaan Danau Rukis, Kab. Bengkulu Selatan Sarana dan Prasarana Pengendalian Banjir yang Dioperasikan dan Dipelihara / O&P SDA / Pemeliharaan Prasarana dan Sarana Sumber Daya Air Operasi dan Pemeliharaan Pengendali Banjir/Sedimen Air Bengkulu, Kota Bengkulu Sarana dan Prasarana Pengaman Pantai yang Dioperasikan dan Dipelihara / O&P SDA / Pemeliharaan Prasarana dan Sarana Sumber Daya Air Operasi dan Pemeliharaan Pantai Panjang, Kota Bengkulu Operasi dan Pemeliharaan Pantai Zakat, Kota Bengkulu Layanan Perkantoran / Perencanaan dan Program / Rehabilitasi/Peningkatan Rehabilitasi/Peningkatan Gedung Peningkatan Gedung Kantor BWS Sumatera VII Provinsi Bengkulu (lanjutan) PERENCANAAN Finalisasi Rancangan Pola WS Teramang Ipuh 78

Paket Kegiatan Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi, Rawa dan Jaringan Pengairan Lainnya Pengendalian Banjir, Lahar Gunung Berapi dan Pengamanan Pantai Output/SubOutput/Komponen Paket Pekerjaan Penyusunan Rancangan Rencana Induk PSDA Wilayah Sungai (WS) A2.10 Nasal- Padang Guci DED Air Baku IKK Air Rami Review Desain Air Baku IKK Sindang Kelingi, Biduriang & Padang Ulak Tanding Review Desain Jaringan Tersier D.I. Mukomuko Kanan SID Peningkatan Jaringan Rawa Penago SID Peningkatan Jaringan Rawa Peninjauan Detail Desain Konservasi Danau Provinsi Bengkulu SID Pengendalian Banjir Air Kinal KETATALAKSANAAN Rehabilitasi / Peningkatan Gedung Peningkatan Gedung Kantor Bengkulu(Lanjutan) 2012 Gedung/Bangunan / Rehabilitasi/Peningkatan Peningkatan Gedung Kantor BWS Sumatera VII Provinsi Bengkulu (lanjutan) Sarana dan Prasarana Pengendalian Banjir yang Dioperasikan dan Dipelihara / Pemeliharaan Prasarana dan Sarana Sumber Daya Air Operasi dan Pemeliharaan Pengendalian Banjir Air Bengkulu, Kota Bengkulu (1 km) Operasi dan Pemeliharaan Danau Dendam Tak Sudah, Kota Bengkulu (1,7 km) Operasi dan Pemeliharaan Pengendalian Banjir Air Selagan, Kab. Mukomuko (4,6 km) Operasi dan Pemeliharaan Pengendalian Banjir Air Manjunto, Kab. Mukomuko (0,8 km) Pengadaan Bahan Banjiran Kota Bengkulu Sarana dan Prasarana Pengendalian Banjir yang Dioperasikan dan Dipelihara / Fisik Penunjang Penanggulangan Bencana/Tanggap Darurat Sarana dan Prasarana Pengaman Pantai yang Dioperasikan dan Dipelihara / Pemeliharaan Prasarana dan Sarana Sumber Daya Air Operasi dan Pemeliharaan Prasarana Pengaman Pantai Kota Bengkulu (0,3 km) 79

Paket Kegiatan Output/SubOutput/Komponen Paket Pekerjaan Operasi dan Pemeliharaan Prasarana Pengaman Pantai Urai Serangai, Kab. Bengkulu Utara (1 km) Peningkatan Kualitas Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu Pengendalian Banjir, Lahar Gunung Berapi dan Pengamanan Pantai PERENCANAAN SID Bendung Suplesi D.I. Air Nipis Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan SID Pengendali Banjir Air Teramang Kabupaten Mukomuko Penyusunan Rancangan Rencana Induk PSDA Wilayah Sungai (WS) A2.10 Nasal Padang Guci Identifikasi dan Potensi Embung di Wilayah Sungai (WS) Teramang-Ipuh (A2.09) Identifikasi dan Potensi Embung di Wilayah Sungai (WS) Nasal-Padang Guci (A2.10) Identifikasi dan Potensi Air Baku IKK Kaur Utara, PG. Hulu, PG. Hilir, Lungkang Kule, Kelam Tengah & Tj Kemuning Kabupaten Kaur Identifikasi dan Potensi Air Baku IKK Giri Mulya & Padang Jaya Kab. Bengkulu Utara Review Desain Pembangunan Intake dan Jaringan Pipa Transmisi Air Baku IKK Uram Jaya dan Kota Muara Aman Kabupaten Lebong Review Desain Pembangunan Intake dan Jaringan Pipa Transmisi Air Baku IKK Tebat Karai & Bermani Ilir Kabupaten Kepahiang KETATALAKSANAAN Peningkatan Gedung Kantor Kota Bengkulu (lanjutan) Pengadaan Alat Pengelolah Data Pengadaan Meubeler Gedung Kantor 2013 Gedung/Bangunan Peningkatan Gedung Kantor BWS Sumatera VII Provinsi Bengkulu (400 m2)az (lanjutan) Sarana dan Prasarana Pengendalian Banjir yang Dioperasikan dan Dipelihara Operasi dan Pemeliharaan Pengendali Banjir Air Bengkulu, Kota Bengkulu (5 km) Operasi dan Pemeliharaan Check Dam Pasir Lebar, Kab. Lebong (1,5 km) Operasi dan Pemeliharaan Pengendali Banjir Air Selagan, Kab. Mukomuko (0,6 km) Operasi dan Pemeliharaan Pengendali Banjir Air Majunto, Kab. Mukomuko (0,6 km) Pengadaan Bahan Banjiran Kota Bengkulu Sarana dan Prasarana Pengaman Pantai yang Dipelihara 80

Paket Kegiatan Pengendalian Banjir, Lahar Gunung Berapi dan Pengamanan Pantai Output/SubOutput/Komponen Paket Pekerjaan Operasi dan Pemeliharaan Pengaman Pantai Manna, Kab. Bengkulu Selatan (1,74 km) Operasi dan Pemeliharaan Pengaman Pantai Kab. Bengkulu Utara (1,24 km) Operasi dan Pemeliharaan Pengaman Pantai Mukomuko, Kab. Mukomuko (2,3 km) PERENCANAAN Detail Desain Air Baku IKK Giri Mulya & Padang Jaya Kabupaten Bengkulu Utara Detail Desain Air Baku IKK Kaur Utara,PG Hulu,PG Hilir,Lungkang Kule,Kelam Tengah & Tj Kemuning Kab.Kaur Review Desain Jaringan Irigasi DI.Alas Kanan Kabupaten Seluma Peyusunan Rancangan Rencana Induk PSDA Wilayah Sungai (WS) Teramang-Muar 01.38.A2 (tahap 1) Studi Identifikasi dan Potensi Air Baku IKK Selagan Raya,Teras Terunjam,Penarik,Air Dikit,Mukomuko Utara Kabupaten Mukomuko KETATALAKSANAAN Peralatan dan Fasilitasi Perkantoran Kota Bengkulu Pengadaan Meubelair Gedung Kantor Kota Bengkulu Peningkatan Sarana dan Prasarana Gedung Kantor Balai Wilayah Sungai Sumatera VII (400 m2) (Lanjutan) 2014 Sarana dan Prasarana Pengendalian Banjir yang Dioperasikan dan Dipelihara Operasi dan Pemeliharaan Pengendali Banjir Air Bengkulu, Kota Bengkulu (5 km) Operasi dan Pemeliharaan Pengendali Banjir Air Selagan, Kab. Mukomuko (12 km) Operasi dan Pemeliharaan Pengendali Banjir Air Majunto, Kab. Mukomuko (10 km) Operasi dan Pemeliharaan Normalisasi Drainase Air Bengkulu, Kota Bengkulu (9 km) Perbaikan Pintu Pengendali Banjir Air Bengkulu, Kota Bengkulu Pengadaan Bahan Banjiran Sarana dan Prasarana Pengaman Pantai yang Dipelihara Operasi dan Pemeliharaan Pengaman Pantai Manna, Kab. Bengkulu Selatan (3 km) Operasi dan Pemeliharaan Pengaman Pantai Kab. Bengkulu Utara (3 km) PERENCANAAN - - Penyelidikan Geologi Teknik dan Detail Desain Terowongan Jaringan Irigasi D.I. Alas Kanan Kabupaten Seluma 81

Paket Kegiatan Peningkatan Kualitas Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu Output/SubOutput/Komponen Paket Pekerjaan SID Saluran Suplesi Air Bunut - Air Padang D.I. Air Lais Kuro Tidur Kabupaten Bengkulu Utara SID Pengendalian Banjir Air Alas Kabupaten Seluma SID Pengendalian Banjir Sungai Payang - Jerinjing Kabupaten Mukomuko SID Pengendalian Banjir Air Nasal Kabupaten kaur Penyusunan Rancangan Rencana Pengelolaan SDA WS Teramang Muar (Tahap II) SID Embung di Wilayah Sungai Nasal Padang Guci Studi Identifikasi dan Potensi Air Baku IKK Ulu Talo, Talo Kecil, Talo, Ilir Talo, Semidang Alas, Semidang Alas Maras Studi Identifikasi dan Potensi Air Baku IKK Kedurang Ilir dan Bunga Mas Kabupaten Bengkulu Selatan KETATALAKSANAAN Rehabilitasi Gedung mess Pasar Baru Kota Bengkulu 2015 Perangkat Pengolah Data dan Komunikasi Pengadaan Peralatan Penunjang Perencanaan dan Program Satker BWS Sumatera VII (18 unit) PERENCANAAN Pemutakhiran Data D.I Air Manjuto Mukomuko SID Kantong Lumpur Bendung Manjuto Kabupaten Mukomuko SID Pengendalian Banjir Air Bungai Pasir Lebar Kabupaten Lebong SID Bangunan Pengendali Sedimen Muara Air Manna Kabupaten Bengkulu Selatan SID Bangunan Pengendali Sedimen Muara Air Bantal Kabupaten Mukomuko Studi Kelayakan Bendungan Air Nasal Kabupaten Kaur Studi Kelayakan Bendungan Air Padang Guci Kabupaten Kaur Studi Kelayakan Bendungan Air Luas Kabupaten Kaur SID Air Baku IKK Putri Hijau dan IKK Ketahun Kabupaten Bengkulu Utara SID Air Baku IKK Kerkap dan IKK Ulu Palik Kabupaten Bengkulu Utara DED Air Baku IKK Kedurang Ilir dan IKK Bunga Mas Kabupaten Bengkulu Selatan DED Air Baku IKK Ulu Talo, IKK Talo Kecil, IKK Talo dan IKK Ilir Talo Kabupaten Seluma - - Penyusunan UKL/UPL Air Baku IKK Putri Hijau dan IKK Ketahun Serta Air Baku IKK Kerkap dan IKK Ulu Palik Kabupaten Bengkulu Utara 82

Paket Kegiatan Pengembangan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi, Air Tanah, Rawa dan Tambak Konservasi, Pengendalian Banjir, Lahar Gunung Berapi dan Pengamanan Pantai KETATALAKSANAAN Output/SubOutput/Komponen Paket Pekerjaan Perangkat Pengolah Data dan Komunikasi Peralatan dan Fasilitas Perkantoran 2016* Rencana Teknis dan Dokumen Lingkungan Rencana Teknis dan Dokumen Lingkungan Bendung dan Jaringan Irigasi Permukaan, Irigasi Rawa dan Irigasi Tambak yang Dibangun dan Ditingkatkan/ Direhabilitasi AMDAL Pembangunan Jaringan Irigasi D.I Air Alas Kab. Seluma Studi LARAP Jaringan Irigasi Kanan D.I Air Alas Kab. Seluma Rencana Teknis dan Dokumen Lingkungan Konstruksi Pengendalian Banjir, Lahar Gunung Berapi dan Pengamanan Pantai SID Bangunan Pengendali Daya Rusak Air Manjuto, Kab. Mukomuko SID Bangunan Pengaman Pantai Air Rami, Kab. Mukomuko Layanan Perkantoran Pengadaan Peralatan Penunjang Perencanaan dan Program Satker BWS Sumatera VII (1 unit) PERENCANAAN AMDAL Pembangunan Jaringan Irigasi D.I Air Alas Kabupaten Seluma Studi LARAP Jaringan Irigasi Kanan D.I Air Alas Kabupaten Seluma SID Bangunan Pengendali Daya Rusak Air Manjuto Kabupaten Mukomuko SID Bangunan Pengaman Pantai Air Rami Kabupaten Mukomuko Studi Identifikasi dan Potensi Air Baku Kecamatan Rimbo Pengadang &Kecamatan Topos Kabupaten Lebong Studi Potensi Air Tanah Kabupaten Mukomuko Studi Potensi Air Tanah Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kaur KETATALAKSANAAN Pengadaan Peralatan Penunjang Kantor BWS Sumatera VII Fisik Penunjang Kegiatan ULP - - Pengadaan Peralatan Penunjang Perencanaan dan Program Satker BWS.Sumatera VII 83

2. Program Operasi dan Pemeliharaan oleh Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (OP SDA), dengan kegiatan OP infrastruktur SDA pada poin sebelumnya. Paket Kegiatan Operasi dan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Sumber Daya Air Peningkatan Tatakelola Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu Operasi dan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Sumber Daya Air Output/SubOutput/Komponen Paket Pekerjaan 2015 Jaringan Irigasi yang Dioperasikan dan Dipelihara Pengurasan Sedimen Bendung Air Lais Kuro Tidur, Kab. Bengkulu Utara Pengurasan Sedimen Bendung Air Nipis, Kab. Bengkulu Selatan Pengurasan Sedimen Bendung Air Ketahun, Kab. Lebong Waduk/Embung/ Situ/Bangunan Penampung Air Lainnya yang Dioperasikan dan Dipelihara Operasi dan Pemeliharaan Drainase Air Bengkulu, Kota Bengkulu (14 km) Operasi dan Pemeliharaan Prasarana Pengendali Banjir Air Salagan, Kab. Mukomuko (12 km) Operasi dan Pemeliharaan Prasarana Pengendali Banjir Air Manjuto, Kab. Mukomuko (10 km) Sarana dan Prasarana Pengaman Pantai yang Dipelihara Operasi dan Pemeliharaan Prasarana Pengaman Pantai Manna, Kab. Bengkulu Selatan (3,1 km) Operasi dan Pemeliharaan Prasarana Pengaman Pantai Kab. Bengkulu Utara (3 km) Operasi dan Pemeliharaan Prasarana Pengaman Pantai Mukomuko, Kab. Mukomuko (5 km) Operasi dan Pemeliharaan Prasarana Pengaman Pantai Panjang, Kota Bengkulu (5 km) 2016* Data Hidrologi dan Kualitas Air yang Dikelola Revitalisasi Peralatan Pos Hidrologi (50%) Perbaikan Pos Hidrologi (50%) Perangkat Pengolah Data dan Komunikasi Pengadaan Peralatan Kegiatan Hidrologi dan Kualitas Air (17 unit) Pengadaan Peralatan Alokasi Air (12 unit) Bangunan Pengaman Pantai yang Dipelihara Operasi dan Pemeliharaan Prasarana Pengaman Pantai Linau Operasi dan Pemeliharaan Prasarana Pengaman Pantai Punggur Operasi dan Pemeliharaan Prasarana Pengaman Pantai Panjang, Kota Bengkulu Operasi dan Pemeliharaan Prasarana Pengaman Pantai Lais - Serangai 84

Paket Kegiatan Output/SubOutput/Komponen Paket Pekerjaan Operasi dan Pemeliharaan Prasarana Pengaman Pantai Pasar Bawah Manna Sungai yang Dipelihara Audit Teknis Kinerja Pengendali Banjir Operasi dan Pemeliharaan Prasarana Normalisasi Drainase Air Bengkulu Operasi dan Pemeliharaan Prasarana Normalisasi Drainase Air Manjuto Operasi dan Pemeliharaan Prasarana Normalisasi Drainase Air Ketahun Operasi dan Pemeliharaan Prasarana Normalisasi Drainase Air Nipis Operasi dan Pemeliharaan Prasarana Normalisasi Drainase Air Selagan Bendung Irigasi Kewenangan Pusat yang Dioperasikan dan Dipelihara Operasi dan Pemeliharaan Prasarana Pengaman Tebing Bendung Air Seluma *) Saat tulisan ini dibuat, Program dan Paket Pekerjaan tahun 2016 masih berjalan. 3. Program Pengelolaan Sumber Daya Air oleh SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) Sumatera VII Provinsi Bengkulu, dengan kegiatan konservasi, Sungai dan Pantai. Output/SubOutput/Komponen Paket Kegiatan Paket Pekerjaan 2011 Pembinaan dan Pelaksanaan Layanan Perkantoran / PPK Sungai dan Pantai (PBPS) / Pengadaan Peralatan Sungai, Waduk, Pengendalian Pengadaan Alat Pengolah Data (2 unit) Lahar dan Pengamanan Pantai Layanan Perkantoran / PPK Sungai dan Pantai II (PP) / Pengadaan Peralatan Pengadaan Brankas (1 unit) Pengadaan Alat Pengolah Data (3 unit) Sarana dan Prasarana Pengendalian Banjir yang Dibangun / PPK Sungai dan Pantai (PBPS) / Pembangunan Pembangunan Penguatan Tebing Sungai Air Majunto (36 m) Pembangunan Revetment Air Selagan (770 m) Pembangunan Pengamanan Tebing Air Lais Desa Jago Bayo (148 m) Pembangunan Prasarana Pengamanan Pantai Punggur Air Dikit (625 m) Pembangunan Prasarana Pengamanan Pantai Lais (700 m) Pembangunan Prasarana Pengamanan Pantai Urai Serangai (700 m) Sarana dan Prasarana Pengaman Pantai yang Dibangun / PPK Sungai dan Pantai II (PP) / Pembangunan Pembangunan Revetment Air Musi Lubuk Kembang (770 m) Pembangunan Prasarana Pengamanan Pantai Linau (770 m) Pembangunan Prasarana Pengamanan Pantai Panjang (700 m) Pembangunan Prasarana Pengamanan Pantai Panjang (lanjutan) (100 m) 85

Paket Kegiatan Pengendalian Banjir, Lahar Gunung Berapi dan Pengamanan Pantai Pengelolaan dan Konservasi Waduk, Embung, Situ serta Bangunan Penampung Air Lainnya Pengendalian Banjir, Lahar Gunung Berapi dan Pengamanan Pantai Pengelolaan dan Konservasi Waduk, Embung, Situ serta Bangunan Penampung Air Lainnya Output/SubOutput/Komponen Paket Pekerjaan 2012 Sarana dan Prasarana Pengendalian Banjir yang Dibangun / Sungai Pantai I / Pembangunan Pengendalian Banjir Air Selagan, Kab. Mukomuko (1,1 km) Pengendalian Banjir Air Lais Desa Jago Bayo, Kab. Bengkulu Utara (0,1 km) Pengendalian Banjir Air Bengkulu, Kota Bengkulu (1,2 km) Pengendalian Banjir Air Seginim, Kab. Bengkulu Selatan (0,45 km) Sarana dan Prasarana Pengaman Pantai yang Dibangun / Sungai Pantai II / Pembangunan Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Punggur Air Dikit, Kab. Mukomuko (0,347 km) Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Kota Bengkulu (2,4 km) Embung/Situ/Bangunan Penampung Air Lainnya yang Dibangun / Rehabilitasi Rehabilitasi Bangunan Spillway Danau Dendam Tak Sudah, Kota Bengkulu 2013 Sarana dan Prasarana Pengendalian Banjir yang Dibangun Pembangunan Pengendali Banjir Air Bengkulu, Kota Bengkulu (0,07 km) Pembangunan Pengendali Banjir Air Selagan, Kab. Mukomuko (0,953 km) Sarana dan Prasarana Pengaman Pantai yang Dibangun Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Sungai Hitam Pondok Kelapa, Kab. Bengkulu Tengah (0,29 km) Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Punggur Air Dikit, Kab. Mukomuko (0,29 km) Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Sungai Hitam Pondok Kelapa, Kab. Bengkulu Tengah (0,258 km) Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Urai Serangai, Kab. Bengkulu Utara (0,418 km) Embung/Situ/Bangunan Penampung Air Lainnya yang Dibangun Pembangunan Prasarana Danau Hulu, Kab. Bengkulu Selatan Pembangunan Prasarana Danau Hilir, Kab. Bengkulu Selatan Pembangunan Prasarana Danau Tebat besar, Kab. Bengkulu Selatan Embung/Situ/Bangunan Penampung Air Lainnya yang Direhabilitasi Rehabilitasi Prasarana Danau Dendam Tak Sudah, Kota Bengkulu 86

Paket Kegiatan Pengendalian Banjir, Lahar Gunung Berapi dan Pengamanan Pantai Pengelolaan dan Konservasi Waduk, Embung, Situ serta Bangunan Penampung Air Lainnya Konservasi, Pengendalian Banjir, Lahar Gunung Berapi dan Pengaman Pantai Output/SubOutput/Komponen Paket Pekerjaan 2014 Sarana dan Prasarana Pengendalian Banjir yang Dibangun Pembangunan Pengendali Banjir Air Bengkulu, Kota Bengkulu (0,17 km) Pembangunan Pengendali Banjir Air Selagan, Kab. Mukomuko (0,75 km) Sarana dan Prasarana Pengaman Pantai yang Dibangun Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Merpas, Kab. Kaur (0,25 km) Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Maras, Kab. Seluma (0,25 km) Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Pasar Ipuh, Kab. Mukomuko (0,25 km) Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Lais Serangai, Kab. Bengkulu Utara (0,25 km) Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Punggur Air Dikit, Kab. Mukomuko (0,5 km) Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Sungai Suci, Kab. Bengkulu Tengah (0,2 km) Embung/Situ/Bangunan Penampung Air Lainnya yang Dibangun Pembangunan Prasarana Danau Lebar, Kab, Mukomuko Pembangunan Prasarana Danau Nibung, Kab, Mukomuko Pembangunan Prasarana Danau Picung, Kab, Lebong Pembangunan Prasarana Danau Mas Harun Bastari, Kab, Rejang Lebong 2015 Sarana dan Prasarana Pengendalian Banjir yang Dibangun Pembangunan Pengendali Banjir Air Selagan, Kab. Mukomuko (0,265 km; 30 Ha) Pembangunan Pengendali Banjir Air Payang Jerinjing, Kab. Mukomuko (0,4 km; 45 Ha) Pembangunan Pengendali Banjir Air Seginim, Kab. Bengkulu Selatan (0,4 km; 27 Ha) Pembangunan Pengendali Banjir Air Padang Guci, Kab. Kaur (0,4 km; 35 Ha) Pembangunan Pengendali Banjir Air Nasal, Kab. Kaur (0,4 km; 30 Ha) Pembangunan Pengendali Banjir Air Uram, Kab. Lebong (0,4 km; 25 Ha) Pembangunan Pengendali Banjir Air Teramang, Kab. Mukomuko (0,331 km; 25 Ha) Sarana dan Prasarana Pengaman Pantai yang Dibangun Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Punggur Air Dikit, Kab. Mukomuko (0,23 km; 15 Ha) - - Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Pasar Ipuh, Kab. Mukomuko (0,2 km; 20 Ha) 87

Paket Kegiatan Pengelolaan dan Konservasi Waduk, Embung, Situ serta Bangunan Penampung Air Lainnya Konservasi, Pengendalian Banjir, Lahar Gunung Berapi dan Pengaman Pantai Output/SubOutput/Komponen Paket Pekerjaan Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Urai, Kab. Bengkulu Utara (0,235 km; 15 Ha) Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Merpas, Kab. Kaur (0,2 km; 30 Ha) Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Panjang, Kota Bengkulu (0,275 km; 15 Ha) Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Maras, Kab. Seluma (0,45 km) Embung/Situ/Bangunan Penampung Air Lainnya yang Dibangun Pembangunan Prasarana Danau Picung, Kab, Lebong (25,99 juta m3) Pembangunan Prasarana Danau Hilir, Kab, Bengkulu Selatan (12,5 juta m3) Pembangunan Prasarana Danau Hulu, Kab, Bengkulu Selatan (10,4 juta m3) 2016* Panjang Bangunan Perlindungan dan Penguatan Tebing yang Dibangun/Ditingkatkan Pembangunan Pengendali Banjir Air Nasal, Kab. Kaur (0,99 km; 30 Ha) Pembangunan Pengendali Banjir Air Selagan, Kab. Mukomuko (0,45 km; 6,56 Ha) Pembangunan Pengendali Banjir Air Payang Jerinjing, Kab. Mukomuko (0,85 km; 34 Ha) Pembangunan Pengendali Banjir Air Teramang, Kab. Mukomuko (0,3 km; 12 Ha) Pembangunan Pengendali Banjir Air Padang Guci, Kab. Kaur (0,65 km; 35 Ha) Tembok Penahan Gelombang (Sea Wall) yang Dibangung/Ditingkatkan Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Punggut Air Dikit, Kab. Mukomuko (0,185 km; 3 Ha) Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Hili, Kab. Kaur (0,17 km; 3 Ha) Pembangunan Bangunan Pengaman Pasar Ipuh, Kab. Mukomuko (0,2 km; 12 Ha) Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Urai, Kab. Bengkulu Utara (0,18 km; 3 Ha) Pengelolaan dan Konservasi Embung/Situ/Bangunan Penampung Air Lainnya yang Dibangun/Ditingkatkan Waduk, Embung, Situ serta Pembangunan Prasarana Danau Picung, Kab, Lebong (25,99 juta m3) Bangunan Penampung Air Lainnya Pembangunan Prasarana Danau Hulu, Kab, Bengkulu Selatan (10,4 juta m3) *) Saat tulisan ini dibuat, Program dan Paket Pekerjaan tahun 2016 masih berjalan. 88

4. Program Pengelolaan Sumber Daya Air oleh SNVT Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) Sumatera VII Provinsi Bengkulu, dengan kegiatan Irigasi, Rawa, Tambak, Air Tanah dan Air Baku. Paket Kegiatan Pembinaan dan Pelaksanaan Irigasi, Rawa, Tambak, Air Baku dan Air Tanah Output/SubOutput/Komponen Paket Pekerjaan 2011 Layanan Perkantoran / PPK Air Baku / Pengadaan Peralatan Pengadaan Alat Pengolah Data (3 unit) Layanan Perkantoran / PPK Irigasi dan Rawa I / Pengadaan Peralatan Pengadaan Alat Pengolah Data (3 unit) Layanan Perkantoran / PPK Irigasi dan Rawa II / Pengadaan Peralatan Pengadaan Alat Pengolah Data (3 unit) Layanan Perkantoran / PPK Irigasi dan Rawa III / Pengadaan Peralatan Pengadaan Alat Pengolah Data (3 unit) Sarana dan Prasarana Penyediaan Air Baku yang Dibangun/Ditingkatkan / PPK Air Baku / Pembangunan Pembangunan Intake dan Saluran Transmisi Air Baku Kota Bintuhan (0,31 m3/detik) Pembangunan Intake dan Saluran Transmisi Air Baku Kota Bintuhan (lanjutan) Jaringan Irigasi yang Dibangun/Ditingkatkan / PPK Irigasi dan Rawa I / Pembangunan Pembangunan Jaringan Irigasi Mukomuko Kanan (4.919 Ha) Peningkatan Prasarana Jaringan Rawa Paleh (1.000 Ha) Jaringan Irigasi yang Direhabilitasi / PPK Irigasi dan Rawa I / Rehabilitasi Rehabilitasi Jaringan D.I Mukomuko Kiri (2.300 Ha) Rehabilitasi Jaringan D.I Air Lais Kuro Tidur (2.000 Ha) Jaringan Irigasi yang Direhabilitasi / PPK Irigasi dan Rawa II / Rehabilitasi Rehabilitasi Jaringan D.I Air Alas (1.500 Ha) Rehabilitasi Jaringan D.I Air Seluma (1.741 Ha) Rehabilitasi Jaringan D.I Air Nipis Seginim (1.200 Ha) Jaringan Irigasi yang Direhabilitasi / PPK Irigasi dan Rawa II / Pembangunan Rehabilitasi Jaringan D.I Air Ketahun (1.450 Ha) Rehabilitasi Jaringan D.I Air Uram (390 Ha) Rehabilitasi Jaringan D.I Air Musi Kejalo (1.300 Ha) Jaringan Reklamasi Rawa yang Direhabilitasi / PPK Irigasi dan Rawa II / Rehabilitasi Rehabilitasi Prasarana Jaringan Rawa Peninjauan (2.500 Ha) Rehabilitasi Prasarana Jaringan Rawa Penago (2.000 Ha) 89

Paket Kegiatan Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi, Rawa dan Jaringan Pengairan Lainnya Jaringan Reklamasi Rawa yang Dibangun/Ditingkatkan / Rehabilitasi Output/SubOutput/Komponen Paket Pekerjaan Jaringan Reklamasi Rawa yang Direhabilitasi / PPK Irigasi dan Rawa III / Rehabilitasi Rehabilitasi Prasarana Jaringan Rawa Air Hitam (1.472 Ha) 2012 Jaringan Irigasi yang Dibangun/Ditingkatkan / Pembangunan Peningkatan Jaringan Primer D.I Mukomuko Kanan, Kab. Mukomuko (700 Ha) Peningkatan Jaringan Tersier D.I Mukomuko Kanan, Kab. Mukomuko (900 Ha) Jaringan Irigasi yang Direhabilitasi / Rehabilitasi Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Mukomuko Kiri, Kab. Mukomuko (2.000 Ha) Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Air Lais Kuro Tidur, Kab. Bengkulu Utara (1.850 Ha) Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Air Seluma, Kab. Seluma (2.500 Ha) Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Air Alas Kiri, Kab. Seluma (1.500 Ha) Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Air Nipis Seginim, Kab. Bengkulu Selatan (1.204 Ha) Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Air Ketahun, Kab. Lebong (3.050 Ha) Jaringan Reklamasi Rawa yang Dibangun/Ditingkatkan / Pembangunan Pembangunan/Peningkatan Prasarana Jaringan Rawa Paleh, Kab. Mukomuko (633 Ha) Rehabilitasi Prasarana Jaringan Rawa Peninjauan, Kab. Seluma (620 Ha) Rehabilitasi Prasarana Jaringan Rawa Penago, Kab. Seluma (500 Ha) Rehabilitasi Prasarana Jaringan Rawa Air Hitam, Kab. Bengkulu Tengah (500 Ha) Penyediaan Air Baku Sarana dan Prasarana Penyediaan Air Baku yang Dibangun/Ditingkatkan / Air Baku / Pembangunan Pembangunan Intake dan Jaringan Pipa Transmisi Air Baku IKK Sindang Kelingi, Binduriang dan Pd. Ulak Tanding (0,08 m3/detik) Pembangunan Jaringan Pipa Transmisi Air Baku Kota Bintuhan (lanjutan) 2013 Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi, Rawa dan Jaringan Pengairan Lainnya Jaringan Irigasi yang Dibangun/Ditingkatkan Pembangunan Jaringan Tersier D.I Mukomuko Kanan, Kab. Mukomuko (1.400 Ha) Peningkatan Jaringan Primer dan Sekunder D.I Mukomuko Kanan, Kab. Mukomuko (467 Ha) (lanjutan) Pembangunan/Peningkatan Bendung Suplesi dan Jaringan Irigasi D.I Air Nipis Seginim Kiri Kota Agung, Kab. Bengkulu Selatan (900 Ha) Jaringan Irigasi yang Direhabilitasi Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Mukomuko Kiri, Kab. Mukomuko (1.213 Ha) Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Air Lais Kuro Tidur, Kab. Bengkulu Utara (1.300 Ha) Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Air Seluma, Kab. Seluma (1.221 Ha) 90

Paket Kegiatan Penyediaan dan Pengelolaan Air Baku Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi, Rawa dan Jaringan Pengairan Lainnya Output/SubOutput/Komponen Paket Pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Air Nipis Seginim, Kab. Bengkulu Selatan (1.200 Ha) Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Air Ketahun, Kab. Lebong (850 Ha) Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Air Selebang Kedurang, Kab. Bengkulu Selatan (500 Ha) Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Air Alas Kiri, Kab. Seluma (1.300 Ha) Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Air Nga rai, Kab. Lebong (600 Ha) Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Air Musi Kejalo, Kab. Rejang Lebong (1.180 Ha) Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Air Nipis Tanjung Tengah, Kab. Bengkulu Selatan (250 Ha) Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Air Bengkenang Napal Cuguk, Kab. Bengkulu Selatan (300 Ha) Jaringan Reklamasi Rawa yang Direhabilitasi Rehabilitasi Prasarana Jaringan Rawa Penago, Kab. Seluma (1.068 Ha) Rehabilitasi Prasarana Jaringan Rawa Air Hitam, Kab. Bengkulu Tengah (578 Ha) Sarana dan Prasarana Penyediaan Air Baku yang Dibangun/Ditingkatkan Pembangunan Intake dan Jaringan Pipa Transmisi Air Baku S. Sengak, IKK Bermani Ilir dan IKK Tebat Karai, Kab. Kepahiang (0,05 m3/detik) Pembangunan Intake dan Jaringan Pipa Transmisi Air Baku IKK Uram Jaya dan Kota Muara Aman, Kab. Lebong (0,03 m3/detik) Pembangunan Jaringan Pipa Transmisi Air Baku IKK Selagan, Teras Terunjam, Penarik, Air Dikit, Kota Mukomuko (0,0001 m3/detik) 2014 Jaringan Irigasi yang Dibangun/Ditingkatkan Pembangunan Bendung dan Jaringan Irigasi D.I Air Cawang Kidau, Kab. Kaur (Tahap I) (82 Ha) Pembangunan/Peningkatan Bendung Suplesi dan Jaringan Irigasi D.I Air Nipis Seginim Kota Agung, Kab. Bengkulu Selatan (lanjutan) (900 Ha) Jaringan Irigasi yang Direhabilitasi Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Air Manjuto Mukomuko Kanan, Kab. Mukomuko (836 Ha) Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Air Lais Kuro Tidur, Kab. Bengkulu Utara (900 Ha) Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Air Ketahun, Kab. Lebong (850 Ha) Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Air Alas, Kab. Seluma (500 Ha) Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Air Seluma, Kab. Seluma (1.500 Ha) 91

Paket Kegiatan Penyediaan dan Pengelolaan Air Baku Pengembangan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi, Air Tanah, Rawa dan Tambak Penyediaan dan Pengelolaan Air Baku Output/SubOutput/Komponen Paket Pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Air Manjuto Mukomuko Kiri, Kab. Mukomuko (450 Ha) Sarana dan Prasarana Penyediaan Air Baku yang Dibangun/Ditingkatkan Pembangunan Jaringan Pipa Transmisi Air Baku IKK Selagan, Teras Terunjam, Penarik, Air Dikit, Kota Mukomuko (lanjutan Tahap II/Akhir) (0,1 m3/detik) 2015 Jaringan Irigasi yang Dibangun/Ditingkatkan Pembangunan Jaringan Tersier D.I Air Manjuto Mukomuko Kanan, Kab. Mukomuko (400 Ha) Pembangunan Jaringan Irigasi D.I Air Cawang Kidau, Kab. Kaur (10,5 km; 1.500 Ha) Peningkatan Jaringan Irigasi D.I Air Nipis Seginim Kota Agung, Kab. Bengkulu Selatan (400 Ha) Pembangunan Jaringan Irigasi D.I Air Cawang Kidau, Kab. Kaur (Tahap II) (600 Ha) Jaringan Irigasi yang Direhabilitasi Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Air Alas dan Air Seluma, Kab. Seluma (1.050 Ha) Rehabilitasi Jaringan Irigasi Kanan D.I Air Manjunto Mukomuko, Kab. Mukomuko (1.200 Ha) Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Air Ketahun, Kab. Lebong (Paket II) (300 Ha) Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Air Nipis Seginim, Kab. Bengkulu Selatan (500 Ha) Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Air Selagan, Kab. Mukomuko (700 Ha) Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Air Ketahun, Kab. Lebong (700 Ha) Rehabilitasi Jaringan Irigasi Primer dan Sekunder D.I Air Manjuto Mukomuko, Kab. Mukomuko (12,2 km; 400 Ha) Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Air Lais Kuro Tidur, Kab. Bengkulu Utara (4,5 km; 400 Ha) Rehabilitasi Saluran Pembuang Air Gatal D.I Air Nipis Seginim, Kab. Bengkulu Selatan (0,2 km; 120 Ha) Sarana dan Prasarana Penyediaan Air Baku yang Dibangun/Ditingkatkan - - Pembangunan Intake dan Jaringan Pipa Transmisi Air Baku IKK Padang Jaya, Kab. Bengkulu Utara (0,06 m3/detik) 92

Paket Kegiatan Pengembangan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi, Air Tanah, Rawa dan Tambak Penyediaan dan Pengelolaan Air Baku Output/SubOutput/Komponen Paket Pekerjaan 2016* Jaringan Irigasi Permukaan Kewenangan Pusat yang Dilaksanakan Konstruksinya Pembangunan Jaringan Tersier Kanan D.I Air Manjuto, Kab. Mukomuko (14 km; 500 Ha) Jaringan Irigasi Permukaan Kewenangan Daerah yang Dilaksanakan Konstruksinya Peningkatan Jaringan Irigasi D.I Air Manjuto, Kab. Mukomuko (17 km; 893 Ha) Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Air Ketahun, Kab. Lebong (5 km; 875 Ha) Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Air Seluma, Kab. Seluma (12 km; 1.875 Ha) Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Air Alas, Kab. Seluma (3,5 km; 1.155 Ha) Rehabilitasi Jaringan Irigasi Kiri D.I Air Manjuto, Kab. Mukomuko (10,5 km; 850 Ha) Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Air Lais Kuro Tidur, Kab. Bengkulu Utara (4 km; 760 Ha) Bendung Irigasi Kewenangan Pusat yang Ditingkatkan/Direhabilitasi Rehabilitasi Bendung dan Jaringan Irigasi D.I Air Nipis Seginim, Kab. Bengkulu Selatan (912 Ha) Jaringan Irigasi Permukaan Kewenangan Daerah yang Ditingkatkan/Direhabilitasi Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Air Selagan, Kab. Mukomuko (6,8 km; 625 Ha) Saluran Pembawa yang Dibangun/Ditingkatkan Pembangunan Jaringan Pipa Transmisi Air Baku Selagan Raya, Teras Terunjam, Penarik, Air Dikit Kota Mukomuko, Kab. Mukomuko (4 km; 0,03 m3/detik) Pembangunan Intake dan Jaringan Pipa Transmisi Air Baku Kerkap dan Ulu Palik, Kab. Bengkulu Utara (6 km; 0,03 m3/detik) *) Saat tulisan ini dibuat, Program dan Paket Pekerjaan tahun 2016 masih berjalan. 93

Pictorial PROGRAM DAN PAKET KEGIATAN Permasalahan di D.I. Air Nipis Seginim adalah terjadinya alih fungsi lahan menjadi kolam ikan air deras, yang berdampak kepada berkurangnya debit air untuk mengairi lahan sawah. 94

Pembangunan Jaringan Irigasi D.R. Penago Kabupaten Seluma. Pada tahun 2011 Kerusakan pada outlet drainase Bantal D.I. Air Nipis Seginim akibat longsor dan besarnya debit air dari drainase. Telah selesai diperbaiki tahun 2013 Intake kiri bendung Air Nipis Seginim Saluran induk D.I. Air Lais Kuro Tidur 95

Pictorial PROGRAM DAN PAKET KEGIATAN Jaringan Tersier Kanan D.I. Air Manjuto di Kabupaten Mukomuko 96

Perkuatan tanggul dengan bronjong di hulu bendung Air Nipis Seginim. Selesai tahun 2012 97

DOKUMENTASI PROGRAM DAN PAKET KEGIATAN Rehabilitasi Jaringan Irigasi D. I. Mukomuko Kiri, Kabupaten Mukomuko Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Air Seluma Kabupaten Seluma 98

Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Air Nipis Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan Rehabilitasi Prasarana Jaringan Rawa Penago Kabupaten Seluma 99

Pictorial PROGRAM DAN PAKET KEGIATAN Pembangunan Jaringan Tersier D.I. Mukomuko Kanan Kabupaten Mukomuko (Lanjutan). Pada tahun 2013 100

Peningkatan Jaringan Primer dan Sekunder D.I. Mukomuko Kanan Kabupaten Mukomuko. Pada tahun 2013 Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Air Bengkenang Sukarami Kabupaten Bengkulu Selatan. Pada tahun 2013 101

Pictorial PROGRAM DAN PAKET KEGIATAN Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Air Manjuto Mukomuko Kanan Kabupaten Mukomuko. Pada tahun 2014 Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Air Manjuto Mukomuko Kanan Kabupaten Mukomuko. Pada tahun 2014 102

Pembangunan Bendung dan Jaringan Irigasi D.I. Air Cawang Kidau Kabupaten Kaur. Pada tahun 2014 Pembangunan Bendung Suplesi dan Jaringan Irigasi D.I. Air Nipis Seginim Kiri, Kota Agung Kabupaten Bengkulu Selatan. Pada tahun 2014 Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Air Seluma Kabupaten Seluma. Pada tahun 2014 Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Air Alas Kabupaten Seluma. Pada tahun 2014 103

Pictorial PROGRAM DAN PAKET KEGIATAN Jaringan Tersier kanan D.I. Air Manjuto di Kabupaten Mukomuko. Pada tahun 2015 104

Kunjungan Dewan Ketahanan Pangan Nasional di D.I. Air Manjuto Mukomuko pada 1 Mei 2014 105

Pictorial PROGRAM DAN PAKET KEGIATAN Pembangunan Jaringan Irigasi D.I. Air Cawang Kidau Kabupaten Kaur. Pada tahun 2015 Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Air Nipis Seginim Kota Agung Kabupaten Bengkulu Selatan. Pada tahun 2015 106

Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Air Nipis Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan. Pada tahun 2015 Rehabilitasi Saluran Pembuang Air Gatal D.I. Air Nipis Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan. Pada tahun 2015 107

Pictorial PROGRAM DAN PAKET KEGIATAN 108

Pembangunan Intake dan Saluran Transmisi Air Baku, Kota Bintuhan Kabupaten Kaur. Pada tahun 2011 109

Pictorial PROGRAM DAN PAKET KEGIATAN 110

Pembangunan Intake dan Jaringan Pipa Transmisi Air Baku IKK Sindang Kelingi, Binduriang dan Padang Ulak Tanding Kabupaten Rejang Lebong. Pada tahun 2012 111

Pictorial PROGRAM DAN PAKET KEGIATAN 112

Pembangunan Intake dan Jaringan Pipa Transmisi Air Baku IKK Uram Jaya dan Kota Muara Aman Kabupaten Lebong. Pada tahun 2013 Pembangunan Intake dan Jaringan Pipa Transmisi Air Baku Sungai Sengak, IKK Bermani Ilir, IKK Tebat Karai Kabupaten Kepahiang. Pada tahun 2013 113

Pictorial PROGRAM DAN PAKET KEGIATAN 114

Pembangunan Intake dan Jaringan Pipa Transmisi Air Baku IKK Selagan, IKK Teras Terunjam, IKK Penarik dan IKK Air Dikit Kota Mukomuko Kabupaten Mukomuko. Pada tahun 2014 115

Pictorial PROGRAM DAN PAKET KEGIATAN 116

Pembangunan Intake dan Jaringan Pipa Transmisi Air Baku IKK Padang Jaya Kabupaten Bengkulu Utara. Pada tahun 2014 117

Pictorial PROGRAM DAN PAKET KEGIATAN Pembangunan Revetment Air Musi Lubuk Kembang Kabupaten Rejang Lebong. Pada tahun 2011 118

Pembangunan Pengamanan Tebing Sungai Air Lais, Desa Jago Bayo Kabupaten Bengkulu Utara. Pada tahun 2011 Pembangunan Revetment Air Selagan Kabupaten Mukomuko. Pada tahun 2011 119

Pictorial PROGRAM DAN PAKET KEGIATAN Pembangunan Prasarana Pengendali Banjir Air Selagan Kabupaten Mukomuko. Pada tahun 2012 120

Pembangunan Pengendali Banjir Air Bengkulu Kota Bengkulu. Pada tahun 2012 Pembangunan Pengendali Banjir Air Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan. Pada tahun 2012 121

Pictorial PROGRAM DAN PAKET KEGIATAN Pembangunan Pengendali Banjir Air Bengkulu Kota Bengkulu. Pada tahun 2013 122

Bangunan Pelimpah Danau Dendam Tak Sudah di Kota Bengkulu. Selesai dikerjakan tahun 2012. Pembangunan, bangunan Pengaman Pantai Urai serangai Kabupaten Bengkulu Utara. Pada tahun 2013 123

Pictorial PROGRAM DAN PAKET KEGIATAN 124

Pembangunan Prasarana Pengendali Banjir Air Selagan Kabupaten Mukomuko. Pada tahun 2014 125

Pictorial PROGRAM DAN PAKET KEGIATAN Pembangunan Pengendali Banjir Air Nasal Kabupaten Kaur. Pada tahun 2015 126

Pembangunan Pengendali Banjir Air Teramang, Kabupaten Mukomuko. Pada tahun 2015 Pembangunan Pengendali Banjir Air Uram, Kabupaten Lebong. Pada tahun 2015 127

Pictorial PROGRAM DAN PAKET KEGIATAN Pembangunan Prasarana Pengamanan Pantai Panjang Kota Bengkulu. Pada tahun 2011 128

Pembangunan Prasarana Pengaman Pantai Panjang Muara Kota Bengkulu. Pada tahun 2011 Pembangunan Prasarana Pengamanan Pantai Lais Kabupaten Bengkulu Utara. Pada tahun 2011 Pembangunan Prasarana Pengamanan Pantai Punggur - Air Dikit Kabupaten Mukomuko. Pada tahun 2011 Pembangunan Prasarana Pengamanan Pantai Urai Serangai Kabupaten Bengkulu Utara. Pada tahun 2011 129

Pictorial PROGRAM DAN PAKET KEGIATAN Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Punggur Kabupaten Mukomuko. Pada tahun 2012 130

Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Punggur Kabupaten Mukomuko. Pada tahun 2012 131

Pictorial PROGRAM DAN PAKET KEGIATAN 132

Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Urai Serangai Kabupaten Bengkulu Utara. Pada tahun 2013 133

Pictorial PROGRAM DAN PAKET KEGIATAN Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Sungai Suci Kabupaten Bengkulu Tengah. Pada tahun 2014 134

Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Merpas Kabupaten Kaur. Pada tahun 2014 Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Lais Serangai Kabupaten Bengkulu Utara. Pada tahun 2014 135

Pictorial PROGRAM DAN PAKET KEGIATAN Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Panjang Kota Bengkulu. Pada tahun 2015 136

Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Maras Kabupaten Seluma. Pada tahun 2015 Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Merpas Kabupaten Kaur. Pada tahun 2015 Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Pasar Ipuh Kabupaten Mukomuko. Pada tahun 2015 Pembangunan Pengendali Banjir Air Teramang Kabupaten Mukomuko. Pada tahun 2015 137

Pictorial PROGRAM DAN PAKET KEGIATAN 138

Rehablitasi Bangunan Spillway Danau Dendam Tak Sudah Kota Bengkulu. Pada tahun 2012 139

Pictorial PROGRAM DAN PAKET KEGIATAN Pembangunan Prasarana Danau Hilir Kabupaten Bengkulu Selatan. Pada tahun 2013 140

Pembangunan Prasarana Danau Hulu Kabupaten Bengkulu Selatan. Pada tahun 2013 Pembangunan Prasarana Danau Tebat Besar Kabupaten Bengkulu Selatan. Pada tahun 2013 Rehabilitasi Prasarana Danau Dendam Tak Sudah Kota Bengkulu. Pada tahun 2013 141

Pictorial PROGRAM DAN PAKET KEGIATAN Pembangunan Prasarana Danau Lebar Kabupaten Mukomuko. Pada tahun 2014 142

Pembangunan Prasarana Danau Mas Harun Bastari Kabupaten Rejang Lebong. Pada tahun 2014 Pembangunan Prasarana Danau Nibung Kabupaten Mukomuko. Pada tahun 2014 Pembangunan Prasarana Danau Picung Kabupaten Lebong. Pada tahun 2014 143

Pictorial PROGRAM DAN PAKET KEGIATAN Pembangunan Prasarana Danau Hilir Kabupaten Bengkulu Selatan. Pada tahun 2015 144

Pembangunan Prasarana Danau Hulu Kabupaten Bengkulu Selatan. Pada tahun 2015 Pembangunan Prasarana Danau Picung Kabupaten Lebong. Pada tahun 2015 145

DOKUMENTASI PROGRAM DAN PAKET KEGIATAN OP Bendung Air Nipis Kabupaten Bengkulu Selatan 146

OP Bendung Air Alas Kabupaten Seluma OP Bendung Air Seluma Kabupaten Seluma 147

DOKUMENTASI PROGRAM DAN PAKET KEGIATAN OP Danau Hilir Kabupaten Bengkulu Selatan OP Danau Hulu Kabupaten Bengkulu Selatan OP Danau Rukis Kabupaten Bengkulu Selatan 148

OP Prasarana Air Baku Kota Bintuhan Kabupaten Kaur OP Prasarana Pengaman Pantai Bawah Manna Kabupaten Bengkulu Selatan OP Pantai Panjang Kota Bengkulu 149

DOKUMENTASI PROGRAM DAN PAKET KEGIATAN HIDROLOGI DAN KUALITAS AIR SMART CONTROL UNIT 150

AUTOMATIC RAINFALL LOGGER DRUM WINCH KUALITAS AIR 151

DOKUMENTASI PROGRAM DAN PAKET KEGIATAN PERENCANAAN DAN PROGRAM Bimbingan Teknis Pantai Unit Perencanaan Tahun 2015 Diskusi Laporan Akhir Pekerjaan Jasa Konsultasi Pada Kegiatan Perencanaan dan Program Tahun 2013 Diskusi Laporan Akhir Pekerjaan Jasa Konsultasi Pada Kegiatan Perencanaan dan Program Tahun 2015 152

Diskusi Laporan Pendahuluan Pekerjaan Jasa Konsultasi Pada Kegiatan Perencanaan dan Program Tahun 2013 Diskusi Laporan Pendahuluan Pekerjaan Jasa Konsultasi Pada Kegiatan Perencanaan dan Program Tahun 2014 Field Trip Bimbingan Teknis Pantai Unit Perencanaan Tahun 2015 153

DOKUMENTASI PROGRAM DAN PAKET KEGIATAN KETATALAKSANAAN Peningkatan Pemahaman Atas Pertanggungjawaban dan Pengelolaan Keuangan Di Lingkungan BWS Sumatera VII 154

Bimbingan Teknis Pengelolaan Barang Milik Negara (PBMN) Fasilitasi Kegiatan Pengelolaan Keuangan Negara Di Lingkungan BWS Sumatera VII 155

DOKUMENTASI PROGRAM DAN PAKET KEGIATAN Fasilitasi PPNS Di Lingkungan BWS Sumatera VII Pembinaan Kelembagaan Unit Layanan Pengadaan Barang (ULP) Dan Sosialisasi Peraturan Pengadaan Barang dan Jasa dengan SPSE 156

Pembinaan Kepegawaian, Organisasi dan Ketatalaksanaan serta Sosialisasi Pembuatan Kartu BPJS Di Lingkungan BWS Sumatera VII, Pengelolaan Database di Lingkungan BWS Sumatera VII 157

DAERAH IRIGASI (D.I.) DI PROVINSI BENGKULU (Peraturan Menteri PUPR, no. 14/PRT/M/2015, tgl 21 April 2015, ttg Kriteria dan Penetapan Status Daerah Irigasi) I. Kewenangan Pemerintah/Pusat (Luas Areal > 3.000 Ha) (6 DI = 33.649 Ha / 31,56%) 1 D.I. Air Nipis Seginim 3.116 Kab. Bengkulu Selatan 2 D.I. Air Lais Kuro Tidur 6.063 Kab. Bengkulu Utara 3 D.I. Air Ketahun 3.010 Kab. Lebong 4 D.I. Air Manjunto Mkmk 9.493 Kab. Mukomuko 5 D.I. Air Alas 4.500 Kab. Seluma 2100 6 D.I. Air Seluma 7.467 Kab. Seluma II. Kewenangan Pemerintah Provinsi (Luas Areal 1.000 s/d 3.000 Ha) (10 DI = 12.288 Ha / 11,53%; 3 DIR/Daerah Irigasi Rawa = 3.995 Ha) 1 D.I. Air Selebang Kdrg 1.024 Kab. Bengkulu Selatan 2 D.I. Nokan Batu Roto 1.104 Kab. Bengkulu Utara 3 D.I. Nokan Rama Agung 2.071 Kab. Bengkulu Utara 4 D.I. Air Palik Aur Gading 1.015 Kab. Bengkulu Utara 5 D.I. Air Telatang Besar 1.482 Kab. Bengkulu Utara 6 D.I. Air Kule 1.200 Kab. Kaur 7 D.I. Air Santan 1.603 Kab. Lebong 8 D.I. Air Musi Kejalo 1.180 Kab. Rejang Lebong 9 D.I. Air Dadap 109 10 D.I. Air Riak Siabun 1.500 Kab. Seluma Kab. Kepahiang (100 Ha) Kab. Rejang Lebong (9 Ha) 11 D.I.R. Air Hitam 1.500 Kab. Bengkulu Tengah 12 D.I.R. Peninjauan 1.411 Kab. Seluma 13 D.I.R. Penago 1.084 Kab. Seluma III. Kewenangan Pemerintah Kabupaten/Kota (Luas Areal < 1.000 Ha) (771 DI = 60.669 Ha / 56,91%; 4 DIR = 394 Ha) No Kab/Kota Jumlah D.I. Luas Areal Ha % 1 Bengkulu Selatan 128 7.452 12,28 2 Bengkulu Tengah 44 3.703 6,10 3 Bengkulu Utara 114 11.234 18,52 4 K a u r 107 5.200 8,57 5 Kepahiang 78 3.765 6,21 6 Lebong 88 9.328 15,38 7 Mukomuko 35 3.179 5,24 8 Rejang Lebong 86 8.173 13,47 158

9 Seluma 86 7.890 13,00 10 Kota Bengkulu 5 745 1,23 Jumlah 771 60.669 100 1 D.I.R. Harapan Makmur 300 Kab. Bengkulu Tengah 2 D.I.R. Dusun Raja 25 Kab. Bengkulu Utara 3 D.I.R. Pal 30 16 Kab. Bengkulu Utara 4 D.I.R. Paleh 53 Kab. Mukomuko Total Luas Areal 110.995 Ha 794 (DI+DIR) Status Pemerintah/Pusat (DI) 33.649 Ha 30,32 % 6 DI Status Prov/Kab/Kota (DI) 72.957 Ha 65,73 % 781 DI Status Prov/Kab/Kota (DIR) 4.389 Ha 3,95 % 7 DIR INFRASTRUKTUR AIR BAKU YANG TELAH DIBANGUN No Nama Jaringan Transmisi Air Baku Lokasi Tahun Dibangun Debit/Q (ltr/det) Kesiapan IPA (CK) Keterangan 1 2 3 4 5 6 7 1 Air Baku Kota Bintuhan Kab. Kaur 2011 & 2012 40,00 Selesai 2012 2 Air Baku IKK Sindang Kelingi - Biduriang 3 Air Baku IKK Tebat Karai 4 5 Air Baku IKK Uram Jaya - Muara Aman Air Baku IKK Selagan- Penarik-Air Dikit- Kota Mukomuko 6 Air Baku IKK Padang Jaya Kab. Rejang Lebong Kab. Kapahiang 2012 80,00 Selesai 2012 2013 50,00 Selesai 2013 Kab. Lebong 2013 30,00 Selesai 2013 Kab. Mukomuko Kab. Benkulu Utara 2013 & 2014 100,00 Selesai 2014 2015 60,00 Selesai 2015 Jumlah 6 Kabupaten 360,00 IPA CK & PDAM selesai 2012 IPA CK & PDAM selesai 2012 IPA CK & PDAM selesai 2014 IPA CK & PDAM selesai 2013 IPA CK & PDAM selesai 2015 IPA CK & PDAM rencana selesai 2016 159

PELAKSANAAN BANSOS / P4-ISDA DI DAERAH IRIGASI (D.I.) KEWENANGAN KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI BENGKULU No Kab/Kota Jumlah D.I. / DESA Total Luas Areal *) (Ha) Pelaksanaan Kegiatan P4-ISDA Tahun 2013 Tahun 2014 Tahun 2015 Total D.I. Areal D.I. Areal D.I. Areal D.I. Areal % (4) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 1 2 Bengkulu Selatan Bengkulu Tengah 128 7.452 10 559 7 365 8 531 25 1.455 19,52 44 3.703 14 1.008 6 570 - - 20 1.578 42,61 3 Bengkulu Utara 114 11.234 15 1.029 8 752 10 1.446 33 3.227 28,73 4 K a u r 107 5.200 10 656 7 382 16 1.176 33 2.214 42,58 5 Kepahiang 78 3.765 14 2.086 7 590 8 330 29 3.006 79,84 6 Lebong 88 9.328 10 583 7 955 10 792 27 2.330 24,98 7 Mukomuko 35 3.179 10 1.940 6 1.495 15 728 31 4.163 130,95 8 Rejang Lebong 86 8.173 11 1.521 8 1.743 8 632 27 3.896 47,67 9 Seluma 86 7.890 12 1.540 7 314 - - 19 1.854 23,50 10 Kota Bengkulu 5 745 4 739 2 1.028 - - 6 1.767 237,18 771 60.669 110 11.661 65 8.194 75 5.635 250 25.490 42,01 PEJABAT STRUKTURAL DAN PEJABAT INTI SATUAN KERJA (PISK) / PEJABAT PERBENDAHARAAN BALAI WILAYAH SUNGAI SUMATERA VII (STATUS S/D 29 APRIL 2016) No Jabatan / Kegiatan Nama NIP Status Kepeg Pusat Daerah 1 2 3 4 5 6 A. Pejabat Struktural BWS Sumatera VII 1 Kepala Balai Hastina Zulkarnain, ME 195807171987031013-2 Kasubbag Tata Usaha Deky Agusprawira, SP, MM 196808121999031004-3 Kasi Program & Perenc. Umum Jose Rizal LM Panjaitan, ST, MT 198106242008011005-4 Kasi Pelaksanaan Atang Solihat, BE, S.Sos 195812081983021002-5 Kasi Operasi & Pemeliharaan Akhmad Sulaeman, ATP 196004091983021003 - B. Pejabat Inti Satuan Kerja (PISK) I. Satker BWS Sumatera VII 1 Kepala Satker Hastina Zulkarnain, ME 195807171987031013-2 PPK Ketatalaksanaan Deky Agusprawira, SP, MM 196808121999031004-160

No Jabatan / Kegiatan Nama NIP Status Kepeg Pusat Daerah 3 PPK Perencanaan dan Program Jose Rizal LM Panjaitan, ST, MT 198106242008011005-4 PP - SPM Rosmala Dewi, S.Sos 196201051989032002-5 Bendahara Herlina, S.Sos 197109142007012002 - II SNVT PJSA Sumatera VII Provinsi Bengkulu 1 Kepala SNVT PJSA Edi Junaidi, ST, MH 196303031993111001-2 PPK Sungai dan Pantai I Irwanto, SST 196008161986031008-3 PPK Sungai dan Pantai II Sarman Yadi, ST 195905061982061001-4 PPK Danau, Situ dan Embung Bahtul Nazar, ST 196208151989021002-5 PP - SPM Darmawansyah, SE 196401162002121001-6 Bendahara Mohammad Rasidin, SE 196807122008121002 - III. SNVT PJPA Sumatera VII Provinsi Bengkulu 1 Kepala SNVT PJPA Ir. M. Fauzi N.S., MT 196011271995021001-2 PPK Irigasi dan Rawa I Amin Anwari, ST, M.Si 196204221989031003-3 PPK Irigasi dan Rawa II Apip Kusnadi, ST 196602092007011002-4 PPK Irigasi dan Rawa III Maryon Efendi, ST 195904251985031006-5 PPK Air Tanah dan Air Baku Dasmiri, ST 196209181991101002-6 PP - SPM Akhmadi, SE 196111081985031002-7 Bendahara Marlina, SE 197503032005022001 - IV. Satker OP SDA Sumatera VII 1 Kepala Satker Rosmala Dewi, ST, MT 196202021991012001-2 PPK OP SDA I Rohman, BE, S.Sos, SST 196406151989031005-3 PPK OP SDA II Sultan Sidik Nasution, ST, M.Eng 197804292009021005-4 PPK OP SDA III Hasnudin Syaifuri, ST 197002022009111002-5 PP - SPM Desi Fitriyanti 197112052009112001-6 Bendahara Afiyah, S.Sos 196811102002122001 - KABUPATEN/KOTA, PENDUDUK DAN IRIGASI DI PROVINSI BENGKULU No Kabupaten/ Kota Ibukota Kab/Kota Luas Wilayah *) Populasi **) Lakilaki Km2 % Perempuan Jumlah % Luas Irigasi Ha **) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Luas Irigasi Ha ***) 1 Bengkulu Selatan Manna 1.186,10 5,95 75.771 74.830 150.601 8,16 8.280 11.591 161

No 2 3 Kabupaten/ Kota Rejang Lebong Bengkulu Utara Ibukota Kab/Kota Keterangan: *) Permendagri Nomor 6 Thn 2008, tgl 31 Januari 2008 **) BPS Provinsi Bengkulu, Bengkulu Dalam Angka 2015 ***) Peraturan Menteri PUPR, no. 14/PRT/M/2015, tgl 21 April 2015, ttg Kriteria dan Penetapan Status Daerah Irigasi Palak Bengkrung Luas Wilayah *) Populasi **) Lakilaki Km2 % Perempuan Jumlah % Luas Irigasi Ha **) Catatan: Terdapat perbedaan data luasan areal irigasi sebesar 38.077 Ha (kolom 10 dan 11) Luas Irigasi Ha ***) Curup 1.639,98 8,23 129.013 125.570 254.583 13,80 9.057 9.362 Arga Makmur 4.324,60 21,71 144.582 137.117 281.699 15,27 9.522 22.969 4 Kaur Bintuhan 2.369,05 11,89 59.187 55.211 114.398 6,20 4.724 6.400 5 Seluma Tais 2.400,44 12,05 94.186 89.234 183.420 9,94 10.265 18.957 6 Mukomuko Mukomuko 4.036,70 20,27 89.969 82.913 172.882 9,37 5.567 12.672 7 Lebong Muara Aman 1.921,82 9,65 54.815 52.481 107.296 5,82 9.261 13.941 8 Kepahiang Kepahiang 665,00 3,34 67.015 64.001 131.016 7,10 4.684 3.865 9 10 Bengkulu Tengah Kota Bengkulu Karang Tinggi 1.223,94 6,14 54.421 51.596 106.017 5,75 4.106 3.703 Bengkulu 151,70 0,76 172.099 170.777 342.876 18,59 662 745 Total 19,919.33 100.00 941,058 903,730 1,844,788 100.00 66,128 104,205 6 (ENAM) BENDUNG IRIGASI KEWENANGAN PEMERINTAH/PUSAT (> 3.000 HA) DI PROVINSI BENGKULU No Nama D.I. dan Luas Areal (A) Nama Bendung dan Nama Sungai L o k a s I B e n d u n g Koordinat Bendung Wilayah Sungai Kabupaten Kecamatan Desa LS BT (WS) (**) 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 D.I. Air Nipis Seginim Bendung Air Nipis Seginim A = 3.116 Ha Kanan = 1.922 Ha Kiri = 1.194 Ha Sungai Air Nipis Seginim Bengkulu Selatan Nipis 4 23 39,30 103 4 9,86 WS Nasal - Padang Guci (WS Lintas Provinsi) 162

No Nama D.I. dan Luas Areal (A) Nama Bendung dan Nama Sungai L o k a s I B e n d u n g Koordinat Bendung Wilayah Sungai Kabupaten Kecamatan Desa LS BT (WS) (**) 2 D.I. Alas Bendung Air A = 4.500 Ha Alas Kanan = 2.044 Ha Kiri = 2.456 Ha Sungai Alas Seluma Semidang Alas Rantau Panjang 4 14 20,58 102 47 46,66 WS Bengkulu - Alas - Talo (WS Lintas Kab./ Kota) Jaringan kanan: DED (2014), AMDAL & LARAP (2016) 3 D.I. Seluma A = 7.467 Ha (Intake Kanan) Bendung Air Seluma Sungai Seluma Seluma Seluma Timur Lubuk Kebur 4 4 11,89 102 35 1,02 WS Bengkulu - Alas - Talo (WS Lintas Kab./ Kota) 4 D.I. Air Lais Kuro Tidur Bendung Air Lais Kuro Tidur A = 6.063 Ha Sungai Lais (Intake Kanan) Kuro Tidur Bengkulu Utara Padang Jaya Marga Sakti 3 21 22,80 102 10 49,77 WS Sebelat - Ketahun - Lais (WS Lintas Kab./ Kota) 5 D.I. Air Ketahun A = 3.010 Ha (Intake Kiri) Bendung Air Ketahun Sungai Ketahun Lebong Bingin Kuning Karang Dapo 3 10 10,23 102 17 15,29 WS Sebelat - Ketahun - Lais (WS Lintas Kab./ Kota) 6 D.I. Manjuto Mukomuko Bendung Air Manjunto A = 9.493 Ha Kanan = 3.208 Ha Sungai Kiri = 6.285 Ha Manjunto Mukomuko Lima Koto Lubuk Cabau 2 26 48,19 101 14 13,65 WS Teramang - Muar (WS Lintas Provinsi) Ket: (*) Permen PUPR No. 14/PRT/M/2015, Tgl. 21 April 2015, Tentang Kriteria dan Penetapan Status Daerah Irigasi (Irigasi Pemerintah: Irigasi Permukaan 6 DI = 33.649 Ha; Untuk Irigasi Air Tanah, Pompa, Rawa & Irigasi Tambak tidak ada) (**) Permen PUPR No. 04/PRT/M/2015, Tgl. 18 Maret 2015, Tentang Kriteria dan Penetapan Wilayah Sungai 163

KEGIATAN LAINNYA Paguyuban Ibu-Ibu dan Karyawati Balai Wilayah Sungai Sumatera VII Ziarah ke Taman Makam Pahlawan Bengkulu dalam rangka Hari Bakti PU tahun 2012. Bersama Kepala Bappeda Provinsi Bengkulu dan TKPSDA WS Teramang Muar dalam acara Lokakarya Peranan TKPSDA Wilayah Sungai Dalam Peningkatan Kinerja Dewan SDA, Aula Ditjen SDA, 14 Mei 2014 Bersama Kepala Dinas PU Provinsi Bengkulu usai Upacara Bendera Hari Bakti PU Tahun 2013 di kantor DPUP Bengkulu 164

Dalam acara Seminar Nasional Bendungan Besar dan Rapat Anggota Tahunan KNI-BB 2013, di Batam, 27-28 Maret 2013 Konsultasi Regional Tahun 2014 Kementerian Pekerjaan Umum, Hotel Werdhapura, Sanur-Bali, 22 Maret 2014 Kunjungan Ibu Ketua DW Persatuan Ditjen SDA beserta rombongan ke Bengkulu pada 21 Desember 2011 Dalam acara Seminar & Sarasehan Irigasi dan Rawa, dengan tema Strategi Pengelolaan IRWA Berkelanjutan Mendukung Ketahanan Pangan Nasional Dalam Perspektif Perubahan Iklim Global, di Palembang, 16-18 Mei 2014 165

Bekerja keras Bergerak cepat Bertindak tepat www.bwssumateravii.com