SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMBERIAN PINJAMAN KREDIT MENGGUNAKAN THE SATISFICING MODEL (STUDI KASUS DI BANK MEGA KOTA SUKABUMI)

dokumen-dokumen yang mirip
BAB I PENDAHULUAN. keputusan ke dalamnya integrasi dari perangkat keras, perangkat. lunak dan proses

BAB I PENDAHULUAN. PT. Toyota Astra Motor Auto 2000 Setiabudi Division Bandung adalah

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB I PENDAHULUAN. keras, perangkat. lunak dan proses keputusan tersebut menghasilkan sistem. pengambilan keputusan dengan lebih cepat dan akurat.

Kata kunci : pembangunan sistem pembelian dan penjualan, sistem informasi.

BAB I PENDAHULUAN. Pemerintahan Kota Bandung yang bertugas melengkapi semua kebutuhan yang

SISTEM INFORMASI PEMBELIAN DAN PENJUALAN BARANG PADA TOKO USAHA BARU SUMPIUH. Oleh : Wahyu Andri Turdiawan Teknik Informatika,STMIK Amikom Purwokerto

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMBERIAN KREDIT PADA KOPERASI UNIT DESA MEKAR UNGARAN DENGAN METODE ANALITHICAL HIERARCHI PROCESS (AHP)

BAB I PENDAHULUAN Latar belakang Masalah. Koperasi merupakan suatu wadah yang dapat membantu masyarakat terutama

BAB I PENDAHULUAN. Teknologi berkembang dengan sangat cepat. Setiap waktu selalu ada

RANCANG BANGUN SISTEM APLIKASI TRANSAKSI KOPERASI YUDI JAYA WONOSOBO

BAB I PENDAHULUAN. dan persaingan usaha yang semakin ketat sehingga kita harus pintar-pintar

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI SIMPAN PINJAM (STUDI KASUS: KOPERASI MITRA ABADI PANGALENGAN) Novrini Hasti, S.Si, MT

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMAAN SISWA BARU SMU NEGERI 1 CIKAMPEK

SISTEM INFORMASI PENGIRIMAN BARANG PADA PT BUANA EXPRESS MENGGUNAKAN BORLAND DELPHI 0.7 DAN MYSQL Oleh SRI LESTARI

E-PROCUREMENT BERBASIS INTRANET DI DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA PROVINSI JAWA BARAT

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMBERIAN PINJAMAN MODAL USAHA DI KJKS BMT BARRAH KOTA TASIKMALAYA

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SIMPAN PINJAM KOPERASI BANK SUMSEL BABEL

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

Sistem Informasi Penjualan Kredit Mobil pada PT. Mitsubishi Ratu Mobil Sejagat

SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN BERBASIS CLIENT SERVER DI SLTPN 38 BANDUNG

Analisa dan Perancangan Sistem Informasi Rental Mobil pada CV. Mandiri Rental Mobil. Hendri Maradona 1, Agung Setiawan 2

SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 3 BAYAT

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

SISTEM ADMINISTRASI KOPERASI SIMPAN PINJAM KOPKAR SEJAHTERA UPY MENGGUNAKAN MULTI INTERFACE. Oleh: MUHAMMAD NASHIR 1 AHMAD RIYADI 2 ABSTRAK

APLIKASI PENGOLAHAN DATA PENJUALAN SUZUKI MOTOR UNTUK KEBUTUHAN EXECUTIVE MANAGEMENT

SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA ABSENSI KARYAWAN PADA PTPN II PATUMBAK

SISTEM INFORMASI PT THAMRIN BROTHERS CABANG SPAREPART YAMAHA KAMBOJA PALEMBANG MENGGUNAKAN BORLAND DELPHI DAN SQL SERVER

BAB I PENDAHULUAN. Rumah Sakit Daerah Gunung Jati yang berada di Jalan Kesambi

REKAYASA SISTEM PENGOLAHAN DATA SIMPAN PINJAM PADA KUD MEKAR UNGARAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

SISTEM INFORMASI AKADEMIK BERBASIS DEKSTOP PADA MADRASAH ALIYAH AR-RAHMAH SUNGAI TABUK

ABSTRAK. Kata kunci : metode FAST, listrik, elektronik, transaksi, Sinar Makmur.

KATA PENGANTAR. Tuhan Yesus Kristus, atas segala berkat-berkat-nya sehingga penulis dapat

PENGOLAHAN DATA ADMINISTRASI BERKAS KLAIM KORBAN PADA PT. JASA RAHARJA (PERSERO) DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM DELPHI 2007 DAN SQL SERVER 2008

Perancangan Sistem Informasi Perpustakaan STMIK Sinar Nusantara Surakarta Kumaratih Sandradewi 7)

BAB I PENDAHULUAN. tidak lepas dari pesatnya perkembangan teknologi komputer, karena komputer

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM

Vol.17 No.2. Agustus 2015 Jurnal Momentum ISSN : X

PEMBUATAN SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA PADA BANK SAMPAH BUMI LESTARI YOGYAKARTA NASKAH PUBLIKASI

BAB I PENDAHULUAN. yang komprehensif dan akurat tentang badan usaha yang dikelola atau yang

E-TUTORIAL HELPDESK BERBASIS WEB DI DIVISI INFORMATION SYSTEM CENTER PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA TBK

Sistem Informasi Pengelolaan Transportasi Pengiriman BBM Pada PT. Ratah Indah Samarinda

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PENJADWALAN JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA UNIKOM ABSTRAK

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENJUALAN PADA CV. MOKO KONVEKSI SEMARANG

SISTEM INFORMASI PEMBIAYAAN PEMBELIAN SEPEDA MOTOR PADA PT. SURYA ABADI MORINDO PALEMBANG MENGGUNAKAN BORLAND DELPHI 2007 DAN SQL SERVER 2008

SISTEM INFORMASI PENINGKATAN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) DI BADAN ARSIP DAERAH SUMATERA SELATAN DI PALEMBANG MENGGUNAKAN DELPHI 2007 DAN SQL SERVER 2008

SISTEM INFORMASI BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMP PGRI BATURRADEN

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB 1 PENDAHULUAN. pekerjaan, baik yang sifatnya rutinitas maupun tidak rutinitas. Kemajuan

SISTEM INFORMASI PEMESANAN JASA PERIZINAN MENDIRIKAN USAHA DAN BANGUNAN

SISTEM INFORMASI PEMBAYARAN BIAYA SEKOLAH PADA SD AR-RAUDAH BANDAR LAMPUNG

WEBSITE PT. LUMENINDO GILANG CAHAYA MENGGUNAKAN METODE WATERFALL

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan teknologi informasi saat ini sudah sedemikian pesat.

SISTEM INFORMASI REKENING PELANGGAN PDAM (Studi Kasus di PDAM Tirta Rangga Cabang Jalancagak Kabupaten Subang)

SISTEM INFORMASI PEMBELIAN DAN PENGENDALIAN PRODUK PT. HEVEA MUARA KELINGI I PALEMBANG MENGGUNAKAN PEMROGRAMAN DELPHI 2007 DAN SQL SERVER 2008

DESAIN DAN IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI DAN ADMINISTRASI PADA SMA NEGERI 12 PALEMBANG MENGGUNAKAN WEBSITE DESIGN METHOD (WSDM)

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI SIMPAN PINJAM STUDI KASUS PADA KOPERASI KARYAWAN SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NURUL JADID PAITON PROBOLINGGO

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PELAYANAN LABORATORIUM. Oleh : Budi Prasojo, Indah Nofikasari STMIK Duta Bangsa Surakarta ABSTRAK

MULYADI, IR, M.SI DOSEN TETAP STMIK NURDIN HAMZAH JAMBI ABSTRAK I. PENDAHULUAN

SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA PASIEN DI PUSKESMAS KETABANG SURABAYA. Rinny Yulyani

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI REKAM MEDIS PASIEN POLI UMUM DI RUMAH SAKIT RIMBO MEDICA MENGGUNAKAN PHP DAN MySQL

SISTEM INFORMASI PENJUALAN PADA TOKO KARYA ABADI BERBASIS CLIENT SERVER. Oleh : Novan Prianto

SISTEM INFORMASI INSTALASI GIZI DI RSUP dr.hasan SADIKIN BANDUNG. Ade Jamaludin

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI REKAM MEDIS PASIEN POLIKLINIK X DI BANDUNG. Yudhi W. Arthana R. ABSTRAK

BAB 1 PENDAHULUAN. lembaga kesehatan pemerintah yang memberikan jasa pelayanan kesehatan

SISTEM INFORMASI SIMPAN PINJAM (Studi Kasus : Koperasi KSU Tandangsari Tanjungsari Kabupaten Sumedang)

BAB IV HASIL DAN ANALISIS. slip khususnya pada unit Simpan Pinjam.

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang. Koperasi Simpan Pinjam atau koperasi kredit adalah salah satu jenis

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENEMPATAN POSISI IDEAL PEMAIN DALAM STRATEGI FORMASI SEPAK BOLA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Koperasi pegawai PT Prosam Plano adalah koperasi yang bergerak di

Penerapan Aplikasi Peminjaman Dan Pengembalian Buku Pada Perpustakaan Madrasah Aliyah Al-Ahliyah Kota Baru

BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN...

BAB I PENDAHULUAN. Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa merupakan suatu

SISTEM KOMPUTERISASI PENGOLAHAN BUKU INDUK PEGAWAI PADA UPT DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA KECAMATAN BANJARMANGU BERBASIS PHP DAN MYSQL

APLIKASI PENJUALAN PADA CAFE KAMIZUKA KOTA TEGAL DENGAN MENGGUNAKAN VISUAL BASIC 6.0

BAB I PENDAHULUAN. perawatan-perawatan dan perbaikan-perbaikan yang diberikan pada kendaraan

SISTEM ADMINISTRASI PENJUALAN DAN PEMBELIAN PADA CV. MITRA PERKASA MOTOR PALEMBANG DENGAN MENGGUNAKAN BORLAND DELPHI 7.0 DAN SQL SERVER 2008

PERANCANGAN PERANGKAT LUNAK BILLING LABORATORIUM INTERNET DI SMA NEGERI 6 BANDUNG BERBASISKAN CLIENT SERVER MENGGUNAKAN VISUAL BASIC 6.

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN DAN PENERIMAAN KAS PADA PERUSAHAAN JASA TRAVEL PT.AMANDA SEMARANG

ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGGAJIAN KARYAWAN PADA PT. JASNITA TELEKOMINDO DENGAN MENGGUNAKAN

Perancangan Aplikasi Perpustakaan Berbasis Web Pada Madrasah Aliyah Darul Ihsan Kota Makassar

SISTEM INFORMASI BANK DATA DAN PENELUSURAN TUGAS AKHIR DAN SKRIPSI BERBASIS WEB ( STUDY KASUS STMIK PRINGSEWU)

PERANGKAT LUNAK SISTEM PEMESANAN DAN MONITORING PEMBAYARAN KONSUMEN PERUMAHAN

BAB I PENDAHULUAN. Sistem informasi akademik merupakan sistem yang mengolah data dan

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENJUALAN, PEMBELIAN DAN PERSEDIAAN SUKU CADANG PADA BENGKEL TIGA PUTRA MOTOR GARUT

PERANCANGAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN BAGIAN KEPEGAWAIAN PADA SMK MUHAMMADIYAH 1 BATURETNO

APLIKASI ARUS TRANSAKSI PENERIMAAN & PENGELUARAN KAS PADA PT BJE PONTIANAK

BAB I PENDAHULUAN. Perpustakaan SMA Negeri 3 Nganjuk merupakan bagian yang. menunjang perkembangan pengetahuan dari civitas yang ada pada instansi

BAB IV HASIL DAN UJICOBA

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB I PENDAHULUAN. didominasi oleh pendapatan bunga (Interest Revenue). Pada neraca keuangan,

SISTEM INFORMASI APLIKASI PENJUALAN PADA BUTIK BIG SIZE NASKAH PUBLIKASI. diajukan oleh Esa Apriyana

RANCANG BANGUN SISTEM PENGOLAH DATA SENSUS PENDUDUK BERBASIS MULTI USER DI KECAMATAN MEDAN KOTA

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN PADA CV. PUTRA MAS PRATAMA. Oleh. Jati Putra, S.Kom, S.E., MM Dosen Tetap STMIK IBBI Medan ABSTRAK

SISTEM PELAYANAN PENGAJUAN PINJAMAN PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM LESTARI LUBUKLINGGAU

LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMBERIAN PINJAMAN KREDIT PADA BANK SYARIAH MANDIRI CABANG KUDUS. Disusun Oleh : : Arif Bekti Paprianto

Transkripsi:

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMBERIAN PINJAMAN KREDIT MENGGUNAKAN THE SATISFICING MODEL (STUDI KASUS DI BANK MEGA KOTA SUKABUMI) Randeria Alindo Wahab Program Studi Teknik Informatika, Universitas Komputer Indonesia Jl.Dipatiukur No.112, Bandung Email : randeria_insane@yahoo.com ABSTRAK Bank Mega Kantor Cabang Sukabumi belum memiliki sistem untuk pemberian pinjaman kredit sehingga membutuhkan sebuah aplikasi dalam bentuk sistem pendukung keputusan untuk membantu pegawai khususnya bagian kepala cabang dalam memperbaiki dan merapikan datadata nasabah peminjaman kredit. Seorang pegawai yang ada pada bagian dasement dipercayakan untuk menginputkan data-data nasabah. Di dalam sistem pendukung keputusan tersebut terdapat data nasabah, data jenis pinjaman, data kriteria dan sub criteria, data pnjaman nasabah, pengiriman data dan semua laporan. Pembangunan program aplikasi Sistem Pendukung Keputusan Pemberian Pinjaman Kredit Menggunakan The Satisficing Model berguna untuk memudahkan dalam pencarian data, mengelola data yang dapat menghemat waktu dan tenaga, membantu kinerja dasement dan kepala cabang serta dapat mencegah terjadinya kehilangan berkas-berkas penting sehingga dapat mengetahui data-data yang akan dibutuhkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis terstruktur. Sedangkan teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan cara melakukan studi kepustakaan, observasi dan wawancara. Kata kunci: Sistem Pedukung Keputusan, Pinjaman Kredit Bank Mega, The Satisficing Model 1. PENDAHULUAN Pada perkembangan teknologi sekarang ini perusahaan-perusahaan dalam berbagai bidang bersaing ketat, oleh karena itu perusahaan harus mampu meningkatkan produktivitas bukan sekedar untuk mempertahankan kelangsungan hidup, tetapi agar tujuan utama perusahaan dapat tercapai. Perubahan dan perkembangan yang terjadi dalam suatu perusahaan harus dapat dimonitor oleh pimpinan perusahaan, hal ini dapat tercapai apabila tersedia informasi yang cukup. Semakin besar suatu perusahaan semakin banyak informasi yang dibutuhkan dan persaingan yang semakin ketat dalam dunia usaha, memacu perusahaan untuk mendapatkan informasi yang cepat, relevan, tepat waktu dan dapat dipercaya. Informasi merupakan faktor yang sangat berharga, hal ini dapat dimengerti karena informasi merupakan acuan utama untuk mengambil kebijakan perusahaan. Disisi lain proses pengolahan data masih menggunakan program yang masih bersifat sistem informasi saja yang hanya dapat mengolah data peminjam, dan untuk pembuatan keputusannya sering terjadi keterlambatan. Oleh karena itu dibutuhkan suatu sistem yang dapat digunakan untuk pemberian pinjaman kredit ynag dapat diandalkan untuk mengefisienkan waktu pengerjaan. Pada saat ini perusahaan masih sangat sulit melakukan pengambilan keputusan pemberian pinjaman kredit. Penggabungan beberapa teknik pengambilan keputusan ke dalamnya integrasi dari perangkat keras, perangkat lunak dan proses keputusan 1

tersebut menghasilkan sistem pendukung keputusan (SPK) yang memungkinkan pengguna untuk melakukan pengambilan keputusan dengan lebih cepat dan akurat. Perusahaan melakukan penjualan kredit berarti terdapat piutang dalam perusahaan. Oleh karena meningkatnya perkreditan, piutang juga semakin meningkat dan diperlukan pengawasan yang lebih ketat atas nasabah. Adanya data yang lengkap mengenai nasabah dalam kapasitas melunasi piutangnya, dan syarat-syarat lainnya akan mempermudah keputusan untuk pemberian kredit selanjutnya kepada nasabah tersebut. Perusahaan menetapkan kebijakan dalam pemberian kredit antara lain menetapkan standard untuk menerima atau menolak resiko kredit, yaitu menentukan siapa yang berhak menerima kredit yang telah memenuhi syarat Five C, bagaimana karakter nasabah (Charakter), kapasitas melunasi kredit (Capacity), kemampuan modal yang dimiliki nasabah (Capital), jaminan yang dimiliki nasabah untuk menanggung resiko kredit (Collateral) dan kondisi keuangan nasabah (Condition). Data yang diperlukan sebagai syarat kredit diantaranya adalah : KTP, performa income, mutasi keuangan selama 3 bulan terakhir, Pekerjaan, Kartu Keluarga (jumlah anggota keluarga), lokasi tempat tinggal, persetujuan suami/istri dan punya asset yang dapat dijaminkan jika suatu waktu nasabah cacat angsuran kemudian akan dilakukan survei lapangan dan selanjutnya hasil survei dianalisis, setelah itu hasil analisis diserahkan kepada pengambil keputusan. Penilaian kelayakan kredit yang dilakukan perusahaan masih mengalami kesulitan dalam pengelolaan pemberian pinjaman kredit, sehingga dalam penyajian informasi pemberian pinjaman kredit sering mengalami keterlambatan bagi pihak yang membutuhkan. Pengambilan keputusan dalam penerapan sistem keputusan pemberian pinjaman kredit menggunakan The Satisficing Model. Mengapa model tersebut karena pada saat dihadapkan pada masalah kompleks, pengambil keputusan berusaha menyederhanakan masalah-masalah pelik sampai pada tingkat dimana user siap untuk memahaminya. Hal ini dikarenakan secara manusiawi user tidak mungkin memahami dan mencerna semua informasi penting secara optimal. Didalam model ini pembatasan proses pemikiran diarahkan pada pengambil keputusan dengan rasionalitas terbatas, yaitu proses penyederhanaan model dengan mengambil inti masalah yang paling esensial tanpa melibatkan seluruh permasalahan yang konkret. Maka untuk membantu perusahaan dalam menghadapi masalah tersebut, dalam tugas akhir ini penulis akan membangun Sistem Pendukung Keputusan Pemberian Pinjaman Kredit Menggunakan The Satisficing Model 2. MODEL, ANALISA, DESAIN DAN IMPLEMENTASI 2.1 MODEL Esensi dari satisficing model, pada saat dihadapkan pada masalah kompleks, pengambil keputusan berusaha menyederhanakan masalah-masalah pelik sampai pada tingkat dimana dia siap untuk memahaminya. Hal ini dikarenakan secara manusiawi dia tidak mungkin memahami dan mencerna semua informasi penting secara optimal. Didalam model ini pembatasan proses pemikiran diarahkan pada pengambil keputusan dengan rasionalitas terbatas, yaitu proses penyederhanaan model dengan mengambil inti masalah yang paling esensial tanpa melibatkan seluruh permasalahan yang konkret. Rasionalitas terbatas adalah batas-batas pemikiran yang memaksa orang membatasi pandangan mereka atas masalah dan situasi. Pemikiran itu terbatas karena pikiran manusia tidak memiliki kemampuan untuk memisahkan dan mengolah informasi yang bertumpuk. Bagi para pengambil keputusan daripada mempertimbangkan enam atau delapan alternatif, lebih baik cukup bekerja dengan dua atau tiga alternatif untuk mencegah kekacauan. Pada dasarnya manusia sudah berpikir logis dan rasional, tetapi dalam batas yang sempit. 3

faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya rasionalitas terbatas, antara lain informasi yang dating dari luar sering sangat kompetitif atau informasi itu tidak sempurna, kendala waktu dan biaya, serta keterbatasan seorang pengambil keputusan yang rasional untuk mengerti dan memahami masalah dan informasi. Konsep ini member tekanan pada batas-batas rasionalitas pengambilan keputusan, disamping dapat menjelaskan mengapa dua orang yang menggunakan informasi yang sama, bias menghasilkan keputusan yang berbeda. Langkah-langkah model pengambilan keputusan dan dapat dilihat pada gambar modelnya. 1. Penetapan tujuan (kebutuhan) pengambil keputusan berkaitan dengan adanya masalah tertentu. 2. Menyederhanakan masalah. 3. Penetapan standard minimum dari serangkaian kriteria keputusan. 4. Mengidentifikasi serangkaian alternatif yang dibatasi. 5. Menganalisis dan membandingkan setiap alternatif, apakah memenuhi kendala lebih besar atau sama dengan standard minimum dari serangkaian keputusan. 6. Apakah alternatif yang memenuhi syarat keputusan itu ada? 7. Jika ya, pilih salah satu alternatif yang dianggap terbaik. 8. Jika tidak, dilakukan kembali pencarian alternatif seperti pada langkah ke-5. 2.2 Analisis 2.2.1 Analisis Prosedur Yang Sedang Berjalan Gambar Flow Map dapat dilihat di gambar 1. Gambar 1 Flow Map Pemberian Pinjaman Kredit 2.2.1 Analisis Kebutuhan Fungsional 2.2.3.1 Diagram Context Diagram Context dapat dilihat pada Gambar 2. Gambar 2. Diagram Context Pemberian Pinjaman Kredit The Satisficing Models 4

2.2.3.2 DFD Level 0 DFD level 0 dapat dilihat pada Gambar 3. b. Stuktur Menu Pegawai dapat dilihat pada gambar 6. Gambar 6. Struktur Menu Admin 2.4 Implementasi Rencana pengujian yang akan dilakukan dengan menguji sistem secara alpha dan beta. Gambar 3. DFD Level 0 Pemberian Pinjaman Kredit 2.2.3.3 Skema Relasi Skema relasi dapat dilihat pada Gambar 4. Berdasarkan hasil pengujian alpha dan kasus sampel uji yang telah dilakukan didapat kesimpulan bahwa pada setiap proses masih memungkinkan untuk terjadi kesalahan pada sintaks dan kesalahan lojik, karena kemampuan error handling belum sepenuhnya ditangani, tetapi secara fungsional system sudah dapat menghasilkan output yang diharapkan. Berdasarkan hasil pengujian betha dengan kasus sample uji yang telah dilakukan memberikan kesimpulan bahwa secara fungsional sistem sudah dapat menghasilkan output yang diharapkan dan tampilannya user friendly. Gambar 4. Skema Relasi Antar Tabel 2.3 Desain Desain struktur menu merupakan jalur pemakaian sistem yang mudah dipahami dan mudah digunakan. Perancangan struktur menu dari SPK pemberian pinjaman kredit dibagi menjadi dua : 3. HASIL DAN DISKUSI Dari analisa dan perancangan yang telah dilakukan, hasil dari aplikasi yang dibangun salah satunya dapat terlihat seperti pada Gambar 7. dibawah ini: a. Stuktur Menu Admin dapat dilihat pada gambar 5. Gambar 7. Tampilan aplikasi Gambar 5. Struktur Menu Admin 5

4 KESIMPULAN DAN SARAN 4.1. Kesimpulan Berdasarkan penelitian yang dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan dari pembangunan aplikasi SPK Pemberian Pinjaman Kredit sebagai berikut : 1. Sistem pendukung keputusan pemberian pinjaman kredit menggunakan The Satisficing Model yang telah dibuat dapat membantu, mempermudah, dan mempercepat pegawai dengan kepala cabang dalam memberikan keputusan dalam pinjaman kredit. 2. Sistem yang dibuat dapat menyediakan informasi data nasabah, data jenis pinjaman, data kriteria-sub kriteria dan data pinjaman nasabah secara cepat. 3. Sistem yang dibangun dapat digunakan untuk pembuatan laporan data nasabah, data jenis pinjaman, data kriteria-sub kriteria dan data pinjaman nasabah secara cepat. 4. Secara fungsional sistem sudah dapat menghasilkan output yang diharapkan seperti hasil dari pengujian blackbox yang sudah dilakukan. 5. Sistem pendukung keputusan dibuat sangat mudah untuk dipelajari. 6. Sistem pendukung keputusan dibuat sangat mudah untuk digunakan. 7. Sistem pendukung keputusan dibuat dapat meningkatkan kinerja pada bagian perkreditan. 4.2. Saran Saran yang dapat disampaikan untuk pengembangan sistem kedepan, adalah sebagai berikut : 1. Dapat dilakukan pengembangan terhadap sistem yang sudah dibuat seperti pada fasilitas jika user lupa password. 2. Sistem yang dibuat belum mempunyai fasilitas back-up data, sehingga jika data master terhapus data akan hilang. 3. Tampilan/Antarmuka pada sistem dibuat lebih menarik untuk kedepannya sehingga user tidak merasa jenuh dalam penggunaan sistem ini. 5. DAFTAR PUSTAKA [1] Baridwan Zaki (2004), Sistem Informasi Akuntansi, BPFE, Yogyakarta. [2] Budiharjo (2006), Sistem Informasi Manajemen, Diktat KPC Pemrograman (Bisnis), Bidang Pendidikan dan Pelatihan Pusat Komputer PIKSI ITB. [3] Davis Gordon B (2003), Kerangka Dasar Sistem Informasi Manajemen Bagian I, IPPM, Jakarta. [4] Jogianto H.M (2005), Pengenalan Komputer, Penerbit Andi Offset, Yoyakarta. [5] Murdick Robert G. And Ross Joel E. (2005), Sistem Informasi Untuk Manajemen Modern, Penerbit Erlangga. [6] Suryadi Kadarsah dan Ramdhani M. Ali (2004), Sistem Pendukung Keputusan, Remaja Rosda Karya, Bandung. [7] Wilkinson Joseph W. (2005), Sistem Akuntansi dan Informasi, Penerbit Erlangga. [8] Abdul Kadir (2003), Pengenalan Sistem Informasi, Andi, Yogyakarta. [9] Fathansyah (2007), Basis Data, Informatika, Bandung. [10] Ketut Darmayuda (2007), Program Aplikasi Client-Server Pengolahan Data Akademik dan Sistem Penjualan Terpadu dengan Visual Basic 6.0 dan Borland Delphi 7.0, Informatika, Bandung. [11] Abdul Kadir (2004), Dasar Aplikasi Database MySql Server Delphi, Andi, Yogyakarta [12] Pressman Roger S. (2007), Rekayasa Perangkat Lunak: Pendekatan Praktisi (BukuII), Diterjemahkan oleh: Harnaningrum LN, Andi, Yogyakarta. 6