DISTRIBUTED FILE SYSTEM. Sistem terdistribusi week 11

dokumen-dokumen yang mirip
DISTRIBUTED FILE SYSTEMS

Distributed System. Seven Distributed File Systems. Genap 2011/2012

Bab 5. File Service. Atribut File Nama yaitu menentukan nama file yang dimaksud Tipe

FILE SERVICE DI DALAM SISTEM INFORMASI TERDISTRIBUSI

FILE SERVICE DAN NAME SERVICE

- File server pertama kali dikembangkan tahun 1970

Gambar 1. Service terdistribusi

Sistem File Terdistribusi

Bab 10. Implementasi Sistem File POKOK BAHASAN: TUJUAN BELAJAR: 10.1 STRUKTUR SISTEM FILE

Tipe Sistem Operasi. Stand alone Network Embedded

SISTEM OPERASI TERDISTRIBUSI

Pertemuan 2. Struktur Sistem Operasi

Sistem Terdistribusi. Sistem Operasi Terdistribusi oleh : Musayyanah, S.ST, MT

Operating System. File System. Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika Universitas Pasundan. Dosen : Caca E. Supriana, S.Si

4. SISTEM OPERASI TERDISTRIBUSI

STRUKTUR SISTEM OPERASI

SISTEM OPERASI TERDISTRIBUSI

Jaringan Komputer - Jilid V

ARSITEKTUR SISTEM. Alif Finandhita, S.Kom, M.T. Alif Finandhita, S.Kom, M.T 1

STRUKTUR SISTEM OPERASI

Sistem Terdistribusi 2. Model arsitektur Terdistribusi

MODUL 2 KOMPONEN, LAYANAN SISTEM OPERASI M. R A J A B F A C H R I Z A L - S I S T E M O P E R A S I - C H A P T E R 2

SISTEM OPERASI. Review

CONSISTENCY & REPLICATION. Sistem terdistribusi week 7

STRUKTUR SISTEM OPERASI

1. Hardware terdistribusi. 2. Program terdistribusi. Nama : Gede Doddi Raditya Diputra NIM : Kelas : 5.C

Deskripsi Layanan Protokol TCP dan UDP. (Tugas Mata Kuliah Jaringan Komputer) Nama: Azwar Hidayat NIM: Kelas: SK 4 C

NETWORK FILE SYSTEM (NFS) di ubuntu 10.04

Rancang Bangun File System Menggunakan Andrew File System dengan Cache Based dalam Level User Space

17/04/2015 SISTEM OPERASI. File Concept Access Methods Directory and Disk Structure File-System Mounting File Sharing File Protection

Dasar Jaringan Komputer

Kelompok 1. Anggota : BOBBY KURNIAWAN NIA FITRIANA ARI FEBRYANSYAH DIAN ULUMIA ORIN HARITSA YASSER

Sistem Jaringan Terdistribusi

BAB II LANDASAN TEORI

Sistem Operasi AGUS PAMUJI. Teknik Informatika

KONSEP dan ATRIBUT SISTEM BERKAS

Implementasi Redirection File System menggunakan FUSE dan Protokol HTTP

SISTEM OPERASI. CSP 2702 Semester/SKS : 3/3 Program Studi : Sistem Komputer Kamis, Ruang : P-22

Desain dan Implementasi Kriptografi di File System Studi Kasus: Penggunaan Criptographic File System pada Unix

SISTEM OPERASI. Belajar SO?

BAB 2 STRUKTUR SISTEM OPERASI. Komponen Sistem Operasi

Operating System. I/O System. Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika Universitas Pasundan. Dosen : Caca E. Supriana, S.Si

Rahmady Liyantanto liyantanto.wordpress.com

BAB V Remote Procedure Call (RPC)

Model arsitektur Terdistribusi

Manajemen File. Kebutuhan Penyimpanan Informasi

SISTEM FILE TERDISTRIBUSI

STRUKTUR SISTEM OPERASI. by Hendri Sopryadi, S.Kom

Ari Angga Wijaya

Making Provisions for Applications and Services

Nama resource (untuk pemanggilan), Alamat (lokasi resource tsb), Rute (bagaimana mencapai lokasi tsb).

Penerapan Mekanisme Callback pada Rancang Bangun File System Menggunakan Andrew File System

Bab 10: Antar Muka Sistem File. Konsep File

Rahmady Liyantanto liyantanto.wordpress.com

KONSEP DASAR SISTEM BERKAS. Nila Feby Puspitasari

Modul ke: Aplikasi Komputer. Sistem Operasi. Fakultas Fikom. Eppstian Syah As ari. Program Studi Jati Sampurna / Kranggan

Konsep Dasar Sistem Operasi

Nama : Tsani Agustin Aghnia Toibin.S Nim : Prodi : Teknik Informatika Kelas : 21

Struktur Sistem Komputer

JARINGAN KOMPUTER Layanan Dari TCP dan UDP Protocol

Model Sistem Terdistribusi

Struktur Sistem Operasi

Sistem Operasi Mobile

Firewall & WEB SERVICE

Struktur Sistem Komputer. Abdullah Sistem Informasi Universitas Binadarma

Penerapan Mekanisme Callback Pada Rancang Bangun File System Menggunakan Andrew File System

1. PENGENALAN SISTEM TERDISTRIBUSI

Teknik Informatika S1

Sistem Operasi Terdistribusi

WEB SERVICES. Sistem terdistribusi week 12

Struktur Sistem Operasi

TUGAS JARINGAN KOMPUTER

Pemahaman mengenai Model arsitektur SisTer Mengetahui Sudut pandang logis Arsitektur Sistem Tersebar. Memahami model Arsitektur sistem

TRANSPORT LAYER. Oleh : Reza Chandra

NAMA : FERRY ANGGRIAWAN KUSUMA ( ) SHELLI RIPATI ( ) STMIK INDONESIA

NAMING SYSTEM. Sistem terdistribusi week 4

ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA ANTARA NETWORK FILE SYSTEM (NFS) DAN PRIMARY DOMAIN CONTROLLER (PDC) SAMBA

SISTEM TERDISTRIBUSI. Agenda : - Pengantar Sistem Terdistribusi - Karakteristik Sistem Terdistribusi - Model Sistem Terdistribusi. Yuli Purwati, M.

17/04/2015 SISTEM OPERASI

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA SILABUS JARINGAN TERDISTRIBUSI

Interprocess communication atau komunikasi antar proses adalah inti dari sistem terdistribusi dan komunikasi antar proses-proses pada system-sistem

Penguraian Naming Domains untuk mengakses resource dari URL URL Resolution via DNS.

PROSES. Sistem Terdistribusi

Struktur Sistem Operasi

Komponen sistem operasi modern : 1. Managemen Proses. 2. Managemen Memori Utama. 3.Managemen

BAB I PENDAHULUAN 1.2. Latar Belakang Masalah

Struktur Sistem Komputer

Replikasi adalah suatu teknik untuk melakukan copy / pendistribusian data dan objek-objek dalam melaksanakan sinkronisasi antara objek sehingga

MAKALAH SISTEM OPERASI

Manajemen Proses. Komponen Sistem Umum. Struktur Sistem Operasi

Soal terdiri dari 50 Pilihan Ganda Setiap soal pilihan ganda hanya satu jawaban yang benar

Manajemen File AGUS PAMUJI

SISTEM OPERASI FILE SYSTEM

PRAKTIKUM 6 NFS DAN SAMBA SERVER

Operating-System Structures (Ch. 3)

Struktur Sistem Komputer

BAB 15 KEAMANAN JARINGAN DENGAN FIREWALL

Consistency and Replication

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

APLIKASI KOMPUTER. Sistem Operasi. Ida Farida, M.Kom. Modul ke: Fakultas MKCU. Program Studi MKCU.

Transkripsi:

DISTRIBUTED FILE SYSTEM Sistem terdistribusi week 11

Outline Pendahuluan Operasi pada file File service Pilihan desain dalam file services Arsitektur file service NFS dan AFS Access control

Pendahuluan Dalam sister konvensional & terpusat, waktu yang diperlukan untuk memenuhi permintaan adalah waktu akses disk dan sedikit waktu untuk CPU processing. Sedangkan dalam sister, waktu yang diperlukan untuk memenuhi permintaan meningkat akibat remote access yang menambah waktu pengiriman permintaan ke server dan waktu penerimaan respon oleh client

Pendahuluan Dalam pengaksesan remote file atau remote file access (RFA) di dalam sistem berkas terdistribusi terdapat 2 metode : Remote services caching

Operasi pada File Membuat (create) Menemukan free space Entry baru dibuat dalam tabel direktori yang mencatat nama dan lokasi Ukuran yang diinisialisasi 0 Menulis (write) OS melihat ke direktori untuk mencari lokasinya dalam disk Melakukan transfer dari memori ke lokasi dalam disk (suatu pointer digunakan sebagai penunjuk lokasi penulisan berikutnya)

Operasi pada File Membaca (read) OS melakukan hal yang sama dengan penulisan file kecuali operasinya membaca dari lokasi dalam disk ke dalam memori. Menghapus OS melihat ke direktori mencari entry dengan nama yang dimaksud Membebaskan space yang teralokasi Menghapus entry

Operasi pada File Reposition dalam file OS melihat ke direktori untuk mencari entry yang dimaksud, Pointer di set dengan harga (lokasi) tertentu yang diberikan Menghapus dg menyisakan atribut (truncate) sama dengan menghapus file kecuali entry tidak dihapuskan tapi ukuran file diisi 0

Operasi pada File Contoh tipe file :

File services File service adalah suatu perincian atau pelayanan dari file sistem yang ditawarkan pada komputer client. File System merupakan struktur logika yang digunakan untuk mengendalikan akses terhadap data yang ada pada disk. File System menyediakan mekanisme untuk penyimpanan data dan program yang dimiliki oleh sistem operasi serta seluruh pengguna dari sistem computer

File services File System terdiri dari dua bagian : Kumpulan file yang masing-masingnya menyimpan data-data yang berhubungan Struktur direktori yang mengorganisasi dan menyediakan informasi mengenai seluruh file dalam System

File services Masing-masing Sistem Operasi menggunakan cara yang berbeda dalam mengatur dan mengendalikan akses data dalam disk. File System merupakan interface yang menghubungkan sistem operasi dengan disk. Ketika program aplikasi yang sedang dijalankan memerlukan pembacaan file dari hard disk, sistem operasi meminta file System untuk membuka file yang diinginkan.

File services Karakteristik file system : File System bertugas dalam organisasi, storage, retrieval(memperbaiki), penamaan, sharing, dan proteksi terhadap files. File dikirim ke dalam disk atau non-volatile media lainnya. File meliputi data dan atribut. storage

File services File System didesain untuk menyimpan dan mengatur banyak dan besar file dengan fasilitas untuk membuat, memberi nama dan menghapus file. File System juga bertanggung jawab untuk pengontrolan dari akses file, akses terbatas ke file oleh user yang berhak dan tipe-tipe dari akses yang diminta.

File services Struktur file system :

Pilihan desain dalam file service Stateful server menyimpan informasi tentang file yang terbuka, dan posisi file sekarang (current position). Open (dibuka) sebelum access dan kemudian ditutup Menyediakan file locks

Pilihan desain dalam file service Stateless server tidak menyimpan state informasi Operasi file harus mengandung semua yang diperlukan (memuat pesan yang lengkap). Dapat dengan mudah di-recovery client ataupun server crash apabila terjadi Membutuhkan extra lock server untuk mempertahankan state

Arsitektur file service Arsitektur file service

Arsitektur file service Layanan Flat File (Flat file service) Beroperasi pada isi file Unique File Identifier (UFID) Layanan Directori (Directory Service) Menyediakan pemetaan antara nama sebagai teks ke UFIDs Modul client Menyediakan aplikasi untuk mengakses layanan file jarak jauh secara transparan Menyimpan status (state): open files, positions Mengetahui lokasi jaringan dari flat file dan directory server

NFS Network File System NFS Network File System (NFS) merupakan sebuah protokol yang dikembangkan oleh Sun MicroSystem pada tahun 1984 NFS didefinisikan dalam RFC 1094, 1813 dan 3530 sebagai DFS yang mengijikan sebuah komputer untuk mengakses file melalui network serasa akses file di disk local.

NFS NFS architecture

NFS Tujuan dari NFS adalah untuk memungkinkan terjadinya pertukaran sistem berkas secara transparan antara mesin-mesin bebas tersebut. Hubungan yang terjadi di sini didasarkan pada hubungan client-server yang menggunakan perangkat lunak NFS server dan NFS client yang berjalan diatas workstation.

NFS Jika misalnya terjadi sebuah pertukaran sistem berkas antara server dan client, maka pertukaran sistem berkas yang terjadi disini harus dipastikan hanya berpengaruh pada tingkat client dan tidak mempengaruhi sisi server, karena server dan client adalah mesin yang berbeda dan sama-sama bebas.

NFS NFS umumnya menggunakan protokol Remote Procedure Call (RPC) yang berjalan di atas UDP dan membuka port UDP dengan port number 2049 untuk komunikasi antara client dan server di dalam jaringan. Client NFS selanjutnya akan mengimpor sistem berkas remote dari server NFS, sementara server NFS mengekspor sistem berkas lokal kepada client.

NFS Adapun operasi-operasi yang didukung oleh NFS adalah sebagai berikut : Mencari berkas di dalam direktori. Membaca kumpulan direktori. Memanipulasi link dan direktori. Mengakses atribut berkas. Membaca dan menulis berkas.

NFS Perlu diketahui bahwa server NFS bersifat stateless, yang artinya setiap request harus mengandung argumen yang penuh dan jelas sebab server NFS tidak menyimpan sejarah informasi request. Data yang dimodifikasi harus di commit ke server sebelum hasilnya di kembalikan ke client.

NFS Manfaat NFS : Lokal workstations menggunakan ruang disk lebih kecil Pemakai tidak harus membagi direktori home pada setiap mesin di jaringan Direktori home dapat di set up pada NFS server dan tersedia melalui jaringan Device penyimpanan seperti floppy disk, CDROM drives, dll dapat digunakan oleh mesin lainnya

NFS Kelemahan NFS : Desain awal hanya untuk jaringan yang lokal dan tertutup Security Congestion (Traffic yang tinggi bisa menyebabkan akses lambat)

AFS Andrew File System Persamaan : AFS sama seperti NFS menyediakan akses menuju shared files secara transaparant. Akses menuju ke file AFS adalah melalui normal unix file primitives (tanpa modifikasi atau rekompilasi). AFS kompatibel dengan NFS.

AFS Perbedaan : Secara desain dan implementasi, AFS berbeda dengan NFS, perbedaan utama, NFS didesain untuk dapat menangani activeusers dengan jumlah yang lebih banyak daripada distributed file Systems yang lain. Kunci AFS untuk menangani jumlah activeusers yang besar terletak pada kemampuan caching seluruh files pada client node.

AFS Karakter AFS : Whole file serving Seluruh konten dari direktori dan file dikirim kepada komputer client oleh AFS servers (di AFS3, file yang ukurannya lebih dari 64kbytes ditransfer dalam 64kbyte chunks). Whole file caching Copy dari sebuah file chunk yang telah ditransfer di komputer client disimpan dalam cache pada local disk. Cache disini mengandung ratusan file yang sering dipakai di dalam sebuah komputer.

AFS Dalam sistem file UNIX Hak akses diperiksa berdasarkan mode akses (Read,Write,execute) ketika membuka file identitas user diperiksa ketika login

AFS Dalam sistem file terdistribusi : hak akses harus diperiksa pada server RPC unprotected dimungkinkan melakukan pemalsuan identitas, tapi ini merupakan resiko keamanan user ID biasanya dikirim dengan setiap request stateless