Metamerisme dan Iluminan Isi

dokumen-dokumen yang mirip
Bab 7 Jenis-jenis Lampu. Dr. Yeffry Handoko Putra, S.T, M.T Jenis Lampu

BAB II KAJIAN PUSTAKA. Erwinsyah Hasibuan (1996) dalam penelitian Tugas Akhirnya : kualitas

DASAR DASAR FOTOGRAFI & TATA CAHAYA

Tujuan Instruksional Umum : Tujuan Instruksional Khusus :

Cahaya sebagai media Fotografi. Syarat-syarat fotografi. Cahaya

BAB III ELABORASI TEMA

Unsur-Unsur Efek Cahaya Pada Perpustakaan. Abstrak

Konservasi energi pada sistem pencahayaan

BAB 2 KAJIAN PUSTAKA. Gambar 2.1. Prioritas Daerah Kerja Sumber: Fordergemeinscaft Gutes Licht (2008, p.5), telah diolah kembali

Pertemuan 10. White Balance ACHMAD BASUKI

Pencahayaan dan Penerangan Rumah Sakit. 2. Pencahayaan dan penerangan seperti apa yang dibutuhkan dirumah sakit?

BAB III LANDASAN TEORI

NATURAL LIGHTING DESIGN CONSULTATION. Canisius College Sport Hall Jakarta

KONSEP DESAIN Konsep Organisasi Ruang Organisasi Ruang BAB III

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

Penentuan Warna Gigi Tiruan

MASTER LEDspot PAR - Alternatif hemat energi untuk pencahayaan sorot di area publik

[2] PENCAHAYAAN (LIGHTING)

MAKALAH ILUMINASI DISUSUN OLEH : M. ALDWY WAHAB TEKNIK ELEKTRO

A. SISTEM UTILITAS Sinar Matahari

BAB IV KONSEP PERANCANGAN

INTERAKSI MANUSIA DAN KOMPUTER

STUDI PUSTAKA PSIKOLOGI WARNA

BAB I PENDAHULUAN. Cahaya adalah suatu perpindahan energi yang dapat merangsang indera

I. PENDAHULUAN. Kaca merupakan salah satu produk industri kimia yang banyak digunakan dalam

Matahari dan Kehidupan Kita

BAB V KONSEP PERANCANGAN

BAB III PERANCANGAN RUMAH SAKIT ANAK DI BANDUNG

Untuk terang ke 3 maka Maka diperoleh : adalah

KONSEP PERANCANGAN INTERIOR RUANG TIDUR UTAMA

BAB II LANDASAN TEORI

Lampiran 1. Prosedur Analisa

PEDOMAN INSTALASI CAHAYA

PERANCANGAN RUANG DALAM

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

DIMENSI WARNA. DEDDY AWARD WIDYA LAKSANA, M.Pd

Oleh: Dr. Kasiyan, M.Hum. Jurusan Pendidikan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta 2013

BAB.IV. KONSEP DESAIN. IV.1 Tema Perancangan Tema Perancangan Proyek medical spa ini adalah, Refreshing, Relaxing and Theurapetic,

Warna Perancangan Ruang Dalam 2015/2016

Produksi Media PR Audio-Visual

STUDI PEMANFAATAN CAHAYA ALAM SEBAGAI SUMBER PENCAHAYAAN RUANG KULIAH GEDUNG E KAMPUS A UNIVERSITAS TRISAKTI DALAM RANGKA PENGHEMATAN ENERGI LISTRIK

PEMANASAN BUMI BAB. Suhu dan Perpindahan Panas. Skala Suhu

Rumah susun merupakan tempat tinggal vertikal yang diperuntukkan bagi masyarakat kelas menengah ke bawah. Dengan keadaan penghuni yang seperti

OPTIMASI KINERJA PENCAHAYAAN ALAMI UNTUK EFISIENSI ENERGI PADA RUMAH SUSUN DENGAN KONFIGURASI TOWER DI DENPASAR

Penggantian sempurna untuk lampu sorot halogen tegangan listrik induk

Penggantian sempurna untuk lampu sorot halogen tegangan listrik induk

BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 13 STRUKTUR BUMI DAN STRUKTUR MATAHARI

DIMENSI WARNA. DEDDY AWARD WIDYA LAKSANA, M.Pd

PENCAHAYAAN (LIGHTING)

BAB V KESIMPULAN ARSITEKTUR BINUS UNIVERSITY

BAB I PENDAHULUAN. anyaman rata, anyaman soumak, anyaman giordes, dan anyaman ikal. Anyaman

BAB III ELABORASI TEMA

24 Feb 17. Perilaku Berhemat Energi Listrik. Semakin tinggi peradaban seseorang semakin beragam kebutuhan energinya.

Dramatic Lighting. Pencahayaan menjadi kekuatan desain pada apartemen yang terinspirasi dari gaya Jepang ini.

BAB 5 KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN. Pemikiran yang melandasi perancangan dari proyek Mixed-use Building

Penggantian sempurna untuk lampu sorot halogen tegangan listrik induk

PERANCANGAN INTERIOR/ RUANG BELAJAR YANG ERGONOMIS UNTUK SEKOLAH LUAR BIASA (SLB)

Pengolahan citra. Materi 3

BAB V KONSEP PERANCANGAN. Taman

Penggantian sempurna untuk lampu sorot halogen tegangan listrik induk

AQA-KC105AGC6 AQA-KC105AG6 AQA-KC109AG6. Trouble shooting Air Conditioner. Split Type Air Conditioner TROUBLE SHOOTING AIR CONDITIONER

KONDISI LINGKUNGAN KERJA YANG MEMPENGARUHI KEGIATAN MANUSIA

LEMBAR KERJA SISWA (LKS) /TUGAS TERSTRUKTUR - - GELOMBANG ELEKTROMAGNET - G ELO MB ANG ELEK TRO M AG NETIK

Bab IV. Konsep Perancangan

A. Bagan Pemecahan Masalah. Cetak Saring. Desain Motif Fauna

PENCAHAYAAN PADA INTERIOR RUMAH SAKIT: STUDI KASUS RUANG RAWAT INAP UTAMA GEDUNG LUKAS, RUMAH SAKIT PANTI RAPIH, YOGYAKARTA

Fotografi 2. Lighting. Pendidikan Seni Rupa UNY

- PENCAHAYAAN - 13/11/2011. Ajeng Yeni Setianingrum. Universitas Mercu Buana 2011 IRIS PUPIL LENSA SARAF OPTIK. dsb

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

TEoRI DAN DeSAIN TERPILIH

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN LATAR BELAKANG

LAMPIRAN 1 PERAN ENERGI DALAM ARSITEKTUR

Pengaruh Penambahan Spektrum Merah Terhadap Kualitas Cahaya Lampu LED Putih Konversi Phosphor (PcLED)

bahasa dan mulai menyebarkan ajaran Kristus kepada orang lain yang beranekaragam. Hal tersebut mirip dengan karakter umat di Gereja St. Monika BSD yan

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PERANCANGAN INSTALASI PENERANGAN

cross ventilation system, maka konsep desain juga mengikuti fungsi tujuan arsitektur bangunan tersebut supaya terjadi keserasian, dan keselarasan anta

BAB III TINJAUAN TATA PAMER MUSEUM KONPERENSI ASIA AFRIKA BANDUNG. Museum Konperensi Asia Afrika merupakan sarana edukasi serta

BAB 6 HASIL PERANCANGAN

Swiss textile testing and certification

LAPORAN AKHIR PENENTUAN STANDARISASI JUMLAH TITIK LAMPU PADA RUKO KAWASAN PT.MEGASURYA NUSALESTARI MANADO. : Orlando Sangi NIM :

KALOR. Peta Konsep. secara. Kalor. Perubahan suhu. Perubahan wujud Konduksi Konveksi Radiasi. - Mendidih. - Mengembun. - Melebur.

EFEK PENCAHAYAAN TERHADAP PRESTASI DAN KELELAHAN KERJA OPERATOR. Jl. Kalisahak 28 Kompleks Balapan Yogyakarta *

BAB IV KONSEP PERENCANAAN DESAIN

Elemen Elemen Desain Grafis

BAB 2 FAKTOR MANUSIA - PENGELIHATAN - PENDENGARAN - SENTUHAN. Interaksi Manusia dan Komputer Faktor Manusia 8

YAYASAN PENDIDIKAN JAMBI SEKOLAH MENENGAH ATAS TITIAN TERAS UJIAN SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2007/2008. Selamat Bekerja

BAB IV TINJAUAN VISUAL PADA IKLAN TELEVISI RICHEESE NABATI VERSI RICHEESE LAND FACTORY

Kilau yang cantik, masa pakai andal

MODUL TATA CAHAYA. Desain Interior Universitas Esa Unggul. Oleh: Muhammad Fauzi. S.Des., M.Ds

Downlight Halogen Pintar - cara yang dapat diandalkan untuk membuat barang dagangan Anda menarik

REDESAIN RUMAH SAKIT SLAMET RIYADI DI SURAKARTA

Transkripsi:

S O L U S I J A H I T C O AT S Metamerisme dan Iluminan Isi Pengantar Apa itu metamerisme? Jenis-Jenis Metarisme Pentingnya Cahaya dalam Metarisme Apa itu iluminan? Apa perbedaan antara sumber cahaya dengan iluminan? Berbagai iluminan Industri Suhu Warna Dampak Kecerahan dan Posisi Sumber Cahaya Penggunaan Kabinet yang Sesuai Mengurangi Efek Metamerisme Hubungi kami tentang Metametisme dan Iluminan

Pengantar Produksi pakaian merupakan sebuah proses yang rumit di mana barang jadi merupakan campuran berbagai bahan. Warna yang cocok dengan semua bahan ini penting untuk memenuhi kebutuhan konsumen akhir. Rantai pasokan terdiri dari berbagai tahapan yang berbeda dan sementara pakaian mungkin melewati pencocokan warna pada satu tahap sebaran, kemungkinan terdapat perbedaan warna yang diamati pada tahap yang lain. Hal ini bisa terjadi karena kondisi metamerisme. Buletin tehnik ini akan menjelaskan bagaimana Anda dapat mengurangi efek metamerisme dengan menggunakan iluminan standar dan kabinet pencocokan warna untuk menilai warna. Apa itu metamerisme? Metamerism adalah penjelasan ilmiah dari fenomena warna yang umum di mana dua sampel warna yang ada dicocokkan di bawah satu sumber cahaya, kemudian tidak cocok lagi bila dilihat di bawah sumber cahaya lainnya. Warna dari suatu objek akan tampak berbeda tergantung sumber cahaya yang digunakan untuk meneranginya. Sebagai contoh, Anda memarkir mobil Anda berwarna merah cerah di pinggir jalan pada siang hari. Saat hari sudah gelap Anda tentu masih akan mengatakan bahwa mobil Anda berwarna merah tetapi warna yang akan terlihat adalah coklat di bawah pencahayaan natrium. Fenomena inilah yang dikenal sebagai metamerisme. Jenis-Jenis Metarisme Metamerisme merupakan efek dari warna dua objek yang berbeda ketika dibandingkan dalam berbagai kondisi penglihatan. Terdapat beberapa jenis metamerisme: Metamerisme Iluminan terjadi ketika dua objek yang cocok dalam satu sumber cahaya tertentu pada pengamat tertentu, tetapi tidak cocok dalam sumber cahaya yang berbeda pada pengamat yang sama Metamerisme pengamat disebabkan oleh perbedaan penglihatan warna antara pengamat; hal ini bersifat subyektif dan selalu tidak dapat dihindari. Namun dengan pilihan dan pelatihan yang benar dari pakar warna maka risiko ini dapat ditekan Metamerisme geometrik dapat dikendalikan dengan melihat sampel pada jarak yang sama dari pengamat dan pada sudut yang sama (45 derajat) pada sumber cahaya tersebut Beberapa bagian berikut ini akan menjelaskan iluminan dimaksud. Pentingnya Cahaya dalam Metarisme Energi sumber cahaya yang digunakan oleh pengamat untuk melihat produk merupakan faktor terpenting yang memengaruhi penampilan dan metamerisme. Terdapat dua faktor utama yang memengaruhi apa yang kita lihat yaitu: Jumlah dan kualitas cahaya yang menerangi suatu objek Warna latar belakang terhadap mana suatu objek dilihat Pandangan visual yang akurat tergantung pada sumber cahaya yang merupakan sumber 'terkendali', di mana ciri-ciri dan kualitas warna ditetapkan seperti dalam kabinet pencocokan standar. Apa itu iluminan? Iluminan adalah sumber teoritis cahaya yang dapat dilihat dengan suatu profil yang dipublikasikan. Secara umum, nilai iluminan adalah pengukuran sebaran energi spektral dari radiator suhu buatan yang memancarkan panas dengan warna tertentu pada suhu sumber cahaya tertentu, unit [K].

Apa perbedaan antara sumber cahaya dengan iluminan? Iluminan memiliki nilai standar yang tidak pernah berubah, sedangkan energi sumber cahaya dapat berubah Sebuah sumber cahaya merupakan penyebar penyinaran seperti lilin, lampu pijar tungsten dan siang hari alami, sedangkan iluminan merupakan gambaran teoritis sumber cahaya tersebut Semua sumber cahaya dapat ditentukan sebagai iluminan, tetapi tidak semua iluminan dapat diwujudkan secara fisik sebagai sumber cahaya Berbagai iluminan Industri Penetapan Iluminan Iluminan Standar CIE A (INCA-A) Jenis Lampu Suhu Kerja Indeks Pemberian Warna (Colour Rendering Index - CRI) Halogen tungsten Penggunaan / Jenis Penerangan 2856ºK 100 Lampu pijar atau tungsten, umumnya terdapat di lingkungan rumah Iluminan Standar CIE D65 siang hari 7 fosfor 6500ºK 93 Lampu neon putih sejuk, umumnya terdapat di lingkungan kantor Iluminan neon TL84 komersial Eropa 4100ºK 85 Paling umum digunakan iluminan yang mirip neon siang hari Iluminan CWF (Cool White Fluorescent / Putih Sejuk) komersial AS 4150ºK 62 Pita neon lebar yang umum yang mensimulasikan pencahayaan kantor atau toko; umumnya digunakan oleh sebagian besar pedagang dan pengecer; kelemahannya adalah sangat miskin untuk render warna seperti aksen biru, kuning dan hijau, menekan semua warna merah dan membuat warna kulit terlihat berwarna abu-abu dan tidak wajar Iluminan UV siang hari 6500ºK 93 Memperlihatkan adanya warna neon dan pemutih, mirip siang hari Iluminan D50 siang hari 7 fosfor 5000ºK 92 Digunakan untuk menilai jumlah dan keseragaman warna, menyerupai langit siang hari Iluminan D75 siang hari 7 fosfor 7500ºK 94 Digunakan untuk menilai bahan-bahan yang buram, menyerupai langit utara siang hari Iluminan U30 komersial AS 3000ºK 85 Lampu neon gelombang sempit komersial Mercury Vapour Intensitas tinggi 4100ºK 70 Umumnya digunakan di toko dan pabrik Natrium Tekanan Tinggi Intensitas tinggi 2100ºK 50 Umumnya digunakan di jalan raya dan pabrik Catatan: Indeks Pemberian Warna Colour Rendering Index - CRI didefinisikan sebagai kemampuan iluminan untuk memberikan warna seperti yang akan muncul sebenarnya di waktu siang hari. Indeks 100 menggambarkan simulasi sempurna siang hari.

Varian Lampu : CW - Standard Cool White (Putih Sejuk Standar) WW - Standard Warm White (Putih Hangat Standar) CWX - Deluxe Cool White (Putih Sejuk Mewah) WWX - Deluxe Warm White (Putih Hangat Mewah) ES - Energy Saving (Hemat Energi) HO - High Output (Keluaran Tinggi) D65 Siang hari buatan TL84 Penerangan toko A Penerangan tungsten rumah tangga Suhu Warna Suhu warna merupakan sebuah cara untuk menjelaskan sifat-sifat warna dari sumber cahaya tertentu. Ini merupakan nomor referensi yang mengukur tampilan cahaya. Istilah 'hangat' dan 'sejuk' dalam penerangan mengacu pada pengalaman subyektif, seperti api panas atau langit musim dingin yang sejuk. Sumber Cahaya Sejuk dan Hangat Sumber cahaya yang memiliki suhu warna lebih tinggi merupakan sumber cahaya 'sejuk', sedangkan sumber cahaya yang memiliki suhu warna lebih rendah merupakan sumber cahaya 'hangat'. Aplikasi Suhu Warna Suhu Warna Kelvin Range Associated Efek & Suasana Lokasi yang Sesuai Aplikasi Hangat 3,000K Ramah Intim Eksklusif pribadi Restoran Lobi Hotel, Butik, Lingkungan Kantor, Perpustakaan Netral 3,500K Ramah Memikat Tanpa ancaman Penerimaan Publik Lingkungan Kantor, Ruang pamer, Toko Buku Sejuk 4,100K Rapi Bersih Efisien Lingkungan Kantor Ruang Konferensi, Ruang kelas, Toko ritel, Rumah Sakit Siang hari 5,000K sampai 6,500K Terang Waspada Pewarnaan yang tepat Galeri Museum, Stan Pencocokan Warna, Toko Perhiasan, Lingkungan Pemeriksaan Medis, Industri Tekstil, Perusahaan Pencetakan

Dampak Kecerahan dan Posisi Sumber Cahaya Kecerahan pencahayaan jelas memengaruhi kemurnian warna dan jumlah detail terlihat pada bayangan. Secara umum, semakin terang pencahayaan, warna semakin terlihat jenuh dan semakin besar jumlah detail yang dapat dilihat pada bayangan tersebut. Geometri pencahayaan juga memengaruhi warna dan kontras utama dari suatu produk. Apakah pencahayaan yang berasal dari sumber kecil atau sumber yang disebarkan secara luas, sudut di mana cahaya mengenai objek dan sudut pandang semuanya memengaruhi tampilan. Penggunaan Kabinet yang Sesuai Kabinet pencocokan merupakan peralatan standar untuk penilaian visual warna dan paling baik digunakan untuk penilaian warna dengan parameter di bawah ini: Dimensions Lebar Tinggi Dalam Area Keseluruhan 1,560 mm 780 mm 620 mm Celah Tampilan 1,520 mm 560 mm 590 mm Interior Kabinet Interior kabinet harus berwarna netral, abu-abu mis. Abu-Abu Munsell N5 Untuk hasil terbaik, cahaya silau, asing dan apa pun yang akan mengganggu adaptasi respon visual harus dihindari Setiap jendela yang dekat dengan kabinet harus dilengkapi dengan tirai abu-abu Tidak boleh ada lampu langsung di bidang pandang dan pencahayaan umum di sekitarnya harus bersifat 'Siang hari Buatan' pada tingkat 200 sampai 300 lux Area dinding di belakang kabinet harus dilengkapi dengan emulsi abu-abu tipis BS 00A01 Menampilkan Latar belakang Kabinet pencocokan warna menggunakan warna abu-abu netral sekitarnya untuk mengakomodasi jangkauan warna terluas Menampilkan Jarak Jarak Pencocok Warna dengan sampel yang ditampilkan juga harus konstan terlepas dari warna sampel. Idealnya sampel harus ditampilkan pada sudut 45º dari insiden ke sumber cahaya

Mengurangi Efek Metamerisme Kita telah melihat bahwa metamerisme dan iluminan merupakan pertimbangan penting dalam mengendalikan dan menilai warna dalam proses produksi semua objek berwarna. Oleh karena itu dalam tekstil sangat penting untuk menggunakan zat warna berkualitas yang konsisten dan mempertimbangkan serta menggunakan iluminan dan kondisi yang tepat dalam warna yang sesuai. Silakan hubungi Kantor Penjualan setempat Anda untuk mengetahui selengkapnya tentang metamerisme dan iluminan. www.coatsindustrial.com November 2016