BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN

dokumen-dokumen yang mirip
BAB 1 PENDAHULUAN. 1-1 Universitas Kristen Maranatha

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 7 KESIMPULAN. 7.1 Kesimpulan

BAB 8 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN

PENANGGULANGAN KECELAKAAN KERJA

BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN

BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN

SMP kelas 7 - BIOLOGI BAB 8. Penggunaan Alat Dan Bahan Laboratorium Latihan Soal 8.4

BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 1 PENDAHULUAN. 1-1 Universitas Kristen Maranatha

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN

ABSTRAK. Laporan Tugas Akhir

BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN

SOP KEAMANAN, KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA

BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN

PENGELOLAAN OPERASI K3 PERTEMUAN #6 TKT TAUFIQUR RACHMAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA INDUSTRI

BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN

PROSEDUR PERLENGKAPAN PEMADAM KEBAKARAN. A. Perlengkapan Pemadam Kebakaran 1. Sifat api Bahan bakar, panas dan oksigen harus ada untuk menyalakan api.

BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN

#7 PENGELOLAAN OPERASI K3

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR ISI. ABSTRAK... iii KATA PENGANTAR. iv DAFTAR ISI vi DAFTAR TABEL xii DAFTAR GAMBAR... xiv DAFTAR LAMPIRAN... xviii

ADLN - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA BAB VI PEMBAHASAN. perawatan kesehatan, termasuk bagian dari bangunan gedung tersebut.

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1Latar Belakang Masalah

Bab 1 Pendahuluan BAB 1 PENDAHULUAN

Buku Petunjuk Pemakaian Pengering Rambut Ion Negatif

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 1 PENDAHULUAN. Bab 1 Pendahuluan

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

BAB IV HASIL PEMBUATAN DAN PEMBAHASAN. Sebelum melakukan proses pembuatan rangka pada incinerator terlebih

BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah.

ABSTRAK. iv Universitas Kristen Maranatha

BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

PT. FORTUNA STARS DIAGRAM ALIR KEADAAN DARURAT BAHAYA KEBAKARAN DI KANTOR PUSAT

Setelah mempelajari modul ini diharapkan siswa dapat : Indikator Pencapaian Hasil Belajar

Secara harfiah berarti keteraturan, kebersihan, keselamatan dan ketertiban

PROSEDUR KESIAPAN TANGGAP DARURAT


BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN

BAB I PENDAHULUAN. 1-1 Universitas Kristen Maranatha

BAB 6 PERANCANGAN DAN ANALISIS

BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN

Universitas Kristen Maranatha

TUGAS MAKALAH INSTALASI LISTRIK

BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN

MODUL POWER THRESHER. Diklat Teknis Dalam Rangka Upaya Khusus (UPSUS) Peningkatan Produksi Pertanian dan BABINSA

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

PENGELOLAAN OPERASI K3

MODUL PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR KONSTRUKSI SUB SEKTOR SIPIL EDISI 2012 MANDOR PERKERASAN JALAN

BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN

Keselamatan Kerja. Garis Besar Bab Bab ini menjelaskan dasar-dasar pengoperasian yang aman. Keselamatan Kerja

ABSTRAK. v Universitas Kristen Maranatha

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

Keg. Pembelajaran 5 : Tindakan Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3) di Bengkel Listrik

BAB VIII KESIMPULAN DAN SARAN

PENYELESAIAN MASALAH MESIN CUCI OTOMATIS DUO DRUM TROUBLE SHOOTING AUTOMATIC WASHING MACHINE DUO DRUM

BAB 1 PENDAHULUAN 1-1. Universitas Kristen Maranatha

Materi 6. Oleh : Agus Triyono, M.Kes. td&penc. kebakaran/agust.doc 1

BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN

PROSEDUR KEADAAN DARURAT

KOMPONEN INSTALASI KOMPONEN UTAMA

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

128 Universitas Indonesia

BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN

SANITASI DAN KEAMANAN

PERATURAN DIREKTUR RUMAH SAKIT JANTUNG HASNA MEDIKA NOMOR TENTANG PENANGGULANGAN KEBAKARAN DAN KEWASPADAAN BENCANA

KUISIONER PENELITIAN PENGUKURAN TINGKAT KESIAPAN PTPN II KWALA MADU DALAM IMPLEMENTASI PROGRAM K3 DAN PENANGANAN HAZARD. Pengantar

Buku Petunjuk Pemakaian Pengeriting Rambut Berpelindung Ion

BAB 6 PERANCANGAN. Gambar 6.1 Kontur Perancangan Kursi pelatih dan penyanyi dan Penyanyi [ 7,6-8 ] 6-1 Universitas Kristen Maranatha

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 1 PENDAHULUAN. 1 1 Universitas Kristen Maranatha

BAB III PELAKSANAAN MAGANG

Transkripsi:

BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN 7.1 Kesimpulan 1. Fasilitas Fisik saat ini yang ada pada ruangan motion capture adalah: Meja komputer Kursi komputer Pintu ruangan Kondisi fasilitas fisik yang tidak ergonomis adalah meja komputer dan kursi komputer sehingga diperlukan perbaikan. Sedangkan peralatan motion capture yang diteliti dan diperbaiki tata letaknya adalah: Komputer Tripod Kamera Stand Kalibrasi Marker Casing marker Speaker AC Synchronization box Ethernet box 2. Tata letak fasilitas yang ada pada ruangan motion capture adalah: 1. Tata letak casing marker tidak rapi 2. Tata letak stand kalibrasi tidak rapi 3. Kabel-kabel berantakan 3. Lingkungan fisik saat ini di ruangan motion capture adalah: 1. Suhu dan kelembaban berada dalam keadaan nyaman pada umumnya. 2. Pencahayaan kurang tepat pada area operator. 7-1

Bab 7 Kesimpulan dan Saran 7-2 3. Kebisingan berada pada kondisi cukup tenang sampai berisik. 4. Kesehatan dan keselamatan kerja yang berpotensi terjadi adalah: 1. Terjatuh pada saat pemasangan kamera ke tripod 2. Tersengat listrik 3. Kebakaran 5. Perbaikan fasilitas fisik: 1. Usulan meja komputer 2. Usulan kursi komputer 3. Usulan perancangan lemari 6. Perbaikan tata letak fasilitas 1. Penempatan casing marker, stand kalibrasi, terminal dan bukubuku manual dalam lemari. 2. Penempatan kamera dipasang pada pentograf agar kabel-kabel lebih tertata rapi. 7. Perbaikan lingkungan fisik: 1. Selalu nyalakan 3 buah AC pada saat pemakaian ruangan. 2. Penyesuaian pencahayaan untuk area capturing dan area operator 8. Perbaikan kesehatan dan keselamatan kerja: a. Terjatuh pada saat pemasangan kamera ke tripod Pencegahannya yaitu dengan cara lebih berhati-hati pada saat naik atau turun dari tangga, tidak terburu-buru pada saat pemasangan kamera ke tripod karena kamera berada pada ketinggian 2000 mm. Penanggulangannya yaitu pada saat terluka korban harus dijauhkan dari kotoran, direbahkan dan tidak memegangi luka. Pada saat keseleo, letakkan anggota yang keseleo lebih tinggi dari tubuh lalu pasang pembalut, korban harus dibaringkan agar tidak merasa sakit, lalu periksa kepada ahlinya untuk pertolongan lebih lanjut.

Bab 7 Kesimpulan dan Saran 7-3 Pencegahannya yaitu dengan cara mengadakan pelatihan pada operator untuk cara pemasangan kamera ke tripod dengan benar dan tidak menimbulkan kecelakaan. Selain itu ada pengawas pada saat pemasangan kamera ke tripod untuk memberikan instruksi. Adanya penggunaan standar atau kode yang dapat diandalkan dan mudah dimengerti. Pencegahannya yaitu operator dalam menaiki tangga yang licin tidak memakai kaus kaki atau alas kaki lainnya, cukup bertelanjang kaki agar tidak terpeleset pada saat naik atau turun tangga. Lingkungan Pencegahannya yaitu sebaiknya sebelum melakukan pemasangan kamera ke tripod terlebih dahulu nyalakan lampu seluruhnya (16 buah) agar kondisi penerangan ruangan cukup, sehingga lingkungan ruangan aman untuk untuk melakukan pemasangan kamera ke tripod. b. Tersengat listrik Pencegahannya yaitu dengan cara lebih berhati-hati, tidak ceroboh dalam menggunakan alat atau ketidaksengajaan menyentuh alat-alat yang terdapat aliran listrik. Penanggulangannya yaitu jika terdapat korban yang pingsan segera dibawa ke rumah sakit. Pencegahannya yaitu sebaiknya diberikan aturan tertulis di dalam ruangan alat-alat mana saja yang membahayakan dan mempunyai arus listrik yang besar sehingga orang yang berada di dalam ruangan motion capture dapat lebih waspada.

Bab 7 Kesimpulan dan Saran 7-4 Mesin dan Peralatan Pencegahannya yaitu sebaiknya untuk alat-alat dan kabel yang penempatannya tidak beraturan dan tidak ada pelindung diberi pelindung dan dipisahkan penempatannya dengan area untuk beraktivitas agar lebih aman dalam melakukan capturing. Pencegahannya yaitu sebaiknya alat-alat yang dapat menghantarkan listrik atau konduktor memakai pelindung agar lebih aman dalam capturing dan mencegah terjadinya sengatan listrik. c. Kebakaran Pencegahannya yaitu dengan cara lebih berhati-hati pada halhal apa saja yang dapat mengakibatkan kebakaran, tidak ceroboh dalam menggunakan alat dan mematuhi peraturan yang ada. Penanggulangannya yaitu jika terdapat luka akibat kebakaran pada korban harus segera ditangani. Jika kulit hanya memerah belum melepuh maka bagian tubuh yang terkena itu dituangi air dingin. Jika kulit yang keriput tidak boleh digunting. jika terdapat luka maka dibalut longgar. Jika terdapat luka angus sebaiknya korban dibawa ke rumah sakit secepatnya. Pencegahannya yaitu sebaiknya diberikan pelatihan atau training untuk selalu waspada terhadap hal-hal yang dapat memicu terjadinya kebakaran dan pelatihan untuk penggunaan alat agar mencegah terjadinya kebakaran. Penanggulangannya yaitu jika bahan-bahan seperti kayu dan kertas terbakar maka cukup dipadamkan dengan air atau pasir. Tetapi jika api tersebut berasal dariperalatan elektronik seperti saklar dan kabel, maka lakukan penyelimutan api untuk mengeluarkan oksigen, kemudian gunakan pemadam kebakaran

Bab 7 Kesimpulan dan Saran 7-5 yang mengandung bahan tepung dan karbon dioksida. Jika tidak berhasil segera panggil pemadam kebakaran. Mesin dan Peralatan Pencegahannya yaitu sebaiknya alat-alat yang mempunyai arus listrik dilindungi atau ditempatkan pada letak yang aman agar tidak terjadi arus pendek dengan peralatan lain, selain itu umur pakai peralatan listrik diperhatikan agar tidak terjadi kerusakan yang dapat mengakibatkan kebakaran. Pencegahannya yaitu sebaiknya kabel-kabel yang letaknya berantakan di ruangan motion capture disusun sedemikian rupa agar aman dan tidak terjadi kebakaran. 7.2 Saran Saran yang diberikan kepada pihak ruangan motion capture STMI ini bertujuan untuk peningkatan kualitas dan kenyamanan dari ruangan tersebut. Saran yang diberikan adalah: 1. Memperbaiki tata letak ruangan 2. Mengganti tripod kamera dengan pentograf yang dapat digeser ke kanan dan ke kiri juga dapat dinaik-turunkan. 3. Menambah lemari untuk penempatan peralatan. 4. Penyesuaian lampu untuk pencahayaan di area operator maupun di area capturing. 5. Penyimpanan speaker pada meja komputer. 6. Pemasangan pemberitahuan di depan ruangan motion capture ketika di dalam ruangan sedang melakukan capturing sehingga tidak ada orang yang keluar masuk ruangan. 7. Sediakan kotak P3K di dalam ruangan. 8. Sediakan alat pemadam kebakaran di dalam ruangan.