Impossible Love. Between 2 Worlds. Prolog. Profita Dewi Nadita

dokumen-dokumen yang mirip
Cinta, bukan satu hal yang patut untuk diperjuangkan. Tapi perjuangan untuk mendapatkan cinta, itulah makna kehidupan. Ya, lalu mengapa...

Sayang berhenti menangis, masuk ke rumah. Tapi...tapi kenapa mama pergi, Pa? Masuk Sayang suatu saat nanti pasti kamu akan tahu kenapa mama harus

REVIEW. Mulut heart-shaped-nya menjadi lebih pucat dari sebelumnya. Ia meringis ketika rasa sakit menghantam perut bawahnya: kram.

LUCKY_PP UNTUKMU. Yang Bukan Siapa-Siapa. Diterbitkan secara mandiri. melalui Nulisbuku.com

Aku Tidak Mengerti Orang Biasa

Dan ia baru menyadari betapa salahnya dirinya. Disana, muncul dari sebelah kirinya, ia merasakan gerakan udara yang cepat. Angin yang berhembus

Juli Milik kita. Aku sudah sampai depan RS Margono. siap. menunggu. engga usah kaget, aku bisa. menit aku sampai, tunggu ya mas

S a t u DI PAKUAN EXPRESS

SINOPSIS MENGGAPAI CINTA PANDANGAN PERTAMA

My Love Just For You vol1

Fhily Anastasya. Tak semua cinta, berakhir luka dan tak semua luka, berasal dari cinta Dan disetiap cerita, pasti ada cinta. Penerbit CFPublisher

CHAPTER 1. There s nothing left to say but good bye Air Supply

PATI AGNI Antologi Kematian

Pertama Kali Aku Mengenalnya

CINTA 2 HATI. Haii...! Tiara terkejut, dan menatap pada pria itu. Pada saat itu, ternyata pria itu juga menatap kearah Tiara. Mereka saling menatap.

SELEMBAR SURAT CINTA UNTUK ZAHRA. Malam yang Indah * * *

dengan mudah, mereka melukaimu? Mengancammu?, aku membuka mataku. Menatap

Chapter 1. Baik, selagi kalian mencatat, saya absen.

Aku belajar bahwa tawa dan airmata bukan sesuatu yangg memalukan, Aku mau menjadi rajawali yang siap setiap saat melewati badai hidup dan tak akan

Hidup adalah sebuah pilihan. Hiduplah

Kilat masih terus menyambar dan menyilaukan mata. Cahaya terangnya masuk melalui celah-celah jendela dan ventilasi udara. Suara petir terus menderu

Air mataku berlinang-linang sewaktu dokter mengatakan

berada dan segera sadar kalau dia tanpa sengaja tertidur di lantai dua. Semua masih sama pada posisinya, sofa-sofa itu masih ada di sana,

Tidak, sayang. Nanti kau sakit, tegas Maya sambil mengusap rambut Amanda yang panjang terurai.

"Maafin gue Na, hari ini gue banyak melakukan kesalahan sendiri" Tutur Towi yang mengimbangi langkah Leana.

Dibalik perjuangan seorang "PAPA"

Kehidupan itu terlalu penuh dengan kebahagian bagi orang yang menyadarinya Tommy membaca kalimat terakhir dari sebuah novel yang diterbitkan melalui

LOVE STORY. Kisahnya beberapa tahun yang lalu.

huh, akhirnya hanya mimpi, ucapnya sambil mengusap dada.

Mungkin mereka tidak akan menemuiku, ujarku dalam hati.

Yui keluar dari gedung Takamasa Group dengan senyum lebar di wajahnya. Usaha kerasnya ternyata tak sia-sia. Dia diterima berkerja di perusahaan itu

TEKNIK EDITING DALAM FILM BELENGGU

2. Gadis yang Dijodohkan

Sang Pangeran. Kinanti 1

Aku menoleh. Disana berdiri seorang pemuda berbadan tinggi yang sedang menenteng kantong belanjaan di tangan kirinya. Wajahnya cukup tampan.

- Sebuah Permulaan - - Salam Perpisahan -

Angin senja terasa kencang berembus di antara

IVANA PAULINE HANDOJO -ie- JEJAK SAPUTANGAN. nulisbuku.com

Bagian 1 : Tak Kan Kubiarkan Kau Merebutnya Dariku!

MEMBINGKAI ASA. Tarie Kertodikromo

angkasa. Tidak ada lagi gugusan bintang dan senyuman rembulan. Langit tertutup awan kelam. Dan sesaat kemudian hujan turun dengan deras.

LAMPIRAN A SKALA PENELITIAN A-1 KECEMASAN SOSIAL FACEBOOKER A-2 HARGA DIRI

Renjana dalam Bejana. Kumpulan Cerita Pendek. Nabila Budayana

Mata ini sulit terpejam dan pendar-pendar rasa sakit di hati tidak dapat hilang menusuk dan menancap keras.

P A D A M U E M B U N

UJIAN TENGAH SEMESTER PERANCANGAN FILM KARTUN

Kurasa memang benar, sebaiknya kita membeli boks yang lebih besar.

Ah sial aku selingkuh!

ROSE PAPPER AND BLOODY LILY Part 1

Untuk sebuah kehidupan singkat penuh ilusi serta latihan SGV, Ayesha Nadya Muna & Bintang jatuhku -Dimas Arif Firlando

Sayangnya, bukan karena faktor-faktor positifnya. Gang Eyeri-Headburry terkenal sebagai gang terkumuh di kota Headburry. Terkotor, terbobrok, dan

[CERITA DARI FASCHEL-SECANGKIR RINDU] August 27, Secangkir Rindu

Marwan. Ditulis oleh Peter Purwanegara Rabu, 01 Juni :25

Cermin. Luklukul Maknun

Sebuah kata teman dan sahabat. Kata yang terasa sulit untuk memasuki kehidupanku. Kata yang mungkin suatu saat bisa saja meninggalkan bekas yang

Kaki Langit. Bulan dan Matahari

Xen.. aku tutup mata kamu sebentar ya oke? ujar Ican dengan hati-hati menutupi maksudnya. Kalau aku tidak mau bagaimana? jawab Xena santai.

AKU AKAN MATI HARI INI

Semalam Aldi kurang tidur. Hujan deras ditambah. Rahasia Gudang Tua

#RainbowProject: ORANGE. A Way To Sunset NULIS BUKU CLUB PALEMBANG NULIS BUKU CLUB UNIVERSITAS SRIWIJAYA

BAB I SOSOK MISTERIUS. Vanessa Putri, Vanessa Putri? Bu Ria memanggil nama itu lagi.

oooooooo "Park Shinhye!!!!!"

Tiga Belas Ribu Empat Ratus Lima Puluh Rupiah

Flower 1. Enam Tahun yang Lalu

SATU. Plak Srek.. Srek

AZAN PERTAMA DENDY. (Penulis : IDM)

Aku selalu keluar ruang rapat paling akhir untuk mengumpulkan sisa roti dan juga sisa makan siang yang tidak disentuh oleh peserta rapat.

Pada suatu hari saat aku duduk di bangku sudut sekolah, tiba-tiba seseorang menepuk pundakku dari belakang.

ANTARA DENDAM DAN CINTA. Oleh: Sri Rahmadani Siregar

MUARA HATI. Sedikit rasa curiga yang sempat terlihat dari matanya, kini hilang tak bersisa. Terlebih saat

Senja di pelupuk matanya mengantarkan warna kelabu dalam sanubariku. Aku sangat mengenalnya, tapi kali ini aku masih saja menikmati

The Coffee Shop Chronicles

JUDUL FILM: Aku Belum Mati tapi Tidak Hidup

Candy, Tidak Semanis Namanya

Fiction. John! Waktunya untuk bangun!

CATATAN KECIL MASA SEKOLAH. dan cerita-cerita lainnya

pernah terasa sama lagi setelah kau mengalami hal yang fantastis. Bagiku, pengalaman selama di Vazard adalah hal yang fantastis.

yang paling tidak pernah luput dari kematian adalah cairan ini. Wanita itu meringis ngilu. Semua yang menimpanya kini sudah jelas bagian dari

SUNFLOWERS. Saya lebih suka menghadap ke matahari.

Dengan senyum aku menyapanya. Tapi dia tidak merespon dan tetap saja membaca sebuah novel. Sekali lagi aku mengulangi sapaanku.

yang berbentuk datar bagian atasnya dengan sebuah ukiran kepala singa. Mereka yang berada di ruangan sudah berdiri di atas shinéga sejak dari tadi.

DIPA TRI WISTAPA MEMBILAS PILU. Diterbitkan secara mandiri. melalui Nulisbuku.com

Segera jemput dia di bandara! Dan bawa kemari! Awas, jika dia melarikan diri! Siap, Pak! ~1~ Bandara Soekarno Hatta, am. Pesawat dari Singapura

semoga hujan turun tepat waktu

Dari jarak sepuluh meter bisa kukenali siapa lelaki yang duduk menundukkan kepalanya dan bertumpu pada lengannya yang ia letakkan di atas lutut.

wajahnya mulai pucat dan kedinginan. Dia membuka bajunya di depan pintu, memeras baju tersebut agar tidak terlalu basah ketika masuk rumah.

TILL DEATH DO US PART

Seorang gadis sedang berjalan bahagia di

Mentari Senja. Niko Cahya Pratama. This book is for sale at This version was published on

Semangat ya kerja kelompok nya. J

Mencintai, adalah satu kata bermakna kompleks yang dapat mengubah seluruh hidup manusia. Mencintai adalah aku dan kamu. Dia dan orang lain.

Hai Cindy selamat ya sudah jadi anak SMU Suara yang sudah tak asing lagi baginya.

Sarah mengemas barangnya dengan cemberut. Entah yang keberapa. kalinya Dia harus pindah. Dari Jakarta ke Jogja lalu ke Makassar dan kali ini dia

Part 1 : Aku Menghajar Nenek-Nenek Dengan Cangkul

Kisah Dari Negeri Anggrek

Tahun Bab 1 - Rumah Neraka. Dublin Irlandia

Entahlah, suamiku. Aku juga tidak pernah berbuat jahat dan bahkan selalu rajin beribadah, jawab sang isteri sambil menahan air mata.

Hidup ini singkat bagiku! Kebahagian saat ini hanyalah sementara, tak mudah bagiku untuk menjalani hidup normal layaknya sebagai manusia biasa.

SYAIR KERINDUAN. Genre: Puisi-puisi cinta, sahabat, keluarga semuanya tentang CINTA dan CITA-CITA.

Transkripsi:

Impossible Love Between 2 Worlds Profita Dewi Nadita Prolog Takut, cemburu, merasa kehilangan, menangis, tersenyum, adalah hal yang manusiawi. Ketika seseorang merasakan pahit dan manisnya hidup, dia akan meresapinya dalam hati lalu mengartikannya. Namun, bagaimana jika rasa takut, cemburu, kehilangan itu datang secara bersamaan? Apakah orang itu akan menangis? Atau malah sebaliknya, tersenyum? Untuk berusaha tegar menerima kenyataan, dia pasti mencoba tersenyum. Lalu bagaimana dengan nasib hidupnya? Apa resiko yang harus dia terima? Separah apa jalan hidupnya setelah bertemu dengan orang yang tak pernah ia harapkan kehadirannya? Sebelum orang itu datang ke kehidupannya. Sebelum semua rasa itu muncul. Rasa takut, rasa sedih itu tak ada. Dia hidup seperti yang lain, menikmati karirnya di dunia musik. Dengan hambar. Hidup terasa monoton baginya. Dia jalani apa adanya sesuai air yang mengalir. Tapi, setelah makhluk mengerikan itu datang dalam hidupnya. Rasa suka, duka, cemburu, mewarnai hari-harinya. 1

Disaat dia menghilang disaat makhluk itu menjauh darinya hidupnya tak tau arah, tak ada harapan. Apakah dia bisa bertahan dengan kondisinya sekarang? Terlihat kuat dari luar, namun di dalamnya ternyata Perbedaan benar-benar terasa nyata. Bukan hanya terasa, tapi memang nyata adanya. Menjadi teman di alam yang berbeda adalah suatu hal yang tak masuk akal pikiran manusia. Tapi, jika itu memang terjadi? Bagaimana bisa dihindari? Bahkan, sebenarnya dia ingin menghindari itu, tapi rasanya sulit. Dia ingin makhluk itu menjauh dari hidupnya untuk selamanya, dan berharap tidak pernah kembali. Tapi saat takdir mengatakan itu, mengatakan bahwa mereka harus berpisah, dia tidak mau. Dia tidak ingin jauh darinya sedetik pun! Pertemanan mereka dilalui oleh banyak kejadian dan tantangan juga larangan. Salah satu syarat pertemanan mereka adalah tidak boleh saling menyukai. Namun, sepertinya itu tidak bisa dilakukan. Ada yang melanggarnya. ADA! Bahkan mereka berdua yang melanggarnya. Perasaan tidak bisa dibohongi. Jika suka, ya suka. Jika sayang, ya sayang. Jika benci, ya benci. Tapi, kebohongan timbul dari perkataan, bukan dari perasaan. Tak ada orang yang bisa membohongi perasaannya sendiri jika hati telah berbicara. *** 2

1 Redupnya langit di sore hari tidak membuat Sakura lelah dan putus asa mengikuti audisi gitaris terbaik di sekolah musiknya, di Bogor. Ratusan peserta dari sekolah tersebut berebut ingin mendapatkan gelar gitaris terbaik. Walaupun hujan yang turun cukup lama tidak membuat semangat mereka pudar. Berjam-jam menunggu, kini giliran Sakura yang masuk ke ruang audisi. Dengan wajah cantiknya, ia membawa sebuah gitar miliknya dengan warna yang ia suka, merah. Rambut panjang yang terurai membuat penampilannya semakin memukau. Dengan terbalut rasa tegang, penampilannya pun selesai. Jarum jam menunjukkan pukul setengah enam sore, murid yang mengikuti audisi berhamburan keluar dari sekolah. Peserta yang kebanyakan diikuti oleh kaum pria tidak membuat Sakura rendah diri. Lagipula ia mengetahui kemampuannya dalam memainkan alat musik. 3

Dengan ditemani kedua temannya, Nadin dan Fena, mereka berjalan menuju gerbang untuk pulang, tanpa disadari, ternyata baju audisi masih ia pakai. Sakura ingin mengganti bajunya, pasalnya pakaian audisi tidak boleh sembarangan dipakai tanpa kepentingan, itu yang dilontarkan kepala panitia audisi. Kedua temannya itu hanya menunggu, mereka tidak ikut audisi karena kurang ahli. Sakura ragu untuk meminta izin kepada kedua temannya untuk mengganti baju di toilet sekolah saja. Walaupun Fena yang mempunyai sikap penakut keberatan untuk mengizinkannya, tapi bagaimana lagi, tak lama setelah sakura minta izin ternyata ponsel Fena berdering, ibunya meminta agar Nadin pulang karena sudah larut. Fena semakin kebingungan. Dia ingin mengantar temannya itu ganti baju dulu, tapi ibunya menyuruhnya pulang. Akhirnya mereka memutuskan untuk pulang lebih dulu. *** Dia berjalan menelusuri ruang guru untuk sampai di toilet. Awalnya dia berpikir akan mengganti pakaiannya di toilet putra karena toilet putri agak jauh, tapi tidak ia hiraukan. Takutnya ada lelaki di dalamnya. Kamar mandi putra telah dia lewati, beberapa tikungan lagi sampai di toilet putri. 4

Dan ketika sampai, ia bergegas masuk, menutup pintu lalu menguncinya. Segera ia mengganti bajunya dengan posisi membelakangi pintu. Ketika selesai mengganti pakaian, ia membalikkan tubuh untuk membuka pintu, tapi ternyata.. seseorang menghalanginya. Gitaris itu tersentak, jantungnya mulai terpacu oleh sosok yang ada dihadapannya. Dilihatnya dengan seksama dari ujung rambut sampai ujung kakinya. Seorang laki-laki berparas tampan, bertubuh tinggi dan berkulit sawo matang terang. Perlahan lelaki itu mendekati Sakura yang tak bisa berpikir, membuka mulut saja tidak bisa apalagi berteriak. Darimana datangnya makhluk ini kenapa dia bisa masuk. Dengan hati-hati dan lamban gadis itu melangkahkan kakinya ke belakang, mereka saling bertatapan. Kenapa dia terus mendekat? Pikirnya. Detak jantungnya mulai tak terkontrol, nafasnya sesak, dan tubuhnya melemas. Setelah mundur terlalu jauh, punggungnya menyentuh tembok. Keringatnya terus keluar, ia merasakan seluruh tubuhnya tak bisa bergerak. Terasa membeku. Jantungnya berdetak semakin kencang dan hampir copot. Kenapa laki-laki ini bisa masuk? Sedangkan pintu terkunci rapat, pikirnya lagi disela kekacauan diotaknya. Ditengah pikirannya yang sedang melayang, laki-laki itu terus mendekatinya, semakin dekat. Dia menyentuh pipi dan leher Sakura seakan-akan ingin mencekik gadis itu. Ternyata ia 5

membasuh keringat dingin di wajahnya, Sakura pun semakin kaget dan tercengang. Mau apa dia? Pikirnya berkelanjutan. Tak ada yang bisa ia lakukan selain berdo a, berharap lelaki dihadapannya segera menghilang. Ia memejamkan mata dan berdo a. Tanpa diduga setelah matanya dibuka, lelaki tersebut tersenyum kepadanya dengan tatapan tajam. Bentuk mata yang indah itu membuatnya semakin takut. Dan reflek, Sakura menyentuh wajah pria itu. Awalnya, dia ingin mendorong lelaki itu dari hadapannya, tapi kulit cerah lelaki itu terasa halus seperti kulit seorang wanita yang membuat Sakura enggan untuk melepaskannya. Tak sadar, Sakura membelai pipi pria di depannya dan menatap bola mata indah itu lekat-lekat. Lelaki itu tersenyum padanya, senyuman termanis yang belum pernah ia dapatkan dari lelaki manapun selama ini. Oh Tuhan, betapa indahnya sosok di hadapanku ini. Akankah aku bisa memilikinya?? Pikiran Sakura semakin tidak karuan, dia berasa seperti gila melihatnya. Tak lama setelah itu, lelaki tersebut merapikan rambut dan baju sakura, kali ini tatapannya lain, seperti orang yang membenci sekaligus menyukainya. Tatapan sinis dan tajam menyatu di dalam matanya. Mata lelaki itu benar-benar jendela hatinya. Ekspresi di wajahnya flat, tanpa ekspresi. Tapi ada ribuan kata melayang di lensa matanya. 6

Mata itu jarang sekali berkedip, bahkan tak berkedip. Begitu tampannya orang ini. Alis bulan sabitnya terukir sempurna mengharmonikan keindahan kelopak matanya. Sakura semakin kaget dengan jantung yang semakin berdebar kencang. Tiba-tiba lelaki tersebut merapatkan diri padanya dengan mendekatkan bibirnya pada bibir gadis itu. Mata Sakura melebar dan dia tak bisa berbuat apa-apa lagi. *** Tangan Sakura yang sedang menyentuh pipi pria itu tak bisa digerakkan. Kini matanya mulai tertutup. Perasaan pria itu seperti perasaan kepada seseorang yang dia suka sejak lama. Tetapi ia tak tahu alasannya mengapa mencium seseorang yang tidak dikenalnya. Yang jelas Sakura sangat ketakutan dan kembali memejamkan matanya. Rasanya nyata, kecupan seorang lelaki yang tak pernah ia kenal sebelumnya itu sangat lembut dan hangat. Mungkin hipnotis tengah menguasai dirinya. Dia menikmatinya sementara tubuh semakin merapat. Lelaki itu melingkarkan satu tangannya di pinggang Sakura dan tangan yang lain memegang lehernya. Sedangkan tangan Sakura meyentuh pipi pria itu, tangan kirinya meremas pundak 7

si lelaki bertubuh tegap itu. Merasakan suatu getaran di dalam tubuhnya. Sakura merasakan betapa kuatnya otot lelaki itu ketika ia menyentuhnya. Sekarang dia menyentuh leher si lelaki dan memberikan kesempatan kepadanya untuk merasakan lidahnya. Si tampan sepertinya sangat mendambakan ciuman itu. Dia mengecupnya, melumatnya lembut. Disatu sisi ciuman gila itu didasari oleh kebencian yang tidak jelas dari si lelaki, tapi disisi lain rasanya terdapat ikatan di antara mereka. Lalu apa arti dari ciuman ini? Apakah itu hanya ciuman nakal biasa, atau ada sesuatu dibalik semuanya yang sedang terjadi. Sakura tersadar dari hipnotisnya tetapi tak lama setelah itu ia kembali terhipnotis. Ketika ia terhipnotis, ia ingin tetap merasakan ciuman itu. Tetapi jika tersadar kembali, rasanya dia ingin melepaskan semuanya. Kali ini benar-benar ingin sosok dihadapannya segera menghilang menghilang dan tak kembali lagi. *** Sakura membuka matanya kembali. Keadaan sedikit membaik, sosok di hadapannya enyah tak tahu kemana. Bibirnya terasa panas dan basah. Ia sadar bahwa dirinya harus 8

keluar dari tempat itu. Dia berlari membawa gitar dan tasnya keluar dari toilet Masih di koridor toilet, di tikungan toilet putra, ia tiba-tiba berhenti dan merasakan sesuatu melintas dibelakangnya. Dengan gesitnya ia tengok ke belakang, tapi tak ada siapapun. Dia kembali melangkahkan kakinya untuk keluar dari lingkungan sekolah dan menutup tasnya yang terbuka. Tapi dilihatnya di dalam tas kosong Hanya sebuah kotak pensil dan sebuah buku. Terus, gitarnya? Aneh, perasaan tadi tas gitarnya sudah kubawa deh. Terus bukunya, ko cuma satu sih! Sakura bingung dan berdiri terdiam di tengah lapang. Pikirannya kacau rasa takut, gelisah dan khawatir tercampur aduk. Masa harus balik lagi sih, ke tempat itu? Iihhhh. Ocehnya seorang diri. Balik lagi jangan yah, aduh bagaimana ini. Karena itu adalah gitar kesayangannya, dia terpaksa kembali ke tempat tadi untuk mengambil gitar itu. Dia mengendap-endap di koridor kamar mandi seperti pencuri. Hatinya terus berdo a demi kesalamatannya. Dibukalah pintu kamar mandi tempat dia berganti pakaian tadi, ternyata memang ada tas gitar beserta isinya. Syukurlah ada, coba kalau gak ada, gawat, senangnya di dalam kamar mandi tersebut. 9

Bbbrruuuukk. Pintunya tertutup sendiri. Sakura diam tanpa bergerak. Jantungnya mulai berdetak gak karuan lagi. Ya Tuhan, sebenarnya ada apa di sini, Tanya Sakura pelan dengan suara yang mulai gemetar. Dia menengok ke kanan dan kiri, ke belakang kemudian ke depan, tak ada apapun. Tetapi sekali lagi ia melihat kearah belakang, lelaki tadi telah berdiri tepat di belakangnya. Sakura menjerit pelan dan berjongkok sambil menutup matanya. Membiarkan gitarnya tergeletak di lantai. Ruangan untuk ganti baju berukuran kecil membuat mereka berdekatan. Lelaki itu berjongkok juga, tepat di hadapannya. Sakura terjatuh hingga duduk, mundur dan terus mundur ketakutan. Si misterius terus maju untuk mendekati Sakura. Tatapannya seperti ingin menolong Sakura, tapi si gitaris ini malah semakin takut. Tidak perlu takut, katanya lembut. Menyentuh tangan Sakura. Sakura menatap lelaki itu kaget saat ia mengeluarkan beberapa patah kata barusan. Biarkan aku keluar dari sini, pintanya dengan gemetar. Sang lelaki mengangguk pelan lalu menghilang diikuti oleh pintu yang terbuka dengan sendirinya. *** 10