Sisi Religius Soekarno

dokumen-dokumen yang mirip
Sambutan Presiden RI pada Upacara Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional, Jakarta, 7 November 2012 Rabu, 07 November 2012

Mam MAKALAH ISLAM. Pesan Mohamad Roem Seputar Kepahlawanan

atas apa yang telah ia lakukan untuk Busuk Webzine dan komunitas musik underground di Indonesia, khususnya di kampung halamannya di Balikpapan, Kalima

BAB I PENDAHULUAN. 1) Muhammad TWH, Drs.H. Peristiwa Sejarah di Sumatera Utara,(2011:85)

BAB I PENDAHULUAN. mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur di medan juang.

Pelajaran untuk Murid STUDENT LESSON PENGORBANAN KRISTEN DAN LOMPATAN IMAN

Pelajaran untuk Murid STUDENT LESSON SEORANG TEMAN UNTUK BERBICARA

Pelajaran untuk Murid STUDENT LESSON KEPATUHAN Hanya Percaya Kepadaku 3 November, 2012

WAJAH ISLAM YANG SEBENARNYA

Sikap Kepahlawanan dan

PERANG DI INDONESIA. Pada tahun 1942, Jepang menjajah Indonesia. Betapa kejamnya Jepang terhadap Indonesia, sampai

Mencari Sosok Kedua (126/M) Oleh : Indah Permatasari Senin, 18 Juni :02

1) Nasionalis. 2) Pemberani

Pelajaran 13 ANDA, SEORANG PAHLAWAN? Pentingnya Satu 29 Maret 2014

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1945

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

1 Tesalonika. 1 1 Dari Paulus, Silas, dan Timotius. 2 1 Saudara-saudara, kamu tahu bahwa

BAB I PENDAHULUAN. Tujuan yang ingin dicapai dalam tugas akhir ini adalah membuat game

Written by Administrator Sunday, 17 November :31 - Last Updated Thursday, 27 March :12

Pelajaran 1 DUA KERAJAAN Jangan Anak-anak Lelaki itu 4 Januari 2014

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

I. YOSUA TELAH MENAATI SEMUA PERINTAH ALLAH

Keterangan Pers Presiden RI Terkait Surat Balasan PM. Australia, 26 Nov 2013, di Kantor Presiden Selasa, 26 November 2013

BAB I PENDAHULUAN. The Constitution is made for men, and not men for the Constitution. (Soekarno, dalam pidato tanggal 17 Agustus 1959)

Wangsit Kalimasada di Bawah Pohon Sukun

BAB I PENDAHULUAN. Negara eropa yang paling lama menjajah Indonesia adalah Negara Belanda

MAKALAH PERISTIWA PROKLAMASI KEMERDEKAAN

BAB I PENDAHULUAN. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 selanjutnya

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Bab 1. Standar Kompetensi Menghargai nilai-nilai juang dalam proses perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara.

Membangkitkan Anak Muda di Nain

3. Shefer Sejarah adalah peristiwa yang telah lepas dan benar-benar berlaku pada masa itu.

FEBRUARI Berdoa untuk Mengakhiri Pernikahan Anak-anak

Analisis Cerpen Kartu Pos dari Surga

*BUNG KARNO PENYAMBUNG LIDAH RAKYAT INDONESIA CINDY ADAMS* *<EDISI ASLI: SUKARNO AN AUTOBIOGRAPHY, AS TOLD TO CINDY ADAMS>*

I. PENDAHULUAN. sejak jaman kemerdekaan berkali-kali menghadapi ujian. Pada tahun

BAB I PENDAHULUAN. yang terjadi pada masa kesultanan Asahan agar dapat didokumentasikan. peristiwa-peristiwa yang terjadi untuk jadi pembelajaran.

Bung Karno, pohon sukun dan Pancasila

Kiai Ahong dari Makam Wali Ningxia

I. PENDAHULUAN. kulinernya banyak orang menyebutkan bahwa Indonesia adalah surga dunia yang

[AMNESIA] Back to Future La Makkuraga

Keberanian. Dekat tempat peristirahatan Belanda pada zaman penjajahan, dimulailah perjuangan nya.

Apakah bahasa roh boleh dipakai dalam acara doa bersama? Apa artinya bahasa roh adalah tanda untuk orang yang tidak beriman (lih. 1Kor 14:22)?

Sambutan Presiden RI pd Pembukaan Kongres XXI PGRI dan Guru Indonesia 2013, 3 Juli 2013, di Jakarta Rabu, 03 Juli 2013

Wawancara disampaikan dengan bahasa yang baik, sopan dan santun, tidak bernada keras.

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Globalisasi membuat dunia transparan seolah olah tidak mengenal batas antar Negara.

BAB I PENDAHULUAN. Surabaya dikenal sebagai Kota Pahlawan karena terjadinya peristiwa

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. menghiraukan penderitaan bangsa yang dijajah. Indonesia merupakan salah satu

Lampiran. Ringkasan Novel KoKoro. Pertemuan seorang mahasiswa dengan seorang laki-laki separuh baya di pantai

BAB IV ANALISIS. Wali Galung, antara Kontroversi dan Motivasi. berbagai pihak. Di tengah-tengah keyakinan masyarakat yang meyakini beliau

AMANAT MENTERI SOSIAL RI PADA UPACARA PERINGATAN HARI PAHLAWAN 10 NOVEMBER 2O16

BAB I PENDAHULUAN. mempertahankan kemerdekaan sampai hingga era pengisian kemerdekaan

KISI KISI UJIAN SEKOLAH BERBASIS KOMPUTER TAHUN NO. KOMPETENSI DASAR KLS NO SOAL Memahami corak kehidupan masyarakat pada zaman praaksara

UJIAN AKHIR SEMESTER 1 SEKOLAH MENENGAH TAHUN AJARAN 2014/2015 Mata Pelajaran : Kebangsaan

Cat Steven, Masuk Islam Saat di Puncak Ketenaran

Bung Karno dan Tugas Illuminaty

BAB I PENDAHULUAN. pembacanya. Banyak sekali manfaat yang terkandung dari membaca buku. Selain

Surat Paulus yang pertama kepada jemaat Tesalonika

ABSTRAK KONFLIK DALAM NOVEL DAUN PUN BERZIKIR KARYA TAUFIQURRAHMAN AL AZIZY DAN KELAYAKANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR SASTRA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA)

Indonesia-Maroko; Peluang Peningkatan Hubungan Bilateral melalui Kerjasama Ekonomi (533/M)

PERANG BERUJUNG MAKAN BUAH SIMALAKAMA

MEMOAR 1. Aku Anak Nelayan

Seorang Teman Untuk Berbicara (Seorang Teman Seperti Itu), 22 Desember B. Apa yang dikatakan tentang Seorang teman untuk berbicara

MENULIS ITU BERCERITA!

Ini Pantauan CIA Saat Kejadian G30S/PKI

PAHLAWAN ADALAH PROBLEM SOLVER!!!

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Pelajaran 9

Ayo, minum, katanya seolah mengajaknya ikut minum bersamanya.

I. PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

Pelajaran 07: LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN (Bagian 2) Kau Tidak Bisa Kembali 17 Agustus 2013

MENCARI KEBENARAN SEJATI BERSAMA ROH KUDUS-ROH KEBENARAN Belajar dari Santo Yustinus

Saudara Membutuhkan Berita

I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Yesus Kristus. David C Cook. All Rights Reserved. Kisah tentang

Surat Pertama Dari Rasul Yohannes. Educational Courses P.O. Box 0623 Cagayan de Oro 9000 Mindanao, Philippines

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

Oleh : Izza Akbarani*

Pelajaran 1 HIDUP SEBAGAI WARGA NEGARA SORGA Sulit Untuk bersembunyi 5 Januari 2013

Gerwani dan Tragedi 1965

BAB 2 DATA DAN ANALISA

1 Yohanes. 1 1 Kami memberitakan kepadamu tentang. 2 1 Anak-anakku, aku menuliskan ini. Yesus Pembela Kita

Pelajaran 09: KATA KOTOR YANG TERKUTUK Hati-hati dengan Kata-katamu! 31 Agustus 2013

BAB I PENDAHULUAN I.1

Artikel hubungan internasional antara indonesia dengan negara lain. Artikel hubungan internasional antara indonesia dengan negara lain.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Pelajaran untuk Murid STUDENT LESSON KATAKAN HAL ITU DENGAN BIJAKSANA

BAB I PENDAHULUAN. Judul yang di ambil di dalam Penelitian Tugas akhir ini yaitu Perancangan

BAB I PENDAHULUAN. belah pihak. Tujuan diciptakan fanpage sangat banyak. Perihal diterima baik oleh

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

Mahasiswa Fisipol UGM Bicara Konflik Lingkungan

Kisah Ashabul Kahfi. Adapun lokasi gua Ashabul Kahfi tersebut ada 3 pendapat yaitu:

PENANAMAN NILAI PATRIOTISME (Analisis Isi Film Merdeka atau Mati Soerabaia 45 Sebagai Media Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan)

BAB I PENDAHULUAN. I.1. Latar Belakang Masalah

ASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABAROKATUH, SELAMAT PAGI DAN SALAM SEJAHTERA, OM SWASTIASTU, NAMO BUDHAYA,

Mantan Dubes RI untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal mengaku terhina andai calon presiden Indonesia wajib mendapatkan restu dari Amerika Serikat.

Syekh Hasan Al Janayniy. Dosen Universitas Al Azhar, Kairo

Transkripsi:

Sisi Religius Soekarno -- Soekarno Melawan Takhayul Akik dan Piring Retak Danu Damarjati - detiknews http://news.detik.com/berita/3014417/soekarno-melawan-takhayul-akik-dan-piring-retak Rabu 09 Sep 2015, 15:55 WIB Foto: Blog Roso Daras Jakarta - Selain pergolakan politik, pergolakan religius juga dialami oleh Soekarno. Presiden pertama Indonesia ini pernah berusaha keras melepaskan takhayul untuk pantang makan menggunakan piring retak. Pergolakan dalam diri Soekarno ini dialami ketika dia diasingkan di Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur, sekitar tahun 1934 hingga 1938. Peristiwa ini diceritakan kembali oleh Cindy Adams dalam buku yang ditulisnya, 'Penjambung Lidah Rakjat Indonesia', yang versi digitalnya bisa dibaca di http://www.soekarno.net, diakses detikcom pada Rabu (9/9/2015). "Di Pulau Bunga (Flores) aku membersihkan diri dari segala takhayul," kata Soekarno sebagimana ditulis Cindy Adams. Saat itu umur Soekarno menginjak pertengahan 30 tahun. Sebelum di pulau ini, Soekarno mengaku sangat percaya takhayul. Soekarno pernah menjadi orang yang meyakini adanya hari baik, hari buruk, pantangan, jimat, dan batu cincin bertuah. Tak terkecuali soal piring retak dan batu akik. Soal akik, dia pernah diberi batu cincin dengan bentuk yang spesifik. Dia dapati batu cincin itu dari seseorang di Bandung. "Di Bandung ada orang yang memberiku sebentuk cincin pakai batu. Dalam batu itu terlihat 1

lobang berisi cairan hitam yang tidak pernah tenggelam. Seperti biji kecil yang mengapung dan selalu berada di atas. Seorang pengagum memberikan benda yang aneh ini kepadaku," kata Soekarno. Harapan dari si pemberi cincin, agar Soekarno tetap berada di atas seperti biji dalam cincin. Ada kekuatan ilmu gaib dalam cincin ini, dan Soekarno percaya kekuatan cincin ini. "Karena aku memerlukan segala kekuatan yang bisa kuperoleh," kata Soekarno. Namun batu bertuah ini akhirnya berhasil dilepas oleh Soekarno, sekalian dengan takhayul-takhayulnya. Di Pulau Bunga, Soekarno merasa kepercayaan yang gila-gilaan ini harus dihentikan. Soekarno berhasil lepas dari cincin itu, atau lebih tepatnya cincin itu bisa lepas dari Soekarno, saat keadaan keuangan beranjak memburuk. "Keadaanku sangat melarat ketika aku berkenalan dengan seorang saudagar kopra yang makmur di kota itu. Aku memutuskan untuk menjual pembawa untung yang besar ini kepadanya," kata Soekarno. Namun bukan berarti Soekarno sudah benar-benar bersih dari takhayul. Masih ada satu lagi phobia Soekarno yang tersisa dan sangat sulit diusir dari jiwa. "Engkau sudah melihat, penyakit takhayul yang jahat, akan tetapi mengapa engkau tidak pernah makan di piring retak, oleh karena engkau percaya bahwa bencana akan menimpamu kalau engkau melakukannya?" kata Soekarno bermonolog sebagaimana ditulis Cindy Adams. Demi membebaskan diri dari kungkungan kepercayaan beracun, Soekarno memberanikan untuk makan menggunakan piring retak. Ternyata tak semudah yang dikira. Tangan menjadi gemetar. Di tengah ketakutan tak masuk akal itu, Soekarno membentak piringnya. "Kemudian aku berpidato kepada piring yang ganjil ini yang begitu berkuasa terhadap jiwaku. Kataku, 'Hei engkau... engkau barang yang mati, tidak bernyawa dan dungu. Engkau tidak punya kuasa untuk menentukan nasibku. Kutantang kau. Aku bebas darimu. Sekarang aku makan dari dalammu.'," kata Soekarno. Rabu 09 Sep 2015, 15:04 WIB Sisi Religius Soekarno - Foto-foto Bung Karno Kusyuk Salat di Amerika Serikat Elvan Dany Sutrisno - detiknews 2

Foto: Blog Roso Daras Jakarta - Foto-foto saat Bung Karno salat di tengah kunjungan ke Amerika Serikat mengungkap sisi religi Presiden RI pertama itu. Berikut foto-foto selengkapnya. Bung Karno berkunjung Amerika Serikat pada tahun 1956 silam dalam rangka bertemu Presiden Dwight Eisenhower. Sebelum mengunjungi Presiden AS, Bung Karno salat berjamaah dengan para pengawalnya. Bung Karno melenggang memasuki masjid tanpa dikawal. Bung Karno yang mengenakan peci hitam dan setelan khasnya itu mengambil posisi sejajar dengan pengawalnya. Tak ada presiden, menteri, ataupun pengawal semuanya sejajar. Selama salat Bung Karno didampingi Roeslan Abdulgani, diplomat muda yang kemudian diangkat menjadi Menteri Luar Negeri. Usai salat berjamaah, Bung Karno tak langsung beranjak dari masjid. Dia berdoa sejenak, kemudian bangkit berdiri lagi melaksanakan salat sunah dua rakaat. Setelah itu Bung Karno keluar masjid dan mengenakan sepatu sembari duduk santai di tangga masjid. Bung Karno kemudian melanjutkan kunjungan bertemu Presiden Dwight Eisenhower untuk membahas kerja sama bilateral. Kunjungan Bung Karno ke AS kali ini merupakan kunjungan yang sangat penting terkait politik luar negeri Indonesia yang bebas-aktif. Karena sikap non-blok Indonesia inilah kemudian Amerika Serikat sempat menjaga jarak dengan Indonesia. (van/try) Sisi Religius Soekarno -- Sisi Religius Soekarno, Salat Sebelum Temui Presiden Amerika Serikat Elvan Dany Sutrisno - detiknews 3

Foto: Blog Roso Daras Jakarta - Sosok Presiden RI pertama Soekarno begitu religius. Soekarno begitu khusyuk salat di tengah kunjungannya menemui Presiden Amerika Serikat Dwight Eisenhower pada tahun 1956 silam. "Bung Karno itu sangat religius orangnya," kata sejarawan yang banyak menulis buku tentang Bung Karno, Roso Daras, saat berbincang dengan detikcom, Rabu (9/9/2015). Foto-foto saat Bung Karno salat di tengah kunjungan ke Amerika Serikat itu menyebar luas di kalangan Soekarnois. Roso Daras yang banyak menulis buku tentang Soekarno pun menulis singkat tentang perjalanan Bung Karno itu dalam blognya. Bung Karno berkunjung Amerika Serikat pada tahun 1956 silam dalam rangka bertemu Presiden Dwight Eisenhower. Sebelum mengunjungi Presiden AS, Bung Karno salat berjamaah dengan para pengawalnya. Bung Karno yang mengenakan peci hitam dan setelan khasnya itu mengambil posisi sejajar dengan pengawalnya. Usai salat berjamaah, Bung Karno tak langsung beranjak dari masjid. Dia berdoa sejenak, kemudian bangkit berdiri lagi melaksanakan salat sunah dua rakaat. 4

"Sangat khusyuk. Kalau Bung Karno adalah seorang ustadz atau kiai mungkin beliau akan melahirkan aliran baru karena kedalaman religi beliau bukan main," kata Roso. Selama salat Bung Karno didampingi Roeslan Abdulgani. "Roeslan adalah diplomat muda, pahlawan November 1945 di Surabaya. Ia kemudian diangkat menjadi Menteri Luar Negeri, dan termasuk tokoh di balik Konferensi Asia Afrika Bandung yang bersejarah itu. Roeslan Abdulgani wafat 29 Juni 2005 dalam usia 91 tahun," katanya. Setelah salat Bung Karno sempat bersantai di tangga masjid sambil mengenakan sepatu. Bung Karno kemudian melanjutkan kunjungannya bertemu Presiden Dwight Eisenhower untuk membahas kerja sama bilateral. Kunjungan Bung Karno ke AS kali ini merupakan kunjungan yang sangat penting terkait politik luar negeri Indonesia yang bebas-aktif. Karena sikap non-blok Indonesia inilah kemudian Amerika Serikat sempat menjaga jarak dengan Indonesia. "Tak ayal, suasana pembicaraan resmi Bung Karno dengan Presiden Eisenhower pun menjadi tidak produktif. Sebab, landasan pembicaraan keduanya memang bukan landasan yang mulus atas dasar kesamaan sikap, kesamaan blok," kata Roso yang mengulas kunjungan Bung Karno ke Amerika itu di laman blognya. Pertemuan itu pun kemudian tidak membahas hal strategis apa pun. Bung Karno justru mengajak Presiden AS itu diskusi soal film kegemaran masing-masing. Namun Bung Karno punya pesan untuk Presiden Eisenhower. "Sebagai sahabat yang bijaksana dan lebih tua, Amerika memberi kami nasihat, itu bisa. Akan tetapi mencampuri persoalan kami, jangan. Kami telah menyaksikan Kapitalisme dan Demokrasi Barat pada orang Belanda. Kami tidak mempunyai keinginan untuk memakai sistem itu. Kami akan menumbuhkan suatu cara baru yang hanya cocok dengan kepribadian kami. Ia bukanlah barang yang bisa diekspor keluar, tetapi sebaliknya kami tidak terma barang impor berupa ajaran-ajaran yang mengikat," demikian pesan Bung Karno. (van/erd) 5

Sisi Religius Soekarno -- Ini Doa yang Selalu Dipanjatkan Soekarno Usai Salat Fardu Erwin Dariyanto - detiknews Jakarta - Presiden Soekarno tak langsung bergegas pergi usai menunaikan salat wajib. Si 'Putra Sang Fajar' itu menengadahkan kedua tangannya lalu khusyuk mengucap doa. Apa doa yang dia panjatkan. Dalam sebuah suratnya pada 6 Juli 1957, Soekarno menuliskan doa yang selalu dia panjatkan selepas salat. Dalam suratnya tersebut, Bung Karno, mengaku supaya hidupnya bermanfaat bagi bangsa dan tanah air. Doa itu selalu dia panjatkan karena tak tahu kapan akan mengakhiri hidup. "Saya tidak tahu, akan diberi hidup oleh Tuhan sampai umur berapa. Tetapi permohonankukepadanya ialah, supaya hidupku itu hidup yang manfaat. Manfaat bagi Tanah Air dan Bangsa, Manfaat Bagi sesama manusia. Permohonanku ini saya panjatkan pada tiap-tiap sembahyang. Sebab Dialah Asal segala Asal, Dialah "Purwaning Dumadi/ Sangkan Paraning Dumadi" tulis Soekarno dalam suratnya yang dikutipdetikcom dari laman Facebook Pemimpin Besar Revolusi, Rabu (9/9/2015). Usai mengucap doa, Soekarno lalu berdiri dan menunaikan salat sunah rawatib dua rakaat. "Usai salat berjamaah, Bung Karno berdoa sejenak. Sejurus kemudian, ia bangkit berdiri lagi untuk kembali melaksanakan salat sunah dua rakaat,' tulis sejarawan Roso Daras dalam blog pribadinya seperti dikutip detikcom, Rabu (9/9/2015). Sementara anggota rombongan lainnya, ada yang mengikuti Bung Karno salat sunah, ada yang tekun berdzikir, ada pula yang beringsut mundur, dan menunggu di luar masjid. (erd/van) 6