BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Penulis melakukan penelitian pada tempat servis blackberry, penjualan

dokumen-dokumen yang mirip
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Objek yang dijadikan penelitian didalam penulisan skripsi ini adalah

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Objek data penulis adalah Sistem Informasi Penjualan Produk untuk

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. akan di pergunakan sebagai bahan penulisan laporan tugas akhir.

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Dalam analisis sistem ini akan diuraikan sejarah singkat dari Apotek 55 yang

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. penelitian. Objek penelitian dalam penelitian ini adalah Sistem Informasi

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. untuk mendapatkan data-data yang berkaitan dengan objek penelitian tersebut.

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Showroom Berkah Mandiri Motor yang beralamat di Jl.Gunung Batu no.1

BAB III ANALISIS SISTEM

BAB III OBJEK PENELITIAN DAN METODE. Toko Primatech merupakan sebuah toko yang menjual berbagai macam

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN

1 BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Penulis melakukan penelitian pada Toko Nada Bandung yang beralamat di

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. yang beralamat di Jl. Kaliurang KM 62. No.55 Sambirejo Yogyakarta. Adapun

BAB II LANDASAN TEORI. yang sama untuk mencapai suatu tujuan RAY[6]. dan lebih berarti bagi yang menerimanya RAY[6].

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. perusahaan penjualan dan persediaan barang pembuatan produk jaket dan

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Objek penelitian yang diteliti oleh penulis adalah

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. yaitu di Toko Anis Cell Handphone. Adapun sejarah singkat perusahaan, visi,

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Dalam penelitian ini, yang menjadi objek penelitian adalah Apotik Vita Sari

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Penulis telah melakukan penelitian di sebuah cafe yang bernama Treehouse

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. berlokasi di Jl. Leuwi Panjang No. 111 Bandung Telpon Terbaik dalam pelayanan servis di bengkel.

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Distro Ouval Research yang beralamatkan Jl.Buah Batu No 64 Bandung.

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. GERLONG FUTSAL berdiri pada 8 juni 2008 yang dipimpin oleh

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Dalam penelitian ini yang menjadi objek penelitian yaitu Apotek Cibatu

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Objek penelitian ditujukan untuk meneliti objek-objek yang terlibat dalam

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. sangat penting dikarenakan menunjang kegiatan selama penelitian, sehingga halhal

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Dalam penelitian ini yang menjadi objek penelitian adalah bagian pengolahan

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Penulis melakukan penelitian pada toko AP Music Gallery Bandung yang

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Untuk mendukung penulis dalam melakukan penelitian dan pengumpulan

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Bandung yang beralamat di jalan Tubagus Ismail Raya No. 22 Dago Bandung.

BAB III METODE PENELITIAN. Metode penelitian adalah cara ilmiah dalam mendapatkan suatu data,

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Objek penelitian yang penulis lakukan adalah Toko Bangunan Yudian

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Yang menjadi objek penelitian penulis ialah SMK PGRI 3 Cimahi, yakni Sejarah Singkat SMK PGRI 3 Cimahi

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. suatu penelitian, yang dijadikan objek atau fokus dalam penelitian ini adalah

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Jl.Percobaan No.38 Cileunyi. Penelitian ini mengenai Sistem informasi pelayanan

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Objek penelitian ini dilaksanakan pada event organizer Putra Gembira

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Dalam penelitian ini yang menjadi objek penelitian adalah bagian distribusi

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN. struktur organisasi dan deskripsi pekerjaan dari FUTSAL99 Bandung.

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. CV. Kayu Laris adalah suatu usaha yang bergerak dibidang perdangangan

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Dalam analisis sistem ini akan diuraikan sejarah singkat PB. PUTRA

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. yaitu di BORASPATI BANDUNG, Jl. Sukamantri no. 109 Bandung, adapun

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Berikut ini adalah gambaran umum dari perusahaan tempat penulis

BAB 3 OBJEK DAN METODE PENELITIAN. WR.Supratman No 37 Telp. (022) Bandung Jawa Barat

MEMBANGUN APLIKASI E-COMMERCE PADA JINGLEPUFF BUTIK BANDUNG

: Untuk mencatat semua transaksi yang terjadi. : nama_barang, warna, ukuran, harga, jumlah. 3. Nama Dokumen : Laporan Barang Masuk

DAFTAR ISI. ABSTRAK... i. ABSTRACT... ii. KATA PENGANTAR... iii. DAFTAR ISI... vii. DAFTAR GAMBAR... xiii. DAFTAR TABEL... xviii

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III LANDASAN TEORI. Flippo (1984) mendefinisikan sebagai berikut: Penarikan calon pegawai

BAB IV ANALISIS KERJA PRAKTEK. sehingga menghambat kegiatan operasional dalam perusahaan.

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. hubungannya satu dengan yang lain, yang berfungsi bersama-sama untuk

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. deskripsi tugas atau pekerjaan (job description) pada bagian yang terkait dalam

BAB II LANDASAN TEORI

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Analisis sistem merupakan penguraian dari suatu sistem informasi yang

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. bertempat di jalan Raya Batujajar Cimareme Padalarang.

BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

DAFTAR ISI. Halaman ABSTRAK... i ABSTRACT... ii KATA PENGANTAR... iii DAFTAR ISI... v DAFTAR TABEL... ix DAFTAR GAMBAR... x

BAB IV ANALISIS PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. objek-objek yang saling berelasi dan berinteraksi serta hubungan antar

BAB II LANDASAN TEORI

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Suharsimi Arikunto (2006 : 118) menyatakan, Objek penelitian dipandang

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Lokasi penelitian yang di lakukan oleh peneliti yaitu di CAS

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan pada Apotek Bio-Syifa yang bertempat di jalan

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB IV ANALISIS PRAKTEK KERJA LAPANGAN

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Objek peneletian dimana penulis melakukan penelitian yaitu di PT.

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. diketahui dan diidentifikasi sehingga dalam membangun perangkat lunak lebih

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Objek penelitian penulis ialah Universitas Komputer Indonesia

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. sistem penjualan dan stok barang. Dengan menganalisis prosedur sistem yang

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Objek penelitian yang diteliti oleh penulis adalah Badan Ketahanan Pangan

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. SMAN 1 Cileunyi adalah nama sekarang yang definitive sebagai sekolah

II. LANDASAN TEORI. spesifikasi pada komputer yang berdasarkan pada sistem informasi.

BAB II LANDASAN TEORI. jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. struktur organisasi dan uraian tugas unit-unit organisasi Koperasi Karyawan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Menurut Sutabri (2004), sistem adalah sekelompok unsur yang erat

SISTEM INFORMASI PENJUALAN JAM TANGAN BERBASIS WEB PADA SINGAPORE WATCH TLOGOSARI SEMARANG

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.2 SEJARAH RUMAH HIJAU PT. PRIMA ANDRIYANI LESTARI

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB IV ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN. mengetahui proses kerja yang sedang dikerjakan/berjalan.

Sistem Informasi Penjualan Batik Berbasis Website Pada Toko Kencana Ayu. Sintya Sukarta, ST., MT. dan Novel Kurniawati Santoso, S.

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Kegiatan analisis merupakan kegiatan penguraian suatu sistem informasi

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. hubungannya satu dengan yang lain, yang berfungsi bersama-sama untuk

2.1 Sistem Pendukung Keputusan

SISTEM INFORMASI PENGADAAN SUKU CADANG KERETA PADA PT. KERETA API INDONESIA (PERSERO) DAERAH OPERASI II BANDUNG

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN Sejarah Singkat PT. Pos Indonesia (PERSERO)

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Gossip Cafe & Resto terbentuk atas kerjasama beberapa orang yang

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. pendaftaran, registrasi, pembagian kelas, penjadwalan dan pemberian nilai di

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. untuk mengetahui lebih jelas bagaimana cara kerja sistem tersebut dan masalah

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

Transkripsi:

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Penulis melakukan penelitian pada tempat servis blackberry, penjualan handphone dan aksesoris blackberry. Penulis akan membahas mengenai gambaran umum dan sejarah singkat perusahaan. 3.1.1 Sejarah Perusahaan Melihat semakin banyaknya pengguna Blackberry di kota Bandung, memberikan ide pada tiga sahabat : Icuk, Ray dan Pita untuk membentuk usaha penjualan handphone dan aksesoris Blackberry yang bernama BozzBerry. Icuk, Ray dan Pita sebelumnya merupakan pegawai Dukomsel Blackberry Dago yang merupakan Butik dan Café Blackberry. Di Dukomsel Icuk dan Ray merupakan staff IT dan juga bagian servis Blackberry sedangkan Pita merupakan SPG Blackberry Dukomsel. Mereka bertiga keluar dari Dukomsel karena ingin mempunyai usaha sendiri, dengan pengalaman tentang Blackberry dan ilmu yang sudah di dapat selama bekerja di Dukomsel menjadikan modal mereka untuk membuka usaha servis blackberry, penjualan handphone dan aksesoris Blackberry. Usaha ini dirintis dari sebuah pameran di Paris Van Java di Bandung pada bulan Desember tahun 2009, dengan tujuan supaya BozzBerry dikenal oleh para pengguna Blackberry sebelum BozzBerry resmi buka toko. 47

48 Nama BozzBerry ini sebenarnya tidak mempunyai arti khusus, karena nama ini tercetus begitu saja dari mulut dua sahabat yaitu Ray dan Icux. Mereka hanya ingin orang mendengar nama BozzBerry langsung teringat dalam ingatan orang yang mendengar nama tersebut. Tetapi arti nama BozzBerry jika dipisah dari kosa katanya itu sendiri, maka Bos mempunyai arti atasan atau kepala (menurut kamus Bahasa Indonesia) dan Berry merupakan singkatan dari Blackberry. Jadi arti dari nama BozzBerry adalah atasan dari Blackberry atau kepala dari Blackberry, maksudnya usaha ini didirikan dengan tujuan ingin menjadi Bos (atasan/kepala) dari usaha Blackberry itu sendiri dan juga menganggap konsumen kita sebagai Bos. Diharapkan nama BozzBerry mudah di ingat oleh para pelanggan. BozzBerry saat ini mempunyai 6 pegawai diantaranya 4 SPG dan 2 Teknisi. Owner dan penanam modal BozzBerry adalah Icuk, Ray dan Pak Indra. Pak Indra merupakan seorang pejabat pemerintahan negara Indonesia yang percaya kepada Icuk dan Ray dengan menanam modalnya untuk mendirikan BozzBerry. Pada Tanggal 20 mei 2010 BozzBerry membuka toko di Jalan Ranggamalela 13-15 Dago Bandung. Walaupun tempat BozzBerry tidak strategis tetapi BozzBerry optimis mendapat konsumen dan dapat berkembang. Pangsa pasar BozzBerry adalah semua pengguna Blackberry yang ada di kota Bandung dan wisatawan dalam dan luar negeri yang sedang berlibur ke kota Bandung. Produk dan jasa yang ditawarkan BozzBerry adalah handphone Blackberry,

49 aksesoris Blackberry, aplikasi Blackberry, upgrade Blackberry dan servis Blackberry. 3.1.2 Visi dan Misi Perusahaan BozzBerry memiliki visi untuk mempertahankan dan menguatkan posisi sebagai tempat servis Blackberry, penjualan handphone dan aksesoris Blackberry terbaik bagi pelanggan Blackberry. Misi BozzBerry adalah untuk menyediakan pelayanan yang optimal bagi penggemar Blackberry. 3.1.3 Struktur Organisasi Perusahaan Struktur organisasi dapat dikatakan sebagai pola hubungan yang mapan diantara komponen-komponen atau bagian-bagian dari organisasi. Adapun struktur organisasi yang dimiliki BozzBerry : Owner Pengelola 1 Pengelola 2 Bagian Keuangan SPG./Teknisi Kasir Bagian Gudang Gambar 3.1 Struktur Organisasi BozzBerry

50 3.1.4 Deskripsi Tugas Berikut akan diuraikan tugas masing-masing bagian pada BozzBerry yang bertujuan untuk memajukan BozzBerry : a. Owner (Pemilik) Pemilik merupakan orang nomor satu di BozzBerry dan juga penanam modal di BozzBerry. Tugasnya sebagai berikut : 1. Menyusun perancangan kegiatan BozzBerry 2. Mengorganisasikan kegiatan 3. Mengarahkan kegiatan 4. Mengkoordinasikan kegiatan 5. Mengadakan rapat 6. Menentukan kebijakan 7. Mengambil keputusan yang tepat 8. Mengatur hubungan perusahaan dengan perusahaan terkait b. Pengelola 1 Pengelola 1 tugasnya beda dengan pengelola 2, Pengelola 1 disini berhubungan dengan bagian SPG, Teknisi dan Kasir. Tugasnya : 1. Mengkoordinasikan semua kegiatan BozzBerry kepada Kasir, Teknisi dan SPG

51 2. Mengawasi secara langsung dan tidak langsung kinerja Kasir, Teknisi dan SPG apakah sesuai dengan apa yang ditetapkan. 3. Memberikan pembinaan serta pengarahan kepada Kasir, Teknisi dan SPG dalam pelaksaan tata tertib BozzBerruy serta berusaha menjaga terciptanya hubungan kerja yang harmonis diantara pegawai. 4. Membuat kebijaksanaan dan pengambilan keputrusan secara tepat dalam mengendalikan kinerja Kasir, Teknisi dan Pegawai. 5. Mengeluarkan ide-ide untuk melakukan promosi penjualan handphone dan aksesoris blackberry. 6. Membuat Laporan Penjualan yang akan diberikan ke pemilik c. Pengelola 2 Pengelola 2 disini berhubungan dengan bagian Gudang 1. Mengawasi secara langsung dan tidak langsung kinerja Bagian Gudang, apakah sesuai dengan apa yang ditetapkan. 2. Memberikan pembinaan serta pengarahan kepada Bagian Gudang dalam pelaksaan ketentuan pokok BozzBerry serta

52 berusaha menjaga terciptanya hubungan kerja yang harmonis diantara pegawai. 3. Menyelesaikan permasalahan atas barang-barang yang memiliki kwalifikasi tidak memberikan keuntungan 4. Melakukan transaksi pembelian barang dengan distributor 5. Bertanggung jawab atas transaksi pembelian yang dilakukan 6. Menetapkan harga jual barang 7. Mengatur dan menetapkan jenis barang yang dijual 8. Melakukan negoisasi dengan supplier barang 9. Membuat laporan pembelian barang 10. Melakukan pengawasan terhadap barang yang masuk dan barang yang keluiar dari gudang, sehingga stok barang dapat diketahui dengan jelas. d. Bagian Keuangan Bagian Keuangan mengatur keluar masuknya keuangan BozzBerry. Tugas nya : 1. Mengatur pembelanjaan barang 2. Bertanggung jawab atas keuangan perusahaan 3. Membuat laporan transaksi keuangan, transaksi pembelian dan transaksi penjualan. 4. Menerima dari Kasir hasil penjualan barang

53 5. Menyelengarakan aktifitas administrasi secara tertib dan dapat dipertanggung jawabkan, memberikan pembinaan dan pengarahan kepada Kasir mengenai pelaksaan tehnik dalam bidang keuangan dan penjualan. e. Bagian Gudang Tugas bagian Gudang sebagai berikut : 1. Mengecek barang 2. Mencatat barang yang masuk / keluar 3. Bertanggung jawab atas kondisi barang 4. Mengatur pengiriman barang dan pengeluaran barang 5. Mengontrol persediaan barang 6. Menerima dan mencatat pesanan barang f. Bagian Kasir Kasir dapat merangkap sebagai SPG. Tugasnya : 1. Kasir menerima pembayaran dari konsumen 2. Bertanggung jawab atas pencatatan retur barang 3. Membuat laporan penjualan barang 4. Membuat faktur pembelian barang yang dilakukan konsumen

54 g. Bagian SPG dan Teknisi SPG (Sales Promotion Girl) dan Teknisi mempunyai tugas utama yang sama yaitu melayani konsumen dengan semaksimal mungkin. Tugas SPG dan Teknisi sebagai berikut : 1. SPG menawarkan handphone dan aksesoris blackberry 2. SPG melayani setiap konsumen yang datang 3. SPG harus dapat menyakinkan konsumen untuk membeli handphone atau aksesoris di BozzBerry 4. SPG dan Teknisi harus dapat memasang dan melepas aksesoris blackberry 5. SPG dan Teknisi harus bisa cara kerja blackberry 6. Teknisi melayani servis blackberry dan melayani segala keluhan blackberry konsumen. 3.2 Metode Penelitian Dalam penelitian tugas akhir ini, metode yang digunakan untuk mencari dan mengumpulkan data-data yang diperlukan adalah metode deskriptif, sebagai upaya untuk mendapatkan gambaran dan penjelasan keadaan objek penelitian pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak.

55 3.2.1 Desain Penelitian Kegunaan desain/rancangan penelitian ini adalah menuliskan bagaimana bentuk dan prosedur yang dijalankan terhadap penelitian yang dilakukan. Menurut Prof. Sukardi MS. PhD. Desain penelitian merupakan bagian dari perencanaan penelitian yang menunjukkan usaha peneliti dalam melihat apakah penelitian yang direncanakan telah memiliki validitas internal dan validitas eksternal yang komprehensif. 3.2.2 Jenis dan Metode Pengumpulan Data Pengumpulan data yang penulis gunakan saat melakukan penelitian di BozzBerry Bandung adalah : 1. Penelitian Dokumentasi Penelitian dilakukan dengan membaca buku - buku, skripsi mahsiswa di perpustakaan dan mencari referensi yang berkaitan dengan masalah yang akan dibahas oleh penulis. 2. Penelitian Lapangan Penelitian dilakukan dengan cara megamati langsung ke lapangan untuk memperoleh data data yang berkaitan dengan masalah yang akan diteliti. Adapun cara yang dilakukan adalah: a. Observasi Melakukan penelitian melalui pengamatan secara langsung di tempat penjualan handphone dan aksesoris blackberry BozzBerry Bandung

56 tepatnya pada saat melakukan transaksi penjualan, pemesanan dan promosi pada BozzBerry. b. Wawancara Teknik yang dilakukan dengan wawancara dengan mengajukan beberapa pertanyaan secara langsung pada pemilik BozzBerry dilokasi penelitian untuk meminta penjelasan mengenai masalah yang akan di bahas. c. Studi Pustaka Penulis membaca baca buku dan laporan lainnya yang berkaitan dengan masalah yang diambil dalam penyusunan laporan usulan penelitian ini. 3. Penelurusan Data Online Selain wawancara, observasi, dan studi pustaka, peneliti juga menggunakan teknik pengumpulan data penelusuran data online untuk melengkapi data-data yang didapat peneliti dan untuk mempercepat kerja peneliti dalam menyelesaikan penelitian ini. 3.2.2.1 Sumber Data Primer (Wawancara, Observasi) Sumber data primer adalah data yang diambil dari sumber data secara langsung oleh peneliti atau yang mewakilinya di mana peneliti melakukan wawancara dengan pemilik BozzBerry menngenai proses bisnis yang berjalan dan observasi langsung ke tempat penelitian.

57 3.2.2.2 Sumber Data Sekunder (Dokumentasi) Data sekunder merupakan informasi yang dikumpulkan dari dokumendokumen yang ada di BozzBerry bukan untuk kepentingan studi yang sedang dilakukan saat ini tetapi untuk beberapa tujuan lain. Sedangkan, data primer merupakan informasi yang dikumpulkan terutama untuk tujuan investigasi yang sedang dilakukan. 3.2.3 Metode Pendekatan dan Pengembangan Sistem Penulis perlu menggunakan metode pendekatan dan pengembangan sistem untuk melakukan perancangan sistem E-Commerce berbasis web pada BozzBerry. 3.2.3.1 Metode Pendekatan Sistem Pendekatan sistem yang digunakan oleh penulis adalah pendekatan terstruktur, yaitu penjelasan struktur dipusatkan pada penjelasan tentang hubungan antar bagian. Pendekatan tersturktur merupakan suatu proses pengenalan (Identifying), analisis dan pemilihan. 3.2.3.2 Metode Pengembangan Sistem Metode pengembangan sistem merupakan kesatuan metode-metode, prosedur-prosedur, konsep-konsep pekerjaan, dan aturan-aturan yang digunakan dalam mengembangkan suatu sistem informasi. Penulis menggunakan metode pengembangan prototype.

58 Prototyping merupakan salah satu metode pengembangan perangat lunak yang banyak digunakan. Dengan metode prototyping ini pengembang dan pelanggan dapat saling berinteraksi selama proses pembuatan sistem. Beberapa langkah dalam metode prototype adalah sebagai berikut: 1. Mengidentifikasi kebutuhan pemakai. Analis sistem mewawancarai pemakai untuk mendapatkan gagasan dari apa yang diinginkan pemakai terhadap sistem. 2. Membuat Prototype. Setelah analis mengetahui kebutuhan-kebutuhan sistem, selanjutnya membuat prototype. 3. Menguji Prototype. Setelah prototipe selesai, selanjutnya pemakai akan menguji prototype kemudian memberikan kritik dan saran. 4. Memperbaiki Prototype. Jika pemakai tidak puas atau merasa ada kekurangan dengan prototype yang sudah ada maka perancang akan melakukan perbaikan yang sesuai dengan keinginan dari pemakai. 5. Mengembangkan Versi Produksi. Pada tahap akhir ini, pengembang akan menyelesaikan sistem sesuai dengan masukan terakhir dari pemakai.

59 Berikut adalah gambar pengembangan Prototype : Identifikasi Kebutuhan Pemakai Membuat Prototype Menguji Prototype Memperbaiki Prototype Mengembangkan Versi Produksi Gambar 3.2. Metode Prototype (Sumber : Abdul Kadir) 3.2.3.3 Alat Bantu Analisis dan Perancangan Berikut akan dijelaskan alat bantu analisi dan perancangan dalam membangun sistem E-Commerce berbasis Web pada BozzBerry : 1) Flow Map Flowmap merupakan diagram aliran data dari satu entitas sampai entitas lainnya. Diagram aliran ini menelusur sebuah dokumen dari asalnya sampai tujuan secara rinci, diagram aliran ini menunjukkan dari mana dokumen tersebut berasal, tujuan digunakannya dokumen tersebut, dan lain-lain. Flowmap disebut juga bagan aliran formulir yang merupakan penunjukan arus dari laporan dan form termasuk tembusannya.

60 2) Diagram Konteks Diagram konteks merupakan alat-alat ukur struktur analisis. Pendekatan struktur ini mencoba untuk menggambarkan sistem secara garis besar atau secara keseluruhan. Diagram konteks adalah kasus khusus dari DFD yang berfungsi memetakan modul lingkungan yang dipersentasikan dengan lingkaran tunggal yang mewakili keseluruhan sistem. 3) Data Flow Diagram DFD adalah salah satu alat pembuat model yang paling sering digunakan, khususnya bila fungsi-fungsi sistem merupakan bagian yang lebih penting dan kompleks daripada data yang digunakan untuk menjelaskan aliran informasi dan transformasi data yang bergerak dari pemasukan data hingga keluaran. 4) Kamus Data Kamus data adalah suatu daftar data elemen yang terorganisir dengan definisi yang tetap dan sesuai dengan sistem, sehingga user dan analis sistem mempunyai pengertian yang sama tentang input, output, dan komponen data store. 5) Perancangan Basis Data a. Normalisasi Menurut Al-Bahra (2004 : 174) Normalisasi adalah proses pengelompokkan data ke dalam bentuk tabe atau relasi atau file untuk menyatakan entitas dan hubungannya sehingga terwujud satu bentuk database yang mudah untuk dimodifikasi.

61 Langkah-langkah dalam melakukan Normalisasi adalah sebagai berikut : 1. Bentuk Tidak Normal Merupakan kumpulan data yang akan direkan, tidak ada keharusan mengikuti format tertentu, data dikumpulkan apa adnya sesuai dengan saat menginput. Untuk mentransformasikan tabel yang belum ternormalisasi menjadi tabel yang memenuhi kriteria 1NF adalah dengan merubah seluruh atribut yang multivalue (ganda) menjadi atribut yang single value (tunggal), dengan cara menghilangkan group yang berulang. 2. Bentuk Normal Ke Satu (INF) Pada tahap ini dilakukan penghilangan beberapa group elemen yang berulang agar menjadi satu elemen tunggal yang berinteraksi di antara setiap baris pada suatu tabel. Syarat normal kesatu (INF) : a. Setiap data dibentuk dalam flat file, data dibentuk dalam satu record demi satu record nilai dari field. b. Tidak ada set atribut yang berulang atau bernilai ganda. c. Telah ditentukan primary key untuk tabel/ relasi tersebut. d. Tiap atribut hanya memiliki satu pengertian. 3. Bentuk Normal Ke Dua (2NF) Bentuk normal kedua didasari atas konsep ketergantungan fungsional sepenuhnya. Artinya jika A dan B atribut-atribut dari suatu relasi tabel, B dikatakan memiliki ketergantungan fungsional terhadap A, jika B adalah

62 tergantung fungsional A, tetapi tidak secara tepat memilki ketergantungan fungsional dari himpunan bagian dari A. Syarat normal kedua (2NF) : a. Bentuk data telah memenuhi kriteria bentuk normal kesatu. b. Atribut bukan kunci harus memiliki ketergantungan fungsional sepenuhnya pada kunci utama/ primary key. 4. Bentuk Normal Ke Tiga (3NF) Syarat bentuk normal ketiga (3NF) : a. Bentuk data telah memenuhi kriteria bentuk normal kedua. b. Atribut bukan kunci harus tidak memiliki ketergantungan transitif, atau tidak memiliki ketergantungan fungsional terhadap atribut bukan kunci lainnya, seluruh atribut kunci pada suatu relasi hanya memilki ketergantungan fungsional terhadap primary key di relasi itu saja. b. Tabel Relasi Tabel relasi bertujuan untuk membuat hubungan antar tabel agar terdapat relasi antara tabel yang satu dengan tabel yang lainnya. Untuk lebih jelasnya berikut merupakan gambaran dari relasi antar tabel :

63 admins produk id_admin username password nama_lengkap email no_telp level blokir kategori kode_kategori nama_kategori kategori_seo kode_produk nama_produk prodik_seo deskripsi harga stok tgl_masuk gambar dibeli id_admin** kode_kategori** user id_user_profile nama_konsumen alamat telpon kota id_user** id_admin** orders id_orders status_order tgl_order jam_order tgl_konfirm jam_konfirm total_bayar id_kota** kode_produk** id_user_profile** nama_file kota id_kota nama_kota ongkos_kirim Gambar 3.3 Tabel Relasi 3.2.4 Pengujian Software Pengujian software adalah proses eksekusi suatu program dengan maksud menemukan kesalahan. Pengujian yangg sukses adalah pengujian yangg mengungkap semua kesalahan yang belum pernah ditemukan sebelumnya. Dalam tahap pengujian software akan dilakukan dengan pendekatan test Black Box Testing. Black Box Testing merupakan test case bertujuan untuk menunjukkan fungsi sotfware tentang cara beroperasinya, apakah pemasukan data keluaran telah berjalan sebagaimana yang diharapkan dan apakah informasi yang disimpan secara eksternal selalu dijaga kemutakhirannya.