Keterlibatan Pemerintah Amerika Serikat dan Inggris. dalam Genosida 65

dokumen-dokumen yang mirip
Ini Pantauan CIA Saat Kejadian G30S/PKI

Meninjau Kembali Pembantaian 50 Tahun Lalu

pengalaman putra 'tokoh integrasi' Tionghoa Indonesia pada 1965

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

Akui Dulu Pembantaian, Baru Minta Maaf

Lampiran. Timeline Konflik Yang Terjadi Di Suriah Kekerasan di kota Deera setelah sekelompok remaja

Indonesia Lakukan Genosida

PENGARUH AIPAC TERHADAP KEBIJAKAN AMERIKA SERIKAT PASCA PERISTIWA 11 SEPTEMBER 2001

BAB VI KESIMPULAN. Kennedy hanya menjalankan jabatan kepresidenan selama dua tahun yakni

Keterangan Pers Presiden RI Terkait Surat Balasan PM. Australia, 26 Nov 2013, di Kantor Presiden Selasa, 26 November 2013

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 26 TAHUN 2000 TENTANG PENGADILAN HAK ASASI MANUSIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

G 30 S PKI. DISUSUN OLEH Aina Aqila Rahma (03) Akhlis Suhada (04) Fachrotun Nisa (14) Mabda Al-Ahkam (21) Shafira Nurul Rachma (28) Widiyaningrum (32)

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 26 TAHUN 2000 TENTANG PENGADILAN HAK ASASI MANUSIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Pada tanggal 1 September 1945, Komite Sentral dari Komite-komite Kemerdekaan Indonesia mengeluarkan sebuah manifesto:

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Sejarah nasional Indonesia tidak lepas dari pemerintahan Soekarno dan Soeharto, seperti

Bab I : Kejahatan Terhadap Keamanan Negara

PERANG BERUJUNG MAKAN BUAH SIMALAKAMA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 26 TAHUN 2000

Laporan akhir IPT, 8 Juni, 2016

Undang-Undang Republik Indonesia. Nomor 26 Tahun Tentang. Pengadilan Hak Asasi Manusia BAB I KETENTUAN UMUM

BAB I PENDAHULUAN. Sejarah sebagai suatu narasi besar diperlihatkan melalui peristiwa dan

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 26 TAHUN 2000 TENTANG PENGADILAN HAK ASASI MANUSIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

penjajahan sudah dirasakan bangsa Indonesia, ketika kemerdekaan telah diraih, maka akan tetap dipertahankan meskipun nyawa menjadi taruhannya.

Westget Mall diperkirakan merupakan supermarket milik Israel yang sering dikunjungi orang-orang asing.

BAB V KESIMPULAN. Malaka membuat jalur perdagangan beralih ke pesisir barat Sumatra.

Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Romania, selanjutmya disebut Para Pihak :

Kisah 'perburuan' kaum komunis di BBC

BAB I PENDAHULUAN. internasional, negara harus memiliki syarat-syarat yang harus dipenuhi yaitu,

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

BAB I PENDAHULUAN. karena kekalahannya dalam Perang Dunia II. Jendral Douglas MacArthur yang

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Berbagai Kisah G30S Oleh Asvi Warman Adam

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 59 TAHUN 2013 TENTANG

1. DARI IDEOLOGI HINGGA TERORISME

BAB I PENDAHULUAN. Berbagai peristiwa sejarah tentu tidak terjadi dengan sendirinya. Peristiwaperistiwa

PERATURAN PEMERINTAH PENGGANTI UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2002 TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA TERORISME

Partai PDIP dan Pembasmian PKI Melalui Supersemar.

Dokumen CIA Melacak Penggulingan dan Konspirasi Tragedi G 30 S

Tindakan Amerika di negeri-negeri Muslim itu berarti AS telah secara sengaja memusuhi umat Islam

PENDAHULUAN. alam atau krisis kemanusiaan yang diakibatkan oleh benturan kepentingan antara para aktor

Badan Siber Terwujud. 06 Juni 2017

RANCANGAN KESIMPULAN/KEPUTUSAN

Presiden Republik Indonesia Serikat,

BAB V KESIMPULAN. Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan pada bab sebelumnya,

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1945

BENTUK KERJA SAMA ASEAN

Tuduhan Amnesty Internasional terhadap Sudan terkait penggunaan senjata kimia di Jabal Murrah

BAB I PENDAHULUAN. dapat dipakai untuk melakukan penyerangan kepada pihak musuh. Peraturanperaturan

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar belakang. Dengan berakhirnya Perang Dunia kedua, maka Indonesia yang

BAB I PENDAHULUAN. Perang atau konflik bersenjata merupakan salah satu bentuk peristiwa yang

DAFTAR PUSTAKA. Abdulgani, H. Roeslan, Ganyang Setiap Bentuk Neo-Kolonialisme yang Mengepung Republik Indonesia, dalam Indonesia, 1964-B

Pemberontakan Militer dan Ideologi Peristiwa Madiun, DI/TII, G 30 S/PKI

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Aceh memiliki kedudukan yang sangat strategis sebagai pusat

Tanggung Jawab Komando Dalam Pelanggaran Berat Hak Asasi Manusia Oleh : Abdul Hakim G Nusantara

Mengungkap Kegagalan Gerakan 30 September 1965

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

2017, No Indonesia Tahun 2008 Nomor 166, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4916); 4. Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2010

BAB V KESIMPULAN. Berdasarkan kajian yang penulis lakukan mengenai Politik Luar Negeri

PEREKONOMIAN INDONESIA

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Dari pernyataan di atas, pernyataan yang merupakan hasil dari siding PPKI adalah.

Kesaksian Siauw Giok Tjhan dalam Gestapu 1965

I. PENDAHULUAN. Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus

Surat-Surat Buat Dewi

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

PENDAHULUAN. Keterlibatan Jepang dalam Perang Dunia II bukanlah sesuatu yang

BAB 20: SEJARAH PERANG DINGIN

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada dasarnya lahir dalam kancah

BAB I PENDAHULUAN. PKI merupakan sebuah Partai yang berhaluan Marxisme-Lenisme(Komunis).

Pengadilan Rakyat Internasional Kasus 1965

PERAN POLITIK MILITER DI INDONESIA

Amerika Tanam Pengaruh di Asia Sejak Desember 1949

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Omet Rasyidi, 2014

Komunisme dan Pan-Islamisme

BAB I PENDAHULUAN. dapat dibagi dalam 4 daerah, yaitu Gayo Laut yang mendiami sekitar danau Laut

BAB I PENDAHULUAN. Bulan September tahun 1948 merupakan saat-saat yang tidak akan

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

BAB I PENDAHULUAN. Sejarah dan masyarakat Jepang merupakan hal yang cukup menarik

KAJIAN TERMINOLOGI TERHADAP PEMBERITAAN PERANG GAZA: TINJAUAN SEMANTIK SKRIPSI. Jurusan Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 2003 TENTANG TANDA KEHORMATAN SATYALANCANA DHARMA NUSA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

BAB I PENDAHULUAN. India dan Pakistan merupakan dua negara yang terletak di antara Asia

Peran Amerika Serikat dan Penggulingan Soekarno

RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA TENTANG LAMBANG PALANG MERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

Pada pembahasan sebelumnya telah dijelaskan bahwa negara Indonesia adalah negara kepulauan. Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki wilayah laut

yang korup dan lemah. Berakhirnya masa pemerintahan Dinasti Qing menandai masuknya Cina ke dalam era baru dengan bentuk pemerintahan republik yang

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PENDAHULUAN. Jepang dan Italia melawan Sekutu membawa pengaruh terhadap perubahan situasi negara-negara

BAB I PENDAHULUAN. keberadaannya di mata dunia. Perjuangan untuk mempertahankan Indonesia yang

BAB VI PENUTUP. perusakan dan pembakaran. Wilayah persebaran aksi perkelahian terkait konflik

Pantang Menyerah. Nasution 1. Zahra Kalilla Nasution Rigen Pratitisari Bahasa Indonesia 13 September 2011

2 2. Undang-Undang Nomor 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 156, Tambahan Lembaran Negara

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Veygi Yusna, 2013

Perlukah Badan Cyber Nasional?

BAB III PROBLEMATIKA KEMANUSIAAN DI PALESTINA

Transkripsi:

Keterlibatan Pemerintah Amerika Serikat dan Inggris dalam Genosida 65 Majalah Bhinneka April 2, 2016 http://bhinnekanusantara.org/keterlibatan-pemerintah-amerika-serikat-dan-inggris-dalam-genosida-65/ IPT 65 atau International People s Tribunal 65 adalah Pengadilan International yang dibentuk dari prakarsa warga untuk memperjuangkan kebenaran sejarah mengenai genosida 1965. Karena Negara hingga saat ini, tidak mengambil tindakan nyata untuk meluruskan manipulasi tentang peristiwa 1965 yang masih merajalela dalam buku-buku sekolah. Para saksi dipilih dari korban langsung peristiwa tersebut dan juga ahli sejarah serta akademik yang telah mengkhususkan diri untuk meneliti tentang peristiwa ini. Brad Simpson adalah Associate Professor di bidang Sejarah pada University of Connecticut Amerika Serikat. Pada hari terakhir di IPT 65, jaksa memanggil Brad Simpson sebagai saksi ahli untuk memaparkan keterlibatan pemerintah asing dalam pembunuhan massal 1965-67 di Indonesia. Berikut petikan wawancara dengan beliau. Jaksa (J): Apakah Anda bisa menjelaskan apa yang Anda ketahui tentang 1965? Brad Simpson (B): Saya tertarik pada alasan Amerika Serikat mendukung pembunuhan massal 65. Amerika Serikat mendukung perang melawan komunis, lewat program militer, ekonomi dan politik. Eisenhower yang mengarahkan program tersebut: AS mendorong Indonesia untuk menyebarkan fitnah terhadap komunis. Mereka juga memberikan pelatihan extensif kepada militer dan polisi di Indonesia. Pada tahun 1965, 2800 anggota perwira Indonesia telah menerima pelatihan dari AS pelatihan ini dilengkapi dengan 1

kemampuan untuk melepaskan beberapa regu darurat. Jadi AS telah melatih militer untuk mengambil alih negara Indonesia. J: Pada musim panas 1964, melakukan AS dan Indonesia memutuskan untuk memperluas operasi di Indonesia. Apa operasi ini? B: Pada Desember 1963, AS mengirim sebuah proposal ke Indonesia, mengenai operasi rahasia Inggris yang bertujuan untuk memicu pertikaian antara kelompok-kelompok yang berbeda di Indonesia, dan ini diarahkan dari Singapura dan Malaysia. Pernyataan kementerian luar negeri AS sempat dikutip demikian: tujuan dari operasi ini adalah untuk merancang perebutan kekuasaan yang mengarah ke perang saudara atau anarki di Indonesia. Edward Peck, asisten sekretaris negera di Kementerian luar negeri menyarankan, Mungkin ada banyak yang bisa dilakukan untuk mendorong kudeta dini PKI selama masa Sukarno. Pada bulan Oktober November 1964, CIA mengusulkan untuk melancarkan propaganda yang akan mendorong masyarakat untuk siap mengambil tindakan destruktif terhadap PKI. Pada bulan Maret 1965, CIA menganalisa keberhasilan rencana ini. Pada saat itu juga, AS menurunkan bantuan militer dan ekonomi, untuk mengurangi kekuatan Sukarno. Hal ini dilakukan dalam koordinasi dengan pemerintah Inggris di Sulawesi, Sumatera Utara dan Kalimantan. Pada Februari 1965, Inggris mendirikan departemen penelitian di kantor luar negeri untuk merancang sebuah propaganda. Banyak pemerintah Barat menyebutkan bahwa PKI harus melakukan kudeta yang gagal, dan ini akan memberikan alasan bagi tentara untuk menyerang. J: Bagaimana AS bereaksi terhadap gerakan 30S ini? B: Mereka melakukan intervensi dalam tiga cara. Ketika 30S terjadi, AS dan pemerintah Barat tidak yakin siapa yang bertanggung jawab, tetapi AS dengan cepat menyatakan bahwa PKI yang bertanggung jawab. Lyndon Johnson segera membentuk kelompok kerja Indonesia ad hoc. Tapi satu administrasi Johnson mengatakan, Ini waktu yang penting, karena merupakan kesempatan untuk menghancurkan PKI. Bila tidak, atau kita mungkin tidak memiliki kesempatan lain. 2

Para pejabat Amerika membahas masalah ini dengan Nasution. Ketika pembunuhan itu berlangsung pada bulan November 1965, kedutaan AS telah mendengar hal ini dan mereka segera mengambil tindakan sebagai berikut. J: Apa Anda bisa merinci dengan lebih detil? B: Ya, saya akan menampilkan di layar. Awal Oktober 1965: US membangun kembali saluran kontak dengan Angkatan Darat. Membentuk kelompok kerja ad-hoc untuk mengkoordinasikan bantuan ke Indonesia. Pertengahan hingga akhir Oktober 1965: Para pejabat Gedung Putih mendirikan sebuah kelompok kerja untuk merancang bantuan rahasia terhadap militer Indonesia. Jendral Sukendro membuat upaya untuk menyediakan peralatan komunikasi dan senjata ringan. Awal November 1965: Komite 303 memberi bantuan medis untuk Angkatan Darat dan untuk para pemuda yang ikut serta membasmi PKI. Gedung Putih secara resmi mentransfer senjata kecil untuk Angkatan Darat Indonesia melalui Bangkok. Awal Desember 1965: CIA memberikan $500.000 untuk mendanai peralatan komunikasi bagi Angkatan Darat yang tergabung dalam pasukan rahasia, memonitor komunikasi Army. Para pejabat Amerika, Australia, Inggris dan Selandia Baru mengadakan pembicaraan rahasia untuk mengkoordinasi kebijakan terhadap Indonesia. Pengiriman obat, senjata kecil dan dana untuk Angkatan Darat. Awal Januari 1966: 3

Tentara Indonesia kehabisan amunisi. Mereka tidak memiliki cukup peluru untuk menembak lagi. Pemerintah Swedia segera membantu untuk mengatur menjual peluru. Beberapa senjata sengaja ditandai seolah dari Sovyet sehingga banyak orang tidak tahu kalau berasal dari Amerika Serikat. Senjata-senjata ini penting bagi tentara untuk mengeksekusi para anggota PKI. AS menyediakan seragam, kapas dan beras. Hal ini membuat tentara semakin memegang kendali di Indonesia. Para tentara membuka rekening bank rahasia di Jenewa. Sebagian besar keruntuhan ekonomi bukan hanya dikarenakan gejolak ekonomi, tetapi karena tindakan tentara dengan bantuan AS dan pemerintah Barat. Awal 1966: AS menyerahkan daftar orang-orang PKI kepada tentara Indonesia. Pejabat AS memberikan daftar ini ke Adam Malik, yang kemudian memberikannya kepada Soeharto. Tetapi para pemimpin Angkatan Darat khawatir dengan nada propaganda Amerika juga. Pejabat militer. Duta besar AS menyerukan propaganda lambat. Marshall Green (Dubes AS) menyatakan bahwa AS harus menetapkan kisah kejahatan PKI. Media Australia mengikuti pedoman menyebarkan propaganda melawan PKI. AS menyadari luasnya pembunuhan. CIA berpendapat pada November nanti: kita harus menghindari terlalu sinis tentang motif tentara dan bunga diri, atau terlalu ragu-ragu tentang kepatutan memperluas bantuan asalkan kita dapat melakukannya diam-diam dan tanpa malu. Pada musim semi 1966, Duta Besar Swedia yang sedang melakukan perjalanan di Jawa Tengah mengatakan bahwa jumlah PKI yang tewas terlalu rendah. Dua bulan kemudian, pemerintah AS mengatakan kepada Adam Malik hal serupa: bahwa jumlah 400.000 orang yang telah dibunuh terlalu rendah. Mungkin, banyak yang berasumsi bahwa AS tidak memiliki kekuatan untuk menghentikan pembunuhan massal pada massa 1965 itu. Namun, bukti-bukti menyatakan sebaliknya, karena AS dapat melakukan intervensi yang cukup meyakinkan. 4

Pemerintah AS tidak rela bila Indonesia menasionalisasi perusahaan-perusahaan Amerika. Karena itu, mereka bersedia memberi bantuan terhadap militer Indonesia dengan syarat bahwa serangan terhadap perusahaan-perusahaan AS dihentikan. AS dan perusahaan asing lainnya yang diundang ke Indonesia setelah Soeharto berkuasa. Pemerintah Amerika Serikat dan Inggris memiliki pengaruh yang cukup besar dalam pembunuhan massal ini. J: Dari mana Anda mendapatkan data dan informasi yang Anda sampaikan kepada kami? B: Bukti dan dokumen sudah tersedia untuk umum sekarang. Arsip yang tersedia di arsip nasional di Amerika Serikat dan Australia bisa dibaca oleh siapa saja. Namun saya kurang mempunyai akses ke sinyal intelijen. Kita tahu bahwa mereka memantau politik Indonesia saat itu. Pemerintah AS tidak pernah terlalu kuatir akan banyaknya orang yang tewas saat itu. Saya tidak pernah membaca komunikasi yang menyatakan kekuatiran ini. J: Apakah Anda bisa menyerahkan semua dokumen-dokumen ini kepada kami? B: Ya. J: Apa motivasi menggarisbawahi dari Amerika Serikat? B: Kedutaan Inggris menggambarkan Indonesia pada waktu itu, antara tentara dan PKI. Inggris adalah deepley takut bahwa kepentingan ekonomi mereka di Indonesia akan terancam. Mereka terus mengawasi arah ekonomi di Indonesia bergerak. Hal ini terutama terjadi dengan minyak. AS melihat Indonesia merupakan ancaman besar, Setelah PKI telah hancur CIA mengatakan, tidak ada alasan untuk melawan perang Vietnam karena negara terbesar adalah untuk AS sekarang. AS dan pejabat Barat SWA PKI sebagai hambatan utama untuk reintegrasi Indonesia ke dalam perekonomian daerah di dunia barat. PKI terlihat untuk menentang kebijakan yang diusulkan AS. Misalnya ketika AS mengusulkan program IMF. Setelah PKI pergi, AS kembali dengan program IMF dan tidak ada oposisi di Indonesia saat itu. *** Dokumen-dokumen yang diserahkan oleh Brad Simpson kepada jaksa penuntut sudah diteruskan kepada para hakim yang akan meneliti keabsahan bukti-bukti ini. 5

Soe Tjen Marching 6