Niam Rizka Arifuddin

dokumen-dokumen yang mirip
Tutorial Singkat Menggunakan Altium Design Winter/ Protel Dxp. Oleh : Ardya Dipta N ardviri2002@yahoo.com / ardyadipta@gmail.

Modul Training DXP by Yusuf ( )

dengan Oleh : Alumni ASC/WSC Electronics

1 P a g e AKATEL SANDHY PUTRA PURWOKERTO MODUL GAMBAR TEKNIK. Yana Yuniarsah, MT Tenia Wahyuningrum, MT. 1 P a g e

BAB IV PEMBAHASAN. menjadi sistem Safety Board. Sistem Safety Board ini terbagi menjadi dua yaitu

PELATIHAN EAGLE DESIGN SCHEMATIC AND LAYOUT

Tutorial Protel by AK^67

TUTORIAL PEMBUATAN SKEMATIK DAN LAYOUT DENGAN ORCAD (Bag 1)

MODUL 09 Modul Pengenalan Cadsoft Eagle

MODUL 9 PENGENALAN SOFTWARE PROTEUS

Belajar KiCad 1. Pengenalan by res.

DIKTAT KULIAH Menggambar Teknik

BAB IV HASIL DAN ANALISIS

BAB I PENDAHULUAN. Gambar 1. Tampilan Awal aplikasi Protel for Windows 1.5. Pilihan menu. Tombol (button) perintah

Desain PCB dengan EAGLE

Tutorial Eagle. Berikut jendela baru

MENDESAIN PCB MENGGUNAKAN PROTEUS 6 PROFESIONAL. Gambar 19. Generate netlist and switch to ARES

Membuat Project dengan CodeVisionAVR.

Microsoft Word Bagian I

PETUNJUK PROTUES. Mode Selector Toolbar berikut ini beberapa bagian selector toolbar yang umum digunakan untuk simulasi aplikasi mikrokontroler :

BAB III PERANCANGAN ALAT

PENGENALAN HTML - 3. Gambar 1. Layer Toolbar

MODUL PELATIHAN MIKROKONTROLLER UNTUK PEMULA DI SMK N I BANTUL OLEH: TIM PENGABDIAN MASYARAKAT JURUSAN TEKNIK ELEKTRO

BAB III PERANCANGAN SISTEM

1 P a g e AKATEL SANDHY PUTRA PURWOKERTO MODUL GAMBAR TEKNIK. Yana Yuniarsah, MT Tenia Wahyuningrum, MT. 1 P a g e

BAB IV METODE KERJA PRAKTEK

MODUL 11 PRAKTIKUM SUSULAN B

Belajar Menggunakan KiCad PENGENALAN

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB III PERANCANGAN DAN PEMODELAN

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

MODUL PRAKTIKUM CAD DXP Doc. Version: 1.1

BAB IV METODE KERJA PRAKTEK. praktek yang disertai dengan cara-cara pembuatan sistem kontrol dan

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

Membuat File Database & Tabel

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

Petunjuk Dasar Pemrograman Mikrokontroller dengan Module. IW-16 USB Mikrokontroller AVR ATmega 16

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

DASAR-DASAR PENGETIKAN DAN EDITING Oleh Ade Sobandi Hendri Winata Rasto

TEKNIK PEMROGRAMAN MIKROKONTROLER AVR

3.2. Tempat Penelitian Penelitian dan pengujian alat dilakukan di lokasi permainan game PT. EMI (Elektronik Megaindo) Plaza Medan Fair.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Pemrograman Mikrokontroler MCS-51 menggunakan Programmer USBasp Oleh : Seniman INSTALASI DRIVER USBASP DI KOMPUTER

Instalasi Visual Studio 2008 Profesional(64 dan 32 bit) di windows 7

Bab I Pengenalan ArcGIS Desktop

Autoplay Media Studio

Petunjuk Dasar Pemrograman Mikrokontroller dengan Module IW-32A USB Miktokontroller AVR ATmega32A

Bab 15 Menggunakan Menu Navigasi Berupa Switchboard dan Form

Artikel: Modul Gambar Teknik Elektronika dengan Software Eagle 4.11 Mata pelajaran Gambar Teknik

ID Questions Question Image

BAGIAN II MICROSOFT WORD

KETERAMPILAN KOMPUTER 2B** (IT :S1-SA) PERTEMUAN 3

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III PERANCANGAN SISTEM

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

EI.002 SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG KEAHLIAN TEKNIK ELEKTRONIKA PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK ELEKTRONIKA INDUSTRI

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

PERTEMUAN 10 PERANCANGAN RANGKAIAN ELEKTRONIKA

BAB I. 1 P e m r o g r a m a n V i s u a l B a s i c - J a t i L e s t a r i

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN. Pengujian sistem elektronik terdiri dari dua bagian yaitu: - Pengujian tegangan catu daya - Pengujian kartu AVR USB8535

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

DT-SENSE Application Note

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

Gambar 1. Jendela Ms. Access Pilihan: New : menu untuk membuat file basis data baru. Recent : menu untuk membuka file basis data yang sudah ada.

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

Gambar 5.1 Modul LCD M1632. LCD ini memiliki 16 kaki, sebagaimana ditunjukkan dalam Tabel 6.1.

Modul Praktikum Basis Data 11 Membuat Menu dengan Form

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM

PERTEMUAN I PENGENALAN SHEET

BAB III METODE PENELITIAN. Berikut sistem dari modul Hot Plate Magnetic Stirrer dapat dilihat pada

BAB III PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

de KITS Application Note AN54 How 2 Use de KITS AVR ISP Programmer Cable

Cara instalasi Driver & Penggunaan Software Bartender Lite Version Argox OS 214, CP 2140 dan R series

Merancang Project. Form Module Class Module Report. Form 1, Form 2, Minimarket (NamaProject) Gambar 4.1 Flowchart Project Sistem Informasi Minimarket

BAB III METODOLOGI RANCANG BANGUN ALAT

Cara membuat format nomor halaman berbeda dalam satu dokumen word Berikut ini adalah langkah-langkah pembuatannya:

BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN PERANGKAT KERAS

Membuat File Database & Tabel

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. pan-tit ini menggunakan model proses V-Model yang dituangkan dalam diagram

Pengenalan Microsoft Word

Mengenal Microsoft Word 2010

PEMROGRAMAN DELPHI 7.0

Modul ke: Aplikasi Komputer. Microsoft Word. Fakultas TEKNIK. Muhammad Rifqi, S.Kom, M.Kom. Program Studi. Ilmu Komputer.

USER GUIDE TRUSS APPLICATION v1.0 PEMROGRAMAN KOMPUTER STRUKTUR BAJA TIPE TRUSS

BAB IV PERANCANGAN DAN PENGUJIAN ALAT. Perancangan perangkat keras otomasi alat pengering kerupuk berbasis

IDE AVR-GCC PADA LINUX MENGGUNAKAN CODE::BLOCKS. Oleh: Sumarsono

BAB IV PENGUJIAN DAN PEMBAHASAN

Lampiran 1. Langkah-Langkah Dalam Membuat Installer E-Book Dengan Menggunakan Program Tarma Installer

BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT

Header-Footer, Preview dan Cetak Dokumen

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

Pemrograman Komputer B

BAB III PERANCANGAN SISTEM. keseluruhan alur penelitian dijelaskan oleh Gambar berikut ini.

BAB IX MACROMEDIA FLASH (5) MASK DAN MASKING

BAB III PERANCANGAN ALAT

III. METODE PENELITIAN. : Laboratorium Teknik Kendali Jurusan Teknik Elektro. Universitas Lampung

Transkripsi:

Tutorial Altium Designer Summer 09 Oleh: Niam Rizka Arifuddin 13208098 Altium designer summer adalah software pembuat desain PCB yang dikeluarkan oleh perusahaan Altium. Software ini sebetulnya hampir sama dengan Altium Protel DXP 2004, hanya saja fitur fitur yang ditawarkan lebih banyak sehingga human interface nya tinggi. Selain itu, keunggulan software ini adalah banyaknya librari librari yang memudahkan pengguna dan pengeditan komponen yang mudah. Diharapkan setelah mendapat tutorial ini, pembaca dapat membuat suatu desain PCB sederhana. Memulai Altium Designer Summer 09 1. Buka Altium Designer Summer 09 dengan start>all programs> Altium Designer Summer 09>dxp.exe 2. Akan muncul tampilan seperti berikut

3. Pada bagian kiri terdapat jendela project. Jika tidak muncul, maka jendela project tersebut bisa dimunculkan dengan mengklik view>workspace panels>system>projects 4. Pastikan Altium Designer Summer sudah terdaftar. Sehingga fitur fiturnya telah ada.

Memulai pembuatan PCB Sebelum mendesain PCB, alangkah baiknya menggambar rangkaian yang akan dibuat dan mendaftar komponen komponen apa yang harus disediakan. Sebagai contoh, akan dibuat rangkaian running LED dengan mikrokontroler AVR ATMEGA 16. Komponen yang digunakan yaitu 8 buah LED, 9 buah resistor, 1 buah crystal clock, 2 kapasitor dan beberapa header untuk koneksi. Perlu diingat, footprints yang disediakan tidak bergantung pada nilai komponen sehingga kita harus memperkirakan ukuran komponen. Pembuatan desain 8 running led Membuat Project 1. Pertama, buat susut project PCB dengan mengklik file>new>project>pub project. 2. Akan menculu tampilan berikut yang menandakan project sudah dibuat.

3. Buat file skematik didalam project tersebut dengan mengklik file>new>schematic. 4. Akan muncul tampilan skematik berikut. 5. Buat file PCB pada project tersebut dengan mengklik file>new>pcb

6. Akan muncul tampilan file PCB berikut. 7. Setelah dua file tersebut dibuat, sekarang siap untuk memulai mendesain PCB. Jangan lupa untuk menyimpan file file yang telah dibuat tadi ke dalam direktori yang sama. Hal tersebut dilakukan untuk memperlancar proses compile karena berdasar pengalaman dengan nama yang berbeda maka file skematik tidak bisa dicompile.

Peletakan Komponen 1. Letakkan kembali ke posisi skematik 2. Cari komponen di librari pada jendela paling kanan.

3. Jika tidak ada, maka librari dapat dimunculkan dengan view>workspace panels>system>libraries 4. Jika librari sudah dipilih maka akan muncul tampilan.

5. Pertama, kita akan meletakkan mikrokontroler AVR ATMEGA16. Biasanya librari untuk komponen yang spesifik seperti AVR belum di instal sehingga kita perlu menginstal dahulu dengan mengklik tab libraries>instal. 6. Kemudian pengguna akan diarahkan pada database librari yang ada. Untuk mikrokontroler AVR, terletak di Atmel>Atmel mikrokontroler 8-bit AVR. Kemudian klik open

7. Kemudian isi dengan tab dibawah librari yang diinstal dengan ATMEGA16 seperti berikut. 8. Pilih dan klik place.

9. Gerakkan mouse ke tampilan utama skematik dan klik kanan. Maka komponen akan tertempel seperti berikut. 10. Jika komponen di klik 2 kali, maka akan muncul tampilan mengenai data komponen tersebut seperti berikut. Pada tampilan tersebut terdapat nama komponen yang bisa diubah, letak komponen di koordinat berapa maupun komen komen lain mengenai komponen tersebut.

11. Adakalanya penempatan komponen vertikal dari yang sebelumnya horizontal. Keadaan tersebut dapat dilakukan dengan mengklik kanan komponen tersebut dan klik space pada keyboard untuk merubah sebesar 90 derajat seperti gambar berikut. 12. Kemudian ada beberapa tab diatas tampilan skematik utama yang dapat digunakan langsung. Seperti VCC, GND, WIRE, dll.

13. Dalam penempatan komponen, footprint PCB sangat bermanfaat. Footprint tersebut berada di samping bawah kanan tampilan. Berikut contoh contoh footprint yang ada : a. Komponen berlubang b. komponen smd 14. Ketika semua komponen telah diletakkkan, sekarang waktunya penyambungan komponen. Penyambungan komponen dapat dilakukan dengan a. Wire Penyambungan dengan wire dilakukan dengan klik ke komponen dan arahkan kemana akan disambungkan. Tanda silang merah menunjukkan koneksi. b. Net label] Penyambungan dengan net label lebih mudah yaitu dengan menamakan 2 atau lebih net label dengan nama yang sama. Pada pembuatan rangkaian ini, kita menggunakan wire dahulu. 15. Setelah menempatkan komponen komponen yang sudah didaftar, maka akan tersusun skematik berikut

Mengompile Skematik Kompile skematik dilakukan agar skematik yang dibuat dapat dijadikan PCBDoc atau tidak. Caranya dengan klik kanan pada project skematik yang dibuat dan compile document.

Adakalanya terjadi kesalahan pada saat mengompile, kesalahan kesalahan tersebut biasanya : - Penyambungan tidak terkoneksi dengan baik - Designator masih mengandung tanda Tanya? - Ada 2 atau lebih komponen yang mempunyai designator yang sama Mengatur di PCBDoc Jika kita membuka project PCBDoc akan muncul tampilan

Memasukkan skematik ke PCB dengan cara design>update PCB document 1. Akan keluar tampilan berikut, kemudian pilih validate changes

2. Dan execute changes setelah semua tervalidasi. 3. Akan muncul di file PCBDoc tampilan berikut. Terdapat blok coklat yang merupakan tanda bahwa itu dari 1 skematik. Bolk coklat ini bermanfaat untuk memindahkan komponen secara sekaligus. Biasanya blok coklat ini dihilangkan seperti terlihat pada gambar dibawahnya.

4. Setelah disusun komponennya, akan terlihat tampilan berikut Setelah itu, atur PCB dengan beberapa tools berikut : a. Properties komponen

Seperti pada file skematik, pada komponen properties juga terdapat designator, rotasi, peletakan layer dsb. b. Mengatur lubang kaki komponen Caranya double klik pada lubang kaki komponen dan akan mencul tampilan Tampilan ini seperti komponen properties pada lubang kaki. Hal ini akan sangat bermanfaat ketika membuat lubang dengan ukuran khusus. Contohnya : IC regulator 7805 yang mempunyai lubang bsedikit lebih besar. c. Auto routing Auto route merupakan pamungkas dari penyusunan PCB. Yaitu dengan Auto route>all. Akan muncul tampilan sebagai berikut

Terdapat banyak opsi untuk mengatur PCB yaitu mengatur lebar jalur, mengatur jarak minimal antar jalur, mengatur jumlah layer yang mau digunakan (apakah mau single layer atau double layer) a. Mengubah lebar jalur Pilih Design Rules > Routing > Width > Width b. Mengatur jarak antar jalur Pilih Electrical > Clearance> Clearance

c. Memilih layer yang akan digunakan (top layer atau bottom layer atau dua - duanya) Pilih Routing > Routing Layers > Routing Layers

Jika semua settingan sudah selesai, maka klik OK dan Route All Kemudian akan muncul proses auto routing

Akan muncul keterangan mengenai contentions. Contentions adalah jalur yang jaraknya lebih kecil dari Clearance yang tadi didefinisikan, failed adalah jalur yang gagal dibuat, hal ini karena peletakan komponen mungkin belum pas sehingga jalur belum dapat dibuat sempurna. Routing baru sempurna jika Failed 0 dan Contention 0, dan semua jalur tersambung. Selesai Route Jika telah selesai routing, maka hasilnya akan seperti ini Kemudian simpan dengan save project all Tempat pencetakan PCB di Bandung dapat di Spektra atau multi karya.