FORM HTML dan PHP SERTA STRUKT.KEPUTUSAN dan ARRAY

dokumen-dokumen yang mirip
MODUL PRATIKUM 07 PEMROGRAMAN BERBASIS WEB (CCP119)

MODUL PRATIKUM - 05 PEMROGRAMAN BERBASIS WEB (CCP119)

Atribut ACTION tempat menspesifikasikan URL yang akan digunakan sebagai pemroses field input form.

Tag dasar yang akan kita gunakan untuk membuat form di HTML adalah tag form, input, textarea, select dan option.

MODUL PRATIKUM - 09 PEMROGRAMAN BERBASIS WEB (CCP119)

Pengenalan Perancangan Web 2017

BAB-12 MEMBUAT FORM HTML

MODUL III MEMBUAT FORM DAN HALAMAN WEB DENGAN FRAME

Modul 5. Membuat Formulir Pada Template. Disusun oleh. Sri Siska Wirdaniyati JURUSAN STATISTIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

A. Tujuan B. Dasar Teori 1. Pemrosesan Form 2. Konsep Penggunaan Tag <form> pada HTML

Perancangan & Pemprograman WEB. Pertemuan 4 Materi Formulir &Latihan HTML

Pemrograman Basis Data Berbasis Web

PENGANTAR KOMPUTER DAN TI 2C PERTEMUAN 6 FORM & INPUT HTML

Pertemuan 2. Muhadi Hariyanto

Pemrograman Basis Data Berbasis Web

[FORM AND FRAME] PEMROGRAMAN WEB MODUL [ O L E H : Y U N I T A P R A S T Y N I N G S I H, S. K O M ]

1. Mahasiswa mampu membuat form pada dokumen HTML. 2. Mahasiswa memahami cara penggunaan dari fasilitas Form pada halaman dokumen HTML

MODUL 3 HTML. (HyperText Mark-Up Language) Sub : Tabel & Form

MODUL 10 PENGENALAN PHP. (Variabel, Operator, struktur control)

MODUL PRATIKUM 08B PEMROGRAMAN BERBASIS WEB (CCP119)

JavaScript. Pemrograman Web 1. Genap

Form identik dengan formulir

BAB 5 MEMAHAMI METHOD GET DAN POST PADA PHP

HTML FORM. Praktikum III

Bab 5 FORM. A. Maksud Dan Tujuan 1. Maksud

RIO ANDRIYAT KRISDIAWAN, M.KOM

KURSUS ONLINE JASA WEBMASTERS

Pemrograman Web. HTML Lanjut. Indrato, S.Kom List. Ordered Lists (OL) Ordered List (OL) Ordered List (OL) PemrogramanWeb.

10/04/2014. Oleh: Fiftin Noviyanto, S.T., M.Cs. Form Server Side Scripting

Desain Web. MODUL 2 Desain Form

PERTEMUAN 3. if (kondisi) { pernyataan yang akan dijalankan apabila kondisi benar }

OPERATOR DALAM SCRIPT PHP

Selection, Looping, Branching

MODUL TIK - HTML II KELAS XI SEMESTER I

Kapita Selekta (KBKI82127, 2 sks) Materi : Penanganan Form

PEMROGRAMAN WEB. 1 P a g e

Formulir. Menyisipkan / membuat formulir, lakukan salah satu cara berikut : Insert Forms Insert Bar, pilih kategori Forms

Conditional PRAKTIKUM PHP Conditional, Array & Perulangan di PHP

PHP Programing. M.M. Ubaidillah. Dasar-dasar PHP. merupakan bahasa pemrograman berbasis web yang memiliki kemampuan untuk memproses data dinamis.

Struktur dan Kondisi Perulangan. Struktur Kondisi

1. Praktikan mampu mendeskripsikan cara pengiriman data ke server melalui form. 3. Praktikan mengetahui Control Text dan penggunaannya pada form

MODUL IX FORM. 9.1 Pendahuluan

PERNYATAAN KONTROL. salah

PHP mendukung komentar yang digunakan pada C, C++ dan Shell Unix. Sebagai contoh:

PHP (HYPERTEXT PREPROCESSOR)

MODUL 1 PHP. (Variabel, Tipe Data, Operator)

Struktur Kondisi dan Perulangan

LAPORAN PERTEMUAN 2 PERULANGAN DAN FORM PHP

PERTEMUAN 3. if (kondisi) { pernyataan yang akan dijalankan apabila kondisi benar }

Pertemuan 3 Struktur Kondisi dan Perulangan

Bagian 20. Bekerja dengan Form menggunakan PHP.

Server Response. Hello

Pemrograman Web I (HTML Lanjut) Oleh: Devie Rosa Anamisa

Form Input HTML dan Frame. Siti Maesyaroh. M.Kom.

Ikbal jamaludin

PHP (1) Topik. Intro. Pemrograman Internet. Sekilas tentang PHP 06/11/2012

FORMULIR PADA HALAMAN WEB

Struktur Kondisi dan Perulangan

BAB 1 PENGENALAN HTML

Pertemuan IV. Semester 1

Dasar PHP. Wiratmoko Yuwono

STMIK DIKTAT SINGKAT MACROMEDIA DREAMWEAVER 8 SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER TASIKMALAYA.

BAB VI. STATEMENT CONTROL

Pemrograman Web. Javascript. Indrato, S.Kom Introduction. Penyisipan JS dalam HTML. PemrogramanWeb.2009

P - 11 Bab 8 : PHP & HTML (Manipulasi Form)

PHP Intro. Pemrograman Web II. Ganjil

P - 6 Bab 4 : HTML (Hypertext Markup Language)

Mengarahkan Flow Program, Input, dan Pemrosesannya

MODUL 2 HTML LANJUT. (Tabel, Form, dan Frame) Mampu menjelaskan table, frame, form, image, hyperlink pada HTML Lanjut dan membuat aplikasinya

MODUL PEMOGRAMAN WEB II STMIK IM BANDUNG MODUL PEMOGRAMAN WEB II. Oleh: CHALIFA CHAZAR. Chalifa Chazar edu.script.id


Tujuan: Siswa dapat membuat list item dan form untuk diterapkan dalam pembuatan halaman web

BAB III FORMULIR. <input type='text' name='...' size='40' maxlength='..'>

PEMROGRAMAN WEB 08 JavaScript Dasar

Sintak penulisan form adalah: <form method= post atau get action= program_pemroses > elemen-elemen FORM </form>

PHP Penanganan Form. Overview. 15-Jan Jenis-jenis Form Form Validation. Tag <FORM> Atribut ACTION Atribut METHOD SUBMIT BUTTON

Ajax dan PHP. IAbdu l Kadi r I. Mengimplementasikan Ajax dengan Kode JavaScript Membahas Tools Prototype dan ScripLaculo.us. O R ' G 'N ~ l C D

MODUL PEMROGRAMAN WEB

PENGENALAN PHP DASAR

Web Programming (WP) Step 2 [ HTML & PHP BASIC]

PEMROGRAMAN WEB 1. Statement Control Pemilihan dan Perulangan. Rio Andriyat Krisdiawan, M.Kom

Modul 1 Pengenalan PHP

Pemrograman Basis Data Berbasis Web

PERTEMUAN 2 PEMROGRAMAN WEB LANJUT- Pokok Bahasan :

Pemrosesan form HTML

Pemrograman Web Lanjut 2017

Pemrograman PHP7 untuk Pemula

IV. Form. A. Pengenalan Form. B. HTML Input Element

FORM DAN ELEMENNYA. Pemrograman Web Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri

MODUL 1 INTERNET PROGRAMMING : PHP 1

1. #**# merupakan karakter yang terdapat pada type data a. text b. password c. radio d. submit e. file jawaban : b

PERCABANGAN. Contoh :

Form dan Variabel Oya Suryana

PENGENALAN HTML - 2. Anda bisa menambahkan beberapa cell (kolom) untuk membuat satu baris cell (kolom).

Materi 4: Perintah For Perintah Do While

Pengantar Common Gateway Interface (CGI) dan Perl. - Konsep CGI dan Perl - Lingkungan variabel di Perl - Metode POST dan GET

HTML (HYPERTEXT MARKUP LANGUAGE)

Menangani Input dari User

Melewatkan Nilai ke Web Server melalui Field tersembunyi

(Struktur Kondisi dan Perulangan) KOMPETENSI DASAR

Transkripsi:

FORM HTML dan PHP SERTA STRUKT.KEPUTUSAN dan ARRAY Aplikasi PHP sering digunakan untuk interaksi dengan pengunjung. Pengunjung dapat memproses sebuah informasi yang dikirim ke server. Proses interaksi antara server PHP dengan pengunjung memerlukan form HTML I. FORM Tiori Form pada PHP adalah sama dgn HTML. Web menerima input dari pengunjung atau pemakai dengan menggunakan method GET dan POST. Method ini didefinisikan oleh pengembang web. Perbedaan dari kedua method adalah dalam cara mengirimkan data. Method GET akan mengirimkan data bersama pada URL, sedangkan POST akan mengirimkan data secara terpisah dari URL. Secara mendasar : Method GET digunakan untuk melakukan query atau memberikan input dengan data yang sederhana dan mudah. Method POST digunakan untuk mengirimkan data yang besar dan kompleks. Besar data dari method GET sangat terbatas, tidak bisa besar, sedangkan dengan menggunakan method POST jumlah data yang dikirim bisa dalam jumlah yang besar. Kelemahan menggunakan method GET adalah data yang digunakan sebagai parameter tertampilkan, hal ini menjadi kelemahan, Sebenarnya /Seharunya data parameter tersebut tersembunyi, selain itu method GET tidak dapat digunakan untuk mengirimkan data ke server dalam jumlah yang besar. Pemrogram web umumnya membuatkan form isian yang harus diisi oleh pengunjung agar data dikirimkan kepada server web. Form isian dalam HTML menggunakan tag <form> dan </form>. Sintaks : <FORM ACTION = _url_ METHODE = GET/POST ENCTYPE= ></FORM> Form tidak dapat berbentuk nested

KETERANGAN SINTAX FORM : ACTION Tempat menspesifikasikan URL (Universal Resource Location) yg akan digunakan sbg pemroses field/data input form URL Adalah lokasi document yg akan melakukan proses terhadap input dari Form. METHOD Atribut yg digunakan utk menyatakan bagaimana masukan-masukan berasal dari Form dikirimkan kepada program CGI Di dalam tag <form> dan </form> didefinisikan jenis masukan yang dapat dikirimkan dari browser web pemakai kepada server web. Jenis masukan dalam satu formulir (FORM) dibedakan menjadi : Text : digunakan utk memasukan suatu nilai utk dikirimkan kepada server. Nilai yg dimasukan dpt berupa angka ataupun text. Tombol radio: menyediakan beberapa pilihan (tapi satu pilihan saja yg bisa dilaksanakan) Tombol checkbox : menyediakan beberapa pilihan (bisa lebih dari satu pilihan yg dapat dilaksanakan) List : Menyediak pilihan dlm bentuk list pilihan (yg dipilih bisa satu atau lebih pilihan) ini merupakan gabungan check dan radio. Select : Digunkan utk mendefinisikan tombol (Option), utk melakukan pemrosesan form. Button : Digunakan utk membuat form lebih interaktif. Utk memanggil script yg ada dlm document PHP/HTML Submit : digunakan utk memanggil URL setelah input selesai dimasukan. Reset : Digunakan utk menginisialisasi setiap elemen form Image : digunakan sbg pengganti button, berupa button yg berbentuk gambar. Text Area : digunakan utk memasukan data dlm btk teks berupa memo Password : digunakan utk mendefinisikan password Hidden : digunakan utk menyembunyikan hasil/output DIMANA : Setiap jenis masukan dlm FORM (formulir) tersebut mempunyai tag-tag sendiri dgn masing2 atributnya, yaitu : Tag text <INPUT Type= Text name= var1 size= # maxlength= #> Value pada atribut size menunjukan besar textbox

Value pada atribut maxlength menunjukan jumlah karakter maximum yg dpt ditampung. Tag Radio <Input type= radio >pilihan 1 <Input type= radio >pilihan 2 <Input type= radio >pilihan 3 Tag CheckBox <input type= checkbox >pilihan 1 <input type= checkbox >pilihan 2 <input type= checkbox >pilihan 3 Tag Select <Select size=2> <option>pilihan 1 <option>pilihan 2 <option>pilihan 3 <option>pilihan 4 </select> Value pada atribut size digunakan utk menampilkan pilihan pada List lebih dari satu. Default adalah satu pilihan secara otomatis, maka list berupa listbox, yg dapat berlaku seperti dropdown ListBox Tag Button (Submit & Reset) <input type= Submit > <input type= reset > Tag Image <input type= Image src= Url-Image > Tag Text Area <TextArea cols=55 rows= 5 ></textarea> KETERANGAN ELEMEN FORM DIATAS : Pada setiap elemen dpt diberikan nama, dgn memberikan atribut name, dgn value berupa string yg mendefinisikan nama elemen. Dlm pemrogram sering disebut nama variable. Nama variable sebaiknya mencerminkan fungsi dari variable tsb. Kemudian untuk elemen yang berhubungan dengan Form (bentuk kontrol form), Satu hal yang perlu di ingat adalah name (nama) kontrol form tersebut karena nama dijadikan sebagai nama variabel pada masing-masing elemen.

Elemen tombol (button) yang digunakan untuk melakukan perintah agar data yang telah dientri dapat dikirimkan kepada server, atau dihapus lagi, diisi dengan nilai awal (default). Tombol untuk pengiriman disebut dengan tombol submit, sedangkan tombol untuk mengembalikan kepada nilai default disebut dengan tombol reset. Setiap jenis masukan (input) dari halaman web minimal harus mempunyai atribut jenis, nama, dan nilai default. Elemen masukan ini dinyatakan dengan menggunakan tag <input>. Contoh : Form metode get Nilau Action method Nama elemen kontrol / variabel Gbr 2. Listing prog latfrm.html Hasilnya : Gbr 1. Listing prog Tambah.php

Gbr 3. Hasil running latfrm.html Gbr4. hsl running setelah di inputkan data Hsl metode Get Gbr 5. Tambah.php (hsl running setelah click tombol hitung) Contoh : Form metode POST Adalah form untuk pembelian yang diberi nama order.html. <html> <body> <h4>form Jenis Komputer</h4> <form action="process.php" method="post"> <select name="item">

<option>acer</option> <option>dell</option> <option>gtc</option> </select> Quantity: <input name="quantity" type="text" /> <input type="submit" /> </form> </body> </html> OUTPUTNYA : Lihat Tampilan dibawah ini : Selanjutnya kita harus membuat halaman PHP yang akan memproses informasi tersebut. Selanjutnya kita buat file process.php <html> <body> <?php $quantity = $_POST['quantity']; $item = $_POST['item']; echo "You ordered ". $quantity. " ". $item. ".<br />"; echo "Thank you ";?> </body> </html> KETERANGAN ELEMEN FORM DIATAS Kelemahan menggunakan method GET adalah data yang digunakan sebagai parameter tertampilkan, hal ini menjadi kelemahan, Sebenarnya /Seharunya data parameter tersebut tersembunyi, selain itu method GET tidak dapat digunakan untuk mengirimkan data ke server dalam jumlah yang besar.

Metode post sebaliknya data yang digunakan sebagai parameter akan disembunyikan, Dan dapat digunakan untuk mengirimkan data ke server dalam jumlah yang besar. Nilai data item dan quantity akan diambil dengan mengunakan array dan fungsi $POST. Untuk mendapatkan nilai datanya, kita harus menyiapkan variabel, misalkan $item dan &quantity II. Struktur kendali : Kondisi & Perulangan Kondisi dan Perulangan : adalah Struktur Kendali atau Statement kendali : merupakan elemen yang sangat penting dalam tiap bahasa pemrograman, karena dengan kendali alur program, kita dapat mengontrol jalannya eksekusi program. Struktur Kendali dalam PHP dilakukan dengan 4 pernyataan if, switch, for dan while. 1. KONDISI IF (Kondisi) & SWITCH(Kondisi) A. Pernyataan IF (Kondisi) Pernyataan IF dikenal juga sebagai pernyataan percabangan, digunakan untuk menentukan salah satu dan pilihan alur eksekusi yang tersedia menurut kondisi tertentu. Ada beberapa pilihan sintaks if yang dapat digunakan: A1. If... dengan satu statement Bentuk umum : If (kondisi) { Statement. } Berdasarkan bentuk diatas, jika kondisi terpenuhi maka akan dikerjakan statement atau pernyataan. Dan jika tidak terpenuhi statement tidak dikerjakan. Statement adalah sebuah perintah tunggal yang akan dikerjakan apabila kondisi bernilai true atau benar. Kondisi mi biasanya berupa operasi logika atau operasi relasi.

A2. If... dengan banyak statement Bentuk umum : If (kondisi) { Statement_1; statement_2; Statement_n; } Sama seperti diatas hanya statement dapat berisi lebih dan satu perintah, setiap perintah harus diakhiri dengan tanda titik koma; A3. If..Else. Bentuk umum : If (kondisi) {statement pertama (jika kondisi bernilai benar); } else {statement kedua (jika kondisi bernilai salah); } Hampir sama dengan sebelumnya dengan tambahan perintah lain jika kondisi benar maka akan dikerjakan statement pertama dan jika kondisi salah maka dikerjakan statement kedua. Alternatif lain dan intaks if..else anda dapat menggunakan operator ternary (?) lengan bentuk umum: kondisi? statement 1 (true) statement 2 (false) A4. If.. Elseeif.. Bentuk umum : If (kondisi_1) { statement pertama (jika kondisi bernilai benar);} elseif (kondisi_2) { statement kedua (jika kondisi bernilai salah dan kondisi 2 benar);} else { statement ketiga (jika) kondisi 1 dan kondisi 2 bernilai salah);} Jika kondisil tidak terpenuhi, program akan memeriksa apakah kondisi2 terpenuhi atau tidak. Jika terpenuhi statement2 yang akan

dikerjakan. Bila tidak terpenuhi akan diperiksa kondisi berikutnya, sampai tidak ada kondisi lain yang diperiksa. CONTOH 1 : If... dengan satu statement Listing prog contoh1.php <HTML> <HEAD><TITLE>Percabangan if</title></head> <BODY bgcolor=#cefabe text=blue> <? $umur=5;$usiaku=6; If ($usiaku>$umur) { echo Saya tidak termasuk Balita <BR> ; }?> </BODY></HTML> Hasilnya sbb : Gbr 1. hsl running CONTOH 2 : If... dengan banyak statement Listing prog contoh2.php <HTML> <HEAD><TITLE>Percabangan if</title></head> <BODY bgcolor=#cefabe text=blue> <? $umur=5;$usiaku=7; If ($usiaku>$umur) { echo usia saya = $usiaku tahun<br> ; echo Saya tidak termasuk Balita <BR> ; echo Saya sudah besar <BR> ; }?> </BODY></HTML> Dan hasilnya sbb :

Gambar 5.7 Tampilan contoh06.php3 CONTOH 3 : If..Else. Listing prog latihif3.php Dan hasilnya sbb : Listing prog hslif2.php Dan hasilnya sbb :

Hasil running tempat input data1 Hsl running stelah click tombol LIHAT HSL data1 Hasil running tempat input data2

Hsl running stelah click tombol LIHAT HSL data2 CONTOH 4 : If.. Elseeif.. Listing prog. frmif3.php Dan Listing prog. Latihif3.php yang akan dieksekusi setelah mengclik tombol submit Hitung Nilai adalah dibawah ini :

Dan hasilnya sbb: Listing prog. Latihif3.php Hasil running input data1

Hasil setelah click tombol hitung, data1 Hsl running input data2 Hasil setelah click tombol hitung, data2

Hasil running input data3 1. KONDISI Hasil setelah click tombol hitung, data3 B. Pernyataan Switch (Kondisi) Switch digunakan apabila ada satu ekspresi yang memiliki banyak kemungkinan nilai dimana masing-masing nilai ada perintah yang harus dikerjakan. Bentuk umum : Switch (kondisi) { case syarat1: statement1; break; case syarat2: statement2: break;.. Default Statement default; }

Konsep switch mirip dengan pernyataan if, sehingga switch digunakan sebagai alternatif pengganti pernyataan dan if. Break merupakan perintah yang digunakan untuk keluar dari suatu kondisi Swicth. Contoh : 1 Listing prog. FormIcase3. php Dan hasilnya sbb : Listing prog. Latihcase3.php

Hasil running input data1 Hasil setelah click tombol hitung, data1 Hasil running input data2

Hasil setelah click tombol hitung, data2 Hasil running input data3 Hasil setelah click tombol hitung, data3

Hasil running input data4 Hasil setelah click tombol hitung, data4 Contoh 2 : <HTML><HEAD><TITLE>Penggunaan Switch< /TITLE>< /HEAD> <BODY bgcolor=#afecce text=blue> <? Switch($nilaiakhir) { case A : $ket_lulus= Lulus dengan sangat memuaskan ; break; case B : $ket_lulus= Lulus dengan memuaskan ; break; case C : $ket_lulus= Lulus dengan cukup memuaskan ; break; default : $ket_lulus= Tidak Lulus ; } echo Nilai = $nilaiakhir <br> ; echo Predikat kelulusan = $ket_lulus <br> ;?> </BODY></HTML>

Dan hasilnya sbb : 2. PENGULANGAN A. Pernyataan FOR Perintah digunakan untuk mengulangi perintah dengan jumlah pengulangan yang sudah diketahui. Pada perintah ini anda tidak perlu menuliskan sebuah kondisi untuk diuji. Anda hanya perlu menuliskan nilai awal dan akhir variabel penghitung. Nilai variabel penghitung ini akan secara otomatis bertambah atau berkurang setiap kali sebuah pengulangan dilaksanakan. Standar penulisannya adalah: Bentuk umum: for (nilai_awal; nilai_akhir; peningkatan/penurunan) { Statements; } Contoh 1 : <BODY> Tanggal Lahir: <SELECT name=tanggal> <OPTION VALUE=0 SELECTED >Tanggal <?php //Bentuk pilihan Tanggal 1 sampai dengan 31 for($i 1; $i < 32; $i++) {echo <OPTION VALUE=$i >$i ;}?> </OPTION> </SELECT> <BODY> Dan hasilnya sbb :

Contoh 2 : Listing Prog. For2 Execusi prog : For2.php B. Pernyataan WHILE

Perintah ini digunakan untuk mengulangi sebuah perintah sampai jumlah tertentu. Untuk menghentikan pengulangan digunakan suatu kondisi tertentu. Nilai kondisi ini, seperti halnya pada perintah IF...THEN... ELSE, mempunyai basil akhir berupa salah (false) atau benar (true). Pengulangan akan terus berjalan selama kondisi masih bernilai benar. Standar penulisannya adalah. Bentuk umum: Contoh : <HTML> <HEAD><T1TLE>Struktur Pengulangan dengan while </TITLE></HEAD> <BODY> <?php $i=1; while ($i <= 5) { echo $i <BR> ; $i++; }?> </BODY></HTML> Dan hasilnya sbb : While(kondisi) { Statements; } Dimana : Untuk masuk ke dalam perulangan while, maka kondisi harus dibuat benar terlebih dahulu, Perulangan tidak akan berhenti jika

kondisi masih bernilai benar, maka harus dibuat pernyataan yang menyebabkan kondisi menjadi tidak benar. Nilai variabel I akan selalu berubah yang menyebabkan kondisi menjadi tidak terpenuhi dan perulangan akan berhenti. C. Pernyataan DO WHILE Perintah ini mirip perintah while. Proses pengulangan akan berjalan jika kondisi yang diperiksa di while masih bernilai benar dan perulangan akan dihentikan jika kondisinya telah bernilai salah. Standar penulisannya adalah: Bentuk umum: Do { Statements; } While(kondisi) Perbedaan antara perintah while dengan do...while adalah letak dan kondisi yang diperiksa terletak di awal perulangannya sehingga sebelum masuk ke dalam lingkup perulangan while, kondisi harus bernilai benar. Sedangkan pada perintah Do...while, kondisi di periksa diakhir perulangan. ini berarti bahwa paling sedikit sebuah perulangan akan dilakukan oleh perintah Do...while, karena untuk masuk ke lingkup perulangan tidak ada kondisi yang harus dipenuhi. Contoh 1 : <HTML> <HEAD><TITLE>Struktur Pengulangan dengan do while </T1TLE></HEAD> <BODY> <? $i=1; Do { echo $i. ; $i++; } while ($i <= 5)?> </BODY> </HTML> Dan hslnya sbb :

Contoh 2: Dan hslnya sbb : Listing prog. For03.php Hasil Execusi prog. For03.pp

Aplikasi dan Latihan : 1. Penulisan Operasi Arithmatik pada Select Option Pada aplikasi kali mi. kita akan mencoba permasalahan operasi arithmatik dengan menggunakan struktur kendali if elseif -. dengan pemasukan data dan form. Perhatikan listing kode HTML dan gambar berikut: Perhatikan listing kode HTML berikut ini : Menjalankan Form PHP yang bernama : Operasi01.php <html> <head> <title> Aplikasi Operasi Arithmatik:::</title> </head> <body> <form action=operasi01.php method=post> <h2>operasi Arithmatik A dan B</h2> <table bgcolor=#cedadc bordercolor=#cfdbdd> <tr><td>masukan Nilai A </td><td><input type=text size=10 name=$a> </td></tr> <tr><td>masukan Nilai B </td><td><input type=text size=10 name=$b> </td></tr> <tr><td>operasi </td><td> <select name=operasi> <option value=1>penjumlahan [a+b]</option> <option value=2>pengurangan [a-b]</option> <option value=3>perkalian [a*b] </option> <option value=4>pembagian [a/b]</option> </select> </td></tr> <tr><td colspan=2 align=center> <input type=submit name=submit value=hitung> </td></tr> </tabie></form> </body> </html> Listing prog. Operasi01.php. <? If ($operasi==1) { $c=$a+$b; $oper= [ a + b ] ; } elseif ($operasi==2) { $c=$a-$b; $oper= [ a - b ] ; } elseif ($operasi==3) { $c=$a*$b; $oper= [ a * b ] ; }

else $c=$a/$b; $oper= [ a / b ] ; } echo Nilai A = $a dan Nilai B = $b <br> ; echo Hasil Operasi $oper adalah = $c ;?> Atau bila dituliskan Listing prog. Operasi01.php. dengan kondisi : Switch(Kondisi) {Case...}, adalah sbb : <? switch ($operasi) { case 1 : $c=$a+$b; $oper= [ a + b ] ; break; case 2 : $c=$a-$b; $oper= [ a - b ] ; break; case 3 : $c=$a*$b; $oper= [ a * b ] ; break; case 4 : $c=$a/$b; $oper= [ a / b ] ; break; echo Nilai A = $a dan Nilai B = $b <br> ; echo Hasi1 Operasi $oper adalah = $c ;?> Listing prog. Operasi01.php. Dlm Penulisan Switch Case Dan hslnya sbb :

Keterangan : Pada Select menunjukkan operasi arithmatika a dan b. Jika program tersebut dijalankan maka nilai A yang dimasukkan akan tersimpan pada variabel $a dan Nilai B tersimpan pada variabel $b. dan pilihan operasi tersimpan ke variabel $operasi untuk melihat hasil klik pada tombol hitung sehingga program akan menjalankan operasi01.php. variabel $a, $b dan $operasi pada listing kode HTML adalah name masing-masing kontrol from. 2. Pengulangan FOR : Menampilkan Tanggal pada Select Option. <html> <head><title>::: Aplikasi Tanggal :::</title></head> <body bgcolor=#aebbde> <SELECT name=tanggal> <OPTION VALUE=0 SELECTED >Tanggal <?php //Bentuk pilihan tanggal 1 sampai dengan 31 For ($i = 1; $i < 32; $i++) echo <OPTION VALUE=$i >$i ;?> </OPTION> </SELECT> <SELECT NAME=bulan> <OPTION VALUE=0 SELECTED >Bulan <OPTION VALUE=1>Januari <OPTION VALUE=2>Pebruari <OPTION VALUE=3>Maret <OPTION VALUE=4>April <OPTION VALUE=5>Mei <OPTION VALUE=6>Juni <OPTION VALUE=7>Juli <OPTION VALUE=8>Agustus <OPTION VALUE=9>September <OPTION VALUE=10>Oktober <OPTION VALUE=11>November <OPTION VALUE=12>Desember </OPTION></SELEC> <SELECT name=tahun> <OPTION VALUE=0 SELECTED >Tahun <?php // Bentuk pilihan tahun sebanyak 100 tahun // dimulai tahun sekarang $sekarang = (integer) date( Y ); for($i = $sekarang; $i <= ($sekarang+100); $i++) { echo <OPTION VALUE=$i >$i <BR> ; }?> </OPTION></SELECT> </body> </html>

Dan hasilnya sbb : Gambar. Tampilan Aplikasi Tanggal 3. ARRAR Array digunakan untuk mengidentifikasikan variabel yang memiliki sejumlah nilai berbeda namun dengan satu nama variabel, misalkan saja kita memiliki variabel $hari yang kita ketahui bahwa nama hari tidak hanya 1, untuk mengidentifikasi variabel $hari yang memiliki banyak nilai kita bisa menggunakan. Misalnya $hari[1] = Senin lalu $hari [2]= Rabu dst. Indeks $hari[0] $hari[1] $hari[2] $hari[3] $hari[4] $hari[5] $hari[6] Ahad Senin Selasa Rabu Kamis Jum at Sabtu $hari Data yang disimpan dalam array menggunakan indeks yang berfungsi untuk memudahkan pencarian kembali data tersebut. Dan untuk mengakses/menampilkan isi/data array : List($indeks, $value) = List($indeks, $hari) atau dapat juga menggunakan kondisi dan pengulangan : while (list($indeks1l, $nilai1) = each($var-data-array) )

Contoh : <?php // Membuat array berdimensi dua $peserta array ( Pancasila => array( Hammam, Joko, Kiky, Mira), Fisika_Dasar => array( Dona, Dma, Doni, Kiky ), Basis_Data=>array( Hammam, Dini, Dina, Robert, Sobek ), Kalkulus => array( Andi, Arman, Sobek, Anton ));?> // Menampilkan isi array while (list($indeks1l, $nilai1) = each($peserta) ) { print ( Peserta $indeks1 : <BR>\n ); $nomor = 1; while ( list($indeks2, $nilai2) = each($nilai1) ) { print( $nomor. $nilai2 <BR>\n ) $nomor++; } { Variable array dan Data array akan dibahas pada pertemuan selanjutnya.