Equity Valuation Selamat Sempurna, Tbk Laporan Utama 27 Desember 2013 Target Harga Terendah Tertinggi 3.500 3.800 Komponen Otomotif Kinerja Saham Masa Depan yang Menjanjikan Sumber : Bloomberg, PEFINDO Divisi Valuasi Saham & Indexing Informasi Saham Kode saham Rp SMSM Harga saham per 24 Desember 2013 3.400 Harga tertinggi 52 minggu terakhir 3.900 Harga terendah 52 minggu terakhir 2.325 Kapitalisasi pasar tertinggi 52 minggu (miliar) 5.615 Kapitalisasi pasar terendah 52 minggu (miliar) 3.347 Market Value Added & Market Risk Sumber:PT Selamat Sempurna Tbk, PEFINDO Divisi Valuasi Saham & Indexing Pemegang Saham (%) PT Adrindo Intiperkasa 58,13 Publik 41,87 Kontak: Equity & Index Valuation Division Phone: (6221) 7278 2380 info-equityindexvaluation@pefindo.co.id akhir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen ini Selain sebagai produsen filter terbesar di Indonesia, PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) juga memproduksi berbagai macam produk komponen otomotif lainnya termasuk radiator, pendingin minyak, kondensor, pipa rem, pipa bahan bakar, tangki bahan bakar, sistem pembuangan, press part, badan truk, tanki, box, trailer, dump hoist, steel slitting equipment, shearing equipment, molding dan cetakan (dies). SMSM memulai perjalanan bisnisnya yang cemerlang sejak tahun 1976 dan sekarang SMSM mengekspor produknya ke, dan telah mendaftarkan merek dagangnya di, lebih dari 100 negara di seluruh dunia. SMSM memiliki berbagai pilihan produk yang melibatkan 5.000 stock keeping unit (SKU). Pasar produk SMSM adalah terutama after market. Merek-merek unggulan SMSM adalah Sakura, ADR-Radiator, ADR-Brake Parts, ADR-Dump Hoist, and ADR-Coolant. Menjadi bagian dari ADR Group yang disegani, menuju 40 tahun perjalanan bisnisnya, SMSM menjadi perusahaan komponen otomotif yang lebih terintegrasi. Kinerja keuangannya juga menakjubkan dengan kondisi neraca yang sehat. Halaman ke 1 dari 15
PARAMETER INVESTASI Penjualan Mobil Global Meningkat, Stabil di Domestik Ekonomi global diproyeksikan akan terus membangun momentum untuk tumbuh secara bertahap. Antusiasme penjualan mobil global juga telah nampak kembali dimana di bulan Oktober membukukan 9% peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pendorong pertumbuhan berasal dari Cina (naik 33%), Jepang, dan Amerika Serikat (tumbuh dua digit). Terlebih, pada bulan November, volume penjualan mobil AS naik ke level tertinggi sejak Februari 2007. Sementara itu, sehubungan dengan pertumbuhan ekonomi domestik yang diperkirakan akan turun di bawah 6% terkait dengan beberapa isu utama seperti defisit transaksi berjalan, tingginya inflasi dan depresiasi rupiah yang tajam, volume penjualan mobil diperkirakan akan mencapai 1,2 juta unit dan akan tetap sama hingga tahun depan. Program LCGC (low cost green car) diharapkan dapat meningkatkan volume penjualan mobil, dimana pada bulan November sudah terjual sebanyak hampir 37 ribu unit. Investasi dan Integrasi Bisnis: Mempersiapkan Masa Depan Sejak tahun 2012 kegiatan investasi SMSM cenderung meningkat. Perusahaan melakukan investasi sekitar Rp237 miliar sejak tahun 2012 hingga tahun 2013. Setelah mengakuisisi PT Hydraxle Perkasa (HP, produsen karoseri), afiliasinya, pada tahun 2012, tahun ini SMSM kemudian mangkuisisi afiliasi lain, PT Selamat Sempana Perkasa (SSP, pemasok kompon karet dan komponen karet lainnya) dan PT Prapat Tunggal Cipta (PTC, distributor tunggal SMSM untuk pasar lokal) dengan ekspektasi akan rantai nilai bisnis yang lebih terintegrasi secara vertikal. Berdasarkan proforma laporan keuangan yang dipublikasikan oleh auditor independen, akuisisi SSP dan PTC menyumbang sekitar 5% tambahan di pendapatan dan 8% untuk laba bersih untuk kinerja keuangan tahun 2012. SMSM juga berencana untuk memperluas segmen pasar konstruksi bekerjasama dengan Sueyoshi Kogyo Co, Ltd. untuk memproduksi tangki bahan bakar dan tangki hidrolik untuk segmen konstruksi. Menjaga Kinerja yang Positif Kami mengekspektasikan SMSM akan meneruskan pertumbuhan pendapatannya yang positif meski pertumbuhan tahun ini terutama dengan cara anorganik. Dengan membaiknya ekonomi global secara moderat, terutama dari AS dan negara-negara berkembang Asia, kami memperkirakan penjualan ekspor tumbuh 8% pada tahun 2014. Sementara di pasar domestik kami berharap gairah LCGC akan mendorong penjualan suku cadang mobil SMSM pada tahun 2014 meskipun suhu politik memanas. Dari sisi profitabilitas, kami percaya SMSM akan mampu menjaga marjin di tingkat yang menguntungkan karena Perusahaan telah menunjukkan kemampuannya mencetak marjin dalam tren naik selama beberapa tahun terakhir. Dengan pendapatan yang tumbuh positif secara konsisten dan marjin keuntungan yang stabil, SMSM membukukan ROE yang tinggi sebesar 36% di tahun 2012 dan 23% di 9M13. Gearing ratio Perusahaan juga menurun, di sisi lain cash dan ekuitas terus meningkat. Prospek Usaha Kami berpandangan bahwa, perekonomian global berada dalam masa transisi ke periode yang lebih ramah dan lebih stabil, dan setiap regional ekonomi regional akan mendukung percepatan pertumbuhan global. Belanja modal sektor otomotif telah meningkat double digit meskipun adanya ketidakpastian ekonomi di tahun ini, dengan kenaikan belanja modal tertinggi adalah ke Asia dan wilayah Amerika Latin. Hal ini dapat mendorong pertumbuhan otomotif di masa depan. Sementara itu di pasar domestik, meskipun industri naik turun, kami percaya optimisme dalam industri otomotif Indonesia masih tetap terjaga. Industri otomotif Indonesia juga masih jauh lebih kecil dibandingkan Thailand, industri otomotif terbesar di regional, yang dapat menggambarkan potensi tetap lebar bagi Negara ini untuk tumbuh lebih lanjut dalam pengembangan industri otomotif. Oleh karena itu, kami percaya bisnis SMSM memiliki masa depan yang cerah dengan berbagai peluang di depan, terlebih didukung dengan kemampuan dalam mengelola lingkungan bisnis yang menguntungkan. 27 Desember 2013 Halaman ke 2 dari 15
Tabel 1: Ringkasan Kinerja 2011 2012 2013P 2014P 2015P Penjualan [Rp miliar] 2.072 2.164 2.326 2.589 2.978 Laba sebelum pajak [Rp miliar] 310 345 377 405 457 Laba bersih [Rp miliar] 212 233 261 280 316 EPS [Rp] 147 162 181 195 220 Pertumbuhan EPS [%] 41,1 9,9 12,0 7,2 12,8 P/E [x] 9,2 15,6 18,7* 17,5* 15,5* PBV [x] 2,5 4,4 3,1* 2,9* 2,6* Sumber:PT Selamat Sempurna Tbk, Bloomberg, Estimasi PEFINDO Divisi Valuasi Saham & Indexing * Berdasarkan harga saham SMSM per 24 Desember 2013 Rp 3.400 /saham 27 Desember 2013 Halaman ke 3 dari 15
GROWTH-VALUE MAP Growth-Value Map memberikan gambaran akan ekspektasi pasar untuk perusahaanperusahaan yang tercatat di BEI. Metrik Current Performance ( CP ), sumbu horisontal, adalah bagian dari nilai pasar saham saat ini yang dapat dihubungkan dengan nilai perpetuitas dari kinerja profitabilitas perusahaan. Metrik Growth Expectations ( GE ), sumbu vertikal, merupakan perbedaan antara nilai pasar saham saat ini dengan nilai current performance. Kedua metrik tersebut dinormalisasikan dengan nilai buku perusahaan. Growth-Value Map membagi perusahaan-perusahaan ke dalam empat klaster, yaitu: Excellent value managers ( Q-1 ) Pasar memiliki ekspektasi terhadap perusahaan-perusahaan di Q-1 melebihi benchmark mereka dalam hal profitabilitas dan pertumbuhan. Expectation builders ( Q-2 ) Pasar memiliki ekspektasi yang relatif rendah terhadap profitabilitas perusahaan-perusahaan di Q-2 dalam jangka pendek, tetapi memiliki ekspektasi pertumbuhan yang melebihi benchmark. Traditionalists ( Q-3 ) Pasar memiliki ekspektasi yang rendah terhadap pertumbuhan perusahaanperusahaan di Q-3, walaupun mereka menunjukkan profitabilitas yang baik dalam jangka pendek. Asset-loaded value managers ( Q-4 ) Pasar memiliki ekspektasi yang rendah terhadap profitabilitas dan pertumbuhan perusahaan-perusahaan di Q-4. Gambar 1: Growth-Value Map (SMSM dan Industri Otomotif dan Komponennya) Sumber: PEFINDO Divisi Valuasi Saham & Indexing Kami mengklasifikasikan SMSM berada di klaster Excellent Value Managers (Q-1). Profitabilitas SMSM dan peluang pertumbuhan masa depan diekspektasikan melebihi patokan pasar. Penelitian kami menunjukkan SMSM mengungguli perusahaan sejenis di industri otomotif dan komponen. Kami percaya SMSM akan tetap melanjutkan kinerjanya yang unggul ini di masa depan. 27 Desember 2013 Halaman ke 4 dari 15
INFORMASI USAHA Profil Bisnis PT Selamat Sempurna memulai perjalanan bisnisnya yang cemerlang sejak tahun 1976 dan sekarang dikenal sebagai produsen filter terbesar di Indonesia serta produsen terkemuka komponen otomotif lainnya. Salah satu pondasi bisnis Perusahaan adalah ketika mengakuisisi PT Chandra Automotive Products (ACAP), produsen komponen otomotif ternama, pada tahun 1995, yang kemudian menggabungkan diri dengan Perusahaan pada tahun 2006. Pada tahun 1995, SMSM juga mengembangkan perusahaan patungan dengan Donaldson Company Inc (USA) bernama PT Panata Jaya Mandiri (produsen penyaring). SMSM memiliki portofolio produk yang sangat bervariasi melibatkan 5.000 stock keeping unit (SKU). Pasar produk SMSM adalah terutama di after-market. Produkproduk Perusahaan ini diekspor ke dan terdaftar di lebih dari 100 negara di seluruh dunia yang mencakup Asia, Amerika, Eropa, dan Australia. Merek unggulan Perusahaan adalah Sakura, ADR-Radiator, ADR-Brake Parts, ADR-Dump Hoist, dan ADR-Coolant. Sebagai bagian dari strategi dan untuk memperkuat posisinya di pasar original equipment manufacturer (OEM), SMSM bekerjasama dengan Tokyo Radiator MFG. Co, Ltd (Jepang) telah membentuk PT Tokyo Radiator Selamat Sempurna (TRSS). TRSS adalah produsen radiator dan intercooler dan fasilitas produksinya telah beroperasi sejak Juli 2013. SMSM juga memiliki kepemilikan di POSCO IJPC, sebuah perusahaan pengolahan baja, perusahaan patungan dengan POSCO dan DAEWOO dari Korea. Gambar 2: Struktur Perusahaan Sumber: PT Selamat Sempurna Tbk, PEFINDO Divisi Valuasi Saham & Indexing Menjadi bagian dari ADR Group yang disegani, menuju 40 tahun perjalanan bisnisnya, SMSM menjadi perusahaan komponen otomotif yang lebih terintegrasi. Baru-baru ini SMSM rajin mengintegrasikan bisnisnya dengan mengakuisisi kepemilikan mayoritas di perusahaan afiliasinya sebagai berikut: PT Hydraxle Perkasa (HP), produsen karoseri, di bulan Agustus 2012. PT Selamat Sempana Perkasa (SSP), produsen kompon karet dan komponen karet untuk industri otomotif, di bulan Juni 2013. PT Prapat Tunggal Cipta (PTC), distributor lokal produk-produk ADR di Indonesia, di bulan Juni 2013. Kami percaya salah satu faktor yang paling penting bagi keberhasilan SMSM dalam mengembangkan usahanya adalah perhatiannya pada pembangunan manusia, dimana Perusahaan telah membangun Training Center dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia sejak tahun 2000. Kapasitas Produksi Masih Luas untuk Melayani Permintaan SMSM masih memiliki kapasitas produksi yang cukup besar yang tentunya menjadi salah satu kekuatan kompetitif Perusahaan. Utilisasi produksi radiator diperkirakan sekitar 42% dari kapasitas 1,95 juta unit per tahun di tahun ini, sedangkan karoseri hanya sekitar 26% dari kapasitas 10.000 unit per tahun. Utilisasi penyaring diproyeksikan mencapai 61% pada tahun 2013 dan 65% pada tahun 2014 meskipun SMSM baru menambahkan kapasitas produksi penyaring pada tahun 2011, sebagai akibat dari meningkatnya volume penjualan di pasar domestik. Komponen lain seperti pipa rem, tangki bahan bakar, dan muffler mengalami tren peningkatan utilisasi produksi dan diperkirakan mencapai lebih dari 63% pada tahun 2013. Namun, SMSM 27 Desember 2013 Halaman ke 5 dari 15
masih memiliki ruang yang luas untuk melayani kebutuhan untuk beberapa tahun ke depan. Gambar 3: Utilisasi Penyaring, Radiator, dan Karoseri Gambar 4: Pipa Rem, Tangki Bahan Bakar, dan Muffler Sumber: PT Selamat Sempurna Tbk, Estimasi PEFINDO Divisi Valuasi Saham & Indexing Ekonomi Global dan Penjualan Otomotif Global sedang Membangun Momentum Perbaikan Ekonomi global diproyeksikan akan membangun momentum untuk bertumbuh secara bertahap dan diperkirakan setiap wilayah ekonomi akan mendukung percepatan pertumbuhan. Negara-negara berkembang akan menikmati pertumbuhan yang lebih tinggi sedangkan AS akan melanjutkan momentum pertumbuhannya, tetapi pertumbuhan Eropa diperkirakan lebih lambat dari regional lainnya. Ekonomi AS diharapkan dapat bertumbuh lebih cepat didukung oleh pengurangan penghematan fiskal, meningkatnya pasar perumahan, dan kondisi keuangan yang sehat dari berbagai korporasi di sana. Kami berpandangan bahwa, perekonomian global berada dalam masa transisi ke periode yang lebih ramah dan dan lebih stabil Penjualan mobil global kembali bergairah seperti pada bulan Oktober membukukan 9% pertumbuhan dibanding periode yang sama di tahun lalu dengan penjualan di Cina melonjak sebesar 33%. Di Jepang dan AS juga terjadi pertumbuhan double digit, dan pertumbuhan di Eropa Barat lebih tinggi dari setahun yang lalu. Lebih jauh, pada bulan November, penjualan mobil AS naik lebih baik dari yang diharapkan dan volume penjualan mencatatkan level tertinggi sejak Februari 2007. Dalam hal belanja modal, telah terjadi peningkatan double digit belanja modal di sektor otomotif meskipun adanya ketidakpastian ekonomi di tahun ini, dengan kenaikan tertinggi belanja modal adalah untuk wilayah Asia dan Amerika Latin. Gambar 5: Penjualan Mobil Global Sumber: Global Auto Report, PEFINDO Divisi Valuasi Saham & Indexing Optimisme tetap Terjaga Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan turun di bawah 6% tahun ini dan tahun depan sehubungan dengan beberapa isu utama seperti defisit transaksi berjalan, tingginya inflasi dan depresiasi rupiah yang curam. Namun, dalam prospek jangka panjang prospek Indonesia tetap cerah. PDB Indonesia diperkirakan mencapai dua kali lipat dari angka tahun 2012 menjadi sekitar USD1,9 triliun pada tahun 2020. Penjualan mobil diperkirakan tercatat 1,2 juta unit (bulan November sebesar 1,13 juta unit), naik dari 1,1 juta unit pada tahun sebelumnya. Untuk tahun depan, penjualan mobil diperkirakan akan mencatatkan volume yang kurang lebih sama seperti tahun ini sebagai dampak dari tekanan ekonomi terutama datang dari depresiasi rupiah dan 27 Desember 2013 Halaman ke 6 dari 15
tingkat suku bunga yang lebih tinggi. Sampai dengan November 2013, stok mobil belum terjual melonjak menjadi 82%. Progam LCGC diharapkan dapat meningkatkan volume penjualan mobil, seperti pada bulan November mobil program LCGC telah terjual hampir 37 ribu unit. Program LCGC mensyaratkan produsen mobil untuk meningkatkan muatan lokal hingga 80% dalam waktu lima tahun. Lima prinsipal Jepang yang telah mengikuti program tersebut adalah Toyota, Daihatsu, Nissan, Suzuki, dan Honda. Sejalan dengan program tersebut, pemerintah mentargetkan untuk mendapatkan investasi di sektor komponen otomotif mencapai USD10 miliar dalam lima tahun ke depan. Meskipun industri mengalami naik turun, kami percaya optimisme di industri otomotif Indonesia tetap terjaga. Gambar 6: Penjualan Mobil Domestik Sumber: Bloomberg, PEFINDO Divisi Valuasi Saham & Indexing Meningkatnya Aktivitas Investasi Sejak tahun 2012 kegiatan investasi SMSM cenderung meningkat, dengan tujuan untuk mengintegrasikan struktur bisnis serta meningkatkan skala bisnisnya. Berikut adalah kegiatan investasi SMSM dengan nilai sekitar Rp237 miliar sejak tahun 2012 hingga tahun 2013 dan kami mengharapkan investasi tersebut akan memberikan nilai tambah di masa depan: Januari 2012, pembentukan TRSS, nilai investasi Rp5,7 miliar. Mei 2012, akuisisi HP, nilai investasi Rp113,1 miliar. Agustus 2012, penambahan modal kepemilikan ke HP, nilai investasi Rp9,4 miliar. November 2012, penambahan modal disetor ke POSCO IJPC, nilai investasi Rp23,2 miliar. Juni 2013, akuisisi SSP, nilai investasi Rp44,9 miliar. Juni 2013, akuisisi PTC, nilai investasi Rp40,6 miliar. Memasuki Segmen Konstruksi SMSM bermaksud untuk berekspansi ke segmen pasar konstruksi. Sebagaimana sebelumnya Perusahaan bekerja sama dengan Tokyo Radiator MFG. Co, Ltd untuk memproduksi radiator dan intercooler, saat ini SMSM bekerjasama dengan Sueyoshi Kogyo Co, Ltd untuk memproduksi tangki bahan bakar dan tangki hidrolik untuk segmen konstruksi. Pada bulan Agustus ini mereka telah menandatangani perjanjian bantuan teknis dengan investasi sekitar JPY37 juta atau sekitar Rp4,3 miliar. Produksi diperkirakan akan dimulai pada 2H14 dengan kapasitas produksi sebesar 2.280 unit dan target pendapatan tahun pertama sebesar Rp8,8 miliar. Kami percaya pengembangan bisnis baru ini akan berdampak positif untuk memperkaya portofolio produk SMSM yang dapat memberikan ketahanan yang lebih baik terhadap volatilitas ekonomi. Mitra OEM yang Luas dan Peluang LCGC SMSM telah menjadi mitra bagi banyak OEM baik yang berbasis di dalam negeri dan luar negeri, antara lain Bei Ben, Chery, Chevrolet, Daihatsu, Ford, Foton, Greatwall, Hino, Hitachi, Holden, Honda, Hyundai, Isuzu, JCB, KIA, Kobelco, Komatsu, Kubota, Mazda, Mercedes Benz, Mitsubishi, Nissan, UD Trucks, Suzuki, TCM, Toyota, Yanmar, Shanghai Diesel Engine, Anhui Hualing Automobile, dan Shantui Construction Machinery. Perusahaan juga memiliki kesempatan yang luas dari program LCGC untuk berekspansi di pasar domestik. Saat ini SMSM telah memasok penyaring dan pipa rem ke Suzuki dan dalam proses kesepakatan dengan OEM lain untuk mulai memasok di tahun 2015. Melalui anak perusahaannya, TRSS, SMSM telah memasok radiator ke 27 Desember 2013 Halaman ke 7 dari 15
Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) dan dalam proses perjanjian dengan Nissan Motor Indonesia (NMI). KEUANGAN Akuisisi SSP dan PTC: Bisnis Lebih Terintegrasi Pada tahun ini SMSM telah mengakuisisi SSP dan PTC, perusahaan afiliasinya, dengan demikian diharapkan rantai nilai bisnis menjadi lebih terintegrasi secara vertikal serta kinerja bisnis dan kinerja keuangan dapat meningkat di masa depan. SSP adalah salah satu pemasok SMSM terutama untuk kompon karet dan komponen karet lainnya untuk industri otomotif, sedangkan PTC adalah distributor tunggal SMSM untuk pasar lokal. Kinerja yang baik dan prospek yang cerah adalah salah satu faktor yang dipertimbangkan dalam akuisisi ini. Namun, hubungan afiliasi juga menjadi pertimbangan yang penting dalam akuisisi untuk mendapatkan jaminan yang lebih baik akan visi dan misi yang sama diantara para pemegang saham, yang akan memberikan lingkungan yang mendukung bagi perusahaan yang diakuisisi untuk bertumbuh. Berdasarkan proforma laporan keuangan yang dibuat oleh auditor independen, akusisi SSP dan PTC menyumbang sekitar 5% tambahan di pendapatan dan 8% bagi laba bersih untuk kinerja keuangan tahun 2012. Table 2: Efek Akuisisi terhadap Kinerja Keuangan 2012 2012 setelah akuisisi % Perubahan Pendapatan 2,164 2,270 4,9% Laba kotor 547 600 9,8% Laba usaha 363 389 7,1% Laba bersih 233 251 7,6% Marjin laba kotor 25,3% 26,4% Marjin laba usaha 16,8% 17,1% Marjin laba bersih 10,8% 11,1% Sumber: PT Selamat Sempurna Tbk, PEFINDO Divisi Valuasi Saham & Indexing Pasar Domestik: Volume melonjak Volume penjualan penyaring SMSM diperkirakan tumbuh 9% untuk setahun penuh meskipun nilai penjualan itu akan tetap relatif tidak jauh berbeda dengan kinerja tahun lalu. Di sisi lain, volume penjualan radiator terus melanjutkan pertumbuhan yang kuat di pasar domestik dengan membukukan 35% pertumbuhan di 9M13 dan diperkirakan penjualannya naik 11% di sepanjang tahun ini. SMSM tampaknya menurunkan harga jual rata-rata filter dan radiator untuk mendorong penjualan di tahun ini yang kami perkirakan masing-masing sekitar 10% dan 18% untuk filter dan radiator. Penurunan industri pertambangan telah mendorong penurunan penjualan karoseri sebesar 39% di 9M13. Sementara itu penjualan komponen otomotif lainnya diperkirakan melonjak sekitar 30% pada tahun ini, didorong oleh volume penjualan pipa rem yang diperkirakan tetap mempertahankan pertumbuhannya yang kuat lebih dari 30%. Sehubungan dengan akuisisi PTC, kami berharap hal tersebut akan berdampak terhadap penetrasi SMSM di pasar domestik dengan semakin terintegrasi bisnis. Selanjutnya, dalam waktu dekat SMSM berencana menambah jaringan distribusi dengan membuka cabang-cabang baru di luar Pulau Jawa, seperti di Pekanbaru, Samarinda, dan Makasar. 27 Desember 2013 Halaman ke 8 dari 15
Gambar 7: Penjualan Domestik untuk Tiap Jenis Produk Sumber: PT Selamat Sempurna Tbk, PEFINDO Divisi Valuasi Saham & Indexing Ekspor Bertumbuh: Kontribusi Pasar AS dan Asia Selama 9M13, penjualan ekspor SMSM tumbuh 5% didukung oleh peningkatan ekspor ke AS baik untuk penyaring dan radiator yang tehitung sebesar 13% peningkatan penjualan. Pertumbuhan penjualan ekspor juga didukung oleh penjualan ke kawasan Asia dengan ekspor ke Malaysia (12%), Myanmar (17%), Vietnam (25%), dan Cina (70%) sebagai pemimpin pertumbuhan. Sedangkan penjualan ke Eropa dan wilayah lain cenderung tidak berubah namun di beberapa negara seperti Jerman, Belgia, dan Perancis penjualan melonjak lebih dari 25%. Untuk memperbesar penjualannya, SMSM berencana menambah tujuan ekspor terutama ke wilayah Amerika Utara dan Eropa Tengah di mana mereka melihat ada peluang yang luas di wilayah tersebut. Untuk meningkatkan penjualan ekspor, SMSM juga terus membuka kemungkinan untuk berkolaborasi dengan original equipment supplier (OES) dan non-oes di pasar ekspor serta bekerja sama dengan para distributor dan prinsipal. Tabel 3: 10 Negara Tujuan Ekspor Terbesar hingga 9M13 9M13 9M12 Pertumbuhan AS 195 172 13% Australia 86 90-4% Singapura 79 86-8% Cina 51 30 70% Federasi Rusia 38 59-36% Belanda 37 34 9% Jepang 36 37-3% Ekuador 35 27 30% Thailan 32 33-3% Jerman 31 23 35% Sumber: PT Selamat Sempurna Tbk, PEFINDO Divisi Valuasi Saham & Indexing Gambar 8: Penjualan Ekspor Penyaring dan Radiator Sumber: PT Lautan Luas Tbk, PEFINDO Divisi Valuasi Saham & Indexing Pertumbuhan Pendapatan masih akan Positif melalui Cara Anorganik Kami mengekspektasikan SMSM akan meneruskan pertumbuhan pendapatannya yang berturut-turut meski tahun ini pertumbuhannya terutama berasal dari pertumbuhan anorganik, efek dari akusisi SSP dan PTC. Dengan membaiknya ekonomi global secara moderat, terutama dari AS dan negara-negara berkembang Asia, kami memperkirakan penjualan ekspor akan meningkat 8% pada tahun 2014 setelah hanya 6% untuk perkiraan tahun 2013. Sementara di pasar domestik kami berharap gairah dari proyek LCGC akan meningkatkan penjualan komponen otomotif SMSM pada tahun 2014 meskipun semakin memanasnya suhu politik. Di sisi laba, meskipun telah terjadi penurunan harga jual rata-rata sepanjang tahun ini, marjin laba kotor SMSM tetap stabil karena Perusahaan memperoleh keuntungan dari turunnya harga bahan baku terutama dari harga baja. SMSM juga memperoleh 27 Desember 2013 Halaman ke 9 dari 15
manfaat dari depresiasi Rupiah sehubungan dengan mayoritas pendapatan berasal dari ekspor. Namun, terlepas dari semua kondisi yang menguntungkan tersebut, kami percaya SMSM akan mampu mempertahankan marjin laba bersihnya karena Perusahaan telah menunjukkan kemampuannya untuk meningkatkan marjin laba bersih untuk beberapa tahun terakhir. Gambar 9: Pendapatan Gambar 10: Laba Sumber: PT Selamat Sempurna Tbk, Estimasi PEFINDO Divisi Valuasi Saham & Indexing Kinerja Keuangan yang Kokoh SMSM tetap mempertahankan pengelolaan modal kerja yang tidak terlalu tinggi sekitar Rp100 miliar per tahun yang digunakan terutama untuk pemeliharaan mesin. SMSM juga terus melakukan pembayaran dividen yang tinggi (65% dari laba bersih di tahun 2012) meskipun juga meningkatkan kegiatan investasinya. Dengan pendapatan yang konsisten tumbuh positif dan marjin laba yang stabil, SMSM membukukan ROE yang tebal sebesar 36% di tahun 2012 dan 23% di 9M13. Gearing ratio Perusahaan juga menurun, di sisi lain cash dan ekuitas Perusahaan bertumbuh pesat. Kami berargumen bahwa semua kinerja yang menggembirakan tersebut menunjukkan tata kelola Perusahaan yang baik dan sehat yang diterapkan Perusahaan dan kami berharap SMSM akan terus meningkatkan kapasitas dan kemampuannya di masa depan. Gambar 11: ROE dan Net Gearing Gambar 12: Ekuitas dan Rasio Pembayaran Dividen Sumber: PT Selamat Sempurna Tbk, Estimasi PEFINDO Divisi Valuasi Saham & Indexing 27 Desember 2013 Halaman ke 10 dari 15
PERBANDINGAN INDUSTRI Tabel 4: Kinerja SMSM dan Perusahaan Sejenis per 9M13 SMSM AUTO INDS Pendapatan bersih [Rp miliar] 2.164 8.277 1.477 Laba kotor [Rp miliar] 547 1.356 294 Laba sebelum pajak [Rp miliar] 345 1.263 181 Laba bersih [Rp miliar] 233 1.053 133 Total aset [Rp miliar] 1.441 8.882 1.665 Total liabilitas [Rp miliar] 621 3.397 528 Total ekuitas [Rp miliar] 820 5.485 1.137 Pertumbuhan [YoY] Pendapatan bersih [%] 4,4 12,4 19,6 Laba kotor [%] 8,8 9,6 8,3 Laba sebelum pajak [%] 11,3 0,7 50,1 Laba bersih [%] 9,9 4,6 10,8 Profitabilitas Marjin laba kotor [%] 25,3 16,4 19,9 Marjin laba operasi [%] 15,9 15,3 12,2 ROA [%] 16,2 11,9 8,0 ROE [%] 28,4 19,2 11,7 Leverage DER [x] 0,8 0,6 0,5 Sumber: Bloomberg, PEFINDO Divisi Valuasi Saham & Indexing 27 Desember 2013 Halaman ke 11 dari 15
TARGET HARGA PENILAIAN Metodologi Penilaian Kami mengaplikasikan metode Discounted Cash Flow (DCF) sebagai metode penilaian utama dengan pertimbangan bahwa pertumbuhan pendapatan adalah merupakan faktor yang sangat mempengaruhi nilai (value driver) jika dibandingkan pertumbuhan aset. Selanjutnya, kami juga mengaplikasikan Guideline Company Method (GCM) sebagai metode pembanding lainnya. Penilaian ini didasarkan pada nilai 100% saham SMSM per tanggal 24 Desember 2013 dan Laporan Keuangan per tanggal 30 September 2013 sebagai dasar dilakukannya analisis fundamental. Estimasi Nilai Kami menggunakan cost of capital dan cost of equity sebesar 9,1% dan 9,5% berdasarkan asumsi-asumsi berikut: Tabel 5 : Asumsi Risk free rate [%]* 8,5 Risk premium [%]* 1,7 Beta [x]** 0,6 Cost of Equity [%] 9,5 Marginal tax rate [%] 22,0 WACC [%] 9,1 Sumber: Bloomberg, Estimasi PEFINDO Divisi Valuasi Saham & Indexing * per tanggal 24 Desember 2013 ** PEFINDO Beta per 19 Desember 2013 Estimasi target harga referensi saham untuk 12 bulan berdasarkan posisi penilaian pada tanggal 24 Desember 2013 adalah sebagai berikut: Dengan menggunakan metode DCF dengan asumsi tingkat diskonto 10,2%, adalah sebsar Rp3.530 Rp3.912 per saham. Dengan menggunakan metode GCM (P/E 17,6x dan P/BV 3,0x) adalah sebesar Rp3.417 Rp3.516 per saham. Untuk mendapatkan nilai yang mewakili kedua indikasi nilai tersebut dilakukan rekonsiliasi dengan dilakukan pembobotan terhadap kedua metode tersebut sebesar 70% untuk DCF dan 30% untuk GCM. Berdasarkan hasil perhitungan diatas maka Estimasi Target Harga Referensi saham untuk 12 bulan adalah Rp3.500 Rp3.800 per lembar saham. Tabel 6: Ringkasan Penilaian dengan Metode DCF Konservatif Moderat Optimis PV of Free Cash Flows [Rp miliar] 1.114 1.173 1.231 PV of Terminal Value [Rp miliar] 4.118 4.335 4.552 Non-Operating Assets [Rp miliar] 150 150 150 Debt [Rp miliar] (300) (300) (300) Number of Share [jutaan saham] 1.440 1.440 1.440 Fair Value per Share [Rp] 3.530 3.721 3.912 Sumber: Estimasi PEFINDO Divisi Valuasi Saham & Indexing 27 Desember 2013 Halaman ke 12 dari 15
Tabel 7: Perbandingan GCM SMSM AUTO Rata-rata P/E [x] 18,4 16,8 17,6 P/BV [x] 3,9 2,1 3,0 Sumber: Bloomberg, Estimasi PEFINDO Divisi Valuasi Saham & Indexing Tabel 8: Ringkasan Penilaian dengan Metode GCM Multiple [x] Est. EPS [Rp] Est. BV/share [Rp] Value [Rp] P/E 17,6 195-3.417 P/BV 3,0-1.190 3.516 Sumber: Bloomberg, Estimasi PEFINDO Divisi Valuasi Saham & Indexing Tabel 9: Rekonsiliasi Fair Value Fair Value per Share [Rp] DCF GCM Rata-rata Batas atas 3.912 3.516 3.800 Batas bawah 3.530 3.417 3.500 Bobot 70% 30% Sumber: Estimasi PEFINDO Divisi Valuasi Saham & Indexing Cat: harga rata-rata dibulatkan sesuai fraksional harga yang berlaku di BEI 27 Desember 2013 Halaman ke 13 dari 15
Tabel 10: Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasi Rp miliar 2011 2012 2013P 2014P 2015P Penjualan 2,072 2,164 2,326 2,589 2,978 Harga pokok penjualan (1,570) (1,617) (1,758) (1,956) (2,249) Laba Kotor 502 547 567 633 729 Beban usaha (174) (184) (196) (217) (249) Laba usaha 328 363 372 416 480 EBITDA 441 486 684 563 628 Pendapatan (beban) lain-lain (19) (18) 6 (11) (23) Laba sebelum pajak 310 345 377 405 457 Beban pajak (68) (76) (83) (89) (100) Laba bersih 212 233 261 280 316 Sumber: PT Selamat Sempurna Tbk,Estimasi PEFINDO Divisi Valuasi Saham & Indexing Gambar 13: P/E dan P/BV Tabel 11: Laporan Posisi Keuangan Konsolidasi Rp miliar 2011 2012 2013P 2014P 2015P Aktiva Aktiva Lancar Kas dan setara kas 18 59 117 143 150 Piutang 394 431 510 568 653 Persediaan 380 382 385 429 493 Aktiva lain-lain 24 27 41 46 52 Total Aktiva Lancar 816 899 1,053 1,185 1,348 Aktiva tetap 491 489 563 560 550 Aktiva lain-lain 21 53 85 66 70 Total Aktiva 1,328 1,441 1,701 1,812 1,968 Sumber: PT Selamat Sempurna Tbk, PEFINDO Divisi Valuasi Saham & Indexing Gambar 14: ROA, ROE dan Total Asset Turnover Kewajiban Hutang usaha 106 106 178 198 228 Hutang jk. pendek 164 277 197 230 186 Kewajiban jk. pendek lainnya 70 79 88 103 122 Hutang jk. panjang 159 111 91 16 36 Kewajiban jk. panjang lainnya 46 47 65 75 86 Total Kewajiban 545 621 619 622 658 Hak Minoritas 120 175 184 193 203 Total Ekuitas 783 820 1,083 1,190 1,310 Sumber: PT Selamat Sempurna Tbk, Estimasi, PEFINDO Divisi Valuasi Saham & Indexing Sumber: PT Selamat Sempurna Tbk, PEFINDO Divisi Valuasi Saham & Indexing Tabel 12: Rasio-rasio Utama 2011 2012 2013P 2014P 2015P Pertumbuhan [%] Penjualan 32,7 4,4 7,5 11,3 15,0 Laba usaha 44,2 10,5 2,4 11,9 15,4 EBITDA 44,2 10,3 40,7 (17,7) 11,6 Laba bersih 41,1 9,9 12,0 7,2 12,8 Profitabilitas [%] Marjin laba kotor 24,2 25,3 24,4 24,4 24,5 Marjin laba usaha 15,9 16,8 16,0 16,1 16,1 Marjin EBITDA 21,3 22,5 29,4 21,7 21,1 Marjin laba bersih 10,2 10,8 11,2 10,8 10,6 ROA 16,0 16,2 15,4 15,5 16,1 ROE 32,0 36,1 29,1 28,1 28,5 Solvabilitas [x] Debt to equity 0,7 0,8 0,6 0,5 0,5 Debt to asset 0,4 0,4 0,4 0,3 0,3 Likuiditas [x] Rasio lancar 2,4 1,9 2,3 2,2 2,5 Quick ratio 1,3 1,1 1,4 1,4 1,6 Sumber: PT Selamat Sempurna Tbk., Estimasi PEFINDO Divisi Valuasi Saham & Indexing 27 Desember 2013 Halaman ke 14 dari 15
DISCLAIMER Laporan ini dibuat berdasarkan sumber-sumber yang kami anggap terpercaya dan dapat diandalkan. Namun kami tidak menjamin kelengkapan, keakuratan atau kecukupannya. Dengan demikian kami tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang diambil berdasarkan laporan ini. Adapun asumsi, opini, dan perkiraan merupakan hasil dari pertimbangan internal kami per tanggal penilaian ( cut off date), dan kami dapat mengubah pertimbangan diatas sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Kami tidak bertanggung jawab atas kekeliruan atau kelalaian yang terjadi akibat penggunaan laporan ini. Kinerja dimasa lalu tidak selalu dapat dijadikan acuan hasil masa depan. Laporan ini bukan merupakan rekomendasi penawaran, pembelian atau menahan suatu saham tertentu. Laporan ini mungkin tidak sesuai untuk beberapa investor. Seluruh opini dalam laporan ini telah disampaikan dengan itikad baik, namu n sewaktu-waktu dapat berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, dan disajikan dengan benar per tanggal diterbitkan laporan ini. Harga, nilai, atau pendapatan dari setiap saham Perseroan yang disajikan dalam laporan ini kemungkinan dapat lebih rendah dari harapan pemodal, dan pemodal juga mungkin mendapatkan pengembalian yang lebih rendah dari nilai investasi yang ditanamkan. Investasi didefinisikan sebagai pendapatan yang kemungkinan besar diterima dimasa depan, namun nilai dari pendapatan yang akan diterima tersebut kemungkinan besar juga akan berfluktuasi. Untuk saham Perseroan yang penyajian laporan keuangannya didenominasi dalam mata uang selain Rupiah, perubahan nilai tukar mata uang tersebut kemungkinan dapat menurunkan nilai, harga, atau pendapatan investasi pemodal. Informasi dalam laporan ini bukan merupakan pertimbangan pajak dalam mengambil suatu keputusan investasi. Target harga saham dalam Laporan ini merupakan nilai fundamental, bukan merupakan Nilai Pasar Wajar, dan bukan merupakan harga acuan transaksi yang diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku. Laporan target harga saham yang diterbitkan oleh PEFINDO Divisi Valuasi Saham dan Indexing bukan merupakan rekomendasi untuk membeli, menjual, atau menahan suatu saham terten tu, dan tidak dapat dianggap sebagai nasehat investasi oleh PEFINDO Divisi Valuasi Saham dan Indexing yang behubungan dengan cakupan Jasa PEFINDO kepada, atau kaitannya kepada, beberapa pihak, termasuk emiten, penasehat keuangan, pialang saham, investment banks, institusi keuangan dan perantara keuangan, dalam kaitannya menerima imbalan atau keuntungan lainnya dari pihak tersebut, Laporan ini tidak ditujukan untuk pemodal tertentu dan tidak dapat dijadikan bagian dari tujuan investasi terhadap suatu saham dan juga bukan merupakan rekomendasi investasi terhadap suatu saham tertentu atau suatu strategi investasi. Sebelum melakukan tindakan dari hasil laporan ini, pemodal disarankan untuk mempertimbangkan terlebih dahulu kesesuaian situasi dan kondisi dan, ji ka dibutuhkan, mintalah bantuan penasehat keuangan. PEFINDO memisahkan kegiatan Valuasi Saham dengan kegiatan Pemeringkatan untuk menjaga independensi dan objektivitas dari proses dan produk kegiatan analitis. PEFINDO telah menetapkan kebijakan dan prosedur untuk menjaga kerahasiaan informasi non-publik tertentu yang diterima sehubungan dengan proses analitis. Keseluruhan proses, metodologi dan datab ase yang digunakan dalam penyusunan Laporan Target Harga Referensi Saham ini secara keseluruhan adalah ber beda dengan proses, metodologi dan database yang digunakan PEFINDO dalam melakukan pemeringkatan. Laporan ini dibuat dan disiapkan PEFINDO Divisi Valuasi Saham & Indexing dengan tujuan untuk meningkatkan transparansi harga saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Laporan ini juga bebas dari pengaruh tekanan atau paksaan dari Bursa maupun Perseroan yang dinilai. PEFINDO Divisi Valuasi Saham & Indexing akan menerima imbalan sebesar Rp.20.000.000,- masing-masing dari Bursa Efek Indonesia dan Perseroan yang dinilai untuk 2 (dua) kali pelaporan per tahun. Untuk keterangan lebih lanjut, dapat mengunjungi website kami di http://www.pefindo.com Laporan ini dibuat dan disiapkan oleh PEFINDO Divisi Valuasi Saham dan Indexing. Di Indonesia Laporan ini dipublikasikan pada website kami dan juga pada website Bursa Efek Indonesia. 27 Desember 2013 Halaman ke 15 dari 15