Bab 2 PERDAGANGAN INTERNASIONAL

dokumen-dokumen yang mirip
SISTEM MONETER INTERNASIONAL

Materi Minggu 12. Kerjasama Ekonomi Internasional

SISTEM MONETER INTERNASIONAL

ii Ekonomi Internasional

Dhiani Dyahjatmatmayanti, S.TP., M.B.A.

PERDAGANGAN INTERNASIONAL DAN DAMPAKNYA

perdagangan, industri, pertania

BENTUK KERJASAMA EKONOMI INTERNASIONAL.

BAB I PENDAHULUAN. ukuran dari peningkatan kesejahteraan tersebut adalah adanya pertumbuhan

BAB 2 GAMBARAN UMUM OBJEK. diambil dari mata uang India Rupee. Sebelumnya di daerah yang sekarang disebut

TUJUAN PEMBAHASAN BAGAIMANA CARA KERJA SISTEM MONETER INTERNASIONAL DAN IMPLIKASINYA TERHADAP BISNIS INTERNASIONAL

BAB I PENDAHULUAN. tersebut di banding dengan mata uang negara lain. Semakin tinggi nilai tukar mata

PENGARUH NILAI TUKAR RUPIAH DAN INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM SEKTOR KEUANGAN

Materi Minggu 6. Lalu Lintas Pembayaran Internasional

BAB I PENDAHULUAN. sebelum krisis bukan tanpa hambatan. Indonesia mengalami beberapa kelemahan

SISTEM MONETER INTERNASIONAL. Oleh : Dr. Chairul Anam, SE

KERJASAMA EKONOMI INTERNASIONAL

Transaksi NPI terdiri dari transaksi berjalan, transaksi modal dan finansial.

BAB IV GAMBARAN UMUM PEREKONOMIAN INDONESIA. negara selain faktor-faktor lainnya seperti PDB per kapita, pertumbuhan ekonomi,

Manajemen Investasi. SUTIA BUDI STIE AHMAD DAHLAN JAKARTA

BAB I PENDAHULUAN. Setiap negara memiliki mata uang yang menunjukkan harga-harga barang dan

BAB I. PENDAHULUAN. Sektor pertanian memegang peran strategis dalam pembangunan

meningkatkan pembangunan ekonomi dan menyejahterakan masyarakat. dicerminkan dari adanya pertumbuhan ekonomi negara bersangkutan.

SISTEM MONETER INTERNASIONAL. JURUSAN ILMU EKONOMI UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL Veteran JAWA TIMUR

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Perkembangan kegiatan investasi telah mengalami kemajuan yang

BAB 1 PENDAHULUAN. dan liberalisasi perdagangan barang dan jasa semakin tinggi intensitasnya sehingga

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah. Pertumbuhan perekonomian suatu negara tentunya tidak terlepas dari

I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Kerja sama ekonomi internasional

EKONOMI INTERNASIONAL

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Indonesia merupakan suatu Negara yang mempunyai kekayaan yang

BAB I PENDAHULUAN. internasional tidak bisa lepas dari hal-hal yang sedang dan akan berlangsung di

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah. Kebutuhan manusia sangat tidak terbatas sedangkan alat pemenuh kebutuhan

ekonomi KTSP & K-13 PERDAGANGAN INTERNASIONAL K e l a s A. Konsep Dasar Tujuan Pembelajaran

BAB I PENDAHULUAN. Uang merupakan suatu alat tukar yang memiliki peranan penting dalam

BAB I PENDAHULUAN. berlebih, yang bisa mendatangkan suatu devisa maka barang dan jasa akan di ekspor

BAB I PENDAHULUAN. (sumber: goldprice.org)

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Pada era teknologi dan informasi perkembangan berita semakin pesat

2 masing-masing negara masih berhak untuk menentukan sendiri hambatan bagi negara non anggota. 1 Sebagai negara dalam kawasan Asia Tenggara tentunya p

SISTEM MONETER INTERNASIONAL. Pertemuan ke-2

II. TINJAUAN PUSTAKA. atau pemerintah suatu negara dengan pemerintah negara lain.

BISNIS INTERNASIONAL. By Nina Triolita, SE, MM. Pertemuan ke 14 Pengantar Bisnis

ABSTRAK. Kata kunci: PDB, Kurs, Impor, Utang luar negeri

PASAR VALUTA ASING (FOREIGN EXCHANGE MARKET)

BAB I PENDAHULUAN. semakin bertambah tinggi dalam kondisi perekonomian global seperti yang

II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Pustaka Nilai Tukar ( Exchange Rate

I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

1. PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

KERJASAMA EKONOMI INTERNASIONAL. Bab 3

BAB I PENDAHULUAN. keberlangsungan suatu negara dan diyakini merupakan lokomotif penggerak dalam

Universitas Bina Darma

BAB I PENDAHULUAN. berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya, maka setiap individu melakukan

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Nominal perbandingan antara mata uang asing dengan mata uang dalam

BAB I PENDAHULUAN. diakibatkan oleh adanya currency turmoil, yang melanda Thailand dan menyebar

Kondisi Perekonomian Indonesia

Judul : Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Impor Minyak Bumi Di Indonesia Tahun Nama : Made Ayu Julia Kusuma Dewi NIM :

AKUNTANSI MULTINASIONAL TRANSAKSI MATA UANG ASING MATERI AKL 1, RABU 25 DESEMBER 2013

BAB I PENDAHULUAN. dalam menunjang peningkatan ekspor nonmigas di Indonesia. Indonesia

BAB I PENDAHULUAN. Pada dasarnya manusia tidak dapat hidup sendiri, demikian halnya dengan

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Penelitian

SEBERAPA JAUH RUPIAH MELEMAH?

BAB I PENDAHULUAN. internasional untuk memasarkan produk suatu negara. Ekspor dapat diartikan

BAB I PENDAHULUAN. Amerika Serikat. Hal ini sangat mempengaruhi negara-negara lain karena

I. PENDAHULUAN. semakin penting sejak tahun 1990-an. Hal tersebut ditandai dengan. meningkatnya jumlah kesepakatan integrasi ekonomi, bersamaan dengan

Vegitya Ramadhani Putri, SH, S.Ant, MA, LLM

BAB I PENDAHULUAN. cara yang tepat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat suatu negara

MATERI PERDAGANGAN LUAR NEGERI

KARAKTERISTIK UMUM DAN STRUKTUR KEGIATAN EKONOMI NEGARA BERKEMBANG

Perdagangan Internasional dan Kerja Sama Ekonomi Internasional

I. PENDAHULUAN. pertanian berperan besar dalam menjaga laju pertumbuhan ekonomi nasional. Di

BAB I PENDAHULUAN. Dalam era perdagangan bebas saat ini, telah terjadi perubahan secara

EKONOMI INTERNASIONAL. Dr. M. Anang F., MM

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR BANK INDONESIA,

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. negara, meningkatkan output dunia, serta menyajikan akses ke sumber-sumber

Transaksi Mata Uang Asing. Bab 13

I. PENDAHULUAN. Pembangunan sektor pertanian saat ini telah mengalami perubahan

BAB I PENDAHULUAN. perubahan sistem ekonomi dari perekonomian tertutup menjadi perekonomian

BAB 1 PENDAHULUAN. Sektor pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan memberikan

I. PENDAHULUAN. secara umum oleh tingkat laju pertumbuhan ekonominya. Mankiw (2003)

BAB I PENDAHULUAN. meningkatnya hubungan saling ketergantungan (interdependence) antara

TEORI KEUANGAN INTERNASIONAL. Makalah Bisnis Internasional. Dosen Pengampu: Dian Perwitasari, S. Ak, M. Si

I. PENDAHULUAN. Globalisasi perdagangan internasional memberi peluang dan tantangan bagi

Materi Minggu 9. Neraca Pembayaran Internasional

BAB I PENDAHULUAN. dalam membangun perekonomian. Pembangunan ekonomi diarahkan

BAB IV ANALISIS FLUKTUASI NILAI TUKAR RUPIAH DAN PENGARUHNYA TERHADAP DEPOSITO MUDHARABAH PERIODE

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian. Ekonomi dunia telah mengalami perubahan radikal dalam dua

PEMASARAN INTERNASIONAL

JURUSAN SOSIAL YOGYAKARTA

Wednesday, November 16, 2011 IPS SMP. S. Efiaty, S.Pd. SMP Negeri 5 Yogyakarta S. Efiaty, S.Pd.

I. PENDAHULUAN. Indonesia merupakan negara yang sedang berkembang sehingga perekonomian

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian. Ekonomi dunia telah mengalami perubahan radikal dalam dua

PERDAGANGAN LUAR NEGERI EKSPOR IMPOR SUMATERA SELATAN DESEMBER 2015

Transkripsi:

Bab 2 PERDAGANGAN INTERNASIONAL

PERDAGANGAN INTERNASIONAL Jalinan kerjasama yang lebih bersifat multilateral jangka panjang dalam peningkatan kesejahteraan dan kemajuan hidup bangsa2 di dunia yg akan menimbulkan kesamarataan dan keadilan dalam menjaga keseimbangan kehidupan tanpa membedakan kedudukan atau ras dalam bentuk apapun. ( James Lincon; 1922 )

PERDAGANGAN INTERNASIONAL Menitik beratkan / Fokus pada : - Bidang kesehatan - Ekonomi - Teknologi - Pendidikan - Budaya / Culture - Pertanian / pangan

SIFAT PERDAGANGAN Dalam kegiatan perdagangan internasional Pendekatan yang dilakukan digolongkan ke Dalam 3 ( tiga) kategori : 1. Pendekatan Malthus 2. Pendekatan Neo-Klasik 3. Pendekatan Historis

PENDEKATAN MALTHUS Setiap negara berhak terlibat dan melibatkan Diri dalam perdagangan dunia. Setiap negara Harus memiliki kemampuan yang seimbang Dalam alat pembayaran. Perdagangan diatur Dalam suatu perjanjian yang ketat. Baik multi Lateral maupun bilateral. ( R.Nelson: A Theory of Eguilibrilum Trap)

PENDEKATAN NEO-KLASIK Existensi negara maju dan berkembang di- Anggap sama. Sehingga perdagangan dpt Dijalankan dgn lebih terbuka. Menyangkut Semua komoditi dgn kondisi saling mengun Tungkan satu sama lain. Dan alat pembaya- Dapat bersifat convertible. ( Prof. Dale Jorgensen ; 1941 )

PENDEKATAN HISTORIS Perdagangan dan kerja sama antar negara layak dilaksanakan selama negara yang terlibat memiliki kemampuan untuk berkem bang kedepan dalam pembangunan negara nya tanpa memberatkan negara lain. Cara Ini lebih menekankan pada swadaya. ( Prof. J.H. Boeke ; 1944 )

MATA UANG UTAMA DUNIA Dollar Amerika masih menjadi primadona alat pembayaran ekonomi dunia. Karena Amerika negara terbesar dalam perdagangan internasional semenjak PD II dan sesudahnya. Mata uang utama dunia lainnya : Poundsterling (Inggris), Mark (Jerman), Franc (Perancis), Yen (Jepang) dan Franc (Swis). Kemudian berdirilah Di Eropa Eurodollar dan di Asia Asian Dollar untuk memasarkan Dollar di luar Amerika.

THE INTERNASIONAL MONETARY FUND Hasil konferensi Bretton Woods Massachusetts, USA, 1944. Fungsinya mengawasi pelaksanaan pertukaran moneter internasional dan memberikan alat-alat keuangan untuk mengatasi kesulitan likwiditas internasional yang dialami antar waktu. Negara anggota boleh menarik dananya dengan cara membeli Dollar atau mata uang lain yang convertible. Dana harus dikembalikan apabila penyesuaian telah dicapai.

IMF IN ACTION Seperti yang kita ketahui, IMF punya peran sangat penting bagi Indonesia dalam memperbaiki nilai tukar rupiah. Dengan bantuan IMF maka Indonesia memiliki dasar yang cukup untuk pembayaran inter nasional selama bertahun-tahun terutama saat BI tidak memiliki cadangan devisa. Apalagi semenjak 1974 mata uang rupiah masuk dalam anggaran IMF sebagai mata uang yang convertible.

NILAI TUKAR MATA UANG DUNIA Tahun 1971, 1988 dan 1992 IMF telah melaksa nakan konferensi yang pada intinya mencari solusi penetapan nilai tukar yang lebih stabil thd mata uang dunia, karena mata uang dunia sela lu berfluktuasi. Tetapi tidak ada peraturan ketat mengenai itu. Sehingga sistem nilai tukar yang mengambang masih diperlukan atau tidak atau dibiarkan terus berjalan, masalah ini masih jadi bahan perbincangan di IMF sampai sekarang.

PETRO DOLLAR Negara2 OPEC penghasil minyak terbesar di dunia dalam skala gabungan, namun kualitas minyak mentah mereka kalah jauh dibanding minyak mentah produksi Indonesia karena minyak mentah timur tengah banyak mengadung belerang, uang hasil menjual minyak tsb yang mudah pindah (diputar) dari satu negara ke negara lain secara cepat dinamakan petro dollar.

DILEMA INDONESIA Kapasitas produksi minyak mentah Indonesia sangat kecil dibanding negara2 timur tengah. Padahal kualitas minyak Indonesia jauh lebih bagus di bandingkan minyak OPEC. Karena keterbatasan dana & mahalnya teknologi maka kemampuan Indonesia dalam menghasilkan minyak dunia dipandang sebelah mata ini merupakan sumber devisa yang sangat besar bagi Indonesia dalam membangun negara.

Jenis Perdagangan TRANCITY INTERNATIONAL TRADE Kerjasama perdagangan untuk menghasil kan barang2 produktif, yang kemudian di- jual lagi ke negara lain yang paling dianggap mampu membayar / membeli, model ini muncul di Eropa sejak tahun 1955 ( George B. Luther, 1918 ).

Jenis Perdagangan FREEWAY INTERNATIONAL TRADE Bebas melakukan perdagangan, jika per- dagangan tsb mampu menghadirkan kemajuan bagi negara2 yang terlibat scr aktif. Ini yang mengilhami lahirnya ASEAN, OPEC, MEE, Gerakan Non Blok. istilah lain : menciptakan area pasar bersama dalam lingkup sempit.

Jenis Perdagangan SKEPWAY INTERNATIONAL TRADE Kerjasama / Perdagangan antara dua negara yang lingkup nya sangat terbatas untuk pemenuhan kebutuhan dasar akan : Komoditi hasil bumi, tambang, bahari, teknologi terapan / tepat guna, sosial dan budaya, kesehatan / kedokteran, intelejen, militer dan penyelamatan lingkungan.

Jenis Perdagangan FREEZONE INTERNATIONAL TRADE Era perdagangan bebas, tak mengenal lingkup / batasan, perdagangan diserahkan kepada mekanisme pasar, shg antar negara berpacu dalam menciptakan hasil / barang yang memiliki efisiensi tinggi dan lebih bermanfaat bagi kemajuan.

Jenis Perdagangan INTERLOAD INTERNATIONAL TRADE Kerjasama ( memberi bantuan ) dengan negara2 dunia ketiga yang miskin untuk semata-mata demi kepentingan kemanusiaan krn negara2 ini tidak mempunyai daya jual, daya beli dan tak memiliki kemampuan apa2, krn faktor geografis yang tidak menguntungkan.

NILAI JUAL KOMODITAS 50 45 40 35 30 KSE KHO KBT 25 20 15 10 5 INA OTH 0

SUPLAY PASAR 50 45 40 35 30 25 20 15 10 5 0 INA OTH ISM 22.4 47.8 RSM 43.2 19.6