LEMBAR PENGESAHAN ABSTRAK...

dokumen-dokumen yang mirip
BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Universitas Widyatama BAB I PENDAHULUAN

Pemodelan Proses Bisnis (Lanjutan) Mia Fitriawati,M.Kom

DAFTAR ISI SURAT PENGESAHAN SURAT PERNYATAAN ABSTRAK KATA PENGANTAR DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR

SURAT PERNYATAAN ABSTRACT ABSTRAK KATA PENGANTAR

Business Process Analysis

Model-Model Sistem Bisnis

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL PERTAMA

DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN SURAT PERNYATAAN

Kegunaan tahap ini adalah untuk memobilisasi dan mengorganisir g SDM yang akan melakukan Reengineering

DAFTAR ISI. BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Identifikasi Masalah Tujuan Penelitian Manfaat Penelitian...

ABSTRACT ABSTRAKSI KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI. Halaman Judul... ii. Persetujuan Proposal Tugas Akhir... iii. Persetujuan Laporan Tugas Akhir... iv. Pengesahan Dewan Penguji...

DAFTAR ISI. HALAMAN JUDUL i. LEMBAR PENGESAHAN TUGAS AKHIR... ii. LEMBAR PENGESAHAN PENGUJI SIDANG. iii. LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN..

LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI PENGAJUAN SUBSIDI TUNJANGAN FUNGSIONAL GURU PADA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN KUDUS BERBASIS WEB

DAFTAR ISI. COVER... i. LEMBAR PENGESAHAN... ii. LEMBAR PENGESAHAN PENGUJI... iii. LEMBAR KEASLIAN... iv. ABSTRAK... v. KATA PENGANTAR...

ABSTRAK. Kata kunci: BPMN, Business, Prosedur, Proses. v Universitas Kristen Maranatha

BAB II LANDASAN TEORI

Sistem Pelatihan Proses Pelatihan Kerja Persiapan Pelatihan Kerja Pelaksanaan Pelatihan Kerja...

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PELELANGAN GULA PADA APTRI (ASOSIASI PETANI TEBU RAKYAT INDONESIA) SEMARANG

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

DAFTAR ISI. KATA PENGANTAR... iii. DAFTAR SIMBOL... xix

SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN KEGIATAN PADA PONDOK LANSIA HUSNUL KHOTIMAH NU ANCAB KOTA KUDUS BERBASIS WEB

Manusia Tujuan Sumber Daya Manusia Aktivitas Manajemen Sumber Daya

DAFTAR ISI. Halaman. ABSTRAK... vii. KATA PENGANTAR... viii. DAFTAR ISI... x. DAFTAR GAMBAR... xiii. DAFTAR TABEL... xx. DAFTAR LAMPIRAN...

DAFTAR ISI. LAPORAN TUGAS AKHIR... ii. HALAMAN PENGESAHAN... iii. PERNYATAAN... iv. DAFTAR ISI... vii. DAFTAR GAMBAR...xii. DAFTAR TABEL...

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. yang ditandai dengan saling berhubungan dan mempunyai satu fungsi atau tujuan

APLIKASI PEMESANAN RUANG RAPAT UNTUK INTERNAL DAN EKSTERNAL BERBASIS WEB PADA HOTEL KARTIKA CHANDRA. Tantri Subekti

SISTEM INFORMASI PELAPORAN PROGRES PROYEK PADA PT LANTISSE PINACLE ASIA. Laporan Tugas Akhir ALFIN PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PEMESANAN DAN PENDISTRIBUSIAN BARANG RUMAH TANGGA PADA UD.MULYO AGUNG BERBASIS WEB

Unified Modelling Language (UML)

STIKOM SURABAYA DAFTAR ISI. Halaman

2.3. Konsep Dasar Sistem Informasi Definisi sistem informasi Komponen sistem informasi UML (United Modeling

BAB 2 LANDASAN TEORI. Teori-teori yang menjadi dasar penulisan adalah sebagai berikut :

LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RESTORAN SAMBAL VAN JAVA SEMARANG

DAFTAR ISI. ABSTRAKSI... iv. KATA PENGANTAR... vi. DAFTAR ISI... viii. DAFTAR TABEL... xii. DAFTAR GAMBAR... xiv BAB I PENDAHULUAN...

Daftar Isi. Abstract... Abstrak... Kata Pengantar... Daftar Isi... Daftar Tabel... Daftar Gambar... Daftar Simbol... Daftar Lampiran...

BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Konsep Dasar Sistem Pengertian sistem Karakteristik sistem Klasifikasi sistem

DAFTAR ISI... LEMBAR JUDUL LEMBAR PENGESAHAN... SURAT PERNYATAAN... ABSTRAK... ABSTRACT... KATA PENGANTAR... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR...

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENYELEKSIAN BIBIT BUAH NAGA PADA TAMAN BUDIDAYA BUAH NAGA BURIKAN KUDUS MENGGUNAKAN METODE TOPSIS BERBASIS WEB

DAFTAR ISI. Halaman Judul... ii. Persetujuan Laporan Tugas Akhir... iii. Pengesahan Dewan Penguji... iv. Pernyataan Keaslian Tugas Akhir...

LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI PENGENDALIAN ORDER UNTUK PENINGKATAN MUTU PELAYANAN KONSUMEN PADA MITRA PRINTING

I.2 Identifikasi Masalah... I-2. I.3 Rumusan Masalah... I-2. I.4 Tujuan... I-3. I.5 Manfaat... I-3. I.6 Batasan Masalah... I-3

LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI BURSA KERJA DI PUSAT KARIR DAN PELACAKAN ALUMNI UNIVERSITAS MURIA KUDUS BERBASIS WEB

ABSTRAK. vi Universitas Kristen Maranatha

GAMBAR... BAB I PENDAHULUAN...

BAB III BAB IV Class Diagram... II Sequence Diagram... II Colaboration Digram... II Activity Diagram... II S

PEMBANGUNAN APLIKASI PENCATATAN PENANGANAN GANGGUAN PT. TELKOM REGIONAL BANDUNG

Sistem Informasi Pemasaran dan Pemesanan Meubel Berbasis Web pada CV. Jati Agung Furniture Bareng Kudus

SISTEM MONITORING PENGANTARAN OBAT PADA PT. XYZ DENGAN PEMROGRAMAN JAVA ANDROID DAN WEB

APLIKASI ORDER DELIVERY PADA RUMAH MAKAN NASUKY MUBAROK BERBASIS WAP

Gambar 4.1 Flowchart

LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN DATA PROYEK PADA CV. FAIZ JAYA BERBASIS WEB

ABSTRAK. Kata kunci : voucher elektronik SMS (Short Message Service)

DAFTAR ISI LEMBAR JUDUL LEMBAR PENGESAHAN...

LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN ATLET PADA DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN KUDUS

DAFTAR ISI. ABSTRAKSI... iv. KATA PENGANTAR... vi. DAFTAR ISI... viii. DAFTAR TABEL... xii. DAFTAR GAMBAR... xiii BAB I PENDAHULUAN...

SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN ASET PADA KANTOR PERPUSTAKAAN DAN ARSIP DAERAH KABUPATEN KUDUS

ABSTRAK. Kata kunci :AHP, Absensi, Reservasi, Promosi, C#, SQL Server

BAB VI : PENUTUP 6.1 Kesimpulan Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

ABSTRAK. Kata kunci : Teknologi, Object Oriented, Perangkat Lunak, Layanan.

LAPORAN SKRIPSI RANCANG BANGUN SISTEM ADMINISTRASI BEASISWA PADA KOPERASI PURA GROUP

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

PENGEMBANGAN SYSTEM INFORMASI PENYEWAAN GEDUNG SERBAGUNA PADA DIVISI CLUB HOUSE. Laporan Tugas Akhir

LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR PADA DINAS PERHUBUNGAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN PATI

Sistem Aplikasi Penentuan Harga Pokok Produksi Tas Pada Konveksi IMA Collection Kudus

Tampilan Halaman Menu latihan Kuis Tampilan Halaman Menu Tujuan Tampilan Halaman Menu profil...

LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN BANK DARAH PADA UDD (UNIT DONOR DARAH) PMI KABUPATEN KUDUS

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN

Sistem Informasi Simpan Pinjam pada Koperasi Barokah Wali Terminal Wisata Bakalan Krapyak Kudus

ABSTRAK... vii. KATA PENGANTAR... viii DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... xv. DAFTAR GAMBAR... xvi BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah...

SKRIPSI SISTEM INFORMASI AKREDITASI SEKOLAH / MADRASAH PADA UPT PENDIDIKAN KECAMATAN JATI

HALAMAN MOTO DAN PERSEMBAHAN

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DAN MONITORING USIA PAKAI INVENTARIS LABORATORIUM PADA SMK NEGERI 2 KUDUS

BAB II LANDASAN TEORI

Yuli Purwati, M.Kom USE CASE DIAGRAM

BAB II LANDASAN TEORI

ABSTRAK. Kata Kunci: Sistem Informasi, Rekam Medis, Gunung Jati Cirebon. vii UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SKRIPSI ONLINE PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS MURIA KUDUS

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk

SISTEM INFORMASI PEMBELIAN TIKET KAPAL DAN PELAYANAN BIRO JASA / TRAVEL PADA PERUSAHAAN PT. ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO) JEPARA

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

UML & USE CASE DIAGRAM. Oleh : Bambang Hermawan, S.Si

BAB III PERANCANGAN SISTEM INFORMASI Metode Penelitian Metode Pengumpulan Data Teknik Pengembangan Sistem A

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN JURUSAN DI SMA MENGGUNAKAN METODE AHP PADA SMA 2 BAE

PEMBANGUNAN PERANGKAT LUNAK PENJURIAN WUSHU SANDA BERBASIS WEB MENGGUNAKAN KONSEP SOFTWARE REUSE (Studi Kasus: Satriakusuma Wushu Indonesia - Bandung)

BAB II DASAR TEORI II.1 Pekerjaan II.2 Proses

PENGESAHAN PENGUJI SIDANG...

BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM Analisis Prosedur yang sedang Berjalan

ABSTRAK. Kata Kunci: transaksi, sistem informasi, desktop, aplikasi, penentuan supplier. Universitas Kristen Maranatha

PEMODELAN PROSES BISNIS REGISTRASI PENGISIAN KRS UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO

BAB 4 METODOLOGI PEMECAHAN MASALAH

LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI PEMESANAN PAKET CSTERING DI CITUN CATERING KUDUS BERBASIS WEB

PEMBANGUNAN APLIKASI E-COMMERCE LAYANAN JASA JAHIT BERBASIS WEB

LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI PERHITUNGAN PEROLEHAN SHU PADA KUD BAHAGIA KEC. GEMBONG

Transkripsi:

DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN ABSTRAK... i ABSTRACT... ii KATA PENGANTAR... iii DAFTAR ISI... v DAFTAR TABEL... viii DAFTAR GAMBAR... x DAFTAR LAMPIRAN... xii DAFTAR ISTILAH... xiii BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah... 1 1.2 Identifikasi Masalah... 2 1.3 Perumusan Masalah... 3 1.4 Tujuan... 3 1.5 Asumsi... 3 1.6 Batasan... 3 1.7 Manfaat... 4 1.8 Sistematika Penulisan... 4 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Pergudangan Transit... 6 2.1.1 Pengertian Pergudangan... 6 2.1.2 Manfaat Pergudangan... 6 2.1.3 Pengertian Transit... 6 2.2 Pengangkutan... 6 2.2.1 Pihak-pihak yang Terkait dalam Pengangkutan... 7 2.2.2 Objek Hukum Pengangkutan... 9 2.3 Pengertian Proses Bisnis... 11 2.2.1 Proses... 11 2.2.2 Bisnis... 11 v

2.3.3 Proses Bisnis... 12 2.4 Proses Bisnis dan Dokumen Bisnis... 14 2.5 Model Proses Bisnis... 15 2.6 Analisis Proses Bisnis dan Informasi... 15 2.7 Lembar Kerja Proses Bisnis Electronic Business Extensible Markup Language (ebxml)... 16 2.8 Pemodelan Proses Bisnis Menggunakan BPMN... 22 2.9 Unified Modelling Language (UML)... 26 2.10 Structured Analysis and Design Techniques (SADT)... 27 2.11 Business Process Reengineering (BPR)... 28 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Kerangka Pemikiran... 29 3.1.1 Proses Bisnis Menggunakan Electronic Business Extensible Markup Language (ebxml)... 30 3.1.2 Proses Bisnis Menggunakan Business Process Modeling Notation (BPMN)... 30 3.1.3 Pemilihan Metode Business Process Modeling Notation (BPMN)... 31 3.2 Tahapan Penelitian... 31 3.3 Uraian Tahapan Penelitian... 32 3.3.1 Studi Pendahuluan dan Tinjauan Lapangan... 33 3.3.2 Identifikasi dan Perumusan Masalah... 33 3.3.3 Tujuan Penelitian... 34 3.3.4 Ruang Lingkup Penelitian... 34 3.3.5 Pengumpulan dan Pengolahan Data... 34 3.4 Analisis... 35 3.5 Kesimpulan dan Saran... 35 BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA 4.1 Pengumpulan Data... 36 4.1.1 Gambaran Umum PT Kereta Api Logistik... 36 vi

4.1.2 Visi dan Misi Perusahaan... 37 4.1.3 Bidang Usaha PT Kereta Api Logistik... 37 4.1.4 Rencana Pengembangan PT Kereta Api Logistik... 37 4.1.5 Struktur Organisasi... 38 4.1.6 Job Description... 39 4.1.7 Pelaku dan Tugasnya dalam Proses Bisnis... 41 4.1.8 Keterkaitan Aktor dengan Key Business Process... 41 4.1.9 Agregat Waktu Proses Bisnis oleh Ekspeditur Existing... 43 4.2 Pengolahan Data... 44 4.2.1 Pemetaan Proses Bisnis Ekspeditur Existing... 44 4.2.1.1 Diagram Hirarki Proses Bisnis oleh Ekspeditur Existing... 45 4.2.1.2 Diagram Interaksi Proses Bisnis oleh Ekspeditur Existing... 49 4.2.2 Pemetaan Proses Bisnis PT Kereta Api Logistik Secara Terpadu... 50 4.2.2.1 Diagram Hirarki Proses Bisnis oleh PT Kereta Api Logistik... 52 4.2.2.2 Diagram Interaksi Proses Bisnis oleh PT Kereta Api Logistik... 54 4.2.3 Agregat Waktu Proses Bisnis Usulan oleh PT Kereta Api Logistik... 55 4.2.4 Perancangan Proses Bisnis Menggunakan ebxml... 57 4.2.5 Perancangan Diagram Proses Bisnis Menggunakan BPMN... 81 BAB V ANALISIS 5.1 Analisis Umum... 94 5.2 Analisis Inti Proses Bisnis... 95 5.3 Analisis Integerasi Proses Bisnis... 96 5.4 Analisis Metode Proses Bisnis... 97 5.5 Analisis Implementasi Proses Bisnis... 98 vii

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan... 101 6.2 Saran... 101 DAFTAR PUSTAKA... xix LAMPIRAN... xx viii

DAFTAR TABEL Tabel 2.1 Model Referensi Bisnis... 17 Tabel 2.2 Area Bisnis... 18 Tabel 2.3 Area Proses... 19 Tabel 2.4 Use Case untuk Proses Bisnis... 21 Tabel 4.1 Aktor dan Deskripsi Tugas... 41 Tabel 4.2 Aktor dan Key Business Process... 41 Tabel 4.3 Agregat Waktu Proses Bisnis Existing... 43 Tabel 4.4 Agregat Waktu Proses Bisnis Usulan... 55 Tabel 4.5 Lembar Kerja Aktivitas Pengelolaan Gudang Transit... 57 Tabel 4.6 Lembar Kerja Pengelolaan Pengiriman Barang... 58 Tabel 4.7 Lembar Kerja Pengelolaan Penerimaan Barang... 59 Tabel 4.8 Lembar Kerja Pengiriman Barang oleh Ekspeditur... 60 Tabel 4.9 Lembar Kerja Pengiriman Barang oleh Kereta Api Logistik... 62 Tabel 4.10 Lembar Kerja Penerimaan Barang oleh Kereta Api Logistik... 64 Tabel 4.11 Lembar Kerja Penerimaan Barang oleh Ekspeditur... 66 Tabel 4.12 Lembar Kerja Penerimaan dari Pengguna Jasa... 68 Tabel 4.13 Lembar Kerja Pemeriksaan Barang... 68 Tabel 4.14 Lembar Kerja Penilaian Barang oleh Ekspeditur... 69 Tabel 4.15 Lembar Kerja Pencatatan Barang... 69 Tabel 4.16 Lembar Kerja Penandaan Barang... 70 Tabel 4.17 Lembar Kerja Penyimpanan Barang di Kontainer... 70 Tabel 4.18 Lembar Kerja Pemindahan dari Kontainer ke Penimbangan... 71 Tabel 4.19 Lembar Kerja Penerimaan dari Ekspeditur ke Pengelola Gudang... 71 Tabel 4.20 Lembar Kerja Penilaian Barang oleh Petugas Kereta Api... 72 Tabel 4.21 Lembar Kerja Pencatatan Barang oleh Pengelola Gudang... 72 Tabel 4.22 Lembar Kerja Serah Terima... 73 Tabel 4.23 Lembar Kerja Pengesahan... 73 Tabel 4.24 Lembar Kerja Penyimpanan Barang di Staging Area... 74 Tabel 4.25 Lembar Kerja Pemuatan Barang... 74 Tabel 4.26 Lembar Kerja Penempatan dan Penataan di Gerbong... 75 ix

Tabel 4.27 Lembar Kerja Pengawalan ke Tujuan... 75 Tabel 4.28 Lembar Kerja Penerimaan Kereta Api... 76 Tabel 4.29 Lembar Kerja Pembongkaran Barang... 76 Tabel 4.30 Lembar Kerja Pemeriksaan Penerimaan Barang... 77 Tabel 4.31 Lembar Kerja Serah Terima Penerimaan Barang... 77 Tabel 4.32 Lembar Kerja Penempatan dan Penataan di Gudang... 78 Tabel 4.33 Lembar Kerja Pemindahan Barang ke Kontainer... 78 Tabel 4.34 Lembar Kerja Penerimaan Barang dari Pengelola Gudang ke Ekspeditur... 79 Tabel 4.35 Lembar Kerja Pencatatan Kondisi... 79 Tabel 4.36 Lembar Kerja Pengiriman ke Pengguna Jasa Tujuan... 80 Tabel 5.1 Stakeholders... 95 x

DAFTAR GAMBAR Gambar 2.1 Ilustrasi Proses Bisnis... 13 Gambar 2.2 Proses Bisnis... 14 Gambar 2.3 Dokumen Bisnis... 14 Gambar 2.4 Analisis Proses Bisnis dan Informasi... 15 Gambar 2.5 Aktivitas Proses Bisnis... 15 Gambar 2.6 Event... 23 Gambar 2.7 Activities... 24 Gambar 2.8 Gateways... 24 Gambar 2.9 Asosiasi dalam BPMN... 25 Gambar 2.10 Swinlanes... 25 Gambar 2.11 Artefacts... 26 Gambar 2.12 Simbol Use Case... 27 Gambar 3.1 Model Kerangka Pemikiran... 29 Gambar 3.2 Tahapan Penelitian... 32 Gambar 4.1 Logo PT Kereta Api Logistik... 36 Gambar 4.2 Struktur Organisasi PT Kereta Api Logistik... 38 Gambar 4.3 Pemindahan Barang oleh Kuli... 42 Gambar 4.4 Agregat Waktu Proses Bisnis Existing... 43 Gambar 4.5 Proses Bisnis Bongkar Muat Barang Existing... 44 Gambar 4.6 Hirarki Proses Bisnis Existing... 45 Gambar 4.7 Penilaian dan Pencatatan Barang... 46 Gambar 4.8 Penempatan Barang di Staging Area... 47 Gambar 4.9 Pengawalan Barang ke Tujuan... 47 Gambar 4.10 Penerimaan Barang... 48 Gambar 4.11 Diagram Interaksi Proses Bisnis Existing... 49 Gambar 4.12 Proses Bisnis Bongkar Muat Barang Usulan... 50 Gambar 4.13 Hirarki Proses Bisnis Usulan... 52 Gambar 4.14 Diagram Interaksi Proses Bisnis Usulan... 54 Gambar 4.15 Agregat Waktu Proses Bisnis Usulan... 56 Gambar 4.16 UML Aktivitas Pengelolaan Gudang Transit... 57 xi

Gambar 4.17 UML Pengelolaan Pengiriman Barang... 58 Gambar 4.18 UML Pengelolaan Penerimaan Barang... 59 Gambar 4.19 Use Case Diagram Pengiriman Barang oleh Ekspeditur... 61 Gambar 4.20 Use Case Diagram Pengiriman Barang oleh Kereta Api Logistik 63 Gambar 4.21 Use Case Diagram Penerimaan Barang oleh Kereta Api Logistik 65 Gambar 4.22 Use Case Diagram Penerimaan Barang oleh Ekspeditur... 66 Gambar 4.23 Penerimaan Barang dari Pengguna Jasa... 81 Gambar 4.24 Pemeriksaan Barang... 82 Gambar 4.25 Penilaian Barang oleh Ekspeditur... 82 Gambar 4.26 Pencatatan Barang... 83 Gambar 4.27 Penandaan Barang... 83 Gambar 4.28 Penyimpanan Barang di Kontainer... 84 Gambar 4.29 Pemindahan dari Kontainer ke Penimbangan... 84 Gambar 4.30 Penerimaan Barang dari Ekspeditur ke Pengelola Gudang... 85 Gambar 4.31 Penilaian Barang oleh Petugas Kereta Api... 85 Gambar 4.32 Pencatatan Barang oleh Pengelola Gudang... 86 Gambar 4.33 Serah Terima... 86 Gambar 4.34 Pengesahan... 87 Gambar 4.35 Penyimpanan Barang di Staging Area... 87 Gambar 4.36 Pemuatan Barang... 88 Gambar 4.37 Penempatan dan Penataan di Gerbong... 88 Gambar 4.38 Pengawalan ke Tujuan... 89 Gambar 4.39 Penerimaan Kereta Api... 89 Gambar 4.40 Pembongkaran Barang... 90 Gambar 4.41 Pemeriksaan Penerimaan Barang... 90 Gambar 4.42 Serah Terima Penerimaan Barang... 91 Gambar 4.43 Penempatan dan Penataan di Gudang... 91 Gambar 4.44 Pemindahan ke Kontainer... 92 Gambar 4.45 Penerimaan Barang dari Pengelola Gudang ke Ekspeditur... 92 Gambar 4.46 ncatatan Kondisi... 93 Gambar 4.47 Pengiriman ke Pengguna Jasa Tujuan... 93 xii

DAFTAR LAMPIRAN Lampiran A Surat Survey Lampiran B Berita Acara Bimbingan Skripsi xiii

DAFTAR ISTILAH Activities Actor Agen Perjalanan Annotation Artifacts Association Barang Muatan Begin When Biaya Pengangkutan Bisnis Boundary of Business Area Boundary of Process Area Bulk Cargo Business Area Business Area Business Area Name Business Justification Merepresentasikan task yang harus diselesaikan. Peran yang bisa dimainkan oleh pengguna dalam interaksinya dengan sistem. Perusahaan yang kegiatan usahanya mencarikan pengguna jasa bagi perusahaan pengangkutan kereta api. Catatan dalam proses bisnis. Memberi penjelasan pada diagram. Menghubungkan elemen dengan artefacts. Barang yang sah dan dilindungi oleh Undang-Undang. Awal waktu proses bisnis dimulai. Tarif yang berorientasi kepada kepentingan dan kemampuan masyarakat luas. Aktivitas yang menyediakan barang atau jasa yang diperlukan atau diinginkan oleh konsumen. Ruang lingkup dari area bisnis. Ruang lingkup dari area proses yang dijalankan. Jenis barang yang dimuat dengan cara mencurahkannya ke dalam kontainer. Area bisnis yang mengacu pada lembar kerja model referensi bisnis. Area bisnis yang dilaksanakan dalam model referensi. Adalah nama dari area bisnis yang mengacu pada lembar kerja model referensi bisnis. Justifikasi dari bisnis yang menjadi model referensi. xiv

Business Opportunity Business Process Use Case Business Process Name Business Process R eenginering (BPR) Business Reference Model Business Reference Model Name Bussiness Process Modelling Notation (BPMN) Constraints Peluang bisnis dari proses bisnis yang bisa diidentifikasi. Proses bisnis yang mengacu pada lembar kerja area proses. Adalah nama dari proses bisnis yang mengacu pada lembar kerja area proses. Pemikiran dan perancangan ulang sebuah proses bisnis secara mendasar untuk mencapai peningkatan yang dramatis dan pengukuran performa biaya, kualitas, lead time, penghasilan, fleksibilitas, inovasi, servis, serta kecepatan yang kontemporer (Hammar, Michael. 1990). Model referensi yang akan dianalisis dan merupakan bagian paling atas dari model referensi bisnis. Adalah nama dari model referensi yang akan dianalisis dan merupakan bagian paling atas dari model referensi bisnis. Salah satu alat pemodelan proses bisnis yang dikembangkan oleh BPMI (www.bpmi.org). Kendala/batasan atas area bisnis yang dijalankan. Kendala/batasan atas area proses yang dijalankan. Co-Partner Data Objects Definitions Dekomposisi Description Dokumen Bisnis Pihak yang berkewajiban memberikan pelayanan jasa angkutan, barang dan berhak atas penerimaan pembayaran tarif angkutan sesuai yang telah diperjanjikan. Objek data seperti laporan dan data storage. Definisi proses bisnis. Proses perubahan menjadi sederhana. Uraian tentang area bisnis. Sebuah spesifikasi dari skema dokumen bisnis dan komponen informasi yang mengkomposisikan dokumen bisnis dan mengandung komponen informasi. xv

Ekspeditur Electronic Business Extensible Markup Language (ebxml ) End When Entitas Entitas Area Bisnis Entitas Area Proses Entitas Area Proses Bisnis Events Exceptions Form ID Gateways General Cargo Homogeneous Cargo Identifier Industry Segment Key Business Process Lanes Perusahaan yang pekerjaanya menyelenggarakan pengangkutan barang-barang dagang dan barang-barang lain di daratan. Paket spesifikasi disponsori oleh UMM (UN/CEFACT) yang memungkinkan perusahaan untuk mengkodekan dokumen umum perusahaan seperti faktur penjualan, pengiriman uang, dan pesanan pembelian (Bernauer, Martin, Gerti Kappel, & Gerhard Kramler. 2003). Akhir waktu proses bisnis diakhiri. Objek yang mempunyai karakteristiik sama dan bisa dibedakan dari yang lain. Entitas yang berinteraksi dengan satu atau lebih area proses. Entitas yang berinteraksi dengan lebih dari satu proses bisnis. Entitas yang berinteraksi dengan satu proses bisnis. Mempengaruhi alur proses dan biasanya mempunyai penyebab (kausa/trigger ) atau akibat (hasil). Kekecualian dalam pelaksanaan proses bisnis. Identitas Formulir, biasa digunakan kombinasi penomoran dan nama model. Merepresentasikan pemecahan alur yang terdapat di dalam proses bisnis. Jenis barang yang dimuat dengan cara membungkus dan mengepaknya dalam bentuk unit-unit kecil. Barang dalam jumlah besar yang dimuat dengan cara membungkus dan mengepaknya. Pengenal unik untuk menyatakan proses bisnis. Segmen dari model referensi bisnis, misalnya proses bisnis program studi, segment industri adalah pendidikan. Proses yang diselenggarakan untuk memberikan nilai tambah kepada perusahaan. Kelompok dari fungsi/objek proses bisnis. xvi

Message flows Misi Model Model Proses Bisnis Objective Alur pesan. Peran (atau mandat) yang diamanatkan yang dinilai sangat mendasar dalam mewujudkan visi, yang juga merupakan alasan mendasar ekonomi, sosiokultural dan/atau politis eksistensi suatu organisasi (pengorganisasian) tertentu. Pola dari sesuatu yang akan dibuat. Mendefinisikan bagaimana proses bisnis dipaparkan. Tujuan dari area bisnis. Tujuan dari area proses yang dijalankan. Objek Hukum Pegangkutan Peluang Bisnis Pengangkut Pengangkutan barang muatan, alat pengangkut, dan biaya yang digunakan untuk mencapai tujuan. Peluang bisnis dari area bisnis yang bisa diidentifikasi. Pengusaha yang menjalankan perusahaan pengangkutan, memiliki alat pengangkut sendiri, atau menggunakan alat pengangkut milik orang lain dengan perjanjian sewa. Perjanjian timbal balik antara pengangkut dengan pengirim, dimana pengangkut mengikatkan diri untuk menyelenggarakan pengangkutan barang dan/atau orang dari suatu tempat ke tempat tujuan tertentu dengan selamat, sedangkan pengirim mengikatkan diri untuk membayar uang angkutan (Purwosutjipto H. M. N. 1988). Pengangkutan sebagai usaha (business ); pengangkutan sebagai perjanjian (agreement ); dan pengangkutan sebagai proses (process ) (Muhammad, Abdulkadir. 1980). Pengelola Gudang Pengguna Jasa Pihak PT Kereta Api Logistik yang pandai menempatkan barang di dalam ruang kereta yang terbatas itu sesuai dengan sifat barang, ventilasi yang diperlukan, dan tidak mudah bergerak/bergeser. Pihak yang berhak mendapatkan pelayanan jasa angkutan barang dan berkewajiban untuk membayar tarif (ongkos) angkutan sesuai yang ditetapkan. xvii

Pengguna Jasa Tujuan Performance Goals Pergudangan Pihak ketiga yang berkepentingan. Tujuan dari unjuk kerja proses bisnis. Segala upaya pengelolaan gudang yang meliputi penerimaan, penyimpanan, pemeliharaan, pendistribusian, pengendalian dan pemusnahan, serta pelaporan material dan peralatan agar kualitas dan kuantitas terjamin (Pranoto, Sugimin, dkk. 2009). Pools Pengelompokan fungsi/objek dari proses bisnis. Post Conditions Preconditions Process Area Process Area Name Proses Proses Bisnis Kondisi akhir pasca proses bisnis. Kondisi awal saat proses bisnis dijalankan. Area proses yang ada di dalam area bisnis yang dijalankan. Adalah nama dari area proses yang mengacu pada lembar kerja model area bisnis. Kumpulan dari aktivitas yang bertujuan mengolah masukan menjadi suatu keluaran yang dibutuhkan. Kumpulan pekerjaan yang saling terkait untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu (Weskw, Mathias. 2007). Kegiatan usaha individu yang terorganisasi untuk menghasilkan dana dengan menjual barang ataupun jasa agar mendapatkan keuntungan dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat dan ada di dalam industri (Afuah, Allan. 2004). Aktivitas yang memenuhi kebutuhan dan keinginan ekonomis masyarakat, perusahaan yang diorganisasikan untuk terlibat dalam aktivitas tersebut (Vernon, A. Musselman, John Harold Jackson. 1992). Referensi Scope Referensi dari area bisnis yang dijalankan. Cakupan area bisnis. Cakupan area proses. Scope Domain Sequence flows Cakupan domain yang dibahas dalam model referensi. Urutan alur kegiatan. xviii

Stakeholders Strategi Structured Analisys and Design Techniques (SADT) Sub-Agen Subjek Hukum Pengangkutan Praktisi/partisipan yang terlibat dalam area bisnis yang dijalankan. Cara untuk mencapai tujuan jangka panjang. Serangkaian metode terstruktur, yang mewakili koleksi analisis, desain, dan teknik pemrograman yang dikembangkan untuk menanggapi masalah yang dihadapi dunia perangkat lunak dari tahun 1960 ke 1980-an. Pihak yang mengikatkan diri untuk membayar pengangkutan barang dan atas dasar itu dia berhak memperoleh pelayanan pengangkutan barang dari pengangkut. Pendukung kewajiban dan hak dalam hubungan hukum pengangkutan, yaitu pihak-pihak yang terlibat secara langsung dalam proses perjanjian sebagai pihak dalam perjanjian pengangkutan (Muhammad, Abdulkadir. 1980). Support Business Process Swimlanes Transit Unified Modeling Language (UML) Proses yang diselenggarakan untuk memberikan nilai tambah yang langsung mendukung proses utama. Mengkategorikan secara visual seluruh elemen dengan diagram. Berhenti sejenak setelah berpindah tempat (http://www.thefreedictionary.com). Bahasa untuk mengspesifikasi, memvisualisasi, membangun dan mendokumentasikan artefacts (bagian dari informasi yang digunakan pada pemodelan bisnis dan sistem non perangkat lunak lainnya (Nugroho, Adi. 2004). Use Menghubungkan actor dan usecase atau actor dengan actor. Use case Visi Waktu Agregat Abstraksi dari interaksi antara sistem dan actor. Cita-cita atau gambaran ideal organisasi yang ingin diwujudkan. Waktu yang diperlukan untuk melakukan suatu proses bisnis dalam tempo yang wajar. xix