nilai-nilai profesinya... 60

dokumen-dokumen yang mirip
DAFTAR ISI... ABSTRAK... ABSTRACT... KATA PENGANTAR... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN... BAB I PENDAHULUAN... 1

Arens, dkk "Auditing and Assurance Services an Integrated Approach". England: Pearson Education International

2. Pertanyaan Mengenai Persepsi terhadap Kode Etik Akuntan

DAFTAR ISI. HALAMAN JUDUL... i. HALAMAN LEMBARAN PENGESAHAN... ii. HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI... iii. MOTTO... iv. ABSTRACT...

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian 1.2 Latar Belakang Penelitian

DAFTAR ISI... ABSTRAK... ABSTRACT... KATA PENGANTAR... UCAPAN TERIMA KASIH... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN...

2.4 KODE ETIK AKUNTAN INDONESIA

BAB I PENDAHULUAN. memastikan laporan keuangan tidak mengandung salah saji (misstatement)

PIAGAM AUDIT INTERNAL

DAFTAR ISI. LEMBAR JUDUL... i. LEMBAR PENGESAHAN... ii. ABSTRAK... iii. KATA PENGANTAR... iv. DAFTAR ISI... vi. DAFTAR TABEL... x

BAB I PENDAHULUAN. bekerja sebagai auditor eksternal (Kurniawanda, 2013). laporan disetiap kali melakukan audit. Kantor Akuntan Publik (KAP) dapat

BAB I PENDAHULUAN UKDW. bidang jasa. Jasa yang diberikan berupa jasa audit operasional, audit

BAB I PENDAHULUAN. agar auditor dapat memberikan jaminan mutlak ( absolute assurance) mengenai. hasil akhir proses audit yaitu laporan auditor.

BAB I PENDAHULUAN. perusahaan yang berbentuk Perseroan Terbatas yang dikelola oleh manajemen

KUESIONER PENGARUH PERSEPSI ETIKA BISNIS DAN ETIKA PROFESI AKUNTAN TERHADAP PERILAKU ETIS AKUNTAN

DAFTAR TABEL TABEL 3.1 OPERASI VARIABEL TABEL 3.2 BOBOT PENILAIAN KUESIONER TABEL 3.3 INTERVAL VARIABEL X DAN VARIABEL Y...

Gambar 2.1 Hirarki Standar Auditing Sumber: SPAP Per 1 Januari 2001 (IAI, 2001: )

PT LIPPO KARAWACI Tbk Piagam Audit Internal

KUESIONER PENELITIAN

BAB V. Kesimpulan dan Saran. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai gambaran

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian

BAB I PENDAHULUAN. Pada era globalisasi saat ini banyak sekali terjadi kasus-kasus hukum

SURAT PERIKATAN AUDIT

DAFTAR ISI. ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... v DAFTAR TABEL... viii DAFTAR GAMBAR... xi DAFTAR LAMPIRAN... xii

BAB I PENDAHULUAN. dan audit laporan keuangan (Arens dan Loebbecke, 2003). Akuntan publik dalam

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS PENELITIAN. sebagai dasar untuk memberi jawaban sementara terhadap rumusan masalah yang

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan teknologi informasi makin meluas dan peran teknologi

BAB I PENDAHULUAN. dengan judgment berdasarkan kejadian-kejadian yang dialami oleh suatu. judgment atas kemampuan kesatuan usaha dalam mempertahankan

BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN, DAN HIPOTESIS

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR Latar Belakang Penelitian Rumusan Masalah...

Kecurangan dalam laporan keuangan Penyalahgunaan aset. Dua Kategori Utama Kecurangan

DAFTAR ISI. ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iv DAFTAR TABEL... vii DAFTAR GAMBAR... ix DAFTAR LAMPIRAN... x

DAFTAR ISI Rosihan Yunsri Galaxi, 2013

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

Abstrak. Kata Kunci : Profesionalisme, Komitmen organisasi, Locus of Control Internal, Etika profesi dan Kinerja.

BAB I PENDAHULAN. mengevaluasi bukti secara obyektif mengenai pernyataan-pernyataan tentang kegiatan

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah.

BAB V PENUTUP. Hasil pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi berganda untuk tujuan

DAFTAR ISI v. ABSTRAK i KATA PENGANTAR. ii. DAFTAR TABEL viii DAFTAR LAMPIRAN xiv

PENGESAHAN ABSTRAK ABSTRACT KATA PENGANTAR...

BAB I PENDAHULUAN. persaingan diantara para pelaku bisnis. Berbagai usaha untuk meningkatkan

Kuesioner Penelitian SKRIPSI FAKULTAS EKONOMI JURUSAN AKUNTANSI UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA

PT Wintermar Offshore Marine Tbk

PIAGAM KOMITE AUDIT (AUDIT COMMITTEE CHARTER) PT SUMBERDAYA SEWATAMA

PIAGAM KOMITE AUDIT PT PP LONDON SUMATRA INDONESIA Tbk

PIAGAM UNIT AUDIT INTERNAL PT NUSANTARA PELABUHAN HANDAL TBK ( Perseroan )

DAFTAR ISI. KATA PENGANTAR... i. DAFTAR ISI... vi. DAFTAR TABEL... xii. DAFTAR GAMBAR... xvi. DAFTAR LAMPIRAN... xvii

: Tabel Distribusi Kuesioner pada KAP di Jakarta dan Tangerang

BAB I PENDAHULUAN. Secara umum auditing adalah suatu proses sistemik untuk memperoleh dan

Daftar Pertanyaan. Daftar pertanyaan berikut ini terdiri dari tipe isian, isilah pada tempat jawaban

ABSTRAK. Kata kunci: profesionalisme, komitmen organisasi, etika profesi, dan pengalaman auditor

STANDAR PROFESIONAL AKUNTAN PUBLIK

PIAGAM KOMITE AUDIT. 1. Anggota Komite Audit diangkat dan diberhentikan oleh Dewan Komisaris.

PERBEDAAN ANTARA AUDITING DAN AKUNTANSI

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang. berarti adanya kebebasan perdagangan dan persaingan dagang di antara negaranegara

BAB I PENDAHULUAN. melaksanakan penugasan pemeriksaan (examination) secara obyektif atas

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Semakin banyaknya kebutuhan akan jasa profesional akuntan publik

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Gambaran Umum Objek Penelitian

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

KUESIONER Laporan Keuangan PT AREN 31 Desember 2004 : Transaksi (untuk menjawab pertanyaan nomor 1 dan 2)

BAB I PENDAHULUAN. Di era globalisasi ini dimana bisnis tidak lagi mengenal batas. negara, kebutuhan akan adanya pemeriksaan laporan keuangan oleh

Piagam Unit Audit Internal ( Internal Audit Charter ) PT Catur Sentosa Adiprana, Tbk

PT ARGHA KARYA PRIMA INDUSTRY Tbk PIAGAM KOMITE AUDIT. (Audit Committee Charter)

SKRIPSI. Oleh : MSY. FADHILAH DWINTASARI B

PT LIPPO KARAWACI Tbk Piagam Audit Internal

BAB I PENDAHULUAN. Tujuan utama dari pelaporan keuangan adalah menyediakan informasi

Berilah tanda silang (X) pada kolom yang sesuai menurut Anda. SS : Sangat Setuju TS : Tidak Setuju S : Setuju STS : Sangat Tidak Setuju R : Ragu-Ragu

Rancangan Undang-undang tentang Akuntan Publik

ABSTRAK. iii. Universitas Kristen Marantha

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Gambaran Umum Objek Penelitian

BAB II LANDASAN TEORI. akuntan. Ada beberapa pengertian auditing atau pemeriksaan akuntan menurut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

PEDOMAN KERJA KOMITE AUDIT

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Laporan keuangan merupakan sasaran utama bagi seorang auditor

BAB I PENDAHULUAN. diaudit dapat dihandalkan dan manajemen juga akan mendapat keyakinan dan. melaporkan pelanggaran dalam sistem akuntansi klien.

DAFTAR ISI ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... ii. UCAPAN TERIMAKASIH... iii DAFTAR ISI... v DAFTAR TABEL... viii

KARAKTERISTIK RESPONDEN. Pendidikan Terakhir : D3 S1 S2 S3 Lainnya. Jabatan di KAP : Senior Auditor Manajer Supervisor Partner.

PIAGAM KOMITE AUDIT 2015

BAB I PENDAHULUAN. keuangan yang telah diaudit oleh akuntan publik kewajarannya lebih dapat

PIAGAM AUDIT INTERNAL

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan perekonomian saat ini sedang mengarah pada persaingan usaha

No Keterangan STS TS N S SS

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS PENELITIAN. Pada bagian kajian pustaka dan hipotesis penelitian akan diuraikan teoriteori

Transkripsi:

DAFTAR TABEL Tabel 3.1 Operasionalisasi Variabel... 41 Tabel 3.2 Nilai Koefisien Korelasi Rank Spearman... 44 Tabel 4.1 Nilai-nilai Korelasi Product Moment Variabel Sikap Profesionalisme Akuntan Publik... 46 Tabel 4.2 Nilai-nilai Korelasi Product Moment Variabel Akuntan publik dalam pengungkapan kecurangan... 49 Tabel 4.3 Profil Responden... 52 Tabel 4.4 Jenis Kelamin... 53 Tabel 4.5 Pendidikan Terakhir... 53 Tabel 4.6 Lama Bekerja... 53 Tabel 4.7 Pengalaman dapat mempengaruhi sikap profesionalisme Akuntan Publik... 54 Tabel 4.8 Lingkungan masyarakat dapat mempengaruhi sikap profesionalisme Akuntan Publik... 54 Tabel 4.9 Latar belakang pendidikan sangat membantu sikap profesionalisme Akuntan Publik dalam menentukan keputusan... 55 Tabel 4.10 Kepribadian sangat berpengaruh terhadap sikap sikap profesionalisme Akuntan Publik dalam mengambil keputusan... 55 Tabel 4.11 Nilai/norma agama merupakan landasan sikap profesionalisme Akuntan Publik... 56 Tabel 4.12 Aturan-aturan KAP dapat menghambat sikap profesionalisme Akuntan Publik dalam pelaksanan tugas... 56 Tabel 4.13 Aturan-aturan KAP merupakan bagian dari sikap Profesionalisme Akuntan Publik... 57 Tabel 4.14 Aturan-aturan KAP sangat membantu dalam menentukan sikap profesionalisme Akuntan Publik... 57 Tabel 4.15 Rekan sekerja dapat mempengaruhi sikap dalam memutuskan Masalah... 58 vii

Tabel 4.16 Sikap atasan dapat mempengaruhi sikap profesionalisme Akuntan Publik... 58 Tabel 4.17 Ketegasan atasan dapat mempersempit kinerja seorang Akuntan Publik... 59 Tabel 4.18 Pengaruh rekan sekerja dapat dijadikan contoh sikap seorang Akuntan Publik... 59 Tabel 4.19 Seorang Akuntan Publik akan mencintai dan mengabdi pada nilai-nilai profesinya... 60 Tabel 4.20 Seorang Akuntan Publik akan memberikan pelayanan terbaik dan melaksanakan tugas secara total... 60 Tabel 4.21 Sikap seorang Akuntan Publik akan melayani dan berorientasi kepada kepuasan kliennya... 61 Tabel 4.22 Kemampuan Akuntan Publik berdasarkan pengetahuan teoritis... 61 Tabel 4.23 Pelatihan dan pendidikan sangat berpengaruh terhadap tugas Akuntan Publik sesuai profesinya... 62 Tabel 4.24 Kompetensi yang tinggi dapat meningkatkan kinerja sikap profesionalisme Akuntan Publik... 62 Tabel 4.25 Seorang Akuntan Publik harus berpartisipasi penuh dalam asosiasi... 63 Tabel 4.26 Seorang Akuntan Publik memahami visi dan misi organisasi profesi... 63 Tabel 4.27 Dalam melaksanakan tugas profesi Akuntan Publik harus menerapkan standar baku di bidang profesi... 64 Tabel 4.28 Standar baku di bidang profesi sangat membantu Akuntan publik dalam tugas profesinya... 64 Tabel 4.29 Akuntan Publik wajib mematuhi kode etik dan kode profesi... 65 Tabel 4.30 Sering kali kode etik dan kode profesi dapat mengurangi ruang gerak Akuntan Publik dalam menjalankan tugas profesinya... 65 viii

Tabel 4.31 KAP berhak mengeluarkan kesimpulan atas reliasasi atestasi tertulis... 66 Tabel 4.32 Kesimpulan yang dikeluarkan KAP atas reliabilitas asersi tertulis merupakan tanggung jawab auditee... 66 Tabel 4.33 KAP membantu kliennya dalam menyiapkan jurnal dan buku besar... 67 Tabel 4.34 Jika laporan keuangan diserahkan pada pihak ke tiga, maka disertai review/audit dan KAP tidak menyediakan assurance... 67 Tabel 4.35 Selain tugas auditing KAP juga menyiapkan pengembalian pajak perorangan/badan hukum... 68 Tabel 4.36 Jasa KAP dalam pengembalian pajak tidak hanya untuk klien yang diaudit... 68 Tabel 4.37 Motif ekonomi merupakan suatu alasan seseorang dalam mengungkapkan kecurangan... 69 Tabel 4.38 Tekanan lingkungan kerja merupakan salah satu motif kecurangan... 69 Tabel 4.39 Pemimpin otoriter akan berpengaruh terhadap sikap karyawan hingga timbulnya kecurangan... 70 Tabel 4.40 Kecurangan dapat timbul dari sifat individualisme... 70 Tabel 4.41 Memberikan kepercayaan yang besar merupakan kesempatan dalam melakukan kecurangan... 71 Tabel 4.42 Kegiatan keagamaan di lingkungan kerja dapat menekan seseorang untuk melakukan kecurangan... 71 Tabel 4.43 Pengendalian internal yang lemah akan berakibat timbulnya kecurangan... 72 Tabel 4.44 Sering terjadinya pergantian staf atau karyawan dalam posisi manajerial pada perusahaan yang diaudit... 72 Tabel 4.45 Kurangnya integritas disebabkan rasionalisasi atas kecurangan tersebut... 73 Tabel 4.46 Nilai moral dan etika yang tinggi dapat mengurangi tindakan kecurangan... 73 ix

Tabel 4.47 Kesulitan dalam mengakses orang atau informasi secara efektif dengan dewan komisaris atau komite audit dalam mengumpulkan bukti-bukti... 74 Tabel 4.48 Pemegang saham adalah salah satu bagian korban kecurangan Manajemen... 74 Tabel 4.49 Manajemen seringkali memperalat pemegang saham untuk meningkatkan laba atau aktiva palsu... 75 Tabel 4.50 Terlibat dalam pembelian, penjualan atau aktivitas merger dengan entitas lain... 75 Tabel 4.51 Investor sering mengalami kerugian yang dilakukan emiten... 76 Tabel 4.52 Investor yang mengalami kerugian di pasar modal akibat kepercayaan yang tinggi... 76 Tabel 4.53 Klien tidak memiliki kontrak yang signifikan dengan entitas lain... 77 Tabel 4.54 Kepercayaan yang terjadi di organisasi komersial sebagian besar diakibatkan kecurangan eksternal serta lemahnya pengendalian internal... 77 Tabel 4.55 Kecurangan yang terjadi di pemerintah sebagian besar diakibatkan kecurangan eksternal serta lemahnya pengendalian internal... 78 Tabel 4.56 Klien yang sebelumnya melakukan kecurangan yang Signifikan... 78 Tabel 4.57 Iklan dan promosi adalah salah satu media perusahaan dalam melakukan kecurangan terhadap konsumen... 79 Tabel 4.58 Perusahaan sering mengorbankan pelanggan dengan janji yang tidak tentu... 79 Tabel 4.59 Sikap seorang Akuntan Publik akan melayani dan berorientasi kepada kepuasan kliennya... 80 Tabel 4.60 Tindakan kecurangan yang paling kecil adalah pencurian dana kas kecil... 80 x

Tabel 4.61 Manipulasi data keuangan adalah salah satu tindakan kecurangan yang tidak disadari... 81 Tabel 4.62 Tindakan pencurian dana kas kecil biasanya dilakukan oleh karyawan rendah... 81 Tabel 4.63 Penetapan target dan harapan keuangan terlalu agresif oleh manajemen terhadap personal operasi... 82 Tabel 4.64 Pembayaran gelap yang dicatat/tidak transparan merupakan kecurangan dalam buku (on-book frauds)... 82 Tabel 4.65 Kecurangan di luar buku (off book frauds) bukan merupakan aliran utama akuntansi... 83 Tabel 4.66 Penyuapan merupakan kecurangan di luar buku... 83 Tabel 4.67 Konversi terjadi akibat otoritas dan tanggung diberikan kepada orang yang sama... 84 Tabel 4.68 Mengambil uang pembayaran dari penjualan kas pelanggan di konversikan adalah kecurangan konversi piutang... 84 Tabel 4.69 Konversi persediaan seringkali melibatkan orang gudang... 85 Tabel 4.70 Manajemen fraud terjadi akibat pengendalian internal yang lemah... 85 Tabel 4.71 Klien pernah melakukan kecurangan yang signifikan... 86 Tabel 4.72 Target pendapatan yang ditetapkan klien terlalu optimis dan tidak realisitis... 86 Tabel 4.73 Auditor mencurigai adanya ketidakjujuran yang dilakukan klien... 87 Tabel 4.74 Pihak manajemen klien berusaha keras mempertahankan pendapatnya, walaupun tahu pendapatnya salah... 87 Tabel 4.75 Keputusan manajemen klien didominasi oleh satu orang atau kerjasama dari beberapa orang... 88 Tabel 4.76 Klien memperoleh laba yang sangat signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya... 88 Tabel 4.77 Perhitungan Korelasi (Antara Variabel X dan Variabel Y)... 91 xi

Tabel 4.78 Perhitungan Faktor Koreksi Atas Skor yang Berangka Sama Koreksi Angka Kembar Variabel X... 92 Tabel 4.79 Perhitungan Faktor Koreksi Atas Skor yang Berangka Sama Koreksi Angka Kembar Variabel Y... 93 xii