Windows Management Instrumentation

dokumen-dokumen yang mirip
Microsoft Data Access Components (MDAC) Oleh : Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom

BAB III LANDASAN TEORI. disusun guna menyelesaikan masalah secara sistematis. Pada bab ini akan

Pengenalan VB.net. Ibnu Muakhori, S.Kom (wa)

MANAGEMENT INSTRUMENTATION UNTUK MONITORING SUHU KOMPUTER SECARA NETWORK

Pengenalan VB.net Ibnu Muakhori

1. Desktop Microsoft Windows

NAMA : MUHAMMAD SUHANDA BAIHAQI KELAS : XI TKJ 1 TUGAS : PRODUKTIF

PEMROGRAMAN KOMPUTER KODE MODUL: TIN 202 MODUL IV PENGENALAN MICROSOFT VISUAL BASIC 6.0

DASAR PEMROGRAMAN VISUAL BASIC

BAB 3 LANDASAN TEORI

MENGENAL VISUAL BASIC

BAB I PENDAHULUAN 1.2. Latar Belakang Masalah

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB I PERSYARATAN PRODUK

BAB 1 PENDAHULUAN. Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Medan merupakan instansi sekolah menengah atas

MODUL I PENGENALAN VISUAL BASIC.NET

Rancang Bangun Aplikasi Monitoring Perangkat Keras Komputer Menggunakan Windows Query Language

Virtual PC dapat berjalan di Windows XP, Vista maupun Windows 7. Saya melakukan installasi pada Windows 7, 64 bit.

Aplikasi Komputer. Pengenalan, fungsi, program-program utilitas dan jenisjenis sistem operasi. Ita Novita, S.Kom, M.T.I. Modul ke:

Pertemuan XI Database Connectivity Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika. Caca E. Supriana, S.Si.,MT.

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

METODE AKSES DATA ODBC DAN OLE DB

IT210 - Pemrograman Visual. Ramos Somya

Installasi Microsoft SQL Server 2000 Personal Edition

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

VISUAL PROGRAMMING 2. bangdanu.wordpress.com. By: Danu Wira Pangestu

BAB III ANALISA DAN PEMBAHASAN MASALAH

Belajar Teknologi Virtualisasi : VMWare vsphere Hypervisor ESXi (1)

Arsitektur Sistem Operasi WINDOWS

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

PERTEMUAN 7 SISTEM OPERASI DAN PROGRAM UTILITAS

BELAJAR AUTOCAD UNTUK PEMULA

Nagios Sebagai Network Monitoring Software

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. dengan perangkat keras dan perangkat lunak. Berikut adalah spesifikasi

BAB II LANDASAN TEORI. Dalam landasan teori ini akan dibahas mengenai: (1) Microsoft ActiveX

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. harus disediakan server, perangkat lunak (software), perangkat keras (hardware)

BAB III ANALISIS DAN METODE PENELITIAN. Perangkat keras yang dibutuhkan pada penelitian ini adalah : Laptop Dell Inspiron N4030 dengan spesifikasi

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

DATABASE SQL SERVER. Database SQL Server Halaman 1

Mengenal Pemrograman Web Dengan JSP

M. Choirul Amri

P2 Pengantar Visual Basic.Net

UKDW BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

APLIKASI KOMPUTER (APLIKOM)

INTRODUCTION JAVA NORHIKMAH,M.KOM

Mengeksplorasi Database PostgreSQL dengan PgAdmin III

MODUL PRAKTIKUM PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK (JAVA) PERTEMUAN 1 PENGENALAN LINGKUNGAN PEMROGRAMAN JAVA

Cloud Computing Windows Azure

PENGEMBANGAN APLIKASI SMS MENGGUNAKAN GAMMU. Budi Maryanto. Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer LIKMI Jl. Ir. H. Juanda 96 Bandung 40132

LAPORAN PRAKTEK SISTEM OPERASI JARINGAN KOMPUTER

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. digunakan untuk mendukung implementasi data warehouse yang telah

1. Instalasi Oracle & Membuat Starter Database

BAHASA PEMROGRAMAN 2 PENGENALAN GAMBAS

Sistem Distribusi Data Melalui COM+ Dengan Visual Basic

BAB V IMPLEMENTASI SISTEM

Teknik Informatika S1

Apa itu.net Framework?

CONTOH PENDSTRIBUSIAN HARDWARE

Bondan Muliawan Mengenal ASP

Komputer bekerja atas dasar instruksi. Orang atau ahli pembuat program ini disebut sebagai programmer.

Bab 3 Metodologi Penelitian

PROSES, OBJEK DAN LAYANAN TERDISTRIBUSI

BAB I PENDAHULUAN. menjadi masalah. Namun disamping itu masih jarang ditemukan aplikasi yang. lunak yang ada menggunakan teknik perangkingan.

BAB 1 PENDAHULUAN. Internet, dalam (28 April 2006)

BAB III LANDASAN TEORI

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Pengadilan Pajak secara umum merupakan alat untuk membantu kegiatan

TUGAS AKHIR PEMBUATAN E-COMMERCE TOKO BUKU DENGAN ASP DAN DATABASE ODBC

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. yang manual, yaitu dengan melakukan pembukuan untuk seluruh data dan

BAB V IMPLEMENTASI SISTEM. Tahapan implementasi merupakan kelanjutan dari kegiatan rancangan

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BUKU PANDUAN REFERENSI MANUAL

BAB 2 LANDASAN TEORI. Data adalah fakta atau bagian dari fakta yang digambarkan dengan simbol-simbol,

Mengenal Visual Basic Clasic. Agus Priyanto, M.Kom

Pemrograman dengan Java

BAB III LANDASAN TEORI. adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan,

MATERI II KOMPUTER (SOFTWARE)

Mei 2006 Oleh : Feri Djuandi.

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN TAMPILAN LAYAR

PENGGUNAAN DHCP RELAY AGENT UNTUK MENGOPTIMALKAN PENGGUNAAN DHCP SERVER PADA JARINGAN DENGAN BANYAK SUBNET

BAB V IMPLEMENTASI SISTEM

BAB II LANDASAN TEORI. sistem informasi. Pada umumnya setiap organisasi selalu mempunyai sistem

M. Choirul Amri

DASAR-DASAR SQL SERVER 2005

Visual Basic 6.0 For Beginners

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB 1 PENDAHULUAN Pengantar

BAB III LANDASAN TEORI. penyuluhan memberikan pengertian yang berbeda beda. Meskipun demikian,

Boediardjo

Gambar 3.1 Perancangan Sistem

Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. Berdasarkan hasil studi lapangan yang telah dilakukan, koperasi ini masih menggunakan sistem manual untuk keg

BAB I PENDAHULUAN. komunikasi suara atau pesan saja. Seiring perkembangan zaman, mobile phone

Hacking & Security (Internet) #2

BAB III LANDASAN TEORI

SEKILAS TENTANG PULPO

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

Transkripsi:

Windows Management Instrumentation Alfa Ziqri alfalinux@ymail.com Abstrak Tugas-tugas yang bersifat management windows bukanlah sesuatu yang asing lagi bagi seseorang yang berkecimpung di dunia IT (Information and Technology). Tugas-tugas seperti pemantauan kinerja sistem, pemantauan penggunaan sumber daya processor / memory, dan tanggapan terhadap event yang terjadi adalah hal yang lazim bagi seorang sistem administrator. Tetapi cukup disayangkan bila tugas-tugas tersebut hanya bisa dilakukan secara manual. WMI (Windows Management Instrumentation) hadir untuk menjawab tantangan ini. WMI, sebuah core teknologi yang memungkinkan kita untuk melakukan tugas-tugas management windows dengan scripting secara fleksible. Mulai dari hal yang paling sederhana seperti melakukan query untuk melihat proses apa yang sedang bejalan di komputer kita, sampai dengan membuat aplikasi untuk menangani kasus yang telah disebutkan di atas. Kata Kunci: Windows Management Instrumentation Pendahuluan Bisa kita bayangkan, seorang sistem administrator yang senantiasa harus memperhatikan space harddisk atau performa memory, bila telah melebihi batasan yang telah ditentukan maka administrator harus melakukan aksi tertentu seperti menghapus file yang telah tidak berguna di harddisk, atau memantau kembali proses apa yang telah menghabiskan sumber daya memory yang tinggi. Alangkah baiknya bila tugas-tugas

tersebut dapat dikerjakan secara otomatis dengan catatan bisa di-customize secara fleksible dan programatikal.. Pembahasan Pengenalan WMI Tugas-tugas yang bersifat management windows bukanlah sesuatu yang asing lagi bagi seseorang yang berkecimpung di dunia IT (Information and Technology). Tugas-tugas seperti pemantauan kinerja sistem, pemantauan penggunaan sumber daya processor / memory, dan tanggapan terhadap event yang terjadi adalah hal yang lazim bagi seorang sistem administrator. Tetapi cukup disayangkan bila tugas-tugas tersebut hanya bisa dilakukan secara manual. Bisa kita bayangkan, seorang sistem administrator yang senantiasa harus memperhatikan space harddisk atau performa memory, bila telah melebihi batasan yang telah ditentukan maka administrator harus melakukan aksi tertentu seperti menghapus file yang telah tidak berguna di harddisk, atau memantau kembali proses apa yang telah menghabiskan sumber daya memory yang tinggi. Alangkah baiknya bila tugas-tugas tersebut dapat dikerjakan secara otomatis dengan catatan bisa di-customize secara fleksible dan programatikal. WMI (Windows Management Instrumentation) hadir untuk menjawab tantangan ini. WMI, sebuah core teknologi yang memungkinkan kita untuk melakukan tugas-tugas management windows dengan scripting secara fleksible. Mulai dari hal yang paling sederhana seperti melakukan query untuk melihat proses apa yang sedang bejalan di komputer kita, sampai dengan membuat aplikasi untuk menangani kasus yang telah disebutkan di atas. WMI Bukanlah Teknologi Yang Baru

Sebenarnya WMI sendiri bukanlah sebuah teknologi yang baru. WMI telah tersedia, tanpa perlu di-install pada versi Windows Me, Windows 2000, Windows XP, Windows 2003, dan Windows Vista. Untuk Windows 98 dan Windows NT 4.0, WMI bisa di-download pada link berikut. WMI adalah sebuah teknologi yang sangat tangguh dan membantu. Sayangnya, sejalan dengan aplikasi LOB (line of business) yang berjalan begitu laju, WMI sudah mulai dilupakan. Bahkan banyak developer yang tidak menyadari keberadaan WMI itu sendiri. Padahal, kemungkinan pekerjaaan mereka sehari-hari dibantu oleh WMI, baik secara langsung maupun secara tidak langsung. Apa Yang Bisa Kita Lakukan Dengan WMI? WMI menyediakan pendekatan yang konsisten untuk melakukan tugas-tugas yang bersifat management Windows yang kita ketemu sehari-hari dengan programming atau scripting language. Dengan WMI, kita tidak hanya bisa melakukan tugas-tugas management windows pada komputer lokal, tetapi juga bisa mengelola komputer yang remote (tentunya selama kita punya hak akses terhadap komputer tersebut). Adapun Beberapa Contoh Tugas-tugas Yang Dapat Dilakukan Dengan WMI : Melakukan query (permintaan data) ke sistem operasi kita untuk mendapatkan sejumlah informasi seperti: pemakaian harddisk, proses yang sedang aktif, mendapatkan nomor serial dari harddisk, mendapatkan sejumlah aplikasi yang telah terinstall di komputer kita,

dan lain sebagainya. Menciptakan atau menjalankan sebuah proses atau aplikasi secara scripting / programatik. Misalnya kita dapat membuka sebuah calculator windows (calc.exe) secara programmatik. Membuat schedule atau jadwal untuk menjalankan sebuah proses pada waktu yang telah ditentukan. Mengelola (bahkan, me-restart atau mematikan) komputer lokal ataupun remote. Oleh karena fleksibilitas WMI yang tinggi, kita bisa mengkombinasikan berbagai kemampuannya (seperti yang dise butkan di atas), sehingga dapat menjadi sebuah aplikasi yang sangat membantu. Salah satu contohnya adalah kita ingin membuat sebuah aplikasi yang memonitor pemakaian memory pada komputer kita, bila telah mencapai 3 GB, maka akan terjadi aksi tertentu (misa lnya mengirimkan email kepada administrator, mencatat proses-proses yang sedang aktif ke log file, dan lain sebagainya). WMI memungkinkan kita untuk melakukan tugas-tugas tersebut secara custom dan flexible. Arsitektur WMI Setelah mengerti hal-hal apa yang dapat kita lakukan dengan bantuan WMI, sekarang saatnya kita berlangkah ke depan untuk mengerti arsitektur dari WMI itu sendiri dan memperhatikan bagaimana WMI bekerja. Berikut adalah gambar arsitektur dari WMI.

Seperti yang kita perhatikan, terdapat tiga layer utama: 1. WMI Providers and Managed Objects WMI Provider adalah object COM (Component Object Model) yang memonitor satu atau lebih Managed Objects untuk WMI. Managed Object sendiri adalah komponen logical atau physical seperti hard disk drive, network adapter, database system, OS, dll. Mirip seperti sebuah driver, sebuah provider membekali WMI dengan data dari sebuah managed object dan mengendali message dari WMI ke managed object. WMI provider terdiri dari sebuah file DLL (Dynamic Link Library) d an sebuah file MOF (Managed Object Format) yang mendefinisikan kelas-kelas untuk provider lain yang mengembalikan data dan melakukan operasi. 2. WMI Infrastructure WMI Infrastructure adalah sebuah komponen pada sistem operasi Microsoft Windows. WMI Infrastructure mempunyai dua bagian yaitu WMI Service (termasuk WMI Core) dan WMI Repository.

WMI Repository terdiri dari kumpulan-kumpulan namespace WMI seperti root\default, root\cimv2, dan root\subscription. WMI service bertindak sebagai perantara antara provider, aplikasi management, dan WMI Repository. 3. WMI Consumer WMI Consumer adalah aplikasi management atau script yang berinteraksi dengan infrastruktur WMI. Management application tersebut dapat melakukan query, enumerasi data, menjalankan fungsi pada provider, atau mendaftar pada sebuah event. Implementasi WMI WMI dapat diimplementasikan dengan beberapa cara tergantung kebutuhan dan kondisi: Command Line Tool (WMIC WMI Command-line) Dengan WMIC, kita dapat melakukan hal yang berhubungan WMI melalui console atau command line interface dengan perintah perintah tertentu. Gambar berikut mengilustrasikan penggunaan WMI melalui WMI Command-line, di mana process get name adalah perintah WMIC yang artinya mendapatkan semua nama process yang sedang aktif sekarang.

VBScript Bentuk lain dari implementasi WMI adalah menggunakan scripting VBScript. Implementasi VBScript cukup mudah dilakukan. Kita hanya perlu membuat sebuah file berekstensi.vbs dan isi file tersebut dengan VBScript. File tersebut siap dieksekusikan dengan men-double click nya.

C++ Implementasi WMI cukup banyak dilakukan pada C++ terutama pada zaman.net belum lahir. Dengan C++, developer sangat fleksibel untuk mengetik kode program untuk diintegrasikan dengan WMI. Bahasa Pemrograman.NET: C# dan VB.NET Seperti yang telah kita ketahui bahwa.net merupakan pemrograman yang utama Microsoft pada sekarang ini. Tentunya integrasi WMI dan.net sangat diharapkan oleh para developer.net. Yang menjadi kabar baik adalah WMI dapat berkomunikasi dengan baik dengan.net. Kita bisa menggunakan bahasa pemrograman.net untuk mengakses WMI, di mana bahasa pemrograman.net tersebut sebagai pembungkus yang akan memanggil WMI. Hal ini sangat menguntungkan bagi developer.net terkadang enggan mempelajari C++. Pada.NET, semua hal yang berhubungan WMI, dikelola oleh namespace System.Management. 1.: using System; 2: using System.Management; 3: 4: namespace WMI.NET_Demo 5: { 6: class Program 7: { 8: static void Main(string[] args) 9: {

10: ManagementClass process = new ManagementClass("Win32_Process"); 11: foreach (ManagementObject item in process.getinstances()) 12: { 13: Console.WriteLine(item["Name"] + " - " + item["processid"]); 14: } 15: 16: Console.ReadKey(); 17: } 18: } 19: } Berikut adalah contoh potongan program yang ditulis dengan bahasa C# untuk mendapatkan proses yang terdapat pada computer kita dengan WMI. WMI Tools Untuk mempermudah kita dalam proses pengembangan ataupun konfigurasi pada WMI, terdapat sejumlah tools yang bisa membantu kita. Salah satu tools yang sangat signifikan adalah WMI Administrative Tools yang bisa Anda download di sini. Administrative Tools terdiri dari tool berikut: WMI CIM Studio Tool ini digunakan untuk melihat atau mengubah class, properties, qualifier, dan instance yang berada dalam sebuah CIM Repository. WMI Object Browser Tool ini digunakan untuk melihat object, mengubah nilai property dan qualifier, dan menjalankan method.

WMI Event Registration Tool ini digunakan untuk mengkonfigurasi event customer yang permanen, membuat atau melihat instance dari event customer. WMI Event Viewer Tool ini berfungsi untuk menampilkan event untuk semua instance dari consumer yang terdaftar. Penutup Windows Management Instrumentation menawarkan pendekatan yang flexible dan programatik sehingga memungkinkan kita untuk melakukan tugas-tugas management windows dengan dinamis. Dengan WMI, kita bisa membuat script untuk mengkombinasikan berbagai fungsionalitas WMI menjadi sebuah aplikasi yang dapat mempermudah kita dalam hal management windows. Berbagai alternatif implementasi WMI mempermudah kita dalam memilih sesuai dengan situasi dan kondisi yang sedang dihadapi. Terdapat pula sejumlah tool yang sangat membantu kita dalam mengimplementasikan WMI Referensi 1. http://geeks.netindonesia.net/blogs/wely/archive/2008/08/16/windowsmanagement-instrumentation.aspx Biografi Nama : Alfa Ziqri Hobi : ngoprek komputer Email : Alfalinux@ymail.com