BAB II EVALUASI DIRI DAN ISU STRATEGIS

dokumen-dokumen yang mirip
BORANG BARU VS BORANG LAMA

BOBOT PENILAIAN BORANG PRODI

FORMAT PENILAIAN INSTRUMEN AMAI PROGRAM STUDI JENJANG S1

WORKSHOP AKREDITASI PROGRAM STUDI ITY PENYUSUNAN BORANG STANDAR 2 DAN 4. di BPM UMY

FORMAT 3 : FORMAT PENILAIAN INSTRUMEN AMAI PROGRAM STUDI JENJANG S1 PROGRAM STUDI... FAKULTAS... WAKTU VISITASI,...

Standar Mutu UMSIDA (di copy dari BPM UMSIDA) 0

AKREDITASI PROGRAM STUDI SARJANA

AKREDITASI PROGRAM STUDI SARJANA

Standar Mutu Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Dokumen Pendukung Hasil Akreditasi

AKREDITASI PROGRAM STUDI SARJANA

AKREDITASI PROGRAM STUDI DIPLOMA

AKREDITASI PROGRAM STUDI SARJANA

I. PENDAHULUAN 1.1. Tujuan

Widyat Nurcahyo, Analisa Atribut Yang Mempengaruhi Mutu Program Studi

STANDAR 1. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN

STANDART MUTU AKBID HARAPAN MULYA PONOROGO TAHUN 2014/2015

STANDAR 5. KURIKULUM, PEMBELAJARAN, DAN SUASANA AKADEMIK

I. PENDAHULUAN 1.1. Tujuan

I. PENDAHULUAN 1.1. Tujuan

PENILAIAN AIPT. Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Juli 2011 BAN-PT

PENILAIAN AIPT. Skor AIPT. Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi. Bobot (dalam %) 90

No Pertanyaan Skor Catatan Auditor ED AI ...

FORMAT 1. PENILAIAN BORANG INSTITUSI PERGURUAN TINGGI. Penilaian Dokumen Perorangan. Nama Perguruan Tinggi :... Nama Asesor :... Kode Panel :...

Standar Dosen & Tenaga Kependidikan STIKES HARAPAN IBU

BORANG PROGRAM STUDI

AKREDITASI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PROFESI DIETISIEN

Borang Kinerja Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian

JURUSAN GIZI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG TAHUN

DRAFT AWAL INSTRUMEN AKREDITASI PROGRAM STUDI KESEHATAN DENGAN 9 KRITERIA TERBARU SESUAI PERATURAN MAJELIS BAN-PT NO 4 TAHUN 2017

AKREDITASI PROGRAM STUDI DIPLOMA

Petunjuk Pengisian: 1. Isilah NILAI bagian yang berwarna kuning dg skor Isilah KEADAAN PT pada kotak berwarna biru

AKREDITASI PROGRAM STUDI MAGISTER PSIKOLOGI PROFESI

INSTRUMEN EVALUASI MUTU INTERNAL (EMI)LEMBAGA PENDIDIKAN TENAGA KEPENDIDIKAN (LPTK)

AKREDITASI PROGRAM STUDI DIPLOMA GIZI

LAPORAN HASIL AUDIT MUTU AKADEMIK INTERNAL (AMAI) TAHUN AKADEMIK 2016/2017

AKREDITASI PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN

INSTRUMEN LAM AKREDITASI S1

INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

STANDAR MUTU PROGRAM STUDI MAGISTER AKUNTANSI

RENCANA STRATEGIS PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA FKIP UNIVERSITAS SRIWIJAYA

AKREDITASI PROGRAM STUDI MAGISTER

TIPS MENGHADAPI AKREDITASI PROGRAM STUDI SARJANA DENGAN INSTRUMEN BARU

: UPN "VETERAN" JAWA TIMUR : PROGRAM PASCA SARJANA : PS MAGISTER MANAJEMEN : Dr. JOJOK D., S.Sos, MSi : 30 AGUSTUS 2016

AKREDITASI PROGRAM STUDI SARJANA BUKU IIIA BORANG AKREDITASI YANG DIISI OLEH PROGRAM STUDI

SISTEM AKREDITASI NASIONAL DAN ANALISIS HASIL AKREDITASI

AKREDITASI PROGRAM STUDI MAGISTER

Standar Mutu Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik

AKREDITASI PROGRAM STUDI DOKTOR

AKREDITASI PROGRAM STUDI DOKTOR

Petunjuk Pengisian: 1. Isilah NILAI bagian yang berwarna kuning dg skor Isilah KEADAAN PT pada kotak berwarna biru

AKREDITASI PROGRAM STUDI SARJANA

PS Akuntansi (Persiapan SAPTO & Instrumen Baru)

Petunjuk Pengisian: 1. Isilah NILAI bagian yang berwarna kuning dg skor Isilah KEADAAN PT pada kotak berwarna biru

LAPORAN HASIL AUDIT MUTU AKADEMIK INTERNAL

AIPT UNTUK PENGEMBANGAN IPT

STANDAR MUTU PROGRAM STUDI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

STANDAR MUTU PROGRAM STUDI (BERDASARKAN INDIKATOR BAN-PT)

Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Tinggi (MMPT) DAFTAR ISI

AKREDITASI INSTITUSI PERGURUAN TINGGI

AKREDITASI PROGRAM STUDI MAGISTER

PENYUSUNAN DOKUMEN SPMI-PT. 1. KEBIJAKAN SPMI-PT, 2. MANUAL SPMI-PT, 3. STANDAR Dikti, 4. FORMULIR

RENCANA KERJA DAN ANGGARAN KEMENTERIAN NEGARA / LEMBAGA (RKA-KL) TAHUN 2017 JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG

3. Dokumen pengembangan Profil Lab. ada ada ada ada ada ada 4. Dokumen evaluasi dari stakeholder & ada ada ada ada ada ada

AKREDITASI PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEBIDANAN


BAB I PENDAHULUAN Pasal 91 ayat (1) wajib melakukan penjaminan mutu pendidikan Pasal 91 ayat ( Penjaminan mutu pendidikan memenuhi melampaui

KOMPONEN D SUMBER DAYA MANUSIA

Borang Kinerja Jurusan UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2010

SALINAN PERATURAN REKTOR INSTITUT PERTANIAN BOGOR NOMOR 11/IT3/DT/2013 TENTANG STANDAR MUTU DALAM SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL PADA PROGRAM

PETA MASALAH DALAM AKREDITASI PRODI BERDASARKAN ISIAN BORANG AKREDITASI

Borang Klarifikasi dan Rencana Tindakan Koreksi

STANDAR 2. TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN, DAN PENJAMINAN MUTU

PANDUAN PENGISIAN INSTRUMEN AUDIT MUTU INTERNAL UNIVERSITAS ISLAM MALANG

1. Jatidiri prodi 2. Makna tatapamong 3. Tatapamong dalam konteks SNP 4. Tatapamong dalam perspektif kegiatan akreditasi BAN PT

BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEBIDANAN BUKU V PEDOMAN PENILAIAN INSTRUMEN AKREDITASI

STANDAR MUTU PROGRAM STUDI

AKREDITASI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER GIGI

STANDAR 2 TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN, DAN PENJAMINAN MUTU

INSTRUMEN AUDIT MUTU INTERNAL UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Standar Mutu Jurusan Ilmu Komunikasi. Kode Dokumen

STANDAR 1. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN. 1.1 Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran serta Strategi Pencapaian

Buku Pintar Dokumen Borang Akreditasi Program Studi Tahun 2018

Universitas Respati Yogyakarta. Jln. Laksda Adi Sucipto KM 6.3 Depok Sleman Yogyakarta B A D A N P E N J A M I N A N M U T U

STANDAR MUTU AKDEMIK PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS SAM RATULANGI

PROGRAM KERJA PERIODE

BORANG SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL Program Studi S1

RENCANA STRATEGIS PROGRAM MAGISTER PENGELOLAAN SUMBERDAYA ALAM

SURAT KEPUTUSAN Nomor 180/SK/R/IX/2011. Tentang Standar Mutu Jurusan/Program Studi. Rektor Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

AKREDITASI PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS DAN DOKTER GIGI SPESIALIS

AKREDITASI PROGRAM STUDI KEDOKTERAN

AKREDITASI INSTITUSI PERGURUAN TINGGI TERBUKA JARAK JAUH

INSTRUMEN AKREDITASI MINIMUM PEMBUKAAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU PADA PROGRAM PROFESI

STANDAR MUTU AKDEMIK PENELITIAN UNIVERSITAS SAM RATULANGI

... BUKU I TIM AUDITOR UPT INSTITUT BISNIS MUHAMAADIYAH BEKASI

AKREDITASI PROGRAM STUDI SARJANA

STANDAR PROGRAM STUDI

LAPORAN HASIL MONITORING DAN EVALUASI PENJAMINAN MUTU STKIP SILIWANGI TAHUN AKADEMIK

INSTRUMEN EVALUASI MUTU INTERNAL (EMI) PROGRAM STUDI PADA UNIVERSITAS / INSTITUT /SEKOLAH TINGGI

AKREDITASI PROGRAM STUDI MAGISTER

Transkripsi:

BAB II EVALUASI DIRI DAN ISU STRATEGIS (Sebelum dilaksanakan Raker Gizi pada tanggal 21 22 Mei 2013) 2.1 Visi Misi, Tujuan, dan Sasaran serta Strategi Pencapaian 2.1.1 Kejelasan dan kerealistikan visi, misi, tujuan, dan sasaran Program Studi. Visi, misi, Tujuan dan sasaran disesuaikan dengan kondisi per 2012 serta feedback stakeholder Visi dan misi yang dilakukan tahun 2009 belum melibatkan semua stakeholder dalam penyusunannya. 2.1.2 Sosialiasi yang efektif tercermin dari tingkat pemahaman Sosialisasi visi dan misi tahun 2009 dilakukan melalui website dan beberapa kegiatan insidental, namun belum ada evaluasi umpan balik tentang pemahaman visi dan misi. 2.2 Tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan dan penjaminan mutu 2.2.1 Tatapamong menjamin terwujudnya visi, terlaksanakannya misi, tercapainya tujuan, berhasilnya strategi yang digunakan secara kredibel, transparan, akuntabel, bertanggung jawab, dan adil. Terdapat struktur organisasi yang secara periodik telah dievaluasi 2.2.2 Karakteristik kepemimpinan yang efektif. Tersedia unsur pimpinan di Jurusan Gizi FKUB 2.2.3 Sistem pengelolaan fungsional dan operasional program studi mencakup: planning, organizing, staffing, leading, controlling yang efektif dilaksanakan. Terdapat planning kegiatan (renstra), struktur organisasi, sistem staffing yang jelas pada organisasi, terdapat proses leading dan controlling pada Jurusan Gizi FKUB. 6

2.2.4 Pelaksanaan penjaminan mutu di program studi. Pelaksanaannya antara lain dengan adanya: kelompok dosen bidang ilmu yang menilai mutu soal ujian, silabus, dan tugas akhir, serta penguji luar (external examiner). Implementasi dokumen mutu sudah dilakukan namun dokumentasi belum tersusun dengan baik yang memungkinkan accessibility dan akuntabilitas informasi 2.2.5 Penjaringan umpan balik dan tindak lanjutnya. Sumber umpan balik antara lain dari: (1) Dosen (2) Mahasiswa (3) Alumni (4) Pengguna lulusan Umpan balik digunakan untuk perbaikan kurikulum, pelaksanaan proses pembelajaran, dan peningkatan kegiatan program studi. Telah dilaksanakan kegiatan umpan balik, namun perlu dilakukan secara periodik, dan data dianalisis serta didokumentasikan untuk dapat dijadikan acuan dalam penyusunan kebijakan. 2.2.6 Upaya-upaya yang telah dilakukan penyelenggara program studi untuk menjamin keberlanjutan (sustainability) program studi ini antara lain mencakup: a. Upaya untuk peningkatan animo calon mahasiswa b. Upaya peningkatan mutu manajemen c. Upaya untuk peningkatan mutu lulusan d. Upaya untuk pelaksanaan dan hasil kerjasama kemitraan e. Upaya dan prestasi dalam memperoleh dana hibah kompetitif. Upaya-upaya untuk menjamin keberlangsungan PS dilakukan dengan update informasi di website dan/atau brosur untuk meningkatkan animo, perbaikan pengelolaan manajemen melalui evaluasi pelaksanaan tugas masing-masing unit, rapat jurusan yang diadakan rutin, pelaporan pelaksanaan tugas dari tiap unit dan management-review. Adapun untuk peningkatan mutu lulusan, PBM dievaluasi secara periodik melalui evaluasi umpan balik mahasiswa, dosen, dan stakeholder yang dijadikan landasan untuk perbaikan kurikulum 7

secara dinamis. Untuk pelaksanaan kerjasama ditindaklanjuti dengan evaluasi secara periodik oleh masing-masing tim blok peminatan yang dikoordinir oleh tim kerjasama jurusan. Sedangkan untuk prestasi mahasiswa, diupayakan dengan mendukung dan memfasilitasi serta membimbing mahasiswa untuk ikut serta dalam kegiatan-kegiatan kemahasiswaan. 2.3 Mahasiswa dan lulusan 2.3.1 Tersedia sistem penerimaan mahasiswa baru dan dilaksanakan secara konsisten. Dokumen sistem penerimaan mahasiswa baru mencakup: (1) kebijakan penerimaan mahasiswa baru (2) kriteria penerimaan mahasiswa baru (3) prosedur penerimaan mahasiswa baru (4) instrumen; penerimaan mahasiswa baru (5) sistem pengambilan keputusan Telah tersedia sistem penerimaan mahasiswa baru di Jurusan Gizi. Untuk Program A, sistem penerimaan mahasiswa baru terintegrasi dengan universitas, sedangkan untuk Program B sistem seleksi mandiri sesuai dengan peraturan universitas 2.3.2 Rasio mahasiswa baru transfer terhadap mahasiswa baru bukan transfer. Rasio mahasiswa baru transfer terhadap mahasiswa baru bukan transfer = 1 : 2 2.3.3 Motivasi penerimaan mahasiswa transfer. Alasan menerima mahasiswa transfer seharusnya untuk meningkatkan layanan pendidikan. Penerimaan mahasiswa transfer dilakukan dengan proses seleksi yang baik/ketat dalam upaya tetap menjaga mutu, tidak hanya karena pertimbangan ekonomi semata. Menyediakan jenjang pendidikan lanjut linier yang dibutuhkan bagi profesi gizi (D3 Gizi ke S1 Gizi) 8

2.3.4 Rata-rata masa studi lulusan dan rata-rata IPK Rata-rata masa studi lulusan adalah 4 tahun dan rata-rata IPK adalah 3,22. 2.3.5 Upaya pengembangan dan peningkatan mutu lulusan: jenis program yang dilakukan dan efektivitas pelaksanaannya. Disediakan program pemberian beasiswa pada mahasiswa, sampai saat ini sebanyak 48 mahasiswa (8,7%) mendapatkan beasiswa. 2.4 Sumber Daya Manusia 2.4.1 Pedoman tertulis tentang sistem seleksi, perekrutan, penempatan, pengembangan, retensi, dan pemberhentian dosen dan tenaga kependidikan PS telah mengacu kepada pedoman tertulis dalam melakukan sistem seleksi, perekrutan, penempatan, pengembangan, retensi, dan pemberhentian dosen dan tenaga kependidikan secara menyeluruh (100%) 2.4.2 Pedoman tertulis tentang sistem monitoring dan evaluasi, serta rekam jejak kinerja dosen dan tenaga kependidikan Terdapat pedoman tertulis tentang sistem monitoring dan evaluasi, serta rekam jejak kinerja dosen dan tenaga kependidikan yang lengkap 2.4.3 Pelaksanaan monitoring dan evaluasi kinerja dosen di bidang pendidikan, penelitian, pelayanan/ pengabdian kepada masyarakat Sebanyak 75% dosen telah melakukan EKD 2.4.3.1.a Dosen tetap berpendidikan (terakhir) S2 dan S3 yang bidang keahliannya sesuai dengan kompetensi PS Terdapat 48% dosen tetap berpendidikan (terakhir) S2 dan S3 yang bidang keahliannya sesuai dengan kompetensi PS. Jumlah ini masih kurang dari 90% (BAN-PT) 9

2.4.3.1.b Dosen tetap yang berpendidikan S3 yang bidang keahliannya sesuai dengan kompetensi PS Terdapat 7,68% dosen tetap yang berpendidikan S3 yang bidang keahliannya sesuai dengan kompetensi PS. Jumlah dosen S3 sangat tidak memenuhi standar yang ditetapkan BAN-PT sebesar minimal 40%. 2.4.3.1.c Dosen tetap yang memiliki jabatan lektor kepala dan guru besar yang bidang keahliannya sesuai dengan kompetensi PS Terdapat 4% dosen tetap yang memiliki jabatan lektor kepala dan guru besar yang bidang keahliannya sesuai dengan kompetensi PS. Jumlah ini sangat rendah dibandingkan dengan syarat BAN-PT sebesar 50% 2.4.3.1.d Dosen yang memiliki Sertifikat Pendidik Profesional Terdapat 15% dosen yang memiliki Sertifikat Pendidik Profesional 2.4.3.2 Rasio mahasiswa terhadap dosen tetap yang bidang keahliannya sesuai dengan bidang PS Rasio mahasiswa terhadap dosen tetap yang bidang keahliannya sesuai dengan bidang PS adalah dosen : mahasiswa = 1 : 19. Rasio ini sudah memenuhi standar rasio BAN-PT yaitu 17-23. Namun, jika terjadi penambahan mahasiswa maka rasio ini akan berubah, sehingga untuk mempertahankannya maka jumlah dosen juga harus ditambah. 2.4.3.3 Rata-rata beban dosen per semester, atau rata-rata FTE (Fulltime Teaching Equivalent) Rata-rata beban dosen per semester, atau rata-rata FTE (Fulltime Teaching Equivalent) adalah 13.62 2.4.3.4 Kesesuaian keahlian (pendidikan terakhir) dosen dengan mata kuliah yang diajarkannya 10

Terdapat 100% kesesuaian antara keahlian (pendidikan terakhir) dosen dengan mata kuliah yang diajarkannya 2.4.3.5 Tingkat kehadiran dosen tetap dalam mengajar Terdapat 100% kehadiran dosen tetap dalam mengajar 2.4.4.1 Persentase jumlah dosen tidak tetap, terhadap jumlah seluruh dosen Tidak ada dosen tidak tetap di PS (0%) 2.4.4.2.a Kesesuaian keahlian dosen tidak tetap dengan mata kuliah yang diampu. Tidak ada dosen tidak tetap di PS (0%) 2.4.4.2.b Pelaksanaan tugas/ tingkat kehadiran dosen tidak tetap dalam mengajar Tidak ada dosen tidak tetap di PS (0%) 2.4.5.1 Kegiatan tenaga ahli/pakar (sebagai pembicara dalam seminar/pelatihan, pembicara tamu, dsb, dari luar PT sendiri (tidak termasuk dosen tidak tetap). Terdapat 15 Kegiatan tenaga ahli/pakar (sebagai pembicara dalam seminar/pelatihan, pembicara tamu, dsb, dari luar PT sendiri (tidak termasuk dosen tidak tetap) 2.4.5.2 Peningkatan kemampuan dosen tetap melalui program tugas belajar dalam bidang yang sesuai dengan bidang PS. Terdapat 6 orang dosen tetap yang sedang melaksanakan program tugas belajar dalam bidang yang sesuai dengan bidang PS. 11

2.4.5.3 Kegiatan dosen tetap yang bidang keahliannya sesuai dengan PS dalam seminar ilmiah/ lokakarya/ penataran/ workshop/ pagelaran/ pameran/peragaan yang tidak hanya melibatkan dosen PT sendiri. Terdapat >3 Kegiatan dosen tetap yang bidang keahliannya sesuai dengan PS dalam seminar ilmiah/ lokakarya/ penataran/ workshop/ pagelaran/ pameran/peragaan yang tidak hanya melibatkan dosen PT sendiri. 2.4.5.4 Prestasi dalam mendapatkan penghargaan hibah, pendanaan program dan kegiatan akademik dari tingkat nasional dan internasional; besaran dan proporsi dana penelitian dari sumber institusi sendiri dan luar institusi. Terdapat 2 penghargaan hibah, pendanaan program dan kegiatan akademik dari institusi internasional 2.4.5.5 Reputasi dan keluasan jejaring dosen dalam bidang akademik dan profesi Sebanyak 100% dosen tetap yang menjadi anggota masyarakat bidang ilmu tingkat nasional, dan terdapat 1 orang dosen yang menjadi keanggotaan internasional. 2.4.6.1.a Pustakawan dan kualifikasinya Terdapat pustakawan (UB) sebanyak 4 orang (S2), 5 orang (S1), 2 orang (D3), dan 10 orang (D2). 2.4.6.1.b Laboran, teknisi, operator, programmer Terdapat laboran sebanyak 1 orang (S2) dan asisten laboratorium 1 orang (SMA). Tenaga asisten laboratorium ini hanya untuk laboratorium diet dan pangan. Adapun untuk laboratorium Nutritional Assessment dan lab komunikasi belum ada. 12

2.4.6.1.c Tenaga administrasi Terdapat tenaga administrasi sebanyak 2 orang (S1) dan 2 orang (SMA). Jumlah tenaga administrasi ini (khususnya administrasi akademik) yang hanya 2 orang sangat tidak memadai jika dibandingkan dengan 550 mahasiswa yang harus dilayani tiap semester. Untuk keperluan sistem penjaminan mutu, dibutuhkan 1 staf administrasi tambahan untuk dokumentasi serta 1 staf administrasi untuk pengelolaan jurnal (IJHN) yang akan didirikan. 2.4.6.2 Upaya yang telah dilakukan PS dalam meningkatkan kualifikasi dan kompetensi tenaga kependidikan Upaya yang telah dilakukan PS adalah memberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan, serta kesempatan belajar mengikuti fakultas 2.5 Kurikulum Pembelajaran dan Suasana Akademik 2.5.1.1 Kompetensi lulusan Telah dirumuskan kompetensi lulusan, dan dituangkan dalam dokumen Kompetensi Lulusan. Proses perumusan kompetensi dilaksanakan dalam Rapat Kerja Evaluasi Kurikulum, namun pelaporannya belum terdokumentasi dengan baik. 2.5.1.1.a Kelengkapan dan perumusan kompetensi Proses perumusan kompetensi dilaksanakan dalam Rapat Kerja Evaluasi Kurikulum, namun pelaporannya belum terdokumentasi dengan baik. 2.5.1.1.b Orientasi dan kesesuaian dengan visi dan misi Orientasi pendidikan dan kurikulum telah sesuai dengan visi dan misi, namun belum disesuaikan dengan visi dan misi tahun 2013 13

2.5.1.2 Struktur Kurikulum Tersedia struktur kurikulum yang dievaluasi setiap tahun akademik, didokumentasikan dalam Buku Pedoman Pendidikan, dan dijadikan acuan pengambilan beban studi mahasiswa semesternya. 2.5.1.2.a Kesesuaian matakuliah dan urutannya dengan standar kompetensi Proses penyusunan mata kuliah telah disesuaikan urutannya dengan standar kompetensi, dijabarkan dalam setiap semester. Peta mata kuliah tertuang dalam dokumen Spesifikasi Jurusan. Namun belum dilakukan evaluasi terkait profil dan keunggulan Jurusan yang baru (tahun 2013) 2.5.1.2.b Persentase mata kuliah yang dalam penentuan nilai akhirnya memberikan bobot pada tugas-tugas (praktikum/praktek, PR atau makalah) 20% Terdapat 67% mata kuliah yang dalam penentuan nilai akhirnya memberikan bobot pada tugas-tugas (praktikum/praktek, PR atau makalah) (data Evaluasi PBM 2011-2012) 2.5.1.2.c Mata kuliah dilengkapi dengan deskripsi mata kuliah, silabus dan SAP. Terdapat 88.9% mata kuliah dilengkapi dengan deskripsi mata kuliah, silabus dan SAP (data Evaluasi PBM 2011-2012) 2.5.1.3 Fleksibilitas mata kuliah pilihan Terdapat sebanyak 14 SKS mata kuliah pilihan yang wajib diambil dan disediakan 28 sks MKP (data TA 2013-2014), sehingga memenuhi fleksibilitas 50% untuk pengambilan MKP 14

2.5.1.4 Substansi praktikum dan pelaksanaan praktikum Terdapat pelaksanaan modul praktikum lebih dari cukup (ditambah dengan demonstrasi di laboratorium ) di PT sendiri. Namun belum semua mata kuliah memiliki dokumen modul praktikum. 2.5.2.a Pelaksanaan peninjauan kurikulum selama 5 tahun terakhir Terdapat pelaksanaan peninjauan kurikulum selama 5 tahun terakhir. Pengembangan dilakukan secara mandiri dengan melibatkan pemangku kepentingan internal dan eksternal dan memperhatikan visi, misi, dan umpan balik program studi. Namun dokumen setiap tahapan peninjauan kurikulum belum terarsip dengan baik karena tidak ada tenaga administrasi yang membantu. 2.5.2.b Penyesuaian kurikulum dengan perkembangan Ipteks dan kebutuhan Terdapat pembaharuan kurikulum yang dilakukan sesuai dengan perkembangan ilmu di bidangnya dan kebutuhan pemangku kepentingan. Namun dokumen setiap pembaruan (belum dilaksanakan) dengan baik. 2.5.3.1.a Pelaksanaan pembelajaran memiliki mekanisme untuk memonitor, mengkaji, dan memperbaiki setiap semester tentang: (a) kehadiran mahasiswa (b) kehadiran dosen (c) materi kuliah Setiap semester dilakukan pemantauan terhadap kehadiran mahasiswa (berupa pengisian absensi), kehadiran dosen (pengisian absensi dosen), dan monitoring kesesuaian materi perkuliahan dengan rencana perkuliahan. Namun hasil dari proses monitoring tersebut belum digunakan untuk evaluasi pada semester berikutnya. Karena kesulitan mengimplementasikan hukuman/punishment jika ternyata hasil monitoring tidak sesuai dengan standar. 15

2.5.3.1.b Mekanisme penyusunan materi perkuliahan Materi perkuliahan konvensional disusun oleh PJMK bersama tim dosen mata kuliah. Jika MK tersebut diampu oleh PJMK yang berasal dari Jurusan maka proses penyusunan akan dipantau oleh Kelompok Dosen Peminatan (KDP). Jika MK tersebut diampu oleh PJMK dari luar Jurusan maka NEU atau blok hanya bisa memberikan masukan berdasar hasil evaluasi PBM, namun hal ini belum terlaksana dengan baik. Untuk MK PBL, semua substansi perkuliahan dibawah koordinasi KDP, demikian pula dengan Pre DI. 2.5.3.2 Mutu soal ujian Evaluasi mutu soal ujian telah dilakukan pada tipe soal MCQ, dengan berdasarkan hasil evaluasi dari tim korektor Fakultas (menggunakan software). Namun tindak lanjut dari proses evaluasi ini belum dilaksanakan. Soal tipe esai belum dilakukan evaluasi mutu soal, terutama untuk mata kuliah dengan pembelajaran konvensional. Untuk MKP PBL saat penyusunan soal telah didiskusikan dalam KDP. 2.5.4.1.a Rata-rata banyaknya mahasiswa per dosen Pembimbing Akademik (PA) per semester Rata-rata banyaknya mahasiswa per dosen Pembimbing Akademik (PA) per semester adalah 1 orang dosen membimbing sebanyak 23 orang mahasiswa 2.5.4.1.b Pelaksanaan kegiatan pembimbingan akademik Kegiatan pembimbingan akademik telah diatur dalam dengan sistem yang baik. Dosen PA akan membimbing minimal 4 kali dalam 1 semester, namun proses pembimbingan masih belum optimal, karena dosen PA belum melakukan monitoring intensif jika frekuensi konsultasi mahasiswa dibawah standar. Proses pelaporan bimbingan juga sering terlambat karena kesibukan dosen. 2.5.4.1.c Jumlah rata-rata pertemuan pembimbingan per mahasiswa per semester Jumlah rata-rata pertemuan pembimbingan per mahasiswa per semester adalah 3x 16

2.5.4.2 Efektivitas kegiatan perwalian Kegiatan perwalian telah diatur dalam sistem pembimbingan, namun proses (pembimbingan) dan pelaporan pembimbingan belum terlaksana secara optimal. 2.5.5.1.a Ketersediaan panduan, sosialisasi, dan penggunaan Buku panduan TA telah tersedia, proses sosialisasi telah dilaksanakan pada mata kuliah Research Methodology, namun penggunaannya belum optimal karena mahasiswa terkadang masih bingung saat menulis TA, sehingga memerlukan pembimbingan oleh pembimbing TA. 2.5.5.1.b Rata-rata mahasiswa per dosen pembimbing tugas akhir Rata-rata mahasiswa per dosen pembimbing tugas akhir adalah 3.52 mahasiswa per dosen 2.5.5.1.c Rata-rata jumlah pertemuan/pembimbingan selama penyelesaian TA Rata-rata jumlah pertemuan/pembimbingan selama penyelesaian TA adalah 11.22 kali pertemuan 2.5.5.1.d Kualifikasi akademik dosen pembimbing tugas akhir Dosen pembimbing tugas akhir dengan kualifikasi S2 (pembimbing 1 dan 2). Sudah tidak lagi mempertimbangkan pangkat dan golongan. 2.5.5.2 Rata-rata waktu penyelesaian penulisan tugas akhir Rata-rata waktu penyelesaian penulisan tugas akhir jika dihitung berdasarkan pengambilan beban studi TA s.d Ujian TA, untuk Program A selama 15.12 Bulan, Program B selama 11.93 Bulan 17

Rata-rata waktu penyelesaian penulisan tugas akhir jika dihitung berdasarkan berdasarkan Ujian Proposal s.d Ujian TA, untuk Program A selama 8.13 Bulan, Program B selama 7.08 Bulan 2.5.6 Upaya perbaikan sistem pembelajaran yang telah dilakukan selama tiga tahun terakhir berkaitan dengan: a. Materi b. Metode pembelajaran c. Penggunaan teknologi pembelajaran d. Cara-cara evaluasi Upaya perbaikan sistem yang telah dilakukan meliputi : a. Materi : telah dilakukan upaya perbaikan dengan melakukan pertemuan rutin dalam Kelompok Dosen Peminatan (untuk mengevaluasi kebaruan materi, diseminasi hasil seminar, dll) b. Metode pembelajaran : melakukan evaluasi secara berkelanjutan tentang metode pembelajaran PBL, mengirimkan dosen untuk mengikuti pelatihan metode pembelajaran (PBL) c. Penggunaan teknologi pembelajaran : dengan mengirimkan dosen untuk mengikuti pelatihan multimedia, PEKERTI d. Cara-cara evaluasi : dalam pelatihan PEKERTI dosen telah diberikan materi mengenai metode evaluasi, namun belum pernah dilakukan pelatihan di lingkup Jurusan tentang metode evaluasi tersebut. 2.5.7.1 Kebijakan tertulis tentang suasana akademik (otonomi keilmuan, kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik, kemitraan dosen-mahasiswa). Belum ada kebijakan tertulis tentang kegiatan tersebut. 2.5.7.2 Ketersediaan dan kelengkapan jenis prasarana, sarana serta dana yang memungkinkan terciptanya interaksi akademik antara sivitas akademika. Prasarana, sarana dan dana telah disediakan oleh Jurusan yang diatur penggunaannya oleh Fakultas. Namun kelengkapannya, khususnya untukk sarana laboratorium 18

Nutritional Assessment, masih kurang baik jenis maupun jumlahnya. Adapun prasarana berupa ruang kurang memadai, khususnya ruang dosen, ruang bimbingan, dan laboratorium. Untuk ruang PBM juga ada 2 ruang (Ruang 317 dan Ruang Faal) yang kurang nyaman untuk PBM karena terlalu gelap/terlalu terang. 2.5.7.3 Interaksi akademik berupa program dan kegiatan akademik, selain perkuliahan dan tugas-tugas khusus, untuk menciptakan suasana akademik (seminar, simposium, lokakarya, bedah buku dll). Telah diadakan seminar secara rutin, ada yang diorganisir oleh mahasiswa maupun dosen. namun bentuk aktivitasnya masih berupa seminar saja, sedangkan kegiatan lain belum ada. 2.5.7.4 Interaksi akademik antara dosen-mahasiswa Ada interaksi antara dosen dan mahasiswa terutama dalam penelitian dan pengabdian masyarakat, namun belum optimal karena rendahnya frekuensi penelitian oleh dosen, dan karena besarnya jumlah mahasiswa. 2.5.7.5 Pengembangan perilaku kecendekiawanan. Bentuk kegiatan antara lain dapat berupa: 1. Kegiatan penanggulangan kemiskinan. 2. Pelestarian lingkungan. 3. Peningkatan kesejahteraan masyarakat. 4. Kegiatan penanggulangan masalah ekonomi, politik, sosial, budaya, dan lingkungan lainnya. Kegiatan untuk mengembangkan perilaku kecendiakawanan baru berupa kegiatan pengabdian masyarakat, namun jenis dan jumlahnya masih perlu ditingkatkan dari aspek peningkatan pengetahuan gizi masyarakat. 2.6 Pembiayaan, Sarana dan Prasarana, serta Sistem Informasi 2.6.1 Penataan Organisasi dan Manajemen Unit Usaha Komersial UB 19

Sudah ada SO jurusan dan tupoksi unit lab dan 100 juta rupiah dana untuk melengkapi alat-alat laboratorium sudah terpenuhi untuk permintaan 2012. Tetapi laboran yang tersedia baru 1 (satu) orang. Laboratorium yang ada baru sebagian yang digunakan sebagai unit komersial. Bisa dikembangkan untuk laboratorium lain seperti laboratorium Nutritional Assessment dan komunikasi. 2.7 Penelitian dan Pelayanan kepada Masyarakat 2.7.1.1 Jumlah penelitian yang sesuai dengan bidang keilmuan PS, yang dilakukan oleh dosen tetap yang bidang keahliannya sama dengan PS, selama 3 tahun Belum terbentuknya (kelompok peneliti bidang penelitian) (Koordinator, pendamping, tim peneliti per bidang dan diaktualisasikan dalam bentuk SK Dekan). Semua penelitian yang dilakukan dosen sudah sesuai dengan bidang keilmuan PS, namun sebaran dosen yang melakukan penelitian perlu ditingkatkan. Demikian juga dengan perolehan dana hibah. 2.7.1.2 Keterlibatan mahasiswa yang melakukan tugas akhir dalam penelitian dosen Sebanyak 0,05% mahasiswa yang sedang melakukan TA terlibat dalam penelitian dosen. Jumlah mahasiswa yang terlibat dalam penelitian dosen sebenarnya lebih banyak, namun dosen non PS, sehingga tidak dihitung. 2.7.1.3 Jumlah artikel ilmiah yang dihasilkan oleh dosen tetap yang bidang keahliannya sama dengan PS, selama 3 tahun terakhir. Sebanyak 3 artikel ilmiah dihasilkan selama 3 tahun terakhir yang dipublikasikan ke tingkat nasional, sedangkan untuk tingkat internasional ada 6 artikel ilmiah yang terdiri dari 5 poster dan 1 oral presentation. 2.7.1.4 Karya-karya PS/ Institusi yang telah memperoleh perlindungan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) dalam tiga tahun terakhir 20

Tidak ada karya-karya PS yang telah memperoleh perlindungan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) dalam tiga tahun terakhir 2.7.2.1 Jumlah kegiatan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang dilakukan oleh dosen tetap yang bidang keahliannya sama dengan PS selama tiga tahun. Sebanyak 15 kegiatan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang dilakukan oleh dosen tetap yang bidang keahliannya sama dengan PS selama tiga tahun. 2.7.2.2 Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat Belum ada keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat 2.8 Kerjasama 2.8.1 Kegiatan kerjasama dengan instansi di dalam negeri dalam tiga tahun terakhir Terjalin kerjasama dengan 9 instansi di dalam negeri, yaitu Persagi Pusat, RSUD Kanjuruhan Kab. Malang, RST dr. Soepraoen Malang, RSUD dr. Iskak Tulungagung, Wahana Visi Indonesia, Radio Kencana, Rumah Zakat, YDSF. 2.8.2 Kegiatan kerjasama dengan instansi di luar negeri dalam tiga tahun terakhir. Kegiatan kerjasama dengan luar negeri telah dilakukan sejak tahun 2007. Hasilnya berupa beberapa jurnal publikasi bersama. Namun secara formal MOU telah habis dan perlu diperbaharui karena aktifitas kerjasama masih tetap berjalan khususnya untuk publikasi. 21