Pertumbuhan yang menakjubkan.

dokumen-dokumen yang mirip
III. KERANGKA PEMIKIRAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. 2.1 Strategi Samudra Biru (Blue Ocean Strategy) yang tidak berhasil adalah pada pendekatan strateginya.

III KERANGKA PEMIKIRAN

III. KERANGKA PEMIKIRAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Kusumadmo (2013), kata strategi secara etimologis berasal dari kata Strategos

BAB II TINJAUAN PUSTAKA Strategi Samudra Biru (Blue Ocean Strategy) Pengertian Strategi Samudra Biru (Blue Ocean Strategy)

Ramlan Ruvendi Strategi Samudera Biru

BAB III METODE PENELITIAN. kontekstual terhadap situasi yang mirip dalam organisasi lain, di mana

III KERANGKA PEMIKIRAN

BAB II LANDASAN TEORI. berbeda dari pemasaran berbasis barang. Ada beberapa perbedaan utama dalam

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Manajemen Strategik-Pengetahuan, Strategi berasal dari kata Yunani strategos

BAB I PENDAHULUAN. toko yang menjual bakpia di jalan KS.Tubun, Ngampilan dapat menjadi

BAB II KAJIAN PUSTAKA. pendek, tetapi disisi lain akan sulit dijangkau pelanggan. Marjin laba yang besar

BAB II KAJIAN LITERATUR

BAB 1 PENDAHULUAN. Dewasa ini persaingan bisnis diantara perusahaan sejenis semakin kompetitif

IV. METODE PENELITIAN

IMPLEMENTASI BLUE OCEAN STRATEGY DI INDONESIA. Yustina Chrismardani

BAB I PENDAHULUAN. terhadap PDB (Produk Domestik Bruto) pada 2011 atau sekitar Rp169,62

ANALISIS VALUE INNOVATION PADA PT.WIJAYA PANCA SENTOSA FOOD MELALUI STRATEGI BLUE OCEAN

III. KERANGKA PEMIKIRAN

BAB 1 PENDAHULUAN. tajam antar perusahaan. Dengan adanya kemajuan teknologi yang juga terus

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. konsep mengenai strategi terus berkembang. Hal ini dapat ditujukkan oleh adanya

BAB II LANDASAN TEORI

PERUMUSAN STRATEGI BERSAING PT. HIGH VOLT TECHNOLOGY BERDASARKAN BLUE OCEAN STRATEGY

BAB I PENDAHULUAN. menjadi pertimbangan bagi calon konsumen dalam memilih sebuah brand. Sebagai

VII. FORMULASI BLUE OCEAN STRATEGY (BOS) PADA PRODUK DAFA YOGHURT

BAB II TINJAUAN PUSTAKA Konsep Strategi Manajemen Pemasaran. bersaing (Wheelen dan Hunger, 2012).

TEKNIK PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Perkembangan dunia usaha pada dewasa ini telah diwarnai oleh

Strategi Pemasaran yang Digerakkan oleh Pelanggan Menciptakan Nilai Bagi Pelanggan Sasaran

Distinctive Strategic Management

BAB II KERANGKA TEORI

BAB II LANDASAN TEORI. strategic triangle, pasar oligopoli, serta red ocean strategy dan blue ocean. strategy yang sesuai dengan topik penelitian ini.

BAB I PENDAHULUAN. Semakin maju perkembangan teknologi, semakin marak pula

AUDIT ORGANISASI PEMASARAN

PORTER 5 FORCES. Analisis potensi..., Dian Lestari, FT UI, 2007

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Landasan Teori Pengertian Strategi Menurut David (2013), Strategi adalah alat untuk mencapai tujuan jangka panjang.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Produk adalah penawaran nyata perusahaan pada dasarnya mereknya dan

BAB I PENDAHULUAN UKDW. dan program pemasaran yang digunakan untuk melayani pasar sasaran tersebut.

Dalam rangka untuk mengatur dasar pemasaran olahraga, ada empat istilah penting untuk memahami: harga, nilai, pendapatan, dan Laba.

BAB I PENDAHULUAN. Dewasa ini perkembangan perekonomian dunia ditandai oleh semakin

BAB I PENGERTIAN, KONSEP, DEFINISI PEMASARAN DAN MANAJEMEN PEMASARAN

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Permasalahan

VI HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB 1 PENDAHULUAN. Persaingan antar industri sejenis maupun tidak sejenis semakin ketat sehingga untuk

Tiga komponen barang yang ditawarkan. bab 12

BAB IV STRATEGI PEMBANGUNAN DAERAH

BAB 2 TINJAUAN TEORITIS DAN HIPOTESIS. penjualan dan periklanan. Tjiptono (2007 : 37) memberikan definisi pemasaran

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang. Fenomena persaingan yang ada telah membuat para pengusaha

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian (Porter Wachjuni 2014) (Departemen Perdagangan 2007). (Suaramerdeka, 2013)

LANDASAN TEORI. Enterprise Resource Planning (ERP) adalah sebuah aplikasi bisnis yang

II. LANDASAN TEORI. Sebagian besar produk konsumen dan industrial memiliki merek. Merek-merek

I. PENDAHULUAN. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa jumlah populasi

BAB III LANDASAN TEORI

Bab I Mendefinisikan Pemasaran untuk Abad ke- 21

Materi Minggu 3. Pengambilan Keputusan dalam Organisasi

Pertemuan 4 STRATEGI PEMASARAN DALAM BERBAGAI POSISI PERSAINGAN

ANALISIS INOVASI NILAI STUDI KASUS PADA COKELAT NDALEM. Theresia Harista Kurniastuti E.Kusumadmo, MM., Ph.D.

III. KERANGKA PEMIKIRAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. tak hanya mencakup penjualan terhadap barang atau jasa yang dihasilkan

BAB 1 PENDAHULUAN. jangka panjang adalah mempertahankan para pelanggan setia agar tetap loyal

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN PEMBERDAYAAN KARYAWAN TERHADAP PENINGKATAN KEPUASAN PELANGGAN PADA PT. TUNGGAL DARA INDONESIA DI WONOGIRI SKRIPSI

LANDASAN TEORI. memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan. memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia.

BAB II LANDASAN TEORI. dicapai pada suatu periode tertentu dan mengukur seberapa jauh terjadinya

Bab 2 Identifikasi Peluang Usaha Baru

Pesaing adalah perusahaan yang mampu memenuhi kebutuhan pelanggan yang sama

I. PENDAHULUAN. Tabel 1. Produk Domestik Bruto Berdasarkan Harga Konstan menurut Lapangan Usaha Tahun 2009

BAB VIII PENETAPAN HARGA

ANALISIS KEBIJAKAN PERUSAHAAN DALAM MENENTUKAN STRATEGI PEMASARAN PADA PENERBIT PT. PABELAN DI SURAKARTA SKRIPSI

Markets, Segments and Customer Value Lili Adi Wibowo Oce Ridwanudin

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

MANAJEMEN PEMASARAN. Oleh kelompok 4: Amalya Liputo Juli Eka Pardede Afner Mengi Meify Pontororing. Published By Stefanikha69

BAB 2 KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS

BAB I PENDAHULUAN. perusahaan dalam memasarkan produknya untuk mencari cara yang baru,

BAB I PENDAHULUAN. perusahaan yang memiliki sumber daya yang terkuatlah yang akan bertahan

BAB II URAIAN TEORITIS. Fajrinur (2007) melakukan penelitian dengan judul Analisis Faktor-faktor

BAB II LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB V PENUTUP. kesimpulan untuk menjawab tujuan pembelajaran studi kasus ini, yaitu :

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB II LANDASAN TEORI

BAB 1 PENDAHULUAN. 1 Universitas Indonesia. 1 Mendiola B. Wiyawan, Kamus Brand, (Jakarta: Red & White Publishing, 2008), hal. 32

BERMAIN SEBAGAI SARANA PENGEMBANGAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI

pilihan produsen - produsen loenpia baru yang berada di Kota Semarang karena kualitas rasa loenpianya memiliki perbedaan tersendiri. 4.2 Gambaran Umum

BAB I PENDAHULUAN. teknologi komunikasi dan informasi yang sentral. Usaha dalam bidang. serta guna memperoleh kualitas yang baik.

BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan hasil analisis data di atas, kesimpulan dari analisis strategi yang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Permasalahan

Transkripsi:

1

2 Inspirasi Kim..

Cirque Du Soleil Didirikan 1984 oleh sekolompok pementas jalanan, dipimpin oleh Guy Laliberte. Karyanya disaksikan hampir 40 juta orang di 40 negara Tingkat pemasukan dalam kurun kurang dari 20 tahun setara dengan pemasukan Barnum & Bailey selama 100 tahun 3

Pertumbuhan yang menakjubkan. 4 Terjadi pada sebuah industri yang boleh dibilang tidak menarik Industri sirkus pada saat itu sedang menurun dan pertumbuhan industri tersebut terbatas. Daya pasok dan daya beli rendah Bentuk hiburan alternatif mengepung (hiburan live urban, olahraga dan home entertaiment) dan anak-anak lebih suka main play station

Kenyataan.. Industri sirkus mengalami penurunan penonton, yang berakibat pada penurunan pemasukan dan laba. Ringling Bros, Barnum & Bailey menciptakan standar dan kompetitor mengekor dengan skala lebih kecil. Dari perspektif strategi berbasiskan kompetensi, industri sirkus tampak tidak menarik Untuk berjaya di masa depan, perusahaan harus berhenti bersaing satu sama lain. Satu-satunya cara memenangkan kompetisi adalah berhenti berusaha memenangkan kompetisi 5

Aspek menarik Cirque du Soleil Tidak mendapatkan hasil dengan cara mengambil konsumen dari industri sirkus yag sudah menyusut, yang secara tradisional membidik anak-anak. Tidak bersaing dengan market leader, melainkan menciptakan ruang pasar baru tanpa persaingan, yang menjadikan kompetisi tidak relevan Merangkul kelompok pelanggan baru; orang dewasa dan pelanggan korporat yang bersedia membayar lebih untuk sebuah sensasi hiburan yang tidak pernah ada sebelumnya. Repositioning : We Reinvent the circus 6

RED OCEAN. Semua industri yang ada saat ini, ruang pasar sudah dikenal. Batasan-batasan dalam industri telah didefinisikan dan diterima, serta aturan-aturan persaingan sudah diketahui Perusahaan berusaha mengalahkan pesaing untuk menguasai pangsa pasar. Ketika ruang pasar semakin sesak, prospek akan laba dan pertumbuhan pun berkurang Produk menjadi komuditas dan kompetisi menjadi tidak sehat, mengubah samudera merah menjadi samudera penuh darah 7

BLUE OCEAN Industri yang belum ada, ruang pasar tidak dikenal. Ditandai ruang pasar yang belum terjelajahi, penciptaan permintaan dan peluang pertumbuhan yang sangat menguntungkan. Dibuat dari dalam samudera merah, dengan memperluas batasan-batasan yang ada Kompetisi menjadi tidak relevan karena aturanaturan permainan baru akan dibentuk 8

RED OCEAN FACT. Mengalahkan pesaing merupakan hal penting dan menjadi fakta di dunia bisnis. Kondisi pasokan > permintaan industri berkompetisi meraih pangsa dari pasar yang berkontraksi tidak akan memadai untuk mendukung kinerja prima perusahaan perlu melampaui kompetisi. Untuk meraih laba dan kesempatan pertumbuhan baru menciptakan samudera biru 9

10 Dampak Penciptaan Blue Ocean Terhadap Laba dan Pertumbuhan

11 Inovasi Nilai : Landasan Strategi Samudera Biru

12 Strategi Samudera Merah VS Samudera Biru

13 Enam Prinsip Strategi Samudera Biru

14 Kerangka Kerja Empat Langkah

Manfaat Skema 4 Langkah Ia mendorong perusahaan untuk mengejar diferensiasi dan biaya murah secara bersamaan untuk mendobrak pertukaran nilai biaya Ia segera menghantam perusahaan yang hanya berfokus pada upaya meningkatkan dan menciptakan, sehingga meningkatkan struktur biaya mereka, serta menghantam perusahaan yang sering memodifikasi produk dan jasa secara berlebihan, yang selama ini merupakan kesalahan umum dalam banyak perusahaan. Skema ini dengan mudah dipahami oleh manajer di level apapun, sehingga menciptakan keterlibatn yang tinggi dalam penerapannya. Karena penuntasan upaya-upaya dalam skema ini merupakan tugas menantang, skema ini mendorong perusahan untuk bersemangat dalam menganalisis setiap faktor industri yang menjadi ajang kompetisi, sehingga menemukan berbagai asumsi implisit yang mereka buat secara tidak sadar dalam berkompetisi. 15

16 Skema H-K-T-C : Kasus Cirque du Soleil

17 Skema H-K-T-C : Kasus Cirque du Soleil

Faktor apa saja yang harus dihapuskan dari faktorfaktor yang diterima begitu saja oleh industri? Memaksa kita mempertimbangkan penghilangan faktorfaktor yang sudah lama menjadi ajang persaingan bagi perusahaan dalam industri kita. Seringkali faktor-faktor ini diterima begitu saja, meskipun faktor-faktor tersebut tidak lagi memiliki nilai, atau bahkan mungkin mengurangi nilai Terkadang ada perubahan fundamental dalam apa yang dihargai sebagai nilai oleh pembeli 18 Perusahaan yang fokus pada benchmark satu sama lain tidak menanggapi, bahkan tidak melihat perubahan itu.

Faktor-Faktor apa saja yang harus dikurangi hingga dibawah standar industri? Memaksa kita menentukan apakah produk kita selama ini dirancang terlalu berlebihan untuk mengikuti irama kompetisi dan mengalahkannya Perusahaan terlalu berlebihan dalam melayani konsumen dan meningkatkan struktur biaya tanpa menghasilkan apa-apa 19

Faktor-Faktor apa saja yang harus ditingkatkan hingga diatas standar industri? Mendorong kita untuk menguak dan menghilangkan kompromikompromi yang dipaksakan industri kepada konsumen 20

Faktor-Faktor apa saja yang pernah ditawarkan industri sehingga harus diciptakan? Membantu kita menemukan sumbersumber nilai yang sepenuhnya baru bagi pembeli dan menciptakan permintaan baru Mengubah pemberian harga strategis industri 21

MAKNA 4 PERTANYAAN Memungkinkan kita secara sistematis mengeksplorasi cara kita merekonstruksi elemen-elemen nilai pembeli disepanjang industri alternatif Secara bersamaan mempertahankan struktur biaya kita pada level rendah Sangat penting tindakan membuang dan menciptakan, yang mendorong perusahaan untuk melangkah melampaui praktik maksimalisasi nilai dari faktor-faktor yang ada dalam kompetisi. Tindakan membuang dan menciptakan mendorong perusahaan untuk mengubah faktor-faktor tersebut. 22 Akibatnya aturan-aturan yang ada dalam kompetisi menjadi tidak relevan

Merekonstruksi Batasan Pasar 23 Tujuan menjauh dari kompetisi dan menciptakan samudera biru Prinsip ini menangani resiko pencarian yang dihadapi banyak perusahaan Tantangannya adalah bisa mengientifikasi peluang-peluang samudera biru yang secara komersil menarik Tantangan ini menjadi penting karena manajer tidak bisa menjadi penjudi yang mempertaruhkan strategi mereka pada intuisi (pengambilan acak)

Enam Asumsi Dasar Industri Terperangkap Dalam Samudera Merah Mendefinisikan industri mereka secara serupa dan berfokus untuk menjadi yang terbaik dalam definisi itu Melihat industri mereka melalui lensa kelompok-kelompok strategis yang sudah diterima secara umum dan berusaha untuk menonjolkan dalam kelompok strategis tempat mereka bermain Memiliki fokus pada pembeli yang sama, baik purchaser, user dan influencer Mendefinisikan secara sama cakupan produk dan jada yang ditawarkanpada industri mereka Menerima begitu saja orientasi fungsional atau emosional dari industri mereka Memiliki fokus pada titik yang sama pada waktu yang sama dalam merumuskan strategi 24

Melepaskan Diri Dari Samudera Merah Perusahaan harus mendobrak natasan-batasan umum mengenai cara mereka berkompetisi Manajer perlu mengkaji secara sistematis batasanbatasan ini untuk menciptakan samudera biru Manajer perlu mencermati industri-industri alternatif, kelompok strategis, kelompok pembeli, penawaran produk dan jasa pelengkap, orientasi fungsionalemosional suatu industri dan waktu Hal ini akan memberikan perusahaan pengetahuan mengenai bagaimana merekonstruksi realitas-realitas pasar untuk membuka samudera biru 25

ALTERNATIF I Mencermati Industri Alternatif 26 Sebuah perusahaan berkompetisi tidak hanya dengan perusahaan-perusahaan lain dalam industrinya Produk atau jasa yang memiliki bentuk berbeda, tetapi menawarkan fungsi yang sama, seringkali menjadi pengganti satu sama lain Alternatif lebih luas dari sekedar pengganti namun mencakup produk/jasa yang memiliki fungsi dan bentuk berbeda, tapi tujuannya sama

Pertanyaan Buat Kita Apa industri-industri alternatif dalam industri kita? Kenapa konsumen berpindah-pindah dalam menggunakan alternatif itu? Dengan fokus pada faktor-faktor utama yang menuntun pembeli untuk bertukar melintasi industri-industri alternatif, kemudian menghilangkan dan mengurangi elemenelemen lain, kita bisa menciptakan smudera biru ruang pasar baru 27

ALTERNATIF II Mencermati Kelompok Strategis Dalam Industri Merujuk pada sekelompok perusahaan yang mengejar strategi yang sama. Pada sebagian besar industri, perbedaan strategis mendasar diantara pemain dalam industri hanya dimiliki oleh sebagian kecil kelompok strategis. Kelompok-kelompok strategis biasanya diperingkatkan pada tatanan hirakis kasar yang dibangun berdasarkan dimensi harga dan kinerja. Setiap kenaikan harga cenderung meningkatkan sejumlah dimensi kerja Sebagian besar perusahaan lebih fokus pada memperbaiki kompetisi mereka pada kelompok strategis Kunci untuk menciptakan samudera biru, yang melintasi kelompok strategis yang ada adalah mendobrak turnel vision ini dengan memahami berbagai faktor yang merubah keputusan konsumen untuk berpindah dari satu kelompok ke kelompok lain 28

Pertanyaan Buat Kita Apakah kelompok-kelompok strategis dalam industri anda? Kenapa konsumen melakukan konsumsi naik ke kelompok yang lebih tinggi? Kenapa mereka melakukan konsumsi turun ke kelompok yang lebih rendah? 29

ALTERNATIF III Mencermati Rantai Pembeli Pada kebanyakan industri, kompetitor memiliki kesamaan industri mengenai siapa target market mereka Dalam prakteknya, ada rantai buyers yang secara langsung ataupun tidak langsung terlibat dalam keputusan pembelian. Pembeli yang membeli produk atau jasa mungkin berbeda dari pengguna yang sesungguhnya, dan pada sejumlah kasus ada pembeli pengaruh yang penting Menentang kebijakkan konvensional suatu industri mengenai kelompok pembeli mana yang harus dibidik bisa mengiring pada penciptaan samudera biru yang baru Dengan mencermati kelompok pembeli, perusahaan memperoleh pengetahuan baru tentang cara men-desain ulang kurva nilai mereka, dan memfokuskan pada kelompok pembeli yang selama ini diabaikan 30

Pertanyaan Buat Kita Apa saja rantai pembeli dari industri kita? Kelompok pembeli mana yang menjadi fokus industri kita? Jika kita mengubah kelompok pembeli industri kita, bagaimana kita bisa membuka nilai baru? 31

ALTERNATIF IV Mencermati Penawaran Produk dan Jasa Pelengkap Hanya sedikit dari produk dan jasa yang luput dari pengaruh Nilai yang belum tereksploitasi sering tersembunyi dalam produk dan jasa pelengkap. Kuncinya adalah mendefinisikan solusi total yang dicari pembeli ketika mereka memilih sebuah produk dan jasa Cara sederhana melakukannya adalah dengan memikirkan apa yang terjadi sebelum, selama dan sesudah produk digunakan 32

Pertanyaan Buat Kita 33 Apa konteks tempat produk kita digunakan? Apa yang terjadi sebelum, selama dan sesudah produk kita digunakan? Bisakah kita mengidentifikasi faktor-faktor masalahnya? Bagaimana kita bisa menghilangkan faktorfaktor masalah itu melalui penawaran produk dan jasa pelengkap?

ALTERNATIF V Mencermati Daya Tarik Fungsional Atau Emosional Bagi Pembeli Kompetisi dalam suatu industri cenderung berfokus tidak hanya pada konsep umum mengenai cakupan produk dan jasanya, melainkan juga pada salah satu dari dua kemungkinan landasan daya tarik Sejumlah industri berkompetisi terutama pada harga dan berfungsi berdasarkan manfaat, yaitu daya tarik rasional Industri-industri lain berkompetisi terutama pada perasaan, yaitu daya tarik emosional 34

ALTERNATIF V Mencermati Daya Tarik Fungsional Atau Emosional Bagi Pembeli Daya tarik dari sebagian besar barang dan jasa jarang sekali bersifat intrinsik dan Daya tarik merupakan hasil dari cara perusahaan berkompetisi di masa lalu, yang secara tidak sadar mengedukasi konsumen Perilaku perusahaan mempengaruhi ekspektasi pembeli dalam suatu siklus yang saling menguatkan Ketika perusahaan bersedia menentang orientasi fungsional-emosional industri, mereka sering menemukan ruang pasar baru 35

Dua Pola Industri. Industri berorientasi emosional Menawarkan banyak kelebihan yang meningkatkan harga tanpa meningkatkan fungsionalitas Mengurangi kelebihan-kelebihan itu mungkin bisa menciptakan suatu model bisnis yang lebih sederhana dengan biaya dan harga yang lebih murah Suatu model yang disambut hangat oleh konsumen Industri berorientasi fungsional Sering dapat menyuntikkan jiwa baru kepada produk-produk komoditas dengan menambahkan emosi Dapat merangsang permintaan baru 36

Pertanyaan Buat Kita Apakah industri kita berkompetisi pada daya tarik emosional atau fungsional? Jika kita berkompetisi pada tarik emosional, elemen-elemen mana yang bisa kita buang untuk menjadikan fungsional? Jika kita berkompetisi pada fungsionalitas, elemen-elemen mana yang dapat ditambahkan untuk menjadikannya emosional? 37

ALTERNATIF VI Mencermati Waktu Sebagian besar perusahaan beradaptasi secara bertahap, terkadang pasif Manajer cenderung fokus pada memproyeksikan trend, apakah tentang kemunculan teknologi baru atau perubahan besar dalam regulasi Manajer menyesuaikan tindakan mereka untuk mengikuti perkembangan trend Kearah mana teknologi akan berkembang? Bagaimana teknologi itu akan diadopsi? Apakah teknologi itu akan tersedia dalam jumlah massal hingga harganya terjangkau Pengetahuan tentang BOS jarang diperoleh dari memproyeksikan trend Pengetahuan-pengetahuan penting BOS dari pengetahuan bisnis mengenai bagaimana trend tersebut akan mengubah nilai bagi konsumen dan mempengaruhi model bisnis Dengan mencermati waktu, manajer dapat secara aktif membentuk masa depan mereka dan membuka samudera biru baru 38

Pertanyaan Buat Kita Trend-trend apa yang kemungkinan besar akan mempengaruhi industri kita, yang tidak bisa di putar-balik, dan yang berkembang dalam satu lintasan yang jelas? Bagaimana trend-trend ini akan mempengaruhi industri kita? Berdasarkan hal itu, bagaimana kita bisa membuat manfaat yang belum pernah ada sebelumnya bagi konsumen? 39

40 DARI SAMUDERA MERAH MENUJU SAMUDERA BIRU

TIGA TINGKATAN NON-KONSUMEN Tingkatan pertama : calon non knsumen yang berada pada target market, siap berpindah Tingkatan kedua : non konsumen penolak yang secara sadar memilih untuk berada di luar pasar kita Tingkatan ketiga : Non konsumen yang belum dijajaki yang berada di pasar yang letaknya jauh dari pasar kita 41

NON-KONSUMEN LEVEL PERTAMA Kelompok yang minimal menggunakan produk yan ditawarkan pasar untuk saat ini untuk sementara karena kebutuhan, sambil mencari sesuatu yang lebih baik. Mereka adalah pembeli yang meski melakukan pembelian atas produk sebuah industri karena kebutuhan, akan tetapi secara mental merupakan non konsumen dari industri Mereka akan meninggalkan industri itu dengan segera jika ada peluang, namun jika diberi lompatan nilai, mereka tidak hanya akn tetap tinggal, melainkan juga meningkatkan frekuensi pembelian mereka sekaligus mendobrak permintaan laten yang besar Suatu asar menjadi stagnan dan menimbulkan masalah pertumbuhan ketika jumlah kelompok nonkonsumen meningkat Pada dasarnya, di dalam nonkonsumen level pertama terdapat sebuah samudera yan mengandung permintaan potensial yang menunggu diwujudkan 42

NON-KONSUMEN LEVEL KEDUA 43 Mereka adalah non-konsumen yang menolak membeli penawaran produk industri anda Mereka adalah pembeli yang melihat penawaran dari industri anda sebagai suatu pilihan untuk memenuhi kebutuhan, tetapi tetap saja mereka menolak untuk membeli Kebutuhan-kebutuhan mereka dipuaskan oleh sarana lain atau diabaikan Namun, menangani non-konsumen yang menolak adalah sebuah samudera permintaan potensial yang menunggu untuk dibuka

NON-KONSUMEN LEVEL KETIGA Non-konsumen terjauh dari konsumen yang sudah ada dalam suatu industri Umumnya adalah non-konsumen yang belum dijelajahi dan belum dibidik, atau dianggap sebagi konsumen potensial oleh pemain maupun dalam industri Ini terjadi karena kebutuhan mereka dan peluang bisnis yang terkait dengan kebutuhan itu selalu dianggap telah menjadi milik pasar-pasar yang lain 44

Hambatan Untuk Meniru Strategi Samudera Biru Inovasi nilai tidak masuk akal bagi logika konvensioanl suatu perusahaan Strategi samudera biru bisa berkonflik dengan citra merek perusahaan lain Monopoli alamiah, dimana pasar kerap tidak bisa mendukung pemain kedua Paten atau izin hukum menghalangi peniruan Volume tinggi menghasilkan keunggulan biaya yang cepat bagi sang inovator nilai, mengecilkan niat follower, untuk memasuki pasar Eksternalitas jaringan menghambat perusahaan untuk melakukan peniruan Peniruan kerap menuntut perubahan politik, operasional dan kultural yang signifikan Perusahaan yang melakukan inovasi nilai mendapatkan popularitas dari konsumen ke konsumen loyalis, yang cenderung bisa membuat follower dalam industri mundur 45

46

Amerta Menuju Blue Ocean. Audit lingkungan internal dan lingkungan eksternal perusahaan Buat portfolio produk secara internal dan eksternal Buat formulasi strategi Buat prioritas strategi dan implikasi jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang Buat laporan penerapan implementasi strategi pada semua departemen 47

48

49 This is the end of the PRESENTATION